cover
Contact Name
Susiana Nugraha
Contact Email
susiana_nugraha@urindo.ac.id
Phone
+6281222633154
Journal Mail Official
susiana_nugraha@urindo.ac.id
Editorial Address
Jl, Bambu Apus I no 3 Cipayung Jakarta TImur 13890
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
ISSN : 27158748     EISSN : 27157687     DOI : -
Core Subject : Health,
JUKMAS: Journal of Public Health is a scientific journal that presents research results, case reports, scientific papers or critical analytic studies in the field of health and articles in the form of reviews. The Focus and Scope of the Journal, covers: Health Policy and Management, Nutrition, Care, Environmental Health, Epidemiology, Reproductive Health, Health Promotion and Occupational Safety and Health. JUKMAS: Public Health Journal published twice a year, April and October. JUKMAS: Journal of Public Health receives original research articles and article reviews about original literature that have not been published in other media or other scientific journals.
Articles 171 Documents
Pengaruh Profesionalisme Kerja Bidan Desa Terhadap Penyelenggaraan Program Kesehatan Ibu Dan Anak Di Wilayah Kerja Puskesmas Mapaddegat Kabupaten Kepulauan Mentawai Tahun 2020 Vega Octarini Br Munthe; Fatma Sylvana Dewi Harahap; Ivansri Marsaulina P
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jukmas.v5i1.1288

Abstract

Target pencapaian program KIA di Wilayah Kerja Puskesmas Mapaddegat belum tercapai sesuai Standar Pelayanan Minimal (SPM) yaitu 100%. Bidan desa sebagai tenaga profesional yang bertanggung jawab langsung dalam penyelenggaraan program KIA, menghadapi banyak faktor yang mempengaruhi kegiatan – kegiatan dalam program KIA. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh profesionalisme kerja bidan desa terhadap penyelenggaraan program KIA di Puskesmas Mapaddegat.Desain penelitian Mixed Method Sequential Explanatory dengan metode kuantitatif pendekatan cross sectional dilanjutkan metode kualitatif. Pengambilan data menggunakan kuesioner dan wawancara. Populasi 22 orang bidan desa, tehnik pengambilan sampel adalah total sampling. Analisa data dilakukan dengan melihat distribusi frekuensi tiap variabel, uji korelasi chi-square, regresi logistik biner dan menganalisa data kualitatif.Hasil penelitian kuantitatif, variabel yang berpengaruh terhadap penyelenggaraan program KIA adalah masa kerja P value 0,010, pelatihan P value 0,006, motivasi P value 0,002, beban kerja P value 0,004, fasilitas P value 0,004,  persepsi kepemimpinan P value 0,019 dan kompensasi P value 0,002. Dan hasil dari analisa kualitatif, adalah motivasi yang kurang dari pimpinan berupa pemberian bimbingan dan kunjungan kerja.Kesimpulan: Variabel yang berpengaruh dominan terhadap penyelenggaraan program KIA adalah motivasi dan kompensasi. Disarankan agar pihak Dinas Kesehatan dan Puskesmas meningkatkan kemampuan dan keterampilan bidan desa melalui pelatihan – pelatihan program KIA, melengkapi dan memperbaiki fasilitas kesehatan sesuai standar dan meningkatkan kesejahteraan bidan desa.Kata kunci                           : Pelatihan, Motivasi, Fasilitas, Kompensasi, Bidan desa
Hubungan Kebisingan Dengan Keluhan Fisiologis, Keluhan Psikologis, Keluhan Komunikasi Pada Pekerja Bagian Produksi Pasaribu, Rinda Rusmaniar; Novianus, Cornelis; Setyawan, Arif
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Vol 4, No 2 (2020): Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jukmas.v4i2.1025

