cover
Contact Name
Anindya Dwi Risdhayanti
Contact Email
ninndoo@gmail.com
Phone
+62341-440424
Journal Mail Official
elkolind@polinema.ac.id
Editorial Address
Jl. Soekarno Hatta no. 9 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Elkolind : Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri
ISSN : 23559195     EISSN : 23560533     DOI : http://dx.doi.org/10.33795
Core Subject : Engineering,
Elektronika : VLSI Sistem Embedded Devais IoT Konverter Data Sensor Sistem Instrumentasi Sistem Otomasi Industri : Mekatronika dan Robotika Sistem Kontrol Instrumentasi Industri Autonomous Vehicle Kecerdasan Buatan
Articles 286 Documents
Kontrol PID Untuk Pengaturan Kecepatan Motor DC Pada Penggulungan Hasil Cetak Filament Berbahan Daur Ulang (3D Printing) Yudi Utomo
Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri Vol. 7 No. 2 (2020): Jurnal Elkolind Vol. 7, No. 2, 2020 (Juli 2020)
Publisher : Program Studi Teknik Elektronika Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada proses pencetakan filament adalah pemosisi dan penggulugan. Pada beberapa proses penggulugan, proses tersebut masih dilakukan secara manual sehingga waktu kurang optimal. Untuk mengatasi permasalahan tersebut diperlukan suatu alat yang mampu menggulung benang filament dengan baik yang bisa dilakukan dengan alat penggulugan yang terkontrol kondisi filament nya. Pengamatan hasil penggulugan dilakukan dengan membandingkan atau melihat pengaruh kondisi filament dan kecepatan putaran spooling terhadap hasil penggulugan. Dengan pengaturan kondisi filament yang tepat diharapkan mendapatkan hasil penggulugan yang baik. Berdasarkan pengujian didapatkan respon system yang baik dengan nilai Kp=2,2 Ki=1,7 dan Kd=1,07 Prinsip kerja penggulugan benang filament ini yaitu menstabilkan kondisi filament pada spooling terhadap benang filament yang digulung, dengan maksimum benang filament 1kg. Jika setpoint yang dimasukkan adalah Preset Value 3 maka kecepatan akan meningkat kemudian menyesuaikan dengan setpoint yang diberikan. Massa yang diberikan berpengaruh terhadap waktu penggulugan. Ketika spooling menggulung benang filament selanjutnya benang filament yang sudah tergulung mencapai batas yang ditentukan yaitu 1kg maka system akan mati secara otomatis.
Deteksi Akurasi Dan Analisa Ekor Difenrensial Kincir Angin Syahrul Akhmal Hidayatulloh
Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri Vol. 7 No. 2 (2020): Jurnal Elkolind Vol. 7, No. 2, 2020 (Juli 2020)
Publisher : Program Studi Teknik Elektronika Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai deteksi ekor untuk mengarahkan kincir angin pada arah datangnya angin, melihat perubahan tegangan yang dihasilkan oleh generator, dan menganalisa perubahan hasil tegangan dari kondisi pengujian setiap model ekor. Tujuan lain dilakukannya penelitian ini adalah untuk mendapatkan bukti empiris mengenai pengaruh model ekor untuk mengikuti arah datangnya angin. Pada penelitian model ekor kincir angin dilakukan dengan dua variasi kecepatan yaitu 10 m/s dan 12 m/s. Pengaruh setiap model ekor yang di alami oleh putaran poros kincir angin yang akan mempengaruhi perubahan tegangan. Pada penelitian yang telah dilakukan dapat di simpulkan bahwa. Pengujian ketiga model ekor dengan pengambilan data per blok, disimpulkan bahwa ketiga model ekor mempunyai titik kesetabilan sendiri-sendiri. Ekor 1 stabil pada kecepatan rendah yaitu 10 m/s, ekor 2 dan 3 stabil pada kecepatan angin rendah ke tinggi yaitu 10 m/s dan 12 m/s. Pengujian model ekor 3 dapat digunakan pada kecepatan rendah dan tinggi, dan dapat menghasilkan tegangan yang lebih stabil yaitu 1,78 Volt.
