cover
Contact Name
Hendratno
Contact Email
hendratno@unesa.ac.id
Phone
+6282234206376
Journal Mail Official
S2pendidikandasar@unesa.ac.id
Editorial Address
Gedung CPD Kampus Lidah Wetan Universitas Negeri Surabaya 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian
ISSN : -     EISSN : 24608475     DOI : http://dx.doi.org/10.26740/jrpd
Core Subject : Education,
The Journal focus and scope: Research in the field of scientific concept of basic education includes mathematics, science, social studies, civics and Indonesian.
Articles 584 Documents
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN RME BERBASIS ETNOMATEMATIKA MATERI PECAHAN MENGGUNAKAN KONTEKS KUE SPIKU : IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN RME BERBASIS ETNOMATEMATIKA MATERI PECAHAN MENGGUNAKAN KONTEKS KUE SPIKU Agnes Vivin Prismayadi; Neni Mariana
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol. 8 No. 2 (2022): Vol. 8 No. 2 Mei 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v8n2.p133-146

Abstract

Matematika merupakan salah satu ilmu yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan manusia, dengan pembelajaran matematika peserta didik mampu berpikir sistematis, logis, kritis dan bisa memecahkan masalah di kehidupan nyata. Pembelajaran matematika pada kenyataanya masih kurang bermakna dan dianggap sulit dipahami oleh peserta didik, khususnya pada materi pecahan. Berdasarkan hal tersebut, maka diperlukan suatu penelitian tentang rancangan dan implementasi lintasan belajar dengan menggunakan pendekatan  RME berbasis Etnomatematika untuk memfasilitasi pemahaman dan pengontruksian pengetahuan peserta didik melalui pembelajaran yang lebih menarik dan bermakna. Untuk itu, peneliti melakukan penelitian tentang Hypothetical Learning Trajectory (HLT) RME Berbasis etnomatematika. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil implementasi Hypothetical Learning Trajectory (HLT) dengan pendekatan RME berbasis etnomatematika dengan konteks kue spiku dalam membantu peserta didik memahami materi pecahan Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Design and Research dengan teknik pengumpulan data melalui dokumentasi berupa gambar dan video, pengerjaan LKPD, dan observasi berupa pengamatan keadaan kelas dan peserta didik secara langsung. Subyek penelitian ini adalah pesrta didik kelas V SD Negeri IV Lidah Wetan Surabaya. Hasil penelitian ini berupa desain Hypothetical Learning Trajectory (HLT) RME berbasis etnomatematika dengan konteks kue spiku pada materi pecahan. Kata Kunci : Realistic Mathematic Education (RME), Etnomatematika, Pecahan, Kue Spiku   Abstract Mathematics is one of the sciences that is needed in human life, by learning mathematics students are able to think systematically, logically, critically and can solve problems in real life. Learning mathematics in fact is still less meaningful and is considered difficult to understand by students, especially in fractional material. Based on this, research is needed on the design and implementation of learning trajectories using an Ethnomatematics-based RME approach to facilitate students' understanding and construction of knowledge through more interesting and meaningful learning. For this reason, researchers conducted research on ethnomatematics-based RME Hypothetical Learning Trajectory (HLT). The purpose of this study was to find out the results of the implementation of the Hypothetical Learning Trajectory (HLT) with an ethnomathematics-based RME approach with the context of spiku cookies in helping students understand fractional material. The method used in this study was Design and Research with data collection techniques through documentation in the form of pictures and videos, work on worksheets, and observations in the form of observing the state of the class and students directly. The subjects of this study were fifth grade students at SD Negeri IV Lidah Wetan Surabaya. The results of this study are ethnomathematics-based RME Hypothetical Learning Trajectory (HLT) designs with the context of spiku cakes on fractional material. Keywords : Realistic Mathematic Education (RME), Etnomathematics, Fractions, Spiku Cake
Pembelajaran Nilai Budi Pekerti Pada Siswa Sekolah Dasar Melalui Upacara Tradisi di Tawangmangu Winda Lestari
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol. 8 No. 3 (2022): Vol. 8 No. 3 September 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v8n3.p241-245

