cover
Contact Name
Astri Ayu Purwati
Contact Email
astriayu90@gmail.com
Phone
+6282283109433
Journal Mail Official
msej.yrpi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Amanah, Kec. Marpoyan Damai, Pekanbaru, Riau - Indonesia
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
ISSN : 27157911     EISSN : 2715792X     DOI : https://doi.org/10.37385/msej
Core Subject : Science,
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) is published by Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI) as an information and communication media for practitioners, researchers and academics who are interested in the field of management (Finance, Human Resource, Marketing, Operational, and other management areas) and entrepreneurship. First publish in Januari 2020. The Editorial Team invites scientists, scholars, professionals, and researchers to publish the results of their research after the selection of manuscripts, with the peer review and the editing process.
Articles 4,036 Documents
Analisis Continuance Intention Pada Bca Mobile Menggunakan Expectation Confirmation Model (ECM) Dengan Trust Sebagai Moderasi Fadlan Hasan Nurdiansyah; Novel idris Abas
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 6 No. 6 (2025): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v6i6.9571

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis niat melanjutkan penggunaan (Continuance Intention) aplikasi BCA Mobile menggunakan kerangka Expectation Confirmation Model (ECM) dengan Trust (Kepercayaan) sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang dikumpulkan melalui kuesioner daring dari 250 responden pengguna BCA Mobile di Kota Surakarta, yang dipilih menggunakan teknik non-probability sampling dengan metode purposive sampling. Analisis data menggunakan Structural Equation Modeling Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil analisis menunjukkan bahwa Confirmation berpengaruh positif signifikan terhadap Perceived Usefulness dan Satisfaction. Perceived Usefulness juga berpengaruh positif signifikan terhadap Satisfaction, dan Satisfaction berpengaruh positif signifikan terhadap Continuance Intention. Trust juga terbukti secara signifikan memoderasi hubungan antara Satisfaction dan Continuance Intention. Temuan penting dari penelitian ini adalah Tidak ditemukan adanya pengaruh yang signifikan dari variabel Perceived Usefulness terhadap variabel Continuance Intention, yang mengindikasikan bahwa kegunaan fungsional telah menjadi standar minimum bagi pengguna. Keterbatasan penelitian ini mencakup dominasi sampel oleh pelajar/mahasiswa dengan pendapatan rendah, sehingga disarankan bagi penelitian selanjutnya untuk memperluas keragaman demografi responden dan mengintegrasikan variabel eksternal lain seperti user experience (UX) atau kualitas layanan.
Ethical Challenges And Professional Skepticism In The Age Of Automated Auditing Andi Hidayatul Fadlilah; Dwiyanjana Santyo Nugroho; Nelly Patria
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 6 No. 6 (2025): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v6i6.9573

Abstract

The rapid advancement of artificial intelligence (AI) and automation technologies has reshaped the landscape of financial auditing, introducing both opportunities and ethical challenges. Automated auditing systems enhance efficiency, accuracy, and fraud detection, yet they also raise concerns about auditor independence, accountability, and the erosion of human judgment. This study examines how automation affects ethical decision-making and professional skepticism among auditors in technology-driven environments. Drawing on qualitative and quantitative insights, it explores issues such as algorithmic bias, data integrity, confidentiality, and the shifting roles of auditors in overseeing machine-generated evidence. The findings reveal that while automation improves analytical precision, it simultaneously challenges traditional ethical frameworks by blurring responsibility between human professionals and automated systems. To maintain trust and credibility in the auditing profession, auditors must balance technological reliance with critical thinking, ethical vigilance, and continuous professional development.
The Mediating Role Of Organizational Culture In The Link Between Leadership Style And Employee Performance Andi Amang; Ferdy Leuhery; M. Syukur Dwiriansyah
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 6 No. 6 (2025): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v6i6.9574

