cover
Contact Name
Lira Mufti Azzahri Isnaeni
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
prepotifjurnalkesmas.up@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat
ISSN : 26231573     EISSN : 26231581     DOI : https://doi.org/10.31004/prepotif
Core Subject : Health,
PREPOTIF Jurnal Kesehatan Masyarakat adalah bidang kesehatan yang luas seperti kesehatan masyarakat, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Epidemiologi, keperawatan, kebidanan, kedokteran, farmasi, psikologi kesehatan, nutrisi, teknologi kesehatan, analisis kesehatan, sistem informasi kesehatan, hukum kesehatan, rumah sakit manajemen, Ekonomi Kesehatan, Kebijakan Kesehatan, kesehatan lingkungan dan sebagainya.
Articles 2,155 Documents
PENGELOLAAN LINEN COVID-19 DI INSTALASI LAUNDRY RSUD KOTA DUMAI Tuty Syafni; Doni Jepisah; Herman M. Purwonegoro
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 2 (2022): AGUSTUS 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i2.5636

Abstract

COVID-19 merupakan penyakit pandemi dan menular melalui benda-benda yang terkontaminasi termasuk linen pasien COVID-19. Laundry rumah sakit mempunyai peran penting dalam mencegah penyebaran virus COVID-19 dengan melakukan pengelolaan linen yang tepat dan sesuai standar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan linen COVID-19 di RSUD Kota Dumai. Metode Penelitian adalah kualitatif dengan desain penelitian rapid asessment procedure di Instalasi Laundry pada Bulan November 2021. Informan penelitian adalah kepala Instalasi dan kepala ruangan pada Instalasi Laundry dan tehnik pengambilan informan dengan cara purposive sampling. Data dikumpulkan dengan cara wawancara mendalam, observasi dan telaah dokumen. Hasil penelitian dapat diidentifikasi masalah yaitu belum ada visi, misi, program kerja, struktur organisasi dan uraian tugas yang jelas, belum optimalnya pelatihan, pengawasan, manajemen konflik, pengelolaan linen COVID-19, belum ada evaluasi progaram kerja dan mutu linen. Dari masalah yang ada ditentukan prioritas masalah menggunakan Teknik USG (Urgency Serrioussness Growht) yaitu dilakukan pembobotan dan di ranking dari masalah yang ada dan prioritas masalah adalah Belum Optimalnya Pengelolaan Linen COVID-19.   Alternatif pemecahan masalah perlu  peningkatan pada 3 sistem yaitu sistem input yaitu dilakukan pelatihan, sosialisasi, penyediaan dan realisasi anggaran serta penyusunan SOP/Pedoman pengelolaan linen COVID-19.
PROMOSI KESEHATAN RUMAH SAKIT (PKRS ) DALAM UPAYA PENINGKATAN KEPATUHAN PENGUNJUNG MENERAPKAN KEBIJAKAN KAWASAN TANPA ROKOK DI RSUD KOTA DUMAI Sri Rubiyanti; Hastuti Marlina; Herman M. Purwonegoro
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 2 (2022): AGUSTUS 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i2.5640

