cover
Contact Name
Muhammad Luthfi Hamzah
Contact Email
muhammadluthfihamzah@gmail.com
Phone
+6282386056915
Journal Mail Official
ceej.yrpi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Amanah, Kec. Marpoyan Damai, Pekanbaru, Riau - Indonesia
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ)
ISSN : 27159868     EISSN : 27159752     DOI : -
CEEJ is a journal for the development and application of science and technology that includes publication of the results of community service activities, models or concepts or their implementation in the context of increasing community participation in development, community empowerment or the implementation of community service. The scope and focus of this journal covers Human development, education and national competitiveness, Poverty alleviation based on local resources, Management of Wisdom and Rural Areas, Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, and MSMEs, Development of environmental technology, Health, nutrition, tropical diseases, and herbal medicines, arts, literature and culture, as well as national integration and social harmony. The CEEJ Journal is published twice a year, every January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 879 Documents
Program Pencegahan Kekerasan Seksual pada Anak dan Remaja di Desa Srimahi, Taman Rahayu dan Bantar Gerbang Alfia Khairunnisa; Siti Aisyah; Sukma Dina; Rinda Pangestuti
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 1 (2021): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v3i1.452

Abstract

Maraknya pemberitahuan terkait kekerasan sesksual pada anak dan wanita menunjukan angka yang tinggi dan pada setiap tahunnya terus meningkat.Oleh karena itu,kita perlu mengadakan sosialisasi,edukasi dan memberikan tips dan trik mengenai upaya pencegahan kekerasan seksual pada anak dan wanita.Kekerasan seksual bisa terjadi dimanapun baik dikota maupun di perkampuangan baik kekerasan seksual verbal maupun nonverbal,hal ini dikhawatirkan terjadi diwilayah Desa Srimahi,Tamanrahayu dan Bantar gebang yang memiliki jumlah anak remaja dan wanita yang luamayan banyak. Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) yang diaplikasikan dalam kehidupan bermasyarakat. Metode yang digunakan adalah melalui obervasi lapangan, wawancara, pembuatan What’sApp Group. sosialisasi, webinar, pembuatan poster, serta diskusi. Hasil dari kegiatan ini ternyata masyarakat antuasias dan menganggap ini adalah bentuk kegiatan yang menarik dan sangat bermanfaat. Kata kunci : Kekerasan Seksual, Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS)
Melaksanakan Bisnis Wirausaha Sosial Pada Organisasi Nirlaba Mulawarman Awaloedin
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 1 (2021): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v3i1.517

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini di rancang untuk memberikan layanan kepada masyarakat menengah bawah dalam bentuk layanan pendidikan non formal, santunan, dan bantuan pasca bencana alam. Adapun layanan pendidikan non formal yang baru dilaksanakan adalah pendidikan membaca Al Quran, berlatih matematika veda, serta memberikan santunan dan bantuan pasca bencana. Kegiatan dipusatkan di Jalan Persahabatan Timur, Jakarta Timur dengan jangkauan Jakarta, Bekasi dan Tanjung Pinang. Dampak positif dari kegiatan ini adalah para peserta dari kalangan dewasa menjadi lebih sering berinteraksi dengan Al-Qur’an, dan termotivasi untuk terus belajar meskipun usia sudah tidak muda lagi. Sedangkan untuk remaja yang belajar menghitung cepat, mampu menyelesaikan soal-soal ujian di sekolah dengan baik. Umpan balik dari peserta dewasa adalah mereka melanjutkan berlatih bahasa arab. Sesuai dengan modul yang dikembangkan dari akte pendirian, rencana tindak lanjut adalah memindahkan pusat kegiatan ke Desa Cijayanti, Babakan Madang, Kabupaten Bogor. Kata Kunci : usaha sosial, pendidikan non formal
Aktivitas Fisik Remaja Putri Pada Masa Pandemi Covid-19 Muzayyana Muzayyana; Sitti Nurul Hikma Saleh; Agustin Agustin; Alhidayah Alhidayah
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 1 (2021): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v3i1.528

