cover
Contact Name
Tetep
Contact Email
tevs_gaya@yahoo.co.id
Phone
+628973170949
Journal Mail Official
jurnalcss@institutpendidikan.ac.id
Editorial Address
Jalan Pahlawan Sukagalih no.32 Tarogong Kidul, Garut
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
Journal Civics and Social Studies
ISSN : 26557304     EISSN : 26558963     DOI : https://doi.org/10.31980
Core Subject :
Jurnal Civicos (Civics and Social Studies) memiliki Scope dan Fokusnya antara lain pada bidang : 1. Pendidikan dan Pembelajaran 2. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 3. Pendidikan Politik, Hukum dan Kenegaraan 4. Pendidikan IPS – Social Studies 5. Social Science 6. Humaniora 7. Ilmu Sosial Serumpun 8. Inovasi Pembelajaran 9. Pedagogik 10. Pendidikan Karakter 11. Multicultural Issues 12. Kajian Gender 13. Multimedia Pembelajaran IPS 14. Kajian Budaya
Arjuna Subject : -
Articles 306 Documents
Keterlibatan Manusia dalam Pembelajaran Berbasis Inovasi Pendidikan Sar Joni Herri
Journal Civics And Social Studies Vol. 1 No. 1 (2017): Jurnal Civicos Vol 1 No 1 Tahun 2017
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/journalcss.v1i1.263

Abstract

Artikel ini membahas bagaimana lembaga pendidikan, termasuk di dalamnya pemimpin lembaga, guru/dosen, staf Tata Usaha, dan pihak terkait lainnya, seharusnya menggunakan teknologi dalam menyelenggarakan proses pendidikan yang inovatif dan meningkatkan mutu pendidikan itu sendiri. Dalam hal ini, diperlukan pemahaman yang mendalam dari para inovator pendidikan dalam memikirkan teknologi sebagai fenomena sosial yang secara radikal mempengaruhi perilaku manusia.
PROFESIONALISME GURU MENUJU GURU KALBU Abdul Hasim
Journal Civics And Social Studies Vol. 1 No. 1 (2017): Jurnal Civicos Vol 1 No 1 Tahun 2017
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/journalcss.v1i1.264

Abstract

Profesionalisme”, adalah sebutan yang mengacu kepada sikap mental dalam bentuk komitmen dari para anggota suatu profesi untuk senantiasa mewujudkan dan meningkatkan kualitas profesionalnya. Seorang guru yang memiliki profesionalisme yang tinggi akan tercermin dalam sikap mental serta komitmenya terhadap perwujudan dan peningkatan kualitas profesional melalui berbagai cara dan strategi. Ia akan selalu mengembangkan dirinya sesuai dengan tuntutan perkembangan zaman sehingga keberadaannya senantiasa memberikan makna profesional. Sementara itu, guru kalbu merupakan derajat tertinggi dalam jenjang penampilan kinerja guru. Dalam kinerjanya, guru kalbu akan memancarkan sinar dan energi getar yang bersumber dari keyakinan agama, kebenaran, keharuan rasa, cinta kasih sayang, rendah hati, bersyukur, serta keterpaduan jiwa dan raga secara terintegrasi dan sinergitas.
THE CORRELATION BETWEEN STUDENTS’ SELF CONFIDENCE AND THEIR SPEAKING SKILL Teten Mohamad Sapril Mubarok
Journal Civics And Social Studies Vol. 1 No. 1 (2017): Jurnal Civicos Vol 1 No 1 Tahun 2017
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/journalcss.v1i1.265

Abstract

The Corellation between Students’ Self Confidence and Their Speaking Skill. ( In the Second-Grade Students of English Education Department of STKIP Garut) This study was undertaken by the writer because most of English students often got dificulty in English speaking. Especialy in their confident to speak English. To have a good English speaking , the students are expected to be able to build,develop and show their confident to use English speaking in any opportunity. Besides that, through self confident the students costumize to use English as dailly Communication, it is important for the students to get more interaction and practices in English speak in order they can mastering English speaking skill well. This study was aimed at investigating the corellation between students’ self confidence and theirs’ speaking skill. It was intended not only to solve the students dificulties in speaking English, But also to answer the main question “ Is there a significant corellation between students’ self confidence and their speaking skill?”. The writer used the correlational method to find out and investigate whether there was a corellation or not between two variabels and how strong it is. The respondent , Sixty four students of the second grade of English Education Program of STKIP Garut were selected proporsionl stratified randomly. The study began by assigining the students to answer the self confidence questionaries, then the writer collect the students speaking score from first until third which have provided in English program office. Beside that, the writer clasified category for confidennce and took average speaking score from first until third to support the result of the data analysis. The instrument include two variabels: Students’ self confidence and average of speaking score list. To analyze the data, the writer used Pearson/Product Test formula to test the corellation and to test hypotesis. The result of the data analysis showed the coefficient corellation between two variabels is 0,007 (sig = 0,007). Based on this result, it could be concluded that there was a very significant corellation between students’ self confidence and their speaking skill. For this reason, the researcher purposed some recomendation for the teacher and the students of STKIP Garut. The students suggested that they should build, develop,force and show their confidence of practicies in speaking English
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Scramble Pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak Dalam Topik Mengenal Malaikat Dan Tugas-Tugasnya Salmah
Journal Civics And Social Studies Vol. 2 No. 1 (2018): Jurnal Civicos Vol 2 No 1 Tahun 2018
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/journalcss.v2i1.281

