cover
Contact Name
Alex Rikki
Contact Email
alexrikisinaga@gmail.com
Phone
+6282275847123
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Bilal No. 52 Kelurahan Pulo Brayan Darat I Kecamatan Medan Timur, Medan, Sumatera Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Keperawatan Imelda
ISSN : 24428108     EISSN : 25977172     DOI : https://doi.org/10.2411/jikeperawatan
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Keperawatan Imelda dikelola oleh Program Studi S1/DIII Keperawatan STIKes IMELDA, terbit 2 kali dalam setahun. Jurnal ini terbit dalam versi cetak pertama sekali pada bulan Februari 2015, sedangkan untuk media terbitan versi elektronik pertama sekali terbit di Bulan September 2017, dan merupakan wadah bagi para mahasiswa, dosen maupun peneliti untuk mengisi tulisan atau artikel yang merupakan hasil penelitian maupun karya tulis ilmiah di bidang kesehatan dan keperawatan. Jurnal Ilmiah Keperawatan Imelda memiliki scope : 1. Keperawatan medis bedah, 2. Keperawatan darurat, 3. Perawatan mental, 4. Keperawatan bersalin dan anak-anak, 5. Keperawatan komunitas, keluarga dan lansia manajemen keperawatan.
Articles 297 Documents
TINGKAT PENGETAHUAN DAN STRATEGI KOPING MASYARAKAT INDONESIA MENGHADAPI PANDEMI COVID-19 Kristamuliana; Valen Fridolin Simak
Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA Vol. 6 No. 2 (2020): Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA
Publisher : Program Studi S1/DIII-Keperawatan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jikeperawatan.v6i2.413

Abstract

Penyebaran coronavirus disease 2019 (covid-19) dengan cepat di seluruh dunia menyebabkan keresahan di berbagai lapisan masyarakat. . Berbagai respon kesehatan jiwa dan psikologis muncul karena kondisi ini.Hal ini menyebabkan masyarakat berbondong-bondong mencari tahu tentang covid-19 untuk meningkatkan pengetahuan agar dapt terhindar dari virus tersebut. Situasi penuh tekanan ini juga menuntut masyarakat untuk menggunakan strategi koping yang tepat untuk mengatasinya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan masyarakat Indonesia tentang covid-19, strategi koping yang digunakan dalam menghadapi pandemi covid-19 serta hubungan dari kedua variable tersebut. Desain yang digunakan adalah cross sectional dengan jumlah sampel sebesar 400 responden. Pemilihan sampel dilakukan dengan snow ball sampling. Instrumen yang digunakan untuk tingkat pengetahuan adalah COVID KAP-Psy dan untuk strategi koping adalah The Ways of Coping. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan yang bauk tentang covid-19 pada masyaralat Indonesia sebesar 55,8 % dan pengetahuan sedang sebesar 44,2%; strategi koping berfokus masalah sebesar 47,2% dan berfokus emosi sebesar 52,8%. Tidak terdapat hubungan antara kedua variable tersebut (p=0,941). Kesimpulan peneltian ini adalah tingkat pengetahuan masyarakat Indonesia tentang covid-19 cenderung baik, strategi koping yang digunakan cenderung berfokus emosi dan tidak ada hubungan antara tingkat pengetahuan dan strategi koping yang digunakan oleh masyarakat dalam menghadapi pandemic covid-19 di Indonesia.
ANALISIS PELAKSANAAN PROGRAM SISTEM JAMINAN KESEHATAN NASIONAL (JKN) DI PUSKESMAS SINDAR RAYA KABUPATEN SIMALUNGUN Pinondang Hotria Siregar; Ricard Fredrik Marpaung; Deswidya Sukrisna Hutauruk
Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA Vol. 7 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA
Publisher : Program Studi S1/DIII-Keperawatan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jikeperawatan.v7i1.420