Abstract

Status pandemi Covid-19 berdampak terhadap aktivitas sehari-hari, adanya kebijakan kebijakan pembatasan sosial mengakibatkan masyarakat lebih banyak berdiam di rumah saja dan berdampak pada kebugaran fisik. Aktivitas fisik remaja selama ini berhubungan dengan aktivitas di kampus, karena kampus diliburkan oleh pemerintah selama pandemi Covid-19, remaja banyak melakukan kegiatan dalam posisi duduk seperti belajar online, bermain game online, membaca, menonton televisi / Hp. Perilaku dirumah saja akan berbahaya jika tidak dibarengi dengan aktivitas fisik yang aktif. Tujuan pengabdian ini diberikan kepada remaja putri dikampus institut kesehatan dan teknologi graha medika kotamobagu, agar remaja putri mengetahui manfaat dari aktifitas fisik. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian yaitu aktifitas fisik dengan senam, ceramah interaktif dan diskusi. Lokasi pelaksanaan di kampus institut kesehatan dan teknologi graha medika kotamobagu. Hasil pelaksanaan kegiatan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan remaja putri dikampus insititut kesehatan dan teknologi graha medika mengenai manfaat aktifitas fisik. Diharapkan pada remaja putri melakukan aktifitas fisik agar mampu mencegah obesitas dan meningkatkan imunitas tubuh di masa pandemi covid-19. Kata Kunci : Aktivitas Fisik, Remaja Putri, Covid-19
Penguatan Kelembagaan Kebijakan Pengembangan Desa Wisata Dengan Memanfaatkan Potensi Wisata Di Desa Legok Jawa Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran Thomas Bustomi; Soleh Suryadi; Bambang Heru P; Eddy Yusup SP; Heri Erlangga; Ade Irawan
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 1 (2021): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v3i1.539

Abstract

Desa Legok Jawa Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran  belum banyak dikenal oleh wisatawan, baik wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara. Tetapi, perkembangan Desa sebagai daya tarik wisata mengalami perubahan setelah ada fasilitas nya lapangan Pacuan Kuda bertaraf internasional. Di mana, selama ini potensi Desa daya tariknya mengandalkan keindahan pesisir pantainya, tampak masyarakatnya pun kurang  cepat tanggap terhadap situasi tersebut, sehingga keberadaan potensi alam dan pengelolaannya belum melibatkan secara bersamaan dengan masyarakat sehingga  hasilnya perlu adanya dorongan kelembagaan baik Stakeholder pemerintah daerah maupun Shareholder dalam menggali potensi yang  positif, diharapkan terjadi peningkatan kunjungan wisatawan seiring dengan fasilitas yang ada. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode Focus Group Discussion ( FGD)  secara kelembagaan melibatkan stakeholders dan shareholders yang interaktif serta konstruktif . Hasil dari kegiatan ini, terlihat jumlah peserta yang hadir merepresentasikan tugas pokok organisasinya secara  kelembagaan dibidang kepariwisataa diwilayah adminstratif Kabupaten Pangandaran . Interaksi  peserta mengikuti kegiatan dan kesepahaman peserta secara konstruktif dan konseptual dalam bentuk dokumen rencana aksi. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah dalam  mengembangkan kelembagaan kepariwisataan yang berbasis masyarakat yang berkelanjutan serta memberikan penguatan kelembagaan tentang manfaat kepada pemerintah , dunia swasta dan masyarakat secara bertahap  dapat mendorong peran Good Governance , diperlukan peran aktif kepemerintahan dalam upaya mencari  kolaborasi secara kelembagaan potensi Desa Legok Jawa Kabupaten Pangandaran sebagai potensi Desa Wisata berkelanjutan pada khususnya dan Kabupaten Pangandaran pada umumnya. Kata kunci : Kelembagaan, Kebijakan Pariwisata, Potensi wisata
Pengabdian Masyarakat Melalui Pelatihan Internet Marketing, Akutansi Dan Manajemen Keuangan Dalam Upaya Peningkatan Omset Penjualan Produk Ni Luh Sri Kasih; I Putu Agus Adnyana; Kadek Ria Guspita Damayanti
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 1 (2021): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v3i1.554

