cover
Contact Name
Susiana Nugraha
Contact Email
susiana_nugraha@urindo.ac.id
Phone
+6281222633154
Journal Mail Official
susiana_nugraha@urindo.ac.id
Editorial Address
Jl, Bambu Apus I no 3 Cipayung Jakarta TImur 13890
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
ISSN : 27158748     EISSN : 27157687     DOI : -
Core Subject : Health,
JUKMAS: Journal of Public Health is a scientific journal that presents research results, case reports, scientific papers or critical analytic studies in the field of health and articles in the form of reviews. The Focus and Scope of the Journal, covers: Health Policy and Management, Nutrition, Care, Environmental Health, Epidemiology, Reproductive Health, Health Promotion and Occupational Safety and Health. JUKMAS: Public Health Journal published twice a year, April and October. JUKMAS: Journal of Public Health receives original research articles and article reviews about original literature that have not been published in other media or other scientific journals.
Articles 171 Documents
Hubungan Perineum Massage, Paritas, Dan Berat Badan Bayi Baru Lahir Dengan Kejadian Rupture Perineum Dewi Suri Damayanti; Dewi Fajar Wati
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jukmas.v5i1.1119

Abstract

ABSTRAK Pada proses persalinan normal terdapat resiko perdarahan penyebab terjadinya perdarahan salah satunya dikarenakan adanya ruptur perineum. Ruptur perineum yang tidak tertangani dengan baik akan meningkatkan resiko infeksi, sehingga dapat meningkatkan angka mobiditas dan mortalitas ibu . Tujuan dilakukan penelitian ini untuk mengetahui angka kejadian ruptur perineum serta faktor yang berhubungan dengan terjadinya ruptur perineum pada ibu bersalin. Metode penelitian kuantitatif secara cross sectional, jumlah responden  penelitian ini adalah 169 responden . Pengumpulan data menggunakan data primer dengan mengisi kuesioner melalui  google form. Teknik analisis yang digunakan  univariat dan bivariate (Uji Chi Square). Hasil penelitian ini didapatkan reponden yang mengalami rupture perineum pada saat bersalin sebesar 94,7%, tidak melakukan massage uterus sebesar 68%, paritas primipara sebesar 42%, dan berat badan lahir bayi normal sebesar 94.1%. Pada analisa bivariat diperoleh faktor yang berhubungan dengan kejadian rupture perineum yaitu massage uterus ( p value 0.031 dengan nilai OR=4.667, artinya ibu yang tidak melakukan massage perineum mempunyai pelung 4.67 kali untuk mengalami rupture perineum. Dengan menerapkan asuhan massage perineum pada saat kehamilan dapat menggurangi resiko terjadinya rupture perineum pada ibu bersalin
Pengaruh Pendidikan Bantuan Hidup Dasar Terhadap Pengetahuan Anggota Unit Kegiatan Mahasiswa Tim Kesehatan Sarjana Keperawatan Stikes Dharma Husada Bandung Prayitno, Hery; Puspitasari, Putri; Setiawan, Deris Riandi
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Vol 4, No 2 (2020): Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jukmas.v4i2.1018

Abstract

Latar Belakang: Henti jantung dan henti nafas merupakan insiden kegawatdaruratan yang membutuhkan Bantuan Hidup Dasar (BHD). Angka kematian yang diakibatkan penyakit kardiovaskular dengan membutuhkan BHD di dunia sebesar 85%. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pendidikan Kesehatan tentang Bantuan Hidup Dasar terhadap Pengetahuan Anggota Unit Kegiatan Mahasiswa Tim Kesehatan Sarjana Keperawatan Tingkat 1 STIKes Dharma Husada Bandung. Metode: Jenis penelitian berupa Pre-Eksperimen dengan menggunakan one grup pretest-posttest design. Populasi dan sampel penelitian sebanyak 25 responden degan menggunakan sampel jenuh. Hasil: Hasil penelitian menunjukan terjadi peningkatan pengetahuan, sebelum diberikan pendidikan kesehatan rata-rata nilai 47,20 dan setelah diberikan pendidikan kesehatan rata-rata nilai 66,53. Hasil uji Wilcoxon didapatkan p value = 0.000 < 0.05 menunjukan terdapat perbedaan bermakna antara pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan. Oleh karena itu, materi bantuan hidup dasar diharapkan menjadi materi utama dan menjadi kemampuan dasar yang harus dimiliki oleh semua kalangan termasuk mahasiswa keperawatan.
Korelasi Prilaku Personal Hyegiene Saat Menstruasi dengan pH Vagina pada Mahasiswi di Asrama UMPRI cynthia puspariny
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jukmas.v5i1.1270

