cover
Contact Name
Tetep
Contact Email
tevs_gaya@yahoo.co.id
Phone
+628973170949
Journal Mail Official
jurnalcss@institutpendidikan.ac.id
Editorial Address
Jalan Pahlawan Sukagalih no.32 Tarogong Kidul, Garut
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
Journal Civics and Social Studies
ISSN : 26557304     EISSN : 26558963     DOI : https://doi.org/10.31980
Core Subject :
Jurnal Civicos (Civics and Social Studies) memiliki Scope dan Fokusnya antara lain pada bidang : 1. Pendidikan dan Pembelajaran 2. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 3. Pendidikan Politik, Hukum dan Kenegaraan 4. Pendidikan IPS – Social Studies 5. Social Science 6. Humaniora 7. Ilmu Sosial Serumpun 8. Inovasi Pembelajaran 9. Pedagogik 10. Pendidikan Karakter 11. Multicultural Issues 12. Kajian Gender 13. Multimedia Pembelajaran IPS 14. Kajian Budaya
Arjuna Subject : -
Articles 306 Documents
LINGKUNGAN PENDIDIKAN DAN MOTIVASI BELAJAR DI ERA GLOBALISASI Rohimat Nurhasan; Syamsu Yusuf
Journal Civics And Social Studies Vol. 4 No. 1 (2020): Jurnal Civicos Vol 4 No 1 Tahun 2020
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/journalcss.v4i1.252

Abstract

Artikel ini menyajikan upaya untuk memodelkan keterkaitan antara motivasi siswa dalam lingkungan pendidikan terintegrasi menggunakan beberapa indikator evaluasi empiris. Penelitian ini menggunakan desain penelitian studi empiris. Telaah mendalam secara kualitatif dari hasil beberapa penelitian digunakan untuk mengembangkan pemahaman tentang lingkungan pendidikan keterkaitannya dengan motivasi belajar siswa. Ditemukan hubungan antara lingkungan pendidikan dengan motivasi belajar siswa. Peran orang tua, kepekaan, komunikasi dan kepercayaan dapat meningkatkan motivasi belajar.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN INVESTIGASI KELOMPOK PADA MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL UNTUK MENINGKATKAN KEPEKAAN SOSIAL SISWA Lutfi Asy’ari
Journal Civics And Social Studies Vol. 4 No. 1 (2020): Jurnal Civicos Vol 4 No 1 Tahun 2020
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/journalcss.v4i1.253

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model pembelajaran investigasi kelompok Pada mata pelajaran ilmu pengetahuan sosial yang dapat meningkatkan kepekaan sosial siswa.. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D). Subjek penelitian adalah guru IPS dan siswa kelas delapan pada dua belas SMP di 12 kecamatan wilayah Kabupaten Garut. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket, observasi, studi dokumentasi, wawancara dan skala sikap. Data dianalisis dengan menggunakan Pearson Product-Moment Correlation, Cronbach’s Alpha (α), Kolmogorov-Smirnov Test, Lavene test, t-test, uji Wilcoxon, dan Uji mann Whitney. Hasil Uji Validasi menunjukkan skor gain kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan skor gain kelompok kontrol pada SMP kategori baik., cukup dan kurang. Temuan ini menghasilkan kesimpulan bahwa Model Pembelajaran Investigasi Kelompok (MPIK) sebagai model hasil pengembangan efektif untuk meningkatkan kepekaan sosial siswa. Hal ini didukung oleh faktor: (a) desain model yang memberikan gambaran yang secara jelas tentang skenario pembelajaran; (b) implementasi pembelajaran yang berbasis dinamika kelompok; dan (c) lebih mengutamakan evaluasi berbasis sikap.
THE EFFECTIVENESS OF CIVIC EDUCATION ONLINE LEARNING ON THE LEARNING PARTICIPATION OF STUDENTS IN GARUT Hilma Halimatus Sadiah; Tetep
Journal Civics And Social Studies Vol. 4 No. 1 (2020): Jurnal Civicos Vol 4 No 1 Tahun 2020
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/journalcss.v4i1.254