Implementasi Algoritma Fuzzy Pada Alat Sortir Kematangan Buah Kopi Berdasarkan Warna Berbasis Arduino Uno Beryl Ardinata
Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri Vol. 7 No. 2 (2020): Jurnal Elkolind Vol. 7, No. 2, 2020 (Juli 2020)
Publisher : Program Studi Teknik Elektronika Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Indonesia produksi kopi saat ini masih terhambat oleh kualitas kopi yang rendah sehingga mempengaruhi perkembangan produksi kopi. Hal ini disebabkan kesalahan dalam pasca panen yang kurang tepat. Untuk mendapatkan biji kopi yang berkualitas baik maka diperlukannya penanganan pasca panen dengan melakukan proses sortasi, proses pencucian, proses pengeringan, dan proses penyangraian. Proses sortasi adalah proses pertama saat panen kopi, saat ini masih banyak menggunakan proses pemisahan buah kopi secara manual, sehingga membutuhkan waktu yang lama dan tidak akurat dalam proses memisahkan buah kopi, jika proses ini dilakukan secara otomatis akan membutuhkan waktu yang lebih singkat, akurat dan membantu meringankan kerja petani. Sistem ini dirancang agar dapat membantu meringankan pekerjaan petani dengan dibuat sebuah alat berupa pemilah kopi dengan menggunakan sensor TCS3200, yang dilengkapi dengan motor servo sebagai pemilah. Sistem ini akan memberikan data hasil warna berupa tegangan dan ukuran buah satuan sentimeter dilanjutkan dengan proses pensortiran buah.
Implementasi Kontrol PID Untuk Pengaturan Suhu Pada Proses Pengeringan Rumput Laut Aditya Ardian Noor
Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri Vol. 7 No. 2 (2020): Jurnal Elkolind Vol. 7, No. 2, 2020 (Juli 2020)
Publisher : Program Studi Teknik Elektronika Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budidaya rumput laut saat ini sudah menjadi pekerjaan utama bagi masyarakat pesisir Utara Pulau Nusa Penida, hal ini karena permintaan rumput laut untuk memenuhi pasar ekspor cukup tinggi. Tiga faktor penting yang menunjang mutu rumput laut yaitu teknik budidaya, umur panen, dan proses pengeringan. Pengeringan yang dilakukan selama ini mengandalkan sinar matahari, selain memerlukan waktu yang cukup lama, juga tidak stabilnya suhu pengeringan. Tujuan penelitian ini adalah melakukan pengeringan dengan pengontrolan suhu dengan metode PID. Rumput laut diatur pada kisaran suhu 45-75oC dengan menggunakan sensor suhu tipe DS18B20, heater yang digunakan memiliki daya 1500 watt dan rangkaian driver heater menggunakan pengendali PID. Metode control PID trial and error digunakan untuk mencari nilai konstanta Kp, Ki, dan Kd yang paling optimal. Nilai konstanta PID yang diperoleh pada kondisi keluaran yang stabil dan pengeringan rumput laut lebih efisien adalah Kp=5, Ki=2,5, dan Kd=1,5.
Kontrol PID Pada Steam Mini Plant Boiler Menggunakan PLC dan HMI Kurniawan Falahi Akbar
Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri Vol. 7 No. 3 (2020): Jurnal Elkolind Vol. 7, No. 3, 2020 (September 2020)
Publisher : Program Studi Teknik Elektronika Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Boiler merupakan bejana yang didesain tertutup untuk mengubah air menjadi uap air yang bertekanan. Secara tidak langsung ketinggian dan volume air berpengaruh dalam pegaturan tekanan di dalam boiler. Untuk mencegah terjadinya overpressure dibutuhklan perangkat kontrol yang stabil agar sesuai dengan setpoint yang diinginkan. Kontrol PID pada PLC (Programmable Logic Controller) dan HMI (Human Machine Interface) dapat digunakan sebagai alat untuk mengontrol sistem yang stabil dan memonitoring kinerja sistem secara real time. Pengaturan tekanan pada boiler dirancang oleh beberapa komponen yang terdiri dari: Motor Servo, Sensor tekanan (mpx5700ap), PLC dan HMI. Sistem ini berfungsi untuk mengontrol tekanan pada boiler sesuai dengan setpoint agar tidak terjadi overpressure. Dari data hasil pengujian didapatkan nilai konstanta PID Kp = 28.01, Ki = 0.46, dan Kd = 1.68 untuk mendapatkan sisem yang stabil pada boiler yang ditampilkan dalam HMI dengan waktu respon sebesar 0.25 detik.
