cover
Contact Name
Tetep
Contact Email
tevs_gaya@yahoo.co.id
Phone
+628973170949
Journal Mail Official
jurnalcss@institutpendidikan.ac.id
Editorial Address
Jalan Pahlawan Sukagalih no.32 Tarogong Kidul, Garut
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
Journal Civics and Social Studies
ISSN : 26557304     EISSN : 26558963     DOI : https://doi.org/10.31980
Core Subject :
Jurnal Civicos (Civics and Social Studies) memiliki Scope dan Fokusnya antara lain pada bidang : 1. Pendidikan dan Pembelajaran 2. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 3. Pendidikan Politik, Hukum dan Kenegaraan 4. Pendidikan IPS – Social Studies 5. Social Science 6. Humaniora 7. Ilmu Sosial Serumpun 8. Inovasi Pembelajaran 9. Pedagogik 10. Pendidikan Karakter 11. Multicultural Issues 12. Kajian Gender 13. Multimedia Pembelajaran IPS 14. Kajian Budaya
Arjuna Subject : -
Articles 306 Documents
Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Siswa Pada Mata Pelajaran IPA Materi Gaya Melalui Penerapan Model Learning Cycle 7E Yasin
Journal Civics And Social Studies Vol. 2 No. 1 (2018): Jurnal Civicos Vol 2 No 1 Tahun 2018
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/journalcss.v2i1.288

Abstract

Latar belakang masalah dari penelitian ini adalah hasil kajian dan pengamatan langsung di SD Negeri Menteng Dalam 05 Kecamatan Tebet Jakarta Selatan, hasil kajian dan pengamatan tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran IPA masih menerapkan metode konvensional, yaitu pembelajaran pada umumnya disajikan secara verbal atau dengan cara mendikte sehingga membuat siswa pasif dan siswa tidak memiliki keterampilan IPA yaitu keterampilan proses sains siswa.Melihat latar belakang tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) perencanaan pembelajaran model Learning Cycle 7E di kelas V SD Negeri Menteng Dalam 05 Kecamatan Tebet Jakarta Selatan, (2) pelaksanaan pembelajaran model Learning Cycle 7E di kelas V SD Negeri Menteng Dalam 05 Kecamatan Tebet Jakarta Selatan, (3) peningkatan keterampilan proses sains siswa dengan menerapkan model Learning Cycle 7E di kelas V SD Negeri Menteng Dalam 05 Kecamatan Tebet Jakarta Selatan. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode penelitian tindakan kelas model Kemmis dan Mc. Taggart dengan tiga siklus atau putaran kegiatan. Subjek penelitian ini adalah kelas V SD Negeri Menteng Dalam 05 Kecamatan Tebet Jakarta Selatan yang berjumlah 26 siswa. Hasil penelitian dengan menerapkan model Learning Cycle 7E menunjukkan bahwa dengan menerapkan model Learning Cycle 7E keterampilan proses sains dapat meningkat, hal ini dapat dilihat dari analisis setiap siklusnya, yaitu pada siklus I keterampilan proses masih dalam kategori sangat kurang terampil, kemudian pada siklus II ada pada kategori kurang terampil dan siklus III ada pada kategori cukup terampil dan terampil. Keterampilan proses sains yang diukur dalam penelitian ini adalah merencanakan percobaan, menafsirkan hasil pengamatan dan menarik kesimpulan serta berkomunikasi. Berdasarkan hasil penelitian tersebut direkomendasikan kepada para guru untuk menerapkan model Learning Cycle 7E agar keterampilan proses sains dapat meningkat dengan menerapkan metode yang bervariasi.
Peningkatan Kemampuan Pemahaman Dan Keaktivan Siswa Pada Pembelajaran IPS Tentang Sumber Daya Alam Melalui Metode Pembelajaran Konstektual Suyanti
Journal Civics And Social Studies Vol. 2 No. 1 (2018): Jurnal Civicos Vol 2 No 1 Tahun 2018
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/journalcss.v2i1.289

