cover
Contact Name
Hisan Mursalin
Contact Email
hisanmursalin@arraayah.ac.id
Phone
+6285884149993
Journal Mail Official
jurnalinfo@arraayah.ac.id
Editorial Address
Jl. Printis Kemerdekaan km.6, 01/05 Sukamulya, Cimenteng, Cikembar 43157
Location
Kab. sukabumi,
Jawa barat
INDONESIA
Rayah Al Islam : Jurnal Ilmu Islam
ISSN : 25033816     EISSN : 26862018     DOI : https://doi.org/10.37274/rais
Rayah Al-Islam (p-ISSN: 2503-3816, e-ISSN: 2686-2018) is a Journal of Islamic studies published twice a year, this scientific publication is managed by the Institute for Research and Community Service (LP2M) Ar-Raayah Arabic Language College (STIBA) Sukabumi. This journal focuses on the study of Islam, in the form of Research Results, Ideas, Theories, Methods and other Actual Problems Related to Islamic studies.This journal openly accepts contributions from experts to publish the results of his research.
Articles 539 Documents
Peran Stakeholder Pendidikan Sebagai Penjamin Mutu Sekolah PAUD di TKQ Baitul Izzah Rujiah; Maemunah Sa’diyah
Rayah Al-Islam Vol 5 No 02 (2021): Rayah Al-Islam Oktober 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v5i02.490

Abstract

Abstrak Sekolah merupakan produk layanan jasa dalam bidang pendidikan, jasa dimaksud adalah dalam melayani kebutuhan orang tua untuk pendidikan anaknya terutama kebutuhan untuk Pendidikan Anak Usia Dini, pilihan orang tua dalam memilih sekolah untuk anak usia dini berbeda dengan memilih sekolah formal tingkat lanjut, banyak factor yang akan menjadi pertimbangan para orang tua untuk menentukan pilihannya salah satunya adalah referensi dari orang terdekat atau yang dikenal baik yang menyekolahkan anaknya di sekolah tersebut. Faktor referensi inilah yang harus dapat dikelola dengan baik oleh pihak internal sekolah dengan para stakeholder eksternal sebagai penjamin mutu dalam meyakinkan orang tua calon peserta didik akan mutu lembaga sekolah tersebut. Tujuan pendidikan di sekolah akan tercapai bila semua komponen internal sekolah dapat bekerja sama dengan baik, dan bukan hanya komponen internal sekolah saja tentunya diperlukan komponen dari luar sekolah atau eksternal , komponen eksternal sekolah terdiri dari orang tua peserta didik atau masyarakat sekitar yang berkepentingan baik secara langsung atau tidak langsung dalam lembaga sekolah, begitu pentingnya peranan stakeholder eksternal ini dalam menjamin mutu sekolah TKQ Baitul Izzah sehingga dalam lima tahun ini peserta didiknya relative stabil. Abstract School is a service product in the field of education, the service in question is to serve the needs of parents for their children's education, especially the need for Early Childhood Education, the choice of parents in choosing schools for early childhood is different from choosing advanced formal schools, many factors that will be taken into consideration by parents in making their choice, one of the consideration is a reference from the closest or well-known person who sends their child to that school. This reference factor must be managed properly by the school's internal parties also with stakeholders external as indirect marketing in convincing parents of prospective students of the quality of the school institution. The purpose of education in schools will be achieved if all the internal components of the school can work well together, and not only the internal components of the school, of course, components from the outside of school or external are needed, the external components of the school consist of parents of students or the surrounding community who are interested directly or indirectly in school institutions, the important role of external stakeholders is ensuring the quality of the TKQ Baitul Izzah’s school so that in these five years, the students are relatively stable.
Implementasi Seni Baca Irama Al Qur’an Dalam Metode Pembelajaran Tahsin Al-Qur’an Albadi; Wido Supraha; Hasbi Indra
Rayah Al-Islam Vol 5 No 02 (2021): Rayah Al-Islam Oktober 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v5i02.491