Abstract

Personal hygiene in menstruation is also very important because it can trigger vaginal discharge. Leucorrhoea usually occurs due to unbalanced vagina PH (hydrogen potential). Inappropriate personal hygiene behavior in menstruation is not only done by teenagers who do not understand reproductive health, but health students have less personal hygiene behavior. The purpose of this study was to determine the correlation of personal hyegiene behavior during menstruation with Genetalia pH in Health Students. The research used is descriptive correlation with cross sectional design using purposive sampling of 82 samples conducted in July - September 2019 at  the Muhammadiyah Pringsewu University Dermatory. Research Results The majority of personal hygiene behavior is sufficient for 44 respondents (53.7%), genetalia pH is mostly normal as many as 50 respondents (61%) and the results of the Spearman rho correlation test obtained a p value of 0.000. Based on these results, the importance of education on personal hygiene during menstruation is carried out before or immediately after menstruation for young women and the importance of providing repeated education on personal hygiene for adolescents living in dormitories.
Tinjauan Kebijakan Pengelolaan Limbah Medis Infeksius Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Nugraha, Candra
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Vol 4, No 2 (2020): Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jukmas.v4i2.1004

Abstract

Satu aspek penting dalam penangan wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) adalah penangangan limbah medis yang dihasilkan, baik dari pasien maupun petugas medis. Pemerintah pusat dan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat telah mengeluarkan kebijakan-kebijakan terkait pengelolaan limbah medis infeksius yang berasal dari fasilitas pelayanan kesehatan, rumah sakit darurat, maupun rumah karantina/isolasi mandiri.Terdapat 5 (lima) kebijakan dari pemerintah pusat dan 2 (dua) kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang ditinjau berdasarkan tahapan pengelolaan limbah B3.Hasil tinjauan menujukkan bahwa, meskipun kebijakan dikeluarkan tidak secara terpadu, namun tahapan pengelolaan limbah medis infeksius telah ditetapkan dengan cukup jelas dan dapat dijadikan sebagai acuan. Acuan ini sangat penting untuk pelaksanaan pengelolaan limbah medis infeksius pada masa darurat sekarang ini, untuk menghindari terjadinya penyebaran virus melalui media limbah medis. 
Hubungan Antara Personal Hygiene, Fasilitas Sanitasi dan Teknik Penyimpanan Peralatan Makan dengan Kebersihan Peralatan Makan di Kantin dan Makanan Jajanan Maunah, Nur Ashri; Ulfa, Laila
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Vol 4, No 2 (2020): Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jukmas.v4i2.918

Abstract

Peralatan makanan merupakan hal yang tidak dapat terpisahkan dari prinsip hygiene sanitasi makanan dan minuman.  Oleh karena itu peralatan makan harus dijaga kebersihannya, karena dengan menjaga kebersihan peralatan makan dapat mencegah terjadinya kontaminasi makanan.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan personal hygiene, fasilitas sanitasi dan teknik penyimpanan peralatan makan dengan kebersihan peralatan makan di kantin dan makanan jajanan. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 62 kantin dan makanan jajanan di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara, dalam penelitian ini tidak dilakukan pengambilan sampel karena menggunakan total dari populasi yaitu seluruh kantin dan makanan jajanan di Pelabuhan Tanjung Priok. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan uji Chi Square (x2) dengan nilai α=5%. Penelitian menunjukan ada hubungan yang signifikan antara personal hygiene dan teknik penyimpanan peralatan makan dengan kebersihan peralatan makan sedangkan fasilitas sanitasi tidak terdapat hubungan yang signifikan dengan kebersihan peralatan makan. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu pentignya memperhatikan personal hygiene dan teknik penyimpanan peralatan makan untuk menjaga kebersihan peralatan makan. Saran bagi Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Tanjung Priok diharapkan melakukan penyuluhan, membentuk sentra makanan jajanan dan membuat ruang diskusi online agar mempermudah penyebaran informasi kepada seluruh pengelola kantin dan makanan jajanan.
Prediksi Pengaruh Implementasi Kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) Terhadap Kejadian DBD Meithyra Melviana Simatupang; Ely Yuliah
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jukmas.v5i1.1149

