cover
Contact Name
Rumondang, S.Pi., M.Si
Contact Email
lppmuna123@gmail.com
Phone
+6281262070788
Journal Mail Official
lppmuna123@gmail.com
Editorial Address
Gedung Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Asahan Jln. Ahmad Yani Kisaran – 21224 – Sumatera Utara
Location
Kab. asahan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL PIONIR
Published by Universitas Asahan
ISSN : 25493043     EISSN : 26553201     DOI : 10.36294/pionir.v2i4
Jurnal Pionir merupakan jurnal yang dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Asahan yang bertujuan sebagai sarana komunikasi ilmiah dan untuk menyebarluaskan hasil-hasil penelitian kepada praktisi dan pengamat ilmu pengetahuan. Jurnal Pionir mencakup berbagai bidang kajian ilmu pengetahuan karena jurnal ini bersifat multidisiplin ilmu. Seperti Ilmu Hukum, Ilmu Pendidikan dan Keguruan, Ilmu Teknologi dan Informatika dan ilmu-ilmu lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 354 Documents
PENGARUH ADMINISTRASI DAN DOKUMENTASI, STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR DAN DAFTAR PENILAIAN TERHADAP PEMERIKSAAN INTERN PEMBERIAN KREDIT PADA PT. BANK MESTIKA DARMA KISARAN ABDUL RAHMAN, Rosnaida
JURNAL PIONIR Vol 7, No 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/pionir.v7i2.2355

Abstract

Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori yang berkaitan dengan pemeriksaanintern pengendalian. Pemeriksaan intern ini terdiri dari teori administrasi dan dokumentasi,standard operasional prosedur dan daftar penilaian.Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode pendekatan deskripsikuantitatif. Jenis dari penelitian ini yaitu deskripsi dan eksplanatory yang diukur dalam ratingscale. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 53 responden. Teknik pengumpulandata dengan daftar pertanyaan, wawancara dan studi dokumentasi. Metode analisis yangdigunakan adalah regresi linear sederhana dan regresi linear berganda.Hasil dari penelitian ini secara simultan variabel administrasi dan dokumentasi,standard operasional prosedur dan daftar penilaian berpengaruh secara signifikan terhadappemeriksaan intern pemberian kredit. Sedangkan secara parsial administrasi dan dokumentasidan standard operasional prosedur memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pemeriksaanintern. Tetapi daftar penilaian tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pemeriksaanintern.Kata Kunci: Pemeriksaan Intern, administrasi dan dokumentasi, standard operasionalprosedur dan daftar penilaian
ANALISA KONDISI KERUSAKAN JALAN PADA LAPISAN PERMUKAAN JALAN DENGAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI) (Studi Kasus : Jalan Gatot Subroto, Kel. Sentang, Kec. Kota Kisaran Timur) Alexander Tuahta Sihombing Ferry Anderson Sihombing
JURNAL PIONIR Vol 7, No 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/pionir.v7i2.2327

