cover
Contact Name
Dewi Agustin
Contact Email
dewi.agusthine@gmail.com
Phone
+6281281338876
Journal Mail Official
dewi.agusthine@gmail.com
Editorial Address
AKBID Bhakti Husada Jl. Ki Hajar Dewantara No.14 Pilar Cikarang Bekasi 17530
Location
Kota bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL KESEHATAN BHAKTI HUSADA
ISSN : 2503264X     EISSN : 26570149     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Merupakan jurnal yang dibuat sebagai media publikasi ilmiah hasil penelitian yang telah dilakukan. penelitian yang dimaksud adalah penelitian dalam bidang kesehatan baik kebidanan, keperawatan, kesehatan masyarakat, pendidikan kesehatan dan profesi kesehatan.
Articles 106 Documents
Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Hipertensi Menggunakan Pisang Ambon Wijaya, Indra; Soesanto, Edi; Armiyati, Yunie
Jurnal Kesehatan Bhakti Husada Vol 10 No 2 (2024): JURNAL KESEHATAN BHAKTI HUSADA
Publisher : Jurnal Kesehatan Bhakti Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37848/jurnal.v10i2.223

Abstract

Latar Belakang: Terdapat beberapa faktor resiko hipertensi pada lansia salah satunya adalah konsumsi kalium yang kurang adekuat atau tidak sesuai dengan rekomendasi jumlah kalium yang harus dikonsumsi perhari oleh lansia. Salah satu tindakan pencegahan hipertensi pada lansia adalah mengkonsumsi buah pisang ambon. Pisang ambon hampir tidak mengandung natrium, tetapi banyak mengandung kalium serta B6, C, dan E. Vitamin E dan kalium berkhasiat meredakan ketegangan di dinding pembuluh darah sehingga mampu menurunkan tekanan darah, dan kalium juga membantu mengurangi kadar garam berelebih dalam tubuh dengan cara mengeluarkan melalui urine. Tujuan: Mengetahui Terapi pisang ambon Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita lansia Hipertensi. Metode: Metode yang digunakan adalah desain deskriptif dengan studi kasus asuhan keperawatan menggunakan terapi pisang ambon pada pasien hipertensi lansia. Responden yang diambil sebanyak dua pasien lanjut usia. Pengambilan data menggunakan spyhmomanometeraneroid dan stetoscope. Pengukuran tekanan darah dilakukan sebelum dan sesudah dilakukan terapi pisang ambon selama 14 hari pagi dan sore hari dalam waktu 20 menit. Hasil: Setelah diberikan terapi terdapat penurunan tekanan darah pada kedua responden dengan nilai rata-rata penurunan nilai sistole 19 mmHg dan nilai diastole 14 mmHG. Kesimpulan: penerapan terapi pisang ambon efektif dalam menurunkan tekanan darah pada pasien lansia hipertensi. Rekomendasi: Terapi pisang ambon efektif dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP) pada pasien hipertensi. Kata Kunci: Pisang ambon, Hipertensi, Lansia
GAMBARAN KADAR KREATININ PADA PEMINUM ALKOHOL DI KUMUNITAS TIMUR KOTA MALANG Dhila, Yuliana; Rahmawati, Previta Zeizar; Husna, Yeni Avidatul
Jurnal Kesehatan Bhakti Husada Vol 10 No 2 (2024): JURNAL KESEHATAN BHAKTI HUSADA
Publisher : Jurnal Kesehatan Bhakti Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37848/jurnal.v10i2.210

