Jurnal Perkeretaapian Indonesia (Indonesian Railway Journal)
Indonesian Railway Journal, e-ISSN 2656-8780 p-ISSN 2550-1127, is a research journal on railway engineering and technology that publishes articles in the field of mechanical railway engineering, electrical railway engineering, buildings and railway lines engineering, railway transportation management, Artificial intelligent of railway technology, Automation of railway engineering, Railway scheduling optimization and other relevan topics. It is a journal for academicians, professionals and student who want to publish and discuss their research. Author should prepare their manuscript in accordance with the instructions given in Author Guidelines before doing online submission. All submissions will be reviewed and evaluated based on originality, technical research, and relevance to journal contributions. Indonesian Railway Journal is published by Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun (PPI Madiun) on Maret and September.
Articles
187 Documents
Analisis Distribusi Keterlambatan Kereta Angkutan Lebaran Tahun 2016 Pada DAOP 7
Aghastya, Adya;
Adi, Wahyu Tamtomo
Indonesian Railway Journal Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Perkeretaapian Indonesia Volume 1 Nomor 1 Tahun 2017
Publisher : Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (3032.243 KB)
This research aims to analyze delays at railway train service, especially at DAOP 7 Madiun. Primary data collection is done through observation and distribution of questionnaires. Observations were made to find out the actual departure time of train departure from the station compared to the time of departure plan. The survey results show that passengers can tolerate train delays below 10 Minutes, and most (73%) can not tolerate delays longer than 10 minutes. Statistical descriptive results indicate that 49 percent of travel experiences more than 10 minutes delay, and delays vary between each train, the average delay is 16.29 minutes with a standard deviation of 27.59 minutes. Results of delays data compared in various statistical distributions show the differences of each train delay distribution, dominated by logistics distribution and Weilbul, data of the curves show density curves tend to have skewness from standard normal distributions. The overall data of the delay is most closely related to Weilbul's distribution, although it can not be concluded with 95 percent confidence that the data is distributed Weilbul. Further analysis by examining each train at the starting station to the final station is required to complete this delayed distribution review.
Glossary Book For Cadets Of Indonesian Railway Academy In English Specific Purpose Program
Widiyanah, Ima;
., Handoko;
Damayanti, Ajeng Tyas
Indonesian Railway Journal Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Perkeretaapian Indonesia Volume 1 Nomor 1 Tahun 2017
Publisher : Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (990.203 KB)
English specific purpose (ESP) is a learner-centered approach to teaching English as additional language, which focuses on developing communicative competence in specific discipline such as academics, accounting, agrology, business, IT, teaching, and engineering. ESP also defined to meet specific needs of learners. Accordingly, it is important for the cadets to master English for railway in order to prepare them for English technical terminology in working area. This study aimed to identify the problem faced by the cadets of Indonesian Railway Academy and to develop glossary terms based on the cadets? need. In this study, the writer used research and development (R&D) design. It means that the study designed to develop materials for use in ESP program. The population of this study is the cadets of Indonesian Railway Academy. The number of the subject was 35 cadets from electrical class. The writer used questionnaire and interview to gather the data. The result of the study showed that twenty cadets said that ESP is difficult to learn, they also said that there was different English for general and English for Specific Purpose. Fifteen students said that they enjoyed ESP program and they also said that English is important to learn to get a job. The writer concludes that the cadets of Indonesian Railway Academy Madiun have to develop their knowledge about glossary terms for railway to increase their vocabulary.
