cover
Contact Name
Lira Mufti Azzahri Isnaeni
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
prepotifjurnalkesmas.up@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat
ISSN : 26231573     EISSN : 26231581     DOI : https://doi.org/10.31004/prepotif
Core Subject : Health,
PREPOTIF Jurnal Kesehatan Masyarakat adalah bidang kesehatan yang luas seperti kesehatan masyarakat, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Epidemiologi, keperawatan, kebidanan, kedokteran, farmasi, psikologi kesehatan, nutrisi, teknologi kesehatan, analisis kesehatan, sistem informasi kesehatan, hukum kesehatan, rumah sakit manajemen, Ekonomi Kesehatan, Kebijakan Kesehatan, kesehatan lingkungan dan sebagainya.
Articles 2,155 Documents
ANALISIS POSISI DUDUK TERLALU LAMA TERHADAP NYERI PUNGGUNG PADA PENJAHIT WANITA DI KAWASAN PASAR PETISAH MEDAN Laila najmi Laila; Laila Najmi; Dwi Amanda Pratiwi
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 3 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i3.5154

Abstract

Nyeri yang ditimbulkan pada sistem yang berkaitan dengan otot, jaringan saraf, serta tulang dan sendi yang dikarenakan banyak faktor, yaitu dikarenakan masalah pekerjaan yang digeluti. Banyak pekerjaan yang menyebabkan seseorang mudah atau berpotensi mengalami nyeri punggung , yaitu aktifitas pekerjaan, posisi duduk terlalu lama dan berdiri saat bekerja. Menurut Suma’mur (2001, p.104), keselamatan kerja merupakan untuk meciptakan suasana kerja yang aman dan tentram bagi para pekerja yang bekerja diperusahaan yang bersangkutan. Tujuan dalam melakukan penelitian ini adalah agar penjahit mengetahui akibat dari posisi duduk yang salah, dan memperbaiki posisi duduk agar terhindar dari nyeri punggung. Metedologi penelitian ini menggunakan penelitian Kuantitatif dengan cross sectional design. Penelitian dilaksanakan di Pasar Petisah Medan yang dilaksakan pada bulan Juni pada tanggal 23 sampai dengan 27 juni. Populasinya adalah seluruh penjahit yang bekerja dengan posisi duduk, sampel dalam penelitian ini berjumlah 20 responden. Berdasarkan hasil penelitian yang didapatkan oleh peneliti menujukan bahwa jam kerja, dan lamanya bekerja pada penjahit mempengaruhi nyeri punggung, apabila dilakukan pekerjaan dengan posisi kerja yang salah.
DAMPAK AIR LIMBAH PANAS YANG MENGAKIBATKAN KECELAKAAN KERJA PADA KARYAWAN PT KIM Putri Sri Wahyuni; Dian Fera
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 3 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i3.5523

Abstract

Yang dimaksud dengan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) adalah bekerja untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan aman, untuk mengurangi kemungkinan kecelakaan atau penyakit kerja karena ketidakhati-hatian dalam bekerja yang dapat memicu demotivasi dan pentingnya produktivitas kerja. Tujuan penelitian ini  untuk mengetahui secara mendalam mengenai pengaruh dampak air limbah panas yang dapat menyebabkan kecelakaan kerja pada perwakilan PT Kharisma Iskandar Muda. Jenis penelitian yang digunakan ini adalah penelitian kualitatif. Tehnik yang digunakan adalah observasi secara mendalam untuk berbagai informasi, dan dokumentasi yang secara terus menerus selama penilaian. Informan dalam penelitian ini terbagi  menjadi tiga, yaitu informan kunci yaitu Manajer, informan biasa adalah bagian treshing dan informan pendukung yaitu bagian dari Pers. Dari hasil penelitian ini bahwa Dampak Air Limbah Panas Yang Dapat Menimbulkan Kecelakaan Kerja Pada Karyawan yang dilakukan di PT Kharisma Iskandar Muda adalah antara lain dalam penggunaan alat pelindung diri, sikap yang dilakukan di lingkungan kerja, data pemanfaatan alat pelindung diri di lingkungan kerja, ketersediaan pemanfaatan alat pelindung diri dan sikap mental dalam mengawasi bahaya di lingkungan kerja yang tidak menggunakan perlengkapan penggunaan alat pelindung diri dengan tepat . Pengendalian risiko yang dilakukan dengan mematuhi penggunaan alat pelindung diri  namun masih terkendala akibat kurangnya sarana prasana perlekapan alat pelindung diri dan kurangnya mengetahui tentang pentingnya alat pelindung diri dalam lingkungan kerja.
HUBUNGAN FUNGSI KOGNITIF DENGAN KESEIMBANGAN POSTURAL PADA LANSIA DI PWRI KOTA DENPASAR Arya Yoga Krismantara; Ni Made Kristina Dewi
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 3 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i3.5618

