cover
Contact Name
Lira Mufti Azzahri Isnaeni
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
prepotifjurnalkesmas.up@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat
ISSN : 26231573     EISSN : 26231581     DOI : https://doi.org/10.31004/prepotif
Core Subject : Health,
PREPOTIF Jurnal Kesehatan Masyarakat adalah bidang kesehatan yang luas seperti kesehatan masyarakat, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Epidemiologi, keperawatan, kebidanan, kedokteran, farmasi, psikologi kesehatan, nutrisi, teknologi kesehatan, analisis kesehatan, sistem informasi kesehatan, hukum kesehatan, rumah sakit manajemen, Ekonomi Kesehatan, Kebijakan Kesehatan, kesehatan lingkungan dan sebagainya.
Articles 2,155 Documents
HUBUNGAN ANTARA KUALITAS TIDUR DENGAN FUNGSI KOGNITIF PADA LANSIA DI BANJAR KALANGANYAR DESA DANGIN PURI KAJA KECAMATAN DENPASAR UTARA Dewa Krisna; IGA Sri Wahyuni Novianti; Komang Tri Adi Suparwati; Ida Ayu Astiti Suadnyana
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 3 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i3.5799

Abstract

Lanjut usia (lansia) merupakan seseorang yang telah mencapai usia 60 tahun. Bertambahnya usia diikuti dengan terjadinya proses penuaan. Proses penuaan yang dialami pada lansia salah satunya adalah perubahan pola tidur. Perubahan pola tidur yang terjadi adalah lansia sering terbangun di malam hari dan susah untuk kembali tertidur sehingga waktu tidur normal tidak tercapai. Waktu tidur normal lansia sekitar 7-8 jam, lansia yang mendapatkan kualitas tidur yang baik dapat membantu penyimpanan memori yang berhubungan dengan fungsi kognitifnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara kualitas tidur dengan fungsi kognitif pada lansia. Rancangan penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah total sampling dengan jumlah sampel keseluruhan adalah 50 orang lansia yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Pengukuran kualitas tidur menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) dan pengukuran fungsi kognitif menggunakan kuesioner Short Portable Mental Status Questionnaire (SPMSQ). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS dan diuji menggunakan somers’d. Hasil penelitian pada lansia didapatkan responden dengan kualitas tidur baik pada kategori fungsi intelektual utuh sebanyak 20 orang, responden dengan kualitas tidur sedang dengan kategori gangguan kognitif  ringan sebanyak 17 orang dan tidak terdapat kualitas tidur buruk dengan gangguan kognitif sedang-berat. Hasil uji menggunakan somers’d didapatkan nilai p=0,000 (p<0,05). Terdapat hubungan antara kualitas tidur dengan fungsi kognitif pada lansia di Banjar Kalanganyar, Desa Dangin Puri Kaja, Kecamatan Denpasar Utara.
HUBUNGAN DERAJAT MEROKOK DENGAN NILAI ARUS PUNCAK EKSPIRASI PADA PRIA DEWASA AWAL (20 – 40 TAHUN) DI DESA TAMPAKSIRING, KECAMATAN TAMPAKSIRING I Wayan Wiraguna; I Putu Astrawan; Komang Tri Adi Suparwati
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 3 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i3.5887