Abstract

Pembelajaran abad 21 menimbulkan paradigma pendidikan yang di tandai dengan perbedaan orientasi belajar, dimana harus ada suatu interaksi edukatif antara guru dan peserta didik untuk mencapai tujuan pembelajaran. Dalam penelitian ini tujuan pokok yang penulis kaji merupakan partisipasi belajar peserta didik dan pembelajaran PPKn berbasis daring serta efektivitas pembelajaran PPKn berbasis daring terhadap partisipasi belajar peserta didik di SMAN 11 Garut. Dengan adanya permasalahan partisipasi belajar peserta didik dalam Pembelajaran PPKn serta proses pembelajaran yang tidak memungkinkan dilaksanakan di sekolah karena adanya pembatasan fisik (physical distancing), maka metode pembelajaran PPKn berbasis daring sesuai batasan dan kemampuan guru dan peserta didik dengan menggunakan media komunikasi yang ada seperti menggunakan WhatsApp, Google Classroom, Zoom Meeting dan sebagainya yang tepat untuk mendukung proses pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif pada kelas X, dan dianalisis berdasarkan statistik. Hasil analisis data uji menggunakan uji t dengan (Ha) penelitian di terima, artinya terdapat pengaruh pembelajaran PPKn berbasis daring terhadap partisipasi belajar peserta didik. Uji koefisien korelasi memiliki hubungan yang signifikan dengan (r) = 0,639 artinya tingkat hubungan kedua variabel “Kuat”. Koefisien determinasi (d) = 40,8% dapat dikatakan bahwa pembelajaran PPKn berbasis daring ini memiliki pengaruh terhadap partisipasi belajar peserta didik sebesar 40,8% sisanya 59,2% dipengaruhi oleh variabel lain. Hasil penelitian tersebut memberikan kesimpulan bahwa pembelajaran PPKn dengan metode pembelajaran berbasis daring efektif terhadap partisipasi belajar peserta didik di SMAN 11 Garut.
ENINGKATAN PARTISIPASI SISWA DALAM PEMBELAJARAN PPKN MELALUI PENERAPAN MODEL TAKE AND GIVE KOKO
Journal Civics And Social Studies Vol. 4 No. 1 (2020): Jurnal Civicos Vol 4 No 1 Tahun 2020
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/journalcss.v4i1.255

Abstract

enelitian ini secara umum bertujuan untuk mengetahui tingkat partisipasi siswa dalam proses pembelajaran dengan menggunakan model cooperative Learning tipe take and Give dalam meningkatkan partispasi siswa dalam materi Otonomi Daerah di kelas IX E SMP Negeri 9 Kota Tasikmalaya tahun pelajaran 2017/2018. Penelitian ini menggunakan metode tindakan kelas (action reseach) dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari kegiatan perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Data dikumpulkan melalui kegiatan observasi terhadap aktivitas siswa dan aktivitas pendidik. Hasil penelitian siklus kesatu, nilai aktivitas atau partisipasi peserta didik dalam pembelajaran sebesar 80,30%, sedangkan pada siklus kedua sebesar 96,97%. Dengan demikian telah terjadi peningkatan nilai aktivitas peserta didik dalam proses pembelajaran sebesar 16,67%. Kesimpulan penelitian ini dapat dirumuskan bahwa penerapan model cooperative learning tipe take and give dapat meningkatkan partisipasi peserta didik dalam pembelajaran pada materi Otonomi Daerah di kelas IX E SMP Negeri 9 Kota Tasikmalaya.
Use Of Inquiry Learning Model Type Expository With Type Discovery Against Learning Outcomes Ade Suherman; Yuyun Susanti
Journal Civics And Social Studies Vol. 4 No. 1 (2020): Jurnal Civicos Vol 4 No 1 Tahun 2020
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/journalcss.v4i1.256

