cover
Contact Name
Ita Suryaningsih
Contact Email
idiomatik@umma.ac.id
Phone
+6281215391791
Journal Mail Official
idiomatik@umma.ac.id
Editorial Address
Jl. Dr. Ratulangi No. 62 Maros
Location
Kab. maros,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Idiomatik: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 26549093     EISSN : 27982092     DOI : https://doi.org/10.46918/idiomatik
Core Subject : Education,
Jurnal Idiomatik adalah jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Muslim Maros. Diterbitkan dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan Juni dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 119 Documents
Struktur Makro Puisi Lisan Makassar (Kelong) dalam Pendekatan Hermeneutika Muhammad Ali
Jurnal Idiomatik: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2 No 1 (2019): Jurnal Idiomatik
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jenis Penel;itian ini adalah penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana Strukutr makro puisi lisan Makassar (kelong) yang penuh nilai-nilai keraifan lokal dalam budaya suku bangsa, khususnya suku bangsa Makassar dalam menanankan nilai-nilai dalam bertutur, bertindak dan bertingkah laku dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Instrumen penelitian ini adalah peneliti sebagai instrument kunci (key instrument). Teknik analisis data yang dilakukan melalui tiga siklus yakni pengumlulan data, reduksi data, dan penarikan simpulan dan verifikasi. Teori Van Dijk sebagai kerangka teori dengan grand teori hermeneutika sebagai pisau analisis. Berdasarkan hasil analisis ditemukan struktur makro, yakni bertemakan siri na pacce, agama, nasihat, perjuangan, percintaan, perkawinan, kasih ibu, dan kesedihan. Penelitian ini akan memberikan manfaat yang sangat berharga bagi guru Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah dalam mengembangkan materi pembelajarannya di kelas, khususnya dalam pembelajaran apresiasi puisi budaya lokal masing-masing.
Pemetaan Bahasa Daerah di Kabupaten Maros Irwan Fadli; Fitrahwahyudi Fitrahwahyudi
Jurnal Idiomatik: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2 No 2 (2019): Jurnal Idiomatik
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Maros dianggap sebagai satu-satunya tempat bercampurnya dua kebudayaan sekaligus bahasa sebagai produk budaya terbesar di Sulawesi Selatan, yakni budaya dari suku Bugis dan suku Makassar.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase penggunaan bahasa daerah di Kabupaten Maros dan pemetaan bahasa daerah di Kabupaten Maros. Penelitian ini merupakan penelitian survei lapangan. Penelitian ini dibagi menjadi empat tahapan, yakni tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap evaluasi, dan tahap pelaporan.Pengumpulan data dilakukan dengan cara menyebarkan kuisioner sebanyak sepuluh di setiap Kecamatan. Analisis data dilakukan dengan menghitung dominasi dan pemetaan bahasa daerah tertetu perkecamatan. Data yang telah dipetakan masing-masing kecamatan, selanjuntnya dihimpun untuk mengetahui jumlah dan perentasi penggunaan bahasa daerah masing-masing kecamatan di kabupaten Maros. Diperoleh gambaran bahwa jumlah penutur bahasa Makassar (BM) lebih besar dibandingkan dengan jumlah penutur bahasa Bugis (BB). Selain itu,ditemukan pula penutur yang menggunakan kedua bahasa dalam lingkungannya. Penutur bahasa Makassar sebanyak 65 orang dari 140 orang yang ditetapkan sampel dengan persentase 46,4%. Penutur bahasa daerah Bugis (BB) sebanyak 62 orang penutur atau 44,3%, dan penutur yang menggunakan kedua bahasa daerah sebanyak 13 orang informan dengan persentase 9,28%.