Abstract

Moral values can be obtained anywhere. Included in the traditional ceremonies that exist in the community by interpreting it as a noble ancestral teaching. Learning moral values based on regional content or local wisdom will develop an attitude of loving local culture that is currently starting to be left behind by the wave of digital technology. This study aims to describe the moral values contained in the Dhukutan traditional ceremony in Tawangmangu District, Central Java. The data of this research is in the form of a transcription of direct observation and in-depth analysis which is then analyzed using content analysis techniques so that the results of the research on the values of mutual respect, self-control, democratization and problem solving are appropriate to be taught as early as possible to elementary school students.
PENGGUNAAN KURIKULUM 2013 TERHADAP RANAH AFEKTIF ANAK SEKOLAH DASAR PADA MASA COVID-19 Fenita Oktaviani Rachmat; Primanita Sholihah Rosmana; Sofyan Iskandar; Rufaidah Natasya Amalia; Nia Rosniati
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol. 8 No. 3 (2022): Vol. 8 No. 3 September 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v8n3.p229-240

Abstract

The 2013 curriculum is a curriculum that in its implementation emphasizes character education based on the character, understanding, and competence of students. The 2013 curriculum was used in distance learning during the COVID-19 pandemic while still emphasizing character education, namely in the affective realm. However, in practice, there are many obstacles and challenges such as indifferent students and students who are against educators and parents. This study uses descriptive qualitative data analysis techniques with literature studies by providing solutions and efforts to fulfill the affective domain of elementary school students when distance learning takes place. This manuscript contains the problems of distance learning, the effect of distance learning on the affective domain of elementary school students, and the solutions to these problems. This study uses a literature study by conducting an assessment of the results of research, articles, and case studies that have been carried out in the field.
PROBLEMATIKA IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DALAM PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KARAKTER DI MASA PANDEMI Nurholiza Nurholiza; Nadila Sofia Hidayat; Sofi Nur Kamilah; Sehnaz Safanna Kamila; Sofyan Iskandar; Primanita Sholihah Rosmana
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol. 8 No. 3 (2022): Vol. 8 No. 3 September 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v8n3.p221-228

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berbagai permasalahan yang ada pada kurikulum 2013 dalam pengembangan karakter peserta didik akibat adanya pandemi covid 19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif kajian pustaka yang ditinjau dari literatur dan menganalisis berdasarkan topik yang relevan, dengan menelusur berupa jurnal, buku, kamus, dokumen, dan sumber lainnya. Teknik analisis data menggunakan model Spradley. Dari penelitian ini kita dapat mengetahui bahwa konsep pendidikan dan pengembangan karakter merupakan hal yang sangat penting. Kurikulum 2013 merupakan kurikulum berbasis karakter, dalam implementasinya pada situasi pandemi sekarang terdapat problematika implementasi pendidikan karakter pada kurikulum 2013. Berbagai problemtaika tersebut adalah peserta didik menjadi kecanduan gadget dan lupa akan jati dirinya sebagai manusia pancasila sehingga pengembangan karakter peserta didik menjadi terhambat. Kemudian sulit bagi guru untuk menentukan media, metode dan model pembelajaran yang sesuai karena tidak terlalu memahami teknologi sehingga pembelajaran tidak berjalan efektif. Keywords: Kurikulum 2013, Pandemi, Pengembangan karakter
Perbandingan Implementasi Kurikulum Montessori pada Jenjang Sekolah Dasar Negeri dengan Swasta Nabila Hafizhotul Millah; Sofyan Iskandar; Primanita Sholihah Rosmana; Lathifah Dewi Anjani; Salma Ramadhani Putri
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol. 8 No. 3 (2022): Vol. 8 No. 3 September 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v8n3.p213-220