Abstract

ABSTRAKJalan merupakan infrastruktur yang disediakan pemerintah untuk mempermudah mobilitas masyarakatdalam kegiatan sosial dan ekonomi. Dengan adanya jalan ini sangat berpengaruh terhadap peningkatanpertumbuhan ekonomi disuatu negara. Maka dari itu perlu adanya peningkatan kualitas jalan agar pengendarayang akan melewati jalan tersebut merasa aman dan nyaman, selain itu tingkat prekonomian juga akan semakinmeningkat. Ruas Jalan Gatot Subroto Kelurahan Sentang Kecamtan Kisaran Timur yaitu yang dimulai dari TuguSelamat Datang Kota Kisaran sampai dengan Simpang Pasar Mereng dengan panjang 1,5 Km mengalamikerusakan ringan dan sedang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis kerusakan padapermukaan jalan dan memberikan solusi perbaikan pada jalan tersebut. Metode analisa yang digunakan dalampenelitian ini adalah metode PCI (Pavement Condition Index). Penelitian ini akan dilakukan dengan cara surveilangsung kelapangan dan mengukur luas kerusakan dan menentukan jenis kerusakan. Luas kerusakan yang terjadiadalah 337,313 m2. Jenis kerusakan yang ditemukan pada penelitian ini adalah retak kulit buaya, amblas,terkelupas, tambalan, berlubang, sungkur, retak memanjang, kegemukan, dan retak kotak-kotak. Berdasarkananalisa yang dilakukan kondisi jalan Gatot Subroto tergolong sangat baik (very good) dengan nilai PCI yaitu72,13. Maka alternatif perbaikan jalan yang sesuai dilakukan pada rusa jalan tersebut adalah penambahan lapisan(overlay).Kata Kunci : Kerusakan jalan, PCI (Pavement Condition Index)ABSTRACTRoads are infrastructure provided by the government to facilitate community mobility in social andeconomic activities. With this road is very influential on increasing economic growth in a country. Therefore,it is necessary to improve the quality of the road so that motorists who will pass the road feel safe andcomfortable, besides that the economic level will also increase. The Gatot Subroto Road Section of SentangSub-District of East Kisaran District, which starts from the Welcome City of Kisaran City to the MerengMarket Intersection with a length of 1.5 Km, suffered mild and moderate damage. The purpose of this studyis to determine the type of damage to the road surface and provide repair solutions on the road. Theanalytical method used in this study is the PCI (Pavement Condition Index) method. This research will beconducted by directly surveying the spaciousness and measuring the extent of damage and determining thetype of damage. The area of damage that occurred was 337,313 m2. The types of damage found in this studywere crocodile skin cracks, collapsed, peeling, fillings, holes, slumps, elongated cracks, obesity, and crackedboxes. Based on the analysis carried out the condition of the Gatot Subroto road is classified as very goodwith a PCI very good of 72,13. Then an alternative road repair that is appropriate for the deer is to add alayer (overlay).Keywords : Road damage, PCI (Pavement Condition Index)
PERSILANGAN IKAN CUPANG SLAYER (Betta Splendens Slayer ) DAN IKAN CUPANG PLAKAT (Betta Splendens Plakat) TERHADAP FEKUNDITAS DAN TINGKAT KELULUS HIDUPAN Azizah Mahary1,, Khairani Laila2 ,AndiHidayat2
JURNAL PIONIR Vol 7, No 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/pionir.v7i2.2347