Abstract

Hospital health promotion plays an important role in promoting steps not to smoke in the hospital environment, the presence of a smoke-free area is important to protect health from carcinogenic and addictive substances in tobacco products. The research method is qualitative with a rapid assessment procedure research design at the PKRS Installation in November 20. The research informants were the head of the installation and the secretary at the PKRS installation and the technique of taking informants was by purposive sampling. Data were collected by means of in-depth interviews, observation and document review. The results of the study identified problems, namely the visitor's efforts to comply with the KTR policy were not optimal, the implementation of education in community activities was not optimal, the implementation of education in the implementation of IEC on drug side effects was not optimal, Effective communication training for health workers and non health workers had not been implemented 100% and the implementation of curative health promotion has not been optimal. From the existing problems, the priority of the problem is determined using the USG (Urgency Seriousness Growht) technique, which is weighted and ranked from the existing problems and the priority of the problem is that the visitors' efforts are not yet optimal in implementing the KTR policy. Alternative solutions to the problem are socializing officers, making plans for routine and scheduled activities in promoting the KTR policy and the impact of smoking, increasing the frequency of social media use, coordinating and selecting KTR health promotion ambassadors, then collecting data on the location and number of KTR information media facilities as well as proposing activities and suggestions Keyword : Non-Smoking Area, Visitors, PKRS Promosi kesehatan di rumah sakit memainkan peran penting dalam memfasilitasi langkah berhenti merokok di rumah sakit. Rumah sakit tempat berkumpulnya masyarakat, oleh karena itu pentingnya penerapkan Kawasan Tanpa Rokok untuk melindungi kesehatan dari karsinogen dan zat yang adiktif yang terkandung dalam produk tembakau. Penerapan KTR di RSUD belum berjalan maksimal, salah satunya disebabkan oleh kurangnya sosialisasi pihak rumah sakit kepada pengunjung dan kurangnya sarana dan prasarana penyampaian infromasi KTR. Upaya - upaya dapat diterapkan dalam jangka waktu dekat dengan melakukan sosialisasi kepetugas, membuat rencana promosi KTR yang terjadwal serta meningkatkan frekuensi pemanfaatan media sosial. Metode Penelitian adalah kualitatif dengan prioritas masalah dan rekomendasi di Instalasi PKRS Bulan November 2021. Informan penelitian adalah kepala Instalasi dan sekretaris pada Instalasi PKRS dan tehnik pengambilan informan dengan cara purposive sampling. Data dikumpulkan dengan cara wawancara mendalam, observasi dan telaah dokumen. Hasil penelitian dapat diidentifikasi masalah yaitu belum optimalnya upaya pengunjung dalam kepatuhan pengunjung menerapkan kabijkan KTR, Belum optimal penerapan edukasi pada kegiatan komunitas, Belum optimal penerapan edukasi pada pelaksanaan KIE pengobatan dan efek samping obat, Pelatihan komunikasi efektif untuk petugas nakes dan non nakes belum terlaksana 100 % serta pelaksanaan pomosi kesahatan kuratif belum optimal. Dari masalah yang ada ditentukan prioritas masalah menggunakan Teknik USG (Urgency Serioussnes Growht) yaitu dilakukan pembobotan dan di ranking dari masalah yang ada dan prioritas masalah adalah Belum Optimalnya upaya pengunjung dalam kepatuhan pengunjung menerapkan kabijakan KTR . Alternatif pemecahan masalah melakukan sosialisasi kepetugas, membuat rencana kegiatan rutin dan terjadwal dalam dalam mempromosikan Kebijakan KTR dan dampak rokok, meningkatkan frekuensi pemanfaatan media sosial, melakukan koordinasi dan memilih duta promkes KTR , selanjtunya mendata lokasi dan jumlah sarana media informasi KTR serta mengusulkan kegiatan dan saran tersebut Kata kunci : Kawasan Tanpa Rokok, Pengunjung, PKRS
HUBUNGAN CAPAIAN VAKSINASI DENGAN JUMLAH KASUS TERKONFIRMASI COVID-19 DI PROVINSI SULAWESI UTARA Alifah Priyani; Angela F.C. Kalesara; Wulan P.J. Kaunang
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 3 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i2.5718