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa dengan menggunaan model pembelajaran scremble pada mata pelajarana akidah akhlak dalam topik mengenal Nabi dan Rasul. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas dan subjeknya adalah siswa kelas IV yang berjumlah 32 siswa. Penelitian ini dilakukan sebanyak 2 siklus 4 pertemuan. Hasil penelitian pada pennelitian ini dapat dilihat pada hasil belajar siswa yang meningkat yaitu, siklus I pertemuan 1 rata-rata nilai 4,70, siklus I pertemuan 2 rata-rata nilai meningkat menjadi 5,70, siklu II pertemuan 1 meningkat menjadi 6,40, dan pada siklus II pertemuan 2 meningkat kembali menjadi 7,28. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran scremble dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajarana akidah akhlak dalam topik mengenal Nabi dan Rasul.
Meningkatkan Pemahaman Konsep Volume Bangun Ruang Kubus Dan Balok Melalui Penggunaan Alat Peraga Kubus Satuan Dalam Pembelajaran Matematika Putranto Sutrisno
Journal Civics And Social Studies Vol. 2 No. 1 (2018): Jurnal Civicos Vol 2 No 1 Tahun 2018
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/journalcss.v2i1.282

Abstract

Rendahnya kemampuan siswa dalam memahami konsep volume kubus dan balok sertakemampuan guru dalam mendesain pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif dan menyenangkan.Penelitian dilandasi oleh pandangan Piaget yang beranggapan bahwa perkembangan kognitif dari setiap individu dibagi menjadi empat tahap dan setiap tahapnya memiliki karakteristik yang berbeda. Tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang konsep volume bangun ruang kubus dan balok melalui penggunaan alat peraga kubus satuan. Penelitian menggunakan metode PTK model Kemmis dan MC. Taggart. Terbukti penggunaan alat peraga kubus satuan dapat meningkatkan pemahaman siswa tentang konsep volume bangun ruang kubus dan balok. Dalam proses pembelajaran terdapat perubahan positif dari diri siswa, yaitu siswa memiliki banyak aktifitas, terjadi interaksi multi arah, dan antusias siswa dalam pembelajaran menjadi lebih tinggi. Hasil yang diperoleh dari kegiatan Belajar Mengajar tentang konsep volume bangun ruang dengan menggunakan alat peraga kubus satuan, berjalan sesuai dengan rencana pelaksanaan pembelajaran, dan telah berhasil menciptakan situasi belajar yang kondusif yakni siswa terlibat secara langsung pada proses pembelajaran, meningkatkan motivasi dan pemahaman konsep siswa. Berdasarkan data hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa menyukai pelajaran matematika khususnya pada penggunaan alat peraga kubus satuan dalam pemahaman konsep volume bangun ruang kubus dan balok. Penggunaan kubus satuan sangat membentuk dalam meningkatkan aktivitas siswa dalam pembelajaran. Pemahaman siswa tentang konsep volume bangun ruang kubus dan balok sangat terbantu dengan penggunaan alat peraga kubus satuan. Nilai pemahaman siswa pada siklus 1 pertemuan bernilai rata-rata 71,77, siklus 1 pertemuan 2 sebesar 76,19, siklus 2 pertemuan 1 sebesar 80,69 dan siklus 2 pertemuan 2 sebesar 91,73 berkategori sangat baik. Terdapat peningkatan pemahaman siswa sebesar 23,96.
KONSEP FILSAFAT HUKUM DALAM PENYUSUNAN DISERTASI BIDANG HUKUM Hermansyah
Journal Civics And Social Studies Vol. 2 No. 1 (2018): Jurnal Civicos Vol 2 No 1 Tahun 2018
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/journalcss.v2i1.283

