cover
Contact Name
Livana PH
Contact Email
livana.ph@gmail.com
Phone
+6289667888978
Journal Mail Official
lppm@stikeskendal.ac.id
Editorial Address
Jl. Laut No. 31A Kendal Jawa Tengah 51311
Location
Kab. kendal,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal
ISSN : 20890834     EISSN : 25498134     DOI : https://doi.org/10.32583/pskm
Core Subject : Health, Education,
Jurnal ilmiah permas: jurnal ilmiah stikes kendal (JIPJISK) merupakan bagian integral dari jurnal yang diterbitkan oleh LPPM STIKES Kendal. JIPJISK merupakan sarana pengembangan dan publikasi karya ilmiah bagi para peneliti, dosen dan praktisi. JIPJISK menerbitkan artikel-artikel yang merupakan hasil penelitian, studi kasus, hasil studi literatur, konsep keilmuan, pengetahuan dan teknologi yang inovatif dan terbaharu yang berfokus pada delapan (8) pilar kesehatan masyarakat, meliputi Biostatiska dan Kependudukan, Epidemiologi, Promosi Kesehatan, Kesehatan Lingkungan, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Gizi Masyarakat, Kesehatan Reproduksi. JIPJISK mulai Januari 2019 akan terbit 4x dalam setahun, yaitu bulan Januari, April, Juli, dan Oktober.
Articles 1,175 Documents
Pengetahuan Sikap,dan Perilaku Pencegahan Covid-19 pada Pedagang Pasar Chanif Kurnia Sari
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 11 No 4 (2021): Supp Oktober 2021
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v11i4.1712

Abstract

Virus corona atau lebih dikenal sebagai Covid-19 masih terus mengalami peningkatan kasus konfirmasi di berbagai daerah. Menurut data terkini Dinas Kesehatan Yogyakarta jumlah kasus Covid-19 masih tinggi. Masalah yang ada di Pasar Kotagede adalah kurangnya menjaga jarak dan kurang disiplinnya pemakaian masker, serta jarangnya mencuci tangan walaupun telah disediakan wastafel. Penyebaran virus ini dapat dicegah dengan pengetahuan dan sikap masyarakat yang baik. Salah satu upaya pemerintah saat ini untuk menekan laju penyebaran Covid-19 melalui penerapan physical distancing, pembatasan gerak, penggunaan masker, melakukan karantina terhadap penderita yang mengalami gejala mirip Covid-19 dan penerapan mobilisasi dengan pembatasan sosial yang berskala besar. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan sikap dan perilaku pencegahan Covid-19 pada pedagang di Pasar Kotagede Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian ini sebanyak 86 sampel pedagang pasar, menggunakan teknik purposive sampling. Uji analisa menggunakan chi-square test. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antar pengetahuan dengan sikap dan perilaku pencegahan Covid-19 dengan p-value < 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara pengetahuan dengan sikap dan perilaku pencegahan Covid-19 pada pedagang pasar. Pengetahuan secara bersama-sama mempengaruhi sikap dan perilaku pencegahan Covid-19 pada pedagang di Pasar Kotagede.
Tingkat Pengetahuan Penggunaan Parasetamol dalam Swamedikasi Demam Bambang Purwoko; Elita Nurul Khotimah
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 11 No 4 (2021): Supp Oktober 2021
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v11i4.1741

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan penggunaan parasetamol dalam swamedikasi demam. Tingkat pengetahuan yang diperoleh dapat digunakan sebagai dasar apakah penggunaan parasetamol dalam swamedikasi demam sudah baik dan benar atau sebaliknya sehingga penggunaan obat parasetamol yang rasional dapat terlaksana. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dan survei yang bersifat analitik dengan menggunakan metode cross sectional dengan menggunakan instrument kuisioner. Responden penelitian ini merupakan warga warga Desa Jeruklegi Wetan yang memenuhi syarat kriteria inklusi dan eksklusi sejumlah 70 responden. Analisis data menggunakan analisis univariat dan uji statistik Chi-Square. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa mayoritas masyarakat Desa Jeruklegi Wetan memiliki tingkat pengetahuan penggunaan parasetamol dalam swamedikasi demam dengan kategori baik sebanyak 7 responden (10%), kategori cukup 47 responden (67,1%) dan kategori kurang 16 responden (22,9%). Hasil uji Chi-Square menunjukan bahwa jenis kelamin (P 0,145 > 0,05), umur (P 0,944 > 0,05), pekerjaan (P 0,163 > 0,05), dan pendidikan (P 0,464 > 0,05) dari hasil tersebut menunjukan untuk jenis kelamin, umur, pekerjaan dan pendidikan tidak memiliki pengaruh yang signifikan dengan tingkat pengetahuan penggunaan parasetamol dalam swamedikasi demam.
Senam Aerobik Low Impack Lebih Menurunkan Tekanan Darah Sistolik dan Siastolik pada Penderita Hipertensi Dibandingkan dengan Senam Prolanis Novika Andora; Fajar Yudha
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 12 No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v12i1.1748