Abstract

Kasus konfirmasi COVID-19 dalam data Global pada 7 April 2022 sebanyak 494.923.006 kasus dan jumlah kasus kematian mencapai 6.186.332 kasus dan di di Indonesia sebanyak 6.028.413 kasus serta sebanyak 155.509 kasus kematian. Peningkatan jumlah kasus terkonfirmasi COVID-19 yang terjadi dikarenakan ketidakdisiplinan masyarakat menjalankan protokol kesehatan yakni 3M menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak menjauhi kerumunan. Segala upaya pencegahan COVID-19 diupayakan pemerintah dengan tujuan untuk menekan kasus penularan COVID-19 salah satunya dengan adanya vaksinasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan capaian vaksinasi dosis primer dengan jumlah kasus terkonfirmasi COVID-19 di Provinsi Sulawesi Utara. Metode penelitian kuantitatif menggunakan data sekunder dari laporan capaian vaksinasi dan jumlah kasus terkonfirmasi COVID-19 di Dinas Kesehatan Daerah Provinsi Sulawesi Utara dengan populasi penelitian yaitu masyarakat Provinsi Sulawesi Utara dan jumlah sampel adalah masyarakat yang telah divaksinasi dosis primer dan masyarakat yang terkonfirmasi COVID-19. Analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan korelasi Spearman Rho dengan nilai p-value sebesar 0,817 dan koefisien korelasi (r) sebesar -0,030. Hasil yang didapatkan tidak terdapat hubungan antara capaian vaksinasi dengan jumlah kasus terkonfirmasi COVID-19 di Provinsi Sulawesi Utara.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN TINDAKAN TIDAK AMAN PADA PEKERJA INDUSTRI DAGING KELAPA PUTIH (COCONUT WHITE MEAT) DI DESA PAKUWERU KECAMATAN TENGA Mega Astia Natasia Porajow; Paul A. T. Kawatu; Wulan P. J. Kaunang
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 2 (2022): AGUSTUS 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i2.5733

Abstract

Tindakan tidak aman terjadi dikarenakan beberapa faktor salah satunya faktor individu yang didalamnya terkait dengan pengetahuan dan sikap pekerja, apabila pekerja telah mengetahui dan memiliki kesadaran dalam menyikapi aturan untuk berperilaku aman maka proses kerja akan berlangsung aman dan juga terhindar dari kemungkinan terjadinya kecelakaan kerja. Tujuan dari penelitian ialah untuk dapat mengetahui hubungan pengetahuan serta sikap dengan tindakan tidak aman pada pekerja industri pengolahan daging kelapa putih di Desa Pakuweru Kecamatan Tenga. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan januari-Maret 2022 di industri pengolahan daging kelapa putih di Desa Pakuweru Kecamatan Tenga. Jenis penelitian yang dipakai ialah survei analitik dan desain penelitian cross sectional study serta instrumen penelitiannya yaitu kuesioner penelitian. Populasi penelitian ialah pekerja industri daging kelapa putih di Desa Pakuweru Kecamatan Tenga yang jumlahnya 43 responden, pengambilan sampelnya dengan teknik total sampling. Variabel penelitian ialah pengetahuan, sikap serta tindakan tidak aman. Analisis bivariat dilakukan dengan uji korelasi Rank Spearman dimana nilai ?=0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan tindakan tidak aman hasil p-value=0,089 yang berarti nilai p > 0,05, serta terdapat adanya hubungan antara sikap dengan tindakan tidak aman dengan p-value=0,001 yang artinya nilai p<0,05. Kesimpulan dalam penelitian ini memperlihatkan bahwa pengetahuan tidak memengaruhi tindakan tidak aman dari pekerja, sedangkan sikap dapat memengaruhi tindakan tidak aman dari pekerja, apabila sikap pekerja kurang baik maka pekerja cenderung akan melakukan tindakan tidak aman.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN PERAWAT MELAKUKAN 3M DALAM MENCEGAH INFEKSI COVID-19 DI RSUD ACEH SINGKIL Siterisno, Edi; Siagian, Mindo Tua; Ketaren, S. Otniel; Tarigan, Frida Lina; Sinaga, Janno; Warouw, Sonny Priajaya; Ginting, Daniel
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 2 (2022): AGUSTUS 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i2.5920

