cover
Contact Name
Abdul Jalil
Contact Email
abduljalil@unmuhjember.ac.id
Phone
+6281553182768
Journal Mail Official
penelitian.ipteks@unmuhjember.ac.id
Editorial Address
Jl. Karimata No. 49 sumbersari Jember
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS
ISSN : 25275216     EISSN : 2528116X     DOI : -
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS adalah publikasi dari Lembaga Penelitian dan pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jember berupa tulisan yang diterbitkan secara berkala, jurnal ini diterbitkan dua kali dalam satu tahun yaitu bulan Mei dan Desember. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang layanan masyarakat. Jurnal Sains dan Teknologi Pengabdian Masyarakat, terutama berfokus pada masalah utama dalam pengembangan ilmu bidang layanan masyarakat sebagai berikut: Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan. Layanan Masyarakat, Masyarakat, Ketahanan Pangan Lokal; Pelatihan, Pemasaran, Teknologi Tepat Guna, Desain; Pemberdayaan Masyarakat, Akses Sosial; Layanan Komunitas Mahasiswa; Wilayah Perbatasan, Wilayah Kurang Maju.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 274 Documents
IbM BAGI KELOMPOK WANITA TANI MELALUI PENERAPAN PERTANIAN ORGANIK UNTUK MENDUKUNG KETAHANAN PANGAN Lia Kristiana , SP., MP, Kustiawati Ningsih , SP., MP Halimatus Sakdiyah , MM
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol 1, No 1 (2015): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (593.374 KB) | DOI: 10.32528/pengabdian_iptek.v1i1.180

Abstract

Program Kegiatan Ipteks bagi Masyarakat (IbM) kami laksanakan pada dua KelompokWanitaTani di Desa Polagan, Kecamatan Galis, Kabupaten Pamekasan. Hal ini berdasarkan padapermasalahan kelompok wanita tani yaitu permasalahan faktor internal dan faktor eksternal.Faktor internal meliputi peningkatan pengetahuan dan skill ibu-ibu dalamrangkapemberdayaan ibu-ibu anggota kelompok wanita tani, sedangkan faktor eksternal meliputioptimalisasi pemanfaatan lahan pekarangan dan lahan tidur di Desa Polagan KecamatanGalis Kabupaten Pamekasan. Metode pendekatan yang akan digunakan dalam kegiatan IbMini adalah metodependekatan partisipasi kelompok atau Partisipatory Rural Apprasial (PRA),yaitu melibatkan masyarakat dalam kegiatan. Hasil pelaksanaan IbMmenunjukkan bahwa (1)Secara umumanggota Kelompok Wanita Tani Tunas Harapan I dan Tunas Harapan IItelahmemahami arti pentingpertanian organik,konsumsi sayuran organik dan mulai memahamipemanfaatan lahan pekarangan untuk kegiatan budidaya sayuran organik, (2)AnggotaKelompok Wanita Tani Tunas Harapan I dan Kelompok Wanita Tani Tunas Harapan IIsebagian besar telah menguasai dan menerapkan teknik budidaya sayuran organik dipekarangan rumah masing-masing, meskipun ada sebagian yang belum maksimal dalammelakukan praktek budidaya sayuran dikarenakan latar belakang keluarga yang berbeda-beda,(3)Anggota Kelompok Wanita Tani Tunas Harapan I dan Kelompok Wanita Tani TunasHarapan IItelah menguasai teknik pembuatan pupuk organik baik skala lahan maupun skalarumahan dengan baik melaluipemanfaatan kotoran ternak sapi maupunkotoran ayamyangadadi sekitar rumah mereka,(4) Anggota Kelompok Wanita Tani Tunas Harapan I danKelompok Wanita Tani Tunas Harapan IItelah menguasai teknik pembuatanpestisida organikdengan memanfaatkan tanaman yang ada disekitar lingkungan mereka,(5) Anggota KelompokWanita Tani Tunas Harapan I dan Kelompok Wanita Tani Tunas Harapan II telah menyadariarti penting screen house sebagai wadah sebagai sarana praktek budidaya sayuran organikserta screen house menjadi sarana berbagi informasi antar anggota kelompok wanita tanisehingga kendala-kendala yang mereka hadapi selama melakukan praktek budidaya sayuranorganik dapat diatasi dengan baik, (6) Anggota Kelompok Wanita Tani Tunas Harapan I danKelompok Wanita Tani Tunas Harapan IImulai menyadaribahwa kegiatan budidaya sayuranorganik memberikan dampak ekonomi dan menambah pendapatan bagi keluarganya sertatermotivasi untuk melanjutkan kegiatan usahatani sayuran organik dan (7)Anggota KelompokWanita Tani Tunas Harapan I dan Kelompok Wanita Tani Tunas Harapan IItelah melakukanpencatatan dan penghitungan sederhana terhadap usahatani sayuran organik sebagairangkaian dalam menjalankan kegiatan pra koperasi
IPTEKS BAGI MASYARAKAT (IbM) KELOMPOK USAHA BERSAMA ( KUB) AYAM BROILER DI PANTI JEMBER HP, Agustin; Hidayah, Tamriatin
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol 1, No 2 (2015): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.354 KB) | DOI: 10.32528/pengabdian_iptek.v1i2.265