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dari kesulitan dan hambatan yang muncul dari guru SDN Srengseng Sawah 04 Pagi mengenai pembelajaran IPS, yang mana siswa tidak dapat menghubungkan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapanya dengan kehidupan sehari-hari sebagai anggota keluarga dan masyarakat. Tindakan penelitian dilakukan dalam 2 siklus 4 pertemuan.Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, diskusi dan tes.Untuk pengolahan data menggunakan analisis deskripsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja guru dalam merancang RPP siklus 1 pertemuan 1 presentase55%,siklus I pertemuan 263%, siklus II pertemuan 170%, dan siklus II pertemuan 2 76%.Hasil kinerja guru dalam KBM siklus 1 pertemuan 1presentase58%,siklus 1 pertemuan 266%, siklus 2 pertemuan 1 73% dan siklus2 pertemuan 2 80%.Hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPS pada konsep sumber daya alam terjadi peningkatan dari tiap-tiap siklus. siklus 1 pertemuan 1 rata-rata60,32, siklus 1 pertemuan 2 rata-rata 67,26, siklus 2 pertemuan 173,87 dan siklus 2 pertemuan 2 78,39. Dengan demikian, hasil penelitian ini telah menunjukkan bahwa metode pembelajaran kontekstual dapat meniingkatkan pemahaman dan keaktivan siswa pada pembelajaran IPS tentang sumber daya alam.
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPA Materi Jenis-Jenis Pesawat Sederhana Dengan Menerapkan Metode Pembelajaran Kooperatif Teknik Jigsaw Asnita
Journal Civics And Social Studies Vol. 2 No. 2 (2018): Jurnal Civicos Vol 2 No 2 Tahun 2018
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/journalcss.v2i2.290

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya proses pembelajaran dan perolehan hasil belajar yang tidak seimbang antara aspek kognitif, afektif dan psikomotor di SD Negeri Tebet Barat 01 Kecamatan Tebet Jakarta Selatan. Subjek penelitian dilakukan di kelas V SD dengan jumlah siswa 30 orang yang terdiri dari 15 orang siswa laki-laki dan 15 orang siswa perempuan. Perbaikan di titik beratkan pada pemilihan model pembelajaran, agar model yang dipilih lebih mengutamakan keterlibatan siswa secara efektif di dalam memahami dan menerapkan konsep yang dipelajarinya, model yang dimaksud adalah model penerapan metode pembelajaran koperatif teknik jigsaw. Upaya guru dalam meningkatkan hasil belajar siswa tentang konsep jenis-jenis pesawat sederhana melalui model koperatif teknik jigsaw diawali dengan menyusun perencanaan pembelajaran yang mengacu pada KTSP 2006, pelaksanaan pembelajaran melalui alur (a) Pengungkapan pengetahuan awal, (b) Eksplorasi, (c) Diskusi dan Penjelasan konsep dan (d) Pengembangan dan Aplikasi konsep. Dari data hasil analisis terhadap pengetahuan awal siswa, terbukti bahwa pemahaman terhadap konsep jenis-jenis pesawat sederhana siswa masih sangat minim. Dalam proses pembelajaran IPA, siswa mengalami perkembangan dalam aspek keterampilan mengamati, mengkomunikasikan, berdiskusi. Sikap ilmiah siswa pun mengalami peningkatan baik selama proses pembelajaran maupun setelah proses pembelajaran diantaranya; sikap bekerja sama, dan sikap ingin tahu. Aktivitas di luar jam pelajaran dari siklus I pertemuan 1, siklus I pertemuan 2, siklus II pertemuan 1 sampai siklus II pertemuan 2 semakin berkurang dan pembelajaran semakin efektif dan tentunya menyenangkan. Pada siklus I pertemuan 1 hasil belajar siswa meningkat dengan rata-rata nilai 63,50. Pada siklus I pertemuan 2 hasil belajar siswa mengalami peningkatan dengan nilai rata-rata 70,83 dari siklus sebelumnya. Pada siklus II pertemuan 1 hasil belajar siswa mengalami peningkatan dengan nilai rata-rata 81,00 dari siklus sebelumnya. Dan siklus II pertemuan 2 rata–rata nilai 87,40. Peningkatan hasil belajar ini sebagai bukti bahwa model koperatif teknik jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar siswa tentang konsep jenis-jenis pesawat sederhana pada pembelajaran IPA di kelas V Sekolah Dasar dalam II siklus tindakan.
Meningkatkan Pemahaman Konsep Tentang Ciri-Ciri Lingkungan Yang Sehat Dan Tidak Sehat Melalui Penerapan Pendekatan Kontekstual Dermawati Samosir
Journal Civics And Social Studies Vol. 2 No. 2 (2018): Jurnal Civicos Vol 2 No 2 Tahun 2018
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/journalcss.v2i2.291

