cover
Contact Name
Isnanto, S.Kep., Ns., MAN
Contact Email
-
Phone
+62274517065
Journal Mail Official
jurnal@stikesbethesda.ac.id
Editorial Address
Johar Nurhadi Number 6 Kota Baru
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kesehatan
ISSN : 23387947     EISSN : 25020439     DOI : https://doi.org/10.35913/jk.v8i1.196
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Kesehatan (e-ISSN: 2502-0439, p-ISSN: 2338-7947) merupakan jurnal yang meliputi bidang keperawatan dengan cakupan Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Anak, Keperawatan Komunitas, Keperawatan Gerontik, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Manajemen dan Paliative Care. Jurnal Kesehatan publish 2 kali dalam setahun, setiap bulan Januari dan Juli dan dipublish oleh Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bethesda Yakkum. Jurnal Kesehatan sudah terakreditasi oleh Akreditasi Jurnal Nasional (ARJUNA) dikelola oleh Kementerian Riset dan Teknologi/ Badan Riset dan Inovasi Nasional Republik Indonesia.
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 12 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan" : 15 Documents clear
Korelasi Pola Asuh Pemberian Nutrisi dengan Kejadian Stunting pada Bayi Rahmawati, Yulia Dwi; Yuni Purwati
Jurnal Kesehatan Vol 12 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan
Publisher : STIKES Bethesda Yakkum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35913/jk.v12i2.513

Abstract

Stunting pada bayi dapat terjadi karena kekurangan gizi seimbang dalam nutrisinya yang berdampak pada keterlambatan pertumbuhan dan perkembangan. Pola asuh pemberian nutrisi menjadi salah satu faktor yang berpotensi mempengaruhi kejadian stunting pada bayi. Diketahui hubungan pola asuh pemberian makan dengan kejadian stunting pada bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Umbulharjo I Kota Yogyakarta. Penelitian menggunakan desain deskriptif korelasi pedekatan cross sectional. Jumlah sampel 94 responden diambil menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data variabel pola asuh pemberian nutrisi menggunakan kuesioner terdiri dari 29 pertanyaan dan variabel kejadian stunting menggunakan buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) responden. Analisis menggunakan uji spearman rank. Pola asuh pemberian nutrisi oleh ibu mayoritas tepat 59,6% dan kejadian stunting pada bayi mayoritas tidak stunting 73,4%. Hasil uji spearman rank diperoleh p-value 0,020<0,05 dengan koefisien korelasi 0,240. Terdapat hubungan pola asuh pemberian nutrisi dengan kejadian stunting pada bayi di wilayah kerja Puskesmas Umbulharjo I Kota Yogyakarta dengan keeratan hubungan sangat lemah. Diperlukan pelatihan kader dan penyuluhan kepada ibu yang memiliki bayi tentang pola asuh pemberian nutrisi yang tepat untuk mencegah stunting pada bayi.
Pengaruh implementasi pemberdayaan kader dengan inovasi go-kader terhadap perilaku pencegahan penyakit tidak menular di masa pandemi covid -19 Indrayanti, Indrayanti; Sinaga, Mei Rianita Elfrida
Jurnal Kesehatan Vol 12 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan
Publisher : STIKES Bethesda Yakkum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35913/jk.v12i2.640

Abstract

Studi ini bertujuan mengetahui pengaruh implementasi pemberdayaan kader dengan Inovasi Go Kader (PeKa Go-Kader) terhadap Pencegahan Penyakit Tidak Menular pada Masa Pandemi Covid-19 Kota Yogyakarta. Penelitianini menggunakan studi  quasi experiment dengan desain pre dan post test without  group . Subyek penelitian ini  32 kader kesehatan. Teknik pengambilan sampel penelitian ini adalah accidental sampling. Pelatihan  PeKa Go Kader terdapat 2 sesi:  edukasi, skrining Kesehatan  HT dan DM. Komunikasi efektif serta Kunjungan rumah. Hasil penelitian menunjukkan nilai Z score 0,004 bahwa terdapat  pengaruh implementasi pemeberdayaan kader dengan Inovasi Go Kader (PeKa Go-Kader) terhadap Pencegahan Penyakit Tidak Menular pada Masa Pandemi Covid-19.
Variability In The Degree Of Dysmenorrhae In Women : The Role Of Prostaglandin Agniya Wiyatagati, Faisyah; Suprayogi, Andrew
Jurnal Kesehatan Vol 12 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan
Publisher : STIKES Bethesda Yakkum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35913/jk.v12i2.593

