cover
Contact Name
Rumondang, S.Pi., M.Si
Contact Email
lppmuna123@gmail.com
Phone
+6281262070788
Journal Mail Official
lppmuna123@gmail.com
Editorial Address
Gedung Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Asahan Jln. Ahmad Yani Kisaran – 21224 – Sumatera Utara
Location
Kab. asahan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL PIONIR
Published by Universitas Asahan
ISSN : 25493043     EISSN : 26553201     DOI : 10.36294/pionir.v2i4
Jurnal Pionir merupakan jurnal yang dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Asahan yang bertujuan sebagai sarana komunikasi ilmiah dan untuk menyebarluaskan hasil-hasil penelitian kepada praktisi dan pengamat ilmu pengetahuan. Jurnal Pionir mencakup berbagai bidang kajian ilmu pengetahuan karena jurnal ini bersifat multidisiplin ilmu. Seperti Ilmu Hukum, Ilmu Pendidikan dan Keguruan, Ilmu Teknologi dan Informatika dan ilmu-ilmu lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 354 Documents
PENGARUH BEBAN KERJA DAN KONFLIK KERJA TERHADAP TURNOVER INTENTION SERTA DAMPAKNYA TERHADAP STRES KERJA KARYAWAN (STUDI KASUS DI PT.AURORA INDAH ELEKTRIK SUNGGAL) Emy Wakhyuni, Nashrudin Setiawan, Abdi Setiawan
JURNAL PIONIR Vol 7, No 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/pionir.v7i2.2288

Abstract

Research was conducted to look at how the direct and indirect influence of workload, andwork conflicts to turnover intention through work stress (case study PT.Aurora IndahElectric Sunggal). The population in this study is all employees of PT. Aurora Indah ListrikSunggal numbered 134 employees with the number of samples taken by 101 respondentswhere the number of samples was determined by the formula Slovin. The data used primarydata was taken directly from respondents using questionnaires. This study uses quantitativedata processed with SPSS with path analysis. Path analysis results show workload and workconflicts directly affect positive and significant work stress where the value StandardizedCoefficients Beta workload and work conflicts to work stress by 0.423 and 0.532, by asignificant 0.000, were 0.423 and 0.532, with a significant .000. In addition, workload, workconflict, and work conflict directly also positively and significantly affect turnover intentionwith standardized coefficients beta values of workload, work conflict, and work stress againstturnover intentions consecutively of 0.406, 0.286, and 0.326 with significantly in order of0.000; 0.004, and 0.002. The results of the path analysis also showed that indirectlyworkload and work conflicts did not have a significant influence on turnover intentionsthrough work stress. Indirect influence of workload on turnover intention through work stressby 0.121 which is smaller than the direct influence of 0.406 and indirect influence of workconflict on turnover intention through work stress by 0.152 which is smaller than the directinfluence of 0.286Keywords: Workload, Work Conflict, Work Stress, Turnover Intention.
HUBUNGAN PENGETAHUAN TERHADAP PERILAKU PENCEGAHAN COVID-19 PADA REMAJA AWAL SISWA KELAS VI DI SDN 098082 BATU DUA PULUH KECAMATAN PANEI KABUPATEN SIMALUNGUN TAHUN 2021 Meyana Marbun, SST.,M.Kes
JURNAL PIONIR Vol 7, No 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/pionir.v7i2.2289