Abstract

Eradication of Mosquito Nests (PSN) in community environment is the prior focus of dengue hemorrhagic fever (DHF) prevention and control, implemented through the practice of eliminating breeding sites and avoiding mosquito bites. The aimed of the study was to determine the most influence of PSN practice against the incidents of DHF. The case control study arranged at Puskesmas Kecamatan Ciracas Jakarta Timur work area, then interviewed sample from case and control group, as many as 47 people from each group. Samples of case group were DHF patients who registered at medical record of Puskesmas Ciracas in January-April 2020. While samples from control group were the closest neighborhood of every case sample with similiar characteristic by age group, sex, and house environment. Nevertheless, research respondent which will be interviewed to collect data had to more than 15 years old to prevent information bias. Positive correlation against DHF incidents proved by bivariat analysis of draining water container, using container lid, unused stuff management, using repellent, and keeping larvivorous fish. Among of those factors, logistic regression test showed regularly drained water container once a week had the most effect to DHF incident. At th[1]          Kemenkes RI. Pedoman Demam Berdarah Dengue Indonesia. In Jakarta; 2017.[2]          Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan KKR. Buku Saku Pengendalian Demam Berdarah Dengue Untuk Pengelola Program DBD Puskesmas. 2013.[3]          WHO. Dengue: Guidelines for Diagnosis, Treatment, Prevention and Control. Geneva, editor. World Health Organization; 2010.[4]          Dinas Kesehatan DKI Jakarta. Surveilans DKI Jakarta. 2020.[5]          Novrita B, Mutahar R, Purnamasari I. Analisis Faktor Risiko Kejadian Demam Berdarah Dengue Di Wilayah Kerja Puskesmas Celikah Kabupaten Ogan Komering Ilir. J Ilmu Kesehat Masy [Internet]. 2017;8(1):19–27. Available from: https://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=&cad=rja&uact=8&ved=2ahUKEwjqiI6cp67sAhVCX30KHeaRBzcQFjACegQIARAC&url=http%3A%2F%2Fjikm.unsri.ac.id%2Findex.php%2Fjikm%2Farticle%2Fdownload%2F399%2Fpdf&usg=AOvVaw29QAdaCsOoTMQSSOqPIVCw[6]          Ayun LL, Pawenang ET. Hubungan antara Faktor Lingkungan Fisik dan Perilaku dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) Di Wilayah Kerja Puskesmas Sekaran, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang. Public Heal Perspect J [Internet]. 2017;2(1):97–104. Available from: https://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/phpj/article/viewFile/11002/6680[7]          Sari TW, Putri R. Pemberantasan Sarang Nyamuk 3M Plus terhadap Kejadian Demam Berdarah Dengue di Puskesmas Payung Sekaki Kota Pekanbaru: Studi Kasus Kontrol. J Epidemiol Kesehat Indones [Internet]. 2019;3(2):55–60. Available from: http://journal.fkm.ui.ac.id/epid/article/view/1781[8]          Vannavong N, Seidu R, Stenström T-A, Dada N, Overgaard HJ. Effects of Socio-demographic Characteristics and Household Water Management on Aedes aegypti Production in Suburban and Rural Villages in Laos and Thailand. Parasit Vectors. 2017;10.[9]          Saleh M, Aeni S, Gafur A, Basri S. Hubungan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan Keberadaan Jentik Nyamuk Aedes aegypti di Wilayah Kerja Puskesmas Pancana Kab. Barru. Higiene [Internet]. 2018;4(2):93–8. Available from: https://core.ac.uk/download/pdf/234747865.pdf[10]        Sitepu FY, Nasution H, Supriyadi T, Depari E. Epidemiological and Entomological Investigation of Dengue Fever Outbreak in South Nias District North Sumatera Province Indonesia 2016. Outbreak, Surveillance, Investig Response. 2018;11(3):8–12.[11]        Rosmal F, Rosidah I. Hubungan Faktor Resiko Kesehatan Lingkungan Dalam Pengelolaan Sampah Padat Dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue di Kelurahan Hegarsari Kecamatan Pataruman Kota Banjar. J Kesehat Komunitas Indones [Internet]. 2019;15(1):23–34. Available from: http://jurnal.unsil.ac.id/index.php/jkki/article/viewFile/986/785[12]        He P, Chen L, Shao L, Zhang H, Lü F. Municipal Solid Waste (MSW) landfill: A source of microplastics? Evidence of Microplastics in Landfill Leachate. Water Res [Internet]. 2019;159:38–45. Available from: https://www.sciencedirect.com/science/article/abs/pii/S004313541930377X[13]        Harsono S, Nisaa A. Metode Biokontrol Ikan Cupang (Betta splendens) Sebagai Pengendali Vektor Penyakit DBD di Kartasura Kabupaten Sukoharjo. J Manaj Inf dan Adm Kesehat. 2019;2(2):38–43.[14]        Sarwar M. Control of Dengue Carrier Aedes Mosquitoes (Diptera: Culicidae) Larvae by Larvivorous Fishes and Putting It into Practice Within Water Bodies. Int J Prev Med Res [Internet]. 