cover
Contact Name
Jurnal CWE
Contact Email
jurnal@cwe.ac.id
Phone
(021) 82603550
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Gapura No 8 Rawa Banteng, Cibuntu, Cibitung, Bekasi, Jawa Barat
Location
Kota bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL CITRA WIDYA EDUKASI
ISSN : 20860412     EISSN : 26866307     DOI : -
Jurnal Citra Widya Edukasi merupakan jurnal ilmiah yang sangat terkait dengan ilmu pengetahuan dalam bidang pertanian dan perkebunan, teknologi pengolahan serta manajemen logistik. Jurnal ini diharapkan dapat menjadi media komunikasi ilmiah bagi para pakar, peneliti dan praktisi yang bergerak di ketiga bidang ilmu tersebut.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 231 Documents
Strategi Pengadaan Fresh Fruit Bunch (FFB) dengan Analisis Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats (SWOT) (Studi kasus di PT Cisadane Sawit Raya) Sulistyanto .
JURNAL CITRA WIDYA EDUKASI Vol 4 No 1 (2012): JCWE Edisi Mei 2012
Publisher : Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.809 KB)

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan mulai tanggal 22 Februari 2011 sampai dengan 7 April 2011 yang bertempat di PMKS PT Cisadane Sawit Raya, Sei Siarti, kecamatan Panai Tengah, Kabupaten Labuhan Batu, Sumatera Utara. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat strategi pengadaan FFB dengan analisis SWOT di PMKS PT CSR. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode observasi lapangan, depth interview dan studi pustaka. Data-data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis secara deskriptif serta diperkuat dengan tinjauan pustaka. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan terlihat bahwa faktor-faktor strategis eksternal memiliki rating yang cukup baik (2.53), sama halnya dengan IFAS yang memiliki rating 2.52. Sebenarnya dengan melihat rating yang sama ini, dapat disimpulkan bahwa faktor strategi eksternal dan faktor strategi internal memiliki peluang yang sama dalam mempengaruhi PT CSR dimasa yang akan datang. Melihat opportunities dan threats yang begitu besar dalam industri kelapa sawit akhirnya akan bermuara pada win win solution, sedangkan strengths dan weaknesses yang ada di PT CSR akan bermuara pada pertimbangan harga pembelian.
Teknik Minimalisasi Kernel Losses di Claybath Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit Ari Saraswati
JURNAL CITRA WIDYA EDUKASI Vol 4 No 1 (2012): JCWE Edisi Mei 2012
Publisher : Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.61 KB)

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal tanggal 22 Februari 2011 hingga 4 Mei 2011. Bertempat di Pabrik Kelapa Sawit PT. BKB, Jalan Alamunda Km 14, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu, Banjarmasin, Propinsi Kalimantan Selatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meminimalisasi kernel losses di claybath Pabrik pengolahan kelapa sawit. Penelitian ini terdiri dari beberapa tahapan, antara lain: A. Menguji kapasitas aktual Ripple mill, B. Menguji persentase output LTDS 1& LTDS 2, C. Menguji persentase umpan yang masuk ke Claybath, D. Mengukur Specific gravity suspensi Claybath, dan E. Melakukan analisa kernel losses di Claybath. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan terlihat bahwa Pengaturan material balance dan penggunaan Hydrocyclone 2 stage belum bisa menurunkan kernel losses di Claybath dibawah standar yang telah ditetapkan. Penyebab tingginya kernel losses dapat diatasi dengan cara memperbaiki sistem perebusan, Cake Breaker Conveyor serta Polishing drum. Karena banyaknya fibre yang melekat pada cangkang mengindikasikan bahwa sistem perebusan kurang baik, sehingga setelah proses press, masih banyak nut yang mengandung fibre. Polishing drum juga harus dikondisikan untuk membersihkan fibre yang masih melekat pada nut yang didukung dengan hisapan angin dari Fibre cyclone.
Analisa Penentuan Ketinggian Keluaran Air Pada Pompa Hydram Istianto Budhi Rahardja
JURNAL CITRA WIDYA EDUKASI Vol 4 No 1 (2012): JCWE Edisi Mei 2012
Publisher : Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.968 KB)

Abstract

Pompa hydram adalah pompa yang bekerja berdasarkan atas tekanan kerja katup yang ditekan oleh aliran air dari ketinggian tertentu sampai nilai pengeluaran air (output) yang melebihi dari permukaan awal. Pompa hydram merupakan pompa yang tidak mempergunakan tenaga listrik atau tenaga BBM, sehingga penggunaan dari pompa hydram dapat bekerja selama 24 jam tanpa memerlukan energy listrik. Pompa hydram sangat cocok dipergunakan untuk daerah yang mempunyai topografi yang sangat signifikan dan daerah yang jauh dari sumber air.
Pengaruh Pemberian Pupuk Controlled-Release Fertilizer (Meister MX) terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit Rufinusta Sinuraya
JURNAL CITRA WIDYA EDUKASI Vol 4 No 1 (2012): JCWE Edisi Mei 2012
Publisher : Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (118.355 KB)

