cover
Contact Name
Susiana Nugraha
Contact Email
susiana_nugraha@urindo.ac.id
Phone
+6281222633154
Journal Mail Official
susiana_nugraha@urindo.ac.id
Editorial Address
Jl, Bambu Apus I no 3 Cipayung Jakarta TImur 13890
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
ISSN : 27158748     EISSN : 27157687     DOI : -
Core Subject : Health,
JUKMAS: Journal of Public Health is a scientific journal that presents research results, case reports, scientific papers or critical analytic studies in the field of health and articles in the form of reviews. The Focus and Scope of the Journal, covers: Health Policy and Management, Nutrition, Care, Environmental Health, Epidemiology, Reproductive Health, Health Promotion and Occupational Safety and Health. JUKMAS: Public Health Journal published twice a year, April and October. JUKMAS: Journal of Public Health receives original research articles and article reviews about original literature that have not been published in other media or other scientific journals.
Articles 171 Documents
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemanfaatan Senam Lansia Di Posyandu Flamboyan Desa Bandulu Kecamatan Anyar Banten Tahun 2018 Yuliana, Yuliana; Azijah, Izattul
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jukmas.v4i1.794

Abstract

Kematian terbanyak lansia dikarenakan penyakit degeneratif. Dari beberapa upaya menjaga kesehatan dan pencegahan penyakit bagi lansia, senam merupakan tindakan yang banyak dianjurkan. Senam bagi lansia memiliki gerakan-gerakan yang sederhana dengan tempo lambat dan waktu yang diperlukan juga singkat sehingga tenaga yang dikeluarkan tidak terlalu besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan  senam lansia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan  rancangan cross sectional. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Populasi dalam penelitian ini seluruh lansia yang datang ke posyandu Flamboyan berjumlah 210 responden. Sampel penelitian ini dengan menggunakan cara accidental sampling sebanyak 68 orang. Berdasarkan hasil dari penelitian univariat menunjukkan sebagian besar pemanfaatan senam lansia kategori rutin sebanyak 35 orang (51,5%), sebagian besar pengetahuan lansia tentang kegiatan senam lansia yang berkategori kurang baik sebanyak 40 orang (58,8%), sebagian besar pendidikan lansia terhadap senam lansia yang berkategori rendah yaitu sebanyak 53 orang (77,9%) dan sebagian besar dukungan keluarga yang berkategori mendukung  yaitu sebanyak 36 orang (52,9%). Hasil bivariat menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan, pendidikan, dan dukungan keluarga. Tidak ada hubungan antara jenis kelamin dengan pemanfaatan senam lansia di Posyandu Flamboyan Desa Bandulu Kecamatan Anyar Banten 2018. Bagi posyandu diharapkan meningkatkan pelayanan senam lansia dengan menambah posyandu bagi responden yang jauh dan selalu memberikan informasi kepada lansia atau keluarga untuk mengikuti senam lansia.Kata kunci        : Senam lansia, pengetahuan, pendidikan, dukungan  keluarga, jenis kelamin
Analisa Postur Pengendara Motor Untuk Evaluasi Dimensi Bagian Tempat Duduk Menggunakan Metode Reba Rahmawati, Anggita; Utami, Dessy Laksyana
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jukmas.v4i1.790