Abstract

Abstrak Metode pembelajaran tahsin Al-Quran merupakan sebuah proses belajar seseorang agar bisa membaca Al-Quran dengan baik dan benar. Dengan adanya metode tahsin Al-Quran ini maka akan selalu lahir generasi-generasi yang mampu membaca Al-Quran dengan tartil, dan dampaknya secara langsung akan menunjang dan membantu fokus pemerintah di dalam mencapai tujuan pendidikan itu sendiri. Salah satu metode supaya pembelajaran tahsin Al-Quran itu berjalan menarik adalah dengan menggunakan pendekatan Naghom maqomat (Seni Irama baca Al-Quran). Salah satu maqomat yang menarik itu adalah irama bayati. Dari tanah Arab ke seluruh penjuru dunia, nagham telah menjadi teman setia bagi tajwid Al-Qur’an, kemudian umat Islam bisa membaca Al-Qur’an dengan versi murattal dan versi mujawwad. Walaupun muncul perbedaan pendapat tentang boleh atau tidaknya nagham dalam membaca al-Qur’an, akan tetapi perbedaan pendapat -yang sudah tua- tersebut bermuara pada sikap kehati-hatian dari ulama madzhab Maliki akan tercemarnya kemurnian Al-Qur’an. Tujuan daripada penelitian adalah untuk mengetahui pengembangan metode tahsin dengan pendekatan maqamat bayati. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan cara eksperimen. Ringkasan dari penelitian ini adalah menjabarkan tentang sebuah metode tahsin baru yang mudah, menarik dan menyenangkan serta mudah dipelajari. Kesimpulannya adalah menghasilkan sebuah metode baru yang dapat meningkatkan daya minat orang untuk belajar tahsin Al-Quran. Abstract The method of learning tahsin Al-Quran is a learning process for someone to be able to read the Koran properly and correctly. With the existence of this method of tahsin Al-Quran, generations will always be born who are able to read the Al-Quran with tartil, and its impact will directly support and help the focus of the government in achieving its own educational goals. One method to make the learning of the Al-Quran tahsin run interesting is to use the Naghom maqomat approach (the art of reading the Al-Quran). One of the interesting maqomats is the baby rhythm. From the land of Arabia to all corners of the world, nagham has become a loyal friend to the recitation of the Al-Qur'an, then Muslims can read the Al-Qur'an in the murattal version and the mujawwad version. Even though there are differences of opinion about whether or not nagham is allowed to read the Qur'an, the difference of opinion - which is old - leads to the caution of the Maliki school of thought that the purity of the Al-Qur'an is tainted. The purpose of this research is to determine the development of the tahsin method with the maqamat bayati approach. The method used is a qualitative research method by means of experiments. The summary of this study describes a new tahsin method that is easy, interesting and fun and easy to learn. The conclusion is to produce a new method that can increase people's interest in learning tahsin Al-Quran.
Pengembangan Supervisi Proses Pembelajaran Berbasis Worldview Islam Pada Pendidikan Dasar Anissa Maila Rahayu; Wido Supraha; Abas Mansur Tamam
Rayah Al-Islam Vol 5 No 02 (2021): Rayah Al-Islam Oktober 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v5i02.492