Abstract

Kebisingan merupakan suara yang tidak dikehendaki yang bersumber dari alat-alat proses produksi dan/atau alat-alat kerja yang pada tingkat tertentu dapat menimbulkan gangguan pendengaran, kebisingan ini dapat menyebabkan keluhan non auditory seperti keluhan fisiologis, keluhan psikologis dan keluhan komunikasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kebisingan dengan keluhan non auditory pada pekerja bagian produksi di PT. Jeil Fajar Indonesia Cibinong tahun 2020. Desain penelitian yang digunakan cross sectional, dari 75 populasi seluruh pekerja produksi diambil sampel jenuh yang artinya semua pekerja dijadikan responden karena jumlah populasi 75 pekerja yang berada di gedung tersebut. Faktor yang diteliti adalah kebisingan, umur, masa kerja, pendidikan, penggunaan alat pelindung telinga, pengetahuan, keluhan fisiologis, keluhan psikologis dan keluhan komunikasi. Dari hasil analisis univariat yang telah dilakukan peneliti menemukan bahwa 50% intensitas kebisingan yang diatas NAB, usia tua 74.7%, masa kerja lama 68%, pendidikan terakhir sekolah dasar menengah 96%, penggunaan APT yang tidak patuh 92%, pengetahuan yang kurang baik 66.7%, sikap negatif 74.7%, keluhan fisiologis yang mengalami keluhan 53.3%, keluhan psikologis yang mengalami keluhan 56%, keluhan komunikasi yang mengalami keluhan 54.7%. Saran dalam penelitian ini agar lebih dipertegas dalam penggunaan APT serta pekerja juga perlu diberikan pengetahuan terkai dampak yang akan terjadi apabila tidak menggunakan APT ditempat kerja yang bising.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Status Gizi Anak Pra Sekolah Izattul Azijah; Asyifa Robiatul Adawiyah
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jukmas.v5i1.1090

Abstract

Status gizi merupakan salah satu indikator keberhasilan pembangunan. Keadaan kurang gizi terutama pada anak akan mengakibatkan terganggunya pertumbuhan fisik dan kecerdasan. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor dominan yang berhubungan dengan Status Gizi Anak Pra Sekolah. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak yang belajar di TK Mutiara 17 Agustus yang berjumlah 59 orang yang diambil secara keseluruhan atau menggunakan teknik total sampling. Penelitian ini menggunakan analisis multivatriat. Hasil analisis multivariat didapatkan terdapat 3 variabel yang mempunyai p value < 0,05 yaitu pendidikan ibu (p value = 0,027), cara penyusunan menu (p value = 0,015), dan cara pemberian menu (p value = 0,023). Berdasarkan penelitian ini diharapkan  bagi  ibu  untuk  meningkatkan  pengetahuan  dengan  selalu  mengikuti penyuluhan-penyuluhan tentang kesehatan khususnya status gizi anak dan Sekolah bekerjasama dengan pihak puskesmas setempat untuk dilakukan promosi atau edukasi tentang gizi pada anak prasekolah.Kata Kunci             : Pendidikan Ibu, Pola Pemberian Makan, Status Gzi, Anak Pra Sekolah
Hubungan Kinerja Kader Posyandu Balita dengan Kepuasan Pelayanan Posyandu Balita di RW 012 Kelurahan Kapuk Jakarta Utara Tahun 2020 Lui Lelaona, Petrus Yohanes; Siswani, Sri
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Vol 4, No 2 (2020): Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jukmas.v4i2.1014

Abstract

Posyandu adalah salah satu bentuk Upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat (UKBM) yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan guna mempercepat penurunan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB). Posyandu Balita di RW 012 Kelurahan kapuk terdiri atas 6 posyandu yaitu posyandu melati 1 s/d 6. Hasil survei pendahuluan, adapun jumlah balita per posyandu di RW 012 Kelurahan kapuk diantaranya posyandu melati 1 dengan jumlah balita sebanyak 350, posyandu melati 2 dengan jumlah balita sebanyak 393, posyandu melati 3 dengan jumlah balita sebanyak 278, posyandu melati 4 dengan jumlah balita sebanyak 295, posyandu melati 5 dengan jumlah balita sebanyak 125 dan posyandu melati 6 dengan jumlah balita sebanyak 120. Tujuan penelitian untuk Mengetahui hubungan antara kinerja kader Posyandu terhadap kepuasan Pelayanan Posyandu Balita di RW 012 Kelurahan Kapuk Tahun 2020. Jenis penelitian yang digunakan adalah Analitik kuantitatif dengan menggunakan pendekatan studi Cross Sectional. Hasil penelitian didapatkan responden yang menyatakan puas lebih banyak dibandingkan tidak puas sebesar 61,4% dan responden yang menyatakan kinerja baik lebih besar dibandingkan tidak baik sebesar 72,4%. Hasil uji statistik diperoleh ada hubungan antara kinerja kader posyandu balita terhadap kepuasan ibu pengguna posyandu balita dengan p value = 0,0001. Kesimpulan pada penelitian ini didapatkan hubungan antara kinerja kader posyandu balita dengan kepuasan ibu pengguna posyandu balita. Kata Kunci : Kinerja, Kepuasan, dan Posyandu Balita
Promosi Kesehatan Tentang Deteksi Dini CA Mammae Dengan Berbagai Media rosa susanti susanti
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jukmas.v5i1.1069