Perancangan Superstructure Jembatan Kereta Api Bentang 100 Meter Tipe Rangka Baja
Erlangga, Aditya Wahyu;
Atmaja, Dadang Sanjaya;
Dewi, Puspita
Indonesian Railway Journal Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Perkeretaapian Indonesia Volume 1 Nomor 1 Tahun 2017
Publisher : Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1894.881 KB)
This study discusses long bridge superstructure planning. The reference used for the design of the bridge is the Regulation of the Minister of Transportation No. 60 of 2012 on Technical Requirements of Railways, AREMA and the rules of the European Union. The loading of the superstructure of the railway bridge includes dead load, live load, shock load, horizontal load, and wind load. This bridge profile needs analysis using the influence line method with SAP 2000 application. The result of superstructure analysis of 100 meter railway bridge type of lower truss frame shows that the size for structure profile, stringer, and cross girder must be specially designed by utilizing SM400 type steel plate with welding. From the analysis result, the working force of stringer is 1618,74 kN with a deflection of 11,58 mm; Force on a transverse girder of 2348.16 kN; Upperchord of 6340.45 kN; Lower Frame (Lowerchord) of 7441.33 kN; And members in the amount of 5599.48 kN. Of the styles are designed profiles as follows: 1 UFLG 105 x 2.5; 2WEB 80 x 2.5; 1 UFLG 80 x 2.5 for lowerchord, 1 UFLG 105 x 3.6; 2WEB 80 x 2.5; 1 UFLG 80 x 3.6 for upperchord and WF 72X x 80 x 2 x 2 For diagonal member.
Perencanaan Jalur Rel Lingkar Luar Api Madiun Menggunakan Autocad Civil 3D
Aghastya, Adya;
Adi, Wahyu Tamtomo
Indonesian Railway Journal Vol 1 No 2 (2017): Jurnal Perkeretaapian Indonesia Volume 1 Nomor 2 Tahun 2017
Publisher : Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1860.067 KB)
Akademi Perkeretaapian Indonesia Madiun merupakan salah satu UPT pendidikan di bawah Kementrian Perhubungan yang menaungi bidang perkeretaapian. Sebagai penunjang pendidikan di API Madiun dan sesuai Master Plan API Madiun Revisi Tahun 2017 maka diperlukan adanya penambahan jalur yaitu jalur lingkar luar API Madiun. Software Autocad Civil 3D sangat bermanfaat dalam memberikan suatu solusi yang inovatif, efektif dan efisien dalam proses perancanaan teknik sipil kususnya untuk pembuatan jalur kereta sehingga lebih mudah, cepat dan biaya rendah dengan metodologi pengerjaan menginput data survey tanah dan melakukan desain trase selanjutnhya secara automatis data potongan melintang, memanjang, volume gallian dan urugan otomatis sudah didapat. Adapun data hasil perencanaan yaitu kecepatan rencana yang digunakan adalah 30 km/jam dengan lebar track yaitu 1.067m. panjang desain 1234,187m dengan kemiringan 0,0009 atau 0,09% dibawah standart maksimum 10 per? ,comulatif fill 15584.68 m³ dan comulatif cut 5719.08 m³.
Perancangan Dan Pembuatan Alat Pengukur Skilu Dinamis Pada Jalan Rel Kereta Api
Atmaja, Dadang Sanjaya;
Shakti, Panka Mahendra;
Pratama, Martin Willy Eka
Indonesian Railway Journal Vol 1 No 2 (2017): Jurnal Perkeretaapian Indonesia Volume 1 Nomor 2 Tahun 2017
Publisher : Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (657.509 KB)
Pemeriksaaan perbedaan elevasi akibat lendutan pada jalan rel (skilu) diperlukan untuk menjamin keselamatan perjalanan kereta api. Pengukuran skilu dapat dilakukan dengan kereta ukur dan alat densometer manual. Untuk pengukuran secara manual, diperlukan alat yang bisa mengukur skilu dinamis secara lebih akurat dan efisien. Penelitian ini dimaksudkan untuk membuat alat tersebut dengan menggunakan sensor pengukur jarak ultrasonic dengan proses data oleh mikrokontroler. Akurasi pengukuran dari hasil percobaan alat ini diperoleh dengan membandingkan terhadap alat pengukur lendutan densometer. Hasil menunjukkan alat dapat mengukur skilu setiap 0,1 detik (realtime) dengan tingkat akurasi 98,84%. Selain pengukuran skilu, alat ini juga dapat mengukur kecepatan kereta yang lewat dan temperatur rel saat dilewati kereta. Hasil pengukuran dapat membantu optimalisasi perawatan yang diperlukan untuk skilu yang terjadi pada lokasi pengamatan.