Abstract

Dupa merupakan salah satu bagian alat persembahyangan bagi umat Hindu khususnyadi Bali. Secara umum dupa digunakan oleh para umat beragama hindu dan budha sebagai sarana melakukan pemujaan kepada Tuhan melalui suatu proses upacara keagamaan. Jika hanya ditinjau dari fungsinya sebagai sarana upacara, dupa akan selalu dibutuhkan oleh masyarakat dalam berbagai aktifitas keagamaan yang terus menerus secara silih berganti. pada Dupa Borobudur yang terletak di desa Lovina-Singaraja. Banyak sekali kendala yang dialami oleh perusahaan tersebut baik dari kendala pemasaran,maupun aspek keuangan dengan tidak optimalnya pencatatan arus kas. Dilihat dari beberapa kendala diatas maka perlunya pelatihan akutansi dan manajem keuangan, sedangkan untuk meningkatkan penjualan produk dilakukan metode memasarkan produk atau internet marketing, penerapan dua strategi diatas berdampak pada hasil yang sudah dapat dilihat diantaranya meningkatnya omset penjualan produk dupa dengan memanfaatkan media social seperti WhatsApp, Facebook, Instagram, selanjutnya pencapaian dalam hal pelatihan akutansi dan manajemen keuangan adalah sudah menggunakan aplikasi pembukuan secara online dengan aplikasi “Mesin Kasir” sehingga pembukuan lebih tertata dengan baik dan perhitungan dirasa lebih akurat karena sudah tersistematika. Kata Kunci: Internet Marketing, Pelatihan akutansi dan manajemen keuangan
Pelatihan dan Pendampingan Pencatatan Keuangan dan Pencatatan Persediaan pada Nagata Motor Tina Novianti Sitanggang; Annisa Nauli Sinaga; Riadi Riadi; Hotma Mentalita
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 1 (2021): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v3i1.557

Abstract

Bengkel Nagata Motor yang berada di Jalan Setia Budi Ujung No 08 Medan Tuntungan merupakan usaha keluarga. Selama ini pencatatan pembukuan keuangan masih dilakukan secara manual dengan membuat catatan transaksi keuangan masuk dan keluar di buku pembukuan. Persediaan merupakan aset yang tersedia untuk dijual dalam kegiatan usaha normal.Demikian juga mengenai pencatatan persediaan alat alat bengkel masih dilakukan secara manual sehingga sering terjadi masalah ketidak tersediaan sparepart dikarenakan sistem pencatatan persediaan masih secara konvensional yang mengakibatkan tidak adanya pencatatan yang transparann terkait barang apa saja yang terjual dan berapa jumlah yang terjual. Meskipun demikian bengkel ini memiliki pelanggan setia dan jumlah omset pendapatan yang cukup baik dari tahun ke tahun karena mayoritas pelanggan adalah kenalan dan kualitas pekerjaan yang baik. Omset pendapatan perhari Nagata Motor ini rata rata 1 – 2 juta perhari dan memiliki 6 orang karyawan. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan kualitas pelayanan dan menguatkan pengelolaan keuangan dan persediaan melalui pelatihan dan pendampingan. Metode pelaksanaan pengabdian berupa pelatihan dan pendampingan  tentang pencatatan pembukuan keuangan  dan pencatatan persediaan yang lebih baik dengan menggunakan Microsoft Excel dan memenuhi standar akuntansi sederhana. Hasil pelaksanaan kegiatan ini mitra dapat melakukan pencatatan pembukuan keuangan  dan persediaan menggunakan Microsoft excel . Keywords: Pelatihan, Laporan Keuangan, Pendampingan, Persediaan, Nagata Motor
Potensi Desa Wisata di Nagari Talang Babungo Kecamatan Hiliran Gumanti Kabupaten Solok Lenny Hasan; Ramadhania Ramadhania
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 1 (2021): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v3i1.565