Abstract

Penelitian bertujuan untuk dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Pembelajaran IPS selama ini masih berpusat kepada guru, sehingga peserta didik akan merasa jenuh dan tidak akan aktif maupun kreatif dalam mengikuti kegiatan belajar di kelas. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi, dokumentasi dan tes hasil belajar. Metode penelitian yang digunakan di dalam penelitian ini adalah Quasi Experimental Design dengan menggunakan rumus N-Gain = (skor posttest – skor pretest) dibagi dengan (skor maksimum – skor pretest), yang dilakukan dengan memberikan perlakuan kepada 40 peserta didik MA Al-Hasan Babakan Ciamis tahun ajaran 2018/2019 yang dijadikan sebagai sampel. Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling (teknik sampling acak sederhana), dimana pengambilan sampel dari populasi dilakukan secara acak. Hasil penelitian dapat diketahui bahwa penggunaan metode l yaitu thitung sebesar 7,18 dan ttabel sebesar 1,68, (N-Gain 0,31), dan penggunaan metode 2 yaitu thitung sebesar 9,04 dan ttabel sebesar 1,68, (N-Gain 0,37), maka dapat kita ketahui bahwa penggunaan metode 2 lebih tinggi dibandingkan dengan metode 1, artinya perbedaan peningkatan hasil belajar peserta didik yang menggunakan model pembelajaran inkuiri tipe discovery lebih tinggi dibandingkan dengan model pembelajaran inkuuiri tipe expsoitory pada pengukuran akhir (posttest).
Pengembangan Kebajikan Kewargaan (Civic Virtue) dalam Masyarakat Multikultural Indonesia: Peran Pendidikan Kewarganegaraan Dikdik Baehaqi Arif
Journal Civics And Social Studies Vol. 1 No. 1 (2017): Jurnal Civicos Vol 1 No 1 Tahun 2017
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/journalcss.v1i1.257

Abstract

Pendidikan Kewarganegaraan di persekolahan (school civic education) berperan penting dalam mengembangkan budaya kewargaan (civic culture) yang diperlukan dalam rangka membangun sistem politik demokrasi. Sebagai program kurikuler pada tingkat pendidikan dasar dan menengah, mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan berorientasi untuk mempersiapkan warga negara muda agar memiliki kemampuan untuk terlibat dan berpartisipasi aktif dalam masyarakat politik. Pada masyarakat Indonesia yang multikultural, budaya kewargaan perlu dibangun di atas fondasi kebajikan kewargaan dan komitmen kewargaan berdasarkan nilai dasar Pancasila. Tulisan ini membahas peran pendidikan kewarganegaraan dalam mengembangkan kebajikan kewargaan sebagai komponen penting budaya kewargaan dalam masyarakat multikultural Indonesia.
PEMBELAJARAN PKN BERBASIS KONTEKSTUAL BAGI PENGUATAN KARAKTER BANGSA H. Endang Dimyati
Journal Civics And Social Studies Vol. 1 No. 1 (2017): Jurnal Civicos Vol 1 No 1 Tahun 2017
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/journalcss.v1i1.258

Abstract

Tulisan ini dilatarbelakangi oleh fenomena ahir-ahir ini yang menunjukkan adanya kecenderungan sebagian masyarakat khususnya generasi muda, lebih mengagung-agungkan budaya, sistem, dan pola tata-laku kehidupan asing, ketimbang menjunjung tinggi nilai budaya bangsa sendiri. Nilai-nilai luhur bangsa yang sejatinya dipegang kuat oleh masyarakat, mulai bergeser dan bahkan ditinggalkan. Sebagai akibatnya, rasa kebangsaan dan jatidiri bangsa di kalangan generasi mudasudah mengalami erosi yang sangat tajam, hal ini dapat membahayakan kelangsungan bangsa. Masalah utama 0000pembelajaran PKn berbasis kontekstual memberikan kontribusi bagi penguatan karakter bangsa pada peserta didik SMA di kabupaten Garut. Berdasarkan penjelasan di atas, tulisan ini untuk mendeskripsikan dan menganalisis pengembangan pembelajaran PKn berbasis kontekstual bagi upaya penguatan karakter bangsa dikalangan peserta didik SMA di kabupaten Garut. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan bagi para praktisi/guru PKn di lapangan dalam upaya pengembangan kesadaran berbangsa. Target khusus yang hendak dicapai dari penelitian ini adalah terciptanya model penguatan karakter bangsa melalui pembelajaran PKn berbasis kontekstual.
KONTRIBUSI KOMPETENSI GURU DAN IKLIM SEKOLAH TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER SOSIAL PESERTA DIDIK SMP NEGERI DI KABUPATEN GARUT Tetep
Journal Civics And Social Studies Vol. 1 No. 1 (2017): Jurnal Civicos Vol 1 No 1 Tahun 2017
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/journalcss.v1i1.260