Analisis Tingkat Kebisingan Stasiun Kereta Api (Studi Kasus Di Stasiun Madiun Dan Yogyakarta)
Istiantara, Dedik Tri
Indonesian Railway Journal Vol 1 No 2 (2017): Jurnal Perkeretaapian Indonesia Volume 1 Nomor 2 Tahun 2017
Publisher : Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1747.279 KB)
Kontrol kebisingan harus dilakukan sebagai untuk mengurangi tingkat kebisingan ke tingkat yang ditentukan sesuai standar untuk lingkungan tertentu, misalnya stasiun kereta api. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan intensitas kebisingan dengan tingkat stres kerja terhadap karyawan di PT Kereta Api Indonesia (Persero), untuk mengukur intensitas kebisingan di Stasiun Madiun dan Yogyakarta, dan untuk menganalisis tingkat stres kerja. dialami oleh karyawan. Hasil menunjukkan bahwa nilai kebisingan telah melampaui nilai ambang batas (NAB) yang telah ditentukan oleh Kep-51 / MEN / 1999 dan Standar OSHA, yaitu 85 dBA pada jam kerja 8 jam/hari yang berada pada kisaran 86,21 - 96,35 dBA, tingkat kebisingan ini diterima oleh karyawan 34 sebanyak atau 54,9%, sedangkan karyawan yang tidak terkena kebisingan di bawah NAB sebanyak 26 orang atau 45,1%. Hasil juga menunjukkan bahwa intensitas kebisingan di Stasiun Yogyakarta lebih tinggi dari pada Stasiun Madiun.
Desain Pembuatan Barrier Guna Mengurangi Kebisingan Kereta Api Akibat Double Track Jalur Kereta Api Di Area Pemukiman Lintas Manggarai - Bekasi
Arista, Eka;
P, Rianto Rili
Indonesian Railway Journal Vol 1 No 2 (2017): Jurnal Perkeretaapian Indonesia Volume 1 Nomor 2 Tahun 2017
Publisher : Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1829.495 KB)
Salah satu upaya untuk mengurangi tingkat kebisingan adalah dengan perencanaan kota. Akan tetapi di kota-kota besar hal ini seringkali tidak tercapai akibat pertumbuhan populasi dan tidak tersedianya lahan yang seimbang. Sehingga rumah dan bangunan harus dibangun secara berdekatan dan bahkan berdempetan dengan rel kereta api. Seluruh kereta api jarak jauh ke arah Timur (Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Daerah Istimewa Yogyakarta), baik kereta api kelas ekonomi, bisnis maupun eksekutif yang berangkat dari Stasiun Jakarta Kota, Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir akan melewati Stasiun Bekasi sampai dengan Stasiun Cirebon. Dari data jumlah perjalanan kereta api menurut Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2015, terdapat kurang lebih 122 perjalanan setiap harinya. Aktivitas kereta api dengan frekuensi perjalanan cukup sering sepanjang hari dapat menimbulkan eksternalitas positif dan negatif. Eksternalitas positif yang dirasakan masyarakat yang bermukim dekat dengan kereta api antara lain, penghematan biaya transportasi dan kemudahan serta kecepatan akses. Eksternalitas negatifnya, yaitu polusi kebisingan, keamanan, dan resiko kriminalitas berupa lemparan batu. Kebisingan merupakan salah satu parameter untuk mengukur kualitas lingkungan
Analisis Antrian Di Stasiun Tugu Yogyakarta
., Handoko;
Astuti, Septiana Widi
Indonesian Railway Journal Vol 1 No 2 (2017): Jurnal Perkeretaapian Indonesia Volume 1 Nomor 2 Tahun 2017
Publisher : Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (2532.865 KB)
Antrian adalah suatu situasi umum yang biasa terjadi dalam kehidupan sehari-hari dimana konsumen menunggu di depan loket untuk mendapatkan giliran pelayanan atau fasilitas layanan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui kinerja sistem antrian pada loket pembelian tiket kereta api di Stasiun Tugu Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pelanggan yang datang ke Stasiun Kereta Api Tugu Yogyakarta untuk melakukan pembelian tiket kereta api. Pengambilan sampel menggunakan teknik aksidental sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan rumus antrian untuk Model B: M/M/S. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja sistem antrian pada loket pembelian tiket kereta api di Stasiun Tugu Yogyakarta belum optimal.
