cover
Contact Name
Agik Nur Efendi
Contact Email
ghancaran@iainmadura.ac.id
Phone
+6285732475307
Journal Mail Official
ghancaran@iainmadura.ac.id
Editorial Address
State Islamic Institute of Madura Jl. Raya Panglegur km. 04 Pamekasan East Java. Phone. (0324)333187 fax 322551
Location
Kab. pamekasan,
Jawa timur
INDONESIA
Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 27148955     EISSN : 27159132     DOI : DOI 10.19105/ghancaran
Jurnal ini menerima kontribusi dalam bidang linguistik, sastra dan pengajaran dari berbagai perspektif, misalnya: pengajaran dan pembelajaran bahasa pertama, kedua, dan asing; bahasa dan sastra dalam pendidikan; perencanaan bahasa, pengujian bahasa; desain dan pengembangan kurikulum; multibahasa dan pendidikan multibahasa; analisis wacana; sastra dan pengajaran; bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA); dan penerbitan dan budaya.
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 1 (2023)" : 15 Documents clear
Penyimpangan Seksual Tokoh Mubarak dalam Novel Pendosa yang Saleh Karya Royyan Julian: Kajian Sigmund Freud Milliana; Tabrani, Akhmad; Jazuli, Ach.
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.v5i1.8474

Abstract

This study aims to describe the forms and factors of sexual deviation of Mubarak's character in the novel Pendosa yang Saleh by Royyan Julian with Sigmund Freud's study. This research method is descriptive qualitative. The data in the study are sentences related to the sexual deviation of the main character in the novel Pendosa yang Saleh by Royyan Julian. Data collection techniques are reading, note taking, and data corpus collection. The findings of this study are the form of sexual deviation of the character Mubarak in the novel Pendosa yang Saleh by Royyan Julian in the form of inversion pedophilia unfixed with the aim of fetishism (bisexual). The factor of Mubarak's sexual deviation refers to Sigmund Freud's study, namely the aspects of frustration and trauma.
Pendidikan Karakter Tokoh Bethara Guru dalam Lakon Bethara Guru Krama Wayang Topeng Tengger Permata Raharjo, Resdianto; Ahmadi, Anas; Ikhwan, Wahid Khoirul
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.v5i1.8592

Abstract

Pembentukan karakter masyarakat tidak terlepas dengan kondisi lingkungan, adat, budaya yang berlaku. Seperti tokoh-tokoh dan teladan dalam cerita rakyat, salah satunya adalah tokoh Bethara Guru dalam Lakon Bethara Guru Krama di Pewayangan Tengger. Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan hasil analisis dari pendidikan karakter yang terdapat pada peneladanan tokoh Bethara Guru dalam Lakon Bethara Guru Krama Wayang Topeng Tengger. Keteladanan karakter tokoh-tokoh dan cerita pada Lakon Bethara Guru Krama dapat dijadikan sebagai bentuk materi dan dasar ajuan untuk membangun dan mendidik karakter individual seseorang, baik formal maupun non-formal. Sosok inti di tiap generasi dalam lakon Bethara Guru Krama memiliki beberapa sikap yang patut ditelaah dan diteladani. Penelitian ini disusun menggunakan pendekatan kualitatif berdasarkan sumber data dan data penelitian bentuk sastra lisan berupa cerita lakon Bethara Guru Krama yang disampaikan oleh dalang Ki Lebari pada pegelaran wayang topeng di desa Wonosari, Kecamatan Sumber, Kabupaten Probolinggo. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik rekam catat. Model penelitian dalam penelitian ini menggunakan analisis konten. Uji keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan kecukupan bahan referensial. Teknik analisis data dalam penelitian ini meliputi (1) transkripsi data rekaman, (2) transliterasi data rekaman, (3) klasifikasi data, (4) analisis struktur dan interpretasi, dan (5) pengujian data. Hasil penelitian berupa pendidikan karakter yang dapat diperoleh melalui teladan tokoh Bethara Guru dalam lakon Bethara Guru Krama Wayang Topeng Tengger yang merupakan modifikasi representatif masyarakat dengan tujuan membentuk karakter yang baik. Tokoh Bethara Guru dalam lakon Bethara Guru Krama juga merupakan sosok yang berperan penting dalam meneladani pembentukan karakter manusia di tengah masyarakat. Karena lakon Bethara Guru Krama kerap dibawakan pada pertunjukan Wayang Topeng Tengger dalam upacara adat ruwatan, baik ruwatan adat maupun ruwatan anak.
Ujaran Kebencian dalam Twitter #Sebelum2024JokowiLengser: Kajian Cyberpragmatics Widyatnyana, Kadek Nara; Rasna, I Wayan; Putrayasa, Ida Bagus
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.v5i1.8660

