cover
Contact Name
Muhammad Luthfi Hamzah
Contact Email
muhammadluthfihamzah@gmail.com
Phone
+6282386056915
Journal Mail Official
ceej.yrpi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Amanah, Kec. Marpoyan Damai, Pekanbaru, Riau - Indonesia
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ)
ISSN : 27159868     EISSN : 27159752     DOI : -
CEEJ is a journal for the development and application of science and technology that includes publication of the results of community service activities, models or concepts or their implementation in the context of increasing community participation in development, community empowerment or the implementation of community service. The scope and focus of this journal covers Human development, education and national competitiveness, Poverty alleviation based on local resources, Management of Wisdom and Rural Areas, Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, and MSMEs, Development of environmental technology, Health, nutrition, tropical diseases, and herbal medicines, arts, literature and culture, as well as national integration and social harmony. The CEEJ Journal is published twice a year, every January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 578 Documents
Literasi Keuangan Kepada Milenial Dalam Cerdas Finansial Melalui Pelatihan Dan Pendampingan Trading Saham Syariah Roza Linda; Nanda Suryadi
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 1 (2021): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v3i1.496

Abstract

Salah bentuk kecerdasan finansial adalah memilih investasi yang tepat dan menghasilkan keuntungan secara konsisten. Salah satu bentuk investasi yang bisa dilakukan oleh generasi milenial adalah investasi di pasar modal khususnya saham syariah. Sosialisasi dan edukasi investasi pada generasi melenial perlulah dilakukan sejak dini agar generasi milenial tidak terjerumus dalam investasi illegal atau invetasi bodong. Pembekalan literasi keuangan melalui pelatihan akan dapat membentuk budaya pada generasi milenial sehingga setiap generasi milenial memiliki karakter yang terbiasa untuk menabung dan berinvestasi. Kemudahan investasi di Pasar Modal sangat cocok dengan lingkungan generasi milenial yag tidak terlepas dari gawai dan smartphone. Salah satu pilihan investasi yang cocok untuk generasi milenial adalah inevstasi di saham syariah. Indonesia dengan mayortitas muslim terbesar di dunia membuka peluang perkembangan industri pasar modal syariah. Pasar Modal Syariah juga memberikan kesempatan kepada investor muslim maupun non muslim untuk berinvestasi sesuai dengan prinsip syariah sehingga memerikan keyakinan atas transaksi halal pada investasi.kegiatan literasi ini di lakukan satu hari dan pendampingan nya selama 2 minggu melalui media Zoom dan Wa grup . hasil dari kegiatan ini adalah Para perserta termotivasi berivestasi di saham syariah sekitar 66 orang (65,3%) dan yang bersedia mengikuti keberlajutan pelatihan dan pendampingan saham syariah 60 orang (53,6%). Setelah berakhirnya kegiatan pengabdian masyarakat, peserta pelatihan  memiliki wawasan dan pengatahuan bagaimana manfaat yang bisa diperoleh dengan berinvestasi di saham syariah. Keywords:,Milenial Cerdas, Trading Saham Syariah
Pengabdian Masyarakat Melalui Penyuluhan Upaya Pencegahan Penyakit Diabetes Melitus Di Kelurahan Antang Kecamatan Manggala Kota Makassar Syaipuddin Syaipuddin; Sitti Nurbaya
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 1 (2021): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v3i1.513

Abstract

Diabetes merupakan penyakit kronis, yang terjadi apabila pankreas tidak menghasilkan insulin yang adekuat, atau ketika tubuh tidak dapat secara efektif menggunakan insulin yang diproduksinya. Hal ini mengakibatkan terjadinya peningkatan konsentrasi glukosa dalam darah yang dikenal dengan istilah hiperglikemia. Tingginya kadar gula darah penyebab diabetes melitus dapat terjadi karena kurangnya hormon insulin ataupun tidak tercukupinya hormon insulin karena tubuh tidak dapat menggunakannya secara optimal (resistensi insulin). Kedua hal tersebut dapat terjadi secara tunggal atau kombinasi Di Kota Makassar, menurut data Dinas Kesehatan Kota Makassar pada tahun 2009 penyakit DM menempati peringkat lima dari sepuluh penyebab utama kematian yaitu sebanyak 65 kasus. Angka kejadian penyakit ini terus mengalami peningkatan yang cukup tajam. Pada tahun 2011 ditemukan sebanyak 5700 kasus dan melonjak pada tahun 2012 sebanyak 7000 kasus (Dinkes Kota Makassar, 2018). Fenomena ini menggambarkan bahwa pengendalian perilaku DM pada penyandang diabetes khususnya di kota Makassar belum optimal dilakukan.. Kata Kunci: Diabetes Mellitus, Upaya Pencegahan, Kelurahan Antang
Sosialisasi Supporting Pencegahan Kekerasan Seksual pada Anak Remaja melalui Komunikasi yang Baik antar Orang Tua & Anak Remaja di Lingkungan Pondok Ungu Permai dan Kampung Dua Khofifah Dwi Lestari; Laras Oksa Milandia; Rinda Pangestuti
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 2 (2022): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v3i2.444