2015;1(4):232–7. Available from: http://www.aiscience.org/journal/ijpmr[15]        Hartati AT, Rusmartini T, Ismawati. Uji Kemampuan Ikan Manfish (Pterophyllum altum), Ikan Cupang (Betta splendens), dan Ikan Cere (Gambusia affinis) Sebagai Predator Larva Aedes aegypti dalam Upaya Penanggulangan DBD. Pros Pendidik Dr Unisba. 2016;2(2).[16]        Ishak H, Aisyah AS, Mallongi A, Astuti RDP. Risk factors and Fogging Effectiveness of Dengue Hemorrhagic Fever Incidence in the Pontap Public Health Center area in Palopo City, Indonesia_. Enferm Clin [Internet]. 2020;30:294–7. Available from: https://www.researchgate.net/publication/342113828_Risk_factors_and_fogging_effectiveness_of_dengue_hemorrhagic_fever_incidence_in_the_Pontap_Public_Health_Center_area_in_Palopo_City_Indonesia[17]        Bowman LR, Donegan S, McCall PJ. Is Dengue Vector Control Deficient in Effectiveness or Evidence?: Systematic Review and Meta-analysis. PLoS Negl Trop Dis [Internet]. 2016;10(3). Available from: https://journals.plos.org/plosntds/article?id=10.1371/journal.pntd.0004551[18]        Farich A, Perdana AA. Efektifitas Penanaman Tanaman Serai Wangi (Cymbopogon nardus) Terhadap Indikator Maya Index DBD di Kabupaten Pringsewu, Lampung. J Dunia Kesmas [Internet]. 2019;8(4). Available from: http://ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/duniakesmas/article/view/190-198/pdf[19]        Erlia D, Darusman F, Darma GCE. Pembuatan Briket Penghalau Nyamuk (Repellent) dari Daun Serai Wangi (Cymbopogon winterianus Jowitt) dan Evaluasinya. Farmasi [Internet]. 2016;2(2). Available from: http://karyailmiah.unisba.ac.id/index.php/farmasi/article/view/4706[20]        Misni N, Nor ZM, Ahmad R. New Candidates For Plant Based Repellents Against Aedes Aegypti. J Am Mosq Control Assoc [Internet]. 2016;32(2):117–123. Available from: https://www.researchgate.net/publication/303887327_New_Candidates_for_Plant-Based_Repellents_Against_Aedes_aegypti[21]        Priesley F, Reza M, Rusjdi SR. Hubungan Perilaku Pemberantasan Sarang Nyamuk dengan Menutup, Menguras dan Mendaur Ulang Plus (PSN M Plus) terhadap Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kelurahan Andalas. J Kesehat Andalas [Internet]. 2018;7(1):124–30. Available from: http://jurnal.fk.unand.ac.id/index.php/jka/article/view/790/64622.         Liu J, Tian X, Deng Y, Du Z, Liang T, Hao Y, et al. Risk Factors Associated with Dengue Virus Infection in Guangdong Province: A Community-Based Case-Control Study. Int Environ Res Public Heal [Internet]. 2019;16. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6406885/[23]        Husna I, Putri DF, Triwahyuni T, Kencana GB. Analisis Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Demam Berdarah Dengue di Wilayah Kerja Puskesmas Way Kandis Bandar Lampung Tahun 2020. J Anal Kesehat [Internet]. 2020;9(1):9–16. Available from: https://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=&cad=rja&uact=8&ved=2ahUKEwiAt8WG17DsAhUBA3IKHZ1qCXYQFjAKegQIChAC&url=https%3A%2F%2Fejurnal.poltekkes-tjk.ac.id%2Findex.php%2FJANALISKES%2Farticle%2Fdownload%2F2111%2F1109&usg=AOvVaw3JEApbZPpsukTr9HHVeBEN[24]        Ramadhani F, Yudhastuti R, Widati S. Consciousness Stage Implementation of Mosquito Nest Eradication (MNE) of Dengue Hemorrhagic Fever (DHF). Heal Notions [Internet]. 2017;1(3). Available from: http://heanoti.com/index.php/hn/article/view/hn1305[25]        Saied KG, Al-Taiar A, Altaire A, Alqadsi A, Alariqi EF, Hassaan M. Knowledge, Attitude and Preventive Practices Regarding Dengue Fever in Rural Areas of Yemen. Int Health [Internet]. 2015;7:420–5. Available from: https://academic.oup.com/inthealth/article/7/6/420/2458785[26]        Wong LP, Shakir SMM, Atefi N, AbuBakar S. Factors Affecting Dengue Prevention Practices: Nationwide Survey of the Malaysian Public. PLoS One. 2015;[27]        Elsinga J, Schmidt M, Lizarazo EF, Vincenti-Gonzalez MF, Velasco-Salas ZI, Arias L, et al. Knowledge, Attitudes, and Preventive Practices Regarding Dengue in Maracay, Venezuela. Am J Trop Med Hyg. 2018;99(1):195–203.[28]        Rakhmani AN, Limpanont Y, Kaewkungwal J, Okanurak K. Factors Associated with Dengue Prevention Behaviour in Lowokwaru, Malang, Indonesia: a Cross-sectional Study. BMC Public Health [Internet]. 2018;18. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5948848/pdf/12889_2018_Article_5553.pdf e same time, used of container lid had no significance value, so that was being expelled from model of multivariate analysis. Based on this result, it can be predicted that respondent who not drained water container, not used repellent, not kept larva-eating fish, and not manage unused stuff will suffer DHF.Keywords : drained container, repellent, larvivorous fish, manage unused stuff, DHF
Model Prediksi Unsur Iklim Terhadap Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Provinsi Jawa Barat Juwita, Citra Puspa; Anggiat, Lucky; Budhyanti, Weeke
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Vol 4, No 2 (2020): Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jukmas.v4i2.1023

