cover
Contact Name
Lira Mufti Azzahri Isnaeni
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
prepotifjurnalkesmas.up@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat
ISSN : 26231573     EISSN : 26231581     DOI : https://doi.org/10.31004/prepotif
Core Subject : Health,
PREPOTIF Jurnal Kesehatan Masyarakat adalah bidang kesehatan yang luas seperti kesehatan masyarakat, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Epidemiologi, keperawatan, kebidanan, kedokteran, farmasi, psikologi kesehatan, nutrisi, teknologi kesehatan, analisis kesehatan, sistem informasi kesehatan, hukum kesehatan, rumah sakit manajemen, Ekonomi Kesehatan, Kebijakan Kesehatan, kesehatan lingkungan dan sebagainya.
Articles 2,155 Documents
GAMBARAN EPIDEMIOLOGI STROKE DI JAWA TIMUR TAHUN 2019-2021 Andina Ayu Natasya Putri
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i1.13680

Abstract

Penyakit tidak menular adalah penyakit yang disebabkan oleh adanya pelemahan organ manusia itu sendiri. Salah satu penyakit tidak menular adalah stroke. Penyakit stroke merupakan masalah kesehatan di dunia. Penyakit stroke terdiri dari stroke iskemik dan stroke hemoragik. Stroke dapat menyebabkan kerusakan otak yang berkepanjangan, kecacatan jangka panjang, atau bahkan kematian. Prevalensi stroke di Jawa Timur pada tahun 2021 yaitu 12,4‰. Prevalensi tersebut masih diatas rata-rata nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarankan epidemiologi stroke di Jawa Timur tahun 2019-2021 berdasarkan orang, tempat dan waktu. Jenis penelitian ini adalah observasional deskriptif. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari data Sistem Informasi Surveilans PTM Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur tahun 2019-2021. Populasi penelitian ini adalah seluruh penderita stroke di Jawa Timur. Lokasi penelitian di Jawa Timur. Analisis data menggunakan Microsoft Excel. Penyajian peta menggunakan Health Mapper. Berdasarkan orang kasus stroke tertinggi berusia diatas 50 tahun dan berjenis kelamin baik laki-laki maupun perempuan. Berdasarkan tempat kasus stroke tertinggi di daerah perkotaan. Berdasarkan waktu kasus baru stroke mengalami fluktuatif, tetapi pada kasus lama mengalami penurunan. Kasus stroke di Jawa Timur masih cukup tinggi. Faktor risiko utama stroke adalah hipertensi. Diharapkan pada sektor kesehatan untuk melakukan kampanye dan sosialisasi pentingnya mencegah, mengontrol, dan penanganan dini serangan stroke.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN PENYAKIT FILARIASIS PADA MASYARAKAT DI DESA LEUBOK BUNI KECAMATAN KUTA MALAKA KABUPATEN ACEH BESAR TAHUN 2022 Ipah Riani; Farrah Fahdhienie; Vera Nazhira Arifin
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i1.13694

Abstract

Umumnya, penyakit filariasis tidak banyak dijumpai karena berpeluang menular dalam jangka waktu bertahun-tahun, namun jika masyarakat masih abai dalam menerapkan perilaku pencegahan sedini mungkin, maka bukan tidak mungkin filariasis akan menjadi penyakit yang lumrah untuk dijumpai dan tidak langka lagi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan penyakit filariasis pada masyarakat di Desa Leubok Buni. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Responden di dalam penelitian ini sebanyak 59 responden dari 59 KK. Pengumpulan data menggunakan kuesioner melalui wawancara. Analisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi square dengan program computer STATA 12. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa 55.93% responden kurang berperilaku pencegahan filariasis, dan berada di lingkungan yang kurang baik sebesar 72.88%, 62.71% responden memilki pengetahuan yang baik, 93.22% petugas kesehatan berperan, 52.54% tokoh masyarakat berperan. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan antara lingkungan (p-value = 0.020), Jenis Kelamin (p-value = 0.000), Umur (p-value = 0.004), Pendidikan (0.009), dan pengetahuan (p-value = 0.002) dengan perilaku pencegahan filariasis, sedangkan pekerjaan (p-value = 0.716), peran petugas kesehatan (p-value = 0.426) dan peran tokoh masyarakat (p-value = 0.482) tidak ada hubungan yang signifikan dengan perilaku pencegahan filariasis pada masyarakat di Desa Leubok Buni Kecamatan Kuta Malaka Kabupaten Aceh Besar tahun 2022. Dari hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa faktor seperti lingkungan, jenis kelamin, umur, pendidikan dan pengehatuan menjadi faktor yang berhubungan terhadap perilaku pencegahan filariasis.
HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN EFIKASI DIRI PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MALAHAYATI Ajeng Ishelina Susilo; Sri Maria Puji Lestari; Esteria Marhayuni; Tessa Sjahriani
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i1.13704