Abstract

Masyarakat Sindar Raya sebagian besar merupakan masyarakat kelas menengah ke bawah walaupun masih ada sebagian kecil masyarakat menengah ke atas. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam terhadap sumber informasi agar diketahui faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Puskesmas Sindar Raya. Sumber daya manusia Puskesmas Sindar Raya masih kurang secara kuantitas dan kualitas. Namun dalam pelayanan kesehatan, tidak ada perbedaan secara mendasar dengan pelayanan sebelum JKN dengan era JKN. Kemampuan administrasi sumber daya masih kurang siap dalam menerapkan format pelaporan JKN. Sarana dan prasarana masih tergolong kurang namun masih bisa memaksimalkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Sarana medis yang masih belum lengkap adalah pelayanan kesehatan gigi dan laboratorium. Sarana pendukung administrasi seperti komputer dan internet masih belum lengkap dan harus segera dipenuhi. Sumber daya keuangan yang mendukung Puskesmas Sindar Raya sudah tersedia. Secara fragmentasi, struktur birokrasi sudah berjalan sesuai dengan tugas dan perannya masing-masing. Pelayanan kesehatan dalam JKN di lapangan dapat dilaksanakan karena tidak ada perbedaan mendasar dalam memberikan pelayanan kesehatan. Puskesmas Sindar Raya dalam upaya peningkatan pelayanan kesehatan agar lebih aktif agar mampu mengimplementasikan program JKN dengan maksimal.
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN TINGKAT STRES PADA PASIEN DIABETES MELITUS DI PUSKESMAS GONDOKUSUMAN 1 KOTA YOGYAKARTA Ni Made Winda Opelya; Adi Sucipto; Santi Damayanti; Siti Fadlilah
Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA Vol. 6 No. 2 (2020): Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA
Publisher : Program Studi S1/DIII-Keperawatan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jikeperawatan.v6i2.422

Abstract

ABSTRACT Stress is a condition that is mostly felt by patients with diabetes mellitus. It is important to control stress level in patients with DM appropriately. One of them is managing daily physical activity in DM patients, through physical activity by releasing energy from skeletal muscle so that it can control high blood sugar which can cause stress in DM patients.To know the relationship of physical activity with stress level of DM patients 1, Yogyakarta City. This research is a kinf of quantitative research with analitic survey method and retrospective design. The sampling technique used was accidental sampling with 34 respondents from 13th until 27th on Mei and used google form on whatsapp application for data resume. The research instrument used was questionnaire of IPAQ and DASS. Analysis of research data used chi square. Most respondent in the category of lack physical activity that is 18 (52,9%.) respondent. The majority of respondent experienced stress, and have category of moderate stress that is 12 (35,3%) respondent. Statistic test result using chi square with ρ value=0,002 (<0,05). There is relationship between physical activity with stress level of DM patients in Puskesmas Gondokusuman 1, Yogyakarta City.
STUDI LITERATUR: PENGARUH TERAPI PIJAT REFLEKSI KAKI TERHADAP KELELAHAN PADA PASIEN HEMODIALISIS Latif Fajar Pamungkas; Fauziah Hamid Wada; Puji Astuti; Ashar Prima
Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA Vol. 7 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA
Publisher : Program Studi S1/DIII-Keperawatan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jikeperawatan.v7i1.424

Abstract

Hemodialysis can cause various kinds of problems including fatigue, around 7-92% of hemodialysis patients experience fatigue. One of the therapies that can overcome this fatigue is reflexology foot massage therapy. This literature review aims to determine the effect of foot reflexology massage on hemodialysis patients with fatigue problems. The design in this scientific paper is a literature review search using electronic data base namely ProQuest and Pubmed. The keywords used in the search are hemodialysis, foot reflexology, fatigue. inclusion criteria used in the article are accessible full text available in english and indonesian years the articles used are limited to the last ten years, results are found each of 2 articles from google schoolar and pubmed, from the four articles discussing the effectiveness of foot reflexology massage on the decline fatigue in hemodialysis patients. The results of the study showed the benefits of foot reflexology in reducing fatigue in hemodialysis patients
STUDI LITERATUR: PENGARUH TERAPI PIJAT REFLEKSI KAKI TERHADAP KUALITAS TIDUR LANJUT USIA Chaerun Nissa; Ashar Prima; Fauziah Hamid Wada; Puji Astuti; Salamah T Batubara
Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA Vol. 7 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA
Publisher : Program Studi S1/DIII-Keperawatan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jikeperawatan.v7i1.425

Abstract

WHO states that Indonesia's population is the fourth largest population after China, India, and the United States. According to the 2013 World Health Statistics data, the population of China is 1.35 billion, India is 1.24 billion, the United States 313 million, and Indonesia is in fourth place with 242 million WHO population predicts that by 2020 the estimated number of Indonesia's elderly will be around 80,000,000. Cases of insomnia in the elderly are higher than in other age groups, which is 12–39%. One therapy that can overcome sleep disorders in the elderly is foot reflexology massage therapy. This literature review aims to determine the effect of foot reflexology massage in the elderly who experience sleep disorders. The design in this scientific paper is a literature review search using an electronic data base that is google scholar and pubmed. The keywords used in the search are elderly, foot reflexology, sleep of quality. The inclusion criteria used in the article are full text accessible in English and Indonesian, the year of the journal used is limited to the last ten years. The results found 1 article from Google Scholar and 2 articles from PubMed discussing the effectiveness of foot reflexology massage on improving sleep quality in the elderly. Literature review results from the three articles show that foot reflexology is effective in improving sleep quality in the elderly.
EFEKTIFITAS TERAPI KOMUNIKASI TERAPEUTIK TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN GAGAL JANTUNG DI RUMAH SAKIT ROYAL PRIMA PADA TAHUN 2020 Noradina Noradina
Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA Vol. 6 No. 2 (2020): Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA
Publisher : Program Studi S1/DIII-Keperawatan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jikeperawatan.v6i2.433