Abstract

Dalam perkembangannya kajian terhadap filsafat ini dibagi kedalam pembagian secara klasik yang meliputi filsafat teoritis dengan tujuan untuk mengetahui kebenaran yang mencakup matematika, ilmu-ilmu alam dan teologi dan filsafat praktis yang tujuannya untuk aplikasi praktis khususnya pada bidang etika, politik keluarga dan politik negara.Proses menarik kesimpulan ini tidak bisa dilepaskan dengan kajian ilmu yang lainnya yaitu dengan menggunakan teori, yang berfungsi untuk memprediksi dan mengontrol fakta khususnya dalam kajian ilmu hukum dengan menggunakan teori hukum. Teori hukum berfungsi memberikan argumentasi yang meyakinkan bahwa hal- hal yang dijelaskan itu adalah ilmiah, atau paling tidak memberikan gambaran bahwa hal-hal yang dijelaskan itu memenuhi standar teoritis. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui bagaimana konsep filsafat hukum dalam penyusunan disertasi bidang hukum. Peranan filsafat hukum, teori hukum dan logika dalam penyusunan disertasi, sangatlah berkaitan antara yang satu dengan yang lainnya, artinya satu sama lain saling mendukung. Dengan filsafat hukum kita bisa menjelaskan dan menjawab pertanyaan- pertanyaan yang tidak terjawab oleh ilmu hukum, yang menyangkut objek hukum akan menjadi landasan ontologi hukum.
Penerapan Pendekatan Pembelajaran Kontekstual (CTL) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Dalam Pelajaran IPA Materi Jenis-Jenis Tanah Di Kelas V Rusnadi
Journal Civics And Social Studies Vol. 2 No. 1 (2018): Jurnal Civicos Vol 2 No 1 Tahun 2018
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/journalcss.v2i1.284

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya nilai hasil belajar siswa pelajaran IPA pada pokok bahasan jenis-jenis tanah di SDI Al Azhar 8 Kembangan Jakarta Barat, hal ini ditunjukan dari hasil nilai ulangan harian yang diperoleh siswa kelas V, dari 31 siswa hanya 40% siswa yang dapat mencapai KKM yang ditentukan yaitu 50. Hal ini tidak sesuai dengan target yang diharapkan yaitu 80. Hal ini terjadi karena guru hanya mengunakan metode ceramah dan pemberian tugas sehingga diperoleh pembelajaran yang kurang efektif. Untuk pemecahan masalah ini peneliti menerapkan pendekatan pembelajaran kontekstual (CTL) untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam pelajaran IPA materi jenis-jenis tanah di kelas V. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka tujuan penelitian untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam pelajaran IPA materi jenis-jenis tanah dikelas V. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang mengadaptasi model Kemmis & Mc. Taggart dengan 2 siklus 4 pertemuan, setiap siklusnya terdiri dari empat komponen yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan (observasi) dan refleksi. Hasil penelitian dengan menggunakan pendekatan pembelajaran kontekstual (CTL) pada pembelajaran IPA menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa, terlihat dari hasil rata-rata yang meningkat untuk setiap siklusnya mulai dari siklus I pertemuan 1 diperoleh rata-rata pretes 23,87, postes 47,09 dan N-Gain 30,23 siklus I P2 rata-rata pretes mencapai 26.45, postes 55.32 dan N-Gain 39.30, siklus II P1 rata-rata pretes mencapai 24.51, postes 67.41 dan N-Gain mencapai rata-rata 56.41,dan siklus II P2 mencapai rata-rata pretes 7.09, postes 82.9 dan rata-rata N-Gain mencapai 83.23. Berdasarkan hasil penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa penggunaan pendekatan pembelajaran kontekstual (CTL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran IPA materi jenis-jenis tanah. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, ada beberapa saran yang hendak disampaikan, antara lain: (1) Dalam proses kegiatan belajar mengajar guru mampu mengkondisikan kelas, (2) Dalam menyampaikan materi pembelajaran seharusnya guru mampu mengatasinya dengan memilih metode pembelajaran yang sesuai dengan materi pembelajaran, dan (3) Untuk mencapai hasil belajar yang maksimal sebaiknya guru dapat mengatasinya dengan menerapkan berbagai cara melalui pendekatan, metode, dan model pembelajaran dalam memperbaiki proses pembelajaran.
Penggunaan Metode Eksperimen Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Dan Keterampilan Proses Siswa Tentang Pengaruh Kegiatan Manusia Terhadap Keseimbangan Lingkungan Dalam Pembelajaran IPA Di Kelas VI SD Negeri Pondok Pinang 02 Petang Sunari
Journal Civics And Social Studies Vol. 2 No. 1 (2018): Jurnal Civicos Vol 2 No 1 Tahun 2018
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/journalcss.v2i1.285