Abstract

Lansia sering dikaitkan dengan proses degeneratif, hal ini disebabkan oleh seiring bertambahnya usia maka kemampuan fisik manusia juga akan semakin menurun, hal ini akan mengakibatkan para lansia mudah mengalami gangguan kesehatan. Pada fungsi kognitif dapat terjadi penurunan kemampuan untuk mempertahankan keseimbangan akibat terjadinya perubahan pada sistem sensorik berupa proses degenerasi sistem vestibuler, sehingga terjadi penurunan respon keseimbangan terhadap gravitasi, proses degenerasi epithelium sensorik, berkurangnnya sel rambut dan kerusakan nervus vestibularis. Proses degenerasi pada sistem vestibuler tersebut akan mengakibatkan gangguan keseimbangan pada lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan fungsi kogntif dengan keseimbangan postural pada lansia. Penelitian ini menggunakan rancangan cross-sectional study dengan pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dimana total responden sebanyak 45 orang lansia di PWRI Kota Denpasar yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Fungsi kognitif diukur dengan menggunakan Mini Mental State Examination (MMSE) dan keseimbangan diukur dengan menggunakan Romberg test. Data dianalisis dengan uji chi square untuk mengetahui hubungan antara fungsi kognitif dengan keseimbangan postural. Hasil menunjukkan bahwa dari 45 lansia di PWRI Kota Denpasar yang berumur 60-80 tahun didapatkan responden dengan keseimbangan postural yang baik pada kategori fungsi kognitif normal yaitu sebanyak 36 orang, dan responden yang mengalami keseimbangan postural buruk pada kategori gangguan fungsi kognitif ringan yaitu sebanyak 4 orang. Berdasarkan hasil analisis uji Chi-square didapatkan hasil p sebesar 0,000, (p<0,05) ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara fungsi kognitif dengan keseimbangan postural pada lansia di PWRI Kota Denpasar.
HUBUNGAN PERAN TENAGA KESEHATAN, MINAT IBU, DAN KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN TERHADAP PEMBERIAN IMUNISASI BOOSTER CAMPAK RUBELLA DI PUSKESMAS PAGAR GUNUNG olive Franstika Sari; Sendy Pratiwi Rahmadhani; Eka Afrika
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 3 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i3.5669

Abstract

Infectious diseases that can be prevented by immunization (PD3I) are diseases that are expected to be controlled and eradicated by giving vaccines through immunization programs. Follow-up immunizations for BADUTA children (under two years) are needed to maintain a high level of immunity so that they can provide optimal protection. The purpose of this study was to determine the relationship between the role of health workers, mother's interest, and the quality of health services simultaneously on the provision of measles rubella booster immunization to toddlers aged 18–24 months at Pagar Gunung Health Center. This study uses an analytical survey method with a Cross Sectional approach. This research was conducted at Pagar Gunung Health Center, Lahat Regency. With a total sample of 77 respondents, the sampling technique used was accidental sampling. The variables studied were the variable of the role of health workers, the interest of the mother and the quality of service with the provision of measles booster immunization. The results of the Chi-Square test on the role of health workers obtained value 0.001 < = 0.05, the mother's interest variable obtained value 0.000 < = 0.05, and the variable quality of health services obtained value 0.045 < = 0.05, it means that there is a relationship between the role of health workers, maternal interests and the quality of health services on the provision of measles booster immunization. Conclusion: There is a relationship between the role of health workers, maternal interests, and the quality of health services on the provision of measles rubella booster immunization to toddlers aged 18–24 months in Pagar Gunung Health Center.
GAMBARAN STATUS GIZI ANAK USIA 0-6 TAHUN DI DESA HARIMAU TANDANG KECAMATAN PEMULUTAN SELATAN KABUPATEN OGAN ILIR Lusi Rahmayani; Rapidah Rapidah; Rizma Adlia Syakurah
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 3 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i3.5672

