cover
Contact Name
Adam Nugraha Wiradhana
Contact Email
adam@stiabinabanuabjm.ac.id
Phone
+628115111335
Journal Mail Official
publikasi@stiabinabanuabjm.ac.id
Editorial Address
Jl. Pramuka No.17 Banjarmasin 70249
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Administraus Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
ISSN : -     EISSN : 25809695     DOI : -
Core Subject : Social,
Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarkan pemikiran konseptual atau gagasan dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang Ilmu Administrasi.
Articles 199 Documents
STRATEGI DIPLOMASI EKONOMI INDONESIA TERHADAP SINGAPURA DALAM PENINGKATAN EKONOMI DIGITAL TAHUN 2020-2022 MJ, Hosana; Umbu W.N., Novriest; Simanjuntak, Triesanto Romulo
Administraus Vol. 7 No. 1 (2023): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
Publisher : STIA Bina Banua Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56662/administraus.v7i1.197

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan strategi diplomasi ekonomi Indonesia terhadap Singapura dalam peningkatan ekonomi digital. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, di mana metode tidak diperoleh dengan prosedur statistik dan akan dianalisis dengan melihat kondisi alamiah dan analisa data yang bersifat induksi dan tidak berdasarkan dari hasil eksperimen serta terus berkembang yang akan dijelaskan dengan logika. Sebagai prioritas utama kebijakan luar negeri Indonesia, diplomasi ekonomi Indonesia diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pembangunan ekonomi nasional khususnya dalam meningkatkan ekonomi digital. Tahun 2020-2022 merupakan era konstraksi perekonomian global dan pemulihan ekonomi yang baru dijalani oleh seluruh negara akibat pandemi COVID-19. Pentingnya mengetahui diplomasi ekonomi Indonesia terhadap Singapura adalah sebagai sarana pembelajaran dan kolaborasi dalam rangka mempercepat kemajuan ekonomi digital dalam negeri, sehingga kebijakan tersebut dapat terealisasi bersamaan dengan penyediaan fasilitas digital dan pemberdayaan masyarakat untuk berinovasi. Strategi diplomasi ekonomi Indonesia meliputi Leader/s Retreat, Economic Salesmanship, Networking, Regulation Management. Kata Kunci: Diplomasi Ekonomi; Ekonomi Digital; Indonesia; Singapura Abstract This article aims to describe Indonesia's economic diplomacy strategy towards Singapore in enhancing the digital economy. This study uses a qualitative method, where the method is not obtained by statistical procedures and will be analyzed by looking at natural conditions and data analysis which is inductive in nature and not based on experimental results and continues to develop which will be explained logically. As a top priority for Indonesia's foreign policy, Indonesia's economic diplomacy is expected to contribute to national economic development, especially in enhancing the digital economy. The years 2020-2022 are an era of global economic contraction and economic recovery that all countries have just experienced due to the COVID-19 pandemic. The importance of knowing Indonesia's economic diplomacy towards Singapore is as a means of learning and collaboration in order to accelerate the progress of the domestic digital economy, so that these policies can be realized simultaneously with the provision of digital facilities and empowering people to innovate. Indonesia's economic diplomacy strategy includes Leader’s Retreat, Economic Salesmanship, Networking, Regulation Management. Keywords: Economic Diplomacy; Digital Economy; Indonesia; Singapore
GERAKAN KELOMPOK RADIKALISME NAXALITE DI INDIA TAHUN 2011-2021 Tesalonika Fransko Wungkana; Christian H. J. De Fretes; Putri Hergianasari
Administraus Vol. 7 No. 2 (2023): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
Publisher : STIA Bina Banua Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56662/administraus.v7i2.198