Abstract

Angka kematian akibat virus corona di Indonesia  tertinggi di Asia setelah Cina, meninggal 181 orang, persentase kematian 9,11%, jumlah kasus virus corona 1.986 kasus, sembuh 134 orang.  Sampai tanggal 5 April 2020 terkonfirmasi Covid-19 berjumlah 2.273 orang, sembuh 164 orang dan meninggal 198 orang. Tujuan penelitian ini adalah untuk Menjelaskan faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan perawat melakukan 3M dalam mencegah infeksi covid-19 di RSUD Aceh Singkil. Penelitian ini merupakan penelitian survey bersifat analitik menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Desain penelitian cross sectional merupakan jenis survei yang mengamati sebuah objek penelitian, baik satu maupun beberapa variabel, dengan cara menghimpun data pada suatu masa yang sama. Hasil analisis bivariat diperoleh hasil Pengetahuan Perawat tentang Covid-19 dan 3M dengan Kepatuhan Perawat  melakukan 3M dalam Mencegah Infeksi Covid-19   didapat nilai p = 0,000 < 0,05, Hubungan Sikap  Perawat tentang Covid-19 dan 3M dengan Kepatuhan Perawat  melakukan 3M dalam Mencegah  Infeksi Covid-19 didapat nilai p = 0,011 < 0,05, Hubungan Ketersediaan fasilitas atau sarana yang mendukung pelaksanaan 3M tentang Covid-19 dengan Kepatuhan Perawat  melakukan 3M dalam Mencegah Infeksi Covid-19 didapat nilai p = 0,039 < 0,05, Disimpulkan bahwa semua variabel independen berhubungan dengan Kepatuhan Perawat  melakukan 3M dalam Mencegah  Infeksi Covid-19   di RSUD Aceh Singkil
SEBARAN RUMAH SEHAT DAN GAMBARAN PERILAKU PENGHUNI RUMAH TEMPAT TINGGAL DESA SITORAJO KARI KECAMATAN KUANSING TENGAH Hanantatur Adeswastoto; Beny Setiawan
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah sehat adalah konstruksi bangunan rumah hunian yang memenuhi syarat kesehatan, yaitu rumah yang memiliki konstruksi (langit-langit, dinding, lantai, jedela, ventilasi, dll) yang baik, jamban yang sehat, sarana air bersih, tempat pembuangan sampah, sarana pembuangan air limbah, kepadatan hunian rumah yang sesuai. Hasil penelusuran dan pengisian kuisioner, terdapat 10 atau 8,7 % dari subjek penelitian adalah rumah hunian yang termasuk dalam kategori rumah sehat dan sisanya 105 atau 91,3% dari subjek penelitian adalah rumah hunian termasuk dalam kategori rumah tidak sehat. Perilaku penghuni sebagian besar peduli akan kesehatannya dan lingkungan, keteraturan dalam membuka jendela dan membersihkan halaman rumah cukup tinggi dengan persentase 50,43%, sedangkan sisanya masih melakukan kebiasaan yang sama walau tidak selalu dikerjakan. Perilaku membuang kotoran bayi juga cukup tinggi dengan persentase 46,09% membuang atau membersihkan di jamban, 46,96% terkadang di jamban kadang dibuang di tong sampah karena bayinya kadang-kadang menggunakan pempers, sisanya 6,96% membuangnya di sungai. Perilaku membuang sampah juga tinggi dengan membuang sampah pada tempat yang sudah disediakan sebesar 49,57% sisanya mereka kadang membuang sampah pada tempat yang disediakan, terkadang membakarnya sendiri di halaman belakang rumah masing-masing.
EFEKTIVITAS APLIKASI JAMSOSTEK MOBILE (JMO) DALAM PROSES PENCAIRAN JAMINAN HARI TUA (JHT) KEPADA PESERTA BPJS KETENAGAKERJAAN CABANG MEULABOH Ade Deva Wiranda; Iqbal Fahlevi
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 2 (2022): AGUSTUS 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada awal tahun 2020 virus covid-19 menyebar ke seluruh penjuru dunia dan memberi dampak buruk bagi kesehatan, sosial dan perekonomian. Dengan adanya wabah ini mengakibatkan masyarakat harus menjaga jarak menjauhi kerumunan dan lain sebagainya. Indonesia merupakan sebuah negara yang memiliki ribuan kepulauan yang mana setiap pulaunya merupakan daerah yang berkembang. Dengan keterbatasannya akses teknologi merupakan salah satu untuk mempermudah orang melakukan aktifitas kehidupannya. Teknologi dan informasi yang semakin pesat menjadi salah satu jawaban untuk setiap orang melakukan pekerjaannya salah satunya badan penyelenggaraan jaminan sosial ketenagakerjaan, untuk setiap peserta melakukan klaim jaminan hari tua kepada BPJS ketenagakerjaan itu dimudahkan dengan aplikasi jamsostek mobile (JMO), hal ini dilakukan untuk mengurangi dampak terhadap penyebaran covid-19. Masalah yang umum terjadi saat ini khususnya dikantor cabang meulaboh aceh barat adalah masih kurangnya informasi masyarakat terhadap aplikasi JMO sehingga masih banyak masyarakat yang datang kekantor. Tujuan utama aplikasi JMO untuk memudahkan peserta BPJS dalam memenuhi kebutuhan layanan digital lebih mudah dimanapun dan kapanpun. Melalui pengembangan aplikasi JMO ini, peserta BPJS ketenagakerjaan cabang meulaboh menjadi tidak perlu lagi mengantri dikantor, apalagi di tengah pandemi covid19 ini sebagai wujud pencegahan virus corona. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dimana teknik yang digunakan dalam pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dokumentasi dan penarikan kesimpulan yang revelant.
KOMUNIKASI ORANG TUA DAN REMAJA MENGENAI KESEHATAN REPRODUKSI DAN SEKSUAL: TINJAUAN LITERATUR Allisa Amelia Santoso
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 3 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i3.3882