Implementasi Metode PI Untuk Pengaturan Suhu Pada Proses Pengeringan Kelopak Bunga Rosella Delila Cahya
Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri Vol. 7 No. 3 (2020): Jurnal Elkolind Vol. 7, No. 3, 2020 (September 2020)
Publisher : Program Studi Teknik Elektronika Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bunga rosella di Indonesia dikonsumsi sebagai minuman teh herbal. Untuk memproses bunga rosella sebelum dikonsumsi, bunga rosella dipetik.kemudian.dikeringkan.di bawah sinar matahari. Namun pengeringan dengan menjemur.pada tempat terbuka di bawah sinar matahari membutuhkan.waktu cukup lama dua sampai tiga hari apabila musim hujan bisa mencapai tujuh hari. Untuk menyelesaikan permasalahan proses pengeringan bunga rosella secara konvensional, dapat dilakukan pengeringan menggunakan oven listrik dengan heater sebagai media pengering kelopak bunga rosella. Proses pengeringan rosella menggunakan oven listrik dengan mengatur suhu menggunakan kontrol PI yang diterapkan pada heater agar dapat mengatur tegangan keluaran pada heater dengan setpoint 60oC. Metode ZN 1 dengan nilai Kp=9,49, dan Ki=0.02 didapatkan hasil pengujian suhu dengan performansi nilai td= 305 detik, tr= 904 detik, tp= 1268 detik, ts = 904 detik dan overshoot 1,67%. Proses penegeringan membutuhkan waktu yang lebih cepat selama 13 jam 30 menit dan menghasilkan berat akhir rosella 100gram.
Sistem Crusher Pada Cucurbita Powder Menggunakan Metode PID Untuk Pengembangan Laboratorium Kontrol Fakhrizal Fivaldi
Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri Vol. 7 No. 3 (2020): Jurnal Elkolind Vol. 7, No. 3, 2020 (September 2020)
Publisher : Program Studi Teknik Elektronika Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Labu kuning (Cucurbita) adalah salah satu buah yang mempunyai .kandungan gizi yang cukup melimpah, namun masih sedikit orang yang memanfaatkan buah tersebut maka diperlukan inovasi untuk meningkatkan minat masyarakat untuk mengonsumsinya dengan cara mengolah buah labu menjadi suatu produk yang praktis dan tahan lama penyimpanannya. Pada awal proses pembuatan tepung labu kuning terdapat proses crusher atau penggilingan bahan baku, namun mesin penggiling menggunakan motor memiliki kelemahan karena apabila beban yang harus digiling bertambah, maka akan mempengaruhi kecepatan motor. Supaya kecepatan motor tetap konstan maka pengontrolan yang digunakan yaitu dengan menerapkan metode PID (Proportional Integral Derivatif), kontrol PID...akan membandingkan nilai set point dengan kecepatan motor yang dibaca oleh rotary encoder, hasil perbandingan akan menghasilkan nilai error dan kemudian kecepatan motor menuju ke kondisi stabil. Perancangan kontroler PID menggunakan kurva reaksi Ziegler Nichols menghasilkan nilai Kp = 0.18 Ki = 0.6 dan Kd = 0.135. Hasil yang...didapatkan antara lain rise time (tr) sebesar 4.8 s, settling time (ts) 13.7 s, peak time (tp) sebesar 8.4 s dan Percent Overshoot (Po) sebesar 10.1 %. Respon sistem lebih bagus menggunakan Trial Error dengan rise time (tr) sebesar 4.7 s, settling time (ts) senilai 6.4 s, peak time (tp) sebesar 5.1 s dan Percent Overshoot (Po) sebesar 7.65 % yang memiliki nilai Kp = 0.2, Ki = 0.03 dan Kd = 0.05.