Abstract

Leadership style plays a crucial role in shaping employee performance, particularly when mediated by the organizational culture that defines shared values, behaviors, and workplace norms. This study investigates how different leadership styles transformational, visionary, and participative affect employee performance through the mediating mechanism of organizational culture within modern management contexts. Using a mixed-method approach that combines quantitative survey analysis and qualitative interviews, data were collected from employees in education, service, and technology sectors to assess leadership effectiveness, cultural alignment, and performance outcomes. The findings indicate that transformational and visionary leadership styles foster a positive organizational culture characterized by collaboration, innovation, and trust, which significantly enhances employee engagement and productivity. Conversely, environments with weak or inconsistent cultural support show diminished leadership impact on performance. This study contributes to the understanding of how leaders can cultivate adaptive and value-driven cultures that sustain performance excellence and organizational sustainability.  
Digitalisasi Dan Ekonomi Kreatif Dalam Meningkatkan Citra Kota Solo : Studi Kualitatif Pada Its Pku Vaganza 2025 Isnaini Rahmawati Putri; Budi Istiyanto
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 6 No. 6 (2025): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v6i6.9576

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran digitalisasi dan ekonomi kreatif dalam memperkuat citra Kota Solo melalui event ITS PKU Vaganza 2025 yang diselenggarakan oleh EO Solopos di kawasan Pura Mangkunegaran, Surakarta. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian ini menelaah bagaimana penerapan teknologi digital dan kolaborasi pelaku ekonomi kreatif lokal berkontribusi terhadap city branding berbasis budaya. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi terhadap penyelenggara, pelaku UMKM, komunitas seni, dan pengunjung, dengan analisis data dilakukan secara induktif melalui tahapan reduksi, penyajian, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ITS PKU Vaganza 2025 menjadi contoh nyata sinergi antara digitalisasi, kreativitas lokal, dan strategi branding. Digitalisasi meningkatkan efisiensi promosi dan interaksi publik, sedangkan kolaborasi lintas sektor menciptakan nilai ekonomi baru serta memperkuat ekosistem kreatif di Solo Raya. Kegiatan ini juga berkontribusi terhadap citra Solo sebagai kota kreatif yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan budaya.
Pengaruh DER, ROE, dan ROA Terhadap Nilai Perusahaan Sektor Consumer Non-Cyclicals di Bursa Efek Indonesia Habilius Suteja; Suprianus Pian
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 6 No. 6 (2025): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v6i6.9579

Abstract

Indonesia memiliki banyak perusahaan yang beroperasi di sektor consumer non-cyclicals dimana sektor ini merupakan salah satu sektor yang memiliki potensial tinggi untuk meningkatkan nilai perusahaan. Sektor consumer non-cyclicals di Indonesia memainkan peran strategis dalam perekonomian negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Debt to Equity Ratio (DER), Return on Equity (ROE), dan Return on Assets (ROA) terhadap nilai perusahaan pada sektor Consumer non-cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Sektor ini dipilih karena memiliki potensi tinggi dalam meningkatkan nilai perusahaan. Metode yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan sampel sebanyak 33 perusahaan yang dipilih melalui purposive sampling dari populasi 124 perusahaan selama periode 2018–2022, dengan kriteria perusahaan yang telah melakukan Initial Public Offering (IPO) sebelum tahun 2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan DER, ROE, dan ROA berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Namun, secara parsial hanya DER dan ROE yang memiliki pengaruh signifikan, sedangkan ROA tidak memberikan dampak signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa investor dan pemangku kepentingan lebih memperhatikan struktur modal dan efisiensi dalam menghasilkan laba dari ekuitas dibandingkan efisiensi penggunaan aset yang diukur oleh ROA. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi manajemen perusahaan dalam mengelola struktur modal dan kinerja keuangan untuk meningkatkan nilai perusahaan.
Artificial Intelligence In Predictive Analytics For Advancing Credit Risk Management In The Digital Economy Putri Sarah Olivia Putri; Adam Puspabhuana; Dwi Winarno
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 6 No. 6 (2025): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v6i6.9584