Abstract

Pupuk adalah material yang ditambahkan pada media tanam atau tanaman untuk mencukupi kebutuhan hara yang diperlukan tanaman sehingga mampu berproduksi dengan baik. Material pupuk dapat berupa bahan organik ataupun non-organik. Pemupukan yang baik apabila kandungan unsur hara di dalam pupuk bisa terserap dengan baik oleh tanaman. Efisiensi dan efektivitas pemberian pupuk sangat dipengaruhi oleh metode aplikasi pemupukan yang diterapkan. Pupuk Controlled-Release Fertilizer Meister Mx merupakan pupuk majemuk yang berbentuk bulat yang dilapisi dengan lilin pada bagian luarnya yang bersifat slow release. Dalam pemupukan, hal yang diperhatikan tidak hanya kepada peningkatan pertumbuhan bibit, melainkan juga besarnya biaya yang dibutuhkan selama pemupukan tersebut. Pemupukan yang baik dengan biaya yang minimal tetapi menghasilkan bibit yang berkualitas menjadi kunci utama kesuksesan pembibitan.
Analisis Keterlambatan Pembelian Barang (Purchasing) di Perusahaan Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit (Studi Kasus di PT Unggul Widya Teknologi Lestari Sulawesi Barat) Muhammad Sapruwan
JURNAL CITRA WIDYA EDUKASI Vol 4 No 1 (2012): JCWE Edisi Mei 2012
Publisher : Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.979 KB)

Abstract

Industrial oil palm plantations are ideal not only focus on the activities of oil palm plantation and processing fruit only, but must be able to have parts that function with optimum support. Supporting part has a role as budgeting, warehousing, purchasing, and others, should be managed and functioned with a maximum. One of the very big role and become an important part of the purchase. In the oil palm plantation industry purchases made for the procurement of all equipment and materials needed to run industry. Starting from raw materials such as seeds to support the smooth administration of goods such as stationery, all managed by the purchasing department.Research and Field Work Practice aims to analyze the case of Purchase At Factory oil palm plantation of PT. Unggul Widya Teknologi Lestari. The problem is often the case that the purchase of a mistake buying in quantity and quality of goods and delay. This problem also happened in PT. Unggul Widya Teknologi Lestari. Delays providers of goods needed by the company can inhibit the activities of production, so the authors suggest to improve the procurement system, namely by Memubat date Order Receipt to help control and avoid delays in procurement of goods, socialize Standard Operating Companies regarding compulsory purchase where known by the operational, use of facilities and purchase information technology (software) in the procurement process at the company's overall material.
Rancangan Identifikasi Sistem dan Struktur Pengendali Berbasis Jaringan Syaraf Tiruan pada Pressure Process Rig (Feedback 38-714) Ahmad Mahfud
JURNAL CITRA WIDYA EDUKASI Vol 3 No 2 (2011): JCWE Edisi Nopember 2011
Publisher : Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.466 KB)

Abstract

Sampai dengan saat ini telah banyak dikembangkan sejumlah sistem pengendalian yang didasarkan pada konsep kendali linier maupun nonlinear. Salah satu metode sistem kendali tersebut adalah sistem kontrol yang didasarkan pada model kendali balik (Inverse System). Metode ini sangat bergantung pada kemampuan untuk menciptakan model sistem balik. Jaringan syaraf tiruan salah satu metode kendali yang dapat memodelkan berbagai sistem kendali non linear termasuk sistem kendali baliknya yang akan dibahas dalam tulisan ini. Kemampuan Jaringan Syaraf Tiruan dalam hal nonlinearitas, adaptif dan mampu memetakan input dan output menjadi latar belakang penerapan prinsip JST sebagai pengendali peralatan uji laboratorium Pressure Process Rig. Teknik kendali balik Jaringan syaraf tiruan akan diterapkan sebagai pengendali melalui model pembalik pada sebuah plant/proses dengan metode Backpropagation. Untuk pelatihan/training di JST, sistem data input-outputnya digenerasikan dengan uji tanggapan loop terbuka pada plant yang sesungguhnya, yang mana data tersebut dibagi menjadi dua, 25% data diterapkan untuk pelatihan dan 75% data lainnya digunakan untuk validasi (pengujian). Model akhir yang akan dituju adalah dalam bentuk inverse model JST, yang didasarkan pada sistem kendali JST. Kemampuan sistem kendali JST selanjutnya dibandingkan dengan hasil pengendalian sebelumnya yang telah dilakukan dengan metode PID.
Analisa Pengaruh Pendinginan Pada Bahan Besi Istianto Budhi Rahardja
JURNAL CITRA WIDYA EDUKASI Vol 3 No 2 (2011): JCWE Edisi Nopember 2011
Publisher : Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.411 KB)

