cover
Contact Name
Achmad Rijanto
Contact Email
rijanto1970@gmail.com
Phone
+6281232814248
Journal Mail Official
majamecha2019@gmail.com
Editorial Address
Gedung Dwipa Mandala Lt. 2, Prodi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Islam Majapahit jl. Raya Jabon Km. 0,7 Mojokerto, Indonesia 61364
Location
Kab. mojokerto,
Jawa timur
INDONESIA
Majamecha
ISSN : 26569132     EISSN : 26568055     DOI : https://doi.org/10.36815/majamecha.v6i2
Core Subject : Engineering,
Majamecha adalah jurnal ilmiah yang berisi tentang publikasi hasil karya penelitian, perancangan dan kajian teori di bidang ilmu teknik mesin dan permesinan, meliputi konversi energi, manufakturing, material dan perancangan mesin.
Articles 201 Documents
Analisis Pengaruh Jenis Material Stainless Steel Dan Waktu Perendaman Larutan H2SO4 Terhadap Laju Korosi Dicki Nizar Zulfika
Majamecha Vol. 5 No. 1 (2023): Majamecha
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Islam Majapahit, Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36815/majamecha.v5i1.2705

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui kemampuan laju korosi material SS 304 dan SS316 dengan variasi waktu perendaman. Baja tahan karat atau stainless steel adalah bahan yang memiliki banyak keunggulan terutama tahan terhadap korosi. Baja tahan karat (Stainless Steel) SS 304 dan SS 316 merupakan salah satu material yang tahan terhadap korosi. Terdapat 5 variasi waktu perendaman material terhadap H2SO4, yaitu 12, 24, 36, 48, 60 jam. Setelah masa perendaman, maka material akan ditimbang untuk melihat berapa massa yang telah hilang selama perendaman tersebut. Pada SS 304 kehilangan massa terendah pada saat perendaman 12 jam yaitu sebesar 0,2 gram. Sedangkan tertinggi pada 48 dan 60 jam yang sama sama 0,5 gram. Sedangkan untuk SS 316 kehilangan massa terendah pada saat perendaman 12 jam yaitu sebesar 0,1 gram. Sedangkan tertinggi pada 60 jam yang sebesar 0,4 gram
Analisis Efisiensi Energi Menggunakan Trimming Dengan Sistem Motor Vakum Dedi Fatkhur Rohman
Majamecha Vol. 5 No. 1 (2023): Majamecha
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Islam Majapahit, Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36815/majamecha.v5i1.2728

Abstract

PT. Betts Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang packaging produk utama perusahaan ini adalah tube plastic. Mesin produksi menggunakan mesin merk AISA buatan swiss dimana ada 3 sumber energi yang diperlukan yaitu energi listrik, udara bertekanan dan water cooling. Pada mesin ini sistem utama rata-rata menggunakan pneumatic Sehingga membutuhkan udara bertekanan yang cukup banyak. Udara bertekanan paling tidak efisien terdapat pada bagian Trimming sistem. Berdasarkan latar belakang diatas trimming sistem yang terdapat pada mesin tubing menggunakan sistem ventury sehingga memerlukan udara bertekanan yang cukup besar. Trimming dengan sistem motor vacuum menggunakan motor berkapasitas 0,75 kw dan di kontrol oleh inverter yang mampu menahan beban maksimal 1,5 kw. Ketika mesin start inverter mendapatkan signal dari mesin yang kemudian diproses dan mengeluarkan tegangan untuk menjalankan motor vacuum. Trimming menggunakan sistem ventury yang memanfaatkan flow air ± 300 l/menit atau setara dengan konsumi motor yang berkapasitas 1,43 kw (konversi 1 kw = 209,3 l/min/ 6,8 bar untuk compressor sentral merk sullair). Sedangkan trimming vacuum menggunakan sistem motor vacuum berkapasitas 0,75 kw sebagai penggerak motor vacuum. Dengan demikian setelah pemasangan alat terjadi penghematan energi setara dengan motor berkapasitas sebesar 0,68 kw. Atau dapat menghemat konsumsi energi sebesar 47,5%. Jadi sitem trimming dengan sistem motor vacuum dapat lebih efisien.
Analisis Perbandingan Temperatur Permukaan Pada Mesin Berbahan Bakar Bensin Dan Gas Achmad Rijanto; Suesthi Rahayuningsih
Majamecha Vol. 5 No. 1 (2023): Majamecha
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Islam Majapahit, Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36815/majamecha.v5i1.2732