Abstract

Peningkatan penderita hipertensi menjadi permasalahan yang masih perlu diperhatikan. Hipertensi menjadi sangat membahanyakan ketika penderita tidak dapat mengkontrol tekanan darah yang sangat memberikan resiko untuk terjadinya komplikasi. Tujuan penelitian ini adalah membandingkan antara kedua intervensi, untuk melihat intervensi mana yang lebih banyak dalam hal penurunan tekanan darah pada pasien intervensi apakah dengan intervensi latihan aerobik low impack atau dengan senam PROLANIS. Penelitian ini menggunakan pre eksperimen two group design menurunkan tekanan darah pada pasien Hipertensi. Kelompok pertama adalah pasien Hipertensi dengan intervensi senam PROLANIS dan kelompok kedua pasien Hipertensi dengan intervensi senam aerobik low impack. Purposive sampling adalah teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan 92 responden 46 responden dibagi menjadi kelompok senam PROLANIS dan 46 responden untuk senam Aerobik Low Impack. Pemberian intervensi selama 4 minggu. Perbedaan tekanan darah pada masing-masing kelompok diuji dengan uji t test dependent dan perbedaan antara dua kelompok intervensi menggunakan uji t test independent. Hasil penelitian ini didapatkan pengukuran tekanan darah pada intervensi senam PROLANIS mengalami penurunan sebanyak 8,5 mmHg untuk sistole dan sebanyak 5 mmgHg untuk diastole. Hasil pengukuran tekanan darah pada Intervensi senam Aerobik low impack mengalami penurunan sebanyak 13,75 mmHg untuk sistole dan sebanyak 11,75 mmgHg untuk diastole. Hasil riset ini bisa disimpulkan kalau ada perbandingan rerata tekanan darah sistolik serta diastolik antara kelompok Senam PROLANIS dan Senam Aerobik Low Impack. Hasil uji statistik menampilkan nilai ρ= 0,000 (skor ρα), ada perbedaan pengaruh yang signifikan pemberian senam aerobik low impack yang berakibat pada penyusutan tekanan darah sistolik pada pengidap hipertensi. Senam Aerobik Low Impack dapat dijadikan terapi komplementer pada penderita Hipertensi.
Hubungan Durasi Merokok dan Status Gizi dengan Hipertensi pada Laki-Laki Usia Dewasa: Analisis Data Indonesia Family Life Survey 2014 Relawantria Harlianti
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 11 No 4 (2021): Supp Oktober 2021
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v11i4.1749

Abstract

Hipertensi menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia. Dalam setiap tahun prevalensinya selalu mengalami peningkatam, namun faktor risiko penyebab hipertensi hingga saat ini masih belum dapat dipastikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan durasi merokok dan status gizi dengan hipertensi pada laki-laki usia 26 – 45 tahun berdasarkan analisis data sekunder Indonesia Family Life Survey (IFLS) 5 tahun 2014. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif. Analisis statistik menggunakan uji Chi-square untuk uji bivariat dan uji Binary Logistic Regression untuk uji multivariat. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder yang diperoleh dari IFLS 5 tahun 2014. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang ditanyakan kepada responden secara langsung. Hasil dari penelitian didapatkan bahwa mayoritas responden berusia 35 – 45 tahun (51.1%), pendidikan SD (25.7%), berprofesi sebagai pegawai swasta (53.6%), berstatus gizi normal (65.2%), durasi merokok 11 – 20 tahun (52.4%), dan tidak mengalami hipertensi (91.4%). Durasi merokok tidak memiliki hubungan dengan hipertensi (p>0.05), namun status gizi memiliki hubungan dengan hipertensi (p<0.01). Sehingga pada penelitian ini disimpulkan bahwa durasi merokok tidak berhubungan dengan hipertensi namun status gizi memiliki hubungan dengan hipertensi pada responden.
Pengaruh Penambahan Daun Kelor pada Aktivitas Antioksidan, Total Fenolik dan Organoleptik pada Pengembangan Produk Gracilaria Sp. sebagai Alternatif Imun Booster di Masa Pandemi Covid-19 Radella Hervidea; Ai Kustiani
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 12 No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v12i1.1755

