cover
Contact Name
Andi Patta Yusuf
Contact Email
pattayusuf@unmus.ac.id
Phone
+6281248131455
Journal Mail Official
mjpafisip@unmus.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Musamus, Jl. Kamizaun Mopah Lama Merauke 99600
Location
Kab. merauke,
P a p u a
INDONESIA
Musamus Journal of Public Administration
Published by Universitas Musamus
ISSN : 26226499     EISSN : 2622917X     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
Focus and Scope Musamus Journal of public administration (MJPA e-ISSN 2622-917X, p-ISSN 2622-6499) is a peer-reviewed journal published by the Department of administration, Faculty of political science, University of Musamus, Merauke, Papua, Indonesia. MJPA is published twice a year (October and April) is available in print or electronic versions. Therefore, we welcome the sending of articel in the United Kingdom or Indonesia language. the focus of the study: Public Policy; Public Management; Financial State; Development Administration; Local Autonomy; Executive- Legislative Relations; Public Administration Ethics; Public Administation; Public Service; Manegement Human Resources in Public Sector; Good Governance dan Local Governance; Leadership Public Sector.
Articles 186 Documents
Tourism Development in Pelaga Village (Case Study in Pelaga Village, Petang District, Badung Regency) I Putu Gita Setyawan; Nyoman Diah Utari; Ida Ayu Putu Sri Wahyuni
Musamus Journal of Public Administration Vol 6 No 2 (2024): Musamus Journal of Public Administration
Publisher : Department of State Administration - Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjpa.v6i2.5603

Abstract

This research aims to determine internal and external efforts that can be made to develop sustainable tourism in Pelaga Village, Petang District, Badung Regency. This research method uses descriptive qualitative. This research was conducted in Pelaga Village by focusing on three service banjars, namely Kiadan Service Banjar, Pelaga Service Banjar, and Bukian Service Banjar. This research was conducted from April to August 2023. The data collection methods used were observation, interviews, focus group discussion (FGD), and library methods. Determining the informants was carried out using a purposive technique, taking representatives of farmers from three service villages in Pelaga Village and the Pelaga Village apparatus, totaling 10 people. The data analysis method used in this research is the SWOT matrix. The research results prove that the strategy that can be implemented to develop tourism with an agricultural platform in Pelaga Village, Petang District, Badung Regency is a Strengths-Opportunities strategy, namely increasing tourism with an agricultural platform and maintaining various tourist attractions and promotional strategies. The Strengths-Threats strategy can be tried using 2 methods, namely the strategy of preparing provisions related to tourist areas and providing counseling to the residents of Pelaga Village. Weaknesses- Opportunities The strategy that can be tried is the preparation of location tourism. Strategy Weaknesses - Threats that can be provided are providing mastery training and tourism insight to the residents of Pelaga Village.
Strategi Manajemen Dalam Mengatasi Penyalahgunaan Narkoba Pada Remaja di Indonesia Rachmat Agung Puank Parukka; Edoardus E Maturbongs; Aenal Fuad Adam; Umiyati Haris
Musamus Journal of Public Administration Vol 6 No 2 (2024): Musamus Journal of Public Administration
Publisher : Department of State Administration - Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjpa.v6i2.5615

Abstract

Narkoba merupakan salah satu permasalahan masyarakat yang mendapat perhatian serius dari pemerintah untuk segera diatasi. Sebab, narkoba merenggut produktivitas generasi milenial di suatu negara dengan menyalahgunakan penggunaannya. Penelitian ini membahas tentang strategi pemerintah dalam mengatasi penyalahgunaan narkoba pada remaja di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis strategi manajemen pemerintah dalam mengatasi penyalahgunaan narkoba dengan menganalisis proses manajemen strategis. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode analisis data deskriptif-analitis. Data disajikan secara deskriptif kemudian dianalisis dengan menggunakan kajian proses manajemen strategis sehingga diperoleh data yang valid mengenai strategi pemerintah dalam penanggulangan narkoba. Data diperoleh melalui kajian literatur dengan cara mengkaji dokumen resmi berupa policy paper; situs web resmi; dan artikel ilmiah. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data; penyajian data; dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi manajemen pemerintah dalam penanggulangan penyalahgunaan narkoba terdiri dari tiga tahap, yang pertama adalah perumusan strategi yang tertuang dalam Instruksi Presiden nomor 2 tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba. Narkotika dan Prekursor Narkotika Tahun 2020-2024. Kedua, implementasi strategi, berupa kampanye; pendidikan anti narkoba di sekolah; dan Desa Bersinar. Ketiga adalah pengkajian strategi, dimana masih terdapat tantangan yang dihadapi pemerintah seperti penetapan desa rawan narkoba yang belum merata di seluruh wilayah; belum optimalnya sinergi dan kerjasama antara pemerintah pusat dan daerah; kurangnya dana operasional; dan minimnya pemanfaatan digital dalam penanganan jalur peredaran narkoba.
Pseudo Otonomi Desa: Problematika Implementasi Kebijakan Otonomi Desa di Desa Juanga Fandi Hi Hi Latif; Irwan Soleman
Musamus Journal of Public Administration Vol 6 No 2 (2024): Musamus Journal of Public Administration
Publisher : Department of State Administration - Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjpa.v6i2.5627

