cover
Contact Name
Adam Nugraha Wiradhana
Contact Email
adam@stiabinabanuabjm.ac.id
Phone
+628115111335
Journal Mail Official
publikasi@stiabinabanuabjm.ac.id
Editorial Address
Jl. Pramuka No.17 Banjarmasin 70249
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Administraus Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
ISSN : -     EISSN : 25809695     DOI : -
Core Subject : Social,
Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarkan pemikiran konseptual atau gagasan dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang Ilmu Administrasi.
Articles 199 Documents
PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI BUDI KARYA DESA AMPUKUNG KECAMATAN KALUA KABUPATEN TABALONG Reno Affrian
Administraus Vol. 6 No. 3 (2022): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
Publisher : STIA Bina Banua Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56662/administraus.v6i3.161

Abstract

Abstract : This study aims to determine (1) the Empowerment of the Budi Karya Farmer Group, Ampukung Village, Kalua District, Tabalong Regency, (2) Factors that affect the Empowerment of the Budi Karya Farmer Group, Ampukung Village, Kalua District, Tabalong Regency. The research method uses a qualitative descriptive approach, with a philosophical foundation. postpositivesme, Determination of informants purposively ( purposeful) , Data collection techniques Interview, Observation and Documentation. The analysis technique used is data condensation, data display, verification. The results of the study 1. The empowerment of the Budi Karya Farmer Group in Ampukung Village, Kalua District, Tabalong Regency has not been fully optimal, it can be seen from. Enabling is an effort to build power that encourages, motivates and raises awareness of the potential of the community as well as efforts to develop. In the case of the Budi Karya Farmers Group, Ampukung Village, it has been able to help increase the potential of farmers in terms of the use of assistive devices such as thresher machines, spray machines, pumping machines, and other assistance from other agencies, although support and motivation from other agencies is still minimal. Empowering this with opportunities that make the community more empowered, in the case of the cultural farmer group in its empowerment it is quite optimal, judging from the potential opportunities for the largest Ampukung village that is farming, Protecting is defending the interests of the community, Protecting has not been fully carried out by the government, there is no mechanism that has been implemented. protect farmers when farmers fail to harvest. (1) Driving Factors a. Community Social, b. Community Economy, (2) Inhibiting Factors a. Sustainability Support, b. Coordination between Organizations. Suggestion The need to improve coordination between the farmer groups with the village and local governments, it is necessary to increase empowerment in collaborative activities so that the goals can be achieved as expected. Keywords: Community Empowerment, Development, Farmer Groups Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Pemberdayaan Kelompok Tani Budi Karya Desa Ampukung Kecamatan Kalua Kabupaten Tabalong, (2) Faktor yang mempengaruhi Pemberdayaan Kelompok Tani Budi Karya Desa Ampukung Kecamatan Kalua Kabupaten Tabalong, Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan landasan filosifis postpositivesme, Penentuan informan secara purposive (bertujuan) , Teknik Pengumpulan data Wawancara, Observasi dan Dokumentasi. Teknik Analisa yang digunakan adalah data condensation, data display, verification. Hasil penelitian 1. Pemberdayaan Kelompok Tani Budi Karya Desa Ampukung Kecamatan Kalua Kabupaten Tabalong belum sepenuhnya optimal hal tersebut diliat dari. Enabling adalah upaya membangun daya mendorong, memotivasi dan membangkitkan kesadaran akan potensi yang dimiliki masyarakat serta upaya untuk mengembangkan. pada kasus Kelompok Tani Budi Karya Desa Ampukung sudah mampu membantu meningkatkan potensi petani dalam hal penggunaan alat bantu seperti mesin perontok, mesin semprot, mesin pompa, serta bantuan lainnya dari dinas lainnya, walaupun dukungan dan motivasi dari dinas lain masih minim. Empowering berkaitan dengan peluang yang membuat masyarakat semakin berdaya, pada kasus kelompok tani budi karya dalam pembedayaannya sudah terliat cukup optimal peluang dilihat dari peluang potensi keadaan desa ampukung mayoritas masyaraikat yang Bertani, Protecting adalah membela kepentingan masyarakat, Protecting belum belum sepenuhnya dilakukan oleh pemeintah, belum ada mikanisme yang melindungi petani saat petani gagal panen. (1) Faktor Pendorong a. Sosial Masyarakat, b.Ekonomi Masyarakat, (2) Faktor Penghambat a. Dukungan Keberlanjutan, b. Koordinasi antar Organisasi. Saran Perlunya peningkatan koordinasi antara kelompok tani budi karya dengan pemerintah desa dan pemerintah daerah, perlu peningkatan pemberdayaan yang menekankan pada kegiatan koloboratif sehingga tujuan pemberdayaan dapat dicapai sebagaimana mestinya. Kata Kunci: Pemberdayaan Masyarakat, Pembangunan, Kelompok Tani
PENGARUH MOTIVASI DAN PELATIHAN TERHADAP KINERJA PENYULUH KB PADA DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK KELUARGA BERENCANA DAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK KABUPATEN BARITO KUALA Riza Fahlevi; Gerilyansyah Basrindu; S Suyanto; R Rahmadi; Muhammad Ridha
Administraus Vol. 6 No. 3 (2022): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
Publisher : STIA Bina Banua Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56662/administraus.v6i3.162