Abstract

Logam besi merupakan bahan logam ferro yang mempunyai kadar karbon 0,05 % - 0,30 % C yang dipergunakan pada bidang industri dan masyarakat umum. Untuk mengetahui kekuatan bahan logam besi dapat dipergunakan pengujian dengan memberikan beban. Pemberian beban yang dilakukan adalah sebesar ½ kg, 1 kg, 1 ½ kg, dan 2 kg dengan tujuan untuk mengetahui jarak pengukuran lengkungan pada bahan logam besi berdiameter 6 mm serta panjang bahan 100 cm. Dengan memberikan perlakuan pada bahan logam tersebut, yaitu dengan memanaskan logam sampai 200°C kemudian memberikan pendinginan secara cepat dengan zat cair (air, minyak goring, dan oli), maka di peroleh jarak pengukuran lengkungan benda sebesar 15,25 % - 28,02 % dari bahan logam yang tidak dilakukan perlakuan.
Manajemen Pengeluaran Pupuk dengan Sistim Untilan dari Gudang Central untuk Menunjang Aplikasi Pemupukan Yang Benar Muhammad Sapruwan
JURNAL CITRA WIDYA EDUKASI Vol 3 No 2 (2011): JCWE Edisi Nopember 2011
Publisher : Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.157 KB)

Abstract

Untilan system is a system that is simple and easy to do. because it can keep the dose / size of the fertilizer, labor, facilitates activities such as facilitating the timing, methods and goals, so that when untilan system can be managed properly at the time of release of goods from the warehouse, is expected to obtain the correct application of fertilizer. And finally, can increase crop productivity. Where the expenditure management system with the expected target untilan applying the proper fertilizer application can achieve, namely, Right Dose, Right Time Right Targets How.
Analisa Pengaruh Retention Time terhadap Persentase Kadar Kotoran pada Crude Palm Oil (CPO) St. Nugroho Kristono; Istianto Budhi Rahardja; Anita Rahayu
JURNAL CITRA WIDYA EDUKASI Vol 3 No 2 (2011): JCWE Edisi Nopember 2011
Publisher : Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.249 KB)

Abstract

Retention time merupakan metode pengendapan pada suatu zat cair untuk menurunkan partikel-partikel berat dan sangat kecil di dalam suatu bejana. Metode ini menggunakan waktu tunggu untuk menurunkan kotoran yang terikut/terbawa oleh Crude Palm oil (CPO) yang masuk dalam bejana, dan memurnikan CPO sebelum ditempatkan pada proses akhir (storage tank) dari Pabrik Minyak Kelapa Sawit. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei 2011 bertempat di Pabrik Kelapa Sawit Baras Kabupaten Mamuju Propinsi Sulawesi Barat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Retention Time terhadap persentase kadar kotoran pada Crude Palm Oil (CPO) di Pabrik Kelapa Sawit. Berdasarkan hasil penelitian terlihat bahwa Retention time memiliki hubungan negatif atau berbanding terbalik terhadap kadar kotoran yaitu semakin lama retention time maka kadar kotoran pada CPO akan semakin rendah. Besarnya pengaruh retention time terhadap kadar kotoran dari hasil analisa statistik yaitu sebesar 63,895% dan sisanya sebanyak 36,105% dipengaruhi oleh faktor lainnya.
Aplikasi Janjang Kosong Hasil Proses Pabrik Kelapa Sawit sebagai Pengganti Pupuk Anorganik MOP di Areal Tanaman Kelapa Sawit Belum Menghasilkan Rufinusta Sinuraya; Hoiruddin Lubis
JURNAL CITRA WIDYA EDUKASI Vol 3 No 2 (2011): JCWE Edisi Nopember 2011
Publisher : Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.674 KB)

Abstract

Janjangan kosong merupakan limbah dengan volume yang paling banyak dari proses pengolahan Tandan Buah Segar (TBS) pada pabrik Kelapa Sawit, mencapai 23% dari TBS yang diolah. Dalam satu ton janjang kosong mempunyai kandungan unsur nitrogen 3,6 kg, phosphat 0.9 kg, kalium 11 kg dan magnesium 1,4 kg. Dekomposisi Kandungan Unsur Hara Dalam Janjangan Kosong yaitu Nitrogen (N) 205 hari, Fosfat (P) 85 hari, Kalium (K) 25 hari, dan Magnesium (Mg) 115 hari. Dosis Aplikasi Janjang Kosong Di lapangan 25 ton/ha/tahun atau 175 kg/pokok. Pengaplikasian janjang kosong dapat menggantikan pupuk muriate of potash (MOP) pada pupuk anorganik. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui fungsi dan kegunaan janjang kosong, mengetahui peran penting dan tujuan aplikasi janjang kosong serta teknik pengaplikasiannya. Aplikasi janjang kosong dapat meningkatkan proses dekomposisi sehingga kandungan fisik, biologi, dan kimia pada tanah meningkat. Dosis pada pupuk yang terkandung dalam 175 kg janjang kosong/pokok adalah 3,2 kg muriate of potash (MOP) sehingga kandungan dosis muriate of potash (MOP) pada janjang kosong sudah mencukupi sehingga muriate of potash (MOP) anorganik tidak perlu lagi diaplikasikan.