cover
Contact Name
Lira Mufti Azzahri Isnaeni
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
prepotifjurnalkesmas.up@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat
ISSN : 26231573     EISSN : 26231581     DOI : https://doi.org/10.31004/prepotif
Core Subject : Health,
PREPOTIF Jurnal Kesehatan Masyarakat adalah bidang kesehatan yang luas seperti kesehatan masyarakat, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Epidemiologi, keperawatan, kebidanan, kedokteran, farmasi, psikologi kesehatan, nutrisi, teknologi kesehatan, analisis kesehatan, sistem informasi kesehatan, hukum kesehatan, rumah sakit manajemen, Ekonomi Kesehatan, Kebijakan Kesehatan, kesehatan lingkungan dan sebagainya.
Articles 2,155 Documents
HUBUNGAN ANTARA AKTIVITAS FISIK, SCREEN TIME, DAN KONSUMSI MINUMAN RINGAN DENGAN STATUS GIZI PADA PEMUDA SAAT PANDEMI COVID-19 Miftahul Huda; Diana V. D. Doda; Jimmy Posangi; Welong S. Surya
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 2 (2022): AGUSTUS 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i2.5479

Abstract

Pandemi Covid-19 yang telah berlangsung selama hampir Tiga tahun di Indonesia membawa dampak pada semua aspek kehidupan. Tak terkecuali terhadap profil gizi penduduk Indonesia. Tujuan dalam penelitian ini ialah untuk mengetahui hubungan antara aktivitas fisik, screen time, dan konsumsi minuman ringan dengan status gizi pada pemuda saat pandemic Covid-19. Jenis penelitian kuantitatif. sampel ialah total populasi sebanyak 90 orang. Analisis statistik uji chi square,dan regresi logistic. Hasil penelitian variabel kepuasan pasien puas 58.2% dan tidak puas 41.8%. Variabel minat pasien yang Aktivitas fisik aktif sebanyak 42 responden (46,7%) dan aktivitas fisik kurang aktif 48 responden (53,3%). Konsumsi minuman ringan sedikit sebanyak 51 responden (56,7%) dan konsumsi minuman ringan banyak 39 responden (43,3 %). Screen time cukup sebanyak 30 responden (33,3%) dan screen time tinggi 60 responden (66,7%). nilai P-value 0,002 sehingga menegeaskan adanya hubungan antara aktivitas fisik dengan status gizi. %). Hasil uji chi square ditemukan nilai P-value 0,409 sehingga menegeaskan tidak adanya hubungan antara konsumsi minuman ringan dengan status gizi. Hasil uji chi square ditemukan nilai P-value 0,001 sehingga menegeaskan adanya hubungan antara screen time dengan status gizi. Hasil uji regresi logistik ditemukan variabel screen time memiliki hubungan yang paling kuat dengan status gizi dibandingkan dengan variabel aktivitas fisik dengan Exp (B) screen time yaitu 8,106. Penelitian ini terdapat hubungan antara aktivitas fisik dan screen time dengan status gizi, tidak ada hubungan konsumsi minuman ringan dengan status gizi, dan variabel yang paling berhubungan dengan status gizi adalah screen time.  
HUBUNGAN ANTARA STATUS DEMOGRAFI DENGAN DERAJAT BERATNYA PENYAKIT COVID-19 DI RUMAH SAKIT SILOAM KEBON JERUK JAKARTA BARAT Belinda Junitia; Velma Herwanto
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 2 (2022): AGUSTUS 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i2.5527

