cover
Contact Name
Achmad Rijanto
Contact Email
rijanto1970@gmail.com
Phone
+6281232814248
Journal Mail Official
majamecha2019@gmail.com
Editorial Address
Gedung Dwipa Mandala Lt. 2, Prodi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Islam Majapahit jl. Raya Jabon Km. 0,7 Mojokerto, Indonesia 61364
Location
Kab. mojokerto,
Jawa timur
INDONESIA
Majamecha
ISSN : 26569132     EISSN : 26568055     DOI : https://doi.org/10.36815/majamecha.v6i2
Core Subject : Engineering,
Majamecha adalah jurnal ilmiah yang berisi tentang publikasi hasil karya penelitian, perancangan dan kajian teori di bidang ilmu teknik mesin dan permesinan, meliputi konversi energi, manufakturing, material dan perancangan mesin.
Articles 201 Documents
Kajian Pemilihan Pompa Berdasarkan Karakteristik Topografi untuk Sawah Padi di Desa Bululondong Amrullah, Amrullah; Prasetyo, Vandi; Syahrir, Muhammad; Efendi, Rustam
Majamecha Vol. 6 No. 1 (2024): Majamecha
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Islam Majapahit, Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36815/majamecha.v6i1.2967

Abstract

Desa Bululondong, Kecamatan Lamasi Timur, Kabupaten Luwu, merupakan wilayah yang bergantung pada sektor pertanian sebagai sumber utama penghasilan penduduknya. Untuk meningkatkan produktivitas pertanian, sebuah sistem irigasi pompanisasi telah diimplementasikan dengan tujuan mengatasi permasalahan kurangnya pasokan air pada musim kemarau. Analisis sistem ini melibatkan perencanaan instalasi perpipaan yang teliti dan komprehensif. Data seperti luas area persawahan, diameter pipa, panjang pipa, tinggi air, waktu pemberian air, dan interval waktu digunakan untuk menghitung laju penyusutan air dalam sistem. Data curah hujan rata-rata selama 10 tahun digunakan untuk menentukan curah hujan berguna. Laju penyusutan sebesar 47,49 mm/hari, dan kebutuhan air persawahan (Q) dihitung sebesar 56,988 m³/hari. Kapasitas pompa (Qp) juga diperhitungkan, menghasilkan nilai sekitar 3,4826 m³/jam. Analisis karakteristik aliran air dalam pipa mengindikasikan aliran turbulent dalam pipa PVC berdasarkan Bilangan Reynolds (Re). Perhitungan kerugian pada pipa isap dan pipa tekan, termasuk faktor kekasaran pipa dan kerugian pada saringan, menghasilkan kerugian head total sebesar 6,302 m. Hasil perhitungan NPSH menunjukkan bahwa sistem aman dari masalah kavitasi dengan nilai NPSH sebesar 2,962 m. Perhitungan daya air yang diterima dan daya pompa yang dibutuhkan menghasilkan daya pompa sekitar 20,298 Hp.
Pengaruh Layer Height Dan Printing Speed Terhadap Tingkat Kekasaran Permukaan Hasil Additive Manufacturing Fachrudin, Arif Rochman; Astuti, Fina Andika Frida
Majamecha Vol. 6 No. 1 (2024): Majamecha
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Islam Majapahit, Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36815/majamecha.v6i1.2971