Abstract

Dalam melakukan proses pembelajaran guru dapat memilih dan menggunakan beberapa metode mengajar dari berbagai pendekatan pembelajaran yang sesuai. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas III SD Negeri Manggarai 05 Kecamatan Tebet Jakarta Selatan pada mata pelajaran IPA tentang Konsep lingkungan yang sehat dan tidak sehat melalui Penerapan Pendekatan Kontekstual. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, data yang diambil adalah siswa kelas III yaitu dengan teknik penerapan pendekatan konstekstual. Data hasil belajar IPA diambil dengan menggunakan tes, observasi baik dengan lembar penilaian maupun catatan lapangan, dan dokumentasi. Analisis data dari penilaian ini dengan cara deskriptif kualitatif, yaitu dengan cara menganalisis data perkembangan siswa dari siklus I dan II. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa. Sebelum tindakan didapat rata-rata hasil belajar siswa sebesar 58,8 dan rata-rata siklus I meningkat menjadi 70,9, rata-rata siklus II meningkat menjadi 84,0. Berdasarkan perhitungan regresi linier menunjukkan bahwa peningkatan nilai awal siswa sebesar 0.32 point atau 32 %.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran di SD Negeri Manggarai 05 Kecamatan Tebet Jakarta Selatan sebesar 0.315 point atau 31,5 %.
Penerapan Model Pembelajaran Terpadu Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Tentang Tema Kesehatan Di Kelas I Sekolah Dasar Negeri Tebet Timur 07 Kecamatan Tebet Jakarta Selatan Endang Sri Asih
Journal Civics And Social Studies Vol. 2 No. 2 (2018): Jurnal Civicos Vol 2 No 2 Tahun 2018
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/journalcss.v2i2.292

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hamper sebagian besar jumlah siswa kelas 1 SD Negeri Tebet Timur 07 Kecamatan Tebet Jakarta Selatan memperoleh nilai mata pelajaran IPS di bawah70 yang ditetapkan sebagai nilai KKM. Nilai KKM merupakan nilai yang dijadikan acuan keberhasilan tercapainya hasil belajar siswa yang diharapkan kenyataan ini menuntut adanya perbaikan hasil pembelajaran. Pembelajaran yang biasa dilakukan oleh guru yaitu dengan cara menyampaikan setiap mata pelajaran masih terpisah pisah walaupun sudah memakai RPP Tematik Guru menyampaikan pelajaran kebanyakan Calistung (menulis, membaca dan menghitung). Pembelajaran diperbaiki dengan menerapkan Model Pembelajaran Terpadu untuk meningkatkan hasil pembelajaran Tema Kesehatan mengenai Rumah Sehat. Dengan tujuan untuk mengetahui rencana pelaksanaan pembelajaran, aktivitas guru dan siswa, serta hasil belajar siswa. Untuk melaksanakan model pembelajaran terpadu diperlukan perencanaan pelaksanaan pembelajaran. Penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran dimulai dengan menyusun jarring laba-laba yang berfungsi untuk melihat keterkaitan antara kompetensi dasar dalam setiap mata pelajaran. Selain itu jarring laba-laba untuk memudahkan penelitian menentukan indicator pencapaian hasil belajar siswa, model pembelajaran terpadu siswa belajar tidak di kelas saja melaikan siswa belajar di luar kelas, gunanya untuk pembelajaran dimulai dari yang kongkrit ke abstak. Peneliti mencoba melakukan perbaikan melalui penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 2 siklus 4 pertemuan. Setiap siklus melalui tahap perencanaan, pelaksanaan ,observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan observasi Dalam hasil penelitian ditemukan adanya peningkatan hasil pembelajaran IPS dengan tema kesehatan dengan menerapkan pembelajaran terpadu. Hal ini tampak pada proses kegiatan pembelajaran Tema Kesehatan (Rumah sehat) yang telah dilakukan pada ketiga siklus tindakan, yaitu siswa lebih aktif dalam kegiatan diskusi baik kelompok maupun diskusi kelas. Siswa berani berbicara dan menjawab pertanyaan, perhatian siswa terhadap prestasi hasil diskusi kelompok meningkat. Hasil pembelajaran siswa meningkat dibuktikan dengan nilai hasil yang diperoleh siswa telah sesuai dengan nilai KKM yang ditentukan. Hanya beberapa orang siswa yang memperoleh nilai di bawah KKM.
eningkatkan Hasil Belajar Siswa Tentang Konsep Perubahan Benda Dengan Menggunakan Metode Penemuan Terbimbing Jasmi
Journal Civics And Social Studies Vol. 2 No. 2 (2018): Jurnal Civicos Vol 2 No 2 Tahun 2018
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/journalcss.v2i2.293

