cover
Contact Name
Abdul Jalil, SP
Contact Email
abduljalil@unmuhjember.ac.id
Phone
+6285334599691
Journal Mail Official
abduljalil@unmuhjember.ac.id
Editorial Address
Jl. Karimata Sumbersari No, 49 Jember
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
The Indonesian Journal of Health Science
ISSN : 20875053     EISSN : 24769614     DOI : 10.32528/ijhs
Core Subject : Health, Science,
The Indonesian Journal of Health Science merupakan jurnal yang dikelola oleh Program Studi S1 Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan dan diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Jember, dengan nomor p- ISSN: 2087-5053; e-ISSN: 2476-9614. Jurnal ini pertama kali terbit pada tahun 2010.
Articles 355 Documents
Pengaruh Massase Olahraga terhadap Skala Nyeri Dismenore Santri Putri Fika Indah Prasetya; Eka Suryaningtyas
The Indonesian Journal of Health Science Vol 14, No 1 (2022): The Indonesian Journal of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ijhs.v14i1.7520

Abstract

Latar Belakang dan Tujuan: Dismenore pada santri merupakan keluhan yang sering muncul di lingkungan Pondok Pesantren,  sebagian  santri putri ketika menstruasi mengeluh nyeri dan merasa kurang nyaman di daerah perut bagian bawah. Terapi nonfarmakologi menjadi salah satu alternatif dalam meredakan nyeri, khusunya di lingkungan santri  pondok pesantren. Terapi non farmakologi dilakukan santri untuk tetap bugar saat mengalami nyeri dismenore adalah exercise. Massase olahraga adalah salah satu exercise yang dianjurkan untuk menurunkan skala nyeri dismenore. Tujuan penelitian  untuk menganalisis pengaruh massase olahraga terhadap skala  nyeri dismenore  santri putri Pesantren Alqodiri. Desain Penelitian: Penelitian ini adalah penelitian pre experimental. Populasi penelitian adalah santri putri  wilayah Asyaha PP Al-Qodiri sebanyak 35 santri, metode pengambilan sampel dengan  purposive sampling sebanyak  20 responden. Uji Analisis data yang digunakan yaitu uji Wilcoxon. Hasil: Sebelum diberikan massase olahraga nilai rata-rata adalah 3,40 dan setelah diberikan massase olahraga nilai rata-rata adalah 2,25. nilai p value 0.0005 α 0,05 yang artinya terdapat penurunan nyeri dismenore setelah diberikan perlakuaan massase olahraga. Simpulan dan Implikasi: Ada pengaruh massase olahraga terhadap nyeri dismenore santri putri Pesantren Al-Qodiri. Diharapkan santri dapat menerapkan massase olahraga ketika mengalami nyeri dismenore agar tetap dapat beraktifitas dengan baik.
Risiko Kejadian Asfiksia pada Bayi Baru Lahir pada Ibu Hamil dengan Preeklampsia Maretha Florencia; Diyan Indriyani; Sri Wahyuni Adriani; Asmuji Asmuji
The Indonesian Journal of Health Science Vol 14, No 1 (2022): The Indonesian Journal of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ijhs.v14i1.7952