Abstract

Abstrak Proses pembelajaran tidak cukup apabila tidak menggunakan worldview (pandangan hidup) yang benar. Penetrasi paham-paham yang jauh dari basis worldview Islam ke dalam sistem pendidikan tidak akan pernah menghantarkan murid pada tujuan pokok pendidikan Indonesia. Maka dari itu, perlu keseriusan mengembangkan supervisi proses pembelajaran secara menyeluruh mulai dari worldview, konsep, dan implementasinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan supervisi proses pembelajaran berbasis worldview Islam pada pendidikan dasar mulai dari konsep hingga implementasinya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan library research. Hasil dari penelitian ini adalah (1) konsep supervisi proses berbasis worldview Islam menjadikan pedoman Allah Swt. sebagai sumber tunggal pandangan hidup seseorang dalam melaksanakan setiap kegiatan pendidikan, termasuk pemikiran tentang hakikat, nilai-nilai kehidupan, proses pembelajaran, dan pembentukan berbagai peraturan. (2) Implementasi konsep supervisi proses berbasis worldview Islam dapat dilakukan dengan 7 (tujuh) langkah, yaitu: memberi pengantar pada awal aktivitas proses pembelajaran dengan nasihat-nasihat Islami, menyisipkan kata-kata yang menunjukan Kemahakuasaan Allah Swt. khususnya selama proses pembelajaran berlangsung, mengungkapkan hikmah setiap kejadian yang dapat menumbuhkan rasa syukur, memasukkan ayat-ayat Al-Qur’an atau Hadits yang relevan dengan topik pembahasan, mengoreksi konsep-konsep yang digunakan selama proses pembelajaran, menceritakan informasi yang datang dari ilmuwan muslim, dan mengaitkan konsep dengan penerapannya sesuai ajaran Islam. Abstract The learning process is not enough if it does not use the correct worldview (ways of life). The penetration of ideas that are far from the basis of the Islamic worldview into the education system will never lead students to the main goal of Indonesian education. Therefore, it is necessary to seriously develop the supervision of the learning process as a whole starting from the worldview, concept, and its implementation. The purpose of this study is to develop supervision of the Islamic worldview-based learning process in basic education from concept to implementation. The research method used in this research is qualitative with library research. The results of this study are (1) the concept of process supervision based on an Islamic worldview makes Allah Swt.‘s guideline. as the sole source of one's ways of life in carrying out every educational activity, including thoughts about the reality, values of life, the learning process, and the formation of various regulations. (2) Implementation of the concept of process supervision based on Islamic worldview can be carried out in 7 (seven) steps, namely: giving an introduction at the beginning of the learning process activity with Islamic advice, inserting words that show the Almighty of Allah Swt., especially during the learning process, revealing the wisdom of every incident that can foster gratitude, inserting verses from the Qur'an or Hadith that are relevant to the topic of discussion, correcting concepts used during the learning process, telling information that comes from Muslim scientists, and linking the concept to its application according to Islamic teachings.
APLIKASI POLA GRAMEEN BANK DALAM PEMBIAYAAN PRODUKTIF ( Studi Kasus : Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia ) Eko Budiarto; Ahmad Sobari; Ikhwan Hamdani
Rayah Al-Islam Vol 5 No 02 (2021): Rayah Al-Islam Oktober 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v5i02.493

Abstract

Abstrak Karakteristik dasar dari Grameen Bank adalah pembiayaan tanpa adanya agunan/ jaminan berbentuk fisik (materi), sehingga dalam penerapannya anggunan/jaminan berupa Capital Social (Modal Sosial) dibandingkan Capital Economic (Modal Ekonomi) dan juga disiplin, kesatuan, dan bekerja keras serta dengan didukung oleh keyakinan dasar, keterbukaan, dan saling menolong satu dengan lainnya agar dapat mengurangi kemiskinan dan memperbaiki pertumbuhan ekonomi. Dengan landasan ini maka Pola Grameen Bank dipercaya dapat mengurangi kemiskinan yang terjadi di negara-negara berkembang seperti di Indonesia. Abstract The basic characteristic of Grameen Bank is the financing without collateral/physical guaranty, so in the application collateral/ guaranty which in the form of Capital Social ; is compared to Capital Economic and also discipline, unity, and hardwork also is supported by basic believe, openness, helping with each other so it can minimize poverty and fix the economic growth. With this basic then the pattern Grameen Bank can be trusted to reduce poverty which happening in the developing countries like Indonesia.
Penerapan Standar Kompetensi Lulusan Mata Pelajaran PAIBP di SDN Sukadamai 3 Kota Bogor Ni Made Nurdaeni
Rayah Al-Islam Vol 5 No 02 (2021): Rayah Al-Islam Oktober 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v5i02.494