Abstract

Penelitian penggunaan metode penemuan terbimbing adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan siswa kelas VI SD Negeri Lenteng Agung 11 Kecamatan Jagakarsa Jakarta Selatan pada konsep Faktor Penyebab Perubahan Benda yang rata-rata di bawah 6, rendahnya hasil belajar tersebut karena siswa sulit memahami materi Faktor Penyebab Perubahan Benda yang selama ini hanya menggunakan metode ceramah. Dengan metode penemuan terbimbing diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan teknik kualitatif. Hasil penelitian setelah dianalisis menunjukkan bahwa tes hasil belajar pada Siklus I dilanjutkan dengan Siklus II mengalami peningkatan. Siklus I P1 yaitu 67,06%, siklus I P2 yaitu 70%, siklus II P1 77,06% dan siklus II P2 82,35%. Target yang ingin dicapai sebelumnya adalah 75%. Hasil yang dicapai pada siklus terakhir adalah 82,35%. Hal ini menunjukan bahwa pembelajaran dengan menggunakan metode penemuan terbimbing dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Penerapan Metode Penemuan Terbimbing dapat meningkatkan hasil belajar IPA pada pada Konsep Faktor Penyebab Perubahan Benda di Kelas VI SD Negeri Lenteng Agung 11 Kecamatan Jagakarsa Jakarta Selatan.
Penerapan Pendekatan Inkuiri Untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Siswa Dalam Konsep Benda-Benda Langit Di Kelas I Sekolah Dasar Negeri Jagakarsa 14 Pagi N. Nunung
Journal Civics And Social Studies Vol. 2 No. 2 (2018): Jurnal Civicos Vol 2 No 2 Tahun 2018
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/journalcss.v2i2.294

Abstract

Implementasi pembelajaran inkuiri terbimbing diketahui melalui data observasi sedangkan efektivitas implementasi pembelajaran inkuii terbimbing serta peningkatan keterampilan proses sains diketahui pre tes dan pos tes dengan menggunakan tes pemahaman KPS sebanyak 12 soal dan data observasi. Berdasarkan pengolahan dan analisis data diperoleh informasi bahwa implementasi pembelajaran inkuiri terbimbing melalui kegiatan praktikum dapat meningkatkan keterampilan proses sains. Begitu pula berdasarkan pengolahan data observasi eterampilan proses sains siswa saat pembelajaran mengalami kenaikan. Kesimpulannya sesuai dengan rumusan masalah yaitu rencana pembelajaran IPA dengan menggunakan keterampilan proses siswa melalui pendeklatan inkuiri dalam konsep benda-benda langit di kelas I SD Negeri Lenteng Agung 11 Kecamatan Jagakarsa Jakarta Selatan, meningkatkan aktivitas siswa kelas I melalui pendekatan inkuiri dalam pembelajaran sains terhadap konsep benda-benda langit, mengupayakan hasil belajar siswa melalui pendekatan inkuiri dalam pembelajaran sains melalui konsep benda-benda langit kelas I di SD Negeri Lenteng Agung 11 Kecamatan Jagakarsa Jakarta Selatan.Saran dengan pembelajaran inkuiri terbimbing maka penelitian ini dapat meningkatkan kualitas pembelajaran sains dengan gambaran meningkatnya IPK siswa.
Meningkatkan Pembelajaran Gerak Dasar Dribbling Dengan Kaki Bagian Dalam Dan Luar Dalam Sepak Bola Melalui Permainan Zig-Zag Pada Siswa Kelas VI SD Negeri Srengseng Sawah 11 Pagi Sunaryo
Journal Civics And Social Studies Vol. 2 No. 2 (2018): Jurnal Civicos Vol 2 No 2 Tahun 2018
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/journalcss.v2i2.295