Abstract

Nagari Talang Babungo adalah nagari yang memiliki keindahan alam yang bisa dijadikan objek wisata. Salah satunya adalah Pincuran Puti yang terletak di Jorong Kayu Bajangguik, Kecamatan Hiliran Gumanti, Kabupaten Solok yang mengandalkan konsep alam. Geowisata Pincuran Puti akan terus dibenahi dan dikembangkan adanya tempat camping atau kemah. Masyarakat-masyarakat akan dilatih menjadi masyarakat yang siap mendampingi wisatawan bila datang ke Pincuran Puti, dan mewujudkan masyarakat yang ramah serta lingkungan yang asri. Perlahan-lahan geowisata ini akan memberikan dampak ekonomi kepada masyarakat di sekitaran Kayu Jangguik maupun di Talang Babungo sendiri. Karena ke depan dengan telah hadirnya Pincuran Puti, akan mulai tumbuh tempat-tempat usaha baru dari masyarakat, mata pencaharian tidak lagi bertumpu pada pertanian dan perkebunan. Artinya UMKM pun akan mulai mencuat di sekitaran kawasan Talang Babungo. Untuk itu diperlukan berbagai pelatihan-pelatihan yang diperlukan bagi masyarakat sekitar desa wisata tersebut untuk mampu mengelola  usaha-usaha yang akan mereka buat dan kembangkan. Kata kunci: potensi desa wisata, nagari talang babungo
Manajemen Pengelolaan Usaha Nagari Talang Babungo, Kecamatan Hiliran Gumanti Kabupaten Solok Henny Sjafitri; Rihan Ifebri; Febriani Febriani
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 1 (2021): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v3i1.566

Abstract

Nagari menjadi salah satu unit wilayah terkecil yang ada di pemerintahan yang secara mandiri melakukan pengelolaan dalam mengembangkan pemberdayaan ekonomi khususnya pengelolaan usaha nagari. Usaha ini sudah mulai berkembang secara pesat dan menjadi salah satu daya tarik. Dengan adanya potensi usaha yang dimiliki oleh nagari, maka perlu manajemen pengelolaan yang baik agar setiap pengelolaan usaha nagari berdampak terhadap perekonomian nagari itu sendiri. Nagari Talang Babungo memiliki potensi usaha yang memiliki nilai yang tinggi, tetapi masih belum maksimal dan utuh melakukan kegiatan manajemen pengelolaan usaha nagari. Untuk itu, perlu daya kreativitas dan motivasi yang tinggi dari semua aspek dan pihak yang ada di dalam nagari untuk bersama-sama menggerakkan manajemen pengelolaan usaha nagari agar setiap kegiatan yang dilaksanakan dapat memperbaiki kondisi perekonomian masyarakat yang ada di lingkungan sekitar masyarakat nagari. Tentunya hal ini dapat tercapai apabila didukung oleh pengembangan keterampilan dari sumberdaya manusia yang ada agar menambah pengetahuannya dalam mengelola usaha nagari demi menciptakan manfaat bagi semua masyarakat di dalam nagari. Kata kunci: manajemen, pengelolaan usaha, nagari
Supporting Pencegahan Kekerasan Seksual pada Perempuan, Anak, dan Remaja di Kelurahan Pulogebang dan Desa Telajung Sri Mulyati; Azzahra Dinda Ramadina; Rinda Pangestuti
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 1 (2021): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v3i1.448