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kompleksitas tata kelola pemerintahan desa di Desa Juanga, dengan fokus pada konsepsi pseudo otonomi desa yang terjadi akibat mekanisme APBDes yang bersifat top down dan minimnya pemanfaatan kewenangan otonomi desa. Metode penelitian dilakukan melalui analisis kualitatif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa intervensi eksternal dari pranata kekuasaan di atasnya dan ketidakmaksimalan pemanfaatan kewenangan desa telah mereduksi substansi otonomi desa. Rekomendasi penelitian ini menggarisbawahi perlunya tindakan proaktif untuk memperkuat kapasitas pemerintah desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembentukan kebijakan desa guna memastikan pengembangan otonomi desa yang autentik dan berkelanjutan. Selain itu, diperlukan juga adanya upaya konkret untuk merombak mekanisme penyusunan APBDes agar lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan lokal, serta mengurangi intervensi eksternal yang dapat mengaburkan kewenangan desa dalam menentukan prioritas pembangunan. Langkah-langkah strategis ini diharapkan dapat membantu Desa Juanga mencapai visi otonomi desa yang sejati, di mana masyarakat dapat terlibat secara aktif dalam pengambilan keputusan yang berkaitan dengan pembangunan dan pengelolaan sumber daya lokal.
Aspek Hukum dan Filosofi Penetapan APBD Menggunakan Instrumen Peraturan Bupati Di Pulau Morotai Indra Lesang; Alwadud Lule
Musamus Journal of Public Administration Vol 6 No 2 (2024): Musamus Journal of Public Administration
Publisher : Department of State Administration - Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjpa.v6i2.5628

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relasi antara DPRD dan Bupati dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di Pulau Morotai selama periode 2019-2022 dengan menggunakan instrumen hukum Peraturan Bupati. Metode penelitian ini melibatkan analisis kualitatif berdasarkan data primer dari wawancara dengan para pemangku kepentingan terkait, serta data sekunder dari dokumen-dokumen resmi terkait penetapan APBD. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa terdapat konflik kepentingan yang signifikan antara DPRD dan Bupati, yang mempengaruhi proses penetapan APBD dan mengakibatkan penggunaan berlebihan atas Peraturan Bupati sebagai instrumen hukum. Rekomendasi penelitian mencakup perbaikan mekanisme komunikasi dan negosiasi antara kedua lembaga, penguatan peran DPRD dalam pengawasan kebijakan dan anggaran, serta peningkatan partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan anggaran. Langkah-langkah ini diharapkan dapat memastikan transparansi, akuntabilitas, dan kesejahteraan masyarakat yang lebih baik dalam proses penetapan APBD di Pulau Morotai.
Pesan Implisit Anti Kolonial dalam Tema Peperangan Serat Centhini sebagai Cermin Kritis Masyarakat Jawa pada Abad ke-19 Warda Firdausi Karimah; Reza Safitri
Musamus Journal of Public Administration Vol 6 No 2 (2024): Musamus Journal of Public Administration
Publisher : Department of State Administration - Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjpa.v6i2.5677