Abstract

Kegiatan IbM adalah suatu kegiatan Pengabdian Masyarakat dengan khalayak sasaran adalah Masyarakat yang produktif secara ekonomi ( kelompok Usaha Bersama Ayam Broiler) yang bertempat di Dusun Wonolangu Desa Panti kecamatan Panti Kabupaten Jember. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan pada mitra IbM dalam upaya meningkatkan produktivitas SDM dan peningkatan kesejahteraan Mitra IbM melalui efisiensi dan efektifitas manajemen usaha ternak. Permasalahan yang dihadapi oleh mitra adalah pada masalah Manajemen Pengelolaan Usaha dan masalah Administrasi. Pendekatan penyelesaian masalah dilakukan dengan melalui tahapan, survey, diskusi dengan mitra yang berkaitan dengan kegiatan yang akan dijalankan, konsultasi dan pendampingan lanjutan. Selain itu dilengkapi pula dengan bantuan alat kepada mitra dan bimbingan teknis dari tenaga ahli . Luaran yang diharapkan dari kegiatan ini adalah metode dan Publikasi Nasional. Hasil yang dicapai dalam kegiatan IbM antara lain; 1) Peningkatan kesejahteraan pada Mitra IbM yang dapat diperoleh melalui efisiensi kegiatan produksi dan manajemen usaha yang efektif; 2) Program pelatihan dan pembinaan dapat meningkatkan produktifitas anak kandang (SDM); 3) Memberikan informasi dan memfasilitasi persiapan pendanaan dari pihak luar melalui kredit UMKM PT. TELKOM JEMBER; 4) Mitra IbM dapat mendeteksi secara dini potensi terjangkitnya penyakit pada ayam sebagai hasil dari bimbingan teknis oleh dokter hewan.
TERAPI PRAKTIS BAGI KELUARGA ANAK AUTIS Khoiriyah, Khoiriyah; Amilia, Fitri
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol 2, No 1 (2016): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.825 KB) | DOI: 10.32528/pengabdian_iptek.v2i1.371

