cover
Contact Name
Lira Mufti Azzahri Isnaeni
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
prepotifjurnalkesmas.up@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat
ISSN : 26231573     EISSN : 26231581     DOI : https://doi.org/10.31004/prepotif
Core Subject : Health,
PREPOTIF Jurnal Kesehatan Masyarakat adalah bidang kesehatan yang luas seperti kesehatan masyarakat, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Epidemiologi, keperawatan, kebidanan, kedokteran, farmasi, psikologi kesehatan, nutrisi, teknologi kesehatan, analisis kesehatan, sistem informasi kesehatan, hukum kesehatan, rumah sakit manajemen, Ekonomi Kesehatan, Kebijakan Kesehatan, kesehatan lingkungan dan sebagainya.
Articles 2,155 Documents
HUBUNGAN ANTARA BEBAN KERJA FISIK DENGAN PERASAAN KELELAHAN KERJA PADA PEKERJA PELAYANAN TEKNIK Pasyah Mangowal; Paul Kawatu; Mandroy Pangaribuan
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i1.13347

Abstract

Kelelahan kerja digambarkan sebagai perasaan lelah atau kekurangan energi yang dapat dikaitkan dengan faktor lingkungan kerja. Beban kerja fisik merupakan jenis pekerjaan yang dalam kegiatannya paling mengandalkan kegiatan fisik. Perusahaan Listrik Negara membuat unit pelayanan teknik yang menangani gangguan listrik. Pekerjaan ini menuntut fisik pekerja dan mengakibatkan kelelahan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara beban kerja fisik dengan perasaan kelelahan kerja. Jenis penelitian korelasional dengan total sampling berjumlah 31 responden. Variabel penelitian adalah beban kerja dan kelelahan kerja, dan variabel pengganggu. Univariat, bivariat dengan Pearson product moment, dan multivariat dengan analisis uji regresi linear. Hasil analisis regresi dengan variabel pengganggu menunjukan hubungan beban kerja fisik tetap signifikan mempengaruhi perasaan kelelahan kerja (sig. 0,000), hasil uji korelasi dengan Pearson product moment menunjukan ada hubungan antara beban kerja fisik dengan perasaan kelelahan kerja (p= 0,001). Kesimpulan, terdapat hubungan beban kerja fisik dengan perasaan kelelahan kerja pada pekerja pelayanan teknik di Perusahaan Listrik Negara Unit Layanan Pelanggan Kota Bitung. Diharapkan Manajer dan Pejabat K3 memperhatikan beban kerja dan kelelahan pada pekerja agar terhindar dari hal yang tidak diinginkan.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERSALINAN PREMATUR DI RSUD Dr.M.YUNUS BENGKULU Puteri Andika; Dewi Aprilia Ningsi I; Ruri Maiseptya Sari
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i1.13361

Abstract

Persalinan prematur adalah persalinan sebelum usia kehamilan 37 minggu atau berat badan lahir antara 500-2499 gram. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari faktor-faktor yang mempengaruhi persalinan premature di RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu Tahun 2021.  Penelitian ini menggunakan metode Survey analitik dengan rancangan Case Control. Populasi adalah seluruh ibu bersalin di RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu tahun 2021 yaitu 343, dimana jumlah persalinan premature sebanyak 42 orang. Sampel kasus diambil secara total sampling sebanyak 42 orang dan sampel control diambil secara Systematic Random Sampling dengan perbandingan 1:1 sebanyak 42 orang. Data dianalisi menggunakan analisi univariat,  dan bivariate. Dari 84 orang terdapat 42 orang persalinan prematur dan 42 orang tidak persalinan prematur, 40 orang dengan 33 orang Riwayat abortus dan 51 orang tidak ada riwayat abortus. 35 orang yang pendidikan rendah dan 49 orang pendidikan tinggi. 42 orang yang tekanan darahnya sistolik <100/>130 atau diastole <80/>90 mmhg dan 42 orang dengan tekanan darah sistol 100/130 atau diastole 80/90 mmHg. ada hubungan riwayat abortus dengan persalinan prematur dengan kategori hubungan erat, ada hubungan pendidikan dengan persalinan prematur dengan kategori hubungan erat, ada hubungan tekanan darah dengan persalinan prematur dengan kategori hubungan erat. Diharapkan tenaga kesehatan dapat meningkatkan skrining pada ibu hamil yang berkunjung ke Poli Kebidanan untuk melakukan deteksi dini kehamilan beresiko agar tidak berdampak pada persalinan prematur.
EFEK KESEHATAN PSIKOLOGIS, FISIK, PEKERJAAN, DAN DEMOGRAFIS TERHADAP KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS PEKERJA: KAJIAN LITERATUR SISTEMATIS Nadya Karina; Baiduri Widanarko
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i1.13457