Abstract

Abstract : Latar belakang: Peminum di Indonesia semakin banyak, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik tahun 2022, menunjukkan bahwa konsumsi alkohol oleh penduduk umur 15 tahun dalam satu tahun terakhir di perkotaan dan perdesaan adalah sebesar 0,33%. Hal ini akan bisa merusak fungsi ginjal dengan meningkatnya kadar kreatinin dalam darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kadar kreatinin pada peminum alkohol di komunitas Timur Kota Malang. Metode: Penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif analitik dengan menggambarkan suatu keadaan atau masalah yang digali melalui pengamatan yang terjadi dilapangan. Jenis penelitian deskriptif yang digunakan dalam penelitian ini. Hasil: Berdasarkan hasil pengukuran kadar kreatinin dengan kadar Rendah 0,7 mg/dl, kadar normal 0,7-1,3 mg/dl, dan kadar tinggi 1,3 mg dl pada 20 orang responden.Merujuk pada hasil penelitian tentang kadar kreatinin pada pria peminum alkohol di komunitas Timur Kota Malang dengan berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan hasil pemeriksaan pada 20 responden yang memiliki kadar kreatinin normal sebanyak 18 responden (90%), memiliki kadar kreatinin rendah sebanyak 2 responden (10%). Hal ini menunjukkan bahwa lebih banyak masyarakat yang mengonsumsi minuman beralkohol memiliki kadar kreatinin yang normal. Abstract: Alcohol consumption in Indonesia continues to rise, especially in urban areas. Alcohol drinkers are at risk of kidney function impairment due to elevated creatinine levels. Purpose: This study aims to describe creatinine levels among alcohol drinkers in the East Community of Malang City. Results: A total of 18 respondents (90%) had normal creatinine levels (0.7-1.3 mg/dl), while 2 respondents (10%) had low creatinine levels (<0.7 mg/dl). Correlation tests showed no significant relationship between the duration of alcohol consumption and creatinine levels. Conclusion: The majority of alcohol drinkers in this community have creatinine levels within the normal range, although a few showed low levels. There was no significant correlation between the duration of alcohol consumption and creatinine levels. Keywords: Creatinine, Alcohol, East Community
Pengaruh Hidroterapi (Rendam Kaki Air Hangat) Terhadap Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Librianty, Rina
Jurnal Kesehatan Bhakti Husada Vol 10 No 2 (2024): JURNAL KESEHATAN BHAKTI HUSADA
Publisher : Jurnal Kesehatan Bhakti Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37848/jurnal.v10i2.218

Abstract

Hypertension, if not treated immediately, can cause various complications. One non-pharmacological therapy that can lower blood pressure is hydrotherapy (soaking the feet in warm water). Hydrotherapy (warm water foot soak) is a water therapy that can lower blood pressure. Hydrotherapy (soaking your feet in warm water) can dilate blood vessels, thereby improving blood circulation and lowering blood pressure. The instruments used in this research were a digital Omron Sphygmomanometer and a partial LIG Thermometer that had been calibrated. The population in this study was hypertensive patients in the Berbah Yogyakarta Community Health Center working area with a total of 60 respondents, 30 respondents in the intervention group and 30 respondents in the control group. Data analysis used independent T-test. The average systolic blood pressure in the pretest intervention group was 161.87mmHg, posttest 140.83mmHg. characteristics of respondents in the intervention group with an average age of 67.53 years, junior high school education or lower (70.0%), most of the respondents did not work (73.3%), almost all of the respondents did not smoke (86 .7%), low drug compliance (50.0%). There was an effect of hydrotherapy (soaking the feet in warm water) on blood pressure in the intervention group when the results were obtained (p=0.001). The suggestion in this study is to measure external variables after being given intervention in the intervention group and control group. Please minimize the use of abbreviations and don't cite references in the abstract
Descriptive Multiple Case Study: Efektivitas Psikoedukasi Terhadap Dukungan Caregiver Pasien Skizofrenia Di Wilayah Kerja Uptd Puskesmas IV Denpasar Selatan kristina, ayu mita; Rahayuni, I Gusti Ayu Rai; Rusanti, Putu
Jurnal Kesehatan Bhakti Husada Vol 10 No 2 (2024): JURNAL KESEHATAN BHAKTI HUSADA
Publisher : Jurnal Kesehatan Bhakti Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37848/jurnal.v10i2.222

Abstract

Latar Belakang: Tingginya angka bunuh diri dan keterlantaran pasien skizofrenia menunjukkan kurangnya dukungan keluarga, sementara itu psikoedukasi dibuktikan oleh peneliti sebelumnya efektif meningkatkan peran caregiver dalam perawatan non-farmakologis. Tujuan: Untuk mengetahui efektifitas psikoedukasi terhadap dukungan caregiver pasien skizofrenia dalam pemberian dukungan keluarga. Metode: Penelitian menggunakan desain descripive multiple case study dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan wawancara mendalam (depth interview) dan observasi. Partisipan pada penelitian ini berjumlah 5 partisipan caregiver pasien skizofrenia. Data dianalisis secara deskiptif kualitatif (case analysis dan cross case analysis). Hasil: Dukungan instrumental cukup optimal, dukungan informasional kurang efektif karena kendala komunikasi dan finansial, sedangkan dukungan emosional dan penghargaan diberikan dengan baik oleh keluarga yang dipengaruhi faktor merawat pasien lama. Kesimpulan: Psikoedukasi efektif direkomendasikan untuk menunjang dukungan keluarga yang lebih maksimal. Kata Kunci: skizofenia, psikoedukasi, dukungan keluarga, caregiver
Gambaran Kadar Karboksihemoglobin (Cohb) Pada Pekerja Bengkel Berdasarkan Usia Dan Lama Bekerja Nila, Ayu; Rahmawati, Previta Zeizar; Husna, Yeni Avidhatul
Jurnal Kesehatan Bhakti Husada Vol 10 No 2 (2024): JURNAL KESEHATAN BHAKTI HUSADA
Publisher : Jurnal Kesehatan Bhakti Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37848/jurnal.v10i2.215