Abstract

Masa remaja merupakan masa dengan rentang usia 10 sampai 24 tahun, merupakan fase transisi dari masa kanak-kanak (dependen) menuju dewasa (mandiri) dan normal terjadi dalam kehidupan manusia. Pada masa ini seorang remaja akan melalui banyak perkembangan dan pertumbuhan untuk menemukan jati diri dan jati dirinya. Berbagai perubahan akan terjadi mulai dari lingkungan psikologis, fisik (pubertas) dan sosial. Komunikasi harus dibangun sejak dini, hal ini bertujuan untuk menciptakan hubungan yang baik antara orang tua dan anak agar tercipta hubungan yang harmonis. Bagi keluarga yang memiliki masalah dengan karakteristik keluarga yang tidak sesuai dan anak yang membutuhkan pengobatan, masalah keluarga harus diselesaikan terlebih dahulu. Bagi keluarga yang dapat mengasuh anak dengan baik dan memiliki pengetahuan yang cukup untuk membekali dan melindungi anak dari kekerasan dan penganiayaan anak, komunikasi antara orang tua dan anak sangat diperlukan. Metode yang digunakan adalah melalui sosialisasi, observasi lapangan, wawancara, pembuatan What'sApp Group. sosialisasi, webinar, pembuatan poster dan diskusi. Hasil dari kegiatan ini adalah pemahaman yang lebih baik tentang pencegahan kekerasan seksual. Kata kunci: Sosialisasi, Pencegahan kekerasan seksual pada anak Remaja, Komunikasi baik
Supporting Pencegahan Kekerasan Seksual di Desa Duren Jaya dan Perum Antariksa Permai Firdaus Wijayanto; Hafizh Maulana Akmal; Rinda Pangestuti
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 2 (2022): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v3i2.446

Abstract

Kejahatan kekerasan seksual yang tidak surut oleh perkembangan jaman, kemajuan teknologi, dan kemajuan pola pikir manusia, menjadi salah satu kejahatan yang sangat meresahkan. Di Indonesia kasus kekerasan seksual setiap tahun    mengalami    peningkatan,    korbannya    bukan    hanya    dari    kalangan    dewasa    saja    sekarang  sudah  merambah  ke  remaja,  anak-anak   bahkan   balita. Pada kesempatan ini penulis ingin mengabdikan diri pada masyarakat melalui program “Supporting Pencegahan Kekerasan Seksual”. Pelaksanaan kegiatan program pengabdian dilaksanakan di Perum Antariksa Permai RT 002 RW 020 Desa Bojong Nangka, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor dan di Desa Duren Jaya RT 04/03, Kabupaten Bekasi. Metode ini dipaparkan secara online kepada masyarakat melalui WAG (WhatsApp Grup). Setelah dilaksanakan program PENGABDIAN baik dari kegiatan petama, kedua, hingga ketiga masyarakat khususnya anak-anak dan remaja bisa memahami jenis-jenis kekerasan seksual dan cara mencegahnya apa bila terjadi kepada mereka atau di lingkungan sekitar, kemudian diharapkan orang tua dan warga juga turut andil dalam menjaga lingkungan masyarakat yang aman bagi anak-anak dan remaja agar terhindar dari kekerasan seksual. Kekerasan seksual merupakan kasus yang tidak memandang gender dan usia, baik itu perempuan maupun laki-laki dan juga bagi orang dewasa maupun anak-anak, maka dari itu pendidikan seks untuk anak seharusnya tidak ditunda, kita perlu memberikan pemahaman sejak dini sehingga anak-anak dan remaja memiliki pengetahuan tentang hal-hal apa yang perlu dia persiapkan bagi dirinya, termasuk risiko-risiko yang akan diterima ketika mengalami masalah kekerasan seksual      Kata Kunci: Pengabdian Masyarakat, Supporting Pencegahan Kekerasan Seksual
Stop Kekerasan Seksual pada Perempuan dan Anak di Kampung Purwajaya, Desa Kondang Jaya dan Kelurahan Kayuringin Jaya Putri Widyawati; Nur Indriyati; Rahmawati Rahmawati; Rinda Pangestuti
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 2 (2022): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v3i2.447