Abstract

Kesejahteraan psikologis pekerja memiliki implikasi penting baik di tempat kerja maupun aspek lain dari kehidupan pekerja. Kesejahteraan psikologis pekerja akan berdampak pada hasil kerja, kesuksesan, kinerja dan produktivitas organisasi. Studi ini bertujuan untuk menganalisis faktor – faktor yang berperan penting dalam menentukan kesejahteraan psikologis pekerja profesional. Penelitian ini menggunakan  metode Systematic Literature Review (SLR) dengan mengakses online database dari Scopus, ScienceDirect, ProQuest, dan GooggelCendekia, dan menggunakan kata kunci yang berbeda, yaitu “factors affecting professional worker well being” “DAN”, “ATAU”  “professional worker well being”,  “DAN”, “ATAU”  “worker well being”. Selanjutnya, sebanyak  159 didapat dari Scopus, 19.577 dari ScienceDirect, 51.685 dari ProQuest dan 17.800 artikel diperoleh dari GoogleCendikia, dengan total 89.221. Kriteria inklusi pada makalah yang diterbitkan antara Tahun 2013 dan 2023, relevansi judul dan abstrak, menggunakan semua jenis penelitian, baik deskriptif kualitatif, maupun kuantitatif., serta ketersediaan teks lengkap. Artikel yang tidak lengkap dan tidak relevan dengan topik kemudian dikeluarkan, setelah itu total sepuluh jurnal dipilih untuk analisis dengan menggunakan Model PICO (Problem, Intervention, Comparison, Outcome). Kesejahteraan psikologis pekerja dipengaruhi oleh faktor kesehatan psikologis, yaitu mindfulness, perilaku kognitif, gangguan mood, stres, depresi, kecemasan, strategi koping, makna hidup, dan ketahanan untuk meningkatkan kualitas kehidupan kerja. Faktor kesehatan fisik meliputi obesitas, komorbiditas fisik, kelelahan, gejala muskuloskeletal, kesehatan kerja. Faktor pekerjaan adalah kondisi kerja fisik, keselamatan kerja dan kesehatan kerja, beban pekerjaan, otonomi pekerjaan, sumber daya pekerjaan, kelas pekerjaan, tuntutan pekerjaan (beban kerja dan tekanan waktu) dan sumber daya pekerjaan (otonomi dan dukungan sosial). Faktor demografis meliputi sosiodemografi seperti umur, tipe pekerjaan, status perkawinan, wilayah kerja, dan sosial ekonomi. Faktor utama yang mempengaruhi kesejahteraaan psikologis pekerja profesional meliputi dimensi kesehatan psikologis, kesehatan  fisik, dimensi pekerjaan, dan sosiodemografis.
UJI BAKTERIOLOGIS AIR MINUM ISI ULANG DENGAN BAKTERI ESCHERICHIA COLI dan COLIFORM SEBAGAI INDIKATOR Dennis Setiawan; Hendra Hendra
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i1.13459

Abstract

Air minum yang tercemar serta sanitasi yang buruk dapat menyebabkan penyakit menular diantaranya kolera, diare, disentri, dan polio. Kualitas air minum yang buruk sangat mempengaruhi kesehatan manusia. Risiko kesehatan yang paling umum dan tersebar luas terkait dengan air minum adalah kontaminasi mikroba. Hingga 80% dari semua penyakit di dunia disebabkan oleh sanitasi yang tidak memadai, air yang tercemar atau tidak tersedianya air. Bakteri patogen Escherichia coli dan Coliform saat ini digunakan untuk menilai kontaminasi dalam pengelolaan kualitas air. Berdasarkan hasil review literatur dapat disimpulkan bahwa terdapat tiga faktor yang mempengaruhi kualitas bakteriologis air minum isi ulang diantaranya adalah kondisi peralatan sanitasi air minum isi ulang, lokasi tempat bangunan penyedia air minum isi ulang, dan personal hygiene dari petugas operator pengisian air minum isi ulang
Knowledge of Pregnant Women about Pregnancy Exercise Dina Indarsita; Sri Siswati; Juliandi Juliandi
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i1.13474