Abstract

Masalah gizi seperti gizi kurang dan stunting pada anak usia dibawah 5 tahun dapat berpengaruh terhadap morbiditas maupun mortalitas, dalam jangka pendek dapat meningkatkan resiko penyakit infeksi seperti diare, campak, saluran pernafasan, dan malaria, yang berakibat pada terganggunya proses pertumbuhan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran status gizi anak usia 0-6 tahun di Desa Harimau Tandang Kecamatan Pemulutan Selatan, Kabupaten Ogan Ilir tahun 2022. Penelitian yang dilakukan di Desa Harimau tandang bersifat deskriptif dengan menggunakan desain penelitian kuantitatif.Teknik pengambilan sampel dengan cara purposive sampling sebanyak 40 responden. Pengumpulan data melalui observasi dan wawancara oleh peneliti dengan menggunakan kuesioner berisikan data gizi dan food recal 24 jam. Data status gizi merujuk pada WHO-Antro. Data yang didapat dari penelitian dianalisis dengan analisis univariat untuk mendeskripsikan masing masing variabel penelitian. Dari hasil penelitian didapat hasil bahwa usia responden mayoritas berusia > 25 tahun (90%),  pendidikan responden (70%), serta pekerjaan responden menenun (80%), gizi kurang dan stunting (5%) dan berisiko gizi lebih (2,5%) di desa Harimau Tandang. Dari hasil pengukuran IMT/U, TB/U, dan BB/U didapat kesimpulan terdapat 2 anak yang memiliki status gizi kurang dan stunting serta 1 anak yang memiliki resiko gizi lebih di Desa Harimau Tandang.
HUBUNGAN ANTARA INDEKS MASSA TUBUH (IMT) DENGAN KUALITAS HIDUP DAN VO2MAKS PADA LANJUT USIA DI BANJAR KEMULAN DESA JAGAPATI KECAMATAN ABIANSEMAL BADUNG I Gusti Ayu Anjali Diah Prameswari; I.A. Pascha Paramurthi; I Putu Astrawan
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 3 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i3.5678

Abstract

Setiap tahunnya penduduk diindonesia khususnya lanjut usia semakin meningkat dimana kondisi ini akan berdampak pada penurunan fisik yang terjadi oleh karena bertambahnya usia sehingga kemampuan fisik akan berkurang dan menimbulkan perubahan bentuk tubuh. Perubahan bentuk tubuh baik diikuti dengan penumpukan lemak (Overweight dan Obesitas) maupun kekurangan gizi (Underweight) dapat mempengaruhi kualitas hidup dan VO2Maks pada lanjut usia. Perubahan kualitas hidup terjadi dikarenakan oleh nilai IMT yang tinggi dan rendah dari normal yang akan mempengaruhi kondisi kesehatan lansia yang akan rentan terhadap penyakit tertentu dan menular sedangkan VO2Maks berubah dikarenakan oleh penumpukan lemak pada kondisi overweight dan obesitas dapat memberikan beban berat pada saat pengambilan oksigen oleh otot-otot yang bekerja dan pada kondisi Underweight akan meningkatkan risiko terkena infeksi saluran pernapasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara indeks massa tubuh dengan kualitas hidup dan VO2Maks pada lanjut usia. Penelitian ini adalah cross sectional study dengan teknik total sampling dan penelitian ini dilakukan di Banjar Kemulan Desa Jagapati Kecamatan Abiansemal Badung pada tanggal 1 Mei 2022. Sampel penelitian berjumlah 62 orang. Massa tubuh diukur menggunakan rumus Standar BMI, kualitas hidup diukur menggunakan WHOQOL-OLD dan VO2Maks diukur menggunakan 6MWT dengan panjang lintasan 25 meter. Berdasarkan uji analisis rank spearman p 0,000 (p<0,001) dengan nilai r= -0,524 dan r= -0,593 yang artinya terdapat hubungan yang bermakna dan kuat antara IMT dengan kualitas hidup dan VO2Maks pada lanjut usia.
HUBUNGAN FLEKSIBILITAS TRUNK DENGAN KESEIMBANGAN POSTURAL PADA LANSIA DI BANJAR TAINSIAT, DANGIN PURI KAJA, DENPASAR UTARA Gita Ardi Rosanti Ni Kadek; I Gusti Ngurah Mayun; Ida Ayu Astiti Suadnyana
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 3 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i3.5699