Abstract

Mahasiswa kedokteran hidup dalam lingkungan yang kompetitif dan mengharuskan mahasiswa untuk menguasai banyak materi dalam waktu singkat, hal tersebut terkadang mengakibatkan tekanan dan beban bagi mahasiswa, sehingga dibutukan kemampuan afektif salah satunya adalah efikasi diri. Efikasi diri dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal, salah satunya dipengaruhi oleh motivasi belajar. Mengetahui hubungan motivasi belajar dengan tingkat efikasi diri pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Tahap Sarjana Universitas Malahayati angkatan 2019-2022. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan survey analitik, menggunakan metode cross sectional, alat ukur kuesioner MLSQ dan GSES, serta pengambilan sampel dengan teknik stratified random sampling. Didapatkan hasil penelitian dari responden sebanyak 228 mahasiswa dengan tingkat efikasi diri terbanyak dalam kategori tinggi berjumlah 197 mahasiswa (86,4%) dan tingkat efikasi diri terbanyak pada kategori tinggi berjumlah 128 mahasiswa (56,1%). Analisis statistik menggunakan uji spearman menunjukan p=value sebesar 0,000 (p < 0,05) dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,506. Terdapat hubungan bermakna antara motivasi belajar dengan tingkat efikasi diri pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Tahap Sarjana Universitas Malahayati angkatan 2019-2022.
KAJIAN LITERATUR SISTEMATIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI BUDAYA KESELAMATAN DI INDUSTRI PERTAMBANGAN Hadiyan Hadiyan; Dadan Erwandi
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i1.13708

Abstract

Peningkatan budaya keselamatan merupakan salah satu rekomendasi terbaik dalam upaya mengurangi kecelakaan di tempat kerja, termasuk pada industri pertambangan. Namun, kajian literatur ilmiah tentang faktor-faktor yang memengaruhi budaya keselamatan industri pertambangan di Indonesia masih terbatas. Tujuan dari kajian literatur ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi budaya keselamatan di industri pertambangan. Pada studi tinjauan pustaka yang sistematis atau systematic literature review (SLR) dengan menerapkan metode tinjauan Preferred Reporting Items for Systematic Review and Meta-Analyses (PRISMA) telah diidentifikasi sebanyak 30 artikel terkait budaya keselamatan di industri pertambangan dari beberapa negara seperti Afrika Selatan, Amerika Serikat, Brasil, Cina, Ghana, India, Kenya, Rusia, Swedia, Taiwan, dan Turki. Kajian kualitatif ini menggunakan tiga sumber pencarian utama, seperti Science Direct, Scopus, dan Web of Science. Tiga topik utama telah dikembangkan, yaitu faktor perilaku, psikologis, dan situasional, serta menghasilkan 17 subtema. Dalam literatur ditemukan bahwa faktor perilaku merupakan faktor paling dominan dalam membangun budaya keselamatan yang positif (47%), diikuti oleh faktor situasional (29%), dan faktor psikologis (24%). Demikian pula, komitmen manajemen merupakan kontributor terbesar dalam membangun budaya keselamatan di industri pertambangan. Kesimpulannya, dari hasil kajian literatur sistematis ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dalam memberikan pemahaman yang lebih baik terkait budaya keselamatan untuk mengurangi kecelakaan pertambangan dimasa yang akan datang.
FAKTOR- FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINDAKAN PENCEGAHAN KEJADIAN RABIES PADA ANAK DI DESA LOMPAD BARU KECAMATAN RANOYAPO KABUPATEN MINAHASA SELATAN Windy Patricya Stevani Lapian; Suryadi N. N. Tatura; Nurdjannah J. Niode
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i1.13709