Abstract

Kanker payudara banyak terjadi pada wanita. Hal ini dipengaruhi oleh kurangnya kesadaran untuk deteksi dini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan remaja tentang deteksi dini terhadap ca mamae dengan media video, leaflet, power point dan  promosi tanpa media. Jenis penelitian  ini Quasi Eksperimental dengan rancangan penelitian Pretest and Postest Four Group Design. Penelitian dilaksanakan pada bulan September 2020 dengan jumlah sampel 120 siswi SMKN 57 Jakarta kelas X, XI, dan XII. Instrumen penelitian ini adalah kuesioner yang diberikan pada responden sebelum dan setelah  diberikan promosi kesehatan Deteksi Dini Ca Mamae. Uji statistic yang digunakan Wilcoxon dan Uji T berpasangan (T-Paired). Hasil penelitian didapatkan promosi kesehatan melalui audio visual  dengan nilai (p= 0,003) dan promosi kesehatan melalui leaflet dengan nilai (p=0,004). Uji statistik menunjukkan bahwa promosi kesehatan terhadap deteksi dini ca mamae terdapat perbedaan tingkat pengetahuan remaja terhadap deteksi dini ca mamae dengan menggunakan media video P Value 0,024, leaflet P Value 0,000 dan kontrol  Value 0,003. Sedangkan media Power Point tidak ada perbedaan tingkat pengetahuan remaja terhadap deteksi dini ca mamae P Value 0,423 > α (0,05).  penerapan promosi kesehatan dengan leaflet atau pun audio visual dalam upaya deteksi dini kanker payudara lebih efektif dibandingkan dengan power point.
Analisis Penggunaan Alat Kontrasepsi Sebelum Dan Saat Pandemi Covid-19 Aprillia, Yuna Trisuci; Adawiyah, Asyifa Robatul; Agustina, Santi
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Vol 4, No 2 (2020): Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jukmas.v4i2.1026

Abstract

WHO menyatakan penyakit virus korona (COVID-19) sebagai darurat kesehatan global. Pemerintah Indonesia telah menetapkan bencana non alam penyebaran COVID-19 sebagai Bencana Nasional. Dalam menghadapi wabah bencana non alam COVID-19 ini dilakukan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk pencegahan penularan COVID-19. Kondisi ini menyebabkan dampak terhadap kelangsungan pelayanan kesehatan masyarakat, termasuk pelayanan KB dan kesehatan reproduksi. Penelitian ini menggunakan teknik kuantitatif dengan menggunakan survei cepat pada bulan Juni-Agustus 2020 menggunakan analisis Uji-T dependen. Sampel pada penelitian ini sebanyak 290 responden. Pada hasil analisis bivariat didapatkan bahwa tidak terdapat perbedaan antara penggunaan alat/obat/cara kontrasepsi sebelum dan saat pandemi, hal ini disebabkan bahwa jika kita lihat persentase tertinggi pada alat/obat/cara kontrasepsi yang digunakan adalah AKDR/IUD, sebagaimana yang diketahui bahwa AKDR/IUD merupakan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MJKP). IUD merupakan salah satu alat kontrasepsi yang disarankan oleh ahli, memastikan penggunaan kontrasepsi yang tepat pada saat COVID-19 sangat penting. Kita mendorong perempuan, tenaga kesehatan (bidan, perawat dan dokter), pembuat kebijakan, dan masyarakat untuk mempertimbangkan layanan seksual dan kesehatan reproduksi  sebagai prioritas.
Perencanaan Pengendalian Kebisingan. Studi Kasus : Area Rewinder Machine Perusahaan Kertas Dinda Nur Aulia Septiani
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jukmas.v5i1.1179