Abstract

RINGKASANPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh persilangan ikancupang slayer (Betta splendens slayer) dan ikan cupang plakat (Betta splendensplakat) terhadap fekunditas dan tingkat kelulushidupan. Penelitian ini dilaksanakandi Desa Sei Serindan Dusun V Kecamatan Sei Kepayang Barat Kabupaten Asahanpada tanggal 1 Agustus - 30 September 2018. Rancangan percobaan penelitian inimenggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan tiapperlakuan dilakukan pengulangan sebanyak 6 kali. Perlakuan yang diterapkanadalah P1. Cupang plakat jantan dan cupang plakat betina, P2. Cupang plakatjantan dan cupang Slayer betina P3. Cupang slayer jantan dan cupang plakat betinadan P4. Cupang slayer jantan dan cupang slayer betina.Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa jumlah fekunditas yangdihasilkan dari persilangan tidak ada pengaruh nyata (signifikan) terhadappersilangan ikan cupang slayer dan ikan cupang plakat pada setiap perlakuan.Kemudian tingkat kelulushidupan dari hasil analisis ragam menunjukkan bahwaada pengaruh nyata (signifikan) terhadap persilangan cupang slayer dan cupangplakat pada setiap perlakuan terhadap kelulushidupan ikan cupang.Pakan uji yang diberikan selama masa pemeliharaan larva ikan usia 3-30hari adalah pakan alami daphnia, pada usia 31-60 hari pakan alami yang diberikanadalah jentik nyamuk, kualitas air selama penelitian, yaitu suhu air berkisar antara26 – 280C, pH air berkisar antara 6,5 – 7,5.Kata kunci: Persilangan, ikan cupang, fekunditas, kelulushidupanThis study aims to determine the effect of crosses between Betta slayer (Bettasplendens slayer) and Betta fish (Betta splendens Plakat) on fecundity and survivalrates. This research was conducted in Sei Serindan Village Dusun V, Sei KepayangBarat District, Asahan Regency on August 1 - September 30 2018. Theexperimental design of this study used a completely randomized design (CRD) with4 treatments and each treatment was repeated 6 times. The treatment applied wasP1. Male plaque betta and female plaque betta, P2. P3 male plaque betta and femaleSlayer betta. Male slayer betta and female plaque betta and P4. Male slayer bettaand female slayer betta.The results of the analysis of variance showed that the amount offecundity produced from the cross had no significant (significant) effect on thecross between slayer betta fish and placard betta fish in each treatment. Then thesurvival rate from the results of the analysis of variance showed that there was asignificant (significant) effect on the crosses of slayer betta and placard betta ineach treatment on the survival of betta fish.The test feed given during the rearing period for fish larvae aged 3-30days was natural daphnia feed, at the age of 31-60 days the natural feed given wasmosquito larvae, water quality during the study, i.e. water temperature ranged from26-280C, water pH ranged from between 6.5 – 7.5.Keywords: Crossbreeding, Cupang fish, Fecunditas, Survival rate
HAKIKAT BERPIKIR KRITIS; SEBUAH TINJAUAN FILOSOFIS ALBOIN PARLUHUTAN .
JURNAL PIONIR Vol 7, No 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/pionir.v7i2.2360

Abstract

Progresivisme adalah nama pendekatan praktis dan teoretis yang luas di pendidikan. Hari ini harus dilihat, setidaknya dalam bentuk klasiknya, sebagai sebuah sejarah fenomena yang berkembang terutama di paruh pertama abad kedua puluh. Namun, klaim ini membutuhkan kualifikasi tertentu terkait waktu dan tempat. Ini berlaku pertama dan terutama di Eropa Tengah, khususnya Jerman dan Skandinavia, dan Amerika Utara, sementara progresivisme tidak menjadi signifikan di Inggris Raya sampai beberapa dekade kemudian. Pada saat yang sama, ini tidak berarti bahwa pada  abad kedua puluh satu dan seterusnya, sekolah tidak memerlukan alur pikir progresivisme. Memang dapat dikatakan bahwa pendekatan dan metode progresif klasik, setidaknya dalam beberapa sistem sekolah, telah menjadi ortodoksi baru, khususnya di negara Republik Indonesia. Dan ini menimbulkan pertanyaan yang rumit tentang apakah pendekatan dan metode seperti itu masih pantas disebut "progresivisme". Progressivisme, atau Reformpädagogik, muncul dalam konteks dimana krisis pendidikan besar terjadi dalam bentuk kesenjangan yang signifikan antara peraturan yang ada dan kebutuhan sosial dan budaya yang dibutuhkan. Berdasarkan pertimbangan tersebut, muncullah para praktisi atau ahli teori, atau keduanya, kemudian mulai merancang ide dan prosedur pendidikan baru sebagai alternatif dari yang sudah ada. Jika kita melihat tren dan pendekatan pendidikan secara luas, hal tersebut di atas dapat dibagi menjadi tiga fase berdasarkan sudut pandang. Jika pemahaman hakikat pengetahuan dikaitkan dengan masalah pendidikan tentang bagaimana orang belajar, maka masalah sentral pendidikan dapat dirumuskan sebagai masalah yang menyangkut hubungan antara mata-pelajaran yang dipelajari dengan kenyataan, objek, dan materi yang akan dipelajari, (lihat Gustavsson, 1996). Pergeseran keseimbangan yang terus-menerus antara dua kutub ini dapat diamati sepanjang sejarah pendidikan, khususnya di Indonesia dengan konteks pendidikan nasional. Siklusnya dapat digambarkan secara spasial, dari luar ke dalam. Praktik pendidikan tradisional secara historis didasarkan pada pernyataan bahwa ada tubuh pengetahuan yang siap pakai, seperangkat kebenaran obyektif, yang penting untuk diperoleh individu. Pada fase pertama, pendirian awal mula sekolah modern dianggap bersifat mulia dan tugas pendidikan. Pada fase kedua, yang muncul sejak Renaisans dan seterusnya, keberadaan tubuh pengetahuan yang sudah jadi masih ditegaskan; sekarang, bagaimanapun pengetahuan tidak lagi merupakan wahyu ilahi tetapi menjadi bahagian dari alam sekuler yang berkelanjutan. Peran  sekolah dianggap menjadi objek yang harus disampaikan kepada generasi muda, jadi tugas pendidikan adalah membantu mentransfer kebenaran yang sudah ada. Pendidikan tradisional, seperti yang ditunjukkan dalam dua fase pertama, berawal dari Gereja, dimana para guru sekolah minggu melakukan pengajaran-pengajaran terhadap anak-anak sekolah minggu. Pada fase ketiga, adanya upaya mempertahankan prinsip mimetik yang hingga diperdebatkan, dimana pengetahuan dilihat sebagai pemerolehan secara otodidak, diperoleh dengan belajar dari pengalaman, yang kemudian untuk menghubungkan pengetahuan dan pembelajaran lewat pengalaman siswa itu sendiri, itulah yang dinamai dengan ilmu pengetahuan..
AN ANALYSIS OF STUDENTS’ SPEAKING ABILITY OF PROCEDURE TEXT AT GRADE X OF SMK NEGERI 1 AIR JOMAN IN ACADEMIC YEAR OF 2020/2021 Hamidah Sidabalok .
JURNAL PIONIR Vol 7, No 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/pionir.v7i2.2333