Abstract

Pendahuluan: Kompleksitas preeklampsia dapat mempengaruhi ibu dan janin. Pada ibu hamil dengan preeklampsia terjadi peningkatan pergerakan sel trofoblas yang menyebabkan gangguan aliran darah melewati arteri dan mengakibatkan iskemia plasenta. Berkurangnya suplai darah ke plasenta pada ibu hamil dengan preeklampsia akan menyebabkan terganggunya aliran nutrisi, karbondioksida, dan oksigen yang menyebabkan asfiksia. Metode: Desain penelitian yang digunakan yaitu korelasional dengan pendekatan retrospektif. Jumlah sampel sebanyak 75 responden. Penelitian ini dilaksanakan pada Mei 2021 dengan melakukan penelusuran dokumen rekam medis. Analisis data pada penelitian ini yaitu Spearman Rho dengan tingkat kemaknaan = 0,05. Hasil: Sebanyak 49 responden (65,3%) mengalami preeklampsia berat, dan 26 responden (34,7%) mengalami preeklampsia ringan. Sedangkan bayi yang mengalami asfiksia sebanyak 36 responden (48,0%) mengalami asfiksia sedang, 32 responden (42,7%) mengalami asfiksia ringan dan 7 responden (9,3%) mengalami asfiksia berat. Hasil dari uji spearman rho ditemukan bahwa p value = 0,0005 < 0,05 yang berarti ada hubungan yang signifikan antara preeklampsia ibu hamil dengan kejadian asfiksia pada bayi baru lahir. Nilai r 0,399 yang berarti hubungan antara preeklampsia ibu hamil dengan kejadian asfiksia pada bayi baru lahir memiliki kekuatan korelasi yang lemah dengan arah korelasi positif yang berarti semakin berat preeklampsia, maka semakin besar risiko asfiksia. Simpulan dan Implikasi: Penelitian ini menganjurkan lebih gencarnya upaya untuk pemeriksaan antenatal care dan skrining atau deteksi dini preeklampsia untuk menghindari asfiksia.
Emotional Freedom Technique sebagai Pilihan Terapi Lansia dengan Problem Psikososial Muhammad Rosyidul &#039;Ibad; Vinda Purnamawati
The Indonesian Journal of Health Science Vol 14, No 1 (2022): The Indonesian Journal of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ijhs.v14i1.6714

Abstract

Latar Belakang dan Tujuan: Lansia merupakan individu yang rentan terhadap masalah kesehatan dikarenakan terjadinya penurunan fungsi tubuh akibat proses degeneratif, mulai dari penurunan fisiologis seperti fungsi kardiovaskuler menurun, serta masalah psikososial seperti depresi, ansietas, ketidakberdayaan, keputusasaan dan sebagainya. Pendekatan terapi dengan risiko efek samping yang minimal pada lansia terus diidentifikasi, salah satunya yaitu dengan EFT (Emotional Freedom Technique). Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi lebih jauh tentang manfaat dari EFT serta mengidentifikasi kombinasi EFT dengan psikoterapi lain. Metode: Penelitian ini menggunakan desain literature review pada 20 artikel yang telah diseleksi dengan kriteria inklusi, selanjutnya dilakukan proses data collection, data reduction, display, conclusions atau verifying. Hasil: Review artikel telah menghasilkan tiga domain utama yaitu 1) EFT dapat digunakan untuk mengatasi masalah psikososial 2) EFT untuk gangguan fisiologis 3) EFT dapat dikombinasi dengan psikoterapi lain untuk mengatasi masalah psikososial. Simpulan dan Implikasi: EFT merupakan terapi yang aman dilakukan pada lansia dengan keunggulan lebih banyak untuk mengatasi problem psikologis daripada fisiologis serta dapat dikombinasikan dengan psikoterapi lain untuk mendapatkan efek terapeutik yang lebih baik.
Hubungan Antara Persepsi Ibu Dengan Status Kelengkapan Imunisasi Dasar Balita Usia 9 – 24 Bulan Di Posyandu Balita Kelurahan Ketawanggede Kota Malang Silvia Widyatanti; Sih Ageng Lumadi; Risna Yekti Mumpuni
The Indonesian Journal of Health Science Vol 14, No 1 (2022): The Indonesian Journal of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ijhs.v14i1.7526