Abstract

Exploring the implicit anti-colonial message in Serat Centhini is an important and relevant effort. This is to investigate the extent of resistance to foreign influence and open views on how local literature and culture can be a strong tool in resisting and responding to socio-political changes facing society. The aim of this research is to determine the implicit anti-colonial message in the Serat Centhini war theme. This research adopts an interpretive approach using Gadamer's hermeneutical circle. Documentation techniques are applied for data collection. The analysis carried out includes narrative and phenomenological analysis. The research results show that Serat Centhini reflects the spirit of resistance and courage of the Javanese people in facing colonial domination. The author, who is strongly suspected to be Pakubuwana V, presents a postcolonial message that wants to restore the great dignity of Islamic Mataram in the face of Dutch and British colonialism. Not only through Serat Centhini, but also other works, such as the Rajamala Ship, became an astonishing tool of resistance against the invaders. Thus, Serat Centhini is not only a monumental literary work, but also a silent witness to the struggle and spirit of resistance of the Javanese people against colonial domination in the 19th century.
Analisis Pentingnya Literasi Digital ASN dalam Mendukung Digitalisasi Pelayanan Publik di Indonesia Khansalaili Hasna Wibawati; Frigia Amasia
Musamus Journal of Public Administration Vol 6 No 2 (2024): Musamus Journal of Public Administration
Publisher : Department of State Administration - Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjpa.v6i2.5703

Abstract

Digital Literacy is a critical aspect in this era of massive technological development. Especially regarding digital transformation in Indonesia, which is currently echoed by the government as a positive step in shaping excellent public services. However, various problems are still found, including the low competence of civil servants in the field of technology, differences in civil servant’s perspective on technology, and a limited budget. State civil apparatus who play an important role in providing public services to the community must be able to have digital literacy skills so that the services provided run optimally. Therefore, the government is expected to pay attention to the digital literacy aspect of civil servant’s through education, training, and providing access to support for technological infrastructure.
Analisis Pemberdayaan KWT Cempaka Kalibawang Melalui Program Optimalisasi Pemanfaatan Pekarangan Untuk Mendukung Kemandirian Pangan Reo Sambodo; Wafit Dinarto; Dian Astriani
Musamus Journal of Public Administration Vol 6 No 2 (2024): Musamus Journal of Public Administration
Publisher : Department of State Administration - Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjpa.v6i2.6004

Abstract

Kelompok Wanita Tani "CEMPAKA" telah berkegiatan memanfaatkan pekarangan dengan kegiatan produktif namun kemampuan memproduksi belum sepenuhnya diikuti dengan kemampuan memasarkan produk-produk yang dihasilkan. Solusi yang diambil oleh tim Pengabdian Kepada Masyarakat Program Studi Agroteknologi UMBY untuk mengatasi permasalahan tersebut yaitu meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan anggota KWT Cempaka dalam hal optimalisasi pemanfaatan pekarangan, kemampuan pengelolaan tanaman dan lingkungan dengan prinsip pertanian organik, dan pemasaran hasil pertanian dan produk olahan. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengkaji proses pemberdayaan yang dilaksanakan oleh tim Pengabdian Kepada Masyarakat Program Studi Agroteknologi UMBY untuk menentukan program serta pendampingan pada tahapan selanjutnya. Penelitian dijalankan dengan metode kualitatif. Subjek penilitian menggunakan informan yang ditentukan dengan teknik snowball sampling berkaitan langsung dengan program yaitu 3 orang anggota tim pengabdian dan 5 orang pengurus KWT Cempaka sebagai informan kunci. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Tim Pengabdian Kepada Masyarakat UMBY telah melaksanakan 2 tahapan proses pemberdayaan yaitu tahap penyadaran dan tahap pengkapasitasan namun belum menyentuh pada tahap pendayaan dimana kondisi awal dan akhir program berjalan belum menunjukan bahwa Kelompok Wanita Tani Cempaka telah berdaya yaitu meskipun pemanfaatan lahan pekarangan telah berjalan dengan budidaya tanaman hortikultura namun belum mengarah pada pemenuhan ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi Masyarakat.
Analisis Dimensi Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa Hubertus Oja; Putriyani Putriyani
Musamus Journal of Public Administration Vol 6 No 2 (2024): Musamus Journal of Public Administration
Publisher : Department of State Administration - Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjpa.v6i2.6013

