Jurnal Perkeretaapian Indonesia (Indonesian Railway Journal)
Indonesian Railway Journal, e-ISSN 2656-8780 p-ISSN 2550-1127, is a research journal on railway engineering and technology that publishes articles in the field of mechanical railway engineering, electrical railway engineering, buildings and railway lines engineering, railway transportation management, Artificial intelligent of railway technology, Automation of railway engineering, Railway scheduling optimization and other relevan topics. It is a journal for academicians, professionals and student who want to publish and discuss their research. Author should prepare their manuscript in accordance with the instructions given in Author Guidelines before doing online submission. All submissions will be reviewed and evaluated based on originality, technical research, and relevance to journal contributions. Indonesian Railway Journal is published by Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun (PPI Madiun) on Maret and September.
Articles
187 Documents
Desain Alat Pendeteksi Arah Kedatangan Dan Nama Kereta Api Berbasis Arduino Pada Perlintasan Sebidang
., Sunaryo;
Hermanto, Wawan
Indonesian Railway Journal Vol 1 No 2 (2017): Jurnal Perkeretaapian Indonesia Volume 1 Nomor 2 Tahun 2017
Publisher : Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1992.863 KB)
Keselamatan transportasi harus dipatuhi oleh semua moda transportasi. Penyeberangan jalur kereta api merupakan salah satu titik yang memiliki potensi konflik antara saham kereta api dan pengguna jalan. Sesuai dengan peraturan yang berlaku, fasilitas perkeretaapian diprioritaskan saat melewati penyeberangan tingkat. Padahal, pengguna jalan sering berusaha melanggar peraturan. Penelitian ini bertujuan untuk menghadirkan solusi alternatif untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan dan jalur kereta api pada tingkat penampang. Penelitian ini menggunakan metode yang dimulai dengan studi pustaka. Selanjutnya melalui tahap perancangan, tahap prototipe dan akhirnya tahap pengujian. Hasil dari penelitian ini adalah prototipe detektor arah perkeretaapian dan identifikasi perkeretaapian berbasis elektronika dengan menggunakan Arduino Microcontroller. Hasilnya terlihat adanya papan LCD yang bisa memberikan informasi kepada pengguna jalan arah kedatangan kereta dan nama kereta. Dengan adanya informasi ini diharapkan pengguna jalan lebih peduli terhadap keselamatan dan bisa berhati-hati saat melewati persilangan sebidang.
Penggunaan Total Station Dan Autocad Civil 3D Untuk Perencanaan Grading
Adi, Wahyu Tamtomo;
Aghastya, Adya
Indonesian Railway Journal Vol 1 No 2 (2017): Jurnal Perkeretaapian Indonesia Volume 1 Nomor 2 Tahun 2017
Publisher : Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (2443.721 KB)
Penelitian ini disusun dengan tujuan melaksanakan pengukuran topografi dan melakukan analisa perencanaan grading di wilayah kampus API Madiun. Penelitian dilakukan dengan menggunakan alat bantu pengukuran Total Station serta alat bantu penggambaraan Autocad Civil 3D. Tenaga surveyor yang digunakan dalam pelaksanaan pengukuran merupakan tenaga surveyor yang dilatih menggunakan alat Total Station. Penelitian menghasilkan sepuluh lokasi titik benchmark (BM) sebagai acuan pengukuran di wilayah dalam lahan API madiun. Hasil analisa topografi dari peta kontur mengidentifikasi wilayah lahan API Madiun relatif datar dengan selisih antara elevasi terendah dan tertinggi adalah 5,132 m dengan kemiringan rata-rata 3,32%. Perencanaan grading menunjukkan ada dua area utama yang memerlukan timbunan tanah dengan total kebutuhan volume timbunan adalah sebesar 8.281,4 m3. Evaluasi terhadap pelaksanaan pengukuran menunjukkan perlunya pengawasan dan evaluasi agar tidak melakukan kesalahan-kesalahan yang dapat terjadi oleh pelaksana pengukuran. Penggunaan alat bantu software Autocad Civil 3D memudahkan dan mempercepat proses penggambaran teknik dan perencanaan grading lahan. Pengukuran dengan Total Station dan penggambaran dengan Autocad Civil 3D perlu dioptimalkan dengan integrasi ke dalam silabus perkuliahan agar dapat menjadi salah satu kompetensi softskill yang dimiliki oleh lulusan Teknik Bangunan dan Jalur Perkeretaapian API Madiun.