Abstract

Abstract : This study aims to determine the partial and simultaneous effect of motivation and training on the performance of family planning instructors at the Department of Population Control, Family Planning and Women's Empowerment, Child Protection, Barito Kuala Regency. This research is an exploratory research with a quantitative approach. Data were collected through questionnaires, observation and documentation and quantitative analysis with multiple linear regression analysis through SPSS Software. The results of this study indicate: Motivation and training partially and simultaneously have a positive and significant influence on the performance of family planning instructors at the Family Planning Population Control and Women's Empowerment Child Protection Agency, Barito Kuala Regency. Keywords: Motivation, Training, Performance Abstrak : Penelitian ini bertujuan: untuk mengetahui pengaruh secara parsial dan simultan dari motivasi dan pelatihan terhadap kinerja penyuluh KB di Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Kabupaten Barito Kuala. Penelitian ini merupakan penelitian eksploratif dengan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi dan dokumentasi dan analisis secara secara kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda melaui Software SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan: Motivasi dan Peatihan secara parsial dan simultan memberikan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kinerja Penyuluh KB di Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Kabupaten Barito Kuala. Kata Kunci: Motivasi, Pelatihan, Kinerja
ANALISIS EFEKTIVITAS DAN KONTRIBUSI PAJAK RESTORAN TERHADAP PAJAK DAERAH DAN PENDAPATAN ASLI DAERAH PEMERINTAH KOTA BANJARMASIN Aqliana Rahman Hutama; M. Zainal Abidin
Administraus Vol. 6 No. 3 (2022): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
Publisher : STIA Bina Banua Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56662/administraus.v6i3.163

Abstract

Abstract : Restaurant Tax is one of the regional taxes that contributes to increasing Regional Taxes in order to carry out regional government development. This study aims to determine the level of effectiveness and contribution of the Restaurant Tax to Original Local Government Revenue (PAD) of the City of Banjarmasin. The data used in the form of secondary data from 2020 to 2021. The data source is obtained from the Banjarmasin City Government. The method used in this research is descriptive quantitative analysis. The results showed that the level of effectiveness of the Banjarmasin City Restaurant Tax was classified as very effective with an average effectiveness level of 107.28%. Meanwhile, the percentage of the restaurant tax contribution to the Banjarmasin Regional Tax shows an average of 24.86% with the category enough to contribute to Regional Tax Revenue and the percentage of the Restaurant Tax contribution to Original Local Government Revenue (PAD) of Banjarmasin City shows an average of 15.09% with the category less contribution to Original Local Government Revenue (PAD) Keywords : Effectiveness, Contribution, Restaurant Tax, Local Tax, Original Local Government Revenue (PAD) Abstrak : Pajak Restoran merupakan salah satu pajak daerah yang memberikan kontribusi dalam meningkatkan Pajak Daerah guna menjalankan pembangunan pemerintahan daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efektivitas dan kontribusi Pajak Restoran terhadap Pajak Daerah dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Banjarmasin. Data yang digunakan berupa data sekunder dari tahun 2020 sampai dengan tahun 2021. Sumber data diperoleh dari Kantor Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Banjarmasin. Metode yang digunakan dalam penelitian menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat efektivitas Pajak Restoran Kota Banjarmasin tergolong sangat efektif dengan rata-rata tingkat efektivitasnya sebesar 107.28%. Sedangkan, untuk persentase kontribusi Pajak Restoran terhadap Pajak Daerah Banjarmasin menunjukkan rata-rata sebesar 24.86% dengan kategori cukup berkontribusi terhadap Pendapatan Pajak Daerah dan untuk persentase kontribusi Pajak Restoran terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Banjarmasin menunjukkan rata-rata sebesar 15.09% dengan kategori kurang memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah Kata Kunci: Efektivitas, Kontribusi, Pajak Restoran, Pajak Daerah, Pendapatan Asli Daerah (PAD)
KERJASAMA EKONOMI INDONESIA-JAPAN ECONOMIC PARTNERSHIP AGREEMENT (IJEPA) TERHADAP PERDAGANGAN BATUBARA INDONESIA-JEPANG TAHUN 2019-2021 Aulya Rafly Salsabil; Putri Hergianasari; Suryo Sakti Hadiwijoyo
Administraus Vol. 6 No. 3 (2022): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
Publisher : STIA Bina Banua Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56662/administraus.v6i3.164