Abstract

Kekasaran permukaan merupakan salah satu aspek kritis dalam hasil produksi dari teknologi pencetakan 3D Printing. Teknologi ini telah menjadi pusat perhatian dalam berbagai sektor manufaktur karena kemampuannya dalam menciptakan objek tiga dimensi dengan cepat dan akurat. Namun, kekasaran permukaan yang muncul pada produk 3D Printing dapat memengaruhi kualitas, fungsionalitas, dan estetika produk. Penelitian ini dilakukan melalui metode eksperimental untuk menguji dan mengamati fenomena yang relevan dengan lebih mendalam dan terperinci. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekasaran permukaan hasil produk 3D Printing tipe FDM dengan bahan filamen PLA. Variasi yang digunakan adalah printing speed 50; 75 ; 100 mm/s dan layer height: 0,1 ; 0,15  dan 0,20 mm. Hasil penilitian ini adalah, semakin besar nilai printing speed pada semua layer height maka semakin besar nilai kekasaran permukaan dan semakin besar nilai layer heigh  pada semua printing speed maka semakin besar nilai kekasaran permukaan. Kekasaran permukaan terkecil dengan nilai 8,364 ?m didapatkan pada printing speed dengan kecepatan 50 m/s dan pada layer height yang paling kecil yaitu 0,1 mm.
Analisis Temperatur Karbonisasi Pada Biobriket Cangkang Sawit Dengan Perekat Tepung Jagung Radyantho, Kholiq Deliasgarin; Iskandar, Muhammad; Qolbi, Selvia Nur; Sa'adiyah, Devy Setiorini; Suanggana, Doddy; Manta, Faisal
Majamecha Vol. 5 No. 2 (2023): Majamecha
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Islam Majapahit, Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36815/majamecha.v5i2.2977

Abstract

Berdasarkan International Energy Agency (IEA), permintaan energi pada tahun 2030 diproyeksikan meningkat sebesar 45%, dengan rata-rata tingkat pertumbuhan tahunan sebesar 1,6%. Sekitar 80% kebutuhan energi dunia saat ini dipasok oleh bahan bakar fosil. Oleh karena itu, kebutuhan akan pengembangan sumber energi alternatif merupakan suatu keharusan. Salah satu sumber energi alternatif yang paling banyak digunakan adalah biomassa. Bahan organik seperti biowaste dapat dijadikan Biomassa. Biobriket merupakan salah satu contoh yang dapat dibuat dari bahan limbah seperti cangkang kelapa sawit yang dibuang dari industri kelapa sawit. Pada penelitian ini, karbonisasi dilakukan pada suhu yang berbeda: 700°C, 600°C, dan 500°C selama satu jam, dengan menggunakan tepung maizena sebagai bahan pengikat. Nilai rata-rata tertinggi diperoleh pada suhu karbonisasi 700°C, dengan Nilai Kalor sebesar 6821,09 kal/g, Kadar Air sebesar 4,56%, dan Volatile Matter sebesar 22,73%. Sedangkan nilai rata-rata terendah diperoleh pada suhu karbonisasi 500°C, dengan Nilai Kalor sebesar 6236,25 kal/g, Kadar Air sebesar 5,86%, dan Volatile Matter sebesar 44,26%. Dari penelitian saat ini, dapat disimpulkan bahwa suhu karbonisasi yang lebih tinggi menghasilkan kualitas biobriket yang lebih baik.
Rancang Bangun Kendaraan Listrik Prototipe Roda 3 Enggang EV ITK Haryono, Hadhimas Dwi; Radyantho, Kholiq Deliasgarin; Wiratmoko , Eka Yoga; Saputra , Oky; Kan , Ega Febyna; Setyandari , Tri Suci; Rusdan , Adnan; Cahyadi , Firman; Fadhillah , M.Hakim; Dhiyaulhaq , Shah Dzaky; Saputra, Surya; Nugroho, M. Wahyu
Majamecha Vol. 5 No. 2 (2023): Majamecha
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Islam Majapahit, Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36815/majamecha.v5i2.2991