Abstract

Jumlah orang yang terinfeksi dan mereka yang meninggal meningkat dari hari ke hari.Penambahan jumlah kasus COVID-19 cukup berat dan sudah terjadi penyebaran ke luarwilayah Wuhan dan negara lain (World Health Organization, 2020). Sampai dengan 16 februari2020, secara global dilaporkan 51.857 kasus konfirmasi di 25 negara dengan 1.699 kematian(CFR 3,2%) (World Health Organization, 2020). Rincian negara dan jumlah kasus sebagaiberikut: China 51.174 kasus konfirmasi dengan 1.666 kematian, Jepang 53 kasus, 1 kematiandan 255 kasus di cruise ship pelabuhan Jepang. Thailand 34 kasus, Korea Selatan 29 kasus,Vietnam 16 kasus, Singapura 72 kasus, dan Amerika Serikat 15 kasus (World HealthOrganization, 2020). Tujuannya untuk Mengetahui hubungan pengetahuan terhadap perilakuPencegahan covid-19 di SDN 098082 Batu Dua Puluh Tahun 2021. Metodologi Penelitian inimenggunakan metode analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalampenelitian ini berjumlah 40 siswi. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling.Instrumen penelitian terdiri dari kuesioner tentang perilaku pencegahan covid-19. Kuesionerini telah diuji validitas dan reliabilitas dengan nilai sig.2 tailed < 0,05. Data dianalisismenggunakan univariat dan bivariat untuk mengetahui distribusi frekuensi dari variabel yangdiambil serta untuk mengetahui adakah hubungan antara variabel independen dan variabeldependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan (p value =0,001)) remaja awal dengan perilaku pencegahan covid-19 di SDN 098082 Batu Dua Puluhtahun 2021. Kesimpulan dan Saran Pengetahuan remaja awal berpengaruh secara signifikanterhadap perilaku remaja awal dalam pencegahan virus covid-19. Diharapkan pihak sekolahdapat memberikan lebih banyak informasi untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentangbagaimana pelaksanaan pencegahan covid-19.Kata Kunci : Perilaku pencegahan virus covid-19, pengetahuan, Kepustakaan : (2012-2018)
KAJIAN PRAKTIK PEDAGOGIK FILSAFAT ILMU DALAM PENDIDIKAN KRISTEN ALBOIN PARLUHUTAN ,
JURNAL PIONIR Vol 7, No 1 (2021): Januari
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/pionir.v7i1.2361

Abstract

ABSTRAKPraktik pedagogik filsafat ilmu merupakan implikasi pembelajaran berbagai bidang ilmuyang terlaksana pada semua strata pendidikan di Indonesia, dimana tujuan utamanyaadalah untuk meningkatkan kwalitas sumber daya manausia dalam kaitanya sebagaikholofah bumi yang memelihara dan mengelola bumi itu sendiri untuk kwalitas terbaiksecara terus menerus, lihat Mustansyir (2003). Kompetensi pedagogik yaitu kemampuanyang harus dimiliki guru berkenan dengan karakteristik peserta didik dilihat dari berbagaiaspek seperti moral, emosional dan intelektual. Hal tersebut berimplikasi bahwa seorangguru harus mampu menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip belajar, karena siswamemiliki karakter, sifat, dan minat yang berbeda. Berkenaan dengan pelaksanaankurikulum, seorang guru harus mampu mengembangkan kurikulum tingkat satuanpedidikan masing-masing dan disesuaikan dengan kebutuhan lokal. Guru harus mampumengoptimalkan potensi peserta didik untuk mengaktualisasikan kemampuannya di kelas,dan harus mampu melakukan kegiatan penilaian terhadap kegiatan pembelajaran yangtelah dilakukan. Seorang guru mampu memotivasi peserta didik untuk mengaktualisasikanberbagai potensinya. Secara praktik, ada dua bentuk kegiatan yang harus dilakukanseorang guru secara berkesinambungan, yaitu; memfasilitasi peserta didik untukpengembangan berbagai potensi akademiknya dan memfasilitasi peserta didik untukmengembangkan potensi nonakademiknya. Ada enam segi kemampuan dan ketrampilanyang harus dikembangkan oleh seorang guru, yaitu: penetapan tujuan pengajaran,pengelolaan kelas, pemilihan metode, penyajian pelajaran, penciptaan suasana belajaryang baik, serta perencanaan pelaksanaan dan evaluasi pengajaran. Kemampuan yang urusdimiliki guru berkenaan dengan aspek-aspek yang diamati, yaitu: enguasaan terhadapkarakteristik peserta didik dari aspek fisik, moral, sosial, kultural, emosional, danintelektual. Penguasaan terhadap teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yangmendidik. Mampu mengembangkan kurikulum yang terkait dengan bidang pengembanganyang diampu. Menyelenggarakan kegiatan pengembangan yang mendidik. Memanfaatkanteknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan penyelenggaraan kegiatanpengembangan yang mendidik. Memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik untukmengaktualisasikan berbagai potensi yang dimiliki. Berkomunikasi secara efektif, empati,dan santun dengan peserta didik. Melakukan penilaian dan evaluasi proses dan hasilbelajar, memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi untuk kepentingan pembelajaran.Melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran Maka dituntutkinerja yang maksimal dan membutuhkan suatu tanggungjawab yang bulat dan di dalamsikap yang utuh dalam melaksanakan tugas pelayanannya dalam dunia pendidikan,demikian juga guru PAK. Tugas yang diemban merupakan pekerjaan yang mulia yaitumelaksanakan tugasnya sebagai tenaga pendidik yang meliputi penguasaan pengetahuan,penguasaan metodologi, manajemen, dan sebagainya yang tercermin dalam kinerja guruyang berkompetensi.
AN ANALYSIS OF STUDENTS’ SPEAKING ABILITY OF PROCEDURE TEXT AT GRADE X OF SMK NEGERI 1 AIR JOMAN IN ACADEMIC YEAR OF 2020/2021 Hamidah Sidabalok .
JURNAL PIONIR Vol 7, No 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/pionir.v7i2.2334