Analisis Pelaksanaan Pekerjaan Slab Track Light Rail Transit Sumatera Selatan
Lestari, Sachiko Mawaddah;
Fauzan, Muhammad
Indonesian Railway Journal Vol 1 No 2 (2017): Jurnal Perkeretaapian Indonesia Volume 1 Nomor 2 Tahun 2017
Publisher : Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1944.891 KB)
Transportasi mempunyai peranan penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, pengembangan dan pemersatu wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, dalam rangka meningkatkan pelayanan transportasi dalam mendukung pembangunan di Provinsi Sumatera Selatan, dan mendukung pelaksanaan Asian Games Tahun 2018, perlu dilakukan percepatan penyelenggaraan Kereta Api Ringan/Light Rail Transit di Provinsi Sumatera Selatan. Hal ini berkaitan dengan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 116 Tahun 2015 tentang Percepatan Penyelenggaraan Kereta Api Ringan/Light Rail Transit di Provinsi Sumatera Selatan. Pada jalur perkeretaapian di Indonesia saat ini belum ada jalur perkeretaapian yang telah beroprasi menggunakan konstruksi slab track namun pada saat ini Pemerintah Indonesia sedang melakukan pembangunan perkeretaapian di Indonesia dengan skala nasional.. Pada pembangunan LRT (Light Rail Transit) Sumatera Selatan merupakan pembangunan perkeretaapian dengan tenaga listrik yang sedang dalam proses pembangunan yang akan menggunakan kontruksi jalur kereta api modern yaitu menggunakan konstruksi slab track. Dalam kesempatan yang sangat membahagiakan ini penulis mendapatkan kesempatan untuk melakukan penelitian di Satker LRT Sumatera Selatan karena LRT Sumatera Selatan sedang dalam pembangunan konstruksi. LRT Sumatera Selatan menggunakan konstruksi jalan layang yang menggunakan konstruksi slab track. Saat ini LRT Sumatera Selatan merupakan proyek pertama yang melakukan pembangunan konstruksi slab track di Indonesia bahkan belum ada perkeretaapian di Indonesia yang beroprasi menggunakan konstruksi konstruksi slab track.
Analisis Pemeriksaan Dan Perawatan Dinding Terowongan MRT Jakarta
Astuti, Septiana Widi;
Sanjaya, Dadang;
Waskito, Ario
Indonesian Railway Journal Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Perkeretaapian Indonesia Volume 2 Nomor 1 Tahun 2018
Publisher : Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (361.113 KB)
Konstruksi terowongan pada MRT Jakarta (MRTJ) adalah terowongan beton yang dibangun dengan menggunakan mesin bor Tunnel Boring Machine (TBM). Dinding terowongan pada konstruksi underground menggunakan material beton pre-cast (segment) yang disusun melingkar menjadi satu ring segment secara langsung oleh TBM. Pemeriksaan pada terowongan diperlukan untuk menjadi dasar diagnosa dalam perawatan terowongan. Perawatan terowongan dilakukan untuk menjaga kondisi terowongan dapat berfungsi dengan baik dan aman untuk dioperasikan secara berkelanjutan sesuai dengan beban yang telah diperkirakan, meliputi: beban tanah atau batuan di atasnya (overburden), beban mati dan beban hidup, beban akibat tekanan air, beban gempa, dan beban lainnya yang akan mempengaruhi konstruksi terowongan. Hasil penelitian bahwa kerusakan pada dinding terowongan dapat diklasifikasikan sebagai kebocoran dan keretakan. Pelaksanaan pemeriksaan komponen pada dinding terowongan MRTJ dengan memperhatikan bagian detail pada dinding berupa baut segmen, sambungan antar segmen, struktur beton pada segmen. Sementara untuk perawatan yang dilakukan untuk memperbaiki dan mencegah kebocoran dinding terowongan dapat dilakukuan dengan Grouting cairan polyurethane dan Mengganti karet sealing pada baut, untuk perawatan akibat keretakan dapat dilakukan dengan Grouting cairan mikrosemen dan plesteran.