Abstract

Persediaan bahan bakar sebagai sumber energi yang semakin menipis sementara kebutuhan energi meningkat menyebabkan energi menjadi permasalahan hampir di seluruh negara termasuk Indonesia. Salah satu solusi untuk permasalahan tersebut dengan melakukan riset pengembangan mobil listrik dan mobil hemat energi yang ramah lingkungan. Institut Teknologi Kalimantan (ITK) melalui Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Enggang EV mengikuti Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) dengan mengembangkan mobil listrik hemat energi kelas prototipe roda 3 yang ramah lingkungan. Desain kendaraan dimulai dari desain body dan sasis dengan bantuan Computer Aided Engineering (CAD), simulasi aerodinamika dan kekuatan sasis, perhitungan gaya-gaya kendaraan, serta uji performa kendaraan. Berdasarkan simulasi didapatkan nilai Cd enggang proto 3 sebesar 0,16, dan kemampuan sasis untuk menahan tegangan cukup baik dilihat dari nilai tegangan hasil simulasi sebesar 42 Mpa serta nilai keamanan minimum 4,2. Perhitungan mengungkapkan daya motor yang dibutuhkan adalah 192, 47 watt dan torsi sebesar 27,23 Nm. Sehingga dipilih motor listrik BLDC dengan 36 volt dan daya 250 watt. Hasil uji performa menunjukkan nilai akselerasi terbaik 0,96 m/s2 pada jarak 10 meter, nilai deselerasi terbaik pada jarak 20 meter adalah 12,34 m/s2 dan efisiensi rata-rata kendaraan sebesar 4,22 Km/Kwh.
Perbandingan Performa Ban Airless Dengan Ban Pneumatik Pada Skuter Elektrik AM, Chaerul Qalbi; Radyantho, Kholiq Deliasgarin; Kurniawan, Ade; Nasrullah , Mohammad; Annisa, Sofia
Majamecha Vol. 5 No. 2 (2023): Majamecha
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Islam Majapahit, Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36815/majamecha.v5i2.3006

Abstract

Kendaraan listrik di Indonesia kini semakin banyak digunakan oleh masyarakat. Meningkatnya harga bahan bakar minyak dan kebijakan pemerintah yang menggiurkan akan membuat masyarakat perlahan beralih dari kendaraan konvensional ke kendaraan listrik. Dalam menggunakan kendaraan listrik, khususnya roda dua, terdapat berbagai sistem operasional. Masalah pada ban udara, seperti tekanan udara yang tidak memadai atau kebocoran, bisa sangat berbahaya. Untuk menghindari permasalahan tersebut, solusi terbaiknya adalah dengan memanfaatkan Ban Airless. Ban ini memiliki beberapa keunggulan, termasuk tidak pernah kempes dan tidak memerlukan tekanan udara. Namun, Ban Airless memiliki massa yang lebih besar dibandingkan Ban Pneumatik sehingga memerlukan energi yang lebih besar dalam penggunaannya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan performa antara model Ban Airless dan Ban Pneumatik pada kendaraan listrik hub motor roda dua. Dapat disimpulkan bahwa kinerja Ban Airless sedikit lebih buruk dibandingkan Ban Pneumatik bertekanan optimal, namun masih lebih baik dibandingkan Ban Pneumatik dengan setengah dari tekanan optimal.
Analisis Perbandingan Daya Mesin Menggunakan Turbocharger dan Tanpa Menggunakan Turbocharger Rijanto, Achmad
Majamecha Vol. 5 No. 2 (2023): Majamecha
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Islam Majapahit, Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36815/majamecha.v5i2.3024