Abstract

The rapid advancement of digital technologies has encouraged the banking sector to adopt Artificial Intelligence (AI)-based approaches for credit risk management. Traditional credit scoring methods often lack accuracy in identifying default risks, particularly for unbanked and underbanked groups, leading to higher Non-Performing Loan (NPL) rates. This research addresses the need for a more adaptive, accurate, and inclusive credit risk assessment system in the digital economy era. This research aims to develop and evaluate an AI-driven predictive analytics model for credit risk assessment by comparing the performance of machine learning algorithms, such as Logistic Regression, Random Forest, XGBoost, and Deep Learning. The dataset comprises customer demographics (such as age and income), details of their banking relationship (including mortgage and securities account), and their response to the most recent personal loan campaign. The comparative analysis indicates that Random Forest substantially outperformed the other models, demonstrating superior accuracy (98.80%) alongside balanced precision (93.75%) and recall (93.75%), as well as the highest ROC-AUC (99.86%). These results highlight its robustness in both classification performance and discriminatory power. XGBoost and Deep Learning followed, showing competitive but lower predictive capabilities. In contrast, Logistic Regression exhibited clear limitations, yielding the lowest accuracy (90.40%) and precision (50%), despite achieving a relatively high recall (92.71%) and ROC-AUC (96.77%). This suggests that while Logistic Regression can identify positive cases, its overall reliability and precision are insufficient compared to advanced ensemble and deep learning methods.
Analisa Pengaruh Produk, Harga Dan Promosi Terhadap Keputusan Pembelian Produk Nike Di Kota Medan Milka Rositi Sianipar; Viennisia Viennisia; Steven Wijaya; Emma Novirsa; Melfrianti Romauli Purba
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 6 No. 6 (2025): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v6i6.9587

Abstract

Fenomena keputusan pembelian produk Nike mengalami penurunan disebabkan oleh produk, harga dan promosi. Studi ini memiliki tujuan dalam pengujian dan menganalisis pengaruh produk, harga dan promosi terhadap keputusan pembelian produk Nike. Metodologi penelitian adalah kuantitatif. Pengambilan sampel penelitian dengan menggunakan rumus lemeshow disebabkan populasi penelitian tidak diketahui jumlahnya dengan jumlah 73 Mahasiswa Unpri di Kota Medan yang membeli Produk Nike. Kuesioner dan dokumentasi dimanfaatkan sebagai pengumpulan data. Simpulan dalam studi bahwa secara serempak dan individual produk, harga dan promosi berkontribusi positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian produk Nike.
Pengaruh Green Finance, Green Regulation dan Green Innovation Terhadap Keputusan Investasi pada Perusahaan Sektor Energi Terbarukan yang Tercatat di Bursa Efek Indonesia Tahun 2020-2024 Edy Darminto; Kamaliah Kamaliah; Poppy Nurmayanti
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 6 No. 6 (2025): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v6i6.9591