Abstract

PTK ini berjudul “Penggunaan Metode Eksperimen untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep dan Keterampilan Proses Siswa Tentang Pengaruh Kegiatan Manusia Terhadap Keseimbangan Lingkungan dalam Pembelajaran IPA di Kelas VI SD Negeri Pondok Pinang 02 Petang Jakarta Selatan “. Penelitian ini dilakukan, karena masih banyak ditemukan di lapangan terutama di sekolah tempat peneliti bertugas bahwa pembelajaran IPA hanya dilaksanakan dengan melaui metode ceramah dan penugasan saja. Nilai rata-rata pemahaman konsep siswa sebesar 61,50 atau di bawah nilai KKM. Begitu pun keterampilan proses sains dalam pembelajaran tidak tercapai secara maksimal. Sebagai solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut peneliti menggunakan metode eksperimen atau percobaan dalam pembelajaran. Berdasarkan hal tersebut dirumuskan masalah sebagai berikut: (1) bagaimana tingkat pemahaman konsep siswa tentang pengaruh kegiatan manusia terhadap lingkungan setelah melalui metode eksperimen?; (2) bagaimana tingkat keterampilan proses sains siswa setelah diterapkannya metode eksperimen? Metode penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan tiga siklus. Indikator dan pokok bahasan pada setiap siklusnya dikembangkan dan disesuaikan dengan materi IPA kelas VI Sekolah Dasar dengan KTSP 2006. Lokasi penelitian dilakukan di SDN Pondok Pinang 02 Petang Jakarta Selatan. Subjek penelitian adalah siswa kelas VI tahun pelajaran 2017/2018 semester I, yang berjumlah seluruhnya 29 siswa dengan rincian 12 siswa laki-laki dan 17 siswa perempuan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Jurnal Eksperimen, Observasi, Soal Tes Hasil Belajar, dan Angket. Adapun hasil yang diperoleh adalah dengan menggunakan metode eksperimen dapat meningkatkan pemahaman konsep dan keterampilan proses siswa tentang pengaruh kegiatan manusia terhadap keseimbangan lingkungan dalam pembelajaran IPA di kelas VI SD Negeri Pondok Pinang 02 Petang Jakarta Selatan. Nilai rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I pertemuan 1 sebesar 68,79; siklus I pertemuan 2 sebesar 76,55; siklus II pertemuan 1 80,69, dan siklus II pertemuan 2 sebesar 85,17. Demikian pula dengan keterampilan proses sains siswa setiap siklusnya selalu mengalami peningkatan terutama aspek mengamati.
IMPLEMENTATION OF KAHOOT APPLICATION TO IMPROVING OF INTEREST OF CIVIC EDUCATION LEARNING (EXPERIMENTAL RESEARCH IN CLASS XI OF SMA NEGERI 1 GARUT) Yogga Mar Muhammad; Tetep
Journal Civics And Social Studies Vol. 2 No. 1 (2018): Jurnal Civicos Vol 2 No 1 Tahun 2018
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/journalcss.v2i1.286

Abstract

This research aims to determine the implementation of the kahoot application in increasing learning interest of Civic Education Learning, the achievement result of increased interest in learning Civic Education by using the kahoot application, and the achievement result of the effect the implementation of the kahoot application in increasing Civic Education learning interest. This study uses a quantitative research design with the experimental model, True Experimental with the Pretest-Posttest of Control Group Design conducted on students in class XI with a research technique using Random sampling. Techniques of Data collection were carried out by giving a pretest in one group that was given a treatment or what was called an experimental class. After that, students are given a final test and questionnaire at the end of the lesson. The results of the study in terms of cognitive aspects (learning interest) showed that the study class results had a gain normalized by 0.75 or 75%, with an average pretest of students at 60.5 and an average posttest score of 90.5. Based on the results of the processing of research data shows that there is a significant influence between the use of the kahoot application and increasing interest in PKn Subject, namely 54.6%.
Upaya Meningkatkan Pemahaman Kosep Tentang Sumber Daya Alam Dan Pelestariannya Melalui Penerapan Pendekatan Konstektual Lily Idawati
Journal Civics And Social Studies Vol. 2 No. 1 (2018): Jurnal Civicos Vol 2 No 1 Tahun 2018
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/journalcss.v2i1.287