Abstract

Bertambahnya usia dan menua merupakan suatu siklus kehidupan dari individu yang tidak terhindarkan, sering bertambahnya usia berbagai perubahan dapat terjadi seperti perubahan fisiologis. Perubahan fisiologis yang sering dijumpai pada lansia yaitu pada sistem muskuloskeletal, seperti adanya keterbatasan sendi, perubahan postur, penurunan kekuatan otot dan ketahanan otot serta penururnan fleksibiltas. Adanya perubahan berapa faktor seperti kolagen, nutrisi, aktivitas maupun faktor lainnya ketika peristiwa penuaan mengakibatkan terjadinya perubahan fleksibilitas. Penurunan fleksibilitas mampu mengakibatkan terjadinya penurunan kemampuan tubuh dalam mempertahankan kesetimbangan. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui hubungan fleksibilitas trunk dengan keseimbangan postural pada lansia. Penelitian ini dilaksanakan pada 30 April - 25 Mei 2022 dengan menggunakan rancangan penelitian cross sectional study dan menggunakan metode pengambilan sampel total sampling didapatkan sebanyak 50 sampel yang mencukupi kriteria inklusi dan eksklusi. Pengukuran fleksibilitas trunk menggunakan Modified Modified Schober Test (MMST) dan keseimbangan postural dengan Berg Balance Scale (BBS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 50 lansia didapatkan hasil analisis hubungan fleksibilitas trunk terhadap keseimbangan postural menggunakan uji rank spearman dengan nilai p 0,000 (p<0,05) dan nilai correlation coefficient r 0,841 (r>0,05) yang membuktikan bahwa terdapat hubungan sangat kuat antara fleksibilitas trunk dengan keseimbangan postural pada lansia.
LITERATURE REVIEW : EFFECTIVENESS OF BINAHONG (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) DECOCTION OF WATER FOR POST-PARTUM HEALING OF PERINEAL WOUNDS Evi Nur Maulid Diana
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 3 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i3.5775

Abstract

Abstract As many as 75% of mothers who gave birth vaginally or vaginally experienced tissue tears or injuries to the perineum, where there is a potential prognosis or diagnosis in postpartum women with perineal sutures, namely infection of the perineal sutures. To prevent this infection, comprehensive perineal wound care is needed. Treatment of perineal wounds using binahong leaves can be one way to prevent infection in the wound. There are several studies that have proven that binahong leaves are effective in accelerating the healing process of perineal wounds in postpartum women. Research Objectives: This literature review aims to determine the effectiveness of binahong leaves in the healing process of perineal wounds in postpartum women. Methods: reviewing research articles both nationally and internationally obtained from Google Scholar using the keywords "perineal wound" "partum period" and "binahong leaf". After being selected, eight research articles were obtained consisting of seven national research articles and one international research article. Results: From all research articles, it can be concluded that binahong leaves are effective in accelerating healing in perineal wounds. In addition, binahong leaves can also prevent infection in the perineal wound so that it can provide a sense of security and comfort for postpartum mothers. Keywords: perineal wound, puerperium, binahong leaves Sebanyak 75% ibu yang melahirkan secara normal atau pervaginam mengalami Robekan jaringan atau luka pada perineum yang mana terdapat prognosis atau diagnosa potensial pada ibu nifas dengan luka jahitan perineum yaitu dapat terjadi infeksi pada luka jahitan perineum. Untuk mencegah infeksi tersebut dibutuhkan perawatan luka perineum yang komprehensif. Perawatan luka perineum menggunakan daun binahong bisa menjadi salah satu cara untuk mencegah terjadinya infeksi pada luka tersebut. Terdapat beberapa penelitian yang telah membuktikan bahwa daun binahong efektif untuk mempercepat proses penyembuhan luka perineun pada ibu nifas. Tujuan Penelitian: literature review ini bertujuan untuk mengetahui keefektifitasan daun binahong dalam proses penyembuhan luka perineum pada ibu nifas. Metode: melakukan review terhadap artikel penelitian baik nasional maupun internasional yang diperoleh dari google scholar menggunakan kata kunci “luka perineum” “masa nifas” dan “daun binahong”. Setelah diseleksi didapatkan delapan artikel penelitian yang terdiri dari tujuh artikel penelitian nasional dan satu artikel penelitian internasional. Hasil: dari keseluruhan artikel penelitian dapat disimpulkan bahwa daun binahong efektif untuk mempercepat penyembuhan pada luka perineum. Selain itu daun binahong juga dapat mencegah infeksi pada luka perineum sehingga dapat memberikan rasa aman serta nyaman pada ibu nifas. Keywords : luka perineum, masa nifas, daun binahong
GAMBARAN POSTUR KERJA DAN KELUHAN GANGGUAN MUSKULOSKELETAL PADA PEKERJA TERNAK AYAM DAGING DI KECAMATAN SONDER KABUPATEN MINAHASA Tiavanny Shekinah Wewengkang; Paul A. T. Kawatu; Eva M. Mantjoro
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 3 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i3.5788