Abstract

This study aims to analyze the effect of IJEPA on coal trade which affects Indonesia's economic development through the import-export sector. IJEPA is an economic cooperation that includes cooperation in the manufacturing industry, agriculture, fisheries, forestry, trade, human resources, tourism and mineral resources with the aim of improving the economy by utilizing the export, import and coal sectors. Using descriptive qualitative methods with literature studies and interviews, the results of the research show that the establishment of IJEPA can strengthen economic relations, open access to the Japanese market and to gain profits between Indonesia and Japan.
PENGARUH SEKTOR PEMBANGUNAN DAERAH TERHADAP INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA DI KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA Sofan Hariri Sarbini; Septeria Noor Yuliannisa; Muhammad Mochtar Mandala Silam
Administraus Vol. 5 No. 2 (2021): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
Publisher : STIA Bina Banua Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract : The purpose of this study was to determine the effect of the regional development sector on the human development index in Hulu Sungai Utara Regency. This research is a quantitative descriptive study. This research was conducted at the Government Agencies in the North Hulu Sungai Regency. This research sample numbered 114 people by using the Proportional Strativied Random Sampling method. Data collection techniques using questionnaires and documentation. Test the validity and reliability using the product moment correlation formula from Pearson and Croncbach.s alpha. Data analysis techniques used to test hypotheses are bivariate analysis (Pearson product moment correlation) and linear regression analysis (partial and simultaneous). Based on the results of data analysis, it can be concluded that there is a significant influence between the Regional Development Sector on the Human Development Index, both partially and simultaneously. Keywords: Regional Develovement, Human Develovement Index Abstrak : Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh sektor pembangunan daerah terhadap indeks pembangunan manusia di kabupaten Hulu Sungai Utara. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan di Instansi-instansi Pemerintah kabupaten Hulu Sungai Utara. Sampel penelitan ini berjumlah 114 orang dengan mengggunakan metode Proportional Strativied Random Sampling. Teknik Pengumpulan Data menggunakan kuisioner dan dokumentasi. Uji validitas dan reabilitas menggunakan formula corelation product moment dari pearson dan croncbach.s alpha. Teknik analisa data yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah analisis bivariat (korelation product moment pearson) dan analisis regresi linear (partial dan simultan). Berdasarkan hasil analisis data dapat diambil simpulan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara Sektor Pembangunan Daerah terhadap Indeks Pembangunan Manusia, baik secara parsial maupun simultan. Kata Kunci: Pembangunan Daerah, Indeks Pembangunan Manusia
ANALISIS POTENSI PENGEMBANGAN EKONOMI MANDIRI PONDOK PESANTREN DARUL ILMI BANJARBARU Ridho, Muhammad Ali; Ma'mun, Muhammad Yulian; Malihah, Lola
Administraus Vol. 7 No. 1 (2023): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
Publisher : STIA Bina Banua Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56662/administraus.v7i1.165