Abstract

Rabies adalah penyakit menular akut yang disebabkan oleh infeksi virus (kelas rhabdovirus) yang menyerang sistem saraf pusat dan menyebabkan kelumpuhan otak serta kematian. Sebesar 98% penderita rabies di Indonesia ditularkan oleh hewan anjing yang terinfeksi virus rabies. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan tindakan pencegahan kejadian rabies pada anak di Desa Lompad Baru Kecamatan Ranoyapo Kabupaten Minahasa Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu 50 Keluarga yang memiliki anak dan memelihara anjing. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang   digunakan yaitu kuisioner. Analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square dan Analisis Multivariat menggunakan uji Regresi Logistik. Analisis bivariat dalam penelitian ini menggunakan uji Chi-Square pada nilai CI = 95% dan tingkat kemaknaan 5% (?= 0,05). Hasil analisis bivariat dengan menggunakan uji Chi-Square menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan tindakan pencegahan kejadian rabies pada anak (p= 0,002), terdapat hubungan antara sikap dengan tindakan pencegahan kejadian rabies pada anak (p= 0,024), tidak terdapat hubungan antara kepercayaan dengan tindakan pencegahan kejadian rabies pada anak (p= 0,090) dan tidak terdapat hubungan antara peranan petugas kesehatan dengan tindakan pencegahan kejadian rabies pada anak (p= 0,098). Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa variabel pengetahuan (p = 0,006) yang paling dominan diantara semua variabel dengan nilai Exp(B) sebesar 9.007, artinya masyarakat yang memiliki pengetahuan kurang baik memiliki resiko 9 kali lebih tinggi dibanding dengan masyarakat yang memiliki pengetahuan baik dalam tindakan penceghan kejadian rabies pada anak.
HUBUNGAN STRATEGI PROMOSI KESEHATAN DENGAN TINGKAT PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) PADA TATANAN RUMAH TANGGA DI KECAMATAN SILIH NARA KABUPATEN ACEH TENGAH Mai Hayati; Donal Nababan; Jasmen Manurung
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i1.13711

Abstract

PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) di Tatanan Rumah Tangga adalah semua perilaku kebersihan dan kesehatan yang dilakukan atas kesadaran masing masing sehingga setiap anggota keluarga atau keluarga dapat menolong dirinya sendiri di bidang kesehatan dan ikut berperan aktif dalam kegiatan-kegiatan kesehatan di masyarakat. Sasaran PHBS tatanan rumah tangga adalah seluruh anggota keluarga yaitu: anak dan remaja, pasangan usia subur, ibu hamil dan atau ibu menyusui, usia lanjut, dan pengasuh anak. Penelitian bertujuan menganalisis hubungan strategi promosi kesehatan (advokasi, bina suasana, dan gerakan pemberdayaan masyarakat) dengan tingkat Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada tatanan rumah tangga di Kecamatan Silih Nara Kabupaten Aceh Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yaitu cross-sectional. Hasil penelitian menunjukkan PHBS terbesar 41 orang (48,2%) berada pada kategori sehat II, 29 responden (34,1 %) pada kategori sehat IV, dan hanya ada 15 responden (17,6 %) yang berada pada kategori Sehat II, sedangkan strategi promosi kesehatan (advokasi) terbesar yaitu 44 responden (51,7%) bependapat kategori tidak baik, dan hanya ada 5 orang responden (5,9%) yang berpendapat kategori sangat baik. Berdasarkan hasil uji korelasi diperoleh angka nilai signifikansi dari variabel advokasi sebesar sig= 0,034 < 0,05, berdasarkan hasil uji korelasi yang diperoleh dari bina suasana sebesar sig= 0,045 < 0,05. Sedangkan berdasarkan hasil uji korelasi yang diperoleh dari pemberdayaan sebesar sig= 0,038 < 0,05
HUBUNGAN STRATEGI PROMOSI KESEHATAN DENGAN TINGKAT PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) PADA TATANAN RUMAH TANGGA DI KECAMATAN SILIH NARA KABUPATEN ACEH TENGAH Mai Hayati; Donal Nababan; Jasmen Manurung
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i1.13712