Rekonstruksi Nilai Budaya Siri’ Masyarakat Makassar melalui Tokoh Zainuddin dalam Novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck Karya Hamka Suatu Tinjauan Sosiologi Sastra Abdul Kadir; Aziz Thaba
Jurnal Idiomatik: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2 No 2 (2019): Jurnal Idiomatik
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini berisi tentang realitas kehidupan masyarakat suku Makassar, khususnya mengenai budaya siri’ yang dijunjung tinggi orang Makassar. Artikel ini berfokuskan pada budaya Siri’ yang dijunjung tinggi masyarakat suku Makassar yang juga sebetulnya oleh masyarakat Bugis, Mandar, dan Toraja. Siri’ dapat dipahami sebagai kemampuan seseorang mempertahankan kehormatan dan harga diri terhadap orang-orang yang mau menghina atau merendahkan harga dirinya, keluarga, ataupun kerabatnya. Siri’ diidentikkan pula dengan ‘malu’. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif kualitatif, sebab penulis akan menggambarkan secara jelas nilai budaya siri’. Dalam tipe penelitian ini, realitas bersifat ganda, holistik, hasil konstruksi, dan merupakan hasil pemahaman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Siri’ sifatnya mutlak, tanpa tawar menawar. Apabila seseorang dijatuhkan harga dirinya, maka ia tidak akan diam saja. Seperti pada penjelasan Hamka, menjaga harga diri merupakan kewajiban moral yang paling tinggi. Bahkan, demi siri’ seseorang rela mengorbankan apa saja, termasuk jiwanya. Dalam penelitian ini menggambarkan Zainuddin sangat merendahkan diri akibat cintanya yang sangat besar terhadap Hayati. Meski akhirnya ia sadar bahwa hidup harus tetap berjalan, sebagai seorang lelaki Makassar, ia memiliki rasa “pantang” dalam memperjuangkan sesuatu dan dalam menghadapi masalah hidup. Dalam hal ini Rekonstruksi siri sebagai bentuk keteguhan prinsip dan perilaku mulia yang dijunjung tinggi masyarakat Makassar.
Meningkatkan Kemampuan Membaca Pemahaman Menggunakan Teknik Scramble Wacana pada Siswa Kelas IX-3 SMP Negeri 10 Bantimurung Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2019/2020 Irwan Irwan
Jurnal Idiomatik: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2 No 2 (2019): Jurnal Idiomatik
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran dengan penggunaan teknik scramble wacana dapat meningkatkan kemampuan membaca pemahaman pada siswa Kelas IX -3 SMP Negeri 10 Bantimurung. Hal ini dapat dibuktikan dari keberhasilan proses dan produk pembelajaran membaca pemahaman dengan menggunakan teknik scramble wacana. Dengan diterapkannya teknik scramble wacana siswa menjadi lebih aktif dan antusias dalam mengikuti pembelajaran. Siswa juga lebih berani untuk mengungkapkan pendapatnya, bertukar pikiran serta tidak malu lagi untuk bertanya. Guru juga berhasil menciptakan pembelajaran yang efektif dan menyenangkan. Peningkatan nilai menyenangkan. Peningkatan nilai rata-rata kemampuan membaca pemahaman pada siklus I ditunjukkan nilai rerata dari 63,6 pada pre-test menjadi 69,9 pada post test akhir siklus I. Pada siklus ini rerata meningkatkan sebesar 6,3 atau 9,90%. Sementara itu, siswa yang telah mencapai KKM juga mengalami peningkatan 28% dari 36% menjadi 64%. Sedangkan pada siklus II, kemampuan siswa dalam membaca pemahaman meningkat dibandingkan pada post tes akhir siklus I. Peningkatan nilai rata-rata kemampuan membaca pemahaman pada silklus II ditunjukkan nilai rerata dari 69,9 pada post tes akhir siklus I menjadi 78,44 pada post tes akhir siklus II. Pada siklus ini nilai rerata meningkat 8,54 atau 12,10% dari post test akhir siklus I. Sementara itu, siswa yang telah mencapai KKM juga meningkat 32% dari 64% menjadi 92%. Hal ini rasa sudah cukup memuaskan bagi guru dan peneliti, karena indikator keberhasilan sudah tercapai.