Abstract

 Menstruasi adalah proses fisiologis bulanan yang terjadi pada wanita selama usia reproduksi yang melibatkan meluruhnya dinding rahim (endometrium). Menstruasi sering dikaitkan dengan rasa sakit/ nyeri menstruasi (dysmenorrhoea) yang bervariasi di antara individu. Proses ini kerap menjadi masalah kesehatan paling umum pada seorang wanita dengan disertai gejala fisik dan emosional yang dapat mempengaruhi kualitas hidup wanita. Faktor yang berkontribusi pada variasi gejala fisik dan emosional adalah peran dari prostaglandin. Prostaglandin merupakan senyawa lipid (lemak) yang berperan penting pada proses suatu nyeri, termasuk nyeri menstruasi. Semakin tinggi intensitas nyeri menstruasi yang dirasakan maka semakin banyak juga jumlah prostaglandin pada tubuh. Dengan mempelajari hubungan antara tingkat prostaglandin dan intensitas nyeri menstruasi, diharapkan menjadi pembelajaran edukatif terhadap pengelolaan dismenore yang lebih efektif dalam bidang kesehatan maupun pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode narrative review yang menggunakan literatur dari Google Scholar dan PubMed. Setelah melakukan analisis PICO, kriteria inklusi dan eksklusi didapatkan berjumlah 9 artikel dan 3 lainnya adalah buku kedokteran. Hasilnya menunjukkan adanya korelasi antara kadar prostaglandin dan faktor yang menyertai pada seorang wanita yang dipengaruhi oleh faktor endokrin, faktor IMT, faktor genetik, faktor penyakit, dan faktor kejiwaan sehingga adanya variasi individu dalam respons terhadap prostaglandin juga mempengaruhi tingkat nyeri yang dialami. Kesimpulannya, dengan pemahaman yang lebih mendalam tentangperan prostaglandin dan faktor-faktor yang mempengaruhinya, kita dapat lebih baik memahami dan mengelola dismenore pada wanita.
Kajian Ukuran Lingkar Kepala Dan Kemampuan Kognitif Anak Dengan Stunting Dan Non Stunting Di Kecamatan Sabu Liae Anjelina, Fordiana; Adu, Apris A.; Liufeto, Mega O.L; Jutomo, Lewi
Jurnal Kesehatan Vol 12 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan
Publisher : STIKES Bethesda Yakkum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35913/jk.v12i2.632

Abstract

Stunting merupakan suatu kondisi di mana anak mengalami gangguan pada pertumbuhan, sehingga berdampak pada tidak optimalnya kemampuan kognitifnya dimasa depan. Berdasarkan data EPPGBM Puskesmas Eilogo, prevalensi stunting di Kecamatan Sabu Liae pada tahun 2021 masih terdapat 30,9%. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, dengan desain case control perbandingan 1:1 sehingga sampel anak balita stunting sebanyak 39 anak demikian anak non stunting juga sebanyak 39 anak. Analisis perbedaan parameter ukuran lingkar kepala menggunakan independent sampel T-test dan uji Mann-Whitney Test untuk menganalisis perbedaan kemampuan kognitif anak stunting dan non stunting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran lingkar kepala anak balita stunting memiliki ukuran yang lebih kecil (46,23 cm) dibandingkan anak balita non stunting yaitu (47,13 cm) dan perbedaan ini berbeda secara signifikan (0,024 < 0,05). Demikian pula perkembangan kognitif anak balita stunting lebih banyak yang terhambat (76,92 %) dibandingkan dengan anak balita non stunting hanya 43,59 %, dan perbedaan ini berbeda secara signifikan (0,003 < 0,05). Kesimpulan yaitu ukuran lingkar kepala anak non stunting lebih besar dibandingkan ukuran lingkar kepala anak stunting, dan perbedaan ini berbeda secara signifikan. Perkembangan kognitif anak balita stunting lebih banyak yang terhambat dibandingkan dengan anak balita non stunting dan perbedaan ini berbeda secara signifikan.
HUBUNGAN PENGETAHUAN GIZI, AKTIVITAS FISIK DAN POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN OBESITAS DI MADRASAH IBTIDAIYAH NURUL HUDA KOTA KUPANG S.S, Nurul Azizah; Talahatu, Anna Heny; Nur, Marselinus Laga
Jurnal Kesehatan Vol 12 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan
Publisher : STIKES Bethesda Yakkum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35913/jk.v12i2.633