Abstract

Kondisi pandemi Covid-19 menuntut setiap orang untuk mengonsumsi makanan yang bergizi tinggi untuk meningkatan imun agar tidak mudah terkena penyakit. Gracillaria dan Kelor merupakan pangan fungsional yang dapat dikembangkan dan berpotensi sebagai sumber antioksidan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh penambahan daun kelor pada aktivitas antioksidan, total fenolik dan hasil uji organoleptik pada pengembangan produk Gracilaria Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, dilakukan dengan beberapa tahapan diantaranya pembuatan produk tepung Gracilaria, dan kelor, formulasi dan pembuatan agar, serta analisis kandungan antioksidan, kandungan total fenolik, dan uji organoleptik. Berdasarkan uji analisis kandungan gizi makro dan mikro tepung Gracilaria didapakan hasil kandungan kadar air 15,54%, abu 3,78%, protein 7,32%, lemak 0,40% dan karbohidrat 65,54% kandungan antioksidan 114,70µG/mL dan total fenolik 6,82MgGAE/g. Sedangkan pada tepung daun kelor didapatkan hasil kadar air 8,87% abu 10,36%, protein 23.62%, lemak 4,76% dan karbohidrat 44,76% kandungan antioksidan 29,91µG/mL dan total fenolik 32,25MgGAE/g. Berdasarkan hasil penentuan formulasi dan uji organoleptik didapatkan F2 menunjukan hasil terbaik dengan nilai penerimaan keseluruhan yaitu 3,45 kandungan antioksidan 146,33µG/mL dan total fenolik 7,28MgGAE/g ekstrak. Penambahan kelor pada pengembangan produk Gracilaria sp. meningkatkan kandungan antioksidan, kandungan total fenolik dengan nilai p-value 0,05.
Tingkat Kecemasan Tenaga Kesehatan pada Saat Pandemi Covid-19: Literatur Review Dinda Nur Asri Mutiara Ramadhani; Oedojo Soedirham
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 11 No 4 (2021): Supp Oktober 2021
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v11i4.1766

Abstract

Wabah penyakit novel coronavirus (COVID-19) telah terjadi mengancam kehidupan manusia dan sekarang menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius di seluruh dunia.Tenaga medis telah menghadapi tekanan yang sangat besar, termasuk risiko tinggi tertular, emosi negatif dan kerja yang berlebihan. Keadaan parah tersebut menyebabkan masalah kesehatan mental seperti kecemasan, gejala depresi, insomniaa, dan ketakutan. Pentingnya penelitian ini dilakukan agar dapat mengetahui gambaran yang dirasakan tenaga kesehatan, tenaga kesehatan merupakan garda terdepan yang selalu berinteraksi langsung dan memiliki risiko yang tinggi terhadap pandemi Covid-19. Tenaga kesehatan sebagai garda terdepan dalam pandemi Covid-19 dihadapkan pada dilema yang dapat menimbulkan gejala psikopatologis seperti kecemasan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tingkat kecemasan tenaga kesehatan pada saat menghadapi pandemi Covid-19. Hal tersebut dikarenakan tidak sedikit jumlah petugas medis yang meninggal selama pandemi. Faktor ketersediaan APD, riwayat komorbid diri dan keluarga, latar belakang pekerjaan menjadi faktor yang mungkin menimbulkan gejala kecemasan.
Gambaran Kematangan Sosial Anak Usia Prasekolah di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Terpadu Fullday Kota Bandung Efri Widianti; Salwa Az-zahra Nurazizah Hendiana; Fanny Adistie
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 12 No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v12i1.1769

Abstract

Kondisi kedua orang tua yang bekerja membuat intensitas waktu interaksi bersama anak berkurang. Terdapat beberapa anak di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) terpadu fullday Kota Bandung mengalami speech delay yang mempengaruhi kepada penyesuaian sosial anak dan kemampuan akademi anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kematangan sosial anak usia prasekolah di PAUD terpadu fullday Kota Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa PAUD terpadu fullday Kota Bandung. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel 38 orang usia 3-4 tahun, 33 orang usia 4-5 tahun, dan 30 orang usia 5-6 tahun. Instrumen yang digunakan adalah Vineland Social Maturity Scale (VSMS). Hasil uji content validity yaitu memodifikasi keterangan dari item pernyataan yang terdapat dalam kuesioner tanpa mengubah item pernyataan tersebut.ata dianalisis dengan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kematangan sosial anak usia prasekolah di PAUD terpadu fullday Kota Bandung terdapat 13,9% masuk kategori melampaui usia, 70,3% masuk kategori sesuai usia, 15,8% masuk kategori kurang sesuai usia. Kesimpulan berdasarkan hasil penelitian yaitu mayoritas anak usia prasekolah di PAUD terpadu fullday Kota Bandung memiliki tingkat kematangan sosial yang sesuai usia dari setiap aspek kematangan sosial.
Terapi Spiritual Emotion Freedom Technique Berpengaruh terhadap Stres Wanita Berperan Ganda Zuyina Luklukaningsih
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 11 No 4 (2021): Supp Oktober 2021
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v11i4.1823

