cover
Contact Name
Baiq Lily Handayani
Contact Email
baiq.fisip@unej.ac.id
Phone
+6281237134801
Journal Mail Official
Entitas@unej.ac.id
Editorial Address
Jl. Kalimantan 37 Kampus Tegalboto Jember 68121
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Entitas Sosiologi
Published by Universitas Jember
ISSN : 20888260     EISSN : 27213323     DOI : https://doi.org/10.19184/jes
Jurnal Entitas Sosiologi (JES) merupakan ruang bagi diseminasi gagasan dalam lingkup kajian Sosiologi. Jurnal ini juga memberi ruang pada berbagai perspektif dalam sosiologi khususnya dalam mengembangkan ide-ide yang dapat mendorong transformasi masyarakat menuju masyarakat yang manju dan berkelanjutan. Jurnal Entitas Sosiologi (JES) menerima artikel berupa hasil riset, kajian, dan review buku yang mendukung penyebaran gagasan dan pengkayaan pengetahuan berbasis sosiologi.
Articles 117 Documents
Gerakan Sewu-Sewu Ae: Peran Nyata Pemuda Mengarungi Pandemi Jannah, Salsabilah Shofiyatul; Alamsyah, Anrico; Yunarko, Dika Ifanda
Jurnal ENTITAS SOSIOLOGI Vol 11 No 1 (2022): Social Movement and Volunteerism
Publisher : Laboratorium Sosiologi FISIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jes.v11i1.28154

Abstract

This article aims at explaining Sewu-Sewu Ae movement which is held by the youth in Madiun city during the Pandemic of COVID-19. It is a movement initiated from some concerns from the youth toward what happened to society especially in the time of PPKM period. This is a participatory approach as one of the authors is a pioneer of the movement. The research objective is to analyze several fundamental values, innovations, operational systems, and evaluations in the Sewu-Sewu Ae movement. Data were collected using observation, documentation, and interviews. The results of the study found that one of the biggest challenges of the society was economic difficulty. Although government has provided solutions, the implementation was complicated by the system. Reflecting from this reality, the youth took a step to take roles on this matter. During the pandemic, philanthropy-based social movements are increasingly prevalent in several cities, for example, the "Solidaritas Pangan Jogja” which started on March 2020. In essence, every social movement has its own characteristics. Likewise Sewu-Sewu Ae which was initiated by the youth of Madiun City. This fundraising movement was channeled in a program "Melariskan UMKM", "Distribusi Paket Sembako", and the latest innovation entitled "Pasar Sewu". This movement has proven to be consistent and sustainable, so that it continues to gain support from public. Sewu-Sewu Ae is able to become a medium for surrounding community to actualize social sensitivity. Keywords: Madiun, social movement, Sewu-Sewu Ae, youth Tulisan ini bertujuan menjelaskan tentang gerakan sosial Sewu-Sewu Ae pada masyarakat Madiun di era pandemi. Kegiatan ini merupakan gerakan sosial berbasis solidaritas sosial, yang berlandaskan pada keprihatinan pemuda terhadap realitas masyarakat di masa PPKM. Penelitian ini menggunakan paradigma kualitatif dengan pendekatan partisipatoris. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, dokumentasi, dan juga wawancara. Hasil penelitian menemukan bahwa salah satu problematika terkini adalah kesulitan ekonomi. Kendatipun pemerintah telah memberikan solusi berupa pengadaan bantuan sosial, namun implementasinya menghadapi berbagai kendala sistem. Oleh karena itu, perlu peran nyata pemuda untuk memecahkan persoalan tersebut. Pada masa pandemi, gerakan sosial berbasis filantropi kian marak di beberapa kota. Contohnya gerakan “Solidaritas Pangan Jogja” yang dimulai sejak Maret 2020. Pada hakikatnya, setiap gerakan sosial memiliki ciri khas masing-masing. Begitu pula Sewu-Sewu Ae yang diprakarsai oleh pemuda Kota Madiun. Gerakan penggalangan dana ini disalurkan dalam bentuk program “Melariskan UMKM”, "Distribusi Paket Sembako", serta inovasi terbaru bertajuk “Pasar Sewu”. Gerakan ini terbukti konsisten dan berkelanjutan, sehingga terus memperoleh dukungan khalayak umum. Sewu-Sewu Ae mampu menjadi medium bagi masyarakat sekitar untuk mengaktualisasikan kepekaan sosial. Kata kunci: gerakan sosial, pemuda, Sewu-Sewu Ae
Penguatan Nilai Pertanian Industrial pada Siswa Sekolah Vokasi di Kabupaten Jember Iri, Pusa
Jurnal ENTITAS SOSIOLOGI Vol 11 No 1 (2022): Social Movement and Volunteerism
Publisher : Laboratorium Sosiologi FISIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jes.v11i1.27664