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan temperatur permukaan yang dihasilkan oleh mesin pompa air sawah dengan dua bahan bakar yang berbeda yaitu bensin dan gas. Bensin yang digunakan berupa pertalite dan gas yang digunakan LPG (Liquified Petroleum Gas). Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah eksperimental. Pengukuran temperatur pada permukaan mesin diukur dengan menggunakan alat pengukur temperatur pada putaran mesin 2000 rpm, selama 30 menit, dengan menggunakan bahan bakar pertalite dan LPG. Dari hasil penelitian diperoleh, bahwa temperatur permukaan pada mesin berbahan bakar pertalite sebesar 85,93 oC, sedangkan pada mesin berbahan bakar LPG sebesar 88,02 oC. Temperatur permukaan pada mesin berbahan bakar pertalite lebih kecil dibandingkan dengan mesin berbahan bakar LPG, yaitu sebesar 4,19 oC.
Model Validasi Ukuran Droplet Batuk Dalam Ruangan Menggunakan Pendekatan Multicomponent Eulerian -Lagrangian Muslimin, Mohammad; Dyah, Atika Isnaining; Hakim, Luthfi
Majamecha Vol. 5 No. 2 (2023): Majamecha
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Islam Majapahit, Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36815/majamecha.v5i2.2856

Abstract

Penelitian ini dilakukan secara numerik menggunakan pendekatan Multicomponent- Eulerian-Langgrangian untuk melihat medan aliran udara dan pola penyebaran droplet aerosol dalam ruangan. Pola penyebaran dan perubahan ukuran droplet diprediksi secara akurat dengan bantuan software CFD komersial. Melalui pendekatan Multicomponent- Eulerian-Langgrangian udara basah diperlakukan sebagai campuran ideal antara udara kering dengan uap air. Sedangkan droplet yang dikeluarkan dari seseorang ketika batuk diasumsikan terdiri dari 98% air dan 2 partikel padat yang tidak dapat menguap. Simulasi dilakukan pada kondisi kelembapan udara 50% dan didasarkan pada aktivitas sesorang ketika batuk, dengan kecepatan droplet saat keluar sumber adalah 10 m/s. Variasi ukuran droplet mula-mula adalah 10 µm dan 100 µm. Karena mengalami evaporasi, diameter droplet mula-mula akan mengalami pengurangan ukuran hingga 21% menjadi 2,1 µm dan 21,03 µm membentuk inti droplet (droplet nuclei). Selain itu, hasil simulasi menunjukkan sebaran droplet melaui particle residence time dan lintasan partikel dalam ruangan. Sehingga mampu memprediksi pola penyebaran droplet yang ada dalam ruangan.
Potensi Biofuel Sebagai Alternatif Subtitusi Bahan Bakar Minyak Nisak, Rima Zidni Karimatan; Ilminnafik , Nasrul; Pambudi , Setyo; Prasetiyo, Dani Hari Tunggal; Nugraha, Yanuar Alditya
Majamecha Vol. 5 No. 2 (2023): Majamecha
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Islam Majapahit, Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36815/majamecha.v5i2.2885