Abstract

Kasus COVID-19 saat ini telah menjadi pandemi. Manifestasi klinis dan derajat keparahan COVID-19 pada setiap pasien sangat bervariasi, mulai dari derajat ringan, sedang, berat, bahkan menyebabkan kematian. Perbedaan derajat keparahan COVID-19 dapat dipengaruhi oleh berbagai aspek, salah satunya adalah status demografi seperti usia dan jenis kelamin. Menurut peta sebaran COVID-19 di Indonesia, kasus positif COVID-19 lebih banyak terjadi pada penduduk dengan usia 31-45 tahun dan berjenis kelamin perempuan. Sedangkan pada kasus meninggal, lebih banyak terjadi pada penduduk dengan usia ?60 tahun dan berjenis kelamin laki-laki. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan serta mengetahui hubungan antara status demografi seperti usia dan jenis kelamin dengan derajat keparahan pasien COVID-19. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling yang dilakukan di sebuah rumah sakit swasta Jakarta Barat dengan menggunakan data rekam medik dari 135 pasien. Data yang dikumpulkan yaitu status demografi meliputi usia dan jenis kelamin serta derajat keparahan pasien COVID-19. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata usia pasien COVID-19 adalah sebesar 55,36 ± 1,42 tahun dan mayoritas berjenis kelamin laki-laki (55,6%). Selain itu didapatkan bahwa mayoritas pasien COVID-19 mengalami derajat keparahan sedang tanpa oksigen (34,1%), diikuti dengan derajat sedang dengan oksigen (30,4%), ringan (21,5%), dan berat (14,1%). Dengan menggunakan uji chi-square, didapatkan hubungan yang bermakna antara usia dengan derajat berat COVID-19 (p-value 0,025) dimana usia lebih tua berhubungan dengan derajat COVID-19 yang lebih berat. Perbedaan usia tersebut tampak antara pasien COVID-19 derajat ringan/sedang tanpa oksigen dengan derajat berat (PRR 2,79). Dengan menggunakan uji chi-square, didapatkan tidak adanya hubungan bermakna antara jenis kelamin dengan derajat berat COVID-19 (p-value 0,356). Penelitian ini diharapkan dapat memaparkan hubungan dan pengaruhnya status demografi terutama usia dan jenis kelamin terhadap derajat keparahan COVID-19 sehingga dapat menurunkan tingkat kasus COVID-19 dengan derajat berat dan bahkan kematian.
PERBANDINGAN PARAMETER INFLAMASI DAN STATUS KOAGULASI PADA BERBAGAI DERAJAT BERAT COVID-19 DI SILOAM KEBON JERUK Erick Makarau; Velma Herwanto
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 2 (2022): AGUSTUS 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i2.5528

Abstract

Coronavirus disease 2019 (COVID-19) merupakan penyakit menular pernafasan yang disebabkan oleh severe acute respiratory syndrome coronavirus-2. Inflamasi dan koagulasi merupakan indikator penting yang dapat menilai keterlibatan sistemik suatu penyakit, terutama pada COVID-19. Identifikasi sejak dini derajat berat penyakit dengan pemberian terapi yang adekuat dapat menurunkan mortalitas dan morbiditas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan rerata parameter inflamasi dan status koagulasi yang meliputi neutrophil to lymphocyte ratio, C-reactive protein, D-Dimer, laktat dehidrogenase dan feritin antarberbagai derajat keparahan. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain potong lintang, dilakukan pada rekam medis 135 pasien. Hasil penelitian menunjukan bahwa pasien COVID-19 sebagian besar adalah laki-laki (55,6%). Rerata usia pasien COVID-19 55 tahun (±1,42). Mayoritas pasien COVID-19 dirawat dengan derajat keparahan sedang tanpa oksigen (34,1%) diikuti dengan derajat sedang dengan oksigen (30,4%), ringan (21,5%), dan berat (14,1 %). Uji statistik menunjukan adanya perbedaan rerata yang bermakna pada parameter inflamasi dan koagulasi antarberbagai derajat keparahan COVID-19. Pasien derajat berat memiliki kadar neutrophil to lymphocyte ratio, C-reactive protein, dan D-Dimer yang lebih tinggi dibandingkan dengan derajat ringan. Selain itu kadar laktat dehidrogenase dan feritin cenderung lebih tinggi pada pasien derajat penyakit berat dibandingkan pasien derajat ringan, meskipun data kedua parameter tersebut tidak dapat diolah secara statistik karena jumlah sampel minimal. Oleh karena itu pengukuran kadar neutrophil to lymphocyte ratio, C-reactive protein, D-Dimer, laktat dehidrogenase dan feritin diharapkan dapat mengidentifikasi dini keparahan dan perburukan pasien COVID-19.
PREVALENSI PREEKLAMPSIA DAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH DI RUMAH SAKIT X JAKARTA TAHUN 2019-2020 Nathanael Ryan Hansel Wijaya; Ricky Susanto
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 2 (2022): AGUSTUS 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i2.5531