Abstract

ABK Autis memiliki hak untuk mendapatkan pendidikan, seperti anak-anak normal. Pendidikan bagi ABK Autis secara khusus disediakan pada Sekolah Luar Biasa (SLB) bagian B dan Autis. Dalam menjalankan fungsinya lembaga tersebut mengedepankan keterampilan sehingga terwujud pembelajaran yang baik bagi ABK Autis. Realitas yang ada, bahwa SLB-B dan Autis memiliki jumlah guru yang terbatas, sarana dan prasarana yang kurang memadai, serta waktu belajar yang terlalu singkat. Keterbatasanketerbatasan tersebut menyebabkan ketidak optimalan pembelajaran. Untuk memenuhi kebutuhan ABK Autis, diperlukan tindakan terapis. Kendala kedua adalah ketidakmampuan orangtua dalam pembiayaan terapis. Berkaitan dengan kendala tersebut, diperlukan suatu upaya untuk membantu pemenuhan kebutuhan ABK Autis. Upaya yang dimaksud adalah melakukan pendampingan orangtua dalam melakukan pembelajaran ABK Autis. Kenyataan bahwa banyak orangtua ABK Autis tidak mampu menangani masalah ini karena tidak punya kemampuan atau informasi yang memadai bagaimana menangani ABK Autis. Kendala tersebut akan bisa teratasi apabila orangtua memiliki kemampuan dalam menangani ABK Autis. Untuk maksud tersebut dibutuhkan pelatihan praktis beserta modul sebagai panduan untuk menangani ABK Autis. Selain itu, penting untuk mewujudkan kerjasama dengan guru SLB bagian B dan Autis dalam upaya pendampingan. Dengan begitu orangtua dapat memenuhi kebutuhan anak Autis setiap hari tanpa perlu mengeluarkan biaya yang relatif tinggi. Program pengabdian ini dilaksanakan di SLB bagian B dan Autis di SLB Bintoro Jember, dengan tujuan membantu masyarakat untuk mendapat informasi bagaimana menangani anak Autis secara dini dengan menggunakan metode praktis berbasis keluarga yang terkoordinasi dan berkelanjutan dengan mengoptimalkan komunitas orangtua ABK Autis. Target kegiatan pengabdian ini adalah: (1) Tersusunnya panduan Terapi Praktis Bagi Keluarga Anak Autis, (2) Orangtua bisa melakukan terapi dasar pada ABK Autis, (3) Terciptanya komunitas orangtua ABK Autis yang terkoordinasi (4) Terwujudnya ABK Autis yang tertangani secara tepat. Adapun metode yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan serta menggerakkan partisipasi keluarga atau masyarakat membentuk komunitas untuk peduli dan menangani ABK Autis
MENINGKATKAN PEMAHAMAN SANTRI TPA AL-IKHLAS TERHADAP LAGU ISLAMI MELALUI STRATEGI MEMAKNAI KATA BAHASA MADURA KE DALAM BAHASA INDONESIA Dzarna, Dzarna
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol 2, No 1 (2016): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.608 KB) | DOI: 10.32528/pengabdian_iptek.v2i1.376