Abstract

Berdasarkan observasi di lapangan, hasil tes praktek dribbling dengan kaki bagian dalam dan luar pada Siswa SD Negeri Srengseng Sawah 11 Pagi Kecamatan Jagakarsa Jakarta Selatan masih kurang maksimal. Adapun yang melatar belakangi permasalahan tersebut adalah disebabkan karena kelengkapan sarana dan prasarana yang mampu mendukung anak untuk memaksimalkan kemampuannya dalam permainan sepak bola tidak tersedia hal tersebut juga diakibatkan karena praktek pembelajaran yang kurang berjalan dengan baik, mungkin karena hal itu yang mengakibatkan anak kurang dapat melakukan keterampilan dalam permainan sepak bola. Karena fakta diatas peneliti berpikiran untuk memperbaiki pembelajaran melalui permainan guna meningkatkan gerak dasar dribbling dimana permainan yang digunakan yaitu permainan zig-zag. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perencanaan pembelajaran, bagaimana kinerja guru dalam melaksanakan proses pembelajaran, untuk mengetahui aktivitas siswa dan peningkatan hasil belajar dribbling dengan kaki bagian dalam dan luar melalui permainan zig-zag dengan penilaian yang dilakukan pada akhir pembelajaran. Penilaian proses pembelajaran dilakukan dengan observasi, wawancara, dan aktivitas anak yang meliputi aspek antusias, disiplin, dan kerjasama. Sedangkan tes akhir dilakukan dengan tes praktik melakukan dsribbling pada pembelajaran sepakbola. Pelaksanaan kinerja guru mengalami peningkatan dari pertemuan I sampai pertemuan IV. Peningkatan tersebut dapat dilihat dari persentase setiap siklusnya selama penggunaan permainan dribblingpada pembelajaran sepakbola.
THE EFFECTIVENESS OF USING VIDEO TUTORIAL TO IMPROVING LEARNING MOTIVATION OF CIVIC EDUCATION ( Ulpa Dwi Martiani; Tetep
Journal Civics And Social Studies Vol. 2 No. 2 (2018): Jurnal Civicos Vol 2 No 2 Tahun 2018
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/journalcss.v2i2.296

Abstract

Era globalisasi telah menyebabkan pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, termasuk dalam dunia pendidikan dan pembelajaran. PKn merupakan salah satu mata pelajaran yang masih dianggap jenuh, oleh karena itu perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi pendukung bagaimana pembelajaran PKn menjadi lebih menarik. Media video tutorial merupakan salah satu sarana yang efektif untuk menyampaikan pesan pembelajaran PKn. Dalam penelitian ini tujuan utama yang penulis ulas adalah motivasi belajar dan penggunaan media video tutorial serta efektivitasnya dalam pembelajaran PKn di SMA Negeri 19 Kabupaten Garut. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian One Group Pretest-Posttest Desig pada siswa kelas X MIPA 6. Hasil analisis data uji hipotesis menggunakan uji uji t dengan (Ha) penelitian diterima, artinya jika nilai PKn Kelas X pelajaran lebih dari 70 maka terdapat peningkatan yang signifikan efektivitas penggunaan video tutorial sebagai media pembelajaran dalam meningkatkan motivasi belajar siswa, diperkuat dengan rata-rata hasil tes meningkat, sebelum menggunakan video tutorial pretest = 39,80 setelah penggunaan posttest = 73,47. Uji koefisien korelasi mempunyai hubungan yang signifikan dengan (r) = 0,809 artinya tingkat hubungan kedua variabel “Sangat Tinggi”, koefisien determinasi (d) = 65,5% dapat dikatakan penggunaan media video tutorial mempunyai pengaruh terhadap peningkatan motivasi belajar siswa sebesar 65,5% sisanya 34,5% dipengaruhi oleh variabel lain. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa media video tutorial sebagai media pembelajaran PKn dapat meningkatkan motivasi belajar siswa di SMA Negeri 19 Kabupaten Garut. Sehingga diharapkan guru dapat memanfaatkan berbagai media pembelajaran untuk meningkatkan motivasi belajar siswa.
Penerapan Model Cooperative Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPA Materi Perpindahan Energi Panas Dan Listrik Dra. Indah Nurhayati
Journal Civics And Social Studies Vol. 2 No. 2 (2018): Jurnal Civicos Vol 2 No 2 Tahun 2018
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/journalcss.v2i2.297