Abstract

Abstrak Dunia Pendidikan merupakan sarana untuk membentuk karakter peserta didik untuk menjadi pribadi yang berkualitas baik sisi pengetahuannya maupun sisi adab . Sebagai lembaga pendidikan sekolah juga merupakan lembaga yang bertanggung jawab terhadap mutu pendidikan itu sendiri terutama pada tingkat sekolah dasar (SD). Pada penelitian ini diharapkan bisa dideskripsikan hambatan yang ditemukan dalam pelaksanaan standar Kompetensi Lulusan yang telah disusun oleh guru mata pelajaran PAI pada sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan survei. Penelitian terhadap penerapan Standar Kompetensi Lulusan pada SDN Sukadamai 3 Kota Bogor ini mendapatkan hasil bahwa diadakannya proses persiapan, proses pelaksaan dan proses evaluasi ketercapaian SKL mata pelajaran PAIBP pada SDN SUkadamai 3 Kota Bogor dan diperoleh hasil bahwa penerapan Standar Kompetensi Lulusan PAIBP pada sekolah ini telah sesuai dengan pencapaian standar kompetensi nasional yang telah ditetapkan. Abstract The world of education is a means to shape the character of students to become qualified individuals, both in terms of knowledge and in terms of etiquette. As an educational institution, schools are also institutions that are responsible for the quality of education itself, especially at the elementary school (SD) level. This study is expected to describe the obstacles found in the implementation of the Graduate Competency standards that have been prepared by PAI subject teachers in elementary schools. The research method used is descriptive with a survey approach. This research on the application of Graduate Competency Standards at SDN Sukapeace 3, Bogor City, found that the preparation process, implementation process and evaluation process for the achievement of SKL in PAIBP subjects at SDN Sukapeace 3 Bogor City showed that the implementation of Competency Standards for PAIBP graduates at this school was in accordance with with the achievement of the national competency standards that have been set.
Suvervisi Sarana Dan Prasarana Pendidikan Islam di Pondok Pesantren Al Qur'an Daarul Yusr Salman Alfarisi
Rayah Al-Islam Vol 5 No 02 (2021): Rayah Al-Islam Oktober 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v5i02.495

Abstract

Abstrak Pendidikan merupakan sesuatu yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Semua potensi dan bakat manusia yang terpendam dengan pendidikan dapat berkembang dan memberikan manfaat baik bagi diri nya maupun orang lain. Pendidikan Islam senantiasa diarahkan untuk menjadikan seorang muslim yang bertakwa, yang paham hakikat eksistensinya didunia ini sebagai hamba Allah (abdullah) dan sebagai khalifah di bumi (khalifah fi al-ardh). Dalam Undang – undang Sistem Pendidikan Nasional (SISDIKNAS) disebutkan bahwa pendidikan " bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis." Untuk mewujudkan tujuan tersebut, perlu adanya sarana dan prasarana yang mencukupi, serta pengawasan yang lebih intensif agar tujuan tersebut dapat dicapai dengan baik dan sejauh mana sarana dan prasarana tersebut digunakan untuk mewujudkannya. Di sinilah pentingnya pengawasan sarana dan prasarana karena tanpa adanya pengawasan atau supervisi yang baik akan menghambat tujuan pendidikan dan menjadi kendala akan kelancaran dan kenyamanan belajar mengajar. Maka dari itu penulis terpanggil untuk memaparkan sebuah tulisan yang berjudul : "SUPERVISI SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN ISLAM DI PONDOK PESANTREN AL QUR'AN DAARUL YUSR". Tulisan ini menggunakan metode penelitian kualitatif, deskriftif dan library research yang diharapkan dapat memberikan informasi kepada pimpinan lembaga pendidikan islam tentang Supervisi Sarana dan Prasarana. Abstract Education is something that is very important for human life.. Islamic education is always directed at making a pious Muslim who understands the nature of his existence in this world as a servant of Allah (abdullah) and as a caliph on earth (khalifah fi al-ardh). In the National Education System Law (SISDIKNAS) it is stated that education "aims to develop the potential of students to become believers, capable, creative, independent and become democratic citizens." To realize these goals, it is necessary to have adequate facilities and infrastructure, as well as more intensive supervision so that these goals can be achieved properly and the extent to which these facilities and infrastructure are used to make them happen. This is where the importance of supervising facilities and infrastructure because without good supervision or supervision it will hinder educational goals and become an obstacle to the smoothness and comfort of teaching and learning. Therefore, the author is called to present an article entitled: "SUPERVISION OF THE FACILITIES AND INFRASTRUCTURE OF ISLAMIC EDUCATION AT QUR'ANIC BOARDING SCHOOL DAARUL YUSR". This paper uses qualitative research methods, descriptive and library research which is expected to provide information to leaders of Islamic education institutions about the Supervision of Facilities and Infrastructure.
Penerapan Kokurikuler Pendidikan Agama Islam (PAI) Berbasis Akhlak Islami Siti Nurhaeni
Rayah Al-Islam Vol 5 No 02 (2021): Rayah Al-Islam Oktober 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v5i02.496