Abstract

ABTRACT Each school has a different curriculum implementation according to the vision and mission of the school. One of the curricula that are applied at the elementary level is the Montessori curriculum, which in its approach focuses on practical life, sensory, mathematics, language, music, art, and culture. This research was conducted to find out how the implementation of the Montessori curriculum at the public elementary school level compares with private elementary schools. This research uses descriptive qualitative research. The results of this study reveal that the implementation of the Montessori curriculum at the private elementary school level is much more effective than the implementation of the Montessori curriculum at the public elementary school level. This is evidenced that private elementary schools have facilities and infrastructure that strongly support the implementation of the Montessori curriculum in schools, because the schools receive funds from foundations and parents of students, while elementary schools only rely on funds channeled by the government so that in its implementation, public elementary schools are also less totality or effectiveness.   ABSTRAK Setiap sekolah memiliki penerapan kurikulum yang berbeda sesuai dengan visi dan misi dari sekolah tersebut. Salah satu kurikulum yang diterapkan pada jenjang SD yaitu kurikulum Montessori, yang mana dalam pendekatannya berfokuskan pada practical life, sensorik, matematika, bahasa, musik, artistik, dan budaya. Penelitian ini dilakukan guna mengetahui bagaimana perbandingan implementasi kurikulum Montessori pada jenjang Sekolah Dasar negeridengan Sekolah Dasar swasta. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa implementasi kurikulum Montessori pada jenjang Sekolah dasar swasta jauh lebih efektif dibandingkan dengan pengimplementasian kurikulum Montessori pada jenjang Sekolah Dasar negeri. Hal tersebut dibuktikan bahwa sekolah dasar swasta memiliki sarana dan prasarana yang sangat mendukung penerapan kurikulum Montessori di sekolah, karena pihak sekolah menerima dana dari yayasan dan orangtua peserta didik, sedangkan Sekolah Dasar hanya mengandalkan dana yang disalurkan oleh pemerintah, sehingga dalam penerapannya pun  Sekolah Dasar negeri kurang totalitas atau efektif.
Pengaruh Reward and Punishment terhadap Prestasi Belajar Siswa Sekolah Dasar Wahyu Rikha Rofikhatul Ula; Yoga Awalludin Nugraha; Dhina Cahya Rohim
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol. 8 No. 3 (2022): Vol. 8 No. 3 September 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v8n3.p207-212

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan pengaruh pemberian Reward and Punishment terhadap prestasi belajar matematika peserta didik kelas IV SDN 5 Gondangmanis. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dalam bentuk Quasy Experimental Design (eksperimen semu). Desain yang digunakan dalam penelitian ini one group pretest-posttest design, dalam penelitian ini hanya terdapat kelas eksperimen tanpa menggunakan kelas pembanding. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 60 siswa yang terdiri dari kelas IV di gugus Pattimura. Sampel yang diambil pada penelitian ini berjumlah 18 orang siswa secara random/ acak. Teknik pengumpulan data prestasi belajar matematika siswa berupa tes tertulis. Instrumen untuk mengukur prestasi belajar siswa matematika adalah soal tes. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah menggunakan uji normalitas dan uji paired sample t-test. Pembelajran dengan pemberian Reward and Punishment memberikan pengaruh yang lebih baik dalam meningkatkan hasil prestasi belajar siswa pada mata pelajaran matematika. Hal ini dibuktikan dengan uji t hasil posttest bahwa nilai signifikansi menunjukan angka 0,00 < 0,05, ini membuktikan bahwa terdapat pengaruh Pemberian Reward and Punishment (X1) terhadap prestasi belajar matematika siswa (Y1).
Analisis Tantangan Pembelajaran Matematika Online Pada Siswa Kelas 6 SDN Sidorejo 04 Maulida Dedek Budi'ani; M. Anas Thohir
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol. 8 No. 3 (2022): Vol. 8 No. 3 September 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v8n3.p198-206

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tantangan yang dihadapi siswa pada pembelajaran matematika secara online dan memberikan alternatif solusi untuk mengatasi tantangan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode purposseful sampling. Teknik pengumpulan data berupa wawancara kepada salah satu guru dan kuesioner yang diberikan kepada seluruh siswa kelas 6 di SDN Sidorejo 04. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan adalah tantangan yang dihadapi pada pembelajaran matematika secara online yaitu kesulitan dalam memahami materi, kendala sinyal yang tidak stabil, dan penjelasan materi yang kurang jelas. Beberapa solusi yang dapat diupayakan yaitu penerapan metode pembelajaran yang sesuai, penggunaan media pembelajaran yang tepat, pemberian modul, materi dan berbagai latihan soal, kesadaran dari siswa untuk meningkatkan belajarnya, serta partisipasi orang tua untuk memberikan motivasi belajar dan memberikan saranan prasarana yang sesuai.
PEMBELAJARAN ONLINE: ANALISIS KESIAPAN BELAJAR DAN MANAJEMEN WAKTU SISWA KELAS VI Putri Junaina Miratul Habibah; M. Anas Thohir
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol. 8 No. 3 (2022): Vol. 8 No. 3 September 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v8n3.p189-197