Abstract

Masalah kesehatan yang ada pada masyarakat terutama pada anak-anak saat ini tidak hanya berfokus pada masalah kekurangan gizi, namun kini telah timbul masalah kesehatan akibat kelebihan gizi. Salah satu masalah kelebihan gizi pada anak yaitu obesitas. Berdasarkan data SSGI 2022, Obesitas (kegemukan) pada anak usia 5-12 yaitu 10,8% gemuk dan 9,2% obesitas, artinya 1 dari 5 anak usia 5-12 tahun gemuk atau obesitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara pengetahuan gizi, aktivitas fisik dan pola makan dengan kejadian obesitas di Madrasah Ibtidaiyah Nurul Huda Kota Kupang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan survey analitik dengan desain case control. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak di Madrasah Ibtidaiyah Nurul Huda Kota Kupang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan besar sampel 60 orang. Masing-masing variabel yang diuji menggunakan uji chi-square. Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat. Hasil penelitian berdasarkan uji chi-square menunjukan (p=0,324>0,05) yang berarti tidak ada hubungan antara pengetahuan Ibu dengan kejadian obesitas, (p=0,000<0,05) yang berarti ada hubungan antara aktivitas fisik dengan kejadian obesitas, (p=0,001<0,05) yang berarti ada hubungan antara pola makan dengan kejadian obesitas.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RUKUN LIMA KABUPATEN ENDE Septiani, Ryska Sintya; Riwu, Yuliana Radja; Takaeb, Afrona E.L
Jurnal Kesehatan Vol 12 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan
Publisher : STIKES Bethesda Yakkum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35913/jk.v12i2.634

Abstract

Diare merupakan suatu kondisi dimana individu mengalami buang air dengan frekuensi sebanyak tiga kali atau lebih per hari dengan konsistensi tinja dalam bentuk cair atau buang air besar lebih sering dari biasanya. Tahun 2022 Puskesmas Rukun Lima merupakan puskesmas dengan kasus diare balita tertinggi yakni sebanyak 185 kasus dibandingkan dengan 25 puskesmas lainnya yang ada di Kabupaten Ende. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kejadian diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Rukun Lima Kabupaten Ende. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel dalam penelitian sebanyak 92 orang yang ditentukan dengan teknik simple random sampling. Hasil analisis bivariat menggunakan uji chi-square menunjukkan variabel yang berhubungan dengan kejadian diare pada balita adalah perilaku mencuci tangan (p-value=0,001), pengolahan sampah (p-value=0,042) dan saluran pembuangan air limbah (p-value=0,046). Adapun variabel yang tidak berhubungan adalah pendidikan ibu (p-value=0,763) dan pengetahaun ibu (p-value=0,912). Disimpulkan terdapat hubungan antara perilaku mencuci tangan, pengolahan sampah dan saluran pembuangan air limbah dengan kejadian diare pada balita serta tidak adanya hubungan antara pendidikan dan pengetahuan ibu dengan kejadian diare pada balita.
Eksplorasi pengalaman belajar mahasiswa keperawatan: hambatan dan harapan dalam belajar bahasa Inggris sebagai bahasa asing Riendrasiwi, Noviyanti
Jurnal Kesehatan Vol 12 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan
Publisher : STIKES Bethesda Yakkum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35913/jk.v12i2.642

Abstract

Untuk menghadapi persaingan global, mahasiswa perlu membekali diri salah satunya dengan kemampuan berkomunikasi dalam Bahasa Inggris. Karena kebutuhan komunikasi yang spesifik dalam konteks keperawatan, mahasiswa keperawatan mempelajari Bahasa Inggris sebagai Bahasa Inggris untuk Tujuan Khusus (English for Specific Purposes-ESP). Namun, belajar Bahasa Inggris dengan kategori ESP bukanlah hal yang mudah. Ada beberapa kesulitan dan penyesuaian yang perlu dilakukan selama proses belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk mengidentifikasi hambatan yang dihadapi oleh mahasiswa keperawatan dalam belajar Bahasa Inggris sebagai bahasa asing, sekaligus menggali harapan mereka terhadap proses belajar tersebut. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan diskusi kelompok terfokus yang dilakukan terhadap 10 responden mahasiswa keperawatan semester lima. Hasil penelitian menunjukkan enam tema utama terkait hambatan yang dapat dikategorikan dalam hambatan internal dan hambatan eksternal. Eksplorasi tentang harapan menunjukkan bahwa mahasiswa menginginkan perubahan dalam beberapa aspek pembelajaran bahasa Inggris, yang meliputi penerapan sistem levelling, pengurangan jumlah mahasiswa dalam kelas, peningkatan fasilitas belajar, dan pengaturan jadwal yang lebih terstruktur
Mitigasi Bencana Pada Komunitas Terpilih di Area Bencana Erupsi Gunung Merapi Yogyakarta. isnanto, Isnanto
Jurnal Kesehatan Vol 12 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan
Publisher : STIKES Bethesda Yakkum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35913/jk.v12i2.645