Abstract

Lagu adalah sebuah pesan yang disampaikan oleh penulis yang diiringi dengan intonasi dan nada, baik itu nada rendah atau tinggi. Mengingat materi lebih mudah dengan menggunakan lagu dibanding dengan menghafal. Lagu yang digunakan TPA Al-Ikhlas untuk mengingat materi yang disampaikan.Sampai saat ini lagu Bahasa Madura itu yang tetap digunakan, sebenarnya harus ada perubahan yang dilakukan oleh pihak pengajar di TPA tersebut agar proses belajar-mengajar pada santri berjalan dengan baik dan santri mengerti makna yang mereka ucapkan tidak hanya sekedar ikut-ikutan menyanyikan lagu tersebut sedangkan mereka tidak mengerti artinya.  Tujuan penyuluhan ini agar santri pada TPA tersebut memahami makna setiap kata yang mereka lagukan tersebut. Berdasarkan temuan, maka permasalahan yang ada dapat dirumuskan sebagai berikut, pengajar (guru) pada TPA tersebut merupakan anak dan cucu pendiri TPA tersebut, kurangnya keinginan pengajar untuk merubah lagu tersebut ke dalam Bahasa Madura, tidak ada pengajar baru yang memiliki keinginan untuk merubah lagu tersebut, bahasa pertama santri adalah Bahasa Indonesia sehingga mereka tidak mengerti makna lagu yang mereka nyanyikan. Target pelaksanaan PkM ini adalah mampu memberikan pemahaman terhadap santri TPA Al-Ikhlas Lingkungan Tegalbai, Kel. Karangrejo, Kec.Sumbersari, Kab. Jember terhadap makna lagu islami. Metode penyuluhan yang dipilih untuk dilakukan dalam rangka mengatasi permasalahan yang ada. Melalui program PkM ini, diharapkan dapat meningkat proses belajar mengajar. Metode penyuluhan ini dipilih karena masalah  meningkatkan pemahaman santri hanya dapat dilakukan dengan cara memaknai masing-masing kata yang terdapat pada lagu tersebut. Setelah lagu tersebut dimaknai dengan bahasa Indonesia maka santri akan membaca dan memahami masing-masing kata dan pastinya akan paham pesan apa yang terdapat pada lagu tersebut. Dengan meningkatnya pemahaman tersebut maka nantinya anak didik di TPA Al-Ikhlas Ling.Tegalbai, Kel.Karangrejo, Kec. Sumbersari, Kab. Jember akan memiliki pemahaman dan  pengetahuan tentang makna lagu yang mereka nyanyikan.Setelah diberikan penyuluhan tantang makna kata lagu islami Bahasa Madura, didapatkan bahwa di antara sepuluh santri TPA Al-Ikhlas Kelurahan Karangrejo Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember ditemukan satu orang yang kurang bisa memaknai lagu islami Bahasa Madura yaitu santri yang bernama Talita Nayla Agus Prayoga dengan panggilan Nayla. Hal ini dikarenakan santri tersebut berasal dari keluarga yang dimana ayah dan ibunya mengajarkan ia Bahasa Indonesia sejak kecil, dan lingkungan dimana ia bermain dan ia sekolah teman-temannya juga menggunakan Bahasa Indonesia sebagai komunikasi
PELATIHAN MANAJEMEN KEUANGAN DI PIMPINAN DAERAH ‘AISYIYAH JEMBER Susbiyani, Arik
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol 2, No 2 (2016): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.774 KB) | DOI: 10.32528/pengabdian_iptek.v2i2.988

Abstract

Kegiatan usaha didirikan dengan tujuan utama untuk mendapatkan laba (profit oriented). Anggota ?Aisyiyah Kabupaten Jember merupakan kelompok pengajian yang memiliki usaha dan terdaftar dalam anggota majelis ekonomi dan ketenagakerjaan serta BUEKA. Usaha yang telah ditekuni termasuk dalam usaha yang beskala kecil dan menengah yang memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi usaha yang lebih mandiri dan memiliki ketanggahuna daya saing. Namun dalam menjalankan usahanya belum dapat mengelola usahanya secara baik demikian. Mereka belum memiliki catatan atas pengelolaan keuangan secara baik, artinya belum ada laporan keuangan yang memadai.  Hampir semua usaha yang dilakukan ibu-ibu ?Aisyiyah terkesan apa adanya yang penting berjalan. Sehingga perlu untuk melaksanakan pengabdian dengan materi manajemen keuangan untuk UMKM. Metode atau langkah-langkah yang akan dilakukan dalam program pengabdian masyarakat ini adalah: a). sosialisai dan penyuluhan kerjasama, b). menyampaikan tahapan dalam manajemen keuangan (yang terdiri dari tahapan 1). Analisis rasio keuangan 2)  Komparasi analisis rasio.  Program pengabdian kepada masyarakat telah dilaksnakan pada hari Minggu tanggal 6 November 2016. Jumlah peserta sebesar 53 peserta dari Anggota ?Aisyiyah Kabupaten Jember merupakan kelompok pengajian yang memiliki usaha dan terdaftar dalam anggota majelis ekonomi dan ketenagakerjaan serta BUEKA.Kata Kunci: Pelatihan, Manajemen Keuangan,  UMKM
PENYEDIAAN STOK PRODUKSI PANDE BESI DALAM MEMENUHI PERMINTAAN PASAR REGIONAL Sutiarso, Edy; Wijaya, Insan; Hadi, Syamsul
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol 3, No 1 (2017): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.791 KB) | DOI: 10.32528/pengabdian_iptek.v3i1.995