Abstract

Isu keberlanjutan semakin mendapat perhatian global akibat meningkatnya emisi karbon dan keterbatasan energi fosil (International Energy Agency, 2025). melalui Paris Agreement and Sustainable Development Goals mendorong transisi ke energi terbarukan (United Nations, 2015). Investasi global energi bersih diperkirakan mencapai USD 2,2 triliun pada 2025 setelah rekor USD 728 miliar pada 2024, dengan tren alokasi investasi meningkat signifikan selama 2020–2024 menunjukkan kepercayaan terhadap prospek ekonomi dan keberlanjutan energi bersih (BloombergNEF, 2024). Di Indonesia, meski ada regulasi dan insentif seperti Perpres No. 98 Tahun 2021, PP No. 78 Tahun 2019, dan PMK No. 130/PMK.010/2020, realisasi investasi energi terbarukan cenderung menurun, dari USD 35,51 miliar pada 2020 menjadi USD 23,85 miliar pada 2024, mencerminkan ketidakpastian regulasi, keterbatasan akses keuangan hijau, dan risiko proyek yang tinggi sehingga transisi energi berkelanjutan belum konsisten (Kementerian Investasi dan Hilirisasi, 2025).Ketidakcocokan tersebut semakin terlihat dari fluktuasi capital expenditure (capex) sebagai proksi keputusan investasi perusahaan energi terbarukan di Indonesia sepanjang 2020–2024, yang menunjukkan adanya ketidakpastian. Data capital expenditure memperlihatkan bahwa sekitar 70% perusahaan mengalami penurunan, sementara hanya 30% perushaan yang mampu mempertahankan atau meningkatkan investasinya. Fakta ini menegaskan adanya kesenjangan nyata antara kebijakan yang ditetapkan dengan realisasi investasi di lapangan. Penelitian ini berfokus pada metode pengukuran keputusan investasi menggunakan capital expenditure, sekaligus menambahkan variabel green innovation dalam model penelitian yang jarang dikaji secara bersamaan dalam konteks energi terbarukan di Indonesia. Hal ini memotivasi penulis untuk mengkaji pengaruh green finance, green regulation dan green innovation terhadap keputusan investasi pada sektor energi terbarukan di Indonesia. Keputusan investasi perusahaan dijelaskan melalui stakeholder theory, sedangkan green finance menggunakan triple bottom line theory dan green regulation serta green innovation dijelaskan melalui legitimacy theory. Berdasarkan stakeholder theory, perusahaan mempertimbangkan kepentingan seluruh pemangku kepentingan dalam mengambil keputusan investasi, termasuk aspek sosial dan lingkungan (Freeman, 1984). triple bottom line theory menekankan keseimbangan antara profit, people dan planet, sehingga mendorong investasi yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan finansial, tetapi juga keberlanjutan sosial dan lingkungan (Elkington, 1997). Sementara itu, legitimacy theory menyoroti bahwa investasi dalam inovasi ramah lingkungan dan kepatuhan terhadap regulasi lingkungan merupakan strategi perusahaan untuk memperoleh legitimasi sosial dengan menunjukkan keselarasan antara aktivitas bisnis dan nilai yang berlaku di masyarakat (Dowling & Preffer, 1975). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data panel pada 22 perusahaan energi terbarukan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Dari jumlah tersebut, 17 perusahaan dipilih sebagai sampel melalui metode purposive sampling dengan kriteria perusahaan sektor energi terbarukan yang sudah go public atau terdaftar di Bursa Efek Indonesia, serta memiliki sustainability report secara konsisten selama lima tahun dalam rentang 2020– 2024 yang dipublikasikan di Bursa Efek Indonesia. Jumlah data observasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah 85. Analisis dilakukan dengan regresi data panel melalui serangkaian uji pemilihan model meliputi uji chow, uji hausman, dan uji lagrange multiplier serta uji asumsi klasik. Hasil uji pemilihan model menunjukkan bahwa random effect model (rem) merupakan model terbaik yang digunakan dalam penelitian ini. Seluruh uji asumsi klasik telah terpenuhi, yaitu data terdistribusi normal, tidak terjadi multikolinearitas, tidak terdapat heteroskedastisitas, dan tidak terjadi autokorelasi. Dengan demikian, random effect model dinyatakan valid dan layak digunakan untuk menganalisis pengaruh green finance, green regulation dan green innovation terhadap keputusan investasi pada sektor energi terbarukan di Indonesia. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa green finance, green regulation dan green innovation berpengaruh signifikan terhadap keputusan investasi. Secara spesifik, green finance berpengaruh positif signifikan, menunjukkan bahwa praktik keuangan berkelanjutan berperan penting dalam mendorong investasi energi terbarukan. Kemudian, green regulation berpengaruh negatif signifikan, yang mengindikasikan bahwa green regulation masih dipersepsikan sebagai hambatan jangka pendek karena menambah beban kepatuhan dan biaya, sehingga mengurangi peluang perusahaan untuk mengalokasikan dana bagi ekspansi usaha. Sementara itu, green innovation berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan investasi, menunjukkan bahwa kemampuan perusahaan dalam mengembangkan dan menerapkan teknologi ramah lingkungan mendorong investasi strategis untuk memperkuat posisi dan kinerja jangka panjang. Penelitian ini memiliki implikasi literatur, teori dan praktis. Secara literatur, penelitian ini memperluas kajian empiris di bidang keputusan investasi dengan menginvestigasi pengaruh green finance, green regulation dan green innovation pada perusahaan sektor energi terbarukan di Indonesia. Secara teoritis, penelitian ini memperkuat triple bottom line theory, stakeholder theory dan legitimacy theory yang digunakan dalam studi ini. Dari sisi praktis, hasil penelitian memberikan masukan bagi manajemen perusahaan dan pemerintah tentang pentingnya menjaga keseimbangan antara penerapan kebijakan hijau dan daya tarik investasi. Perusahaan diharapkan memperkuat komitmen keberlanjutan tanpa mengabaikan efisiensi bisnis, sedangkan pemerintah perlu meninjau kembali implementasi regulasi ramah lingkungan agar tetap mendukung iklim investasi yang kondusif di sektor energi terbarukan. Untuk penelitian selanjutnya, pendekatan ini dapat diperluas dengan mengintegrasikan perspektif terkini seperti behavioral finance, green economy, serta big data dan artificial intelligence, menambah variabel seperti risiko pasar dan insentif pajak, serta mempertimbangkan metode analisis kompleks seperti regresi non-linear atau structural equation modeling untuk pemahaman yang lebih mendalam.
Analisis Kemandirian Fiskal Berdasarkan Struktur Pendapatan Daerah Kabupaten Dan Kota Provinsi Jawa Tengah Shofiah Indriawati; Maulidyah Indira Hasmarini
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 6 No. 6 (2025): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v6i6.9593