Abstract

ABSTRACTThis research purposed to measure the students’ ability procedure text in speakingprocedure text. The location of this research was SMK 1 Airjoman. The time that wasalocated in this research was one month. This research was conducted in descriptivequantitative. The method in taking the sample was random sampling. The population ofthis research was all of grade X students that consisted of two classes. Each class wasconsisted of 39 students for 1 class and 30 students for one class with the total populationwas 80 students. Because of this research was using descriptive quantitative, the researcherchoose X TPL and XTKR with 20 students as the sample of the research. The instruments thatused in this research was a test. The test was a multiple choice test. The test was askingthe students to rearrange the procedure text to a good text. Based on the result of theresearch, the students’ ability in speaking procedure text was low. It was proved by theirmean score in speaking procedure text that only reach 59.0. This indicated that thecalculated value of r is greater than the critical value at the level 5% = 0.312 and at levell1% = 0.403. [0.81>0.312]. It can be conluded that there is any significant an analysis ofstudents speaking ability of procedure text significantly. From this research, there are threeinstruments in examining their ability including pronunciation, fluency, and intonation.Pronunciation and Intonation were the most troublesome for the students because thestudents mostly made mistakes in that parts. It is hoped that by the finding of these trouble,there will be future research on this subject so that there will be some method or strategythat enable to overcome these troubles.
RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN PADI (Oriza sativa) TERHADAP APLIKASI PUPUK ORGANIK LIMBAH RAJUNGAN DAN SUBTITUSI PUPUK ROSASOL Elfin Effendi, Refinaldi Sukmawan Sahputra
JURNAL PIONIR Vol 7, No 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/pionir.v7i2.2349

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan Universitas Asahan, jalan jend. Ahmadyani, Kecamatan Kisaran Timur Kabupaten Asahan dengan topografi dan ketinggian tempat ±20 m dpl. dilakukan pada bulan Januari s/d Mei 2020Penelitian ini disusun berdasarkan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorialdengan 2 faktor perlakuandan 3 ulangan. Faktor pertama adalah Pemberian pupuk organiklimbah rajungan dengan 4 taraf yaitu :R0 = 0 ml/plot, R1 = 100 ml/plot, R2 = 200 ml/plot danR3 = 300 ml/plot. Faktor kedua adalah pemberian pupuk rosasol, dengan 3 taraf yaitu L0 = 0g/plot, L1 = 2 g/plot, dan L2 = 4 g/plot.Hasil penelitan menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik limbah rajungan tidakberpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan jumlah anakan tanaman padi umur 2 dan 4MST tetapi berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan jumlah anakan umur 6, 8, 10 dan12 MST, waktu munculnya malai, berat 100 biji, produksi dalam satu plot. Pemberian pupukrosasol menunjukkan tidak berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter amatan. Interaksipemberian pupuk organik limbah rajungan dan pupuk rosasol menunjukkan tidak berpengaruhnyata terhadap seluruh parameter amatan.Kata kunci : Padi, Limbah Rajungan, Pupuk Rasosol.
OBJEK FORMAL & MATERIAL FILSAFAT ILMU SERTA IMPLIKASINYA DALAM PENDIDIKAN ALBOIN PARLUHUTAN ,
JURNAL PIONIR Vol 6, No 2 (2020): Juli
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/pionir.v7i3.2362