Abstract

perkembangan zaman membuat kualitas udara semakin buruk zat yang menjadi salah satu pencemaran udara ialah karbon monoksida yang di hasilkan oleh kendaraan bermotor. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola dan hubungan antra variabel penelitian untuk mengetahui gambaran kadar karboksihemoglobin (COHb) pada pekerja bengkel di kota malang berdasarkan usia dan lama bekerja. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif yang bertujuan umtuk mengambarkan atau menguraikan karakteristik pekerja bengkel, kadar (COHb) di ukur menggunakan metode Spektrofotometer UV-Vis dengan panajang gelombang 546nm. Hasil: Sebanyak 1 responden memiliki kadar COHb <3,5% sementara 10 responden memiliki kadar COHb >3,5% telah di lalukan uji korelasi berdasarkan usia mendapatkan korelasi siknifikan pada level 0,01 menunjukkan bahwa adanya hubungan yang sangat kuat uji korelasi berdasarkan lama bekerja menunjukkan hasil siknifikan secara statistic. Kesimpulan: Gambaran kadar COHb pada pekerja bengkel dengan jumlah 11 responden berdasarkan usia dan lama bekerja yang di mana terdapat 1 responden memiliki kadar COHb normal dan 10 responden memiliki kadar COHb yang melebihi batas normal.
Effektifitas Teknik Biological Nurturing Baby Led Feeding Untuk Menurunkan Nyeri Post Sectio Caesaria (Studi Kasus) Trisetyaningsih, Yanita; Fadzillah, Arika Nur
Jurnal Kesehatan Bhakti Husada Vol 11 No 1 (2025): JURNAL KESEHATAN BHAKTI HUSADA
Publisher : Jurnal Kesehatan Bhakti Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37848/jurnal.v11i1.227

Abstract

Latar Belakang: Sectio Caesaria merupakan tindakan medis untuk melahirkan janin melalui sayatan pada dinding uterus yang masih utuh. Tindakan ini bertujuan untuk melahirkan bayi melalui tindakan pembedahan dengan membuka dinding depan perut dan dinding rahim. Teknik non farmakologi biological nurturing baby led feeding mampu mengalihkan toleransi nyeri dan ambang batas nyeri saat dan setelah ibu menjalani aktivitas menyusui dan kontak langsung dengan baik dengan menyusui ibu dapat beradaptasi serta ber respon terhadap nyeri dengan lebih baik sehingga rasa nyeri yang dialaminya dapat ditoleransi. Tujuan: Untuk mengetahui efektifitas tehnik Biological Nurturing Baby Led Feeding untuk menurunkan nyeri pada ibu post sectio caesaria. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan studi kasus (case study) melalui tehnik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, pemeriksaan fisik dan dokumentasi pelaksanaan intervensi biological nurturing baby led feeding pada ibu Post SC di ruang nifas. Tindakan ini dilaksanakan selama 2 hari tanggal 23-24 Februari 2024. Intervensi dilaksanakan pada 1 orang ibu post SC hari ke-1 dengan indikasi fetal distress. Tahapan penelitian meliputi pengkajian, perumusan diagnosa keperawatan, perencanaan, melakukan implementasi, dan evaluasi keperawatan. Hasil: Hasil dari studi kasus menunjukkan adanya penurunan nyeri post SC dari hari pertama skala nyeri 7, kemudia menurun pada hari kedua menjadi skala nyeri 4 setelah dilakukan intervensi selama 2 hari. Kesimpulan: Penerapan teknik non farmakologi biological nurturing baby led feeding dapat menurunkan skala nyeri pada ibu post SC. Kata Kunci: Nyeri Akut, Post SC, Biological Nurturing Baby Led Feeding
Hubungan Kelekatan Dengan Orang Tua Pada Remaja Dengan Pengalaman Trauma Masa Kecil crismayanti, Mei putri; Fikriyanto H.Kilo, Mohamad
Jurnal Kesehatan Bhakti Husada Vol 11 No 1 (2025): JURNAL KESEHATAN BHAKTI HUSADA
Publisher : Jurnal Kesehatan Bhakti Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37848/jurnal.v11i1.229