Abstract

Tujuan kegiatan ini adalah untuk melakukan transfer knowledge dan keterampilan bidang teknologi tepat guna, manajemen usaha dan pemasaran untuk membantu menciptakan ketentraman dan kenyamanan dalam kehidupan bermasyarakat melalui kegiatan usaha kerajinan pande besi dalam kapasitas yang diupayakan meningkat lebih dari 50%. Metode pelaksanaan kegiatan yang berupa rekayasa sosial dan rekayasa teknologi melalui sosialisasi, dan pelatihan dengan menggunakan sistem Pendidikan Orang Dewasa. Pendekatan yang dilakukan terhadap proses rekayasa dimaksud berupa pendekatan  partisipatif,  pemberdayaan     dan  interpreneurship  building  dalam  upaya  penguatan kapasitas SDM sasaran dengan melibatkan stakeholders dengan model pendampingan. Selama berlangsungnya pelaksanaan program, Tim Pelaksana melakukan monitoring & Evaluasi untuk mengukur capaian indikator keberhasilan. Hasil pelaksanaan kegiatan Program IbM ini adalah Pelaksanaan tahapan sosialisasi program IbM ini  sudah dilaksanakan dengan hasil bahwa mitra sudah memahami secara tektual tentang konsep dan rangkaian dari kegiatan ini. Rekayasa sosial sudah dilaksanakan dengan baik, dimana mitra mulai bertambah kapasitasnya dalam mengelola usahanya dengan variasi strategi pemasaran yang dikembangkan. Rekayasa teknologi juga sudah diintervesikan kepada kedua mitra dan sudah dapat dijalankan dengan baik meskipun dampak positifnya masih belum dirasakan secara signifikan. Dampak ekonominya semakin baik karena dapat menghemat penggunaan biaya bagi Mitra I dan II masing-masing sebesar 26,17% dan 33,09%, tingkat keuntungan meningkat 19,38% dan 19,36%, dan lingkungan kerja semakin kondusif.Kata kunci: Capacity building, pande besi, keuntungan, efisiensi biaya, dan pendampingan
PENGOLAHAN BUAH MANGGA MENJADI KERIPIK PROCESSING OF FRUITS TO BECOME CHIPS Mufarida, Nely Ana; Suharso, Wiwik
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol 3, No 2 (2017): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.783 KB) | DOI: 10.32528/pengabdian_iptek.v3i2.1477