Kemampuan Bahasa Daerah Usia 17-22 Tahun Fitrawahyudi Fitrawahyudi; Kasmawati Kasmawati
Jurnal Idiomatik: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2 No 2 (2019): Jurnal Idiomatik
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Unesco telah menetapkan tanggal 21 Februari sebagai peringatan hari Bahasa Ibu Internasional. Hal ini didasari atas perenungan terhadap kondisi bahasa-bahasa daerah di dunia yang telah banyak mengalami kepunahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan bahasa daerah penutur usia 17-22 tahun dan memproyeksikan daya hidup bahasa daerah Bugis dan Makassar di Kabupaten Maros. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data berupa penyebaran kuesioner pada 200 orang responden yang kemudian dianalisis berdasarkan tahap reduksi data, model data, dan penarikan/verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan persentase kemampuan berbahasa daerah pada aspek menyimak 63% tidak mampu, berbicara 52% tidak mampu, membaca dan menulis 89% tidak mampu, hal ini menunjukkan bahwa kemampuan bahasa daerah berada pada kategori yang rendah, sehingga dapat disimpulkan bahwa daya hidup bahasa daerah Bugis dan Makassar mengalami ancaman kepunahan dan diproyeksikan pada 10 tahun ke depan bahasa daerah tersebut tidak lagi digunakan oleh mayoritas responden.
Analisis Kondisi Bahasa Daerah pada Keluarga Transmigran Asal Jawa Kasmawati Kasmawati; Irwan Fadli
Jurnal Idiomatik: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2 No 2 (2019): Jurnal Idiomatik
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Selain membawa dampak positif bagi pemerataan penduduk dan meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat, transmigran juga membawa dampak negatif bagi keberlangsungan bahasa daerah baik bahasa daerah pendatang maupun bahasa daerah setempat.Penelitian ini bertujuan menganalisis penggunaan bahasa daerah pada keluarga transmigran asal Jawa di Kabupaten Maros.Sampel penelitian sebanyak 40 orang keluarga dengan jumlah keturunan sebanyak 110 orang responden. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan penyebaran kuesioner, data yang dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan teknik reduksi, model/display data, serta verifikasi dan/atau penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan bahasa daerah keturunan keluarga transmigran asal Jawa di Kabupaten Maros yang berada dalam kondisi yang kurang baik,hal ini didasari oleh kondisi mayoritas keturunan yang tidak lagi mampu menggunakan bahasa daerahnya yakni sebesar 63% atau sebanyak 57 responden yang tidak lagi mampu menggunakan bahasa daerahnya dalam berkomunikasi.
Penerapan Metode Field Trip untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Puisi pada Siswa Kelas IX H SMP Negeri 6 Watampone Bansuhari Bansuhari
Jurnal Idiomatik: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 3 No 1 (2020): Jurnal Idiomatik
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/idiomatik.v3i1.643

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan: (1) kualitas proses pembelajaran menulis puisi siswa kelas IX H SMP Negeri 6 Watampone melalui penerapan metode field trip; dan (2) kualitas hasil pembelajaran menulis puisi siswa kelas IX H SMP Negeri 6 Watampone melalui penerapan metode field trip. Penelitian ini berbentuk penelitian tindakan kelas. Objek penelitiannya adalah pembelajaran menulis puisi, sedangkan subjek penelitiannya adalah siswa kelas IX H SMP Negeri 6 Watampone sejumlah 24 siswa. Sumber data yang digunakan adalah dokumen, informan, dan tempat peristiwa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan angket. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) penerapan metode field trip dapat meningkatkan kualitas proses pembelajaran menulis puisi siswa kelas IX H SMP Negeri 6 Watampone. Ini ditunjukkan dari persentase keaktifan dan kesungguhan siswa dalam menulis puisi yang mengalami peningkatan pada setiap siklusnya. Pada siklus I siswa yang aktif dan bersungguh-sungguh sebesar 62,96% meningkat menjadi 88,46% pada siklus II; dan (2) penerapan metode field trip dapat meningkatkan kualitas hasil pembelajaran menulis puisi siswa kelas IX H SMP Negeri 6 Watampone. Hal ini ditandai dengan meningkatnya persentase siswa yang telahmencapai nilai ketuntasan (≥63), yakni pada siklus I 37,5% nilai naik di siklus II menjadi 87,5%.