Abstract

Kelompok Radikalisme Naxalite adalah gerakan pemberontakan bersenjata yang berasal dari desa Naxalbari di negara bagian Bengal Barat, India, pada tahun 1967. Gerakan ini dipimpin oleh kelompok komunis bersenjata yang dikenal sebagai Maois atau Naxalites. Tujuan utama Naxalisme adalah menggulingkan pemerintah India dan mendirikan negara sosialis dengan menggunakan kekerasan sebagai cara untuk mencapai tujuan perlawanan terhadap ketidakadilan sosial, ekonomi, dan politik yang dialami oleh masyarakat pedesaan rural. Penulisan artikel ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Menggunakan teori radikalisme dan konsep piramida Lederach. Artikel ini menjelaskan analisis gerakan Radikalisme kelompok Naxalites yang mengklaim mewakili kaum miskin, petani, dan suku-suku pribumi yang dianggap tertindas oleh pemerintah dan korporasi. Mereka melakukan serangan gerilya, sabotase, dan pembunuhan terhadap personel keamanan, politisi, dan orang-orang yang mereka anggap sebagai penindas. Pemerintah India telah memberlakukan operasi militer dan langkah-langkah penegakan hukum untuk menangani gerakan ini. Namun dinamika konflik Naxalisme dan pemerintah India tetap menjadi masalah yang kompleks dan belum terselesaikan sepenuhnya.
UPAYA INDONESIA DALAM MEMERANGI TERORISME MELALUI KERJASAMA ASEAN CONVENTION ON COUNTER TERRORISM (ACCT) Yemima Oholibama Wibowo; Novriest Umbu Walangara Nau; Christian H. J de Fretes
Administraus Vol. 7 No. 2 (2023): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
Publisher : STIA Bina Banua Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56662/administraus.v7i2.199

Abstract

Tindak kejahatan terorisme menjadi ancaman berbahaya bagi kedaulatan dan keamanan bagi suatu negara karena dapat menyebabkan hilangnya kemerdekaan, korban yang kehilangan nyawa, munculnya ketakutan di masyarakat luas, kehilangan harta benda. Terorisme merupakan masalah besar di Asia Tenggara, khususnya di Indonesia. Fenomena terorisme menjadi permasalahan yang dihadapi oleh Indonesia hampir setiap tahun dan aksi terorisme muncul di berbagai wilayah Indonesia. Dalam upaya kontra-terorisme, Sebagai bentuk kerjasama regional di Asia Tenggara, ASEAN menyepakati ASEAN Counter-Terrorism Convention (ACCT). Metode penelitian yang akan penulis gunakan dalam tulisan ini adalah kualitatif dengan menggungakan data sekunder yang didapatkan dari buku, jurnal, artikel, laporan tahunan serta web ASEAN dan web organisasi atau lembaga terkait. Peneliti menggunakan konsep kerjasama regional. Dalam kerjasama ACCT guna mendukung upaya memerangi terorisme di Indonesia, Indonesia melibatkan sejumlah Institusi nasional seperti BNPT, TNI dan POLRI terlibat dalam upaya penanggulangan terorisme di Indonesia.
KEBIJAKAN PEMERINTAH KOTA BATAM DALAM SEKTOR INTERNATIONAL SHIPPING DI MASA PANDEMI COVID-19 TAHUN 2021 Artha Madya Saragih; Nau, Novriest Umbu Walangara; Simanjuntak, Triesanto Romulo
Administraus Vol. 7 No. 1 (2023): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
Publisher : STIA Bina Banua Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56662/administraus.v7i1.200

Abstract

Pada tahun 2021, Pemerintah Kota Batam mengambil beberapa Langkah perubahan terkait dengan kebijakan dalam penerapan fungsi international shipping yang berjalan didalam wilayah kerja kota Batam, sebagai kota industri yang menjadikan fungsi kegiatan maritim international shippingnya sebagai salah satu aspek penting didalam pembangunan eknomi wilayah. Adanya perubahan didalam kebijakan pemerintah Kota Batam didalam sektor international shipping ini dilakukan sebagai Langkah pemerintah dalam memperbaiki penurunan dalam arus aktivitas international shipping sebagai dampak dari berlangsungnya pandemi global Covid-19. Artikel ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Menggunakan teori liberalisme dan konsep kepentingan nasional. Dalam artikel ini dijelaskan bahwa berlangsungnya pandemi Covid-19 menyebabkan arus penurunan terhadap aktivitas international shipping yang berlangsung di wilayah Kota Batam, yang dipengaruhi oleh beberapa hal terkait perubahan rantai pasok global, penerapan aturan pembatasan wilayah dan pergerakan, hingga faktor Kesehatan yang menyebabkan pemerintah Kota Batam dalam hal ini mengambil Langkah kebijakan international shipping, bersama-sama dengan negara Singapura sebagai salah satu mitra penting bagi aktivitas international shipping yang berlangsung di wilayah Kota Batam.. Langkah pengambilan kebijakan pemerintah Kota Batam dilandasi beberapa hal utama, terkait dengan meningkatkan arus aktivitas international shipping bagi Kota Batam. Kemudian, untuk menciptakan ruang efisien bagi kegiatan international shipping Kota Batam di tengah-tengah berlangsungnya pandemi Covid-19. Kata kunci: International shipping, Covid-19, Regulasi dan Kebijakan , Kota Batam
KERJASAMA INDONESIA-JERMAN DALAM PELESTARIAN KAWASAN TAMAN NASIONAL LORE LINDU MELALUI FOREST PROGRAMME III SULAWESI TAHUN 2018-2022 Sri Ester Mondolu; Novriest Umbu Walangara Nau; Roberto Cornelis Seba
Administraus Vol. 7 No. 2 (2023): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
Publisher : STIA Bina Banua Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56662/administraus.v7i2.202