Sistem Kontrol Kecepatan Motor Spinner Pada Cucurbita Powder Menggunakan Metode PID Bobby Ananda
Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri Vol. 7 No. 3 (2020): Jurnal Elkolind Vol. 7, No. 3, 2020 (September 2020)
Publisher : Program Studi Teknik Elektronika Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inti dalam pembuatan cucurbita powder adalah pemisahan antara ampas dan air labu, dalam proses ini terdapat dua cara yaitu manual dengan kain kasa, dan otomatis menggunakan alat spinner. Untuk efisiensi waktu dan juga tenaga, perlu dibuat miniplant mesin ekstraksi air labu otomatis yang kecepatan motor spinnernya dikontrol menggunakan metode PID. Motor spinner ini menggunakan mikrokontroler Arduino Uno sebagai kontrolernya dan sensor rotary encoder sebagai sensor kecepatannya. Perancangan kontroler PID menggunakan metode Ziegler Nichols menghasilkan nilai Kp = 9.15 Ki = 2.31 dan Kd = 9.05. Hasil yang didapatkan antara lain rise time (tr) sebesar 10.2 s, settling time (ts) 37 s, peak time (tp) sebesar 24 s dan Percent Overshoot (Po) sebesar 7.6%. Pengujian dilakukan dengan memberikan beban 1kg campuran labu dan air. Proses akhir dari spinning labu ini ditandai keringnya ampas pada dinding tabung peniris.
Otomasi Pemberian Nutrisi Pada Sayuran Hidroponik Berbasis Embedded System Faiza Adiniyah Rosyidi
Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri Vol. 7 No. 3 (2020): Jurnal Elkolind Vol. 7, No. 3, 2020 (September 2020)
Publisher : Program Studi Teknik Elektronika Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem hidroponik merupakan bertanam menggunakan air, nutrisi dan oksigen. Sistem ini dibuat sebagai pengganti budidaya pertanian yang membutuhkan lahan besar. Pada sistem ini juga menggunakan sensor suhu, sensor pH, sensor level ketinggian air dan sensor TDS dengan aktuator pompa tandon nutrisi, pompa nutrisi A, pompa nutrisi B, dan pompa air bersih sebagai pembantu untuk memaksimalkan sistem otomasi ini. Selain dimonitor pada LCD, juga dapat dikontrol melalui Handphone Android dan menggunakan metode PID sebagai pengatur laju aliran aktuator pompa tandon nutrisi. Pada sistem mendapatkan hasil suhu stabil di angka 27°C, jika kurang atau lebih akan berpengaruh pada laju aliran pada pipa hidroponik. Kadar nutrisi 500ppm pada Minggu 1 dan 2 dan 1400ppm pada Minggu 3 dan 4 dengan pH 6. Berat sawi di hidroponik selama 4 minggu memiliki berat 60g dan sawi ditanah memiliki berat 30g. Dapat disimpulkan bahwa sawi yang dari hidroponik mengalami tumbuh kembang lebih optimum
Aplikasi PID Controller Level Feed Water Boiler pada Miniplant dengan Menggunakan PLC Dan HMI Septian Dwi Prasetya
Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri Vol. 7 No. 3 (2020): Jurnal Elkolind Vol. 7, No. 3, 2020 (September 2020)
Publisher : Program Studi Teknik Elektronika Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Feedwater merupakan air yang akan diumpankan ke dalam boiler dengan suhu tertentu sehingga pemanasan air di dalam boiler lebih efisien dan tidak membutuhkan banyak bahan bakar dalam menghasilkan uap. Untuk menjaga level feedwater agar tidak melewati range yang telah ditentukan, maka dibutuhkan pengontrolan PID. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah sistem pengontrolan level feedwater dengan metode PID (proportional, integral, and derivative) sehingga dapat menghasilkan respon sistem yang stabil. Selain itu, PLC dan HMI dipilih sebagai kontrolernya untuk mempermudah pengaturan level feedwater pada penelitian ini. Berdasarkan hasil pengujian, didapatkan hasil analisa yaitu level feedwater sesuai dengan setpoint yaitu 20 cm, dikarenakan pengaruh dari konstanta PID sehingga mempengaruhi motor pompa. Dalam penentuan parameter PID digunakan dua cara yaitu dengan metode Ziegler-Nichols 1 dan manual tuning. Hasil respon dengan perhitungan Ziegler-Nichols 1 dengan Kp = 20,4 , Ti = 24s, dan Td = 6s menghasilkan respon yang kurang baik dengan rise time atau Tr = 135s, settling time atau ts = 152s dan EES = 2 cm. Oleh sebab itu, dilakukan manual tuning dengan hasil terbaik pada saat nilai parameter Kp = 12, Ti = 0,01s, dan Td = 0,03s. Sehingga didapatkan hasil pengujian kontrol level tangki feedwater dengan akurasi 99,75% dan settling time sebesar 129s.