Abstract

Merokok merupakan suatu aktivitas menyalakan, meresap dan atau menghidu olahan tembakau yang dikemas dalam bentuk rokok. Derajat merokok adalah perkalian jangka waktu merokok dalam tahun dengan jumlah rata-rata batang rokok yang dihisap. Semakin berat derajat merokok seseorang maka akan menyebabkan gangguan struktur dan fungsi sistem pernapasan, sehingga mempengaruhi nilai Arus Puncak Ekspirasi (APE). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan derajat merokok dengan nilai arus puncak ekspirasi pada pria dewasa awal usia 20 – 40 tahun di Desa Tampaksiring, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar. Penelitian ini dilakukan pada 15 – 30 Mei 2022 dengan menggunakan rancangan penelitian potong lintang dan pengambilan sampel menggunakan teknik non probability sampling dengan bentuk purposive sampling didapatkan sebanyak 52 responden yang telah memenuhi kriteria eksklusi serta inklusi. Pengukuran derajat merokok menggunakan Indeks Brinkman (IB) dan APE dengan alat Peak Flow Meter (PFM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 52 responden pria dewasa awal didapatkan hasil analisis hubungan derajat merokok dengan nilai arus puncak ekspirasi dengan uji pearson didapatkan hasil nilai p = 0,000 (p < 0,05) dengan nilai koefisien korelasi sebesar -0,623 (p > 0,05) yang membuktikan bahwa terdapat hubungan yang kuat kearah yang berlawanan antara derajat merokok dengan nilai arus puncak ekspirasi pada pria dewasa awal usia 20 – 40 tahun. Bagi peneliti selanjutnya disarankan dapat memperhatikan faktor-faktor lainnya yang dapat mempengaruhi nilai APE pada pria dewasa awal, serta hasil penelitian ini diharapkan bisa menjadi acuan untuk peneliti selanjutnya.
ANALISIS STRATEGI DAN KESIAPAN RUMAH SAKIT UMUM DAERAH SANJIWANI TERKAIT DENGAN PP 47 TAHUN 2021 TENTANG PENERAPAN KELAS STANDAR JKN Yurita Agung; I Nyoman Adikarya Nugraha; Anak Ayu Sri Saraswati
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 3 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i3.5908

Abstract

Diterbitkannya PP No 47 Tahun 2021 tentang perumahsakitan sebagai impelentasi Undang-Undang No 11 Tahun 2020 tentang cipta kerja, maka akan berdampak pada aturan tempat tidur pada pelayanan rawat inap di rumah sakit bagi pasien peserta JKN. Dihapusnya konsep rawat inap berbasis kelas digantikan dengan kaidah baru pelayanan rawat inap kelas standar dengan 12 indikator yang harus dipenuhi. Penelitian kualitatif dengan pendekatan Rapid Assesment Procedures (RAP), meliputi wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan tahapan: persiapan analisis data, mencermati data, interpretasi data, verifikasi data, dan representasi data. Strategi RSUD Sanjiwani dalam penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2021 tentang pemenuhan kelas standar bagi pasien peserta JKN terdiri atas persiapan, upaya, anggaran, hambatan dan tantangan. Kesiapan penerapan kebijakan sudah siap, dimana sarana prasarana dan SDM sudah disiapkan. Untuk ruang rawat inap yang akan disiapkan sebagai kelas standar adalah ruang rawat inap kelas 2 dan kelas 3. Namun beberapa partisipan mengatakan belum ada persiapan, seperti belum diadakan rapat dan sosialisasi. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan kebijakan terdiri atas pengetahuan terkait kebijakan, dukungan terhadap implementasi, hambatan implementasi. Rumah Sakit Umum Daerah Sanjiwani telah memiliki strategi dalam rangka menerapkan pelayanan rawat inap kelas standar JKN. Rumah Sakit Umum Daerah Sanjiwani sudah menyiapkan sebagian besar kriteria pelayanan rawat inap kelas standar dan saat ini akan melengkapi beberapa kriteria yang belum terpenuhi.
PERILAKU MINUM OBAT PASIEN TUBERKULOSIS SAAT PANDEMI COVID-19 DI PUSKESMAS PANCORAN MAS Febrie Wulandari; Evi Martha
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 3 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i3.5946