Abstract

Latar Belakang dan Tujuan: Kelengkapan imunisasi merupakan target dalam pembangunan kesehatan yang bertujuan meningkatkan derajad kesehatan, dimana ditandai dengan seseorang yang telah mendapatkan imunisasi dan vaksin yang dibuktikan dengan catatan KMS/Kartu Kesehatan. Salah satu faktor yang dapat berpengaruh terhadap kelengkapan imunisasi yaitu persepsi ibu. Tujuan dari penelitian ini yakni menganalisis hubungan antara persepsi ibu dengan status kelengkapan imunisasi dasar balita usia 9-24 bulan di Posyandu Balita Kelurahan Ketawanggede Kota Malang. Metode: Memakai cross sectional dengan besar populasi 71 ibu dan besar sampel 42 responden dimana pengambilannya menggunakan cara teknik simple random sampling. Data dan informasi yang diambil menggunakan kuesioner dan data KMS. Hasil: Didapatkan hasil hipotesis dengan uji koefisien kontingensi menunjukkan ( ρ = 0.000 ; α = 0,05 ; r = 0,580 ), yang menandakan ada hubungan yang sedang antara persepsi ibu dengan status kelengkapan imunisasi dasar balita usia 9-24 bulan. Ibu dengan persepsi yang positif cenderung melengkapi imunisasi dengan lengkap kepada balitanya daripada ibu yang mempunyai persepsi negatif. Simpulan dan Implikasi: Persepsi ibu akan mempengaruhi perilaku memberikan imunisasi sesuai jadwal yang telah ditentukan dan kelengkapan imunisasi dasar kepada anaknya.
Fungsi Kognitif dan Kesediaan dilakukan Vaksinasi Covid-19 pada Lansia di Desa Sidomulyo Kecamatan Puncu Farida Hayati; Rahma Lutfi Denada; Diana Rachmania
The Indonesian Journal of Health Science Vol 14, No 1 (2022): The Indonesian Journal of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ijhs.v14i1.7193

Abstract

Latar Belakang dan Tujuan: Pada masa pandemi seperti ini kesediaan lansia dalam program vaksinasi perlu diperhatikan karena lansia sebagai kelompok prioritas dalam program vaksinasi Covid-19 dan fungsi kognitif lansia berkaitan dengan kemampuan pemahaman lansia tentang informasi baru terutama informasi tentang vaksin Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan fungsi kognitif dengan kesediaan dilakukan vaksinasi Covid-19 pada lansia. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah 178 lansia di Desa Sidomulyo Kecamatan Puncu Kediri. Tehnik sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan total sampel 53 lansia. Pengambilan data menggunakan kuisioner dengan variabel independen fungsi kognitif dan variabel dependen kesediaan dilakukan vaksinasi Covid-19. Hasil: Berdasarkan uji statistik menggunakan chi square didapatkan hasil nilai p sebesar 0.0005 dan kurang dari 0.05 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan fungsi kognitif dengan kesediaan dilakukan vaksinasi Covid-19 pada lansia. Adanya hubungan pada penelitian ini disebabkan oleh faktor-faktor yang mempengaruhi yaitu lansia masih aktif melakukan aktivitas, psikis yang baik, dukungan dari orang lain, terpaparnya infomasi dari media massa, dan sikap optimis pada lansia. Simpulan dan Implikasi: Pemeliharaan fungsi kognitif dengan melakukan aktivitas-aktivitas yang disukai sebaiknya dilakukan oleh lansia untuk menstimulasi kerja otak sehingga kemunduran fungsi kognitif dapat tertunda. Selain itu peran pemerintah dalam melakukan penyuluhan terkait program pemerintah juga perlu untuk terus dilakukan, sehingga pemahaman lansia akan meningkat dan dapat berperan aktif dalam program pemerintah.
Studi Literatur : Pengetahuan dan Sikap Perawat Terhadap Perawatan Pasien Paliatif dan End of Life pada Ruang Intensif di Indonesia Wantiyah Wantiyah; Farel Govind Alfayed Ariyanto; Siswoyo Siswoyo
The Indonesian Journal of Health Science Vol 14, No 2 (2022): The Indonesian Journal of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ijhs.v14i2.8286