Abstract

Gagal jantung adalah keadaan patofisiologik dimana jantung sebagai pompa tidak mampu memenuhi kebutuhan darah untuk metabolisme jaringan.Gagal jantung merupakan tahap akhir dari sebuah penyakit jantung dan merupakan penyebab peningkatan morbiditas dan mortalitas pasien jantung.Pasien gagal jantung banyak yang mengalami kecemasan ringan sampai dengan berat.Kecemasan dan perasaan takut yang dialami pasien dapat berkurang dengan terapi komunikasi terapeutik.Tujuan penelitan untuk mengetahui efektifitas terapi komunikasi terapeutik terhadap tingkat kecemasan pada pasien gagal jantung di Rumah Sakit Royal Prima Tahun 2020. Jenis penelitan bersifat quasy eksperimen dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah pasien gagal jantung di Rumah Sakit Royal Prima Tahun 2020 sebanyak 25 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling sebanyak 25 orang. Hasil penelitian diperoleh hasil variable sebelum mayoritas kecemasan tingkat panik sebanyak 15 orang (60%), minoritas kecemasan tingkat berat sebanyak 10 orang (40%). Variabel sesudah minoritas kecemasan tingkat sedang sebanyak 15 orang (60%), minoritas kecemasan tingkat berat sebanyak 1 orang (4%). Hasil uji Wilcoxon dengan nilai p value = 0.000, maka P < 0,05 maka Ho titolak. Kesimpulan dari penelitian yaitu ada efektifitas terapi komunikasi terapeutik terhadap tingkat kecemasan sangat baik pada pasien gagal jantung di Rumah Sakit Royal Prima Tahun 2020. Diharapkan bagi responden agar menjalin komunikasi terapeutik dengan baik sehingga responden dapat menghilangkan pikiran-pikiran yang negative dengan cara saling berkomunikasi dengan perawat sehingga tingkat kecemasan responden dapat berkurang.
HUBUNGAN KREDIBILITAS KOMUNIKASI PETUGAS PENYULUH KB MELALUI FASE AIDCDA (ATTENTION, INTEREST, DESIRE, CONVICTION, DECISION ACTION) DENGAN MINAT BER KB PASANGAN USIA SUBUR (PUS) DI DESA MANUNGGAL TAHUN 2019 Sarida Surya Manurung; Wulan Sari Ramadhani
Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA Vol. 6 No. 2 (2020): Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA
Publisher : Program Studi S1/DIII-Keperawatan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jikeperawatan.v6i2.435