Abstract

Remaja merupakan masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa dan memiliki kerentanan terhadap masalah kesehatan reproduksi. Perilaku berisiko pada anak remaja dapat berakibat pada pernikahan dini, kehamilan tidak diharapkan, tindakan kekerasan atau pelecehan seksual, aborsi tidak aman, dan risiko tertular infeksi menular seksual (IMS) termasuk Human Immunodeficiency Virus (HIV). Orang tua memiliki peran signifikan dalam masa pertumbuhan dan perkembangan, serta dalam perilaku anak mereka menghadapi pubertas. Maka penting bagi orang tua untuk membangun komunikasi dengan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan komunikasi orang tua dan anak remajanya mengenai kesehatan reproduksi dan seksual remaja. Desain yang digunakan adalah literature review dengan pencarian artikel berbahasa Inggris dan Indonesia yang dipublikasikan pada tahun 2015 hingga 2021. Kriteria inklusi dari studi ini adalah studi primer secara kuantitatif dan kualitatif, orang tua yang memiliki anak usia remaja (10 – 24 tahun), dan orang tua tinggal bersama dengan anak remajanya. Sebanyak 7 jurnal yang memenuhi kriteria inklusi mendapati orang tua masih terbatas dalam membahas topik terkait seksualitas dengan anak remaja. Hal ini dipengaruhi oleh kurangnya pengetahuan, keterampilan komunikasi, anggapan tabu, serta perasaan malu membahas topik tersebut dengan anak mereka. Pemahaman dan komunikasi yang baik antara orang tua dengan remaja dapan menolong menolong anak remaja memiliki pemahaman yang benar juga mengenai tubuh mereka dan mengurangi perilaku yang berisiko.
EFEKTIVITAS APLIKASI JAMSOSTEK MOBILE (JMO) DALAM PROSES PENCAIRAN JAMINAN HARI TUA (JHT) KEPADA PESERTA BPJS KETENAGAKERJAAN CABANG MEULABOH Ade Deva Wiranda Ade; Iqbal Fahlevi
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 3 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i3.4714