Abstract

Filsafat ilmu merupakan bagian dari filsafat pengetahuan secara umum, ini dikarenakanilmu itu sendiri merupakan suatu bentuk pengetahuan dengan karakteristik khusus, namundemikian untuk memahami secara lebih khusus apa yang dimaksud dengan filsafat ilmu,maka diperlukan pembatasan yang dapat menggambarkan dan memberi makna khususdalam mempelajari objek-objek yang ada dan terkait dengan filsafat ilmu. Untuk itudidalam memepelajari filsafat ilmu terdapat dua objek, yaitu objek material dan objekformal filsafat ilmu. Objek Material filsafat ilmu adalah pengetahuan itu sendiri, yaitupengetahuan yang telah disusun secara sistematis dengan metode ilmiah tertentu, sehinggadapat dipertanggungjawabkan kebenarannya secara umum. Dalam gejala ini jelas ada tigahal menonjol, yaitu manusia, dunia, dan akhirat. Objek formal filsafat ilmu adalah sudutpandang dari mana sang subjek menelaah objek materialnya. Objek formal filsafat ilmuadalah hakikat ilmu pengetahuan artinya filsafat ilmu lebih menaruh perhatian terhadapproblem mendasar ilmu pengetahuan, seperti apa hakikat ilmu pengetahuan, bagaimanacara memperoleh kebenaran ilmiah dan apa fungsi ilmu itu bagi manusia. Objek materialfilsafat merupakan suatu bahan yang menjadi tinjauan penelitian atau pembentukanpengetahuan itu atau hal yang di selidiki, di pandang atau di sorot oleh suatu disiplin ilmuyang mencakup apa saja baik hal-hal yang konkrit ataupun yang abstrak. SedangkanObjek formal filsafat ilmu tidak terbatas pada apa yang mampu diindrawi saja, melainkanseluruh hakikat sesuatu baik yang nyata maupun yang abstrak. Obyek material Filsafatilmu yaitu segala sesuatu yang ada dan mungkin ada, baik materi konkret, fisik, maupunyang material abstrak, psikis. Termasuk pula pengertian abstrak-logis, konsepsional,spiritual, nilai-nilai. Dengan demikian obyek filsafat tak terbatas, yakni segala sesuatuyang ada dan yang mungkin ada. Objek material filsafat adalah segala yang ada, segalayang ada mencakup ada yang tampak dan ada yang tidak tampak. Objek material yangsama dapat dikaji oleh banyak ilmu lain. ada yang tampak adalah dunia empiris, sedangkanada yang tidak tampak adalah alam metafisika. Sebagian filosof membagi objek materialfilsafat atas tiga bagian, yaitu yang ada dalam alam empiris, yang ada dalam pikiran danyang ada dalam kemungkinan.Kata Kunci: Filsafat Ilmu, Objek Formal, Objek Material, Implikasi dalam pendidikanABSTRACTScientific Philosophy is a part of philosophy of knowledge which is distinguished on theobject as the basis for its exixtance. There are two objects of scientific philosophy namely;formal and material objects. The material object of scientific philosophy is the knowledgeitself which is built sistematically and scientifically so as to diserve accauntability fromothers. Regarding the existence of the scientific philosophy, there are three main parts ofit: human, world, and the hereafter. The formal object of scientific philosophy is theessential form of knowledge such as; how deep the knowledge is, how essential it is, howto obtain the empirical theory, and what the fucctions of knowledge is. The material objectof scientific philosophy is the target of a research or the object of the research that can beused to form or to sharpen the knowledge, which is concrete or abstract object. The formalobject itself is not only focused on the concrete things but for all kinds and various abstractand concrete things, instead. The material object of scientific philosophy is all being thingsand the probable things, concretely, phsichally, psychis, logical abstract things,conceptions, spirit, and values. Henceforth, the object is unlimited, all existed things andthe probable existed ones. The material object is all existed things either the concrete orthe abstract ones. The concrete thing is named empirical world whereas the abstract one isnamed metaphisics. The material objec of philosophy is divided into 3 parts they are;empirical things, minded things, and probable things.Key word: Scientific Philosophy, philosophy, material objec
AN ANALYSIS OF STUDENTS’ SPEAKING ABILITY OF PROCEDURE TEXT AT GRADE X OF SMK NEGERI 1 AIR JOMAN IN ACADEMIC YEAR OF 2020/2021 Hamidah Sidabalok ,
JURNAL PIONIR Vol 7, No 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/pionir.v7i2.2335