Abstract

Pondok Pesantren adalah model pendidikan khas Indonesia yang telah ada sejak berabad-abad silam. Pondok pesantren berfungsi di masyarakat sebagai sebagai lembaga dakwah Islam, pengembangan ilmu pengetahuan, pengkaderan ulama dan pemimpin umat, serta lembaga pengabdian sosial kemasyarakatan. Pesantren merupakan bagian dari sistem pendidikan nasional yang memiliki punya karakter keaslian khas Indonesia yang tidak dijumpai di tempat lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana potensi pengembangan ekonomi mandiri pondok pesantren Darul Ulmi kecamatan Liang Anggang, Landasan Ulin Timur, kota Banjarbaru. Penelitian ini adalah penelitian lapangan yang menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Dari penelitian ini ditemukan bahwa Pondok Pesantren Pondok Pesantren Darul Ilmi menjalankan unit usaha antara lain: koperasi dan kantin, kebun sawit, sarang walet, penggilingan padi dan penyediaan lahan sawah. Unit usaha ini bertujuan untuk kemandirian ekonomi pesantren sehingga mengurangi ketergantungan kepada iuran/ SPP santri. Keuntungan dari unit-unit ekonomi tersebut masih belum mencukupi kebutuhan pembiayaan operasional pondok sepenuhnya. Oleh karena itu, Pondok Pesantren Darul Ilmi belum bisa dikatakan mandiri secara ekonomi. Namun pondok berusaha untuk mandiri secara ekonomi di masa yang akan datang dengan memaksimalkan dan mengoptimalisasi unit-unit usaha yang ada.
ANALISIS PELAYANAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN PADA PEGAWAI KANTOR KELURAHAN LINGGASARI: ANALISIS PELAYANAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN PADA PEGAWAI KANTOR KELURAHAN LINGGASARI Hanif Achmad Rasyid Jauhari; Jauhari, Mujahid Sirorth Rasyid; Ginanjar, Sunandie Eko
Administraus Vol. 7 No. 1 (2023): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
Publisher : STIA Bina Banua Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56662/administraus.v7i1.173

Abstract

Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan dan menganalisis tentang pelayanan administrasi kependudukan di Kantor Kelurahan Linggasari. Metode penelitian yang digunakan adalah Metode kualitatif dengan jumlah responden sebanyak 8 orang. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara serta dokumentasi pendukung. Hasil penelitian pelayanan Administrasi Kependudukan secara umum kurang dilaksanakan secara optimal, terdapat enam faktor pendukung untuk mewujudkan pelayanan umum yaitu, faktor kesadaran, faktor aturan, faktor organisasi, faktor pendapatan, faktor kemampuan-keterampilan faktor sarana pelayanan. Untuk mengatasi hambatan tersebut dilakukan berbagai upaya diantaranya mengoptimalkan pegawai untuk menumbuhkan kerjasama, mengoptimalkan arahan dari Lurah kepada pegawai, membuat papan informasi persyaratan administrasi kependudukan, me-review dan mengimplementasikan SOP pelayanan, mengadakan musyawarah bersama perwakilan masyarakat untuk mengklarifikasi terkait transparansi biaya pelayanan, meningkatkan pelatihan kepada pegawai baru, serta mengoptimalkan sarana pelayanan masyarakat dalam menunggu pelayanan.
I IMPLEMENTASI PROGRAM WAJIB BELAJAR PENDIDIKAN DASAR 9 TAHUN BAGI SUKU ANAK DALAM Sofa, Ade; Mawarni, Ega; Maros, Asra'i
Administraus Vol. 7 No. 1 (2023): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
Publisher : STIA Bina Banua Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56662/administraus.v7i1.175

Abstract

The purpose of this study was to find out about the implementation of the 9-year Compulsory Education Program in Kelukup Hamlet, Dwi Karya Bhakti Village, Pelepat District, Bungo Regency, Jambi. The research method uses a qualitative-descriptive approach. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. The results of the study show that the implementation of the compulsory education program has been carried out quite well but has not yet achieved satisfactory results. Socialization regarding the importance of participating in the program has been conveyed to SAD residents through related parties. Non-governmental organizations play the most crucial role, namely as coaches, supervisors, assistants, and facilitators in every educational activity for the children of the Suku Anak Dalam. There are internal barriers from the SAD community to accepting the program, namely their suspicious attitude, strong customs and traditions, lack of gender equality, shyness and low self-esteem of children, and difficulties in paying for children's school needs. These obstacles were overcome by continuing to provide direction, understanding, and motivation to the SAD community regarding compulsory education, efforts by teachers to visit from door to door to pick up students to study, and efforts to provide scholarships for SAD children in need. Keywords: Implementation, Compulsory Education, Suku Anak Dalam.
PENYUSUNAN DAFTAR PEMILIH DALAM PEMILIHAN KEPALA DAERAH SERENTAK LANJUTAN: PROBLEMATIKA FORM AB DALAM PENYUSUNAN DAFTAR PEMILIH DI KABUPATEN SEMARANG TAHUN 2020 Asyadi, Maskup; Hergianasari, Putri; Yanuartha, Rizki Amalia
Administraus Vol. 7 No. 1 (2023): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
Publisher : STIA Bina Banua Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56662/administraus.v7i1.176