Abstract

Current palliative care is not only for end-of-life care but has evolved from the early stages of diagnosed diseases to the terminal/end-of-life stage. The obstacles that arise in palliative care in Indonesia are also based on one of them the lack of knowledge of nurses on education about palliative care and near death. The purpose of this literature study is to describe and identify knowledge and attitudes of nurses towards palliative and end-of-life patient care in intensive care room in Indonesia. This study uses a traditional literature review, with article selection using three stages based on the PRISMA flowchart, with five article search databases that have been determined by researchers and published articles in 2016-2022. The results of the review using these four articles found that most nurses had a low level of knowledge of 67.5% in 27 respondents but had a good attitude toward the process of palliative and end-of-life nursing care in intensive care units in Indonesia. The conclusion is because many nurses have not received a palliative care curriculum at their education level and do not do palliative and end-of-life care training. Even so, nurses' experience in performing palliative care is sufficient to meet standard procedures well.
Gambaran Pengetahuan Protokol Kesehatan Covid-19 pada Mahasiswa yang Menjalani Perkuliahan Offline di Kota Pontianak Oktama Fahmi Reza; Ikbal Fradianto; Mita Mita
The Indonesian Journal of Health Science Vol 14, No 2 (2022): The Indonesian Journal of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ijhs.v14i2.8001

Abstract

Latar Belakang dan Tujuan: Kelompok mahasiswa yang telah diberikan kerenggangan dalam menjalani proses perkuliahannya secara langsung diwajibkan menerapkan protokol kesehatan. Mengingat mahasiswa merupakan individu yang memiliki pendidikan lebih tinggi dari masyarakat yang diharuskan menjadi contoh dalam penerapan protokol kesehatan menghadapi Covid-19, sehingga selayaknya lebih memiliki kesadaran dalam menghadapi virus tersebut. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui gambaran pengetahuan protokol kesehatan covid-19 pada mahasiswa yang menjalani perkuliahan offline di Kota Pontianak. Metode: Penelitian ini menggunakan meotde deskriptif kuantatif yang bersifat survey. Populasi adalah mahasiswa yang sedang menjalani perkuliahan offline di Politeknik Negeri Pontianak yang berjumlah 6871 orang. Teknik pengambilan data menggunakan quota sampling. Sampel berjumlah 378 orang. Hasil: Dari 378 responden, 39 responden diantaranya memiliki tingkat pengetahuan rendah (10,3%), 258 responden memiliki tingkat pengetahuan cukup (68,3%), dan 81 responden memiliki tingkat pengetahuan baik (21,4%). Mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan yang cukup yaitu sebesar 68,3%. Simpulan dan Implikasi: Hasil dari penelitian ini dapat dijadikan data pendukung yang dapat dikembangkan kembali menjadi penelitian yang lebih baik dengan meneliti lebih lanjut terkait dengan gambaran sikap, dan perilaku serta kepatuhan tentang penerapan protokol kesehatan covid-19.
Pendampingan Keluarga dengan Kepatuhan Kontrol Berobat pada Penderita ODGJ (Studi di Puskesmas Lawang Malang) Andika Siswoaribowo; Dhina Widayati; Nisafatus Soniah
The Indonesian Journal of Health Science Vol 14, No 2 (2022): The Indonesian Journal of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ijhs.v14i2.8440