Abstract

Peran ganda seorang wanita memberikan konsekuensi yang berat, dan sering berdampak kepada kondisi psikologis, karena dapat menimbulkan stres karena keterbatasan waktu dan lain hal, tidak mungkin bagi wanita bekerja untuk sekaligus menjadi ibu rumah tangga secara maksimum. Wanita yang aktif bekerja sulit menjalankan tugas sebagai istri dan berfungsi sebagai ibu dalam hal mengasuh, merawat, mendidik dan mencurahkan kasih sayang kepada anak sepanjang waktu. Stres mudah untuk muncul karena adanya konflik peran tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh terapi spiritual emotion freedom technique terhadap stres wanita berperan ganda yaitu menjadi seorang janda dan juga sebagai pekerja. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain pre experimental.Populasi pada penelitian ini adalah 11 wanita berstatus janda di Mojayan Klaten. Sampel pada penelitian ini adalah purpose sampling yaitu 15 wanita berstatus janda di daerah tersebut. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, hasilnya diolah menggunakan uji validitas dan reabilitas. Analisis menggunakan uji Wilcoxon Test dan uji statistik menggunakan 2 pendekatan pre-test dan post test. hasil uji Wilcoxon Test diperoleh nilai p=0,003 < 0,05. Dengan demikian, secara statistik terdapat perbedaan tingkat stres wanita berstatus janda yang bekerja untuk mencukupi kebutuhan keluarga sebelum dan sesudah diberikan terapi SEFT. Kesimpulannya ada pengaruh pemberian terapi SEFT terhadap tingkat stres pada wanita berstatus janda yang bekerja untuk mencukupi kebutuhan keluarga yaitu setelah diberikan terapi SEFT ada kecenderungan tingkat stres berangsur-angsur turun.
Implementasi Peningkatan Imunitas pada Ibu Hamil di Masa Pandemi COVID-19 Ratna Indriyani; Eka Meiri Kurniyati; Puput Kurniasari; Emdat Suprayitno
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 11 No 4 (2021): Supp Oktober 2021
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v11i4.1825

Abstract

Masalah kesehatan yang sedang melanda dunia saat ini adalah covid-19 yang disebabkan oleh corona virus. Penularan virus ini melalui dari orang ke orang dalam wktu yng cepat dan singkat dengan gejala meliputi demam tinggi, batuk, sesak, tidak nafsu makan, lemas dan anosmia. Upaya yang dilakukan pemerintah untuk mencegah penularan adalah meliputi physical distanting, menjaga kebersihan tangan, pemakaian masker, peningkatan imunitas dan vaksinasi. Pada ibu hamil daya tahan tubuh sangat rentan sehingga perlu perhatian khusus agar tidak terpapar Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi peningkata imunitas pada ibu hamil di masa pandemi covid-19 di pustu gresik putih dan pinggirpapas. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan infoman utama ibu hamil sebanyak 12 orang dan 2 bidan pustu. Informan triangulasi 1 orang kepala puskesmas dan bidan coordinator puskesmas kecamatan kalianget. Pengumpulan data dengan wawancara mendalam. Pengolahan dan analisis data menggunakan analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi peningkatan imunitas pada ibu hamil di masa pandemic sudah baik dan benar. Hanya saja kurang ada adanya SOP dikarenakan terlalu banyak beban kerja untuk pemangku kebijakan sehingga belum membuat SOP tentang implementasi peningkatan imunitas pada ibu hamil.kesimpulan dari penelitian ini berjalan dengan baik dan benar.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN TERTUSUK JARUM SUNTIK PADA PERAWAT Abdul Muslim; Baju Widjaksena; Siti Musyarofah
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 3 No 2 (2013): Oktober
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.3.2.2013.36-44