Abstract

-Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan yang ada di lapangan bahwa hasil belajar siswa masih kurang memuaskan khususnya pada mata pelajaran IPA materi tentang sumber daya alam dan pelestariannya. Pada materi-materi sebelumnya, hasil belajar siswa menunjukkan hasil yang kurang memuaskan sehingga untuk penelitian ini, penulis mencoba melakukan pre test dan hasilnya menunjukkan bahwa rata-rata yang diperoleh tidak mencapai KKM. Hal ini dikarenakan pada proses pembelajaran guru kurang memperhatikan instrument pembelajaran yang mendukung, proses pembelajaran hanya berlangsung seperti LKS yang digunakan hanya berbentuk perintah, sehingga siswa kurang memahami. Metode penelitian ini digunakan dalam penelitian penelitian tindakan di kelas. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa pada siklus I pertemuan 1 memperoleh nilai rata-rata 63.75, ini menunjukkan bahwa pada siklus I pertemuan 1 belum mencapai KKM. Pada siklus I pertemuan 2 memperoleh nilai rata-rata 68,13, hal ini menunjukkan bahwa hasil belajar siswa pada siklus I pertemuan 2 masih belum mencapai KKM. Pada siklus II pertemuan 1 memperoleh nilai rata-rata 76,88, ini menunjukkan bahwa pada siklus II pertemuan 1 sudah mencapai KKM. Sedangkan pada siklus II pertemuan 2 mengalami peningkatan rata-rata 84,38, hal ini menunjukkan bahwa siklus II pertemuan 2 sudah mencapai 85% siswa dan memperoleh rata-rata di atas KKM. Berdasarkan persiapan pengajaran yang dilakukan semakin baik, dimana peneliti menggunakan pendekatan konstektual yang memberikan pengalaman langsung kepada siswa terhadap percobaanpercobaan yang mereka lakukan sehingga proses belajar siswa pun semakin kondusif dan hasil belajar siswa mengalami peningkatan ini membuktikan bahwa penerapan metode demonstrasi dapat meningkatkan hasil belajar siswa.

Filter by Year

2009 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 1 (2025): Vol 9 No 1 tahun 2025 Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Civicos Vol 8 No 2 Tahun 2024 Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Civicos Vol 8 No 1 Tahun 2024 Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Civicos Vol 7 No 2 Tahun 2023 Vol 7, No 1 (2023): Vol 7 no 1 Tahun 2023 Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Civicos Vol 7 No 1 Tahun 2023 Vol 6, No 2 (2022): Vol 6 No 2 Tahun 2022 Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Civicos Vol 6 No 2 Tahun 2022 Vol 6, No 1 (2022): Vol 6 no 1 Tahun 2022 Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Civicos Vol 6 No 1 Tahun 2022 Vol. 5 No. 2 (2021): Jurnal Civicos Vol 5 No 2 Tahun 2021 Vol 5, No 2 (2021): Volume 5 No 2 Tahun 2021 Vol 5, No 1 (2021): Volume 5 no 1 Tahun 2021 Vol. 5 No. 1 (2021): Jurnal Civicos Vol 5 No 1 Tahun 2021 Vol. 4 No. 2 (2020): Jurnal Civicos Vol 4 No 2 Tahun 2020 Vol 4, No 2 (2020): Call Paper Vol 4 no 2 Desember 2020 Vol. 4 No. 1 (2020): Jurnal Civicos Vol 4 No 1 Tahun 2020 Vol 4, No 1 (2020): Call Paper Vol 4 No 1 Juni 2020 Vol 3, No 2 (2019): vol 3 nomor 2 tahun 2019 Vol. 3 No. 2 (2019): Jurnal Civicos Vol 3 No 2 Tahun 2019 Vol 3, No 1 (2019): vol 3 nomor 1 tahun 2019 Vol. 3 No. 1 (2019): Jurnal Civicos Vol 3 No 1 Tahun 2019 Vol 2, No 2 (2018): Journal CSS Vol 2 No 2 Tahun 2018 Vol. 2 No. 2 (2018): Jurnal Civicos Vol 2 No 2 Tahun 2018 Vol. 2 No. 1 (2018): Jurnal Civicos Vol 2 No 1 Tahun 2018 Vol 2, No 1 (2018): Journal CSS Vol 2 No 1 Tahun 2018 Vol 1, No 1 (2017): Journal CSS VOL 1 NO 1 2017 Vol. 1 No. 1 (2017): Jurnal Civicos Vol 1 No 1 Tahun 2017 More Issue