Abstract

Dalam setiap musim panen ditemukan lebih dari 30% buah mangga jenis gadung 21 yang afkir di Kelompok Tani Sinar Ladang Desa Bayeman Kecamatan Arjasa Kabupaten Situbondo. Buah mangga afkir disebabkan oleh cacat fisik, bentuk atau ukurannya tidak sesuai dengan permintaan konsumen sehingga harganya turun hingga 50%. Disamping itu masyarakat umumnya mengkonsumsi daging buah mangga segar dan membuang bijihnya sebagai limbah. Penelitian ilmiah mengungkapkan bahwa bijih buah mangga memiliki kandungan nutrisi yang baik untuk kesehatan. Oleh karena itu kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan nilai tambah signifikan dari buah mangga afkir dengan melakukan diversifikasi pengolahan buah mangga baik daging dan bijihnya dalam bentuk keripik buah yang bercita rasa dan bernilai jual tinggi. Keripik buah memiliki masa simpan lama, harga tinggi, volume ringan dan mudah dalam distribusi produk. Sementara Koperasi Wanita Sekar Arum Desa Bayeman Kecamatan Arjasa Kabupaten Situbondo menghadapi masalah penurunan motivasi anggota akibat tidak adanya kegiatan ekonomi kreatif yang berdampak pada pendapatan keluarga. Sehingga target khusus yang akan dicapai adalah terbentuknya unit usaha penyedia keripik buah berkualitas tinggi dari bahan baku buah mangga afkir dari Kelompok Tani yang dikelola oleh Koperasi Wanita. Pada kegiatan PKM ini telah dilakukan kegiatan perancangan mesin vacuum frying sebagai alat penggorengan keripik buah, pengujian performa mesin dengan bahan baku buah mangga dan penyusunan standar operasi prosedur dalam produksi, perancangan sistem informasi keuangan dan pemasaran berbasis web, dan sosialisasi kepada mitra tentang pengolahan buah mangga afkir menjadi keripik buah dan pemanfaatan teknologi informasi dalam kegiatan bisnis. Kata kunci : Vacuum Frying, Mangga, Keripik Buah, Web
PEMBERDAYAAN RANTING ‘AISYIYAH MELALUI PENDIDIKAN LIFE SKILLS (PEMANFAATAN LIMBAH RUMAH TANGGA UNTUK HANDICRAFTS DAN PUPUK ORGANIK) Widiarti, Wiwit; Zaeda, Mohammad; F, Fitri
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol 3, No 2 (2017): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.518 KB) | DOI: 10.32528/pengabdian_iptek.v3i2.1482