Abstract

embentukan karakter sosial menjadi salah satu sarana bagaimana bangsa ini mampu menciptakan kehidupan yang cinta damai dan manusiawi dalam mewujudkan bangsa yang berkarakter sesuai dengan tujuan pendidikan IPS dalam mewujudkan karakter warga negara yang baik. Maraknya penyimpangan yang dilakukan generasi muda seperti perkelahian, pencurian, pelanggaran lalu-lintas, dan tindakan asusila, genk motor, perusakan barang orang lain, kejahatan sekssual, pornografi, aliran sesat, yang notabene melibatkan anak seusia SMP-SMA, menjadi bukti betapa masih lemahnya pendidikan kita menyentuh karakter peserta didik. Pembentukan karakter sosial di sekolah harus dilakukan oleh berbagai komponen seperti guru, lingkungan sekolah maupun lingkungan keluarganya dalam menularkan nilai-nilai karakter sosial yang dilandasi solidaritas, loyalitas, kasih sayang dan pengorbanan. Tujuan penelitian ini mengungkapkan “Kontribusi Kompetensi Guru dan Iklim Sekolah terhadap Pembentukan Karakter Sosial Peserta Didik SMP Negeri Kabupaten Garut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey yang dilakukan pada 17 SMP Negeri di Kabupaten Garut, yang mewakili kluster wilayah Garut Utara, Tengah dan Garut Selatan. Adapun variabel dalam penelitian ini meliputi Kompetensi Guru (X1), Iklim Sekolah (X2), dan Karakter Sosial (Y). Sampel dalam penelitian ini berjumlah 450 orang responden. Analisis data hipotesis yang digunakan diuji dengan menggunakan uji Analisis Jalur yaitu mencari pengaruh langsung dan tidak langsung terhadap variabel penelitian yang diolah dengan bantuan SPSS for windows, IBM SPSS, dan Microsoft Excel . Hasil penelitian mendeskripsikan bahwa terdapat kontribusi yang signifikan 1) kompetensi guru terhadap pembentukan karakter sosial peserta didik sebesar 2,7%. 2) iklim sekolah terhadap pembentukan karakter sosial peserta didik sebesar 3,39%. Penelitian ini merekomendasi perlunya penelitian lanjut tentang faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pembentukan karakter sosial bagi pengembangan keilmuan dan pendidikan IPS.
KONTRIBUSI BAHAN AJAR PKN BERBASIS KEARIFAN LOKAL DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN NASIONALISME DI WILAYAH RAWAN KONFLIK Musafir
Journal Civics And Social Studies Vol. 1 No. 1 (2017): Jurnal Civicos Vol 1 No 1 Tahun 2017
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/journalcss.v1i1.261

Abstract

Bahan ajar menjadi salah satu tonggak bagi keberhasilan pembelajaran, sebab melalui pengorganisasian bahan ajar ini, peserta didik akan ditransformasikan ilmu pengetahuan yang bermakna dan bernilai jika bahan ajar yang disampaikan memberikan pengalaman dan pengetahuan yang berarti bagi dirinya. Aceh merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang rawan konflik sehingga rentan dengan disintegrasi bangsa, konflik GAM dan NKRI memberikan persepsi dan pemahaman yang berbeda diantara kedua belah pihak. Berkaca dari itu, Negeri ini harus tetap utuh menjadi bangsa dan Negara yang merdeka dan berdaulat itulah yang harus dijaga oleh generasi muda bangsa ini. Setiap daerah memiliki nilai dan norma atau kearifan local yang menjadi kekayaan daerah itu untuk mengembangkan nilai dan kesadaran nasional dalam mewujudkan kokoh dan kuatnya bangsa dan Negara ini diatas Bhineka Tunggal Ika. Melalui pendidikan dan pembelajaran lah yang lebih efektif dalam upaya membangun nilai-nilai nasionalisme itu agar tidak tercerabut dalam akarnya.
KONSEP GERAKAN MORAL MAHASISWA UNTUK MEWUJUDKAN GOOD GOVERNANCE DI INDONESIA Jamilah
Journal Civics And Social Studies Vol. 1 No. 1 (2017): Jurnal Civicos Vol 1 No 1 Tahun 2017
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/journalcss.v1i1.262