Abstract

Kasus kekerasan seksual terhadap anak meningkat selama pandemi Covid-19 (Bintang, 2021). Bukan hanya anak, jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan juga turut memprihatinkan. Dalam rangka kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam program Supproting Pencegahan Kekerasan Seksual pada Perempuan dan Anak di Kampung Purwajaya, Desa Kondang Jaya dan Kelurahan Kayuringin Jaya untuk mendapatkan pembelajaran mengenai cara agar mengenal perilaku kekerasan seksual, dan dapat menghindari serta mencegah kekerasn seksual terutama pada anak usia dini. Adapun kegiatan yang kami lakukan adalah sosialisasi dalam rangka peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan kekerasan seksual secara verbal maupun non-verbal, pembuatan dan penempelan poster dan banner dilingkungan tempat tinggal, webinar pencegahan kekerasan seksual. Metode pelaksanaan secara hybrid yakni online dan offline untuk menjaga protokol kesehatan selama pandemic Covid-19. Secara umum, hasil dari kegiatan kami adalah memberikan dampak positif agar masyarakat dapat mengaplikasikanya secara mandiri. Kata kunci: Pengabdian Kepada Masyarakat, Pencegahan Kekerasan Seksual, edukasi, Sosialisasi
Pengabdian Masyarakat Melalui Pelaksanaan Rolling Massage Dan Pemberian Minyak Aromaterapi Lavender Pada Ibu Nifas Untuk Meningkatkan Produksi ASI Di PMB Deliana Eka Maya Saputri; Juli Selvi Yanti
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 2 (2022): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v3i2.837

Abstract

Massage rolling (punggung) yaitu salah satu terapi relaksasi yang bertujuan untuk menstimulasi saraf pusat hingga dapat meningkatkan produksi ASI khususnya pada ibu post partum dan dapat memberikan kenyamanan dan rileksasi pada ibu setelah persalinan. Tindakan massage rolling (punggung)dapat memengaruhi hormone prolaktin yang berfungsi sebagai stimulus produksi ASI pada ibu selama menyusui,  sedangkan  kandungan lavender adalah linalyl asetat dan linalool dimana Linalool merupakan kandungan aktif utama pada lavender yang berperan pada efek anti cemas (relaksasi). Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat terutama ibu nifas dan menyusui tentang rolling massage dan pemberian minyak aromaterapi lavender untuk melancarkan Produksi ASI. Pengabdian dilaksanakan di PMB Deliana pada bulan bulan Januari – April 2022 yang akan menjadi objek dalam Pengabdian kepada masyarakat ini adalah Ibu Nifas hari ke 4 yang ASInya tidak lancar. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan 2 tahapan yaitu pemberian informasi dan pelaksanaan massage rolling dengan pemberian minyak aromaterapi lavender pada ibu nifas. Dimana  setelah dilakukan Edukasi tentang pentingnya massage roliing dengan menggunakan minyak lavender, pengetahuan ibu dan keluarga menjadi meningkat ini dapat dilihat dari antusiasnya ibu dan keluarga untuk melakukan diskusi ataupun tanya jawab  dan dalam pelaksanaan keterampilan untuk massage rolling sehingga memberikan nilai yang positif bagi penulis. Kata Kunci: Rolling Massage, Minyak Terapi, Ibu Nifas
Pemberdayaan Ayah ASI Melalui Pelatihan Pijat Oksitosin Untuk Meningkatkan Produksi ASI Pada Ibu Nifas Risa Pitriani; Rika Andriyani
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 2 (2022): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v3i2.838