Abstract

Tujuan  dari programpengabdian  padamasyarakatiniadalahuntukmengembangkan AnggotaRanting?AisyiyahTegalbesarIdantegalBesarIIKecamatanKaliwatesKabupaten Jember agar  dapat  mandiri  secara  ekonomi.  Tujuan  khusus  lainnya  adalah  membantu menciptakankesejahteraan   dan   kenyamanan   dalam   kehidupan   bermasyarakat   melalui kegiatan  PendidikanLifeSkills.Targetluaranyang diharapkandalamkegiatanini  adalah Mitrasasaranpahamkeuntungandanmanfaatpemanfaatansampahkeluarga.   Selainitu, targetluaranlainnyaadalahberupameningkatkankemampuanmanajemen   usaha   dalam pengelolaan  sampahrumahtanggayang  intensif,  efisien  dan  efektif melaluipenguatan manajemen(keteramplan) berusaha  dankemampuandalammengaksespermodalan  kepada lembaga   keuangan.   Oleh   karena   itu,   metode   yang   akan   ditawarkansebagai   bentuk solusi  adalah  berupa  Panduan  Teknis  pemanfaatansampahrumahtangga  yanginovatif dan  adaptif  dengan  spesifikasi  standar;  serta  jasa  manajemen  usaha  berbasis kinerja melaluipendekatan partisipatif dan inovatif. Sementara  itu,  rencana  kegiatan  yang  diusulkan  berupa  rekayasa  sosial-1  dan rekayasa sosial-2  melalui  pelatihan  teknik  pemanfaatansampahdan  manajemen  usaha selama 4hari. Selanjutnyamemerlukanpersiapandenganmengkoordinasikandenganpihak terkaitbaikkepada pemerintah,stakeholders,danmitra.Dalampelatihanada materi praktikum   langsung   proses   pemanfaatansampah,baiksebagaikerajinantanganmaupun sebagaipupukorganik   dan   fiel   trip   kepada   kelompok   petani   maju   dankelompok handicrafstyang sudaheksis.  Pasca  pelatihan,  mitra  wajib  menerapkan  hasil  pelatihan pada  usahanya  yang didampingiolehtenagapendampingyang berasaldarimahasiswa.Tim pengusulmelakukan monitoring   dan   evaluasi   untuk   menjamin   terhadap   proses pelaksanaannya   sesuai   SOP   danuntukmengetahuicapaianindikatorkinerjapelaksanaa program. Hasilyang diperolehdalamProgramKemitraanMasyarakatyaitu:1)Dalam pelaksanaanpengabdiantidakditemuimasalah,yang dapatmengganggutahapanpenelitian, baikadministrasi,teknis pelaksanaandilapangan, keuangan,dan organisasipelaksana semuanya dapatdiatasidenganbaik.2). Telahterjadi transferteknologidanpengetahuan kepada  mitra  (anggota  ?Aisyiyah),yang  berkaitan  dengan  pemanfaatan  sampah  rumah tangga, utk bahan pupukorganik dan kerajinan tangan. 3).Hasil PKMyang telah dilakukan secarasubjektif(kondisidilapangan),menunnjukkanbahwa mitra (Anggota?Aisyiyah) memilikikeinginanyangkuatuntukmelaksanakanprogramPKMyang telahsosialisasi,hal inidibuktikanbahwa ibu-ibutelahmemanfaatkansampahtumahtangga untukpembuatan pupuk organik dan kerajinan tangan.Kata Kunci: pupuk organi, sampah rumah tangga, kerajinan tangan Tujuan  dari programpengabdian  padamasyarakatiniadalahuntukmengembangkan AnggotaRanting?AisyiyahTegalbesarIdantegalBesarIIKecamatanKaliwatesKabupaten Jember agar  dapat  mandiri  secara  ekonomi.  Tujuan  khusus  lainnya  adalah  membantu menciptakankesejahteraan   dan   kenyamanan   dalam   kehidupan   bermasyarakat   melalui kegiatan  PendidikanLifeSkills.Targetluaranyang diharapkandalamkegiatanini  adalah Mitrasasaranpahamkeuntungandanmanfaatpemanfaatansampahkeluarga.   Selainitu, targetluaranlainnyaadalahberupameningkatkankemampuanmanajemen   usaha   dalam pengelolaan  sampahrumahtanggayang  intensif,  efisien  dan  efektif melaluipenguatan manajemen(keteramplan) berusaha  dankemampuandalammengaksespermodalan  kepada lembaga   keuangan.   Oleh   karena   itu,   metode   yang   akan   ditawarkansebagai   bentuk solusi  adalah  berupa  Panduan  Teknis  pemanfaatansampahrumahtangga  yanginovatif dan  adaptif  dengan  spesifikasi  standar;  serta  jasa  manajemen  usaha  berbasis kinerja melaluipendekatan partisipatif dan inovatif. Sementara  itu,  rencana  kegiatan  yang  diusulkan  berupa  rekayasa  sosial-1  dan rekayasa sosial-2  melalui  pelatihan  teknik  pemanfaatansampahdan  manajemen  usaha selama 4hari. Selanjutnyamemerlukanpersiapa
MENINGKATKAN DAYA SAING PRODUK USAHA MIKRO MELALUI DESAIN KEMASAN KELOMPOK USAHA PRODUSEN DAN RETAILER MAKANAN “KUE SUBUH” Widyastuti, Nurprapti Wahyu; Winangsih, Rahmi
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol 4, No 1 (2018): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.414 KB) | DOI: 10.32528/pengabdian_iptek.v4i1.1495