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kemandirian fiskal pemerintah kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Tengah selama periode 2019–2023 dengan meninjau struktur pendapatan daerah yang terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Perimbangan, serta Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah. Data yang digunakan merupakan data panel dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah, dan analisis dilakukan menggunakan metode regresi data panel dengan pendekatan Fixed Effect Model (FEM) melalui perangkat lunak EViews 12.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PAD memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kemandirian fiskal, sedangkan Dana Perimbangan dan Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah berpengaruh negatif dan signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan PAD akan mendorong kemandirian fiskal, namun ketergantungan terhadap dana transfer dari pemerintah pusat justru menurunkan kemampuan fiskal daerah. Secara keseluruhan, struktur pendapatan daerah di Jawa Tengah masih belum seimbang karena kontribusi PAD belum menjadi sumber utama pembiayaan. Oleh karena itu, peningkatan efektivitas pengelolaan dan optimalisasi PAD diperlukan untuk memperkuat kapasitas fiskal daerah.
Enjoyment As An Emotional Bridge: Linking Hedonic Motivation To The Intention To Share Social Content On Instagram Jappy P. Fanggidae; Septia S. Dioh; Liliosa S. Jaiman
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 6 No. 6 (2025): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v6i6.9600

Abstract

This study investigates how hedonic motivation influences users’ intention to share social content on Instagram, focusing on the mediating role of enjoyment of sharing. Grounded in the Uses and Gratifications Theory and Flow Theory, the research proposes that intrinsic enjoyment acts as an emotional mechanism that transforms pleasure-driven motives into prosocial sharing behaviors. Data were collected through an online survey of 162 active Instagram users in Indonesia, aged between 18 and 35 years. The data were analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS 4.0. The results show that hedonic motivation significantly enhances enjoyment of sharing and directly increases the intention to share social content. Enjoyment of sharing also exerts a strong positive effect on sharing intention and partially mediates the relationship between hedonic motivation and sharing behavior. These findings suggest that self-oriented enjoyment can foster socially valuable participation, indicating that doing good and feeling good can coexist in digital environments. The study contributes to the growing understanding of emotional pathways in social media engagement and offers practical insights for social marketers to design campaigns that are not only meaningful but also enjoyable to share.

Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 7 No. 6 (2026): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 7 No. 5 (2026): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 7 No. 4 (2026): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 7 No. 3 (2026): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 7 No. 1 (2026): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 6 No. 6 (2025): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 6 No. 5 (2025): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 6 No. 4 (2025): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 6 No. 3 (2025): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 6 No. 2 (2025): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 6 No. 1 (2025): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 5 No. 6 (2024): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 5 No. 5 (2024): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 5 No. 3 (2024): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 5 No. 2 (2024): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 5 No. 1 (2024): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 4 No. 6 (2023): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 4 No. 5 (2023): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 4 No. 4 (2023): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 4 No. 3 (2023): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 4 No. 2 (2023): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 4 No. 1 (2023): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 3 No. 6 (2022): MSEJ : Management Studies and Entrepreneurship Journal Vol. 3 No. 5 (2022): MSEJ : Management Studies and Entrepreneurship Journal Vol. 3 No. 4 (2022): MSEJ : Management Studies and Entrepreneurship Journal Vol. 3 No. 3 (2022): MSEJ : Management Studies and Entrepreneurship Journal Vol. 3 No. 2 (2022): MSEJ : Management Studies and Entrepreneurship Journal Vol. 3 No. 1 (2022): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 2 No. 2 (2021): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 2 No. 1 (2021): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 1 No. 2 (2020): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 1 No. 1 (2020): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) More Issue