Abstract

Angka case fatality rate (CFR) dari kasus demam berdarah dengue yang terjadi di Provinsi Jawa Barat pada tahun 2018 adalah 0,56. Penanganan untuk menekankan angka CFR kasus DBD setiap tahunnya menjadi program rutin yang terus diupayakan tetapi tampaknya belum dapat menekankan angka kematian tersebut. Unsur iklim yang meliputi curah hujan, suhu, kelembaban, kecepatan angin, dan lamanya penyinaran matahari dapat mempengaruhi kasus DBD. Data iklim yang tersedia online dapat menjadi early warning system melalui model prediksi jumlah kasus DBD. Tujuan penelitian untuk mendapatkan model prediksi unsur iklim terhadap jumlah kasus DBD di Provinsi Jawa Barat tahun 2010-2019. Melalui desain penelitian observasi dan pendekatan kuantitatif dengan uji analisis korelasi Spearmen Rho menunjukkan hasil bahwa kelembaban rata-rata berkorelasi positif kuat dan bermakna (r=0,64; p<0,01), lamanya penyinaran matahari berkorelasi negatif cukup kuat dan bermakna (r= -0.43; p< 0,01), dan kecepatan angin rata-rata berkorelasi positif sangat lemah dan tidak bermakna (r=0,1; p>0,05) terhadap jumlah kasus DBD. Model prediksi yang tepat dengan analisis regresi berganda yaitu DBD=-9548.071+133.005*kelembaban rata-rata+177.887*kecepatan angin rata-rata. Hasil model prediksi dapat dipakai Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat untuk mendapatkan angka kasus DBD, dimana ketika didapat angka kasus yang tinggi maka pada satu bulan kedepan dapat siap siaga untuk memberikan pertolongan yang cepat guna mengurangi angka CFR. 
Determinan Anemia Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Campaka Kabupaten Purwakarta Januari-Juni 2018 Wita Hefita Sari
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jukmas.v5i1.1152