Abstract

ABSTRACTThis research purposed to measure the students’ ability procedure text in speakingprocedure text. The location of this research was SMK 1 Airjoman. The time that wasalocated in this research was one month. This research was conducted in descriptivequantitative. The method in taking the sample was random sampling. The population ofthis research was all of grade X students that consisted of two classes. Each class wasconsisted of 39 students for 1 class and 30 students for one class with the total populationwas 80 students. Because of this research was using descriptive quantitative, the researcherchoose X TPL and XTKR with 20 students as the sample of the research. The instruments thatused in this research was a test. The test was a multiple choice test. The test was askingthe students to rearrange the procedure text to a good text. Based on the result of theresearch, the students’ ability in speaking procedure text was low. It was proved by theirmean score in speaking procedure text that only reach 59.0. This indicated that thecalculated value of r is greater than the critical value at the level 5% = 0.312 and at levell1% = 0.403. [0.81>0.312]. It can be conluded that there is any significant an analysis ofstudents speaking ability of procedure text significantly. From this research, there are threeinstruments in examining their ability including pronunciation, fluency, and intonation.Pronunciation and Intonation were the most troublesome for the students because thestudents mostly made mistakes in that parts. It is hoped that by the finding of these trouble,there will be future research on this subject so that there will be some method or strategythat enable to overcome these troubles.
HUBUNGAN PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI SUNTIK DENGAN GANGGUAN SIKLUS MENSTRUASI DI KLINIK DINA KARYA MEDAN TAHUN 2021 Rapida Saragih Saragih ,
JURNAL PIONIR Vol 7, No 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/pionir.v7i2.2348