Abstract

Saat ini sepeda motor menjadi pilihan sebagai alat transportasi yang diminati, meskipun kecelakaan kendaraan bermotor meningkat setiap tahunnya. Rancangan sepeda motor harusnya dapat menjadi prioritas untuk lebih ergonomis agar dapat mengurangi kelelahan pengendara seminimal mungkin. Analisa postur tubuh saat berkendaraan menjadi perhatian serius, bila dimensi sepeda motor dan antropometri pengendara tidak sesuai, artinya sepeda motor tidak ergonomis, maka terjadi kelelahan yang mengakibatkan kecelakaan. Target penelitian ini untuk mengevaluasi dimensi sepeda motor di bagian sekitar tempat dudukan dan merekomendasikan rancangan dimensi baru khusus sepeda motor tipe bebek metik. Penggunaan pendekatan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA) pada pengendara motor dapat mengevaluasi postur pengendara dengan skor REBA worksheet untuk mendapatkan gambaran kondiri postur yang ergonomik. Dengan survei yang dilakukan mendapatkan data dari pengendara untuk membuktikan postur yang tidak ergonomik. Kondisi postur yang tidak ergonomik mungkin disebabkan adanya dimensi sadel sepeda motor yang tidak memenuhi dasar antropomentri. Adapun skor REBA worksheet untuk mendapatkan gambaran kondisi postur untuk jarak 34 cm dari ujung sadel skornya 5, kondisi postur untuk jarak 44 cm dari ujung sadel skornya 8. Resiko untuk skor 8 pada kategori level tinggi, kondisi berbahaya dan diperlukan tindakan pemeriksaan dan perubahan postur segera.Kata kunci: Ergonomi, Antropometri, REBA worksheet
Prediktor Faktor Lingkungan Sosial untuk Kualitas Hidup Lansia di Wilayah Rural dan Urban Nugraha, Susiana
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jukmas.v4i1.803

Abstract

Perubahan fisik yang terjadi pada Lansia erat kaitannya dengan perubahan psikososialnya. Pengaruh yang muncul akibat berbagai perubahan pada lansia tersebut jika tidak teratasi dengan baik, cenderung akan mempengaruhi kesehatan lansia secara menyeluruh dan mempengaruhi kualitas hidupnya . Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui prediktor kualitas hidup lansia di wilayah rural dan urban di wilayah Kota Cimahi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah Rural yaitu rata – rata umur lansia 69,10 tahun dan di Urban 69,07 skor, untuk wilayah Rural yaitu rata – rata dukungan sosial  42,60 skor dan di Urban 42,60 skor, untuk wilayah Rural yaitu rata – rata fungsi keluarga 12,73 skor dan di Urban 12,46 skor, untuk wilayah Rural yaitu rata – rata keterlibatan lansia di masyarakat 10,85 skor dan di Urban 11,51 skor. Hasil analisis pada pemodelan multivariat menunjukkan bahwa model hanya sesuai dan signifikan untuk lansia yang tinggal di wilayah urban dengan nilai R2 = 0,17 dan p value = 0.014. Temuan dalam penelitian ini berimplikasi pada pentingnya memperhatikan faktor fungsi keluarga yang yang berada di rumahnya yang dapat mempengaruhi kualitas hidup lansia sehingga di harapkan agar lansia melewati hari – hari dalam hidupnya dengan kualitas hidup yang semakin baik. Kata kunci: kualitas hidup, lansia, rural, urban
Gambaran Self Efficacy dalam Keberhasilan Kesembuhan pada Pasien Tuberculosis Paru di Surabaya Utara Harfika, Meiana; Liestyaningrum, Wiwiek; Nurlela, Lela; Watiningrum, Lila
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jukmas.v4i1.791

Abstract

Tuberculosis (TBC) adalah penyakit infeksi pada paru-paru yang disebabkan oleh Bakteri Mycobacterium tuberculosis. Bakteri ini merupakan jenis bakteri yang dapat menular melalui udara. Pengobatan TBC membutuhkan waktu yang lama yaitu 6 bulan dengan berbagai treatment. Biasanya pasien yang terdiagnosa TBC akan merasa sedih, terasing dan putus asa sehingga dukungan keluarga sangat dibutuhkan dalam kondisi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran self efficacy pada penderita TBC.  Desain penelitian menggunakan pendekatan survey dimana sampel paa penelitian ini adalah 224 responden pasien TBC di Surabaya Utara. Tempat penelitian di Puskesmas Tanah Kali Kedinding Surabaya dan Puskesmas Perak Timur Surabaya. Pemilihan sample secara acak. Kuisioner menggunakan kuisioner self efficacy. Hasil dari penelitian ini adalah Self efficacy pada pasien TB Paru di Wilayah Surabaya Utara sebagian besar pada kategori self efficacy tinggi. Implementasi penelitian ini bahwa petugas kesehatan dapat memberikan pendidikan untuk pencegahan TBC dan sikap positif yang harus diberikan keluarga untuk meningkatkan kesadaran pasien akan pemulihan. Kata Kunci : Pasien TBC, Self Efficacy, Kesembuhan
Angka Kejadian Sunting di Wilayah Kerja Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Sukamulya Tahun 2019 Lestari, Dewi Yuliana; Atmodjo, Dono Koesoema; Simanjuntak, Hotman; Apriyanto, Iyan; Mulyadi, Mulyadi; Muslim, Muslim; Priyono, Riyo; Sulistyowati, Yeny
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jukmas.v4i1.805