Abstract

Pregnancy exercise is exercise that is done to prepare and train the muscles so that they can be used to function optimally in normal delivery. Pregnancy exercise is very important for pregnant women. the incidence of prolonged labor in pregnant women who do pregnancy exercise is also smaller than that of pregnant women who do not do pregnancy exercise and in women who do pregnancy exercise their delivery is faster than pregnant women who do not do pregnancy exercise. This is because pregnant women do not know the importance of participating in pregnancy exercise during pregnancy. This type of research is descriptive analytic with a cross sectional study design. Sampling is done by total sampling is a sampling technique when all members of the population are used as samples with a sample of 40 people. The time of the study was April – September 2022. Data were collected from respondents using a questionnaire. Analysis of the data used is univariate (Frequency Distribution). The results showed that there were 24 people (60%) pregnant women who had good knowledge about pregnancy exercise and 16 people (405%) were not good. Conclusion Mothers who have knowledge of pregnant women about pregnancy exercise are more than those who are less good, namely 60% and 40%. Suggestions that health promotion about pregnancy exercise for pregnant women be further improved. With the increased knowledge of mothers about pregnancy exercise, it is hoped that mothers will carry out pregnancy exercise activities so that there will be no occurrence of prolonged labor.
ASSOCIATION OF BODY MASS INDEX WITH MORTALITY AMONG STROKE HAEMORRAGIC PATIENTS Meida Laely Ramdani; Sri Yani
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i1.13490

Abstract

 Abnormal body mass index (BMI) that leads to obesity and overweight is a problem that must be considered. It was one of the major health problems in the worldwide. Obesity and overweight contribute to risk factor for stroke and contribute to rapid death than those in normal BMI. The aim of this study was to analyse the association of Body Mass Index (BMI) with mortality among haemorrhagic stroke patients in the Unit Stroke, RSUD Banyumas. Non-experimental with retrospective approach has been used on this study. Total of 111 respondents using total sampling technique was taken from the medical record data of the Banyumas hospital from November 2018 to November 2019. Chi-square analyses has been performed to analyse this data. The statistical analysis showed that hemorrhagic stroke patients who died within ?48 hours were 55 respondents (49,5%) and those who died within ? 48 were 56 respondents (50,5%). Abnormal BMI  (?25 kg/m2) were 46 patients (41,4%) and normal BMI (<25 kg/m2) were 65 respondents (58,6%). The chi square result obtained p value= 0,045 with OR 2,2189.  Which means that there was a relationship between BMI and mortality among hemoragic stroke.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUNJUNGAN PELAYANAN ANTENATAL CARE PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS DUDUKSAMPEYAN KABUPATEN GRESIK Hana Anindya Sahasika; Nunik Puspitasari
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i1.13493

Abstract

Antenatal care merupakan pemeriksaan pada kehamilan yang bertujuan meningkatkan kesehatan ibu hamil, baik fisik dan mental secara optimal, persiapan dalam menghadapi persalinan dan masa nifas, persiapan dalam pemberian ASI Eksklusif serta memulihkan kesehatan alat reproduksi. Permasalahan yang mungkin dapat dialami ibu hamil seperti masalah gizi, kehamilan berisiko, komplikasi kebidanan, penyakit menular, penyakit tidak menular dan masalah kesehatan jiwa ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor yang berhubungan dengan kunjungan pelayanan antenatal care pada ibu hamil pada januari-maret 2022. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan desain potong lintang. Populasi penelitian ini sebesar 108 ibu hamil yang melakukan kunjungan ANC pada bulan januari-maret 2022 di Puskesmas Duduksampeyan Kabupaten Gresik dan didapatkan sampel penelitian sebanyak 52 ibu hamil menggunakan teknik simple random sampling. Uji yang digunakan yaitu uji univariat dan uji bivariat chi square. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 52 ibu hamil yaang melalukan kunjungan pelayanan antenatal care secara lengkap terdapat 28 ibu hamil (53,8%) berpengetahuan baik, 35 ibu hamil (67,3%) yang jarak menuju fasilitas kesehatan ? 6Km, dan sebanyak 37 ibu hamil (71,2%) mendapatkan dukungan keluarga untuk melakukan kunjungan pelayanan antenatal care di Puskesmas. Dari pengujian yang dilakukan menghasilkan Nilai P = 0,002 < 0,05 artinya terdapat hubungan antara pengetahuan ibu hamil dengan kunjungan ANC, dinyatakan terdapat hubungan antara jarak tempat tinggal ibu hamil dengan kunjungan ANC karena Nilai P = 0,025 < 0,05, dan dengan hasil Nilai P = 0,004 < 0,05 maka terdapat hubungan antara dukungan keluarga pada ibu hamil dengan kunjungan ANC.  
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN PERTOLONGAN PERTAMA KERACUNAN PESTISIDA TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN PETANI DI DESA PESAYANGAN KECAMATAN WANAYASA KABUPATEN BANJARNEGARA Aldi Indra Lukmana; Nurul Fatwati Fitriana
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i1.13537