Abstract

Daftar pemilih selalu menjadi masalah di Indonesia. Permasalahan tersebut juga terjadi dalam Pemilihan Kepala Daerah Serentak Lanjutan di Kabupaten Semarang 2020. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis problematika Form AB dalam penyusunan daftar pemilih di Kabupaten Semarang tahun 2020. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan studi literatur dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip pemutakhiran data komprehensif, akurat dan mutakhir tentu harus dikedepankan dalam pengawasan, terutama dilakukan oleh Panwas Kelurahan/Desa saat PPDP melakukan coklit. Sehingga dengan pemutakhiran daftar pemilih secara teratur tidak perlu ada pendaftaran pemilih saat menjelang pemilu, dengan tetap terus melakukan pemutakhiran atau pemeliharaan daftar pemilih yang sudah ada.
KESETERAAN GENDER BIDANG PENDIDIKAN DI KECAMATAN BANJARMASIN SELATAN OLEH DINAS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK KOTA BANJARMASIN Yani, Anhar; Soraya, S; Saputra, Riky Welli
Administraus Vol. 7 No. 1 (2023): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
Publisher : STIA Bina Banua Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56662/administraus.v7i1.178

Abstract

Dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) pada tahun 2025 diharapkan tercapai kesetaraan pembangunan antara laki-laki dan perempuan. Untuk mempercepat pencapaian kesetaraan dan keadilan gender tersebut diatas Pemerintah Indonesia menerbitkan Inpres Nomor 9 Tahun 2000 tentang Pengarusutamaan Gender Dalam Pembangunan Nasional dan meratifikasi tentang Convention on the Elimination of All Forms of Discrimination Against Women (CEDAW) dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1984, dimaksudkan untuk menghilangkan diskriminasi terhadap perempuan, terutama pada bidang pendidikan, ekonomi dan ketenagakerjaan, kesehatan dan hukum. Tidak ada diskriminasi, berarti meningkatkan kualitas hidup perempuan yang pada gilirannya meningkatkan kualitas generasi mendatang. Kualitas hidup perempuan sangat menentukan kondisi anak-anak yang dilahirkan sebagai generasi penerus bangsa. Salah satu wujud dari kewenangan tersebut diatas yaitu dengan diterbitkannya Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Nomor 5 Tahun 2009 tentang Pengarusutamaan Gender Dalam Pembangunan Daerah, dan diikuti dengan Peraturan Gubernur Kalimantan Selatan Nomor 19 Tahun 2010 tentang Pedoman Umum Pelaksanaan Pengarusutamaan Gender Dalam Pembangunan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, yang kemudiaan

Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 1 (2025): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 8 No. 3 (2024): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 8 No. 2 (2024): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 8 No. 1 (2024): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 7 No. 3 (2023): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 7 No. 2 (2023): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 7 No. 1 (2023): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 6 No. 3 (2022): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 6 No. 2 (2022): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 6 No. 1 (2022): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 5 No. 3 (2021): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 5 No. 2 (2021): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 5 No. 1 (2021): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 4 No. 1 (2020): Vol 4 No 1 (2020): Administraus Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 4 No. 3 (2020): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 4 No. 2 (2020): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 3 No. 3 (2019): Vol 3 No 3 (2019): Administraus Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 3 No. 2 (2019): Vol 3 No 2 (2019): Administraus Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 3 No. 1 (2019): Administraus Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 2 No. 3 (2018): Administraus Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 2 No. 2 (2018): Administraus Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 2 No. 1 (2018): Administraus Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 1 No. 1 (2017): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen More Issue