Abstract

Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Prevalensi balita pendek mengalami peningkatan dari tahun 2016 yaitu 27,5% menjadi 29,6% pada tahun 2017. Oleh karena itu, kasus stunting pada anak dapat dijadikan prediktor rendahnya kualitas sumber daya manusia suatu negara. Stunting pada anak merupakan manifestasi jangka panjang dari faktor konsumsi diet berkualitas rendah, morbiditas, penyakit infeksi berulang, dan faktor lingkungan. Data di UPT Puskesmas Sukamulya tahun 2019 ditemukan 5 balita dengan gizi buruk dan berjenis kelamin perempuan. Balita di bawah garis merah ada 77, terdiri dari 41 laki-laki dan 36 perempuan. Berarti ada 1,6% balita yang di bawah garis merah, atau dengan status gizi kurang. Penelitian ini diharapkan dapat dijadikan informasi terbaru mengenai Angka Kejadian Sunting di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Sukamulya Tahun 2019, yang bermanfaat bagi dunia keilmuan kesehatan yang dapat dikembangkan untuk bahan penulisan selanjutnya. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh data kunjungan bayi yang bertempat tinggal di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Sukamulya Tahun 2019. Sampel yang di gunakan dalam penulisan ini adalah purposive sampel yaitu anak-anak yang memiliki kriteria Stunting di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Sukamulya Tahun 2019. Pengambilan data dilaksanakan pada Bulan Januari 2020. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa pada anak usia 0-59 bulan yang mengalami stunting di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Sukamulya pada Tahun 2019, berjumlah 123 anak (8.5%) dari 1.444 kunjungan bayi yang dilakukan oleh tenaga kesehatan Puskesmas Sukamulya pada Tahun 2019. Desa Kaliasin merupakan desa penyumbang kasus stunting tertinggi pertama pada tahun 2019 di wilayah kerja Puskesmas Sukamulya yaitu dengan jumlah kasus 64 anak dari 123 kasus stunting.Katakunci: stunting, kunjungan tenaga kesehatan, desa
Hubungan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pasien Medichal Check Up Di Klinik Medika Plaza Kecamatan Pasar Minggu Jakarta Selatan Tahun 2019 Robo Marliana Rahayu; Sri Siswani
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jukmas.v4i1.792