Abstract

Salah satu faktor risiko MSDs yaitu faktor ergonomik, termasuk di dalamnya yaitu postur kerja. Pada pekerja informal seperti pekerja ternak ayam sering menggunakan postur kerja yang berisiko atau tidak ergonomis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran keluhan muskuloskeletal dan postur kerja pada pekerja ternak ayam daging. Penelitian kuantitatif dengan survei deskriptif, dilakukan di seluruh peternakan ayam di Kecamatan Sonder Kabupaten Minahasa. Sampel penelitian pada total populasi sebanyak 29 pekerja. Data didapatkan dengan cara dokumentasi postur kerja dan observasi menggunakan lembar kerja metode Ovako Working posture Analysis System (OWAS) dan kuesioner Nordic Body Map (NBM) pada pekerja ternak ayam. Analisis data univariat menggunakan aplikasi software Microsoft Excel dan SPSS. Penelitian ini menunjukkan sebagian besar pekerja berjenis kelamin laki-laki, berusia 36-45 tahun, bekerja 1-8 jam perhari, masa kerja 1-6 tahun, berpendidikan SMA, selalu merokok, dan tidak pernah konsumsi alkohol. Ada 2 (dua) postur kerja yang diukur, postur kerja 1 didapati pekerja dengan kategori sedang (58,6%), kategori tinggi (27,6%), kategori sangat tinggi (13,8%). Pada postur kerja 2 didapati pekerja dengan kategori sedang (10,3%), kategori tinggi (58,6%), kategori sangat tinggi (31%). Keluhan MSDs pada pekerja yaitu kategori rendah (24,1%), kategori sedang (65,5%), dan kategori tinggi (10,3%) dengan keluhan terbanyak pada pinggang, punggung, pantat, leher bawah dan leher atas.
PENGARUH SENAM LANSIA TERHADAP PENINGKATAN DAYA TAHAN KARDIORESPIRASI PADA LANSIA DI BANJAR BUDAIRENG DESA BATU BULAN KANGIN Ni Made Novi Indah Sari; Ida Ayu Astiti Suadnyana; I Putu Prisa Jaya
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 3 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i3.5798

Abstract

Lansia adalah tahapan yang pasti dijalani oleh setiap individu. Penurunan daya tahan kardiorespirasi merupakan salah satu penurunan fungsional tubuh yang terjadi seiring meningkatnya usia. Aktivitas fisik yang dijalankan merupakan penentu derajat daya tahan kardiorespirasi dari lansia. Aktivitas fisik mudah yang sesuai dengan lansia salah satunya yaitu senam aerobic low impact.  Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh dari senam lansia terhadap peningkatan daya tahan kardiorespirasi pada lansia di Banjar Budaireng Desa Batubulan Kangin. Pre and post-test control group design merupakan rancangan dari penelitian ini dan penelitian dilaksanakan bulan April-Mei 2022. Populasi lansia di Banjar Budaireng Desa Batubulan Kangin yang menepati kriteria inklusi serta eksklusi yaitu sebanyak 32 responden akan dijadikan sampel penelitian. Dari keseluruhan total sampel selanjutnya dibagi menjadi kelompok I yang diberikan perlakuan serta kelompok kontrol atau kelompok II yang dimana masing-masing terdiri dari 16 responden. Six minute walking test merupakan instrumen yang digunakan untuk menilai daya tahan kardiorespirasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelompok perlakuan dengan senam lansia lebih efektif meningkatkan daya tahan kardiorespirasi dibandingkan dengan kelompok kontrol dengan p 0,000 (p<0,05). Sehingga disimpulkan bahwa terdapat pengaruh bermakna dari senam lansia terhadap meningkatnya daya tahan kardiorespirasi pada lansia di Banjar Budaireng Desa Batubulan Kangin.

Page 31 of 216 | Total Record : 2155