Abstract

Preeklampsia adalah kondisi hipertensi pada ibu hamil dengan usia gestasional lebih dari 20 minggu diikuti disfungsi organ. Disertai proteinuria. Preeklampsia merupakan salah satu predisposisi bayi berat lahir rendah yang lahir dengan berat kurang dari 2500 gram. Penelitian ini bertujuan mengetahui prevalensi preeklampsia dan bayi berat lahir rendah (BBLR). Penelitian dilakukan menggunakan desain deskriptif menggunakan cross-sectional (potong lintang), dilaksanakan pada bulan Januari – Juni 2022. Pengumpulan data sekunder berupa rekam medis dari Rumah Sakit X Jakarta. Data yang diperoleh diolah dengan analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi. Dari 190 data ibu hamil yang dikumpulkan terdapat 37 (19,5%) kasus preeklampsia. Dari 37 ibu hamil dengan preeklampsia, 32 ibu mengalami preeklampsia murni (86,5%) dan 5 ibu mengalami preeklampsia dengan penyerta (13,5%). Sebanyak 64 (33,7%) dari 190 bayi lahir dengan berat rendah. Sedangkan, dari 37 bayi dari ibu yang terdiagnosis preeklampsia, terdata 25 (67,6%) bayi berat lahir rendah, dan sebanyak 12 (32,4%) bayi dengan berat lahir yang normal. Bagi ibu hamil untuk rutin melakukan pemeriksaan kehamilan, ibu hamil dengan preeklampsia dapat menjaga tekanan darahnya dengan beristirahat, mengurangi konsumsi garam, dan mengkonsumsi antioksidan seperti vitamin C dan E. Bagi peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian mengenai faktor lain yang dapat menyebabkan BBLR dan mengenai komplikasi lain dari preeklampsia.
PENGARUH PENYULUHAN TERHADAP PERUBAHAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU REMAJA PADA MASA PANDEMI COVID 19 DI SMA TARAKANITA CITRA RAYA TANGERANG TAHUN 2022 Olivia Larissa; Ernawati Ernawati
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 2 (2022): AGUSTUS 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i2.5532

Abstract

Semua kelompok usia memiliki risiko untuk terpapar virus COVID 19 termasuk usia remaja. Meskipun remaja yang terinfeksi COVID 19 hanya memiliki gejala ringan atau asimtomatik, remaja tersebut dapat berperan besar sebagai carrier COVID 19 bagi orang lain. Hal ini tentu dapat meningkatkan potensi penularan kepada masyarakat sehingga terjadi peningkatan jumlah pasien positif di era pandemi COVID 19. Semakin luasnya penyebaran kasus COVID 19, maka perlu tindakan pencegahan yang dilakukan oleh setiap individu termasuk usia remaja. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan terhadap pengetahuan dan perilaku remaja pada masa pandemi COVID 19 di SMA Tarakanita Citra Raya tahun 2022. Penelitian ini adalah penelitian analitik dengan desain pre-experimental dan analisis data dilakukan dengan uji wilcoxon. Hasil penelitian pada 100 responden didapatkan bahwa yang memiliki pengetahuan baik 28 orang (28%) dan perilaku baik 27 orang (27%) sebelum penyuluhan. Setelah penyuluhan didapatkan bahwa responden yang memiliki pengetahuan baik 68 orang (68%) dan perilaku baik 83 orang (83%). Terdapat pengaruh penyuluhan terhadap peningkatan pengetahuan dan perilaku remaja pada masa pandemi COVID 19 di SMA Tarakanita Citra Raya Tangerang (Nilai sig. = 0,000).
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU IBU HAMIL DALAM MENGKONSUMSI TABLET Fe DI KELURAHAN TABING WILAYAH KERJA PUSKESMAS LUBUK BUAYA PADANG Gina Muthia; Yulia Arifin; Putri Nelly Syofiah; Putri Delima
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 2 (2022): AGUSTUS 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i2.5567