Abstract

PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) di Tatanan Rumah Tangga adalah semua perilaku kebersihan dan kesehatan yang dilakukan atas kesadaran masing masing sehingga setiap anggota keluarga atau keluarga dapat menolong dirinya sendiri di bidang kesehatan dan ikut berperan aktif dalam kegiatan-kegiatan kesehatan di masyarakat. Sasaran PHBS tatanan rumah tangga adalah seluruh anggota keluarga yaitu: anak dan remaja, pasangan usia subur, ibu hamil dan atau ibu menyusui, usia lanjut, dan pengasuh anak. Penelitian bertujuan menganalisis hubungan strategi promosi kesehatan (advokasi, bina suasana, dan gerakan pemberdayaan masyarakat) dengan tingkat Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada tatanan rumah tangga di Kecamatan Silih Nara Kabupaten Aceh Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yaitu cross-sectional. Hasil penelitian menunjukkan PHBS terbesar 41 orang (48,2%) berada pada kategori sehat II, 29 responden (34,1 %) pada kategori sehat IV, dan hanya ada 15 responden (17,6 %) yang berada pada kategori Sehat II, sedangkan strategi promosi kesehatan (advokasi) terbesar yaitu 44 responden (51,7%) bependapat kategori tidak baik, dan hanya ada 5 orang responden (5,9%) yang berpendapat kategori sangat baik. Berdasarkan hasil uji korelasi diperoleh angka nilai signifikansi dari variabel advokasi sebesar sig= 0,034 < 0,05, berdasarkan hasil uji korelasi yang diperoleh dari bina suasana sebesar sig= 0,045 < 0,05. Sedangkan berdasarkan hasil uji korelasi yang diperoleh dari pemberdayaan sebesar sig= 0,038 < 0,05
HUBUNGAN PERAN FAMILY CAREGIVER DENGAN TINGKAT KEMANDIRIAN ACTIVITY DAILY LIVING PASIEN PASKA STROKE Esa Meila Nur Islami Bunyamin; Popon Haryeti; Heri Ridwan
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i1.13747

Abstract

Penyakit tidak menular stroke merupakan penyakit dengan penyumbang kematian ke 3 di dunia setelah penyakit jantung dan di Indonesia sebagai penyumbang kematian pertama dengan prevalensi 15,4% dari populasi penduduk di Indonesia. Dampak yang didapatkan oleh penderita stroke biasanya terjadi kelumpuhan pada sebelah sisi bagian tubuh yang menyebabkan penderita tidak mampu melakukan aktivitas sehari-hari secara mandiri, dalam proses penyembuhan inilah peran dari keluarga yang menjadi caregiver bagi penderita stroke sangat dibutuhkan. Tujuan penelitan ini untuk mengetahui adakah hubungan antara peran family caregiver dengan tingkat kemandirian activity daily living pasien paska stroke di wilayah kerja Puskesmas Tanjungsari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan kuantitatif dengan pendekatan cross sectional yang kemuadian dianalisis menggunakan Spearman Rank. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 49 responden keluarga dengan pasien paska stroke serangan pertama yang diambil dengan teknik total sampling. Hasil temuan didapatkan adanya hubungan antara peran family caregiver dengan tingkat kemandirian activity daily living dengan nilai p-value < nilai ? (0,002 < 0,05).  Hubungan ini ditunjukan dengan nilai koefisien korelasi 0,436 yang termasuk kedalam kategori cukup, dikarenakan nilai koefisisen (r) positif maka terdapat hubungan positif yang searah, dapat disimpulkan terdapat hubungan anatara peran family caregiver dengan tingkat kemandirian activity daily living oasien paska stroke di wilayah kerja puskesmas Tanjungsari.
HUBUNGAN EFIKASI DIRI DENGAN MEKANISME KOPING DALAM MENGHADAPI SKRIPSI MAHASISWA KEDOKTERAN UNIVERSITAS MALAHAYATI Nurfazira Nurfazira; Dewi Lutfianawati; Dita Fitriani; Sri Maria Puji Lestari
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i1.13757