Abstract

Biodiesel merupakan biofuel cair yang berpotensi untuk menjadi alternatif subtitusi bahan bakar minyak. Studi eksperimental ini bertujuan untuk memperoleh informasi karakteristik kinerja biodieseldari biji nyamplung (calophyllum inophyllum) dan ethanolpada mesin dieselsatu silinder.Pengujian dilakukan padamesin dieselempat langkah,satu silinder,dengan sistem udara alami dan dihubungkan dengan generator yang berfungsi sebagai dynamometer. Pengujian dilakukan sebanyak tiga kali pengulangan untuk setiap putaran mesin, yaitu 1500, 1750, 2000, 2250, dan 2500rpmdengan memberikan beban konstan sebesar 600, 900, 1200, dan 1500 W dalam setiap kenaikkan putaran mesin. Hasil penelitian menginformasikan bahwa penambahan 10% biodiesel(B10) memiliki kinerja mesin terbaik ditunjukkan dengan peningkatan daya efektif,torsi, tekanan efektif rata-rata dan penurunan temperature gas buang, namun kebutuhan konsumsi bahan bakar menjadi lebih tinggi. Hasil ujuk kerja dan temperature gas buang yang lebih baik dari campuran bahan bakar B10 menunjukkan bahwa bahan bakar biodieselmemiliki potensi yang besar sebagai alternatif bahan bakar. Penggunaan biodieselnyamplung sebagai subtitusi bahan bakar minyak perlu diteliti lebih lanjut agar dapat diterapkan pada sektor industri dan transportasi.
Analisis Pengaruh Kemiringan Laluan Air Pembangkit Listrik Tenaga Air Mikro Hidro Hutabarat, Kevin Hotlambue; Naibaho, Winfrontstein; Purba, Jhon Sufriadi
Majamecha Vol. 5 No. 2 (2023): Majamecha
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Islam Majapahit, Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36815/majamecha.v5i2.2939

Abstract

Air merupakan suatu potensi untuk pengembangan energi terbarukan. Seperti PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air) yang ada pada saat ini, Salah satu sumber energi alternatif yang dapat dikembangkan adalah turbin air. Analisis pengaruh Variasi  Kemiringan Laluan Air Pada Turbin Pembangkit Listrik Tenaga Pico Hidro (PLTPH) adalah salah satu pembangkit listrik sederhana menggunakan tenaga air sebagai tenaga penggeraknya seperti, aliran irigasi, sungai atau air terjun alam sebagai sumber energi dengan cara memanfaatkan tinggi terjunan (head) dan jumlah debit air, daya hidrolis dan efesiensi, prinsip pico hidro mirip dengan pembangkit listrik tenaga air pada umumnya hanya saja ukurannya lebih kecil dan  pada turbin mempengaruhi besar listrik dan juga bentuk laluan yang mempengaruhi tekanan tersebut. Dalam menganalisis tekanan terhadap sudu turbin pembangkit listrik tenaga air pico-hydro ini bermanfaat untuk mendapat ilmu pengetahuan yang baru mengenai tekanan terhadap sudu turbin, peningkatan ketersediaan energi listrik dari pembangkit listrik tenaga air pico hidro, dan perlindungan lingkungan Dalam Menganalisis Tekanan Terhadap Sudu Turbin Pembangkit Listrik Tenaga Air Pico-hydro ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi kemiringan sudut 35o, 45o, 90o  laluan air pada PLTPH, untuk mengetahui pengaruh debit air terhadap arus air yang diterima oleh sudu turbin. serta untuk mengetahui pengaruh daya hidrolis pada PLTP dan efesiensi laluan. kinerja pemodelan pembangkit listrik tenaga pico hidro sangat dipengaruhi oleh sudut kemiringan karena semakin lurus laluan tersebut maka hambatan semakin kecil dan begitu pula laluan yang semakin bengkok atau derajatnya semakin besar maka hambatannya semakin besar.
Rancang Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Pico Hidro Siburian, Niko; Naibaho, Winfrontstein; Sianturi, Tambos
Majamecha Vol. 5 No. 2 (2023): Majamecha
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Islam Majapahit, Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36815/majamecha.v5i2.2942

Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga Air merupakan sumber energi listrik bagi masyarakat yang memberikan banyak keuntungan terutama bagi masyarakat pedalaman di seluruh indonesia. permasalahaan yang berkaitan dengan listrik untuk memberikan hasil yang diperoleh dari Pembangkit Listrik Tenaga Pico Hidro (PLTPH) sebagai penerang yang bersekala kecil untuk kebutuhan tertentu, antara lain yaitu bagaimana simulasi perancangan Pembangkit Listrik Tenaga Pico hidro  (PLTPH) untuk menghasilkan listrik berskala kecil, serta bagaimana menganalisa Pembangkit Listrik Tenaga Pico Hidro (PLTPH) untuk menghasilkan energi listrik. Pembangkit Listrik Tenaga Pico Hidro (PLTPH) dirancang untuk menghasilkan energi listrik berskala kecil, dan menganalisa daya listrik yang dihasilkan oleh Pembangkit Listrik Tenaga Pico Hidro (PLTPH) dalam skala kecil. Pembangkit Listrik Tenaga Poco Hidro (PLTPH) adalah istilah yang digunakan untuk instalisi pembangkit listrik yang menggunakan energi air. metode eksperimen digunakan meliputi persiapan dan perancangan Pembagkit Listrik Tenaga Air Pico Hidro (PLTAPH). Daya yang dihasilkan oleh generator pada alat yang di rancang ini sangat di pengaruhi oleh intensitas debit air, di mana hasil maksimum di perloleh ketika keran air dibuka full maka di dapat debit air 1,25 liter per detik Rancangan pembangkit listrik tenaga pico hidro sukses berhasil dan berjalan dengan baik hanya saja arus yang di hasilkan masih sangat kecil dan kurang efisien di gunakan di rumah-rumah penduduk yang kekurangan pencahayaan di karenakan putaran turbin ke poros generator kurang cepat sehingga daya listrik yang dihasilkan sangan rendah.
Studi Eksperimental Pengaruh Variasi Kecepatan Putar Pompa Terhadap Performa Turbin Pelton Mahardika, Shultoni; Didik Sugiono; Supardi, Supardi; Farid, M.Hamdan
Majamecha Vol. 5 No. 2 (2023): Majamecha
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Islam Majapahit, Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36815/majamecha.v5i2.2959

Abstract

Ketersediaan sumber energi seperti minyak bumi, gas alam, dan batubara  mengalami kerterbatasan di alam sehingga ada kecenderungan melonjaknya harga sumber energi khususnya energi listrik. Turbin pelton merupakan Salah satu sumber energi alternatif yang dapat dikembangkan karena dapat merubah energi pontensial air menjadi energi kinetik kemudian dari perubahan energi tersebut dapat dimanfaatkan untuk energi mekanik guna menggerakan turbin pelton. Berdasarkan berbagai penelitian yang telah ada sebelumnya, maka penelitian ini  melakukan studi ekperimen untuk mengetahui pengaruh performa  pada turbin pelton dengan menggunakan inverter sebagai pengaturan kecepatan frekuensi limiter pada input daya pompa air dengan kecepatan speed 100 %, 80 % dan 50 % sehingga mendapatkan variasi debit aliran dengan mengunakan jumlah sudu 24 pada diameter 300 mm. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan menyatakan bahwa variasi debit aliran dengan cara mengontrol kecepatan speed atau frekuensi pada pompa dapat berpengaruhi terhadap performa turbin pelton dengan daya yang dihasilakan antara lain: daya hidrolik sebesar 6,45 watt,daya mekanik 4,37 watt, daya generator 6,02 watt dan efisiensi turbin 67,75 % terletak  pada kecepatan speed atau frekuensi maksimal 100 %. 
Kajian Konsumsi Bahan Bakar Motor Penggerak Mesin Pencacah Sabut Kelapa Berdasarkan Variasi Diameter Pulley Pane, Ali Hasimi; Rahmadsyah, Rahmadsyah; Saktisahdan, T. Jukdin
Majamecha Vol. 5 No. 2 (2023): Majamecha
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Islam Majapahit, Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36815/majamecha.v5i2.2963