Abstract

Tablet Fe adalah unsur pembentuk sel darah merah yang dibutuhkan ibu hamil guna mencegah terjadinya anemia selama kehamilan. Data dari Dinas Kesehatan Kota Padang tahun 2014, dari 22 Puskesmas di kota Padang didapat ibu hamil anemia sebanyak 2.603 dari 19.320 ibu hamil, Puskesmas Lubuk Buaya menempati urutan pertama kejadian anemia tertinggi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Prilaku Ibu Hamil dalam Mengkonsumsi Tablet Fe di Kelurahan Tabing Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Buaya Padang Tahun 2016. Jenis yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional dengan populasi ibu hamil trimester III yang telah mendapatkan 30 Tablet Fe pada bulan Mei dan Juni 2016 di Kelurahan Tabing Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Buaya Padang 2016. Data di kumpulkan menggunakan kuesioner. Teknik pengolahan data dengan cara Editing, Coding, Transfering, Tabulating, dan Cleaning. Analisa data dengan analis univariat dan bivariate. Hasil penelitian, ibu hamil tidak mengkonsumsi tablet Fe 24 orang (60%), ibu hamil dengan pendidikan tinggi 21 orang (52,5%), ibu hamil pengetahuan rendah 22 orang (55%), ibu hamilsikap negatif 27 orang (67,5%). Ada hubungan pendidikan dengan konsumsi tablet Fe, tidak ada hubungan pengetahuan dengan konsumsi tablet Fe, terdapat hubungan sikap dengan konsumsi tablet Fe pada Ibu hamil di Kelurahan Tabing wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Buaya Padang Tahun 2016. Pendidikan dan pengetahuan tidak berhubungan dengan konsumsi tablet Fe pada ibu hamil, dan sikap berhubungan dengan konsumsi tablet Fe pada ibu hamil. Diharapkan kepada petugas kesehatan untuk menjelaskan lagi tentang manfaat konsumsi tablet Fe.
PENATALAKSANAAN ULTRASOUND DAN TERAPI LATIHAN PADA KASUS OSTEOARTHRITIS KNEE BILATERAL : STUDI KASUS Atik swandari Atik; Yulia Trisnawati; Ridho Syahid Efendi
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 2 (2022): AGUSTUS 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i2.5580

Abstract

Osteroarthritis knee merupakan penyakit degeneratif  pada sendi lutut yang  mempunyai kerusakan yang sangat jelas pada sendi dan ditandai dengan adanya osteofit (tulang baru yang ada di sekitar tepi tulang) yang disebabkan oleh terjadinya perubahan fisiologis serta patologis pada tulang sub kondral. Pada kondisi osteoarthritis sering terdapat gangguan berupa nyeri dan keterbatasan aktivitas fungional sehari hari.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengurangi nyeri dan untuk meningkatkan kemampuan fungsional sehari - hari pada pasien osteoarthritis knee bilateral. Penelitian ini termasuk studi kasus (case study) yang dilakukan pada salah satu pasien di Rumah Sakit Siti Khadijah Sepanjang Taman Sidoarjo. Pasien pada penelitian ini adalah seorang wanita berusia 60 tahun yang mengalami keluhan nyeri pada kedua lutut terutama saat jongkok berdiri dan naik turun tangga. Pasien telah menjalani terapi dengan modalitas ultrasound dan terapi latihan  sebanyak 6x, seminggu 3x dalam kurun waktu 2 minggu. Setiap terapi mendapatkan penanganan fisioterapi kurang lebih selama 30 menit. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa setelah dilakukan penanganan fisioterapi dengan menggunakan ultrasound dan terapi latihan sebanyak 6x terdapat penurunan skala nyeri  ketika  diukur dengan (VDS) verbal descriptive scale dan terjadi peningkatan kemampuan fungsional ketika diukur dengan skala jette. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penanganan dengan modalitas fisioterapi berupa ultrasound dan terapi latihan dapat menurunkan nyeri dan dapat meningkatkan kemampuan fungsional pada kasus osteoarthritis knee bilateral.
GAMBARAN FREKUENSI DAN DISTRIBUSI CORONAVIRUS DISEASE-19 DI WILAYAH KERJA DINAS KESEHATAN KOTA TOMOHON PERIODE APRIL 2020 – JULI 2021 Akhsa Meli Grit Lonta; Budi Tarmady Ratag; Angela Fitriani Clementine Kalesaran
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 2 (2022): AGUSTUS 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i2.5596

Abstract

Coronavirus disease-19 (COVID-19) adalah penyakit jenis baru yang teridentifikasi pada tahun 2019. Gambaran epidemiologi COVID-19 dibutuhkan dalam pembuatan kebijakan serta acuan dalam penelitian lanjutan. Kota Tomohon merupakan salah satu kota yang terdampak infeksi virus SARS-CoV-19. Kota Tomohon berada diurutan ke-3 kabupaten/kota dengan jumlah kasus terbanyak yang ada di Sulawesi Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui frekuensi kasus terkonfirmasi, kasus kematian dan positivity rate serta distribusi kasus terkonfirmasi COVID-19 berdasarkan variable epidemiologi orang, tempat dan waktu di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kota Tomohon periode April 2020 – Juli 2021 dengan jenis penelitian kuantitatif deskriptif dan desain studi potong lintang. Penelitian ini dilakukan di Dinas Kesehatan Kota Tomohon pada November 2021 – Januari 2022. Hasil penelitian ini yaitu jumlah kasus terbanyak terjadi dibulan Juli 2021 dengan 509 kasus, positivity rate tertinggi yaitu 36,2% dibulan Januari 2021, jumlah kasus kematian paling banyak yaitu 13 kasus, perempuan adalah kelompok populasi dengan angka konfirmasi tertinggi, usia 25-34 tahun paling banyak terinfeksi COVID-19, Kelurahan Taratara 3 serta Walian memiliki jumlah kasus paling tinggi di Kota Tomohon dan Kecamatan dengan angka konfirmasi tertinggi yaitu Tomohon Selatan. Adapun saran bagi peneliti selanjutnya untuk dapat mencari tahu hubungan kejadian COVID-19 dengan variabel epidemiologi dan bagi Dinas Kesehatan Kota Tomohon agar dapat terus melakukan surveilans terhadap kejadian COVID-19 dan intervensi khusus bagi mereka yang paling banyak terinfeksi.
KEPATUHAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) PADA PEKERJA DI SOROWAKO SULAWESI SELATAN Muhammad Akbar Salcha; Arni Juliani; Jhein Mourin Hernice Pangande
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 2 (2022): AGUSTUS 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i2.5600