Abstract

This study aims to determine the learning readiness and time management of class VI students in online learning. The study was conducted at MI Raudlatul Mubtadiin Kediri with 18 students as participants consisting of 8 males and 10 females. The data collection technique was carried out by using a questionnaire distributed to all students and interviews with 2 representatives of class VI students. The stages of research are adjusted to case study research. Data analysis techniques using data analysis techniques by Miller include data reduction, data presentation, and concluding. The results showed that students' readiness for learning in terms of infrastructure was good and there was parental support during online learning. Student time management in online learning has been done through making a daily activity schedule, but it is still in the form of activities that are general in nature but not specific and detailed.
Upaya Meningkatkan Kecerdasan Naturalis melalui Perilaku Peduli Lingkungan pada Siswa Sekolah Dasar: Analisis Review fransiska rahmawati; Irvania Emiliawati; Ita Tri Astuti; Siti Fatimah; Conny Dian Sumadi
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol. 8 No. 3 (2022): Vol. 8 No. 3 September 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v8n3.p177-188

Abstract

ABSTRACT This study aims to determine efforts to increase naturalist intelligence through environmental care behavior in elementary school students. Researchers used the google schoolar database to obtain reference articles that were used as literature reviews. Efforts to increase naturalist intelligence through environmental love behavior in elementary school students based on the results of the review are still encouraging and self-awareness from students. Naturalist intelligence needs to be improved so that it is ready and concerned about the environment to be able to be implemented. Naturalist intelligence is important for elementary school students to have because nowadays a lot of natural damage is caused by human hands. Elementary school students have an important role in carrying out the mission of caring for the environment. The learning process for elementary school students is still in the stage of recognizing, caring for, and protecting the environment and animals and plants that exist in nature. Humans and the environment do each other's daily activities. Instilling the character of students to be able to care about the environment which is driven by encouragement from parents, teachers, and self-awareness. This concern for the environment can be integrated in learning science and environmental education for elementary students.   ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya meningkatkan kecerdasan naturalis melalui perilaku peduli lingkungan pada siswa sekolah dasar. Peneliti menggunakan database google schoolar untuk mendapatkan referensi artikel yang digunakan sebagai literature review. Upaya peningkatan kecerdasan naturalis melalui perilaku cinta lingkungan pada siswa SD berdasarkan hasil review masih membutuhkan dorongan dan kesadaran dari diri siswa. Kecerdasan naturalis perlu untuk ditingkatkan agar kepekaan dan kepedulian terhadap lingkungan mampu untuk diimplementasikan. Kecerdasan naturalis penting untuk dimiliki oleh siswa SD karena saat ini banyak kerusakan alam yang disebabkan oleh tangan manusia. Siswa SD mempunyai peranan yang penting dalam mengemban misi tentang kepedulian terhadap lingkungan. Proses pembelajaran siswa SD masih dalam tahapan untuk mengenal, merawat, dan menjaga lingkungan serta hewan dan tumbuhan yang ada di alam. Manusia dan lingkungan saling berkesinambungan pada kegiatan sehari-hari. Penanaman karakter siswa untuk dapat peduli terhadap lingkungan dibutuhkan dorongan dari orang tua, guru, dan kesadaran pada dirinya. Kepedulian terhadap lingkungan ini dapat diintegrasikan dalam pembelajaran tematik pada siswa SD.
Meningkatkan Keterampilan Kognitif dan Kreativitas Anak Usia Dini: Enhancement of Early Childhood Cognitive Skills and Creativity Purwati Purwati; Anisa Tahira; Salsa Nurkhaliza
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol. 8 No. 3 (2022): Vol. 8 No. 3 September 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v8n3.p172-176

Abstract

Guru adalah seorang pengajar dan merupakan sosok pemimpin pembelajaran serta memegang peran penting dalam keseluruhan proses pembelajaran. Sebagai pemimpin pembelajaran ia mempunyai tanggugjawab penuh atas keberadaan pembelajaran yang dilakukan Salah satu cara mendidik anak yaitu dengan mengembangkan kreativitas anak. Oleh karena itu, tujuan Penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan peran guru dalam meningkatkan kreativitas anak usia dini. Metode Penelitian yang digunakan yaitu penelitian studi kepustakaan, dimana teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara menelaah dari berbagai sumber literature seperti artikel yang berkaitan dengan topik bahasan. Adapun hasil dari penelitian ini yaitu upaya meningkatkan keterampilan kognitif dan kreativitas anak dapat dilakukan guru melalui bermain,membacakan cerita, tanya jawab, menyiapkan sarana, menciptakan ruangan kondusif dan mengapresiasi anak.