Analisis Perbandingan Pendeteksi Sarana Pada Lintas Surabaya - Madiun
Puspitasari, Mariana Diah;
Purwaka, Faris Hendra
Indonesian Railway Journal Vol 1 No 2 (2017): Jurnal Perkeretaapian Indonesia Volume 1 Nomor 2 Tahun 2017
Publisher : Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (2478.428 KB)
Salah satu contoh perkembangan teknologi dalam sistem pensinyalan di Indonesia adalah penggunaan fasilitas pendeteksi pada jalur rel. Alat pendeteksi adalah alat yang berfungsi untuk mendeteksi ada atau tidaknya fasilitas kereta api di jalur kereta api. Peralatan pendeteksi terbagi menjadi dua jenis, yaitu axle counter dan track circuit. Track circuit mendeteksi keberadaan kereta pada rel, sementara axle counter berfungsi menghitung gandar kereta. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan sistem pendeteksian fasilitas yang sesuai dan sesuai dengan kondisi lintas Surabaya-Madiun dan mengetahui karakteristik untuk pemasangan fasilitas deteksi sesuai dengan jalur tersebut. Untuk mengetahui sistem fasilitas yang sesuai, kedua alat tersebut dianalisis dalam hal keandalan sistem, pengaruh lingkungan, kelebihan dan kekurangan, gangguan, pemeliharaan, dan operasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cara pendeteksian yang efektif dan efisien pada lalu lintas Surabaya - Madiun adalah pendeteksian fasilitas axle counter kepala ganda. Alat ini sangat cocok untuk dipasang di emplasemen.
Pengaruh Harga Dan Kualitas Pelayanan Pada Kepuasan Dan Loyalitas Pengguna Kereta Api
Rachman, Natriya Faisal;
Istiantara, Dedik Tri
Indonesian Railway Journal Vol 1 No 2 (2017): Jurnal Perkeretaapian Indonesia Volume 1 Nomor 2 Tahun 2017
Publisher : Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (2739.942 KB)
Kualitas layanan pengguna kereta api yang sesuai dengan harapan pelanggan dapat meningkatkan kecenderungan pelanggan untuk melakukan pembelian berulang, memberikan rekomendasi kepada orang lain tentang pengalaman menguntungkan mereka, sementara loyalitas pelanggan berkaitan dengan kemungkinan pelanggan kembali, membuat referensi bisnis, memberikan kata-kata yang kuat, serta menawarkan referensi dan publisitas tentang layanan di kereta. Penelitian ini bersifat cross-sectional dimana pengujian didasarkan pada data yang terjadi pada satu titik waktu, sehingga model yang dibangun tidak dirancang untuk menangkap perubahan yang terjadi karena pergeseran waktu. Analisis dalam penelitian ini menggunakan metode statistik Stuctural Equation Model (SEM). Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa variabel harga, kualitas layanan, dan kepuasan konsumen mempengaruhi sikap konsumen terhadap loyalitas yang diterapkan pada Kereta Argowilis. Ini memberi pengertian bagi Kereta Argowilis untuk melihat harga, meningkatkan kualitas layanan, dan meningkatkan kepuasan pelanggan.