Abstract

This study focuses on an issue on the efforts to strengthen industrial agricultural values developed by one of the vocational schools in Jember Regency, namely SMKN 5 Jember. SMKN 5 Jember is a vocational school that has a learning focus in the development of agricultural education. This means that through the learning discourse, indirectly this school also takes part in cultivating human resources in the agricultural sector in Jember Regency for the future. Therefore, this study aims to see, analyze, and describe the agricultural education-based learning practices, along with their effects on students' knowledge of the agricultural sector as a logical consequence of strengthening agricultural values in this school. This research is a qualitative research with a phenomenological approach, and the data collection methods used were observation, interviews and documentation. The results of this study showed that an effort to strengthen the value of agriculture to students was not an easy matter, especially considering the declining interest of young people in the agricultural sector. Therefore, SMKN 5 Jember implements various strategies such as working with many IDUKA to open up a wide job opportunity for students, a curriculum that is integrated with industrial needs, and an industrial agricultural system that utilizes technological intelligence to attract students' interest in the agricultural sector.. Keywords: : value strengthening, educational institutions, industrial agriculture Penelitian ini memfokuskan pada isu mengenai upaya dalam penguatan nila-nilai pertanian industrial yang dikembangkan oleh salah satu sekolah vokasi di Kabupaten Jember, yakni SMKN 5 Jember. Dimana SMKN 5 Jember merupakan sekolah kejuruan yang memiliki fokus pembelajaran dalam pengembangan pendidikan pertanian. Artinya melalui diskursus pembelajaran tersebut, secara tidak langsung sekolah ini juga turut ambil bagian dalam mencetak sumber daya manusia sektor pertanian di Kabupaten Jember kedepannya. Oleh karena itu, penelitian ini memiliki tujuan untuk melihat, menganalisis, serta mendeskripsikan praktik pembelajaran berbasis pendidikan pertanian tersebut, beserta pengaruhnya pada pengetahuan siswa mengenai sektor pertanian sebagai konsekuensi logis dari penguatan nilai pertanian di sekolah ini. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, serta metode pengumpulan data yang dipakai adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini memperlihatkan bagaimana dalam upaya penguatan nilai pertanian kepada para siswa bukanlah perihal yang mudah, terlebih melihat minat anak muda pada sektor pertanian yang semakin menurun. Oleh karena itu, SMKN 5 Jember memberlakukan berbagai strategi seperti bekerja sama dengan banyak IDUKA sehingga membuka ruang lapangan pekerjaan yang luas bagi siswa, kurikulum yang diintegrasikan dengan kebutuhan industri, hingga sistem pertanian industrial yang memanfaatkan kecerdasan teknologi guna menarik minat siswa pada sektor pertanian. Kata kunci: penguatan nilai, lembaga pendidikan, pertanian industrial
Upaya Nelayan Sero dalam Mempertahankan Ekonomi Berkelanjutan di Dusun Kabatmantren, Kec. Muncar, Kab. Banyuwangi Sanjaya, Beni Bayu; Hidayat, Nurul
Jurnal ENTITAS SOSIOLOGI Vol 11 No 1 (2022): Social Movement and Volunteerism
Publisher : Laboratorium Sosiologi FISIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jes.v11i1.27596