Filter by Year

2015 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 1 (2026): Vol. 12 No. 1 (2026): Vol. 12 No.1 Februari 2026 Vol. 11 No. 1 (2025): Vol. 11 No.1 Februari 2025 Vol. 10 No. 3 (2024): Vol. 10 No. 3 September 2024 Vol. 10 No. 2 (2024): Vol. 10 No. 2 Mei 2024 Vol. 10 No. 1 (2024): Vol. 10 No. 1 Januari 2024 Vol. 9 No. 3 (2023): Vol. 9 No. 3 September 2023 Vol. 9 No. 2 (2023): Vol. 9 No. 2 Mei 2023 Vol. 9 No. 1 (2023): Vol. 9 No. 1 Januari 2023 Vol. 8 No. 3 (2022): Vol. 8 No. 3 September 2022 Vol. 8 No. 2 (2022): Vol. 8 No. 2 Mei 2022 Vol. 8 No. 1 (2022): Vol. 8 No. 1 Januari 2022 Vol. 7 No. 1 (2021): Vol. 7 No. 1 Januari 2021 Vol. 7 No. 3 (2021): Vol. 7 No. 3 September 2021 Vol. 7 No. 2 (2021): Vol. 7 No. 2 Mei 2021 Vol 7, No 2 (2021): Vol. 7 No. 2 Mei 2021 Vol 7, No 1 (2021): Vol. 7 No. 1 Januari 2021 Vol. 6 No. 3 (2020): Vol. 6 No. 3 September 2020 Vol 6, No 3 (2020): Vol. 6 No. 3 September 2020 Vol. 6 No. 2 (2020): Vol. 6 No. 2 Mei 2020 Vol 6, No 2 (2020): Vol. 6 No. 2 Mei 2020 Vol. 6 No. 1 (2020): Vol. 6 No. 1 Januari 2020 Vol 6, No 1 (2020): Vol. 6 No. 1 Januari 2020 Vol. 5 No. 3 (2019): Vol. 5 No. 3 September 2019 Vol 5, No 3 (2019): Vol. 5 No. 3 September 2019 Vol 5, No 2 (2019): Vol. 5 No. 2 Mei 2019 Vol. 5 No. 2 (2019): Vol. 5 No. 2 Mei 2019 Vol 5, No 1 (2019): Vol. 5 No. 1 Januari 2019 Vol. 5 No. 1 (2019): Vol. 5 No. 1 Januari 2019 Vol. 4 No. 3 (2018): Vol. 4 No. 3 September 2018 Vol 4, No 3 (2018): Vol. 4 No. 3 September 2018 Vol 4, No 2 (2018): Vol. 4 No. 2 Mei 2018 Vol. 4 No. 2 (2018): Vol. 4 No. 2 Mei 2018 Vol. 4 No. 1 (2018): Vol. 4 No. 1 Januari 2018 Vol 4, No 1 (2018): Vol. 4 No. 1 Januari 2018 Vol 3, No 3 (2017): Vol. 3 No. 3 September 2017 Vol. 3 No. 3 (2017): Vol. 3 No. 3 September 2017 Vol. 3 No. 2 (2017): Vol. 3 No. 2 Mei 2017 Vol 3, No 2 (2017): Vol. 3 No. 2 Mei 2017 Vol 3, No 1 (2017): Vol. 3 No. 1 Januari 2017 Vol. 3 No. 1 (2017): Vol. 3 No. 1 Januari 2017 Vol. 2 No. 3 (2016): Vol. 2 No. 3 September 2016 Vol. 2 No. 2 (2016): Vol. 2 No. 2 Mei 2016 Vol. 2 No. 1 (2016): Vol. 2 No. 1 Januari 2016 Vol 2, No 3 (2016): Vol. 2 No. 3 September 2016 Vol 2, No 2 (2016): Vol. 2 No. 2 Mei 2016 Vol 2, No 1 (2016): Vol. 2 No. 1 Januari 2016 Vol 1, No 1 (2015): Vol. 1 No. 1 September 2015 Vol. 1 No. 1 (2015): Vol. 1 No. 1 September 2015 More Issue