Abstract

Kredibilitas adalah seperangkat persepsi komunikasi tentang sifat-sifat komunikator. Dalam hal ini terkandung dua hal: pertama kredibilitas merupakan persepsi khalayak, jadi tidak melekat dalam diri komunikator, kedua kredibilitas berkenaan dengan sifat-sifat komunikator.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kredibilitas komunikasi petugas penyuluhKB terhadap minat ber KB Pasangan Usia Subur (PUS) di Desa Manunggal, menganalisis kredibilitas komunikasi petugas penyuluh KBdi Desa Manunggal, menganalisis minat ber KB Pasangan Usia Subur (PUS) di Desa Manunggal. Peneliti menggunakan paradigma positivisme sebagai suatu proses komunikasi linier yang mencminkan komunikator untuk mengubah pengetahuan (sikap atau perilaku) komunikan yang pasif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan kredibilitas komunikasi petugas penyuluh KB terhadap minat ber KB Pasangan Usia Subur (PUS) di Desa Manunggal memiliki hubungan signifikan. Nilaikorelasi Karl Spearman sebesar 0,042 dinyatakan hubungan kedua variabel terdapat hubungan kredibilitas petugas penyuluh KB terhadap minat ber KB Pasangan Usia Subur (PUS) di Desa Manunggal. Kredibilitas komunikasi petugas penyuluh KB Desa Manunggalberdasarkan pada fase AIDCDA(Attention, Interest, Desire, Conviction, Decision, Action)dalam melakukan penyuluhan terhadap minat ber KB Pasangan Usia Subur yang telah dilaksanakan berjalan cukup baik walaupun masih ada kekurangan dalam pelaksanaannya.Dalam hal ini fase yang paling banyak memenuhi kriteria adalah Attention dimana hampir secara keseluruhan responden fokus memperhatikan ke arah komunikator. Sedangkan yang berada di posisi paling sedikit adalah Conviction dimana sebagian responden memilih berbincang kepada rekan sekitar sesama responden mengenai keyakinan untuk memilih jenis KB yang cocok untuk kondisi saat ini. Adapun yang menjadi faktor penghambat yang dialami dalam pelaksanaan sosialisasi yaitu hambatan psikologis, teknis, dan kurangnya komunikator. Minat ber KB Pasangan Usia Subur (PUS) di Desa Manunggalakan dapat ditangani secara baik oleh PLKB dan Pemerintah setempat sesuai dengan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi program KB.
HUBUNGAN ANTARA SISTEM PEMBERDAYAAN DAN PENGHARGAAN TERHADAP LOYALITAS DOSEN DI AKADEMI KEPERAWATAN SWASTA KOTA MEDAN Imelda L. Ritonga; Rustam A. Effendi; Dian Armanto
Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA Vol. 1 No. 1 (2015): Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA
Publisher : Program Studi S1/DIII-Keperawatan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang penelitian ini adlah ketidak mampuan lulusan D3 Keperawatan dari perguruan tinggi pengelola pendidikan keperawatan di Indoneisa lulusan seleksi bekerja di luar negeri sebagai perawat. Ketidak mampuan lulasn D3 Keperawatan Indonesia dalam menembus pasaran kerja keperawatan internasional ini dapat menjadi salah satu indicator mutu pendidikan perawat di Inodesia. Berdasarkan teori manajemen sumber daya manusia (MSDM), dosen sebagai sumber daya manusia utama di perguruan tinggiharus mampu mengelola dosennya dengan MSDM strategis , yakni mampu meningkatkan loyalitas dosen terhadap institusi perguruan tinggi tempat ia bekerja. Loyalitas yang dimaksud adalah kesetiaan untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang diembannya dengan sebaik-baiknya, mengembangkan ilmu pengetahuan dan kemampuannya serta tidak mengundurkan diri atau pindah dari institusi tersebut. Loyalitas dosen yang tinggi akan mendorong terjadinya proses belajar yang baik, mendorong pengembangan dan pengabdian ilmu kepada masyarakat dan meningkatkan mutu pendidikan di institusi perguruan tinggi tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah memmbuktikan apakah terdapat hubungan yang berarti antara pemberdayaan (X1) dan system penghargaan (X2) sebagai variable bebas dengan loyalitas dosen (Y) sebagai variable terikat. Ada 3 (tiga) hipotesis yang ditemukan, yakni: pertama terdapat hubungan yang berarti antara pemberdayaan dosen dengan loyalitas dosen di Akadeni Keperawatan (AKPER) Swasta Kota medan, keduaterdapat hubungan yang berarti antara system penghargaan pada dosen dengan loyalitas dosen AKPER Swasta Kota medan, dan ketiga terdapat hubungan yang berarti antara pemberdayaan dosen dan system penghargaan dosen secara bersama-sama dengan loyalitas dosen di AKPERS Swata Kota Medan. Populasi dari penelitian ini adalah semua dosen di AKPER Swasta Kota Medan dengan akreditasi B berlatarbelakang pendidikan S1 Keperawatan. Jumlah populasi sebanyak 73 orang. Dengan table Krecjie-Morgan ditentukan sampel sebanyak 63 dosen. Sampel dipilih dari populasi menggunakan teknik proposional random sampling. Analisis dilakukan dengan menggunakan analisa Korelasi dan Regresi dengan reliabilitas 95 % (α = 0.05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa korelasi antara pemberdayaan dengan loyalitas dosen adalah 0,649, artinya terdapat hubungan antara pemberdayaan dengan loyalitas dosen di AKPER Swasta Kota Medan. Korelasi antara sistem penghargaan dengan loyalitas dosen adalah 0.506, artinya terdapat hubungan sistem penghargaan dengan loyalitas dosen di AKPER Swasta Kota Medan. Dan terdapat hubungan antara pemberdayaan dan sistem penghargaan secara bersama-sama dengan loyalitas dosen yang ditunjukkan dengan nilai signifikasi (p) < 0,05. Dengan regresi juga ditemukan bahwa hubungan pemberdayaan dan sistem penghargaan dengan loyalitas dosen bersifat positif dan mengikuti model linear, yang berarti semakin tinggi pemberdayaan dan sistem penghargaan semakin baik pula loyalitas dosen. Dari penelitian juga ditemukan bahwa pemberdayaan pada dosen cenderung baik, sedangkan sistem penghargaan pada dosen cenderung rendah dan loyalitas dosen cenderung baik. Namun, loyalitas dosen yang didapati masih cenderung baik, disebabkan oleh faktor lain, yakni dosen yang menjadi responden penelitian ini adalah alumni dari akademi tempat dosen itu bekerja, sehingga faktor ini menumbulkan rasa keterikatan antara dosen tersebut dengan AKPER tempatnya bekerja. Walau demikian, para dosen ini masih memiliki keinginan menjadi pegawai negeri bila ada kesempatan. Dari analisa juga ditemukan bahwa pemberdayaan memberikan pengaruh yang lebih besar terhadap loyalitas dosen daripada penghargaan.
HUBUNGAN LAYANAN ASUHAN KEPERAWATAN OLEH PERAWAT PELAKSANA DENGAN KEPUASAN PASIEN DI RUANG RAWAT INAP SAKURA RUMAH SAKIT UMUM IMELDA PEKERJA INDONESIA MEDAN Imelda Liana Ritonga; Muhammad David
Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA Vol. 6 No. 2 (2020): Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA
Publisher : Program Studi S1/DIII-Keperawatan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jikeperawatan.v6i2.439