Abstract

Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah ujaran kebencian dan kajian cyberpragmatics. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan bentuk, jenis, serta makna pragmatik ujaran kebencian dalam Twitter #Sebelum2024JokowiLengser. Terdapat 36 data yang digolongkan ke dalam ujaran kebencian. Pendekatan penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengambilan data dilakukan dengan teknik simak dengan teknik lanjutan bebas libat cakap. Hasil penelitian terdapat bentuk ujaran frasa dan kalimat. Jenis ujaran kebencian yang ditemukan adalah penghinaan, pencemaran nama baik, penistaan, perbuatan tidak menyenangkan, data penyebaran bohong, dan menghasut/ memprovokasi. Terdapat 9 makna pragmatik ujaran kebencian, yaitu makna menyindir, menggambarkan sosok pemimpin, makna mempertanyakan, makna memberikan anjuran, makna membandingkan, makna memerintah, makna membual, makna mengajak, dan makna mengeluh. Dengan adanya penelitian ini diharapkan pembaca mampu mengetahui ujaran kebencian di media sosial serta makna di balik ujaran.
Narasi Mitos Lembu Suro dalam Cerpen Janji Kelud untuk Bapak Karya M. Rosyid H. W. Mulyaningtyas, Rahmawati; Putri, Nuraini Saura; Arinugroho, Yogi Dian
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.v5i1.8705

Abstract

Cerpen merupakan refleksi dari realitas kehidupan manusia. Cerpen berjudul Janji Kelud untuk Bapak menarik untuk dikaji karena mencantumkan mitos Lembu Suro saat Gunung Kelud erupsi. Mitos ini dipercaya oleh masyarakat di sekitar Gunung Kelud bahwa saat erupsi gunung, Lembu Suro keluar dan membalas dendam atas ketidakadilan yang dialaminya. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan narasi mitos Lembu Suro yang ada dalam cerpen Janji Kelud untuk Bapak. Penelitian ini menggunakan pendekatan mitopoik. Lalu, teori strukturalisme Claude Levi-Strauss yang dimanfaatkan untuk menelaah mitos Lembu Suro dalam cerita pendek tersebut. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif. Sumber utama penelitian ini adalah cerpen berjudul Janji Kelud untuk Bapak karya M. Rosyid H.W. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik baca catat. Analisis data dilakukan dengan cara memilah dan memilih data berupa kalimat narasi atau dialog tokoh yang sesuai dengan tujuan penelitian, lalu menganalisis data sesuai teori yang digunakan dalam penelitian. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan cara membaca secara berulang-ulang data yang terkumpul dan sudah dianalisis, lalu mengaitkannya dengan teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mitos Lembu Suro dapat berkaitan dengan (1) keyakinan terhadap sesuatu; (2) pola perilaku para penduduk; (3) dampak peristiwa terhadap lingkungan sekitar gunung dan negara. Mitos Lembu Suro telah ditampilkan dan dikukuhkan dalam cerita pendek berjudul Janji Kelud untuk Bapak. Penelitian ini bermanfaat untuk menambah kajian tentang mitos dalam karya sastra.
Aplikasi Spotify: Solusi Baru dalam Pembelajaran Menulis Cerpen di SMA Hasan, Jihan Septiani; Lubis, Fitriani
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.v5i1.8747

Abstract

The purposes of this study (1) to describe the ability of writing short storiy for XI grade students of SMA Negeri 6 Medan by applying the Spotify application as a learning medium; (2) tp describe the ability to writing short story for XI grade students of SMA Negeri 6 Medan without applying the Spotify application as a learning medium; (3) to describe the effect of applying the Spotify application as a learning medium on the ability to write short story texts for XI grade students of SMA Negeri 6 Medan. The research method used is an experimental method with a posttest-only for control design. The results showed: (1) the class mean using the Spotify application was 82.2 with a standard deviation of 11.51347 (2) the class mean without applying the Spotify application was 54.8 with a standard deviation of 21.43725 (3) The results of the calculation of the hypothesis test obtained tcount = 6.699 and ttable = 1.667. Ha's conclusion is accepted, namely tcount > ttable, meaning that there is a positive influence on the application of the Spotify application as a medium for learning. The Spotify application can be used as an alternative learning media, especially literature, because: (1) it increases the enthusiasm of students in arguing in determining the building elements of short story texts that are heard from podcasts, (2) it becomes reference for students regarding short stories and figure of speech themes, which are in Spotify (3) it can train students' listening skills, because the process of Spotify media learns while listening.

Page 2 of 2 | Total Record : 15