Abstract

People of Kabatmantren village is fisherman who use traditional fishing gear, Bajang sero, to fulfil their daily (economic) needs. The people can only catch fishes in limited area only, the coastal. Not only that the rely on the cycle of the ocean such as tides, they also rely the ecosystem. Damages to the coastal ecosystem give severe impacts to the social and economic life of Sero fisherman. This study employs qualitative descriptive type of research which aims at describing and analysing efforts carried by the people to maintain their sustainable economy. The informants selected using pusposive sampling technique, and data collection was done through several stages: participant observation, in-depth interviews and documentation. The study reveals several efforts reflected from the activities of the sero fisherman. They are keeping the local wisdom of Banjang establishment, and ‘petik Banjang’, conserving mangrove to improve environment and, creating synergy with the government to protect the environment as the resources significant for future economic needs.Keywords: Sustainable Economy, Sero Fishermen, Banjang, Kabatmantren Kawasan pesisir merupakan suatu kawasan peralihan antara wilayah daratan dengan laut, yang kemudian terdapat masyarakat yang tinggal, tumbuh dan berkembang pada daerah tersebut yang kemudian juga dikenal sebagai masyarakat pesisir. Pada kawasan atau lingkungan pesisir ini terdapat kelompok masyarakat yang menggantungkan hidupnya pada lingkungan serta sumberdaya yang ada. Seperti halnya pada Dusun Kabatmantren yang merupakan sebuah dusun didalamnya terdapat masyarakat nelayan dengan menggunakan alat tangkap tradisional untuk memenuhi kebutuhan ekonomi mereka. Nelayan tersebut ialah nelayan sero dengan alat tangkapnya bernama Banjang sero. Konsekuensi dari penggunaan alat tangkap banjang dengan teknik menjebak tersebut, nelayan sero hanya dapat memanfaatkan hasil laut dengan menangkapnya pada teritorial laut yang terbatas yaitu pada wilayah pesisir pantai. Serta mereka juga sangat bergantung dengan siklus alam berupa pasang-surut air laut serta kondisi lingkungan pesisir dan ekosistem didalamnya. Kerusakan pada ekosistem yang ada di pesisir sangat berpengaruh terhadap kehidupan sosial dan ekonomi nelayan sero. Pada penelitian ini metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis upaya-upaya yang dilakukan nelayan sero dalam mempertahankan ekonomi berkelanjutan. Adapun penentuan informan menggunakan pusposive serta pengumpulan data dilakukan melalui tahap observasi partisipan, wawancara mendalam dan dokumentasi. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini yakni diketahui bahwa upaya dalam menjaga keberlanjutan ekonomi yang dilakukan oleh nelayan sero tertuang dalam aktivitas mereka sebagai nelayan sero, kearifan lokal dalam pendirian banjang, budaya petik banjang, konservasi mangrove sebagai perbaikan lingkungan serta sinergitas dengan pemerintah dalam menjaga lingkungan sumber perekonomian agar dapat terus terjaga hingga di masa yang akan datang.Kata kunci: Ekonomi Berkelanjutan, Nelayan Sero, Banjang, Kabatmantren
Kesiapsiagaan Masyarakat Terhadap Bencana Banjir Bandang: Studi Tentang Peran DESTANA di Desa Suci Jember Ihkamuddin, Muhammad
Jurnal ENTITAS SOSIOLOGI Vol 11 No 1 (2022): Social Movement and Volunteerism
Publisher : Laboratorium Sosiologi FISIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jes.v11i1.26324