Abstract

Pesticide poisoning is an event that must be given first aid measures to prevent the severity of what happened to victims of pesticide poisoning.To determine the effect of first aid health education on pesticide poisoning on the level of knowledge of farmers in Pesayangan Village, Wanayasa District, Banjarnegara Regency. This research is a quantitative study using a pre-experimental design through one group pre-test post-test. Respondents in the study were 48 farmers and the instrument used in this study was a questionnaire sheet. the respondents in this study were all men with the majority aged 31-40 years as many as 27 respondents (56.3%), the gender of the most respondents was male, amounting to 48 respondents (100%), and the characteristics based on the last education level at most SD as many as 30 respondents (62.5%). Before being given health education about first aid for pesticide poisoning, 12 respondents (25%) were in the sufficient category and 36 respondents (75%) were in the less category, after being given health education about first aid for pesticide poisoning, 30 respondents (62.5%) were given the results. ) is in the good category, 15 respondents are in the sufficient category (31.3%) and 3 respondents (6.3%) are in the less category. There is an effect of first aid health education on pesticide poisoning on the level of knowledge of farmers in Pesayangan Village, Wanayasa District, Banjarnegara Regency, indicated by the p-value = 0.001.
ADAPTASI TATA LAKSANA TUBERKULOSIS SELAMA PANDEMI COVID-19 DI KABUPATEN BIMA Hamdin Hamdin; Abdul Hamid; Cahyadin Cahyadin
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i1.13551

Abstract

Tuberkulosis (TB) menjadi penyakit infeksi penyebab kematian terbesar di dunia. Sekitar 1,5 juta orang meninggal setiap tahun karena TB. Jumlah penderita TB sebesar 10 juta per tahun dan sekitar 845 ribu di antaranya berada di Indonesia. Puskesmas dan SDM kesehatan sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan termasuk pihak yang memiliki risiko tinggi terinfeksi virus corona. Di Kabupaten Bima, empat layanan puskesmas dan layanan ICU RSUD Kabupaten Bima dihentikan sementara karena tenaga kesehatan yang bertugas terkonfirmasi positif corona virus disease-2019 (Covid-19). Penelitian ini bertujuan untuk menilai bagaimana adaptasi yang dilakukan oleh Puskesmas di Kabupaten Bima pada layanan TB selama masa pandemi Covid-19. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan di 21 Puskesmas yang ada di Kabupaten Bima dengan melibatkan 21 Petugas TBC pada masing-masing Puskesmas. Data dikumpulkan melalui Google Form dan observasi. Simpulan dalam penelitian ini pelayanan kunjungan pengobatan TB tetap berjalan terhadap pasien TB sensitive obat (TB-SO) dan pasien Resisten obat (TB-RO) baik yang masih berstatus terduga TB maupun pasien yang berstatus sedang dalam pengobatan TB dengan tetap memperhatikan Proktokol kesehatan di masa Pandemi Covid-19, Adaptasi pelayanan Tb Bisa berupa  Perubahan jadwal pengambilan obat pasien TBC, Pengaturan jarak saat kunjungan pasien dan Pemisahan pelayanan pasien TBC dengan suspek Covid-19.
STRUCTURAL EQUATION MODELING UNTUK ANALISIS KEKAMBUHAN SKIZOFRENIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOPELMA DARUSSALAM Hayatunnufus Hayatunnufus; Farrah Fahdhienie; Agustina Agustina
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i1.13575

Abstract

Skizofrenia adalah sekelompok reaksi psikotik yang dapat mempengaruhi berbagai bidang fungsi individu, termasuk cara berpikir, menunjukkan emosi yang ditandai dengan halusinasi dan delusi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana model struktural dari data kekambuhan skizofrenia dan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kekambuhan Skizofrenia di wilayah kerja Puskesmas Kopelma Darussalam. Di kota Banda Aceh kasus skizofrenia tahun 2021 terdapat 592 kasus dan meningkat di tahun 2022 yaitu terdapat 686 kasus skizofrenia.Jenis penelitian ini penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional dalam menentukan sampel yaitu menggunakan total populasi dari 77 responden terdapat 48 responden yang bisa di wawancarai dan instrumen pengumpulan data mengunakan skala likert. Penelitian ini dilakukan dalam waktu 14 hari pada tanggal 28 November-15 Desember 2022. Salah satu metode yang dapat menentukan hubungan antara variabel laten dengan indikatornya adalah partial least square model persamaan struktural (Smart PLS). Hasil penelitian terkait kekambuhan skizofrenia dengan menggunakan Smart PLS dapat disimpulkan bahwa model yang dihasilkan moderat (sedang) dengan nilai R-square sebesar 0.319. Model yang diperoleh adalah Y = -0.281X1 + 0.194X2 + 0.366X3 + -0.107X4 + ? tetapi tidak semua variabel yang digunakan dalam penelitian ini berpengaruh signifikan terhadap kekambuhan skizofrenia. Kekambuhan Skizofrenia dipengaruhi secara signifikan oleh variabel dukungan keluarga dan dukungan sosial masyarakat sedangkan kepatuhan minum obat dan dukungan peran tenaga kesehatan tidak berpengaruh signifikan tanpa adanya dukungan keluarga.

Page 44 of 216 | Total Record : 2155