Abstract

ASI Eksklusif mengalami penurunan setiap tahunnya. Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) memperlihatkan terjadinya penurunan prevalensi ASI eksklusif dari 32% pmenjadi 27%. Menurut Riset Kesehatan dasar menjelaskan bahwa cakupan ASI eksklusif masih belum maksimal hanya mencapai 30,2%. Menurut Profil Kesehatan Indonesia pada jumlah ASI eksklusif di Indonesia dari lebih dari tiga juta bayi yang ada di 34 provinsi di Indonesia, terdapat sekitar satu juta bayi saja yang mendapat ASI eksklusif dengan persentase 55,7%. Angka tersebut membuktikan bahwa target 80% cakupan ASI eksklusif masih sangat jauh dari kenyataan. Produksi ASI  dirangsang oleh pengosongan payudara dan berlaku prinsip suplly and demand, sehingga semakin banyak ASI dikeluarkan, maka semakin banyak ASI  yang dikeluarkan. Pijat oksiton merupakan salah satu cara untuk dapat memperbanyak dan memperlancar produksi ASI. Tujuan kegiatan ini diharapkan kepada para ayah dapat melakukan pijat oksitosin pada istrinya yang memiliki bayi untuk memperlancar ASI. Tahapan metode pengabdian, yaitu: 1) Mengadakan penyuluhan dengan tujuan meningkatkan pengetahuan pada Kader dan Ayah ASI, kader yang ikut pada penyuluhan ada 6 orang, untuk ayah ASI atau yang memiliki bayi yang berusia 0-6 bulan yang berada pada RW 11 ada 10 orang, 2) Mengadakan pelatihan dengan dibantu oleh terapis terlatih yang mempunyai sertifikat pelatihan massase, dan 3) Melakukan Pembinaaan yang dilakukan melalui pertemuan rutin di posyandu , pemantauan dimaksudkan untuk mengamati kegiatan yang dilakukan kader terhdap para suami, dan evaluasi melihat hasil yang dilakukan terhadap keberhasilan pemberian ASI apakah sudah berhasil yang di pantau secara langsung oleh kader yang berada di RW 11. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 7-16 Februari 2022. Diharapkan pada kader membuat posko/pokok Ayah ASI untuk konsultasi atau memberikan edukasi terhadap Ayah ASI yang lain. Kata  Kunci : Pijat Okitosin, Ayah ASI, Produksi ASI, Ibu Nifas
Sosialisasi Dan Pelatihan Massage Untuk Mengurangi Nyeri Persalinan Pada Ibu Hamil Trimester III Di PMB Deliana Juli Selvi Yanti; Eka Maya Saputri
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 2 (2022): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v3i2.839

Abstract

Effluarage massage merupakan salah satu metode pemijatan untuk mengurangi nyeri selama persalinan yang terdaftar dalam Summary of pain relief measures during labor, dimana pada kala I fase laten (pembukaan 0-3 cm) dan fase aktif (pembukaan 4-7 cm) aktivitas yang bisa dilakukan oleh ibu dan pendamping saat bersalin adalah effleurage. Effleurage adalah pijatan ringan dengan menggunakan jari tangan, biasanya pada perut, seirama dengan pernapasan saat kontraksi. Effleurage dapat dilakukan oleh ibu bersalin sendiri atau pendamping persalinan selama kontraksi berlangsung. Massage ini sebaiknya telah diajarkan pada ibu hamil dan pendamping persalinan sejak ibu dalam masa kehamilan. Tujuan Pengabdian Masyarakat ini Untuk menambah pengetahuan dan keterampilan  ibu hamil trimester III dan pendamping persalinan tentang Effleurage massage. Pengabdian dilaksanakan di PMB Deliana pada bulan Juni 2022 yang akan menjadi objek dalam pengabdian masyarakat adalah ibu hamil TM 3 beserta pendamping persalinan. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat  ini dengan cara memberikan informasi dan keterampilan ibu hamil TM 3 beserta pendamping. Hasil dari pengabdian ini yaitu ibu hamil dan pendamping memahami dan mengerti tentang efflueurage massage dan akan menerapkan efflueurage massage saat proses persalinannya. Simpulan dari kegiatan ini yaitu Ibu hamil dan pendamping berjanji akan melaksanakan effleurage massage pada saat persalinan nantinya demi untuk memberikan rasa kenyamanan dalam menghadapi nyeri persalinan Kata kunci : sosialisasi,Pelatihan, Effleurage Massage, Ibu Hamil, Pendamping persalinan
Pemberian Buah Kurma Pada Ibu Hamil Sebagai Upaya Peningkatan Kadar Haemoglobin Miratu Megasari; Ani Triana
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 2 (2022): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v3i2.847