Abstract

Gunung Merapi adalah gunung berapi aktif di Daerah Istimewa Yogyakarta. Letusan gunung Merapi berdampak luas pada beberapa kabupaten, menyebabkan korban jiwa, serta kerugian finansial yang besar. Oleh karena itu harus dilakukan mitigasi yang tepat. Mitigasi bencana adalah isu kritis karena komunitas di area rawan bencana setiap hari berhadapan bahaya vulkanik. Studi ini bertujuan untuk mengetahui gambaran mitigasi bencana erupsi gunung Merapi pada komunitas terpilih di area rawan bencana erupsi gunung Merapi dengan menggunakan metode deskriptif analitik, melibatkan 170 kepala keluarga sebagai responden. Nilai rata-rata interpretasi deskriptif mitigasi bencana di komunitas terpilih di gunung Merapi di Yogyakarta, dalam hal mitigasi struktural adalah sangat tinggi (4,75), dan nilai mean mitigasi non-struktural juga sangat tinggi (4, 77). Sehingga nilai rata-rata mitigasi bencana di beberapa komunitas terpilih di sekitar Merapi adalah sangat tinggi (mean 4,76). Dalam perspektif peneliti, secara keseluruhan nilai rata-rata yang sangat tinggi dalam interpretasi deskriptif mitigasi bencana di masyarakat terpilih di sekitar Merapi mengindikasikan adanya konsensus yang kuat mengenai keefektifan langkah-langkah mitigasi struktural dan non-struktural. Kesimpulannya adalah nilai rata-rata yang sangat tinggi menunjukkan bahwa anggota masyarakat mengakui pentingnya strategi mitigasi struktural dan non-struktural dalam mengurangi risiko yang terkait dengan letusan gunung berapi. Masyarak terus menjaga kualitas mitigasi bencana dalam level tinggi.
VIDEO ANIMASI DIGITAL BERPENGARUH TERHADAP PENGETAHUAN ANAK PRA SEKOLAH DALAM MENJAGA KESEHATAN GIGI DAN MULUT DI TK ANNUR-2 SLEMAN Deny Krisnanto, Paulinus; Widayati , Ririn Wahyu; Lestiawati, Endang; Lombua, Iwin
Jurnal Kesehatan Vol 12 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan
Publisher : STIKES Bethesda Yakkum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35913/jk.v12i2.658

Abstract

Pada usia prasekolah rentan terdahap permasalahan kesehatan gigi dan mulut merupakan golongan rawan terjadi karies gigi dan mengalami gigi berlubang. Masalah kesehatan gigi dan mulut adalah hal yang dapat dihindari dengan melakukan perawatan sejak dini untuk mendukung kesehatan gigi salah satunya dengan perawatan masa anak-anak, perawatan gigi anak dilakukan untuk menghindari kellaian atau tanggapan gigi dan membuat gigi sehat, teratur, rapi, dan indah. Salah satu Tindakan untuk mengurangi masalah Kesehatan gigi dan mulut yaitu dengan edukasi.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menegtahui pengaruh edukasi terhadap pengetahuan anak pra sekolah dalam Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut. Sampel penelitian ini adalah total sampling dengan responden berjumlah 51 dan dilaksanakan pada bulan Agustus 2024 denganUji statistic menggunakan Uji  bivariat menggunakan Wilcoxon karena data berditrubusi tidak normal. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan dan intervensi yang diberikan menggunakan video. Hasil penelitian yang didapatkan melalui uji wlxocon dengan p value 0,001, nilai pengetahuan sebelum diberikan intervensi dengan median 60 dan pengetahuan setelah diberikan edukasi nilai median menjadi 80. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan pemberian edukasi dengan media video terhadap peningkatan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut anak TK.
Pengaruh Latihan Lateral Prehension Grip Terhadap Kekuatan Otot Pada Pasien Stroke Non Hemoragik (SNH) Di RSUD Tangguwisia Yunica Astriani; Indah Sintya Dewi, Putu
Jurnal Kesehatan Vol 12 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan
Publisher : STIKES Bethesda Yakkum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35913/jk.v12i2.675

Abstract

Stroke Non Hemoragik adalah gangguan pada sistem saraf pusat akibat terbentuknya bekuan darah yang menghambat aliran darah ke otak. Kondisi ini memicu gangguan fungsi, seperti melemahnya jari-jari tangan. Salah satu metode untuk mengurangi dampaknya adalah rehabilitasi dengan latihan Lateral Prehension Grip. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latihan Lateral Prehension Grip terhadap kekuatan otot pada pasien Stroke Non Hemoragik. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental dengan metode One Group Pre-Test dan Post-Test. Subjek penelitian adalah pasien Stroke Non Hemoragik yang mengalami kelemahan jari-jari tangan, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Sampel terdiri dari 12 orang. Analisis dengan uji Wilcoxon menunjukkan adanya pengaruh signifikan terhadap kekuatan otot pasien Stroke Non Hemoragik (p=0,025). Dengan demikian, latihan Lateral Prehension Grip terbukti berpengaruh terhadap kekuatan otot pada pasien Stroke Non Hemoragik.

Page 1 of 2 | Total Record : 15