Abstract

ABSTRACTThis research purposed to measure the students’ ability procedure text in speakingprocedure text. The location of this research was SMK 1 Airjoman. The time that wasalocated in this research was one month. This research was conducted in descriptivequantitative. The method in taking the sample was random sampling. The population ofthis research was all of grade X students that consisted of two classes. Each class wasconsisted of 39 students for 1 class and 30 students for one class with the total populationwas 80 students. Because of this research was using descriptive quantitative, the researcherchoose X TPL and XTKR with 20 students as the sample of the research. The instruments thatused in this research was a test. The test was a multiple choice test. The test was askingthe students to rearrange the procedure text to a good text. Based on the result of theresearch, the students’ ability in speaking procedure text was low. It was proved by theirmean score in speaking procedure text that only reach 59.0. This indicated that thecalculated value of r is greater than the critical value at the level 5% = 0.312 and at levell1% = 0.403. [0.81>0.312]. It can be conluded that there is any significant an analysis ofstudents speaking ability of procedure text significantly. From this research, there are threeinstruments in examining their ability including pronunciation, fluency, and intonation.Pronunciation and Intonation were the most troublesome for the students because thestudents mostly made mistakes in that parts. It is hoped that by the finding of these trouble,there will be future research on this subject so that there will be some method or strategythat enable to overcome these troubles.
PENGARUH KOMBINASI PUKAN SAPI DAN UREA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI BAWANG MERAH (ALLIUM CEPA L) Rita Mawarni CH, Turi Handayani, Juliana Damanik
JURNAL PIONIR Vol 7, No 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/pionir.v7i2.2351

Abstract

ABSTRAKBawang merah merupakan komoditi hortikultura yang masuk dalam golongan sayuranrempah, selain itu bawang merah juga digunakan sebagai obat tradisional yang bermanfaatuntuk kesehatan. Penelitian ini dilaksanakan di lahan percobaan Balai Penyuluh Pertanian(BPP) Lubuk Besar, Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batubara pada bulan November 2020hingga Februari 2021. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh kombinasi pukansapi dan urea terhadap pertumbuhan dan produksi bawang merah (Allium cepa). Penelitianini menggunakan rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 2 faktor yaitu: (1)Pupuk kandang sapi (S) terdiri dari 3 taraf: S0 = 0 ton/ha (0 kg/plot), S1 = 5 ton/ha (0,5 kg/plot),S2 = 10 ton/ha (1 kg/plot), 2) Pupuk urea (U), yang terdiri dari 3 taraf : U1 = 100 kg/ha (10g/plot), U2 = 200 kg/ha (20 g/plot), U3 = 300 kg/ha (30 g/plot). Peubah amatan yang diamatiadalah tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah umbi per rumpun, berat umbi. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa pemberian pupuk kandang sapi tidak memberikan pengaruh nyataterhadap semua peubah amatan yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah umbi per rumpundan berat umbi. Pemberian pupuk urea menunjukkan pengaruh nyata pada pengamatan tinggitanaman dan jumlah daun tetapi tidak berpengaruh nyata pada jumlah umbi per rumpun danberat umbi. Perlakuan terbaik terdapat pada perlakuan U3 = 300 kg/ha. Interaksi pupukkandang sapi dan pupuk urea tidak memberikan pengaruh nyata terhadap semua peubahamatan.Kata Kunci: Bawang Merah, Hortikultura, Urea, Pukan Sapi
PENGARUH PEMAKAIAN ABU SEKAM PADI MENGGUNAKAN AGREGAT LOKAL TERHADAP KEKUATAN BETON NORMAL (AGREGAT KASAR DESA MARJANJI ACEH KECAMATAN AEK SONGSONGAN, AGREGAT HALUS DESA TANJUNG ALAM KECAMATAN SEI DADAP Muhammad Irwansyah .
JURNAL PIONIR Vol 7, No 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/pionir.v7i2.2326