Abstract

Abstrak Sangat miris bila kita melihat permasalahan akhlak pada anak usia sekolah, khususnya pada tingkat sekolah dasar (SD). Hal ini membuktikan betapa pentingnya penanaman akhlak yang dimulai dari tingkat SD agar dimasukkan ke dalam bagian kurikulum sekolah. Di kota Bekasi, kesopan santunan, tata krama, akhlak dan adab pada peserta didik belum diketahui bagaimana perkembangannya. Oleh sebab itu, diperlukan suatu pendampingan kurikulum yang melekat pada pelajaran PAI. Berdasarkan latar belakang masalah inilah, penulis menyakini perlunya meneliti tentang Model Pengembangan Kokurikuler Pendidikan Agama Islam (PAI) Berbasis Akhlak Islami. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan penelitian secara kualitatif. Jenis penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah field research dengan metode penelitiannya yaitu partisipatif FGD (field group discustion). Penerapan kokurikuler pendidikan agama Islam (PAI) di 6 (enam) sekolah yang diteliti memiliki kesamaan, dan di antara kegiatan tersebut peneliti memilig 4 (empat) kokurikuler antara lain Al-Qur’an, Sholat Sunnah, Mentoring, dan Berinfak. Berdasarkan hasil observasi peneliti, dapat ditarik kesimpulan bahwa keenam sekolah yang diteliti telah menerapkan kokurikuler pendidikan agama Islam (PAI) berbasis akhlak Islami. Abstract It is especially difficult to see moral issues in school-age children, especially at elementary school. This proves how important it is that moral cultivation begins at an elementary level to be included in the school curriculum section. In Bekasi, moral, politeness, and manners, it is not known how they progress. Therefore, a curriculum guide is required that is attached to a lesson. Based on this background, the writer believes the need to study about a model for the development of Islamic religious education. In this study the writers make qualitative work. The type of research used in this study is field research with its experimental methods FGD participative. The application of the curriculum of Islamic religious education in 6 (six) of the schools studied has something in common, and among these activities researchers comprising 4 (four) classes include the Qur'an, Sunnah Prayer, Mentoring, and Berinfing. Based on scientific observations, it may be drawn to the conclusion that the six schools studied have adopted the curriculum of Islamic religious education.
Kurikulum Tahsin Al-Qur’an (Studi Analisis di Ma’had Kareem Bil-Qur’an) Supi Amaliah
Rayah Al-Islam Vol 5 No 02 (2021): Rayah Al-Islam Oktober 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v5i02.497