Abstract

ABSTRACT Deforestation and degradation of natural resources are the main problems in the management of the Lore Lindu National Park area. Social and economic activities carried out around the area can threaten the sustainability of the Lore Lindu National Park area (TNLL). natural. With the collaboration between Indonesia and Germany through the presence of Sulawesi's forest program III, it can contribute to forest conservation and rehabilitation to reduce emissions and improve the livelihoods of communities around the National Park area. The research method used in this study is a qualitative method and in this writing, the author will describe how the collaboration between Indonesia and Germany in the Preservation of the Lore Lindu National Park Area through the Sulawesi Forest Program III, Cooperation between Indonesia and Germany in the environmental field through the Sulawesi Forest Program III has making a significant contribution to the preservation of the TNLL area. This collaboration has produced a positive impact which can be seen from the marketing market which is achieved through the intervention activities carried out. Overall the collaboration between Germany through FP III Sulawesi has succeeded in strengthening efforts to conserve and manage the area. Keywords: Sulawesi Forest Program III, Indonesian-German Cooperation, Area Conservation, Lore Lindu National Park (TNLL) ABSTRAK Deforestasi dan degradasi sumber daya alam menjadi permasalahan pokok dalam pengelolaan kawasan Taman Nasional Lore Lindu. Aktivitas sosial dan ekonomi yang dilakukan di sekitar kawasan dapat mengancamcam kelestarian kawasan Taman Nasional Lore Lindu (TNLL), hal ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti pangan, pemukiman, dan penyediaan lapangan kerja, masyarakat sekitar kawasan sebagian melakukan pencurian dan mengeksploitasi sumber daya alam. Dengan adanya kerjasama antara Indonesia dan Jerman melalui kehadiran forest programme III Sulawesi dapat memberikan kontribusi terhadap konservasi hutan dan rehabilitasi untuk mengurangi emisi dan memperbaiki penghidupan masyarakat sekitar kawasan Taman Nasional. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dan dalam Penulisan ini, penulis akan mendeskripsikan bagaimana kerjasama Indonesia dan Jerman dalam Pelestarian Kawasan Taman Nasional Lore Lindu melalui Forest Programme III Sulawesi, Kerjasama antara Indonesia dan Jerman dalam bidang lingkungan melalui Forest Programme III Sulawesi telah memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pelestarian kawasan TNLL kerjasama ini telah menghasilkan dampak positif yang dapat dilihat dari indikator keberhasilan yang di capai melalui intervensi kegiatan yang dilakukan. Secara keseluruhan kerjasama antara Jerman melalui FP III Sulawesi berhasil memperkuat upaya pelestarian dan pengelolaan kawasan. Kata kunci: Forest Programme III Sulawesi, Kerjasama Indonesia-Jerman, Pelestarian Kawasan, Taman Nasional Lore Lindu (TNLL)
ANALISIS SIDE EVENT W20 DALAM MEWUJUDKAN KESETARAAN GENDER DI MANOKWARI PAPUA BARAT : STUDI KASUS: PEREMPUAN DISABILITAS DAN PEREMPUAN PEDESAAN Selly, Anisya Dea; Hergianasari, Putri; Nau, Novriest Umbu Walangara
Administraus Vol. 7 No. 1 (2023): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
Publisher : STIA Bina Banua Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56662/administraus.v7i1.203