Abstract

Suci Village is a village that is included in the category of disaster-prone village. Disaster management and mitigation are activities that must be carried out as early as possible through efforts to prepare damages before the disaster occurs and after phase, the recovery. Preparedness is not only about the readiness of the government as the party responsible for disaster management, but also the community and the private sector. They, especially people living in disaster-prone areas, must also develop their capacity in disaster preparedness, In this study, the method used is descriptive qualitative which aims to identify, analyze and describe the construction of preparedness by DESTANA in Suci Village, Panti District, Jember Regency. Informants were recruited using purposive sampling, Data collection is done through the stages of observation, interviews and documentation. The result obtained is that the people of the Suci are able to comprehend the disaster. Their understanding was obtained from the participation of the Sacred Village community activities organized by DESTANA. In addition, the understanding arose because of the massive persuasive approach carried out by the volunteers, DESTANA, and the Sacred Village apparatus. This is an effort to increase the community’s ability to carry out disaster mitigation and response efforts when a disaster occurs. This understanding is manifested in their participation in river cleaning activities, tree planting, procurement of HT communication tools, and he existence of efficient coordination when a disaster occurs.Keywords: Community, DESTANA, Disaster, Social Construction, Preparedness Desa Suci merupakan desa yang masuk dalam kategori desa rawan bencana, Penanggulangan dan mitigasi bencana adalah kegiatan yang harus dilakukan sedini mungkin melalui upaya kesiapsiagaan hingga sesudahnya bencana terjadi sampai tahap pemulihan. Kesiapsiagaan bukan hanya soal kesiapan pemerintah sebagai pihak yang mengemban tanggung jawab terkait penanggulangan bencana, melainkan juga masyarakat serta pihak swasta harus dikembangkan pula kapasitasnya dalam kesiapsiagaan bencana, terutama masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana. Pada penelitian ini metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk mengidentifikasi menganalisis serta mendeskripsikan konstruksi kesiapsiagaan oleh DESTANA di Desa Suci Kecamatan Panti Kabupaten Jember. Penentuan informan menggunakan purposive sampling serta pengumpulan data dilakukan melalui tahap observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil yang diperoleh adalah masyarakat Desa Suci dapat memahami atau dapat mengerti tentang bencana. Pemahaman ini diperoleh dari partisipasi masyarakat Desa Suci dalam kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan oleh DESTANA. Selain itu, pemahaman ini dapat muncul karena pendekatan persuasif yang masif dilakukan oleh para relawan, DESTANA, dan perangkat Desa Suci. Hal ini sebagai upaya peningkatan kemampuan masyarakat dalam melakukan upaya mitigasi bencana dan penanggulangan saat terjadi bencana. Pemahaman ini terejawantahkan dalam partisipasi mereka dalam kegiatan resik-resik kali, penanaman pohon, pengadaan alat komunikasi HT hingga adanya alur koordinasi yang rapi ketika terjadi bencana.Kata Kunci: Konstruksi Sosial, Kesiapsiagaan, Bencana, Masyarakat, DESTANA
Komunitas Grebek Sedekah Gerakan Sosial Baru sebagai Gerakan terhadap Kepedulian Sosial Larasati, Nova
Jurnal ENTITAS SOSIOLOGI Vol 11 No 1 (2022): Social Movement and Volunteerism
Publisher : Laboratorium Sosiologi FISIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jes.v11i1.23119

Abstract

This article aims at describing Grebed Sedekah community (community charity) of which its role is to channel sedekah (charity) from donors. This study used Gerakan Soaial Baru (New Social Movement) theory from Rajendra Singh (2010). Using descriptive qualitative approach, data were collectied using obervation and interviews. The informants were selected using purposive sampling technique. This study took place in Jember residence. The results of the study showed that gerebeg Sedekah channelled charity in the forms of social, economic, education, and environment movements. Most of the charity was targetted for sub-urban areas. This social movement has an ideology of humanism, which puts the issue of caring and social solidarity. Activities carried out include Kali/river cleaning, mass circumcision, grebeg ramadhan, grebeg qurban, free food stalls, house renovation, teaching in rural areas by relying on assistance from donors based on cooperation with social groups.Keyword: Concern, Grebek sedekah, New Social Movement, Social Solidarity Komunitas Grebeg Sedekah adalah komunitas yang bergerak dan peduli terhadap persoalan sosial, yang dimaksudkan menympaikan sedekah orang. Sedekah yang di titipkan untuk di salurkan kepada orang lain. Sebagian besar dari kegiatan Grebeg Sedekah adalah daerah plosok, karena menurut mereka kalau dikota sudah sangat biasa karena akan sering mendapatkan bantuan dari pusat (pemerintah). Berbagai kegiatan komunitas Grebeg Sedekah sepertihalnya, di bidang pendidikan, kesehatan, sosial dan lingkungan menunjukkan bahwa pusat perhatian mereka mengarah kepada kegiatan sosial. Menjadi suatu gerakan sosial dimana mereka mencoba untuk menyadarkan dan mengingatkan masih banyak keterabaikan dan kurang mendapatkan perhatian, terutama pada masyarakat yang tinggal di daerah pelosok. Bentuk tindakan dan kesadaran individu atas terjadinya ketidak seimbangan yang terjadi dalam suatu msyarakat maupun lingkungan di sekitarnya.Kata Kunci: Grebek Sedekah, Gerakan Sosial Baru, Kepedulian, Kesetiakawanan sosial
Perilaku Pencarian Informasi Pertanian Oleh Petani Di Kecamatan Kandanghaur Kabupaten Indramayu
Jurnal ENTITAS SOSIOLOGI Vol 11 No 2 (2022): The Industry and The Realities of Today's Society
Publisher : Laboratorium Sosiologi FISIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jes.v11i2.33794