Abstract

Kualitas pelayanan merupakan bentuk penilaian konsumen terhadap tingkat pelayanan yang diterima (Perceived Cervice) dengan tingkat pelayanan yang diharapkan (expected cervice). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran hubungan kualitas  pelayanan aspek responsiveness terhadap loyalitas pelanggan  MCU di klinik Medika Plaza kecamatan Pasar minggu Jakarta Selatan tahun 2019. Penelitian ini merupakan penelitian survey analitik dengan rancangan potong lintang (cross sectional). Penelitian dilakukan di Klinik Medika Plaza Pasar Minggu pada  bulan juni – Juli 2019. Pengambilan sampel penelitian ini didapatkan dengan menggunakan metode total sampling , dimana seluruh pasien MCU menjadi sampel penelitian sebanyak 88 orang responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa antara proporsi jumlah pasien yang loyal dan tidak loyal tidak terlalu besar, dimana pasien yang berpotensi loyal dengan pelayanan MCU di klinik medika plaza sebanyak 48 orang  (54,5%) dan yang tidak loyal sebanyak 40 orang (45,5%). Responsiveness berdasarkan aspek waktu tunggu, kemudahan layanan registrasi, keramahan, kemudahan informasi dan kenyamanan diperoleh p-value 0.001 dimana p value ≤ ɑ (0,05), yang artinya ada hubungan yang signifikan antara variabel tersebut terhadap loyalitas pasien medical check up.Kata Kunci             : Kualitas Pelayanan, Loyalitas, Kepuasan Pasien
Hubungan Obesitas Dengan Hipertensi Pada Pra Lansia di Puskesmas Sukamulya Tahun 2019 Rahayu, Robo Marliana; Berthelin, Aurelia Alget; Lapepo, Azizah; Utam, Marselia Wulansari; Sanga, Jumiati Lelu; Wulandari, Ike; Sagung Ratu P.S, Anak Agung; Sulistyowati, Yeny
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jukmas.v4i1.806

Abstract

Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi serta perbaikan sosial ekonomi berdampak pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat dan usia harapan hidup, sehingga jumlah populasi Lansia juga meningkat serta pergeseran pola penyakit. Penelitian ini ditujukan untuk menganalisa hubungan indeks massa tubuh dengan hipertensi  pada pra lansia usia 45 – 55 tahun di Puskesmas Sukamulya, Tanggerang, Banten. Penelitian ini menggunakan data sekunder pada sejumlah 517 populasi pra lansia. Hasil perhitungan sampel didapatkan 225 orang, dengan teknik sampling probability sampling, metode systematic random sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara Indeks Massa Tubuh dengan Hipertensi Pada Pra Lansia Usia 45-55 Tahun di Puskesmas Sukamulya. Temuan dalam penelitian ini berimplikasi pada pentingnya memperhatikan faktor IMT serta hipertensi, sehingga di harapkan agar saat Lansia melewati hari-hari dalam hidupnya dengan kualitas hidup yang semakin baik.Kata kunci: obesitas, hipertensi, pra lansia.
Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Kesediaan Ibu Hamil Melakukan Tes Hiv Di Wilayah Kerja Upt Puskesmas Cimanggis Depok Tahun 2019 Sumarno, Eni Ernawati; Sudiman, Herman; Widodo, Sri
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jukmas.v4i1.634

Abstract

ABSTRACT                                                       HIV/AIDS is a health problem throughout the world, including Indonesia. Data in 2018 pregnant women taking HIV in Indonesia as 5.291.143 people there were 761.373 pregnant women (13,38%) and 2.955 infected with HIV, have received  ARV therapy 893 pregnant women and increased every year.. HIV testing during pregnancy is one way to prevent the transmission of HIV from mother to child. This study aims to determine the reasons behind the acceptance of pregnant women in undergoing HIV testing and the factors associated with the client willingness. This study was quantitative methods study design was cross sectional with independent variable and dependent variable, a large sample of 124 expectant mothers. Sampling use purposive sampling with predetermined inclusion dan exclusion criteria.  Data were collected by interviews using a structured questionnaire. Data Population use univariate data analysis, bivariate chi-square test and  multivariate analysis with logistic regression was used to assess findings.The results showed that the majority of respondents (66,9%) would be willing to test for HIV. Factors associated with the acceptance of HIV testing by expectant mothers were knowledge of HIV/AIDS (OR= 4,790), employment status (OR=1,795), frequency of ANC (OR=1,332), gestational age  (OR = 1,323) and husband support (OR=0,538). Factors of age, education, attitude, parity, fellow pregnant mothers support, health workers support and service access were not significantly associated with acceptance of HIV testing by expectant mothers.The conclusions of the study is factors associated with the acceptance of HIV testing by expectant mothers were knowledge of HIV/AIDS, employment status, frequency of ANC, gestational age and husband support.                                                                                                                                 Keywords : willingness  of HIV testing, expectant mothers, cimanggis, depokReferences : 34 (2009-2018)
Hubungan Antara Herediter Dan Perilaku Dengan Hipertensi Pada Lansia Di Puskesmas Mekarmukti Kabupaten Bekasi Tahun 2018 Sari, Fitria; Nuryani, Nuryani
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jukmas.v4i1.793