Abstract

Abstrak Al-Qur’an yang mulia ini diturunkan kepada Rasulullah Muhammad SAW dengan “tartiil”. Arti dari “tartiil” disini adalah tajwiidul huruf wama’rifatil wuquf, yang berarti bahwa setiap muslim wajib membaca Al-Qur’an dengan tahsin dan tajwid yang benar. Tajwid adalah tahsin itu sendiri. Tahsin dalam istilah masyarakat Indonesia adalah praktik dalam membaca al-Qur’an sesuai dengan kaidah-kaidah tajwid. Tujuan dari pengajaran tahsin adalah fashahah dan itqon dalam membaca Al-Qur’an. Indonesia sebagai negara muslim terbanyak di dunia masih mengalami masalah pada bacaan Al-Qur’an penduduk muslimnya yang belum mencapai kualitas tahsin. Penulis memilih salah satu Ma’had yang penulis telah melakukan observasi memiliki beberapa keunggulan khususnya pada pembelajaran tahsin Al-Qur’an berbasis fashahatullisan. Ma’had Kareem Bil-Qur’an yang berada di kota Depok. Tujuan penelitian ini adalah untuk merumuskan kurikulum tahsin Al-Qur’an dan fokus penelitiannya mencakup pengembangan kurikulum tahsin Al-Qur’an. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan atau fieldresearch. Adapun sumber data penelitian penulis dapatkan lewat teknik observasi, dokumentasi, dan wawancara yang kemudian penulis olah hingga mendapatkan hasil kesimpulan berupa kurikulum tahsin Al-Qur’an. Hasil penelitian yang penulis lakukan menyimpulkan bahwa kurikulum tahsin Al-Qur’an di Ma’had Kareem Bil-qur’an berbasis fashahatullisan yang mencakup pada konsistensi itmamul harakat, makharijul huruf, shifatul huruf, dan hukum-hukum tajwid lainnya. Selain itu juga berbasis pada sanad al-Qur’an maupun sanad kitab-kitab tajwid. Ini yang kemudian menjadikan kurikulum mengerucut pada pengaderan para pengajar dan penghafal Al-Qur’an. Abstract Allah SWT has sent the Qur’an to the prophet Muhammad SAW with “tartiil”. The meaning of tartiil is tajwiidul huruf wa ma’rifatil wuquf. Every muslim is obligated to read the Qur’an with tajwid and tahsin. The word tajwid has the same meaning as the word tahsin. In the Indonesian terminology, tahsin means the Qur’an reading practic lesson is to read with fluent and in our country most of the muslim are having difficulties wich are for away from the Qur’an tahsin principle. So how read the Qur’an appropriate to the tahsin principle. Which is by fashih and mutqin reading the writer will be foised to discuss the tahsin curriculum from the Qur’an Ma’had Kareem Bil-Qur’an. And the Ma’had wich the writes make the research the documentation, methode is obcervation and interview, so than the write will process this research until produces a result and discussion in a Qur’an tahsin curriculum. The results of the research that the authors do conclude that the development of the Qur’anic tahsin curriculum in mahad kareem bil quran based on fashahatullisan which includes itmamul harakat, makharijul huruf, shifatul huruf, consistency and other tajwid laws. besides that it is also based on the sanad al quran and sanad of tajwid books. This is what then makes curriculum development focused on the teaching and memorization of the Qur'an.
Supervisi Kualitas Tenaga Pendidik dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan ( Studi Kasus di Mts Ibnu Taimiyah ) Taufik Nur Rahman
Rayah Al-Islam Vol 5 No 02 (2021): Rayah Al-Islam Oktober 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v5i02.498

Abstract

Abstrak Peran pendidikan sangatlah penting bagi setiap manusia dalam kehidupannya, karena dengan pendidikan salah satu cara manusia untuk mendapatkan ilmu dan dengan ilmu tersebut seorang manusia akan dapat menjalankan hidupnya dengan baik. Tak lupa dari itu peran seorang guru sangat penting dalam proses pendidikan tanpa adanya seorang guru maka pendidikan akan terkendala dalam mencapai tujuan nya, pengawan seorang tenaga pendidik atau guru harus tetap ada untuk menjaga kwalitas dan mutu dalam proses pembelajaran, maka supervisi tenaga pendidik yang dilakukan kepala sekolah atau pengawas sekolah menjadi salah satu faktor pendukung dalam mencapai tujuan pendidikan, penelitain ini bersifat deskriftip dengan menggunakan pendekatan kualitatif, sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah berupa dokumen dan subyek penelitian ini kepala sekolah dan guru di Mts Ibnu Taimiyah, dan hasil penelitian ini memberikan gambaran bahwa tenaga pendidik di Mts Ibnu Taimiyah sudah dapat dikatakan sudah memenuhi standar kompetensi pendidikan nasional. Abstract The role of education is very important for every human being in his life, because with education it is one way for humans to get knowledge and with this knowledge a human being will be able to live his life well. Not to forget that the role of a teacher is very important in the educational process without the presence of a teacher, education will be constrained in achieving its goals, a teacher or teacher must be there to maintain the quality and quality in the learning process, so the supervision of the teaching staff is carried out by the head. schools or school supervisors are one of the supporting factors in achieving educational goals, this research is descriptive using a qualitative approach, the data sources used in this study are documents and the subject of this study is the principal and teachers at Mts Ibnu Taimiyah, and the results of this study gives an illustration that the teaching staff at Mts Ibn Taymiyyah can be said to have met the national education competency standards. Keywords : Supervision; Quality; Teacher; Quality of Education.
Pembinaan Keislaman Pendidik dan Tenaga Kependidikan Persfektif Ahmad Hatta, Abas Mansur Tamam, Ahmad Syahrul Alim Yunan Al-Manaf
Rayah Al-Islam Vol 5 No 02 (2021): Rayah Al-Islam Oktober 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v5i02.499