Abstract

ABSTRAKPendahuluan : Menurut World Health Organization (WHO) 2014 penggunaankontrasepsi telah meningkat di banyak bagian dunia, terutama di Asia dan Amerika Latin danterendah di Sub-Sahara Afrika. Secara global, pengguna kontrasepsi modern telah meningkattidak signifikan dari 54% pada tahun 1990 menjadi 57,4% pada tahun 2014. Berdasarkansurvey awal yang dilakukan kepada 10 akseptor kb suntik didapati hasil yaitu, 6 akseptormengalami gangguan menstruasi dan 4 akseptor lainnya tidak mengalami gangguan menstruasiTujuan : untuk mengetahui hubungan penggunaan alat kontrasepsi suntik dengan gangguansiklus menstruasi di Klinik Dina Karya Medan Tahun 2021. Metode : Penelitian inimenggunakan metode survey analitik dengan pendekatan Cross Secstional yang bertujuan untukmengetahui hubungan penggunaan alat kontrasepsi suntik dengan gangguan siklus menstruasi.Penelitian ini menggunakan metode tekhnik total population untuk mengambil sampel, dimanaseluruh populasi dijadikan sampel yaitu sebanyak 67 orang yang menggunakan alat kontrasepsisuntik. Dengan menggunakan data primer yang pengumpulannya menggunakan kuesioner diKlinik Dina Karya. Hasil : Dari hasil penelitian ini, dengan uji statistik pearson Chi-Squarepada hubungan alat kontrasepsi suntik dengan gangguan siklus menstruasi P-Value 0.007. Makadiperoleh hasil bahwa ada hubungan penggunaan alat kontrasepsi suntik dengan gangguansiklus menstruasi di Klinik Dina Karya Medan Tahun 2021 Kesimpulan : Kesimpulan daripenelitian ini adalah ada hubungan penggunaan alat kontrasepsi suntik dengan gangguan siklusmenstruasi di Klinik Dina Karya Medan Tahun 2021.Kata Kunci : Alat Kontrasepsi Suntik, Gangguan Siklus Menstruasi.
KONTEKS PENDIDIKAN INDONESIA DAN PERBANDINGANYA DENGAN KONDISI PENDIDIKAN BEBERAPA NEGARA DENGAN REPUTASI PENDIDIKAN BAIK Wesli H Situmeang
JURNAL PIONIR Vol 6, No 2 (2020): Juli
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/pionir.v7i3.2392

Abstract

Konteks pendidikan di Indonesia saat ini dapat dikatakan sedang mengalamiperkembangan yang terus menerus menghadapi rintangan seiring dengan perkembanganrevolusi industri. Dalam hal ini, penulis hendak memperbandingkan konteks pendidikanIndonesia dengan 4 negara lainya yang mengalami peningkatan kwalitas pendidikan dariwaktu ke waktu yang hampir sama dengan yang dialami oleh Bangsa Indonesia. Finlandiamemiliki begitu banyak kelebihan dalam hal pendidikan. Tingkat buta huruf adalah 0%,sekolah-sekolah pada umumnya gratis. Teknologi tinggi juga telah lama hadir di negaratersebut, sebut saja pabrik komputer dan telekomunikasi, termasuk handphone terkenal“Nokia” yang berada di negara itu sejak 1871. Prestasi Finlandia juga cukup tinggi dalamolah raga, misalnya sepakbola, balap motor, dan balap mobil. Berbeda halnya dengan,Palestina dilanda perang atau sekurang-kurangnya kerusuhan yang terjadi antara Palestinadan Israel. Saat ini, ternyata pendidikan di Palestina seperti tidak terpengaruh. Tingkatmelek huruf di sana termasuk tinggi, yakni 91,2% lebih tinggi daripada Indonesia (90%)dan Arab Saudi (85%), serta jauh lebih tinggi daripada India (66%) namun seiringberjalanya waktu kondisi pendidikan di Palestina terus diperjuangkan peningkatanya.Selanjutnya, Vietnam termasuk negara yang “tua” karena telah berbentuk kerajaanberdaulat pada tahun 938 Masehi. Kerajaan itu kemudian berubah bentuk menjadi republikdi tahun 1054. Namun perjalanan Vietnam sebagai negara tidaklah mulus adanya.Penjajahan Prancis, perang saudara, dan rejim militer menjadi sejarah kelam bagi Vietnam.Akan tetapi, kemajuan ekonomi itu tidak sebanding dengan kualitas pendidikan,ketercapaian pendidikan oleh rakyat, dan pendapatan guru. Kemajuan Vietnam, terutamadalam bidang ekonomi meningkat sangat pesat. Pertumbuhan ekonomi Vietnammerupakan salah satu yang tertinggi di dunia dalam dekade terakhir. Selanjutnya,perbandingan dengan India, banyak warga India menduduki posisi bagus di organisasiinternasional. Selain itu, kemajuan India dalam ilmu pengetahuan dan teknologi telahdiakui dunia. Negara itu telah melahirkan sejumlah pemenang Nobel: Amartya Sen(ekonomi), Subrawanian Chandrashekar dan Chandrashekar Venkataraman (fisika),Hargobind Khorana (kedokteran), Bunda Theresa (perdamaian) dan Rabindranath Tagore(sastra).Kata Kunci: Konteks pendidikan Indonesia, Kondisi pendidikan, Bereputasi baik, Negaralain,
PROSES PELAKSANAAN AUTOPSI BAGI KORBAN PEMBUNUHAN Patar Andreas Sitorus; Chintia Meylandini Sihombing; Mega Purnama Sari Sianipar; Mangihut Tua Simamora; Dany Try Hutama Hutabarat
JURNAL PIONIR Vol 8, No 1 (2022): Januari
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/pionir.v8i1.2446