Abstract

ABSTRACT Measuring customer satisfaction is an important element in providing better, more efficient and more effective service. If a customer is dissatisfied with a service provided, then the service can be ascertained that it is ineffective and inefficient. This is especially important for public services. The implementation of services to the community, as carried out by the Imelda Indonesian Worker Hospital in Medan, needs to get attention, especially in the quality of service to suit the needs and expectations of the community. This study focuses on the quality of nursing services and patient satisfaction in the Sakura Room Hospital Imelda Hospital Medan inpatient. This study aims to determine the Nursing Care Services by Implementing Nurses with Patient Satisfaction in the Sakura Inpatient Room Imelda General Hospital Indonesian Workers Medan. This research uses descriptive correlation research with a cross sectional approach, while the data analysis used is the Spearman Spirit correlation statistical test. The population in this study were patients who were treated in the Sakura Room inpatient installation of RSU IPI Medan, namely 31 patients who were hospitalized. The number of samples of 31 respondents by means of purposive sampling. The results showed that the quality of nursing services at Inpatient Intalasi IPI Hospital was 20 respondents (64.5%), 6 respondents (19.4%) sufficient category and 5 people (16.1%) in poor category. The conclusion is that there is a relationship (r = 0.615) between closing nursing services and patient satisfaction, where the higher the quality of nursing service, the higher the patient satisfaction.
DETERMINAN KINERJA PERAWAT DALAM PENERAPAN PATIENT SAFETY DI RS IMELDA PEKERJA INDONESIA TAHUN 2020 Puput Melati Hutauruk; Rahmawani Fauza
Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA Vol. 7 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA
Publisher : Program Studi S1/DIII-Keperawatan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jikeperawatan.v7i1.450

Abstract

The performance of nurses in providing nursing services is an integral part of health care. The factors that affect the performance of nurses also play a role in the effectiveness of the application of patient safety in nursing care, including the motivation factors of nurses and the workload of nurses. Nurses work motivation will be able to influence the implementation of patient safety. The workload of nurses can also have an impact on the optimization of the provision of service care. The general objective in this study was to determine the determinants of nurse performance in the application of patient safety at the Imelda Worker Hospital of Indonesia. The research method used was a quantitative study with a cross sectional study approach. The population in this study were all inpatient nurses at Imelda Hospital Medan, totaling 217 people, with a total sample of 140 people according to the specified incusion criteria. Data analysis using frequency distribution and chi square test. Based on the results of the study, it was found that there was an influence on the work motivation of nurses in the application of patient safety at Imelda Hospital, Indonesian Workers with p-value = 0.000 <0.05 and there was also an influence on the workload of nurses in the application of patient safety at Imelda Hospital, Indonesian Workers with p-value = 0.000. <0.05. In connection with efforts to improve the performance of nurses in the application of patient safety at the Indonesian Worker Imelda Hospital, it is necessary for the head of care to pay more attention to matters relating to providing motivation and rules regarding the workload of nurses so that nurses can maximize their performance.