Abstract

Abstrak Berbagai temuan masalah yang tejadi di dalam dunia pendidik dan tenaga kependidikan di sekolah mulai dari guru sering terlambat masuk kelas, bolos, guru sering pukul siswa, guru selingkuh dengan wali murid sehingga guru dipecat dari pekerjaannya, karena dianggap memalukan sehingga mempengaruhi citra lembaga pendidikan. Kemudiaan, ditemukan juga pegawai keamanan gasak uang sekolah dan kepala sekolah sebar kebohongan. Pendidik dan tenaga kependidikan menjadi sosok cermin dan pegangan bagi murid-muridnya. Mengajarkan ilmu pengetahuan, melatih, meneliti, mengembangkan, dan mendidik manusia yang bijaksana. Namun yang terjadi justru sebaliknya, sering ditemukan masalah pendidik dan tenaga kependidikan yang tidak semestinya dilakukan. Oleh karena itu, perlu adanya kegiatan pembinaan keislaman untuk pendidik dan tenaga kependidikan di lingkungan Sekolah Islam sehingga merubah prilaku-prilaku menyimpang dikalangan pendidik dan tenaga kependidikan. Serta dapat mengembalikan kepercayaan masyarakat sehingga menjadi solusi dari permasalahan yang disebutkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui materi-materi pembinaan keislaman pendidik dan tenaga kependidikan dalam kitab Bimbingan Islam untuk Hidup Muslim. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif jenisnya penelitian studi pustaka yang relevansi sesuai dengan permasalahan yang diteliti dengan pendekatan kualitatif-deskriptif. Hasil temuannya yakni pengetahuan keislaman yang harus dimiliki seorang muslim terutama pendidik dan tenaga kependidikan yaitu mengetahui makna syahadat, bersuci (thaharah), pembahasan tentang shalat, puasa, zakat, infak, sedekah dan wakaf, tataca pelaksanaan ibadah haji, muamalah (transaksi ekonomi), mewujudkan keluarga muslim, dan pembahasan tentang akhlak seorang muslim. Abstract Various problems that occur in the world of educators and education personnel, ranging from teachers often being late to class, skipping classes, teachers often hitting students, and many others so that it affects the image of educational institutions. personnel become mirror figures and guides for their students. Teaching science, training, researching, developing and educating wise human beings. However, what happens is the opposite. There are often problems with that should not have been carried out. Therefore, it is necessary to have a program of Islamic coaching activities environment so as to change deviant behaviors among personnel. Purpose from this research is for know see materai founding islamic activities for educators and educational staff in the Islamic school in book guidance Islamic for life a muslim The research method used is qualitative research, a type of field research with a qualitative-descriptive approach study book a relevant in problems research. Output something found that is skill islamic have to property alone muslim is know purpose there is no god other than Allah, purified, discussion, about whorship, fasting month, zakat, religious meal, and religious poundation, method implentation whorship who has made the pilgrimage to mecca, transaction economics, give shape to a family muslim and study morals somebody muslim.