Perbandingan Penggunaan Bahan Bakar High Speed Diesel Dan Biosolar Terhadap Emisi Gas Buang
Wahjono, Hari Boedi;
Rozaq, Fadli
Indonesian Railway Journal Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Perkeretaapian Indonesia Volume 2 Nomor 1 Tahun 2018
Publisher : Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (288.329 KB)
Lokomotif menggunakan motor diesel sebagai sumber tenaga penggeraknya, sehingga bahan bakar yang digunakan untuk lokomotif ini adalah menggunakan bahan bakar solar atau minyak solar. Tujuan dari penelitian adalah mengetahui perbedaan penggunaan bahan bakar Biosolar dan HSD terhadap emisi gas buang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif yang bertujuan menguji hipotesa dari data-data yang telah dikumpulkan sesuai dengan teori dan konsep sebelumnya. Metode pengambilan data dengan cara uji kendaraan mesin diesel dan gas analyzer untuk mengukur opasitas. Metode analisis data yang digunakan yaitu: analisits deskripif dan uji T-test. Hasil penelitian diketahui bahwa secara statistik tidak ada perbedaan yang signifikan penggunaan bahan bakar Biosolar dan HSD terhadap emisi gas buang.
Kajian Biaya Operasi Kereta Api
,, Jamaludin;
Astuti, Septiana Widi
Indonesian Railway Journal Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Perkeretaapian Indonesia Volume 2 Nomor 1 Tahun 2018
Publisher : Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (423.005 KB)
Penelitian ini membahas tentang perhitungan biaya operasi kereta api, biaya operasi kereta api ini sangat penting karena terkait dengan penetapan tingkat keuntungan dari penetapan sebuah tarif pelayanan angkutan kereta api. Biaya operasi kereta api saat ini diindikasikan belum kompetitif dibandingkan dengan biaya operasi moda yang sama di negara lain,penelitian ini melihat komponen komponen penyusun biaya operasi kereta api berdasarkan regulasi yang telah ditentukan. Berdasar hasil analisis perhitungan biaya operasi kereta api saat ini persentase biaya langsung kereta api adalah 23% dan persentase biaya tidak langsung kereta api adalah 77%. Prosentase biaya masih besar pada biaya tidak langsung yang mengakibatkan belum bisa didapatkan biaya operasi yang kompetitif,sedangkan jika dibandingkan biaya operasi kereta api di luar negeri,di Inggrisbiayaperawatan KA besarsekitar 16%- 30% sedangkan di Indonesiahanyasekitar 6%. Biayaoperasi KA di Inggris 66%-73% sedangkan di Indonesia mencapai sekitar 91%. Penulis mensarankan untuk memperkecil persentase biaya tidak langsung dengan melakukan terobosan terobosan bisnis yang menguntungkan.
Analisa Daya Dukung Gardu Traksi Kranji Pada Pengoperasian Kereta Bandara Soekarno - Hatta
Wicaksono, Catur;
,, Akhwan;
Putri, Ava Rizkinda
Indonesian Railway Journal Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Perkeretaapian Indonesia Volume 2 Nomor 1 Tahun 2018
Publisher : Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1528.909 KB)
Penelitian ini disusun dengan tujuan melaksanakan perhitungan kapasitas gardu traksi dan melakukan analisa daya dukung Gardu Traksi Kranji pada pengoperasian Kereta Bandara Soekarno ? Hatta di jam sibuk pagi. Penelitian ini dilakukan dengan sumber data berupa susunan rangkaian kereta, jarak pengisian antar gardu traksi, headway, jenis jalur ganda, rasio konsumsi kereta, dan berat total kereta. Parameter kemampuan daya dukung gardu diukur berdasarkan penyempitan headway 8,5 menit, 5 menit, dan 3 menit dan pemadaman gardu Cakung. Nilai beban rencana diperoleh berdasarkan perbandingan beban arus maksimum terhadap beban penyempitan headway. Daya dukung diukur berdasarkan perbandingan nilai beban rencana terhadap kapasitas eksisting gardu. Hasil analisa menyatakan beban rectifier sebesar 2626,42 kW dan beban transformator sebesar 3533 kVA pada semua jenis parameter. Dengan kapasitas rectifier yang terpakai sebesar 43% dan transformator sebesar 51%. Evaluasi terhadap hasil analisa data menunjukkan Gardu Traksi Kranji mampu menyuplai daya untuk pengoperasian Kereta Bandara Soekarno ? Hatta di jam sibuk pagi.