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).Beranjak dari hal tersebut maka permasalahan yang dicoba diatasi melalui penelitian ini adalah implementasi model pembelajaran cooperative learning untuk meningkatkan hasil belajar siswa sehingga pembelajaran bermakna bagi siswa.Subjek penelitian adalah siswa kelas IV sebanyak 30 orang siswa Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun pelajaran 2017/2018.Penelitian dilakukan dalam dua siklus 4 pertemuan. Siklus pertama dan kedua terdiri dari perencanaan, pelaksanaan dan observasi, refleksi dan tindak lanjut. Data penelitian diperoleh melalui observasi, tes, diskusi dan dokumentasi kegiatan pembelajaran. Data hasil penelitian dianalisis, diolah, dideskripsikan, didiskusikan dan dikaji ulang bersama-sama guru mitra, kemudian direfleksi sebagai bahan pertimbangan pada tindakan selanjutnya.Hasil penelitian diperoleh bahwa hasil belajar siswa tentang sumber daya alam melalui pembelajaran kontekstual dalam pembelajaran IPA di kelas IV dapat meningkat dengan baik. Siklus I Pertemuan 1 sebesar 61,33 dengan ketuntasan belajar 63,33%. Siklus I Pertemuan 2 sebesar 64,28 dengan ketuntasan belajar 76,67%. Siklus II Pertemuan 1 sebesar 79 dengan ketuntasan belajar 86,67%. Dan Siklus II Pertemuan 2 sebesar 85,71 dengan ketuntasan belajar 96,67%.

Filter by Year

2009 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 1 (2025): Vol 9 No 1 tahun 2025 Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Civicos Vol 8 No 2 Tahun 2024 Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Civicos Vol 8 No 1 Tahun 2024 Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Civicos Vol 7 No 2 Tahun 2023 Vol 7, No 1 (2023): Vol 7 no 1 Tahun 2023 Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Civicos Vol 7 No 1 Tahun 2023 Vol 6, No 2 (2022): Vol 6 No 2 Tahun 2022 Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Civicos Vol 6 No 2 Tahun 2022 Vol 6, No 1 (2022): Vol 6 no 1 Tahun 2022 Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Civicos Vol 6 No 1 Tahun 2022 Vol. 5 No. 2 (2021): Jurnal Civicos Vol 5 No 2 Tahun 2021 Vol 5, No 2 (2021): Volume 5 No 2 Tahun 2021 Vol. 5 No. 1 (2021): Jurnal Civicos Vol 5 No 1 Tahun 2021 Vol 5, No 1 (2021): Volume 5 no 1 Tahun 2021 Vol. 4 No. 2 (2020): Jurnal Civicos Vol 4 No 2 Tahun 2020 Vol 4, No 2 (2020): Call Paper Vol 4 no 2 Desember 2020 Vol 4, No 1 (2020): Call Paper Vol 4 No 1 Juni 2020 Vol. 4 No. 1 (2020): Jurnal Civicos Vol 4 No 1 Tahun 2020 Vol 3, No 2 (2019): vol 3 nomor 2 tahun 2019 Vol. 3 No. 2 (2019): Jurnal Civicos Vol 3 No 2 Tahun 2019 Vol 3, No 1 (2019): vol 3 nomor 1 tahun 2019 Vol. 3 No. 1 (2019): Jurnal Civicos Vol 3 No 1 Tahun 2019 Vol 2, No 2 (2018): Journal CSS Vol 2 No 2 Tahun 2018 Vol. 2 No. 2 (2018): Jurnal Civicos Vol 2 No 2 Tahun 2018 Vol. 2 No. 1 (2018): Jurnal Civicos Vol 2 No 1 Tahun 2018 Vol 2, No 1 (2018): Journal CSS Vol 2 No 1 Tahun 2018 Vol 1, No 1 (2017): Journal CSS VOL 1 NO 1 2017 Vol. 1 No. 1 (2017): Jurnal Civicos Vol 1 No 1 Tahun 2017 More Issue