Abstract

Lanjut usia (lansia) adalah kelompok penduduk yang berumur 60 tahun atau lebih. Berdasarkan riset kesehatan dasar tahun 2013 penyakit terbanyak pada lanjut usia adalah hipertensi (57,6%), dengan bertambah usia, maka tekanan darah sistolik cenderung naik sehingga menyebabkan hipertensi. Maka perlunya diteliti faktor-faktor yang berhubungan dengan hipertensi pada lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara herediter dan perilaku dengan hipertensi pada lansia. penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif rancangan “Cross Sectional”. Populasi penelitian ini adalah seluruh lansia yang ada di Puskesmas Mekarmukti Kabupaten Bekasi tahun 2018. Sample diambil dengan cara sampling incident sebanyak 85 orang sesuai kriteria inklusi dan ekslusi. Hasil menunjukan dari 85 lansia yang diteliti jumlah lansia yang memiliki hipertensi yaitu 56,5 %, hasil analisa bivariat menunjukan dari 3 variabel yang diteliti ada 2 variabel yang memiliki hubungan yang bermakna dengan hipertensi yaitu Herediter (p=0,001) dan kebiasaan merokok (p=0,006). Sedangkan yang tidak memiliki hubungan bermakna ada 1 variabel yaitu latihan fisik (p=0,986). Terdapat hubungan yang signifikan antara herediter, kebiasaan merokok terhadap hipertensi pada lansia. Saran dari penelitian ini adalah petugas kesehatan mampu memberikan penyuluhan mengenai faktor resiko terjadinya hipertensi pada lansia, pola hidup yang sehat, seperti  menjauhi kebiasaan merokok dan melakukan latihan fisik yang teratur, Selain itu lansia harus melakukan cek kesehatan secara rutin setiap bulannya. Daftar bacaan                       : 16 Literatur (2008-2015)Kata kunci                              : Herediter, perilaku, lansia dan hipertensi 
Kapasitas Fungsional Dan Kualitas Hidup Lansia Wanita Dengan Osteoartritis Lutut Adawiyah, Asyifa Robiatul; Suratmi, Tri; W. Rahardjo, Tri Budi
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jukmas.v4i1.787

Abstract

Elderly women with knee osteoarthritis have higher symptoms, more pain, and more functional loss related to quality of life (27.5%) than elderly men (21.8%). The purpose of this study to examine the association of functional capacity and quality of life of elderly women with knee osteoarthritis. Type of analytic survey research using cross sectional design. The population in this study were all elderly women osteoarthritis (age> 45 years) in Bekasi City General Hospital as many as 80 elderly women by total population. Data was collected by the primary data through interviews using a questionnaire. Data analysis with univariate and bivariate. The average score obtained is 42.93% for quality of life, which means they have a poor quality of life. The results of bivariate analysis showed that the correlation between the Osteoarthritis Index and quality of life was r = -0.601 (p value <0.05) and the correlation between Functional Capacity (Activity od Daily Living; Instrument Activity of Daily Living; and Social Mental Activity) with Quality of Life -as equal to r = 0.649; 0.792; 0.607 (p value <0.05). In conclusion, there is a significant relationship between the Osteoarthritis Index and functional capacity with quality of life in elderly women with knee osteoarthritis at the Bekasi City General Hospital in 2016. Keywords: Osteoarthritis, Functional Capacity, Quality of Life, Elderly Health

Page 6 of 18 | Total Record : 171