Meningkatkan Utilisasi KRL Dengan Mengurangi Waktu Perawatan Akhir Di Balai Yasa KRL Depok
Cahyadi, Dedy;
Priyanto, Sapto;
Ramadhani, Rizky Dwina
Indonesian Railway Journal Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Perkeretaapian Indonesia Volume 2 Nomor 1 Tahun 2018
Publisher : Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1242.661 KB)
The increase of population in Indonesia especially in Jabodetabe from year to year has increased significantly, as well as the number of private vehicles which from year to year has increased. By not compensating for the increase in road length, then there will be congestion in the next few years. PT. KCJ is here to deal with the problem. By using rail mode transportation, it will reduce the number of vehicles operating on the highway, thereby reducing congestion. To meet the number of travel needs and offset the increase in population in Greater Jakarta, the availability of facilities at PT. KCJ must comply with applicable provisions. By optimizing the time of maintenance of the facilities, it will obtain the availability of adequate facilities. In this analysis, we use network planning method to determine the optimal maintenance time of suggestion. In optimizing the maintenance time of the facilities there are several things that influence, among others: the needs of employees, the competence of personnel maintenance personnel, and reduction of existing backlog. At the end of the research will be known the most optimal time to perform the final treatment, so the availability of facilities will be fulfilled with due regard to the reliability of the means.
Pengaruh Resiliensi Terhadap Work Engagement Pada Masinis Yang Bertugas Di Stasiun Tugu Yogyakarta
Damayanti, Ajeng Tyas;
,, Handoko
Indonesian Railway Journal Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Perkeretaapian Indonesia Volume 2 Nomor 2 Tahun 2018
Publisher : Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (767.718 KB)
Keselamatan perjalanan terwujud dari jumlah minimum kecelakaan kereta api yang terjadi. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh ketahanan terhadap keterlibatan kerja pada masinis yang bertugas di Stasiun Tugu Yogyakarta. Penelitian dilakukan dengan melakukan wawancara untuk mendapatkan data awal dan meminta mengisi kuesioner yang disediakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 43% responden memiliki ketahanan rendah, sedangkan 57% lainnya memiliki ketahanan tinggi. Sebanyak 52% masinis memiliki keterlibatan kerja yang tinggi, sedangkan 48% memiliki keterlibatan kerja yang rendah. Korelasi di antara mereka berada pada tingkat moderat 0,627.
Anti-Collition Device (ACD) Lokomotif Diesel Electric Seri CC201 Dengan Induksi Dual Tone Multiple Frequency (DTMF)
Darmawan, Arief;
Winjaya, Fathurozzi
Indonesian Railway Journal Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Perkeretaapian Indonesia Volume 2 Nomor 2 Tahun 2018
Publisher : Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (828.916 KB)
Angkutan kereta api mempunyai karakteristik dalam pola pengoperasiannya satu petak blok hanya diperbolehkan dilewati oleh satu sarana kereta api yang keselamatannya dijamin oleh sistem persinyalan perkeretaapian. Sistem persinyalan existing di Indonesia saat ini menggunakan penunjuk aspek sinyal wayside dan belum dilengkapi dengan sistem peringatan dan proteksi terhadap pelanggaran aspek sinyal tidak aman / SPAD (Signal Pass At Danger) maupun pelanggaran batas kecepatan. Untuk meningkatkan keselamatan perjalanan mutlak diperlukan peralatan pemberi peringatan kepada masinis terhadap pelanggaran aspek sinyal dan pelanggaran pembatasan kecepatan. Penelitian ini membahas tentang perhitungan profil pengereman pada lokomotif diesel electric seri CC201 dan desain prototype Anti- Collition Device (ACD) dengan menggunakan sistem induksi Audio Frekuensi (AF) dengan menggunakan pengkodean Dual Tone Multiple Frequency (DTMF) serta sistem kontrol Mikrokontroller tipe Atmel AT89S52. Berdasarkan hasil analisa jarak pengereman pada kecepatan 120 Km/jam dengan menggunakan metode minden, sensor AF dipasang pada jarak 1.168,79 meter sebelum sinyal masuk. Berdasarkan hasil pengukuran intensitas sinyal yang diterima Sensor lokomotif DTMF, sinyal yang paling besar yaitu pada jarak celah antar sensor AF dengan jarak 80 mm., sedangkan untuk tingkat pembacaan paling rendah yaitu pada jarak 120mm.