Abstract

Compliance control treatment of patients with ODGJ is important in the healing process. Family assistance is very influential on ODGJ patients in the process of adherence to treatment control and the healing process. The purpose of the study was to determine the relationship between family mentoring and adherence to medication control in patients with ODGJ. The correlational research design uses a cross sectional approach. The population is 112 respondents, purposive sampling technique is 34 respondents. Data collection using a questionnaire scale family assistance (mentoring) and the MMAS instrument for compliance control treatment. The results of the study obtained that almost all of the family assistance provided was in the good category (85.5%), and almost all of the patient's treatment control compliance was in the good category (88.2%). Spearman rank statistical test obtained p-value 0.000 (0.05) and correlation coefficient (r) of 0.879. The relationship of family assistance is related to medication control compliance with a positive and strong direction, so that the better the family assistance, the better the medication control compliance. Mentoring is closely related to compliance with treatment control because it will trigger the patient's spirit to recover, patients feel cared for and control treatment more regularly. It is recommended for families to continue to provide good assistance by providing physical and emotional support, so that it is hoped that ODGJ patients can carry out routine medical control.
Analisis Pengetahuan Pendamping Lansia tentang Palliative Care dengan Terapi Komplementer di PSTW Jember Dian Ratna Elmaghfuroh; M. Arif Sholehudin; M. Farhan Setya Budi
The Indonesian Journal of Health Science Vol 14, No 2 (2022): The Indonesian Journal of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ijhs.v14i2.8225

Abstract

Background and Aim: Palliative care is one of the important public health problems, due to the increasing number of parents and is accompanied by insufficient attention to the very complex needs of the elderly, especially for the elderly who live in a nursing home without any accompanying family. So that the only hope that the elderly have is a companion for the elderly in the orphanage. This study aims to analyze the knowledge possessed by elderly companions about palliative care.Methods: This study uses a correlation design with a cross-sectional approach with a sample of 30 who are elderly companions. The instrument used is a modification of the PCQN (Palliative Care Quiz for Nursing) which has been tested for validity and reliability. Analysis of the data used in this research is spearman rho.Results: The results showed that the length of work of elderly assistants was 30% 10 years; 46.67% 11-20 years old; and 23.33% 21 years. The level of knowledge of elderly companions is good (73.3%), sufficient (10%), and less (16.7%). The correlation between the length of work and the knowledge of the elderly companion about palliative care obtained a significance value of 0.018 with a correlation coefficient of 0.428.Conclusion: There is a correlation between the length of work of elderly companions with knowledge about palliative care at PSTW Jember.
Perbandingan Pengetahuan Ibu Tentang Pencegahan Stunting Melalui Penyuluhan Kesehatan dengan Media Audiovisual Berbasis Web dan Media Cetak Wira Heppy Nidia; Neni Fitria Hayati
The Indonesian Journal of Health Science Vol 14, No 2 (2022): The Indonesian Journal of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ijhs.v14i2.8837

Abstract

Stunting pada balita termasuk masalah kesehatan global di negara berpenghasilan menengah kebawah. Stunting dapat mempengaruhi perkembangan anak yang menyebabkan kerentanan terhadap infeksi, meningkatkan gangguan fungsional dan meningkatkan resiko kematian. Pengetahuan ibu yang rendah meningkatkan peluang kejadian stunting pada anak. Penyuluhan kesehatan adalah salah satu upaya dalam meningkatkan pengetahuan ibu tentang pencegahan stunting baik secara media online (audiovisual berbasis web) maupun offline (cetak/buku). Penelitian ini bertujuan menganalisis perbandingan pengetahuan ibu tentang pencegahan stunting melalui penyuluhan kesehatan dengan media audiovisual berbasis web dan media cetak di Kecamatan Koto Tangah Kota Padang. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional study. Populasi penelitian ini adalah semua ibu yang memiliki balita di Kecamatan Kota Tangah Kota Padang yang berjumlah 268 ibu. Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling, sesuai dengan kriteria inklusi yang ditetapkan peneliti. Analisis data menggunakan Uji beda Independent Sample T-Test. Hasil penelitian didapatkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara pengetahuan ibu tentang pencegahan stunting melalui penyuluhan kesehatan dengan media audiovisual berbasis web dan media cetak, dengan p = 0,009. Oleh karena itu, diharapkan kepada tenaga kesehatan menerapkan inovasi teknologi dengan menyediakan berbagai video yang menarik dalam pemberian penyuluhan kesehatan bagi ibu tentang tumbuh kembang anak dan stunting secara periodik