Abstract

ABSTRACT      In Indonesia, especially in Asahan district in the village of Rawang Pasar IV, is a rice-producing village in Asahan district for that a lot of rice waste is produced, namely in the form of husks and straw. Husk and straw are agricultural wastes that are underutilized by local residents and only a few people use straw as a mixture of animal feed. Rice milling always produces a large amount of grain husk which makes the remaining material. When the grain is milled, 78% of its weight will become rice and will produce rice. The purpose of this study was to partially reduce Portland cement in the normal concrete manufacturing process, and to determine the characteristics of the use of local aggregate in strong concrete. This study used the addition of rice husk ash, with percentages of 5.5%, 10.5% and 15.5% in normal concrete mixtures. ,5%) with a compressive strength value of 25.68 Mpa, while the value of normal concrete compressive strength without the addition of rice husk ash was (28.68) Mpa at the age of 28 days. The effect of using local aggregate in this study can be used in construction work because has exceeded the quality target of normal concrete compressive strength of 24 Mpa with the resulting compressive strength value of 28.86 Mpa.               Keywords : Concrete, Boiler Ash, Concrete Compressive Strength ABSTRAKDi Indoonesia khususnya di kabupaten Asahan di desa Rawang pasar IV, merupakan desa pengahasil beras di kabupaten Asahan untuk hal itu banyak sekali limbah padi yang dihasilkan, yaitu berupa sekam dan jerami padi. Sekam dan jerami padi merupakan limbah pertanian yang kurang dimanfaatkan oleh warga sekitar dan hanya beberapa masyarakat yang memanfaatkan jerami padi sebagai campuran pakan ternak. Penggilingan padi selalu menghasilkan kulit gabah yyang cukup banyak yang akan menjadikan material tersisa. Ketika bulir padi digiling, 78% dari beratnya akan menjadi beras dan akan menghasilkan beras. Tujuan penelitian ini adalah sebagai pengurangan sebagian semen Portland  pada proses pembuatan beton normal, dan mengetahui karakteristik penggunaan agregat lokal pada kuat tekan beton. Penelitian ini mengunakan penambahan material abu sekam padi, dengan presentase 5,5%, 10,5% dan 15,5% pada campuran beton normal.Hasil dari pengujian penelitian penambahan abu sekam padi pada pengurangan pemakaian semen Portland  yang optimum terdapat pada Proporsi  ASP (5,5%) dengan nilai kuat tekan sebesar 25,68 Mpa, sedangkan nilai kuat tekan beton normal tanpa penambahan abu sekam padi sebesar (28,68) Mpa pada umur 28 hari.Pengaruh penggunaan agregat lokal dalam penelitian ini dapat di gunakan dalam pekerjaan konstruksi karena telah melebihi target mutu kuat tekan beton normal yaitu 24 Mpa dengan nilai kuat tekan yang di hasilkan 28.86 Mpa. Kata Kunci : Beton, Abu Boiler, Kuat Tekan Beton 
STUDI JARINGAN PIPA DISTRIBUSI AIR BERSIH DENGAN METODE HARDY CROSS ALI HASIMI PANE
JURNAL PIONIR Vol 7, No 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/pionir.v7i2.2338

Abstract

Abstract:Studi jaringan pipa adalah termasuk persoalan matematika yang rumit dan komplek, karena memiliki jumlah pipa yang banyak dihubung secara paralel dengan  jumlah loop baik satu maupun multiloop. Persoalan dalam analisa jaringan pipa harus menentukan distribusi debit aliran pada setiap pipa yang bertujuan agar keluaran debit aliran sesuai permintaan pada titik-titik tertentu. Metode Hardy Cross (HC) adalah salah satu metode yang dapat digunakan untuk analisa jaringan pipa. Dengan metode tersebut, persoalan jaringan pipa adalah diselesaikan melalui metode perhitungan iterasi dan dapat diselesaikan baik dengan perhitungan manual maupun diimplementasikan dengan program komputer. Dalam studi ini, analina jaringan pipa untuk menentukan debit aliran pada masing-masing pipa adalah dilakukan dalam bentuk studi kasus dan akan diselesaikan dengan metode HC yang diimplementasikan melalui spreadsheet excel.Kata kunci: jaringan pipa, debit aliran, metode Hardy Cross, spreadsheet excel