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular dan disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Bakteri tersebut dapat menyerang organ tubuh manusia namun seringkali bakteri TB menyerang paru-paru manusia. Kota Depok menjadi salah satu kota di Provinsi Jawa Barat yang mengalami kenaikan angka kasus TB dalam empat tahun terakhir. Jumlah kasus TB Paru terbanyak yang dilaporkan berasal dari Puskesmas Pancoran Mas. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk menggali informasi lebih dalam mengenai perilaku minum obat pada pasien TB Paru saat Pandemi COVID-19. Informan pada penelitian ini adalah pasien TB, pihak keluarga pasien TB,  kader TB, satgas COVID-19, dan penanggung jawab program TB. Pemilihan informan penelitian secara purposive sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditentukan oleh peneliti. Hasil penelitian menunjukkan faktor predisposisi, faktor pemungkin, dan faktor penguat berperan dalam perilaku minum obat pada pasien TB. Pada faktor predisposisi, terdapat pengetahuan yang rendah dan sikap positif. Sedangkan pada faktor pemungkin, efek samping minum obat tidak membuat perubahan dalam perilaku minum obat, akses pelayanan perlu diperhatikan. Kemudian pada faktor pendorong, dukungan keluarga dan peran petugas kesehatan menjadi penguat dalam perilaku minum obat. Oleh sebab itu, disarankan kepada Puskesmas Pancoran Mas untuk melakukan penyuluhan tentang TB kepada seluruh masyarakat serta mengoptimalkan peran kader selama masa pengobatan TB.
HUBUNGAN KARAKTERISTIK PENGGUNA JASA DENGAN KUALITAS JASA PELAYANAN BPJS KESEHATAN KANTOR CABANG MANADO Eiren Fransina Dakdakur; Franckie R.R. Maramis; Grace E.C. Korompis
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 3 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i3.5959

Abstract

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan) walaupun ditengah pandemi selalu berusaha untuk mempertahankan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Faktor utama untuk pelaksanaan pelayanan ialah mengenai kualitas dari pelayanan itu sendiri, dalam hal ini berbicara tentang dimensi bukti langsung, kehandalan, daya tanggap, jaminan dan empati. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara karakteristik pengguna jasa dengan kualitas jasa pelayanan tatap muka BPJS Kesehatan Kantor Cabang Manado di masa pandemi COVID-19. Jenis penelitian ialah penelitian kuantitatif, menggunakan desain survei analitik dan pendekatannya dilakukan secara cross sectional. Penelitian ini berlangsung dari bulan April - Juni 2022. Sampel dalam penelitian ini adalah pengunjung Kantor BPJS Kesehatan Manado berusia 17-65 tahun yang terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan, dengan jumlah responden sebanyak 110 orang. Berdasarkan penelitian didapati bahwa, dari hasil uji chi square nilai p-value yang didapat antara usia dengan kualitas jasa pelayanan adalah 0,000, nilai p-value untuk antara jenis kelamin dengan kualitas jasa pelayanan adalah 0,829, nilai p-value antara pendidikan dengan kualitas jasa pelayanan 0,002, nilai p-value untuk pekerjaan dengan kualitas jasa pelayanan adalah 0,252, dan nilai p-value untuk jenis kepesertaan dengan kualitas jasa pelayanan adalah 0,006. Kesimpulan penelitian yang dilakukan didapati bahwa terdapat hubungan antara usia, pendidikan dan jenis kepesertaan dengan kualitas jasa pelayanan tatap muka BPJS Kesehatan kantor cabang Manado di masa Pandemi COVID-19, sedangkan jenis kelamin dan pekerjaan tidak menunjukan adanya hubungan dengan kualitas jasa pelayanan tatap muka BPJS Kesehatan Kantor Cabang Manado di masa Pandemi COVID-19.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ONEMBUTE TAHUN 2021 Fatma Adriani
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 3 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i3.6059

Abstract

The Family Planning program allows couples and individuals to decide freely and responsibly the number of children and spacing they want, how to achieve them, and ensure the availability of safe and effective information and various methods. Contraceptive use tends to increase every year from 2018-2020, as well as in Konawe Regency. Onembute District is one of the districts in Konawe Regency which also experiences an increasing trend of Family Planning participants. In addition, the participation of contraceptive users is still dominated by women, for this reason, research is needed on factors related to the use of contraception in the working area of the Onembute Health Center, Onembute District, Konawe Regency 2021. This research is observational analytical research with a case-kontrol study design. The population in this study is all mothers who use Contraceptives in the working area of Onembute Health Center in July 2021 which amounted to 115 people. The sampling technique in this study used Accidental Sampling. Variabel free in this study is knowledge, attitude and support of the husband while the bound variabel is the use of contraceptives. Data processing is carried out using computer program SPSS, version 26. Data analysis in the form of univariate and bivariate data analysis (using the Chi-Square test). From the results of this study, it can be concluded that there is a meaningful relationship between knowledge, attitudes and support of husbands with the use of contraceptives in the working area of the Onembute Health Center of Konawe Regency in 2021.
ISOMETRIC EXERCISE SAMA BAIK DENGAN STRAIGHT LEG RAISING EXERCISE DALAM MENINGKATKAN KEKUATAN OTOT QUADRICEP PADA KASUS POST ANTERIOR CRUCIATUM LIGAMENT REKONTRUKSI FASE I DI BALI ROYAL HOSPITAL Agung Suharsono; IGA Sri Wahyuni Novianti; Ida Ayu Astiti Suadnyana
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 3 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i3.6188