Abstract

Berdasarkan pengalaman penulis saat memberikan bimbingan kepada mahasiswa kebidanan yang praktik di poliklinik kebidanan, masih ada ibu hamil yang tidak mengkonsumsi tablet penambah darah karena efek samping dari tablet tersebut adalah mual, BAB berwarna hitam. Sehingga ibu malas mengkonsumsi tablet penambah darah. Hasil penelitian yang dilakukan oleh Megasari (2020) mengenai pemberian kurma pada ibu hamil dengan anemia ringan ditemukan bahwa rata-rata kadar hemoglobin ibu hamil sebelum diberikan kurma adalah 9,17 gr% dengan standar deviasi 0,83gr%. Sedangkan rata-rata kadar hemoglobin ibu hamil setelah diberi kurma adalah 10,15gr% dengan standar deviasi 0,800 gr%. Selisih nilai sebelum dan sebelum diberi buah adalah -0,983 dengan standar deviasi 0,278. Hasil uji statistik nilai 0,001 artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara kadar Hb sebelum dan sebelum diberikan kurma. Pemberian kurma pada ibu hamil sebagai upaya peningkatan kadar hemoglobin sudah terbukti secara ilmiah, oleh karena itu perlu dilakukan pengabdian kepada masyarakat dengan menyasar kelompok ibu hamil trimester pertama yang mengalami anemia ringan dan akan ditawari kurma selama 3 bulan di Arrabih Pratama Klinik. Setelah memberikan ilmu dan menawarkan kurma kepada 10 ibu hamil, terjadi perubahan dan peningkatan kadar hemoglobin berkisar 0,5-1,5 g%. Diharapkan dapat menyajikan kurma yang dapat digunakan sebagai metode asuhan kebidanan pada ibu hamil untuk pencegahan anemia. Kata kunci: Kurma, Anemia Ringan, Ibu Hamil
Pelatihan Kader Untuk Pendampingan Ibu Hamil Dalam Deteksi Dini Komplikasi Kehamilan Di Masa Pandemi Covid 19 Ani Triana; Miratu Megasari
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 2 (2022): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v3i2.849

Abstract

Angka kematian ibu di provinsi Riau mengalami peningkatan, komplikasi pada proses kehamilan, persalinan dan nifas merupakan salah satu penyebab kematian ibu dan kematian bayi. Kader merupakan sosok yang paling dekat dengan masyarakat untuk memberikan informasi, bimbingan dan dukungan kepada ibu hamil dan keluarga. Kondisi pandemi saat ini ibu hamil takut untuk melakukan pemeriksaan sehingga kader hanya berfokus mendata bayi dan balita dan kurang memberikan informasi kesehatan kepada ibu-ibu hamil, sehingga para kader tidak mengetahui cara pendampingan kepada ibu hamil dalam deteksi dini komplikasi kehamilannya. Tujuan kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader, serta terbentuknya terbentuknya tim pendampingan pada ibu-ibu hamil dalam Deteksi Dini Komplikasi Kehamilan di Masa Pandemi COVID-19. Metode kegiatan dalam hal ini adalah pelatihan dengan perpaduan teori dan praktik serta diskusi dan ujian praktik. Hasil kegiatan dari  4 orang kader pada saat pre test terdapat 3 kader yang mampu menjawab pertanyaan tim dengan baik, namun setelah dilakukan post test semua kader mampu menjawab pertanyaan. Pada kegiatan simulasi seluruh kader mampu melakukan pendampingan pada ibu hamil. Disimpulkan bahwa telah terbentuk tim pendampingan pada ibu hamil. Perlu dukungan dari Puskesmas untuk menggiatkan program pendampingan pada ibu hamil dan pendekatan kepada ibu serta keluarga. Kata  Kunci : Pelatihan, kader, deteksi dini, kehamilan, COVID-19

Page 10 of 58 | Total Record : 578


Filter by Year

2020 2025