Abstract

AbstrakIndustrialisasi merupakan motor penggerak bagi kesejahteraan dan menempati urutan pertama dalam kehidupan masyarakat modern di negara berkembang. Salah satu faktor yang mempengaruhi kesehatan pekerja akibat kegiatan industri  adalah kebisingan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisi tingkat kebisingan yang terjadi di area Rewinder Machine dan melakukan pengendalian terhadap kebisingan yang terjadi. Kebisingan diukur dengan menggunakan sound level meter selama 24 jam. Kebisingan pada 11 titik ukur melampaui nilai ambang batas NAB. Sehingga diperlukan perencanaan pemasangan barrier. Material barrier yang terpilih adalah plexiglass dengan nilai NR sebesar 43,38 dBA. Nilai kebisingan setelah pemasangan barrier adalah 40 dBA untuk titik 11, dan 42 dBA untuk titik 12. Selain itu reduksi kebisingan juga dapat dilakukan dengan Earplug yang dapat mengurangi kebisingan sebesar 33 dB.Kata Kunci : Kebisingan, Barrier, Rewinder Mesin, Reduksi.
Hubungan Diabetes Mellitus Tipe 2 Dengan Kualitas Hidup Pralansia Dan Lansia Pada Kelompok Prolanis Apriyan, Nur; Kridawati, Atik; W. Rahardjo, Tri Budi
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Vol 4, No 2 (2020): Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jukmas.v4i2.1028

Abstract

Abstrak Penyakit diabetes mellitus tipe 2 pada saat ini banyak sekali dialami oleh pra lansia dan lansia yang dapat mempengaruhi kualitas hidupnya baik fisik maupun mental. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan diabetes mellitus tipe 2 dengan kualitas hidup pralansia dan lansia pada kelompok Prolanis di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Cipayung. Jenis penelitian survei analitik dengan menggunakan rancangan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pasien pralansia dan lansia (usia >45 tahun) yang mengikuti kegiatan Prolanis. Jumlah sampel sebanyak 154 responden, pengambilan sampel dengan teknik Accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner WHOQOL-OLD terdiri dari 6 domain dan 24 pertanyaan mengunakan skala Likert. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli 2020. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pra lansia dan lansia yang mempunyai kualitas hidup baik ada sebanyak 55,8%, dan yang menderita diabetes mellitus ada sebanyak 87% dari hasil uji chi square didapatkan ada 1 variabel yang berhubungan dengan kualitas hidup pada pralansia dan lansia yaitu diabetes melitus (p=0,037) dan variabel yang tidak berhubungan : kelompok umur, lama menderita diabetes, depresi. Hasil uji Regresi Logistik Ganda menunjukkan bahwa variabel diabetes mellitus merupakan variabel yang paling dominan berhubungan dengan kualitas hidup pralansia dan lansia. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa diabetes mellitus merupakan variabel yang berhubungan dengan kualitas hidup. Kepada pra lansia dan lansia sebaiknya melakukan pemeriksaan kadar gula darah secara teratur minimal 1 bulan sekali dengan tujuan untuk mengontrol kadar gula darahnya sehingga kualitas hidupnya dapat terjaga dengan baik. Kata kunci : Diabetes, Kualitas Hidup, Prolanis
Komposisi Lemak Viseral, Basal Metabolic Rate (BMR), Dan Usia Sel Terhadap Indeks Masa Tubuh (IMT) Pada Remaja munawaroh munawaroh munawaroh
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jukmas.v5i1.1120