Abstract

Salah satu persoalan berat yang dihadapi banyak mahasiswa dalam menyelesaikan kuliah adalah penyelesaian skripsi. Faktor yang menjadi kendala bagi mahasiswa dalam menyelesaikan skripsi antara lain ialah memiliki efikasi diri yang rendah. Bagi mahasiswa yang memiliki efikasi diri yang rendah mereka akan lari dari masalah ini dan tidak mau mencari solusi atau srategi yang baik untuk memecahkan masalah yang dihadapinya. Dan sebaliknya bagi mereka yang memiliki efikasi diri yang tinggi mereka akan berusaha mencari jalan keluar atau strategi dalam menghadapinya yaitu dengan menggunakan mekanisme coping, sehingga mereka dapat menyelesaikan skripsinya dengan cepat. . Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui hubungan efikasi diri dengan mekanisme koping dalam menghadapi skripsi mahasiswa kedokteran Universitas Malahayati angkatan 2019. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan rancangan penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional. Berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi didapatkan sampel sebanyak 111 orang. Analisa data menggunakan uji korelasi spearman’s. Diketahui distribusi  frekuensi efikasi diri responden sebagian besar adalah sedang sebanyak 78 orang (74.3%) dan mekanisme koping sebagian besar adalah maladaptif sebanyak 62 orang (55.9%).  Terdapat hubungan yang signifikan antara efikasi diri dengan mekanisme koping (p-value = 0.002)  dan juga menampilkan nilai korelasi sebesar 0.297. Berdasarkan analisa dan pembahasan di atas, yaitu Terdapat hubungan yang signifikan antara efikasi diri dengan mekanisme koping pada mahasiswa Kedokteran Universitas Malahayati angkatan 2019 yang sedang mengambil skripsi.
HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DAN PENGETAHUAN IBU POST PARTUM RIWAYAT SC DENGAN PEMILIHAN ALAT KONTRASEPSI IUD PASCA SC DI RSUD SUNGAI DAREH TAHUN 2022 Ningsih Saputri Putri; Sri Andar Puji AstutI; Vellia Vellia
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i1.13758

Abstract

Intra Uterine Device (IUD) merupakan alat kontrasepsi dalam rahim yang waktu pemasangannya bisa dilakukan pasca persalinan. IUD pasca persalinan merupakan metode terpilih dan sangat dianjurkan untuk ibu terutama pada ibu dengan Sectio Caesarea (SC). Penelitian ini menggunakan metode survey Analitik dengan metode cross sectiona penelitian ini lakukan di Bangsal nifas  RSUD Sungai Dareh pulau punjung Kabupaten Dharmasraya. Populasi penelitian ini seluruh ibu nifas dengan persalinan SC sebanyak 50 orang dengan teknik pengambilan Purposive Sampling terdiri dari 34 responden.Uji statistik yang digunakan uji chi-square dan uji statistik mann whitney. Melalui analisa data dengan uji statistik menggunakan uji chi-square dengan responden berjumlah 34 responden didapatkan hasil bahwa p-value 0,002 < 0.005 artinya ada hubungan antara dukungan suami  dengan pemilihan kb IUD pasca SC. Dan  Hasil uji statistik  Mann whitney diperoleh hasil P-value = 0.308 > 0,005 artinya tidak ada hubungan antara pengetahuan ibu post partum riwayat SC dengan pemilihan kb IUD pasca SC di RSUD Sungai Dareh.Diharapkan untuk peneliti selanjutnya yang melakukan penelitian dengan judul ini sebaiknya menggunakan metodologi-metodologi lainya.  

Page 45 of 216 | Total Record : 2155