Abstract

Cedera Anterior Cruciatum Ligament (ACL) adalah cedera lutut yang sering dialami oleh atlet olahraga sepak bola, basket, bola voli, dan futsal. Cidera ACL dapat ditangani melalui rekontruksi ACL. Problematika yang sering muncul pasca rekontruksi ACL adalah penurunan kekuatan otot, sehingga diperlukan terapi rehabilitasi melalui latihan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan Isometric Exercise dengan Straight Leg Raising Exercise Dalam Meningkatan Kekuatan Otot Quadriceps Kasus Post Anterior Cruciatum Ligament Rekontruksi Fase 1. Desain penelitian Quasi Exsperimental Designs dengan rancangan Non Equivalent Control Group Design menggunakan populasi pasien post rekontruksi ACL fase I yang melakukan kontrol di Bali Royal Hospital yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Jumlah responden pada penelitian ini sebanyak 20 orang yang dibagi menjadi 10 orang pada masing-masing kelompok. Pengukuran kekuatan otot quadriceps menggunakan manual muscle testing (MMT). Data dianalisis dengan SPSS dengan uji statistik Wilcoxon Signed Rank Test dan Mann Whitney test. Hasil penelitian didapatkan nilai p=0,004 pada pada kelompok intervensi isometric exercise dan p=0,004 pada kelompok intervensi straight leg raising exercise. Hasil Mann Whitney test didapatkan nilai p=0,312. tidak ada perbedaan yang signifikan antara Isometric exercise dengan Straight leg raising exercise dalam meningkatkan kekuatan otot quadriceps kasus post anterior cruciatum ligament rekontruksi fase 1.
EVALUASI PROYEK INOVASI PAK CAMAT (PANTAU KILAT CALON MAMA TERPADU) Detya Sella Ekananda; Rizma Adlia Syakurah
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 3 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i3.6350

Abstract

Upaya pembangunan nasional dengan indikator konsep Sustainable Development Goals berfokus pada peningkatan pendidikan dan kesehatan. Kota Lubuklinggau berupaya menekan jumlah balita gizi buruk melalui program PAK CAMAT (Pantau Kilat Calon Mama Terpadu), sebuah program inovasi yang mempersiapkan calon pengantin untuk kehamilannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pelaksanaan kegiatan program inovasi PAK CAMAT (Pantau Kilat Calon Mama Terpadu) di Kota Lubuklinggau Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian dilakukan pada tahun 2022 di Puskesmas Simpang Periuk Lubuklinggau. Subyek penelitian adalah gambaran manajemen proyek PAK CAMAT. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan penelusuran dokumen. Kegiatan dilakukan dengan pendekatan manajemen proyek. Data yang terkumpul diolah dan disajikan dalam bentuk deskriptif. Program dilaksanakan karena masih terdapat beberapa kasus malnutrisi pada anak di Kota Lubuklinggau. Tahap implementasi diawali dengan sosialisasi kepada pengambil kebijakan mengenai program, dilanjutkan dengan penyuluhan kepada calon pengantin. Kegiatan penunjang dilaksanakan melalui survei kepuasan lokal serta monitoring dan evaluasi kegiatan dilakukan sebagai penilaian. Kegiatan pengelolaan proyek inovasi PAK CAMAT di Puskesmas Simpang Periuk Kota Lubuklinggau telah membantu calon ibu untuk mendapatkan pengetahuan tentang persiapan kehamilan sehingga jumlah malnutrisi pada anak berkurang. Masih ditemukan beberapa kendala baik internal maupun eksternal. Disarankan agar pemerintah terus mendukung Puskesmas Simpang Periuk dalam mengembangkan program agar dapat diterapkan pada seluruh masyarakat terkait.
PERBANDINGAN EFEKTIFITAS PENGGUNAAN TUMBUKAN DAUN JAMBU METE DAN PASTA GIGI TERHADAP KEBERSIHAN GIGI LANSIA Dwi Setiani Sumardiko; Putri Pamungkas
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 3 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i3.6438