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan daya mesin pada kendaraan mitsubishi canter FE73 dengan menggunakan turbocharger dan tanpa menggunakan turbocharger. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah eksperimental. Untuk mengetahui daya mesin diesel, dilakukan pengujian daya dengan putaran mesin mencapai 4000 rpm. Pada 4000 rpm tekanan gas menggunakan turbocharger sebesar 0,30 kg/cm2, sedangkan tanpa menggunakan turbocharger tekanan gas sebesar 0,28 kg/cm2. Dari hasil penelitian diperoleh, bahwa untuk daya maksimum tertinggi diperoleh pada 3800 rpm, dimana mesin dengan menggunakan turbocharger memiliki daya maksimum sebesar 57,24 kW, sedangkan mesin tanpa turbocharger memiliki daya maksimum sebesar 52,15 kW. Pada putaran mesin maksimum yaitu 4000 rpm, diperoleh daya maksimum untuk mesin dengan turbocharger sebesar 54,56 kW dan mesin tanpa turbocharger sebesar 50,67 kW. Jika dilihat perbandingan dari putaran mesin yang berbeda dapat dikatakan bahwa mesin dengan turbocharger memiliki keunggulan dari sisi keluaran daya maksimum dibandingkan dengan mesin tanpa turbocharger.
Pengaruh Temperatur Nozel Dan Arah Orientasi Posisi Obyek Hasil Additive Manufacturing Terhadap Kekuatan Impak Astuti, Fina Andika Frida; Fachrudin, Arif Rochman
Majamecha Vol. 6 No. 1 (2024): Majamecha
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Islam Majapahit, Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36815/majamecha.v6i1.3189

Abstract

Teknologi 3D printing dikenal dengan sebutan additive layer manufacturing. Salah satu teknologi 3D printing yang terkenal adalah Fused Deposition Modelling (FDM). Prinsip kerja FDM dengan cara ekstrusi termoplastik melalui nosel yang panas pada melting temperature selanjutnya produk dibuat lapis perlapis. Penelitian pengaruh parameter 3D printing  telah banyak dilakukan dengan menggunakan filamen PLA. Perkembangan filamen sangat pesat seiring dengan berkembangnya manufaktur 3D printing. Filamen PLA berkembang menjadi filamen PLA+. Filamen PLA+ memiliki tingkat ketahanan lebih baik dibandingkan PLA biasa. Penelitian pengaruh parameter 3D printing untuk filamen PLA+ perlu dikembangkan untuk mendapatkan parameter yang terbaik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan pengaruh temperatur nozle dan arah orientasi obyek terhadap kekuatan impak hasil additive manufacturing dengan menggunakan filamen PLA+. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah secara experimental. Variasi temperatur nozel yang digunakan adalah 195?C, 210?C, 215?C, dan 220?C. Orientasi obyek digunakan adalah vertikal dan horisontal. Hasil penelitian menunjukkan temperatur nozel dan orientasi posisi obyek mempengaruhi kekuatan impak material PLA+. Kekuatan impak terbesar pada arah orientasi horisontal pada temperatur nozel  220?C. Semakin meningkat temperatur nozel dalam proses 3D printing maka semakin meningkat kekuatan impak nya.
Studi Peningkatan Performa Pembangkit Listrik Tenaga Piko Hidro Dengan Modifikasi Konstruksi Turbin Crossflow Portabel Setiawan, Dibyo; Triyono, Budi; Haryadi, Haryadi; Wuwung, Vicky; Suseno, Bella Maharani Marcellia
Majamecha Vol. 6 No. 1 (2024): Majamecha
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Islam Majapahit, Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36815/majamecha.v6i1.3223

Abstract

Listrik merupakan hal yang sangat penting, pembangkit listrik tenaga air (PLTPH) piko portabel merupakan solusi penyediaan energi listrik pemanfaatan sumber air head rendah dan aliran kecil untuk mengisi daya laptop dan ponsel. Pada tahun 2021 telah dibuat prototipe PLTPH portabel tipe cross flow. PLTPH yang dikonstruksi masih memiliki beberapa kelemahan dan belum mampu menghasilkan daya listrik sesuai target desainnya. Oleh karena itu, dilakukan kajian pengembangan melalui modifikasi PLTPH portabel yang bertujuan untuk meningkatkan kehandalan, kemudahan instalasi, daya keluaran dan efisiensi. Pembahasan difokuskan untuk mengetahui peningkatan kinerja turbin yang telah dimodifikasi dibandingkan sebelumnya. Hasil dari penelitian ini berupa prototipe PLTPH portabel tipe cross flow. Hasil pengujian PLTPH portabel yang dimodifikasi menghasilkan kecepatan putaran 794 rpm pada debit 3.867 l/s, head 2 m, daya mekanik 20.13 Watt dan efisiensi 26%.
Analisis Pengaruh Kadar Mn Terhadap Struktur Mikro dan Sifat Mekanik Coran Paduan Fe-Cr-Mn Kartikasari, Ratna; Muhfidin, Rivan; Anshory, Shodiq
Majamecha Vol. 6 No. 1 (2024): Majamecha
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Islam Majapahit, Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36815/majamecha.v6i1.3234