Penggunaan Media Video Youtube “Demi Raga yang Lain” dalam Meningkatkan Hasil Pembelajaran Daring Puisi Siswa Kelas X SMA Insan Cendekia Syech Yusuf Kabupaten Gowa Rizqi Azhari Rahim; Abd. Rahim
Jurnal Idiomatik: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 3 No 1 (2020): Jurnal Idiomatik
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/idiomatik.v3i1.644

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses dan hasil pembelajaran puisi secara daring menggunakan media audiovisual berupa video Youtube berjudul “Demi Raga yang Lain” diposting oleh Viqi Tika Chanel. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan pemaparan data deskriptif kualitatif dan data kuantitatif. Data kualitatif diperoleh dari lembar observasi dari setiap pelaksanaan tindakan (proses pembelajaran), dan data kuantitatif diperoleh dari tes akhir setiap siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X yang terdiri dari dua kelas berjumlah 43 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentasi keberhasilan siswa mencapai KKM pada siklus I hanya 41,8% dan meningkat menjadi 84% pada siklus II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pembelajaran puisi pada siswa kelas X di SMA Insan Cendekia Syech Yusuf Kabupaten Gowa menggunakan media video Youtube “Demi Raga yang Lain” dapat meningkatkan kemampuan siswa, dari proses maupun hasil belajarnya.
Pencitraan pada Novel Berjudul Kamu yang Kutunggu Karya Bunga Rosania Indah Nuraeni Nuraeni
Jurnal Idiomatik: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 3 No 1 (2020): Jurnal Idiomatik
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/idiomatik.v3i1.645

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk pencitraan yang terdiri dari pencitraan penglihatan, pendengaran, gerak, rabaan dan penciuman. Penelitian ini menggunakan analisis data kualitatif dengan bentuk penyajian data secara deskriptif. Data diperoleh melalui studi pustaka. Adapun sumber datanya diambil dari novel berjudul Kamu yang Kutunggu karya Bunga Rosania Indah serta data tambahan yang berupa buku- buku teori dan jurnal maupun skripsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk pencitraan yang terdapat dalam novel Kamu yang Kutunggu karya Bunga Rosania Indah yaitu citraan penglihatan sebanyak 119, citraan pendengaran sebanyak 58, citraan gerak sebanyak 174, citraan rabaan sebanyak 62 dan citraan penciuman sebanyak 6. Jadi total keseluruhan sebanyak 419 citraan. Dari hasil penelitian tersebut menunjukkan adanya maksud tertentu yang tidak hanya menggugah imajinasi pembaca, namun berupaya mengilustrasikan suasana yang ada dalam cerita, menimbulkan daya imajinasi pembaca terhadap apa yang terjadi serta menggambarkan aktivitas tokoh yang ada di dalam cerita.
Alih Kode dan Campur Kode pada Peristiwa Tutur Guru dan Siswa Kelas X SMA Insan Cendekia Syech Yusuf Riska Ayu Ninsi; Rizqi Azhari Rahim
Jurnal Idiomatik: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 3 No 1 (2020): Jurnal Idiomatik
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/idiomatik.v3i1.646

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan pengaruh dari alih kode dan campur kode pada interaksi guru dan siswa kelas X SMA Insan Cendekia Syech Yusuf dalam mata pelajaran bahasa Indonesia. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif studi kasus dengan pemaparan data deskriptif kualitatif. Data kualitatif diperoleh dari kegiatan observasi pada Grup Whatsapp Mata Pelajaran Bahasa Indonesia dan wawancara kepada guru mata pelajaran. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X MIA 2 yang terdiri dari 23 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk alih kode dan campur kode yang ditemukan pada interaksi guru dan siswa yaitu alih kode intern dan ekster serta campur kode ke dalam dan ke luar. Adapun hasil berupa pengaruh alih kode dan campur kode yang ditimbulkan pada pembelajaran bahasa Indonesia terbagi menjadi dua, yaitu pengaruh negatif dan pengaruh positif, pengaruh negatifnya adalah tindak tutur antara guru dan siswa cenderung menggunakan alih kode dan campur kode bahasa Makassar, bahasa Inggris, dan bahasa Arab ke dalam bahasa Indonesia, sehingga pembelajaran tidak secara baku menggunakan bahasa Indonesia, siswa pun lebih jarang menggunakan bahasa Indonesia di dalam maupun luar kelas. Akan tetapi pengaruh positifnya adalah alih kode dan campur kode mempermudah guru dalam menyampaikan materi secara kontekstual sehingga siswa mudah paham serta secara tidak langsung menambah wawasan siwa dalam berbahasa asing.

Page 2 of 12 | Total Record : 119