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Tertusuk jarum suntik merupakan kecelakaan kerja yang dialami perawat saat melakukan tindakan penyuntikan . Faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian tertusuk jarum suntik adalah Pengawasan,Standar Operasional Prosedur,Kontainer dan Pemakaian Alat Pelindung Diri handscoon.Metode: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian tertusuk jarum suntik pada perawat. Variabel dependen adalah tertusuk jarum suntik dan variabel independen adalah pengawasan, Standar Operasional Prosedur (SOP), Kontainer dan pemakaian APD handscoon. Jenis penelitian ini adalah suevey analitik dengan menggunakan pendekatan Cross-Sectional . Populasi dalam penelitian ini 251 perawat dan total sampel 68 responden dari 12 ruang perawatan .Teknik sampling menggunakan proportional random sampling. Untuk mendapatkan data, angket disebar ke 12 ruangan sesuai proporsi responden yang telah ditentukan. Analisis data menggunakan uji statistik Chi Square. Hasil: Hasil dari penelitian ini dapat diketahui bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian tertusuk jarum suntik pada perawat yaitu pengawasan (p value 0,003 )PR 95%CI 2,061 (1,2-3,639), SOP (p value 0,004) PR 95%CI 2,092 (1,176-3,722) dan faktor yang tidak mempengaruhi kejadian tertusuk jarum pada perawat suntik adalah kontainer (p value 0,4), pemakaian APD handscoon (p value 0,952). Diskusi: Saran bagi perawat agar memasukan langsung jarum suntik ke dalam kontainer setelah melakukan tindakan penyuntikan. Kata kunci: Tertusuk Jarum Suntik, Pengawasan, SOP, Kontainer dan Pemakaian APD Handscoon. ABSTRACT Introduction: Needlestick injury constitute occupational accident experienced nurse while doing the injection.Factors that influence the incidence of needlestick injuries is surveillance, standard operating procedures (SOP), the container and the use of personal protective equipment (handscoon). Methods: The purpose of this study to determine the factors that influence the incidence of needlestick injuries to nursein. The dependent variable is the needlestick and independent variables are surveilance, standard operating procedures, Containers, and use Handscoon. This type of research is analytic survey with approach using Cross-Sectional. The population in this study a total sample of 251 nurses and 68 respondents from 12 treatment rooms.The sampling technique used proportional random sampling. To get the data, a questionnaire distributed to 12 rooms corresponding proportion of respondents who have been determined. In this study used the statistical test Chi Square. Results: The results of this study can be seen that the factors that influence the incidence of needlestick injuries to nurses on monitoring (p value 0.003) PR 95%CI 2,061 (1,2-3,639), standard operating procedures (p value 0.004) PR 95%CI 2,092 (1,176-3,722) and the factors that do not affect the incidence of needlestick nurses are containers (p value 0 , 4), the use of personal protective equipment (handscoon) (p value 0.952). Discussion: Suggestion for the nurse to insert the syringe into the container Directly after the injection action. Keywords: Needlestick Injury, Supervisor, Standard of Operating Procedures (SOP), Containers and use of personal protective equipment (handscoon).

Page 42 of 118 | Total Record : 1175


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 15 No 4 (2025): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2025 Vol 15 No 3 (2025): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2025 Vol 15 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2025 Vol 15 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2025 Vol 14 No 4 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2024 Vol 14 No 3 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2024 Vol 14 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2024 Vol 14 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2024 Vol 13 No 4 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2023 Vol 13 No 3 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2023 Vol 13 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2023 Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2023 Vol 12 No 4 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Supp Oktober 2022 Vol 12 No 4 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2022 Vol 12 No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2022 Vol 12 No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Supp Juli 2022 Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Supp April 2022 Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2022 Vol 12 No 1 (2022): Supp Januari 2022 Vol 12 No 1 (2022): Januari 2022 Vol 11 No 4 (2021): Supp Oktober 2021 Vol 11 No 4 (2021): Oktober 2021 Vol 11 No 3 (2021): Juli 2021 Vol 11 No 2 (2021): Supp April 2021 Vol 11 No 2 (2021): April 2021 Vol 11 No 1 (2021): Supp Januari 2021 Vol 11 No 1 (2021): Januari 2021 Vol 10 No 4 (2020): Oktober 2020 Vol 10 No 3 (2020): Juli 2020 Vol 10 No 2 (2020): April 2020 Vol 10 No 1 (2020): Januari 2020 Vol 9 No 4 (2019): Oktober Vol 9 No 3 (2019): Juli Vol 9 No 2 (2019): April Vol 9 No 1 (2019): Januari Vol 8 No 2 (2018): Oktober Vol 8 No 1 (2018): April Vol 7 No 2 (2017): Oktober Vol 7 No 1 (2017): April Vol 6 No 2 (2016): Oktober Vol 6 No 1 (2016): April Vol 5 No 2 (2015): Oktober Vol 5 No 1 (2015): April Vol 4 No 2 (2014): Oktober Vol 4 No 1 (2014): April Vol 3 No 2 (2013): Oktober More Issue