Abstract

Perjuangan gerakan moral mahasiswa menciptakan sejarah tersendiri dalam ketatanegaraan Indonesia, dimulai dari era 1970 an, 1980 an, 1990 an, dimana pada tahun 1998 merupakan puncak terhadap pelengseran Soeharto, sehingga terjadi perubahan rezim dari orde baru menjadi reformasi. Pemikiran baru terhadap konsep gerakan moral mahasiswa adalah gerakan multi disipliner (Andrianto:2004), artinya bahwa kondisi realitas kebangsaan sedang mengarah kepada perbaikan-perbaikan sistem di segala bidang, baik di bidang politik, ekonomi, budaya, ketahanan.Gerakan mahasiswa harus berkomunikasi dengan cita-cita besar ini dan melakukan negoisasi terhadap semua lini, baik kalangan atas, maupun bawah. Strategi gerakan tersebut selaras dengan kacamata idealis gerakan mahasiswa, yakni gerakan mahasiswa mempunyai dua peran besar. Pertama, sebagai the agent of social control. Kedua, sebagai the agent of social change. Gerakan mahasiswa menjadi progresif, dinamis, refolusioner dan inklusif, jika, Pertama, proaktif merespons keadaan dan teguh pendirian. Kedua, melakukan dialog transformatif untuk menciptakan masyarakat komunikatif yang demokratis. Ketiga, mendorong pada aktivisnya untuk membentuk kapasitas intelektual yang memadai dan berjiwa intelektual organik. Gerakan perubahan besar-besaran dalam upaya membangun ketatapemerintahan yang baik merupakan salah satu kajian demokratisasi dalam segala bidang pemerintahan, oleh karena itu perwujudan good governance semestinya dimulai dari pemerintah yang memiliki komitmen dalam upaya perubahan dan demokratisasi.

Filter by Year

2009 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 1 (2025): Vol 9 No 1 tahun 2025 Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Civicos Vol 8 No 2 Tahun 2024 Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Civicos Vol 8 No 1 Tahun 2024 Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Civicos Vol 7 No 2 Tahun 2023 Vol 7, No 1 (2023): Vol 7 no 1 Tahun 2023 Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Civicos Vol 7 No 1 Tahun 2023 Vol 6, No 2 (2022): Vol 6 No 2 Tahun 2022 Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Civicos Vol 6 No 2 Tahun 2022 Vol 6, No 1 (2022): Vol 6 no 1 Tahun 2022 Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Civicos Vol 6 No 1 Tahun 2022 Vol. 5 No. 2 (2021): Jurnal Civicos Vol 5 No 2 Tahun 2021 Vol 5, No 2 (2021): Volume 5 No 2 Tahun 2021 Vol 5, No 1 (2021): Volume 5 no 1 Tahun 2021 Vol. 5 No. 1 (2021): Jurnal Civicos Vol 5 No 1 Tahun 2021 Vol. 4 No. 2 (2020): Jurnal Civicos Vol 4 No 2 Tahun 2020 Vol 4, No 2 (2020): Call Paper Vol 4 no 2 Desember 2020 Vol. 4 No. 1 (2020): Jurnal Civicos Vol 4 No 1 Tahun 2020 Vol 4, No 1 (2020): Call Paper Vol 4 No 1 Juni 2020 Vol 3, No 2 (2019): vol 3 nomor 2 tahun 2019 Vol. 3 No. 2 (2019): Jurnal Civicos Vol 3 No 2 Tahun 2019 Vol 3, No 1 (2019): vol 3 nomor 1 tahun 2019 Vol. 3 No. 1 (2019): Jurnal Civicos Vol 3 No 1 Tahun 2019 Vol 2, No 2 (2018): Journal CSS Vol 2 No 2 Tahun 2018 Vol. 2 No. 2 (2018): Jurnal Civicos Vol 2 No 2 Tahun 2018 Vol. 2 No. 1 (2018): Jurnal Civicos Vol 2 No 1 Tahun 2018 Vol 2, No 1 (2018): Journal CSS Vol 2 No 1 Tahun 2018 Vol 1, No 1 (2017): Journal CSS VOL 1 NO 1 2017 Vol. 1 No. 1 (2017): Jurnal Civicos Vol 1 No 1 Tahun 2017 More Issue