Abstract

Abstract This research aims to analyze and describe the Side Event W20 program in realizing gender equality in the West Papua region, especially Manokwari city. The method in this research uses descriptive qualitative method. This research used data analysis with the theory of Liberal Feminism in International Relations. The results of the study state that through the Side Event W20 can be identified specific issues faced by women with disabilities and rural women. The Side Event W20 on gender equality issues in West Papua provides international recognition to these issues, encouraging women's participation to fight for gender equality and inclusive development. This helped raise awareness about gender issues faced by West Papuan women, including discrimination, violence, limited access to education and health. Based on this research, it is concluded that the resulting recommendations can be the basis for the government and related institutions in developing policies that are more effective and responsive to the needs and rights of these women's groups. Abstrak Penelitian ini bertujuan melakukan analisis dan mendeskripsikan tentang program Side Event W20 dalam mewujudkan kesetaraan gender di wilayah Papua Barat khususnya kota Manokwari. Metode pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Penelitian ini menggunakan analisis data dengan teori Feminisme Liberal dalam Hubungan Internasional. Hasil penelitian menyatakan bahwa melalui Side Event W20 dapat diidentifikasi isu-isu khusus yang dihadapi perempuan penyandang disabilitas dan perempuan pedesaan. Side Event W20 dalam isu kesetaraan gender di Papua Barat memberikan pengakuan internasional terhadap isu-isu tersebut, mendorong partisipasi perempuan untuk memperjuangkan kesetaraan gender dan pembangunan yang inklusif. Hal ini membantu mengangkat kepedulian dan kesadaran tentang masalah gender yang dihadapi oleh perempuan Papua Barat, termasuk diskriminasi, kekerasan, akses terbatas terhadap pendidikan dan kesehatan. Berdasarkan penelitian ini disimpulkan bahwa rekomendasi yang dihasilkan dapat menjadi dasar bagi pemerintah dan lembaga terkait dalam mengembangkan kebijakan yang lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan dan hak-hak kelompok perempuan tersebut.
Pengaruh Kreativitas Guru Dan Media Pembelajaran Terhadap Kinerja Mengajar Guru Pada SD Gugus Sei Miai Di Kecamatan Banjarmasin Utara Sri Yenie; Rizalul Gadi; Mukhlan khariry; Singgih Priono; Riky Welli Saputra
Administraus Vol. 7 No. 2 (2023): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
Publisher : STIA Bina Banua Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56662/administraus.v7i3.206

Abstract

This research aims to determine and analyze the influence of creativity and instructional media on the performance of elementary school teachers in the Sei Miai Cluster in North Banjarmasin District. The research method employed is descriptive quantitative research, with data sources consisting of primary and secondary data. Primary data is collected directly from the field through observation, surveys, and interviews, which include questions related to teacher creativity, instructional media, and teaching performance. Secondary data is gathered from various references and supporting data obtained during the research process. Data collection techniques in this study involve observation, questionnaires, and documentation, while data analysis utilizes multiple regression analysis. The research results indicate that in the partial t-test, the Sig values for the variables of creativity and instructional media are 0.003 and 0.002, respectively. The Sig values are smaller than the alpha coefficient (0.05), indicating that both creativity and instructional media have a significant influence on the performance of elementary school teachers in the Sei Miai Cluster in North Banjarmasin District. Furthermore, the simultaneous F-test shows that the Sig value for the independent variables is 0.000, which is also smaller than the alpha coefficient (0.05). This suggests that both creativity and instructional media together have a significant impact on the performance of elementary school teachers in the Sei Miai Cluster in North Banjarmasin District.   Keywords:   Teacher creativity; Instructional media; Teacher performance; Influence of creativity; Influence of instructional media
Kinerja Dinas Perpustakaan Untuk Peningkatan Minat Membaca Masyarakat Tapin Agus Sya'bani Arlan
Administraus Vol. 7 No. 3 (2023): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
Publisher : STIA Bina Banua Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56662/administraus.v7i3.208