Abstract

ABSTRAK Status gizi remaja dapat dihitung berdasarkan Indeks Masa Tubuh (IMT). Konsumsi makanan yang buruk pada remaja yang tinggi kalori dan rendah serat dapat menyebabkan ketidakseimbangan antara asupan dan luaran energi yang dapat menyebabkan pertambahan berat badan. Proporsi overweight usia > 18 tahun terus mengalami peningkatan sejak tahun 2007, 2013  dan  2018 yaitu 8.6%  11.5%  dan 13.6%. Hipotesis untuk mengetahui Indeks Massa Tubuh(IMT) dan hubungannya terhadap Basal Metabolisme Rate (BMR), lemak visceral dan usia sel pada kelompok remaja. Metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dengan sampel lulusan SMU yang mendaftar ke Universitas MH. Thamrin berjumlah 42 responden yang diambil secara Accidental. Hasil Penelitian  berdasarkan  Indeks Masa Tubuh(IMT) adalah 61.9% kategori normal sedangkan 21,4% mengalami overweight dan 16,7 % underweight, rata-rata BMR dari responden adalah 1384 Kkal (95% CI 1312.2-1456.5) dengan Standar Deviasi 231,5 serta 61.9% memiliki lemak visceral normal dan 38.1% memiliki lemak visceral tidak normal, 78.6% memiliki usia sel lebih muda/sesuai usia kronologisnya dan 21.4% memiliki usia sel lebih tua dari usia kronologisnya. Remaja overweight dengan usia sel lebih tua dari usia kronologisnya dapat dijadikan skrining untuk melakukan modifikasi gaya hidup dan perilaku hidup sehat. Kata kunci : IMT,  Lemak Visceral, usia sel ABSTRACTThe nutritional status of adolescent can be calculated based on the Body Mass Index (BMI).  Poor consumption of foods in adolescents that are high in calories and low in fiber can cause an imbalance betweet energy intake and output which can lead to weight gain.  The proportion of overweight aged > 18 years has continued to increase since 2007, 2013 and 2018, namely 8.6%, 11.5% and 13.6%.  the hypothesis is to determine the Body Mass Index (BMI) and its relationship to the Basal Metabolic Rate (BMR), veceral fat and cell age in the adolescent group.  Quantitative research method with cross sectional approach with a sample of high school graduates who enrolled in MH. Thamrin University amounted to 42 respondents who were taken by accident. The results of the study based on the Body Mass Index (BMI) were 61.9% in the normal category while 21.4% were overweight and 16.7%  were underweight, the average BMR of the respondent was 1384 Kkal (95%CI 1312.2-1456.5) with Standart Deviation of 231,5 and 61.9% had a normal visceral fat and 38.1% had abnormal visceral fat, 78.6% had younger cell age /chronological age and 21.4% had cell age older than chronological age.  Overweight adolescent with cell age older than chronological age can be used as screening to make lifestyle modifications and healthy living behaviors.Key words: BMI, visceral fat, cell age
Pengaruh Penambahan Sari Kurma Terhadap Kadar Hemoglobin Ibu Hamil Anemia di Klinik Fistha Nanda Tahun 2020 Ma'mum, Natasya Fardilah; Kridawati, Atik; Ulfa, Laila
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Vol 4, No 2 (2020): Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jukmas.v4i2.1027

Abstract

AbstrakAnemia pada ibu dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan janin/bayi saat kehamilan maupun setelahnya dan memiliki risiko keguguran, partus prematus, atonia uteri, dan lain sebagainya. Angka kejadian anemia ibu hamil di Indonesia sebesar 48,9% pada tahun 2018. Di klinik Fistha Nanda Jakarta Timur tahun 2020,  35% ibu hamil mengalami anemia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan sari kurma terhadap kadar hemoglobin ibu hamil dengan anemia. Penelitian ini adalah quasie eksperimen dengan desain penelitian yang digunakan adalah non randomized control group pre test and post test design. Pengambilan sampel menggunakan tekhnik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 20 responden dan penelitian dilakukan selama 10 hari, terdapat dua kelompok yakni kelompok perlakuan dan control dengan masing-masing kelompok sebanyak 10 responden. Hasil penelitian yaitu ada peningkatan kadar hemoglobin ibu hamil setelah konsumsi sari kurma dan tablet Fe dengan rata-rata sebesar 2,0 gr/dl dan peningkatan kadar hemoglobin ibu hamil setelah konsumsi tablet Fe dengan rata- rata sebesar 0,8 gr/dl. Konsumsi sari kurma dan tablet Fe dapat  memberikan peningkatan lebih banyak dari pada konsumsi tablet Fe saja. Diharapkan bagi ibu hamil mengonsumsi makanan/minuman yang mengandung zat besi salah satunya sari kurma dan mengkonsumsi minimal 90 tablet Fe selama kehamilan dan makan-makanan yang banyak mengandung zat besi.Kata kunci : Ibu hamil, anemia, sari kurma, tablet Fe, hemoglobin

Page 8 of 18 | Total Record : 171