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja mesin pencacah sabut kelapa ditinjau dari tingkat konsumsi bahan bakar motor penggerak. Parameter yang digunakan untuk mengetahui laju konsumsi bahan bakar berdasarkan pada diameter pulley terpasang pada mesin pencacah, yaitu: 3, 5 dan 7 inci. Untuk parameter input yaitu: diameter pulley dan putaran motor penggerak adalah 3 inchi dan 3600 rpm, serta berat massa awal sabut kelapa adalah 1 kg. Pengujian dilakukan sebanyak 3 kali untuk setiap diameter pulley berdasarkan parameter input yang telah ditetapkan. Hasil, untuk setiap diameter pulley 3, 5 dan 7 inchi dengan putaran 3600, 2160 dan 1543 rpm laju konsumsi bahan bakarnya adalah 1.6207, 1.6206 dan 1.6205 liter/jam. Dan kapasitas produksi adalah 8,7065, 6, 4,4615 kg/jam. Kesimpulan, pemilihan dan penentuan diameter pulley untuk mesin pencacah akan mempengaruhi hasil laju konsumsi bahan bakar dan kapasitas produksi.
Analisis Pahat LA 485-1 Pada Pembubutan Baja ST41 Terhadap Variasi Kedalaman Pemakanan Manta, Faisal; Matarru , Andre Amba; Nazhir , Alfah
Majamecha Vol. 5 No. 2 (2023): Majamecha
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Islam Majapahit, Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36815/majamecha.v5i2.2965

Abstract

Baja LA 485 merupakan baja paduan dengan sifat khusus yaitu ketahanan terhadap panas dan gesekan. Sifat tersebut dapat ditingkatkan dengan proses perlakuan panas. Maka penggunaan baja LA 485 pada komponen bantalan sebagai bahan pahat mungkin untuk dilakukan. Penelitian dilakukan dengan menggunakan baja LA 485sebagai pahat bubut terhadap benda kerja ST-41. Variasi kedalaman pemakanan 0,2 mm , 0,5 mm, 0,7 mm, 0,9 mm. digunakan untuk mengetahui tingkat ketahanan pahat. Nilai keausan pahat LA 485-1 dan kekasaran permukaan ST-41 di ukur sebagai data yang dianalisa sebagai unjuk kerja pahat LA 485. Penelitian menggunakan proses bubut dengan parameter kecepatan spindle 300 rpm dan gerak makan 0,1620 mm/rev. Penelitian dimulai dengan membentuk Pahat LA 485 dengan dimensi 15º sudut muka, 80º sudut potong dan 12º sudut geram. Uji kekerasan terhadap pahat LA 485 dilakukan setelah melalui proses perlakuan panas didapatkan nilai 1070 HV. Pembubutan dilakukan dengan menggunakan parameter dan variasi penelitian yang telah ditentukan. Maka Pada penelitian didapatkan bahwa nilai kekasaran permukaan terendah dan tertinggi yaitu mencapai 5.716µm dan 7.1µm masing- masing pada kedalaman pemakanan 0.2 mm dan 0.9 mm. Nilai Nilai keausan pahat terukur terendah dan tertinggi pada  kedalaman permukaan 0.2 mm dan 0.9 mm yaitu 0.006gr dan 0.0883gr. Bentuk keausan yang dominan tampak pada pahat  LA 485 adalah keausan tepi. Gaya potong yang diberikan pahat LA 485 meningkat seiring kenaikkan kedalaman pemakanan.

Page 9 of 21 | Total Record : 201