Abstract

Perpustakaan daerah adalah lembaga pendidikan yang berperan penting dalam memberikan akses informasi dan ilmu pengetahuan kepada masyarakat umum. Melalui perpustakaan, masyarakat dapat mengembangkan pengetahuan mereka dan memahami informasi yang lebih luas. Peran perpustakaan dalam mencapai misi dan visi mereka sangat penting, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Tentang Perpustakaan tahun 2007. Pentingnya peran perpustakaan ini juga menggarisbawahi pentingnya jumlah dan mutu tenaga pustakawan. Tenaga perpustakaan adalah individu yang bertanggung jawab menjalankan berbagai tugas dan fungsi dalam perpustakaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk mengumpulkan data deskriptif melalui observasi dan wawancara. Namun, kinerja Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dalam meningkatkan minat baca masyarakat Kabupaten Tapin masih belum optimal. Beberapa indikator menunjukkan masalah. Pertama, produktivitas perpustakaan belum mencapai tingkat efektivitas yang diharapkan, terutama dalam hal koleksi buku yang kurang lengkap dan tidak terkini. Kedua, meskipun pelayanan pegawai perpustakaan dianggap baik, kepuasan masyarakat masih rendah karena kurangnya sosialisasi dan sistem pencarian buku yang masih manual. Ketiga, kerjasama antara dinas perpustakaan dengan masyarakat juga masih kurang terlihat. Keempat, kesigapan dan kecermatan pegawai perpustakaan dalam melayani pengunjung sudah baik. Kelima, sesuai dengan target dan SOP dalam Dinas Perpustakaan masih belum optimal, terutama dalam hal sosialisasi kepada masyarakat. Untuk meningkatkan kinerja perpustakaan dan minat baca masyarakat, perlu dilakukan perbaikan pada aspek-aspek yang disebutkan di atas, termasuk peningkatan koleksi buku, sosialisasi, dan kerjasama dengan masyarakat. Ini akan membantu perpustakaan menjadi lembaga yang lebih efektif dalam mendukung pendidikan dan pengetahuan masyarakat Kabupaten Tapin.
REVOLUSI INDUSTRI 4.0 KAMPUS MERDEKA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BANJARMASIN DAN CAPAIAN INDIKATOR KINERJA UTAMA (IKU) PERGURUAN TINGGI BERWAWASAN ENTERPRENEURSHIP: REVOLUSI INDUSTRI 4.0 KAMPUS MERDEKA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BANJARMASIN DAN CAPAIAN INDIKATOR KINERJA UTAMA (IKU) PERGURUAN TINGGI BERWAWASAN ENTERPRENEURSHIP Ngalimun, Ngalimun
Administraus Vol. 7 No. 1 (2023): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
Publisher : STIA Bina Banua Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56662/administraus.v7i1.174

Abstract

Abstract Merdeka Campus which opens opportunities for students to learn directly from the real world by practicing experiential learning. Activities carried out in education units include planning, implementing, and evaluating education, and school development, both intra-curricular and extra-curricular. Involves a number of parties, including students, study programs, and partner education units. In order for the implementation of activities to run smoothly, in a planned and measurable manner, technical guidelines outlining the processes and roles of each party are indispensable. Of course adjustments are needed in implementing Revolution 4.0 Era Education. On the other hand, besides being required to understand technology and information and how to implement it, of course there are problems that arise, namely related to adequate infrastructure. For example, students from underprivileged families do not have laptops/smartphones. Muhammadiyah University of Banjarmasin (UMB) adaptively continues to innovate by setting development directions to transform into an educational college with an entrepreneurial perspective. UMB prioritizes edu-entrepreneurship innovation with global competitiveness as a trademark. Keywords: transformation, entrepreneurship, industrial revolution 4.0 Abstrak Kampus Merdeka yang membuka kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar secara langsung dari dunia nyata dengan mempraktikkan experiential learning. Kegiatan dilaksanakan di satuan pendidikan mencakup perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pendidikan, dan pengembangan persekolahan, baik intrakurikuler maupun ekstrakurikuler. Melibatkan sejumlah pihak, di antaranya mahasiswa, program studi, dan satuan pendidikan mitra. Agar pelaksanaan kegiatan dapat berjalan lancar, terencana, dan terukur, petunjuk teknis yang menguraikan proses dan peran setiap pihak sangat diperlukan. Tentu penyesuaian diperlukan dalam menerapkan Pendidikan era Revolusi 4.0. Di sisi lain selain dituntut memahami teknologi dan informasi serta cara mengimplementasikannya, tentu terdapat permasalahan yang timbul yaitu terkait sarana prasarana yang memadai. Misalnya peserta didik dari keluarga yang kurang mampu tidak memiliki laptop/smartphone. Universitas Muhammadiyah Banjarmasin (UMB) secara adaptif terus berinovasi dengan menetapkan arah pengembangan untuk bertransformasi menjadi perguruan tinggi pendidikan berwawasan entrepreneurship. UMB memprioritaskan inovasi edu-entrepreneurship yang berdaya saing global sebagai trademark. Katakunci: transformasi, entrepreneurship, revolusi industry 4.0
PENINGKATAN KERJASAMA INDONESIA DAN AUSTRALIA DALAM PENANGGULANGAN ISU TERORISME PADA ERA JOKO WIDODO (2014-2019) Imbiri, Hulda Ariesta Mutiara
Administraus Vol. 8 No. 1 (2024): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
Publisher : STIA Bina Banua Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56662/administraus.v8i1.209