Abstract

Autopsi ialah perlengkapan fakta yang dipakai buat mendakwa dalam masalah pidana spesialnya dalam permasalahan pembunuhan, autopsi pula dicoba buat mempelajari penyakit serta pelatihan kedokteran. Saat sebelum melaksanakan autopsi periset harus mengumpulkan seluruh data subyek, konsultasi catatan kedokteran, dokter serta anggota keluarga dan mengecek posisi kematian. Berbeda halnya dengan negeri yang menganut sistem hukum kontinen semacam Indonesia autopsi bukan ialah upaya pembuktian. Pada riset hukum ini memakai tata cara riset hukum normatif serta menggunakan pendekatan penelitian kasus. Pada riset hukum ini memakai bahan hukum primer, ialah: Peraturan Perundang- Undangan. Bahan hukum sekunder, ialah: buku- buku hukum. Bahan hukum tersier, ialah: buku- buku non hukum. Peran Autopsi dalam menguak tindak pidana pembunuhan yang dilakukan pihak kepolisian ialah dengan cara melakukan autopsi pula bisa dikatakan ialah fasilitas utama dalam penyidikan masalah tindak pidana yang menimbulkan korban manusia mati. Pada proses autopsi dalam penyidikan bisa membuat jelas apakah cedera ataupun kematian seorang tersebut ialah hasil dari tindak pidana ataupun tidak. Proses pembuktian buat mengenali serta bisa menolong dalam proses penyidikan, dalam masalah pidana yang menyangkut badan, kesehatan serta nyawa manusia diperlukanpengetahuan spesial, ialah ilmu medis kehakiman. Medis forensik inilah yang hendak menolong penyidik buat mengumpulkan perlengkapan fakta terpaut permasalahan tersebut. Syarat Pasal 222 serta Pasal 216 KUHPidana menimpa tugas seseorang dokter buat menolong membagikan informasi penjelasan buat kepentingan proses peradilan memanglah sudsh jadi kewajiban, sehingga memohon penjelasan buat kepeningan yang sama merupakan ialah kewenangan. Kata Kunci : Autopsi, Kepolisian, Korban Pembunuhan
ANALISIS PELAKSANAAN BIMBINGAN SKRIPSI ONLINE SELAMA PANDEMI COVID 19 PADA MAHASISWA PGSD UNIVERSITAS QUALITY Hasni Suciawati; Siti Rakiyah
JURNAL PIONIR Vol 8, No 1 (2022): Januari
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/pionir.v8i1.2442