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku pencarian informasi pertanian oleh petani padi terhadap terpaan media informasi yang digunakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode kuantitatif. Teknik sampel menggunakan probability sampling dan cluster sampling dengan kriteria petani padi. Di mana sampel yang diambil ditentukan dengan menggunakan rumus slovin dan mendapatkan jumlah responden sebanyak 100 orang. Adanya media informasi tidak membuat petani padi tertarik mencari informasi pertanian sesuai dengan permasalahan yang dimiliki. Ditemukan hasil bahwa petani padi kebanyakan tidak menggunakan media informasi sebagai sumber informasi pertanian. Dan media sumber informasi yang banyak digunakan petani lama adalah radio, selain itu petani banyak mendapatkan informasi dari hasil diskusi sesama petani dan penyuluh. Sedangkan petani muda banyak yang menggunakan media online dan radio untuk mencari informasi pertanian
Café dan Identitas Sosial Generasi Milineal di Surabaya
Jurnal ENTITAS SOSIOLOGI Vol 11 No 2 (2022): The Industry and The Realities of Today's Society
Publisher : Laboratorium Sosiologi FISIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jes.v11i2.33789

Abstract

This study examines the selection of cafes by the Surabaya millenniasl from a sociological point of view. Hanging out in a café is a lifestyle for the millennials and it reflects their social identity. This study aims to describe their choice over a cafe in Surabaya and how they form their social identity through the selection. The research method used is a qualitative method with a descriptive approach. This research was conducted in lower, middle and upper class cafes in Surabaya. The data collection technique used is non-participant observation and interviews with six informants. The results show that the backgrounds of the millennials in the selection of cafes in Surabaya are its unique atmosphere, cleanlines, cool air, fame, close distance from home. The atmosphere is the most important factor in choosing the cafe because it shapes the social identity of the millennials of Surabaya. They show their social identity through social media and their appearance. The millennial generation forms a social identity according to the image they want to show to others; to look populist, cool, successful and trustworthy.
Pertukaran Sosial Pada Home Industri Tahu di Desa Patemon
Jurnal ENTITAS SOSIOLOGI Vol 11 No 2 (2022): The Industry and The Realities of Today's Society
Publisher : Laboratorium Sosiologi FISIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jes.v11i2.33795