Abstract

Abstrak Kerjasama kontra-terorisme yang di lakukan oleh Australia dan Indonesia merupakan salah satu upaya dalam memerangi isu terorisme serta menjaga keamanan nasional negara masing – masing dari ancaman teroris. Untuk mewujudkannya, diperlukan peningkatan kerjasama dengan negara lain seperti halnya Hubungan kerjasama Indonesia dengan Australia. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan atau menjelaskan awal kerjasama Indonesia-Australia dalam melawan tindak kejahatan teroris sebelum masa jabatan Presiden Joko Widodo yang menghadirkan beberapa MoU, kemudian mengalami pembaharuan-pembaharuan pada masa kepemimpinan Joko Widodo. Penelitian ini dibatasi pada kerjasama Indonesia dan Australia pada periode pertama pemerintahan Joko Widodo 2014-2019. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menghimpun data melalui studi literatur dalam bentuk tulisantulisan, dokumen, serta bukti terkait objek penelitian. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kerjasama Indonesia dan Australia dalam penanggulangan isu terorisme melalui Kerjasama Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPTAK) dan Lembaga Keuangan Australia (AUSTRAC) yang berfokus pada pemantauan serta pembekuan aliran dana teroris. Kata Kunci: AUSTRAC ; Kerjasama ; Memorandum of Understanding ; Penanggulangan Teroris ; Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan. Abstract Kerja sama penanggulangan terorisme yang dilakukan oleh Australia dan Indonesia merupakan salah satu upaya untuk memerangi isu terorisme dan menjaga keamanan nasional negara masing-masing dari ancaman teroris. Untuk mewujudkannya, diperlukan peningkatan kerja sama dengan negara lain, seperti hubungan kerja sama Indonesia dengan Australia. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan atau menjelaskan awal mula kerja sama Indonesia-Australia dalam memerangi kejahatan teroris sebelum masa jabatan Presiden Joko Widodo yang menyampaikan beberapa MoU, kemudian mengalami reformasi pada masa kepemimpinan Joko Widodo. Penelitian ini terbatas pada kerja sama antara Indonesia dan Australia pada periode pertama pemerintahan Joko Widodo 20142019. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan mengumpulkan data melalui studi pustaka berupa tulisan, dokumen dan bukti yang berkaitan dengan objek penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kerja sama antara Indonesia dan Australia dalam mengatasi isu terorisme adalah melalui kerja sama antara Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPTAK) dan Lembaga Keuangan Australia (AUSTRAC) yang berfokus pada pemantauan dan pembekuan aliran dana teroris. Kata kunci: Penanggulangan Terorisme, Kerjasama, Nota Kesepahaman, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan, AUSTRAC

Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 1 (2025): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 8 No. 3 (2024): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 8 No. 2 (2024): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 8 No. 1 (2024): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 7 No. 3 (2023): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 7 No. 2 (2023): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 7 No. 1 (2023): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 6 No. 3 (2022): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 6 No. 2 (2022): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 6 No. 1 (2022): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 5 No. 3 (2021): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 5 No. 2 (2021): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 5 No. 1 (2021): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 4 No. 1 (2020): Vol 4 No 1 (2020): Administraus Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 4 No. 3 (2020): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 4 No. 2 (2020): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 3 No. 3 (2019): Vol 3 No 3 (2019): Administraus Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 3 No. 2 (2019): Vol 3 No 2 (2019): Administraus Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 3 No. 1 (2019): Administraus Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 2 No. 3 (2018): Administraus Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 2 No. 2 (2018): Administraus Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 2 No. 1 (2018): Administraus Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 1 No. 1 (2017): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen More Issue