Abstract

Meningkatnya ibu hamil yang mengalami masalah gizi khususnya gizi kurang seperti Kurang Energi Kronik (KEK) dan Anemia menurut Riset Kesehatan Dasar, 2013 diketahui bahwa prevalensi anemia pada ibu hamil di Indonesia sebesar 37, 1%. Pemberian tablet Fe di Indonesia pada tahun 2012 sebesar 85%. Prensentase ini mengalami peningkatan dibandingkan pada tahun 2011 yang sebesar 83,3 %. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan yang mempengaruhi anemia pada ibu hamil di Puskesmas Campaka Kabupaten Purwakarta Provinsi Jawa Barat Periode Januari-Juni Tahun 2018. Penelitian ini menggunakan desain studi Case Control. Populasi yang berjumlah 41 orang. Hasil penelitian  menunjukan ada pengaruh yang signifikan terhadap anemia pada ibu hamil antara pekerjaan ibu, paritas, usia kehamilan, jarak kehamilan, paritas,  kepatuhan konsumsi tablet tambah darah dengan  p-value <0,05, sebaliknya tidak ada pengaruh antara umur ibu, pendidikan, paritas.  Faktor dominan terhadap anemia pada ibu hamil adalah pekerjaan (0,050), usia kehamilan (0,034), jarak kehamilan (0,021).
Perilaku Hidup Bersih Sehat (Phbs) Terkait Menyusui Pada Ibu Yang Diduga Covid/Terinfeksi Virus Covid 19 Tahun 2020 Fitria Sari
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jukmas.v5i1.1056

Abstract

ASI adalah makanan yang terbaik bagi bayi. Kandungan gizi unik dalam ASI sangat cocok dengan kondisi fisiologis bayi dan sangat baik untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan serta kekebalan tubuh bayi.Namun saat pandemi Covid 19 ini, banyak ibu yang memiliki kekhawatiran lain terkait perlindungan yang memadai untuk anak mereka. Salah satu yang menjadi kekhawatiran adalah penularan bisa terjadi pada saat memberi susu lewat ASI. Terlebih jika sang ibu terduga atau bahkan positif terinfeksi Covid-19. Sedangkan pada faktanya Virus Covid 19 hingga saat ini belum terdeteksi pada ASI dari ibu yang positif atau diduga terinfeksi Covid 19. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) terkait menyusui dengan ibu yang diduga covid/terinfeksi covid 19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif rancangan “Cross Sectional”. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu menyusui yang bersedia mengisi kuesioner yang akan diedarkan melalui sosial media sebanyak 152 responden. Hasil menunjukkan dari 152 responden yang diteliti jumlah ibu menyusui yang tidak baik dalam berperilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) sebanyak 40,8%. Hasil analisa bivariat menunjukkan dari 3 variabel yang diteliti, tidak ada variabel yang berhubungan dengan perilaku hidup bersih dan sehat yaitu ibu yang memiliki gejala sakit (p=0,058), ibu yang positif/diduga covid 19 (p=0,349) dan ibu yang pernah kontak langsung dengan penderita covid 19 (p=0,276). Saran dari penelitian ini adalah perlu adanya edukasi bahwa ibu yang memiliki gejala sakit, positif atau diduga terinfeksi Covid 19 harus tetap menyusui bayinya dengan menerapkan PHBS. Hal ini untuk meningkatkan kelangsungan hidup bayi baru lahir, kesehatan dan perkembangan bayi dalam waktu dekat dan jangka panjang.
Faktor Faktor Risiko Yang Berhubungan Dengan COVID 19 : Literature Review Hidayani, Wuri Ratna
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Vol 4, No 2 (2020): Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jukmas.v4i2.1015

Abstract

Prevalensi kasus Covid-19 di dunia pertengahan September 2020 mencapai 29.155.581 dan kematian tercatat 926.544 jiwa dengan tersebar ke 216 negara sehingga Case Fatality Rate sebesar 3,17% (WHO, 2020). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor risiko yang berhubungan dengan Covid 19. Metode penelitian ini adalah studi literature dengan jurnal penelitian berbahasa inggris tahun 2020 dengan rancangan penelitian analitik dengan data yang mendukung faktor-faktor risiko Covid 19. Dalam penelurusan jurnal dengan bantuan internet dengan kata kunci terkait faktor risiko, karakteristik,komorbid dan Covid 19. Kesimpulan dari penelitian ini umur, jenis kelamin, pasien yang terinfeksi di rumah sakit, penyakit komorbid ,tanda dan gejala Covid 19 berhubungan dengan Covid 19. Riwayat merokok tidak berhubungan dengan COVID 19. Rekomendasi diharapkan masyarakat berperilaku sehat memperkecil perilaku berisiko Covid 19 dengan mematuhi protokol kesehatan. Kata kunci: faktor risiko, karakteristik, komorbid, Covid 19

Page 7 of 18 | Total Record : 171