Abstract

Home industri Sudama dan UD Pak Didik di Desa Patemon, merupakan industri rumah tangga yang memproduksi tahu. Hal yang menarik untuk diteliti dari kedua home industri ini adalah hubungan antara pemilik dengan pekerja yang bersifat kekeluargaan. Meskipun home industri Sudama dan UD Pak Didik tergolong industri kecil, namun para pekerjanya memiliki loyalitas yang tinggi untuk bertahan di industri kecil ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertukaran sosial antara pemilik usaha dengan pekerja dan mendeskripsikan faktor-faktor yang menyebabkan para pekerja tetap bertahan di home industri Sudama dan UD Pak Didik. Pertukaran sosial dianalisis menggunakan teori pertukaran sosial dari George C. Homans. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penentuan informan dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Uji validitas data menggunakan teknik triangulasi. Kemudian teknik analisis data menggunakan model interaktif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pertukaran sosial antara pemilik dengan pekerja di home industri tahu Sudama dan UD Pak Didik tercipta dari adanya cost dan reward. Sedangkan faktor-faktor yang menyebabkan pekerja tetap bertahan di kedua home industri ini karena adanya faktor ekonomi dan faktor non ekonomi.
Analisis Fungsional Struktural Peluang dan Tantangan Jawa Tengah Menjadi Sentra Industri Kecil dan Menengah Pengolahan Kelapa
Jurnal ENTITAS SOSIOLOGI Vol 11 No 2 (2022): The Industry and The Realities of Today's Society
Publisher : Laboratorium Sosiologi FISIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jes.v11i2.33791

Abstract

Pandemi menyadarkan kita untuk lebih perduli dengan kesehatan dan menyadarkan kita bahwa usaha tingkat mikro dan kecil menengah yang telah menyelamatkan perkonomian nasional. Perlu sinergi dan kerjasama antar pemerintah dan kampus untuk melakukan pengabdian yang intensif di berbagai desa di Indonesia khususnya Jawa Tengah agar usaha tingkat mikro dan kecil menengah terus berkembang serta kekayaan alamnya bisa dimanfaatkan untuk kesejahteraan dan kesehatan masyarakatnya. Penelitian ini membahas mengenai peluang dan tantangan Jawa Tengah menjadi sentra industri kecil dan menengah pengelolaan kelapa menjadi minyak kelapa dan VCO. Metode Pengabdian berbasis kemitraan pemerintah Jawa Tengah dengan kampus dan masyarakat. Artikel ini adalah hasil pengabdian dengan dengan menggunakan metode Asset Based Community Development (ABCD) dalam pengelolaan Kelapa. Hasil analisis menunjukan bahwa keberhasilan serta keberlanjutan dari optimalisasi potensi yang dimiliki oleh warga desa yang ada di Jawa Tengah akan sangat tergantung pada bagaimana sistem sosialnya bisa menerima gagasan yang nantinya akan dirumuskan bersama dalam memanfaatkan sumber daya alam nabati yang dimiliki untuk kesejahteraan warga.
Analisis Aspek-Aspek Hegemoni Dan Dominasi Sosial Ekonomi Dalam Serial ‘Squid Game’
Jurnal ENTITAS SOSIOLOGI Vol 11 No 2 (2022): The Industry and The Realities of Today's Society
Publisher : Laboratorium Sosiologi FISIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jes.v11i2.33792

Abstract

Film merupakan sebuah karya yang dapat dijadikan media hiburan sekaligus media edukasi. Ditayangkan di Netflix pada tahun 2021, serial „Squid Game‟ merupakan salah satu serial film yang mengandung unsur hiburan dan unsur edukasi yang mengasah pola pikir kritis para penontonnya. Nyatanya, serial tersebut meraih popularitas yang cukup tinggi di seluruh dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap beberapa aspek hegemoni dan dominasi sosial-ekonomi yang merupakan bentuk ideologi melalui dua pertanyaan penelitian yakni (a) apa saja aspek-aspek yang menunjukkan eksistensi hegemoni dan dominasi sosial-ekonomi dalam serial „Squid Game‟ dan (b) bagaimana hegemoni dan dominasi sosial-ekonomi mempengaruhi kehidupan para pemain dan masyarakat dalam serial tersebut. Teori hegemoni Antonio Gramsci digunakan untuk menjawab pertanyaan penelitian di atas. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik observasi kritis dalam pengumpulan data. Adapun data yang dianalisis adalah berupa penggalan adegan serial „Squid Game‟. Penelitian ini menemukan bahwa hegemoni akan paham kapitalisme menyebabkan masyarakat percaya bahwa kekayaan dan status sosial dapat memberikan kekuasaan.

Page 8 of 12 | Total Record : 117