Abstract

Kebersihan gigi sangat penting, dan pasta gigi telah lama digunakan untuk membersihkan gigi. Namun, selain pasta gigi, masyarakat Indonesia juga menggunakan ramuan tradisional, seperti daun jambu mete yang dihaluskan, untuk membersihkan gigi. Penelitian ini dilakukan untuk membandingkan efektivitas daun jambu mete dan pasta gigi terhadap kebersihan gigi lansia. Investigasi ini menggunakan desain kasus-kontrol kuasi-eksperimental. Penyelidikan ini melibatkan 41 sampel. Dengan menggunakan teknik purposive sampling, subjek dipilih dari populasi dan dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok kontrol dan kelompok perlakuan. Kelompok kontrol (K) diberi pasta gigi, sedangkan kelompok eksperimen (P) diberi kacang mete tumbuk. Sebelum menggunakan pasta gigi dan daun jambu mete yang dihancurkan untuk membersihkan gigi sekali sehari selama tujuh hari, indeks OHI-S digunakan untuk menilai kesehatan gigi. Hasil dianalisis dengan tingkat kepercayaan p 0,05 menggunakan program SPSS. Penelitian ini mengungkapkan bahwa sembilan lansia (42,9%) memiliki hasil yang buruk setelah menggunakan daun jambu mete yang dihancurkan, sedangkan sebelas lansia (55%) memiliki hasil yang positif setelah menggunakan pasta gigi. Berdasarkan hasil uji-t, p = 0,796%, lebih besar dari taraf signifikansi 0,05. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat perbedaan efektivitas penggunaan daun jambu mete dan pasta gigi terhadap kebersihan gigi lansia, namun penelitian ini tidak signifikan secara statistik karena p > = 0,796 > 0,05.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA Nida Maulida; Zita Atzmardina
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 3 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i3.6479

Abstract

Diare merupakan keadaan dimana seseorang memiliki frekuensi buang air besar > 3 kali dengan bentuk kotoran cair dan bisa terdapat lendir dan darah. Diare menjadi penyebab umum kematian di negara berkembang dan penyebab kedua kematian diseluruh dunia. Penelitian ini menggunakan penelitian analitik dengan desain cross-sectional dimana tempat penelitiannya di Wilayah Kerja UPT. Puskesmas Sungai Karias tahun 2022. Sampel diambil secara non probability consecutive sampling. Data dianalisis dengan uji chi square. Hasil Penelitian dari 192 responden sebanyak 57,8% balita yang tidak terkena diare dan 42,2% terkena diare. Hasil penelitian didapatkan hubungan yang bermakna antara ASI Eksklusif dengan kejadian diare pada balita (p-value < 0,001 ; RR = 2,85), perilaku CTPS ibu dengan kejadian diare pada balita (p-value < 0,001; RR = 2,70 ), dan pengetahuan ibu dengan kejadian diare pada balita (p-value < 0,001 ; RR = 1,15 ; RR = 4,12). Kesimpulan hasil dalam penelitian faktor yang berhubungan dengan kejadian diare pada balita didapatkan hubungan secara statistik antara pengetahuan ibu, penerapan CTPS ibu, dan riwayat pemberian ASI Eksklusif berpengaruh terhadap kejadian diare pada balita. Diperlukan peningkatan pengetahuan ibu di masyarakat, penerapan CTPS, dan riwayat ASI Eksklusif. Dan diharapkan penelitian selanjutnya agar meneliti faktor lain yang terkait diare dan menghubungkan antar faktor yang terkait lebih banyak lagi.

Page 32 of 216 | Total Record : 2155