Abstract

Accountability can be interpreted as a form of obligation to account for the success or failure of development implementation in achieving a predetermined goal and target, a medium of accountability carried out periodically. Accountability is a benchmark for a government in carrying out its responsibilities in the most significant and minor governments (villages). This study aims to analyze the accountability of village fund allocation in Sumber Harapan Village, Tanah Miring District, Merauke Regency. The method used in this study uses qualitative methods with a descriptive approach, and data collection techniques in this study include observation, interviews, and documentation. Data analysis uses data analysis, reduction, presentation, conclusion, and verification. The results showed that the accountability dimension of village fund management in Sumber Harapan Village, Tanah Mirirng District, Merauke Regency in its implementation has not been maximized due to the lack of transparency from the village government to the community level of Sumber Harapan Village at large, where the community is the beneficiary of the use of village funds.
Analysis of the Performance of the Legal Subdivision of the Meranti Islands Regency KPU Secretariat in facing the 2020 Regent and Deputy Regent Election Bherry Tinanto; Roni Ekha Putera
Musamus Journal of Public Administration Vol 6 No 2 (2024): Musamus Journal of Public Administration
Publisher : Department of State Administration - Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjpa.v6i2.6014

Abstract

The vacant position of Head of the Legal Subdivision of the Meranti Islands Regency KPU Secretariat has been going on since 2017. From 2017 to 2020 there were several major agendas for democratic parties including the 2018 simultaneous Regional Head Election, the 2019 General Election, the 2020 Simultaneous Regional Head Election and the General Election 2024. Usually this definitive position vacancy is not allowed to continue for a long time because it will affect the effectiveness of the organization in providing public services and is related to organizational performance. This research aims to explain how the Legal Subdivision of the Meranti Islands Regency KPU Secretariat performed during the absence of the Head of Definitive Law Subdivision in the 2020 Meranti Islands Regent and Deputy Regent Election. This research was conducted using qualitative methods. This research looks at organizational performance through five indicators, namely productivity, service orientation, responsiveness, responsibility and accountability. The results of this research explain that the performance of the Meranti Islands Regency KPU secretariat can be said to be good but has not yet run optimally because there are still obstacles in the way due to the absence of a definitive legal subdivision head.
Upaya Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Barat Dalam Menanggulangi Surat Suara Tidak Sah Pada Pemilu 2024 Farhanuddin, Farhanuddin; Muhammad, Muhammad; Razak, Fitriani Sari Handayani; Faisal, Andi Fahri
Musamus Journal of Public Administration Vol 6 No 2 (2024): Musamus Journal of Public Administration
Publisher : Department of State Administration - Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjpa.v6i2.6016

Abstract

Pemilihan umum secara langsung di Indonesia telah berjalan sebanyak 4 kali, namun tetap menyisakan berbagai permasalahan. Baik KPU dan Bawaslu dan para elit yang memiliki kepentingan selama ini hanya berfokus untuk menarik simpatisan rakyat untuk memilih dan tidak golput, namun yang terjadi pada proses pemilihan masih terdapat surat suara tidak sah yang tentunya memiliki dampak dari perolehan suara. Masalah yang dihadapi pada penelitian ini menganalisa upaya KPU dalam mengatasi surat suara tidak sah di Sulawesi Barat. sehingga tujuan dari penelitian ini hendak mendeskripsikan penyebab terjadinya surat suara tidak sah pada pemilu sebelumnya dan cara mengatasinya pada pemilu tahun 2024. Metode penelitian yang digunakan yakni metode kualitatif dengan mendeskripsikan fenomena surat suara tidak sah serta menganalisanya berdasarkan landasan teori yang berkaitan dengan fakta yang ada di lapangan. serta Teknik pengumpulan data dengan mengkaji berbagai sumber referensi ilmiah, informasi dari sumber primer dan sekunder dan melalui dokumen yang relevan seperti jurnal, buku, berita dari media massa terkati dan artikel yang berkaitan dengan penelitan. Hasil penelitian menunjukkan adanya kurang pemahaman dari masyarakat terutama bagi pemilih usia lanjut dan pemilih pemula dalam melakukan proses pemilihan. kebingungan yang terjadi tentunya diharapkan bisa diatasi oleh KPU Sulawesi Barat melalui sosialisasi dan bimtek khusus tata cara pemilihan bagi masyarakat sebelum proses pemilihan di tahun 2024.