Abstract

Produk makanan yang dikenal sebagai jajanan pasar banyak dijajakan di pasar tradisional. Industri produk tersebut di atas masih berskala mikro, dan bersifat rumahan. Pemasok produk kue di pasar subuh berasal dari berbagai lokasi di Jakarta, Tangerang, Serang Kota dan sekitarnya. Sistem pemasaran produk meliputi 3 cara yaitu: (1) menjual produk ke pasar kue subuh, (2) menjual ke toko, dan (3) menerima pesanan dari kantor/pribadi. Mereka memproduksi dalam skala besar untuk dijual di pasar subuh, sisa produk tidak habis dijual di toko kue. Retailer adalah para pengecer pembeli produk kue subuh untuk dijual kembali ke segmentasi dan target pasar berbeda. Para retailer memesan kue untuk dipasarkan pada perkantoran, komunitas tertentu seperti arisan, pesta perkawinan/ulang tahun, maupun acara-acara lainnya, bahkan ada yang telah menjalin kerjasama dengan industri penerbangan untuk melayani kebutuhan catering. Berdasarkan studi awal yang penulis lakukan, ada korelasi positif antara bentuk dan kualitas kemasan produk dengan minat konsumen untuk membeli produk. Sementara itu, dari hasil wawancara awal dengan pelaku usaha mikro produk makanan, baik produsen maupun retailer mengakui bahwa kemasan produk mempengaruhi citra produk. Namun pemahaman mereka tentang kemasan produk masih sangat minim. Menurut mereka kemasan hanya sekedar wadah dan pembungkus makanan agar tidak rusak. Permasalahan lain yaitu mereka tidak mempunyai kemampuan dana untuk mengemas produknya dengan baik. Dengan situasi persaingan semakin tajam, desain sebuah kemasan merupakan suatu nilai tambah, dapat berfungsi sebagai media promosi dan untuk menjaring konsumen.Kata Kunci: Daya saing UKM, Kemasan produk UKM, Kue Subuh
PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN KLINIK HERBAL DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER Widada, Wahyudi; Putri, Fitriana
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol 4, No 1 (2018): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (100.814 KB) | DOI: 10.32528/pengabdian_iptek.v4i1.1500

Abstract

Tujuan utama kegiatan IbK di Universitas Muhammadiyah Jember ini adalah : (1) Aspek produksi : meningkatkan mutu mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember agar berjiwa entrepreneur menjadi pencipta lapangan pekerjaan (job creator); (2) Aspek manajemen : mengembangkan usaha  mahasiswa atau lulusan Universitas Muhammadiyah Jember menjadi entrepreneurhip baru. Target khusus dalam program IbK ini adalah meningkatkan jumlah entrepreneur baru yang dihasilkan oleh Universitas Muhammadiyah Jember minimal 10 tenant per tahun). Dengan program IbK di Universitas Muhammadiyah Jember ini diharapkan minimal 10 tenant baru terbentuk setiap tahun. Metode  dalam program IbK ini meliputi tahapan : (a) Sosialisasi program IbK; (b) Persiapan prakondisi sosial, yakni penguatan tenant, mitra usaha IbK dan pengelola program IbK dalam pemecahan masalah-masalah yang dihadapi tenant; (c) Pelaksanaan program IbK, yang didukung oleh lembaga terkait (Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jember dan Perguruan Tinggi (Universitas Muhammadiyah Jember); Pelaksanaan kegiatan IbK di Universitas Muhammadiyah Jember meliputi tahapan : (1) Pola rekrutmen; (2) Pelatihan kewirausahaan; (3) Magang pada Industri Mitra; (4) Pola pembimbingan; (5) Pengawasan terhadap tenant; (6) Teknik Pembiayaan Tenant; (7) Pola Bantuan Teknologi; (8) Kolaborasi dengan Lembaga Sejenis di luar kampus. (d) Pemantauan, (e) evaluasi dan pelaporan. Hasil progam IbK ini adalah : (1) Program IbK tahun ke-1 telah dilaksanakan di Desa Sumbersari, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember dengan melibatkan mitra 10 tenany di desa tersebut. (2). Indikator keberhasilan program IbK (a) Transfer teknologi program IbK dapat dipahami dan dilaksanakan dengan baik oleh tenant; (b) terjadi peningkatan pendapatan pada tenant program IbK dengan adanya peningkatan kemampuan tenant. Kata Kunci :  mutu mahasiswa, lulusan, kegiatan IbK, kewirausahaan

Page 2 of 28 | Total Record : 274