Abstract

Abstrak Pendahuluan: Kekerasan yang dialami pada masa kecil akan menimbulkan masa krisis saat seseorang berusia remaja. Masa krisis yang muncul merupakan kelekatan orang tua dan anak. Beberapa remaja menjadi semakin mengalami krisis atau permasalahan ketika pada masa kanak- kanak mengalami suatu peristiwa yang tidak menyenangkan bahkan trauma. Pengalaman traumatis pada masa kanak-kanak akan memberikan dampak pada kedekatan orang tua. Tujuan: Mengeksplorasi secara mendalam tentang pengalaman hubungan kelekatan dengan orang tua pada remaja dengan pengalaman trauma masa kecil. Metode Penelitian: penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode pendekatan studi fenomenologi. untuk mengeksplor pengalaman gangguan kelekatan dengan orang tua: kehidupan yang dialami oleh remaja dengan pengalaman masa kecil yang merugikan. Dalam penelitian ini melibatkan tiga mahasiswa sebagai partisipan. Pemilihan partisipan dalam penelitian ini dilakukan dengan dengan Snowball Sampling dengan kriteria Partisipan merupakan mahasiswa aktif di salah satu Universitas di Semarang yang pernah mengalami trauma masa kecil, komunikatif, partisipan mampu menyampaikan pendapat dan pengalaman yang pernah dialami, bersedia menjadi partisipan yang dinyatakan secara verbal dan menandatangani pernyataan dalam form informed consent. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu peneliti itu sendiri, alat perekam (voice recorder) untuk merekam hasil wawancara dengan partisipan dan field note untuk mengidentifikasi respon non-verbal dan situasi selama proses wawancara berlangsung dan pedoman wawancara mendalam yang disusun berdasarkan tujuan penelitian. Hasil: Didapatkan hasil 3 tema utama yaitu Hilangnya kepercayaan perasaan marah dan benci, perasaan emosional terhadap trauma masa kecil, dan hubungan orang tua dan anak untuk Hilangnya kepercayaan perasaan marah dan benci terbagi menjadi dua sistensi tema yaitu Hilangnya kepercayaan dan Hilangnya perasaan marah dan benci. Sementara untuk perasaan emosional terhadap trauma masa kecil terbagi menjadi dua sistensi tema, yakin perasaan emosional dan trauma masa kecil dan yang terakhir hubungan orang tua dan anak terdapat satu sistensi tema yaitu hubungan orang tua dan anak. Kesimpulan: Berdasarkan hasil dan pembahasan dari penelitian ini menunjukkan bahwa partisipan dalam penelitian ini memiliki kelekatan yang baik dengan orang tua walaupun masih ada emosi yang dipendam. Kata kunci: Hubungan kelekatan, Orang tua, Remaja, trauma masa kecil
Penerapan Passive Leg Raising Terhadap Tekanan Darah Pada Pasien Post Operasi Coronary Artery Bypass Graft Wijaya, Indra
Jurnal Kesehatan Bhakti Husada Vol 11 No 1 (2025): JURNAL KESEHATAN BHAKTI HUSADA
Publisher : Jurnal Kesehatan Bhakti Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37848/jurnal.v11i1.226

Abstract

Background: Coronary Artery Disease (CAD) is one of the cardiovascular diseases that is one of the biggest causes of death in Indonesia. Cardiovascular disease, including CAD, remains the leading cause of death in the world. In 2017, an estimated 17.9 million deaths (31% of all deaths) were caused by cardiovascular disease. The latest projections show that the number of deaths from cardiovascular disease, including CAD, will increase to reach 23.3 million deaths in 2030. Objective: To determine the application of Passive Leg Raising therapy to blood pressure in patients with Post Coronary Artery Bypass Graft surgery in the ICCU Room of Dr. Kariadi General Hospital, Semarang. Method: The method used is descriptive with a case study approach, which describes the nursing process by applying the application of Passive Leg Raising to blood pressure in patients with post coronary artery bypass graft surgery in the ICCU Room of Dr. Kariadi General Hospital, Semarang. Samples taken from two adult patients with a diagnosis of Coronary artery, performed with a semi-fowler position of 30°-45°. Results: The average systolic blood pressure of the case study subjects in the first application examination was 120 mmHg, in the second application examination 120 mmHg, and in the third application examination 127 mmHg. The average diastolic blood pressure in the first application examination was 80 mmHg, in the second application examination 80 mmHg, and in the third application examination 86 mmHg. The average MAP in the first application examination was 93 mmHg, in the second application examination 93 mmHg, and in the third application examination 99 mmHg. Conclusion: The intervention of Passive Leg Raising can increase blood pressure in post-coronary artery surgery patients and can be applied independently as a non-pharmacological management. Recommendation: The application of Passive Leg Raising can be used as a standard operating procedure (SOP) in coronary artery patients. Keywords: Post Coronary Artery Operation By Pass, Passive Leg Raising, Blood Pressure
Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Hipertensi Zuriati, Zuriati; Sari, Hana Puspita; Suriya, Melty; Zahlimar, Zahlimar
Jurnal Kesehatan Bhakti Husada Vol 11 No 1 (2025): JURNAL KESEHATAN BHAKTI HUSADA
Publisher : Jurnal Kesehatan Bhakti Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37848/jurnal.v11i1.228