Abstract

Penelitian ini, memiliki tujuan untuk melihat kendala- kendala yanga dihadapi  dalam pengerjaan bimbingan skripsi selama pandemi covid 19 dan merancang penyelesaian pemecahan masalah dalam bimbingan skripsi secara online selama pademi COVID-19 bagi mahasiswa PGSD di Universitas Qulaity. Metode penelitian ini menggunakan metode deskrptif kulaitatif  dengan mengajukan instrumen penelitian yaitu angket yang terdiri dari 17 pertanyaan kepada 8 mahasiswa yaitu mahasiswa Bimbingan peneliti Sendiri di jurusan PGSD Universitas Quality pada tahun 2021 . Berdasarkan hasil penelitian ada 81% dari 8 mahasiswa kurang efektif konsultasi menggunakan metode daring ini.untuk kendala dalam peneltian ini seperti pelaksanaan dukungan dan motivasi dalam pengerjaan skripsi online , kemudian mahasiswa kurang memahami isi materi orientasi yang disampaikan oleh pihak dosen dan fakultas. Adapun pemecaham dari masalah sebelumnya yang telah dilaksanakan yaitu mahasiswa lebih sering berkomunikasi dengan dosen pembimbing dengan memanfaatkan serta mengkombinasikan beberapa aplikasi yang dapat lebih mendukung seperti zoom, google meet, whatsapp, email demi terlaksananya bimbingan skripsi secara  kondusif. Kata Kunci: Skripsi, Online, Kendala, Pemecahan Masalah
PERTUMBUHAN DAN PRODUKTIFITAS JAMUR TIRAM PUTIH (Pleurotus ostreatus) PADA MEDIA TUMBUH CAMPURAN JERAMI PADI, JANJANGAN KOSONG SAWIT, TONGKOL JAGUNG, AMPAS TEBU, SABUT KELAPA, DAN AMPAS TAHU Ade Fiprini Lubis, Michael Kevin Harianja2
JURNAL PIONIR Vol 7, No 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/pionir.v7i2.2377

Abstract

ABSTRAKPenelitian dilaksanakan di Laboratorium Mikrobiologi Universitas Asahan. di Jalan Ahmad yani Kelurahan Kisaran Naga, Kecamatan Kisaran Timur Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara dengan topografi datar berada pada ketinggian ± 15 m diatas permukaan laut. Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah parang, ayakan, sekop, ember, timbangan, plastik, cincin baglog, spidol, alat tulis, lembar pengamatan, kamera, silet, korek api, tungku pemanas, terpal, ayakan serta bahan yang digunakan yaitu, serbuk gergaji, Tongkol jagung, Janjangan kosong sawit, Jerami padi, Sabut kelapa, Ampas tebu, bekatul, jagung pipil, gypsum dan air. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAL) Faktorial yang terdiri atas 7 perlakuan. Penelitian ini mengacu kepada tingkat konsentrasi dari berbagai bahan dan tehnik perlakuannya terdiri dari S1 = Tanpa diberi tambahan, S2 = 85 gram (tongkol jagung), S3 = 85 gram (Janjangan kosong sawit), S4 = 85 gram (Jerami padi), S5 = 85 gram (Sabut kelapa), S6 = 85 gram (Ampas tebu), S7 = 85 gram (Ampas tahu). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pencampuran media tanam dengan penggunaan jerami padi, janjangan kosong sawit, tongkol jagung, ampas tebu, sabut kelapa dan ampas tahu tidak menunjukkan adanya pengaruh yang nyata di dapat dalam perhitungan parameter amatan laju pertumbuhan miselium 2 dan 4 MST, jumlah badan buah, berat basah, diameter tudung dan diameter badan jamur. Tidak ada pengaruh nyata yang di dapat dalam perhitungan semua parameter amatan.