Abstract

Kedisiplinan para pekerja dalam menggunaakan alat pelindung diri tergolong masih rendah sehingga risiko terjadinya kecelakaan kerja yang dapat membahayakan pekerja cukup besar. Adapun tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui hubungan antara tingkat pendidikan, tingkat pengetahuan, motivasi dan pelatihan dengan kepatuhan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) pada pekerja di bagian project asset intergrity PT. Bujaya Karya Makmur Sorowako. Jenis penelitian yang digunakan yaitu observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Adapun populasi dalam penelitian ini seluruh pekerja bagian project asset intergrity dengan jumlah keseluruhan sampel yaitu 60 responden. Teknik penarikan sampel yaitu dengan menggunakan total sampling. Cara pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner dan wawancara, serta analisis data yang digunakan adalah analisis univariate untuk melihat distribusi frekuensi dan bivariat dengan uji chisquare alfa = 0.05 untuk melihat hubungan antara variable independent dengan dependen. Terdapat hubungan antara tingkat pendidikan dengan kepatuhan penggunaan APD dengan nilai p value = 0,001, ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan penggunaan APD dengan nilai p value = 0,000, dan ada hubungan antara motivasi dengan kepatuhan penggunaan APD dengan nilai p value = 0,008. Tidak ada hubungan antara pelatihan dengan kepatuhan penggunaan APD. Terdapat tiga variable yang berhubungan dengan keptuhan penggunaan APD yakni, tingkat pendidikan, tingkat pengetahuan dan motivasi.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUALITAS BIOLOGIS AIR MINUM ISI ULANG: LITERATURE REVIEW Adelia Suryani; Agustin Kusumayati
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 2 (2022): AGUSTUS 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i2.5612

Abstract

Pemenuhan kebutuhan air yang aman dikonsumsi merupakan hal penting untuk diperhatikan. Ketika masyarakat mengonsumsi air tercemar, dapat menimbulkan water borne disease. Air minum isi ulang adalah pilihan masyarakat umum, dikarenakan lebih praktis dan ekonomis. Faktanya masih banyak air minum isi ulang yang tidak memenuhi syarat dan berisiko mengganggu kesehatan. Tujuan penelitian adalah mencari tahu berbagai faktor yang memiliki hubungan dengan kualitas biologis air minum isi ulang. Penelitian ini tergolong sebagai literature review, dengan portal penelusuran berupa Google Scholar, Science Direct dan ProQuest. Kriteria inklusi berupa literatur terpublikasi pada rentang 2017-2022, dapat diakses, full text, berbahasa Indonesia atau Inggris dan berformat artikel atau tugas akhir yang dipublikasikan. Kriteria eksklusi yaitu duplikasi dan tidak sesuai dengan kata kunci. Kata kunci penelitian berupa faktor-faktor, hubungan, air minum isi ulang serta kualitas biologis. Terdapat 12 literatur yang sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Berbagai faktor yang memiliki hubungan bermakna dengan kualitas biologis air minum isi ulang di antaranya faktor tempat seperti lokasi depot, ketersediaan tempat sampah, ruang pengisian, sanitasi peralatan seperti alat sterilisasi, perilaku higiene penjamah berupa mencuci tangan dan penggunaan pakaian kerja, pemilihan sumber air baku, pembinaan dan pengawasan depot, proses pengelolaan, penerapan SOP dan pemeriksaan bakteriologi air.

Page 29 of 216 | Total Record : 2155