Abstract

Kekerasan seksual adalah suatu bentuk kontak seksual atau bentuk lain yang tidak diinginkan secara seksual. Kekerasan seksual biasanya disertai dengan stres psikologis atau fisik. Sasaran kekerasan seksual biasanya terjadi pada perempuan dan anak-anak. Kekerasan seksual terhadap anak akan menjadi trauma yang berkelanjutan hingga mereka beranjak dewasa, selain itu kekerasan intim terhadap anak dapat menimbulkan masalah kesehatan di kemudian hari. Paramastri (2010). Sebagai generasi penerus bangsa yang berperan penting dalam pembangunan negara, setiap anak berhak untuk hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara layak dalam harkat dan martabat kemanusiaan serta dilindungi dari penyalahgunaan dari tindakan kekerasan dan diskriminasi. Kini Indonesia sudah beanyak kasus kekerasan seksual terutama kepada anak. Kasus kekerasanseksual terus bertambah setiap harinya dari tahun ke tahun. Metode yang digunakan adalah melalui obervasi lapangan, wawancara, pembuatan What’sApp Group. sosialisasi, webinar, pembuatan poster, serta diskusi. Hasil dari kegiatan ini ternyata bermanfaat dan masyarakat antuasias, menganggap kegiatan ini adalahbentuk kegiatan yang menarik dan sangat bermanfaat. Kata kunci: Kekerasan Seksual, Pencegahan
Pencegahan Kekerasan Seksual di Kecamatan Cibitung dan Desa Kaliabang Tengah Lidya Fadia; Melania Farah Rizki; Rinda Pangestuti
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 1 (2021): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v3i1.451

Abstract

Salah satu tindak kejahatan yang menjadi fenomena akhir-akhir ini adalah kekerasan seksual terutama terjadi terhadap anak-anak. sudah beredar kasus kekerasan seksual terutama kepada anak. Kasus kekerasan seksual terus bertambah setiap harinya. Bahkan pelaku kekerasan seksual bisa dari lingkungan sendiri seperti orang tua kandung maupun tiri, saudara, dan kerabat dekat. Kasus yang paling sering terjadi adalah korban tidak menyadari atau diancam agar tidak memberitahukan orang lain tentang perilaku yang diterimanya. Untuk mencegah terjadinya kekerasan seksual, maka penting untuk mengetahui definisi kekerasan seksual. Kekerasan Seksual adalah setiap perbuatan merendahkan, menghina, melecehkan, dan/atau menyerang tubuh, dan/atau fungsi reproduksi seseorang, karena ketimpangan relasi kuasa dan/atau gender, yang berakibat atau dapat berakibat penderitaan psikis dan/atau fisik termasuk yang mengganggu kesehatan reproduksi seseorang dan hilang kesempatan melaksanakan Pendidikan dengan aman dan optimal. Kasus kekerasan seksual di Indonesia setiap tahunnya meningkat, bahkan kejahatan kekerasan seksual sangat sering terjadi di lingkungan keluarga, bahkan teman sebaya. Adapun tujuan pengabdian masyarakat dilakukan untuk mencegah terjadinya kekerasan seksual pada perempuan dan anak. Dalam pelaksanaan pengabdian ini semoga bisa menjadi gambaran mengenai pencegahan kekerasan seksual kepada masyarakat agar bisa mengetahui kekerasan seksual dan pencegahannya agar keluarga tidak menjadi korban dan pelaku. Serta dapat memberikan sumbangsih berupa penyelesaian persoalan yang ada di masyarakat terutama di era pandemi seperti saat ini. Salah satu upaya membantu masyarakat adalah dengan mengadakan Sosialisasi Kekerasan Seksual di lingkungan. Kata Kunci : Pengabdian Masyarakat, Kekerasan Seksual, Perempuan, Anak-anak

Page 9 of 88 | Total Record : 879


Filter by Year

2020 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 7 No. 4 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 3 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 1 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 6 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 5 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 4 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 3 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 2 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 1 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 3 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 2 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 1 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 3 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 2 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 1 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 3 (2022): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 2 (2022): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 1 (2022): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 1 (2021): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 2 No. 3 (2021): Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 2 No. 2 (2021): Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 2 No. 1 (2021): Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 1 No. 2 (2020): Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 1 No. 1 (2020): Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) More Issue