Abstract

Pada awal tahun 2020 virus covid-19 menyebar ke seluruh penjuru dunia dan memberi dampak buruk bagi kesehatan, sosial dan perekonomian. Dengan adanya wabah ini mengakibatkan masyarakat harus menjaga jarak menjauhi kerumunan dan lain sebagainya. Indonesia merupakan sebuah negara yang memiliki ribuan kepulauan yang mana setiap pulaunya merupakan daerah yang berkembang. Dengan keterbatasannya akses teknologi merupakan salah satu untuk mempermudah orang melakukan aktifitas kehidupannya. Teknologi dan informasi yang semakin pesat menjadi salah satu jawaban untuk setiap orang melakukan pekerjaannya salah satunya badan penyelenggaraan jaminan sosial ketenagakerjaan (Bpjmasostek), untuk setiap peserta melakukan klaim jaminan hari tua kepada BPJS ketenagakerjaan itu dimudahkan dengan aplikasi jamsostek mobile (JMO), hal ini dilakukan untuk mengurangi dampak terhadap penyebaran covid-19. Masalah yang umum terjadi saat ini khususnya dikantor cabang meulaboh aceh barat adalah masih kurangnya informasi masyarakat terhadap aplikasi jamsostek mobile (JMO) sehingga masih banyak masyarakat yang datang kekantor. Tujuan utama aplikasi jamsostek mobile (JMO) untuk memudahkan peserta BPJS dalam memenuhi kebutuhan layanan digital lebih mudah dimanapun dan kapanpun. Melalui pengembangan aplikasi jamsostek mobile (JMO) ini, semoga peserta BPJS ketenagakerjaan cabang meulaboh menjadi tidak perlu lagi mengantri dikantor, apalagi ditengah pandemi covid19 ini sebagai wujud pencegahan virus corona. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dimana teknik yang digunakan dalam pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dokumentasi dan penarikan kesimpulan yang revelant.
EVALUASI PENGGELOLAAN LIMBAH MEDIS DI DINAS KESEHATAN ACEH BARAT Khuzaimah Khuzaimah; Darmawi Darmawi
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 3 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i3.4722

Abstract

Pelaksanaan kegiatan observasi lingkungan yang ada di Dinas Kesehatan, dan lingkungan  di area Dinas Kesehatan untuk pengelola limbah medis yang menjadi peranan penting. Dinas Kesehatan adalah sebagian pelayanan kesehatan yang dalam pelayanannya tersebut dapat menghasilkan limbah medis. Dinas Kesehatan Aceh Barat telah memiliki Incenerator untuk mengelola limbah medis. Penelitian ini bertujuan agar memudahkan kita mengetahuibagaimana proses pengelolaan limbah medis di Dinas Kesehatan Aceh Barat dan apakah sesuai dengan KEMENKES RI NOMOR: 1204/MENKES/SKJX/2004 mengenai persyaratan-persyaratan lingkungan kesehatan di Dinas Kesehatan. Peneltian tersebut menggunakan metode observasi yaitu adalah metode penelitian kualitatif dan interaktif. penentuan dalam obesrvasi ini melibatkan lima sumber informasi yaitu: Kepala dinas kesehatan, pegawai, tata usaha, petugas limbah, dan Cleaning Service. Dengan menggunakan teknik puposive sampling.. Tujuan di lakukan penelitian ini agar dapat mengetahui bagaimana petugas melakukan penanganan terhadap masalah lingkungan dan limbah medis di dinas kesehatan Aceh Barat, dan menganalisis bagaimana proses limbah medis di dinas kesehatan. Hasil penelitian ini menunjukkan, pengelolaan limbah medis di Dinas kesehatan Aceh Barat pemilihan pada limbah medis yang harus lebih diperhatikan, masangan lebel limbah medis yang ditempelkan pada masing-masing limbah sesuai jenisnya, Hasil dari pengelolaan akhir dari limbah medis harus diperhatikan agar tidak mencemari lingkungan di sekitarnya. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian diatas ialah pengelolaan pada limbah medis di Dinas Kesehatan Aceh Barat sudah baik.

Page 30 of 216 | Total Record : 2155