Abstract

Paduan Fe-Cr-Mn adalah salah satu jenis baja tahan karat seri austenitik yang dikandidatkan sebagai pengganti baja tahan karat konvensional (paduan Fe-Cr-Ni). Unsur mangan (Mn) berfungsi sebagai penstabil austenit, dapat meningkatkan kekerasan dan kekuatan. Secara ekonomis, unsur Mn relatif lebih murah sehingga dapat dijadikan sebagai alternatif pengganti Ni yang mahal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kadar mangan (Mn) terhadap struktur mikro dan sifat mekanik coran baja paduan Fe-Cr-Mn dengan variasi kadar Mn 12%, 16%, dan 20%. Pengujian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah uji komposisi kimia, uji struktur mikro, uji kekerasan dengan metode Vickers, uji tarik, dan uji impak dengan metode Charpy. Hasil uji komposisi kimia menunjukkan bahwa paduan Fe-Cr-Mn dalam penelitian ini berturut-turut mengandung Mn sebesar 12,72%, 18,05%, dan 20,69% kadar Cr sebesar 18,5% dan C 0,7%. Hasil uji struktur mikro menunjukkan bahwa coran baja paduan Fe-Cr-Mn memiliki struktur austenit dan ferit. Nilai kekerasan tertinggi terdapat pada spesimen dengan kadar Mn 20% yaitu sebesar 358,3 kg/mm2 VHN. Hasil uji kekuatan tarik menunjukkan tegangan tertinggi terdapat pada spesimen dengan kadar Mn 16% yaitu sebesar 34,72 MPa dan regangan sebesar 8%. Kemudian nilai regangan terkecil adalah 6% terdapat pada spesimen dengan kadar Mn 20%, dimana semakin tinggi kadar Mn nilai regangan semakin menurun. Harga impak tertinggi terdapat pada spesimen dengan kadar Mn 16% yaitu sebesar 0,169 J/mm2.
Pengembangan Alat Pengolah Limbah Styrofoam Metode Termal-Ekstruksi Setiawan, Dibyo; Triyono, Budi; Sutanto, Hadi; Bachtiar, Marsellinus; Hafyyan, Iqbal; Istighfari, Nurrahman
Majamecha Vol. 6 No. 1 (2024): Majamecha
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Islam Majapahit, Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36815/majamecha.v6i1.3235

Abstract

Mesin pengolah limbah styrofoam metode termal-ekstruksi digunakan untuk mengolah limbah styrofoam menjadi polistirena padat. Mesin ini memiliki konsep mereduksi, limbah styrofoam yang memiliki volume besar dapat direduksi sehingga memiliki volume yang lebih kecil. Pada penelitian ini dilakukan pengembangan mesin pengolah limbah styrofoam agar target kapasitas pengolahan sebesar 5 kg/jam dapat tercapai. Pada penelitian ini juga dilakukan eksperimen atau pengujian prototipe mesin pada tiga variasi temperatur yaitu 180-200?C, 220-240 ?C, dan 240-250?C. Berdasarkan data hasil pengujian, prototipe mesin hasil dari penelitian ini terbukti dapat mengolah limbah styrofoam dengan kapasitas 5,47 kg/jam pada temperatur operasi 240-250 °C menjadi polistirena padat dengan reduksi volume hingga 38 kali.

Page 10 of 21 | Total Record : 201