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi sebagai penyakit tidak menular yang menjadi salah satu penyebab utama kematian di dunia. Ketidakpatuhan pengobatan hipertensi pada lansia terjadi di berbagai negara, termasuk Indonesia. Hal ini dimulai dari rendahnya kesadaran masyarakat yang berdampak pada tingkat kepatuhan dalam pengobatan hipertensi. Kepatuhan terhadap pengobatan merupakan faktor penting dalam pengendalian tekanan darah pada pasien hipertensi. Tingkat kepatuhan minum obat dapat dipengaruhi oleh dukungan keluarga. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi di Puskesmas Bunut Pesawaran tahun 2024. Metode: metode penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan desain korelasi pendekatan cross sectional, populasi dalam penelitian ini adalah pasien hipertensi Puskesmas Bunut Pesawaran dengan jumlah pasien rata rata perbulan pada tahun 2023 pasien hipertensi sebanyak 44 pasien dengan teknik accidental sample. Analisa data dilakukan secara univariat dan bivariate dengan menggunakan uji statistik gamma. Hasil: Hasil penelitian dengan uji statistik gamma diperoleh nilai P-value = 0,000 atau nilai p<α yang berarti Ha diterima dan Ho ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi di Puskesmas Bunut Pesawaran tahun 2024. Diharapkan keluarga dapat memberikan dukungan penuh kepada pasien hipertensi dengan membuatkan jadwal pasien untuk berobat dan kontrol kesehatanya di layanan kesehatan.
Hubungan Agustin, Dewi; Uniroh, Siti
Jurnal Kesehatan Bhakti Husada Vol 11 No 1 (2025): JURNAL KESEHATAN BHAKTI HUSADA
Publisher : Jurnal Kesehatan Bhakti Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37848/jurnal.v11i1.235

Abstract

Pendahuluan: Stunting merupakan tantangan dan masalah gizi secara global yang sedang dihadapi oleh masyarakat di dunia. Ambitiouns World Healty Assembly menargetkan penurunan 40% angka Stunting di seluruh dunia pada tahun 2025. Global Nutritional Report 2018 melaporkan bahwa terdapat sekitar 150,8 juta (22,2) balita Stunting yang menjadi faktor terhambatnya pengembangan manusia di dunia. Tujuan: Untuk mengetahui Hubungan Keikutsertaan Kelas Ibu Hamil Dengan Perilaku Pencegahan Stunting Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Kedungwaringin Kabupaten Bekasi Tahun 2023. Metode: Penelitian ini menggunakan analitik, teknik case control. Dengan taknik pengambilan sampel yaitu accidental. Pengambilan data menggunakan data primer dengan kuesioner. penelitian ini Ibu hamil usia kehamilan >28 minggu di wilayah kerja Puskesmas Kedungwaringin jumlah 70 responden. Hasil: Berdasarkan dari 70 responden ibu hamil yang mengikuti dan tidak mengikuti Kelas Ibu Hamil, yang memiliki perilaku positif sebanyak 40 (57,1%) dan perilaku negatif sebanyak 30 (42,9%). Didapatkan hasil uji chi-square nilai P = 0,000 < (0,05) dengan demikian Ho ditolak artinya ada hubungan signifikan antara keikutsertaan Kelas Ibu Hamil dengan perilaku pencegahan stunting. Perhitungan nilai Odds Rasio (OR) = -0,053 (0,001-0,054) Kesimpulan: Bahwa keikutsertaan ibu akan memberikan proteksi terhadap perilaku yang baik sebanyak -0,053 Kata Kunci; Kelas Ibu Hamil, Perilaku Pencegahan,Stunting

Page 10 of 11 | Total Record : 106