cover
Contact Name
Dewi Agustin
Contact Email
dewi.agusthine@gmail.com
Phone
+6281281338876
Journal Mail Official
dewi.agusthine@gmail.com
Editorial Address
AKBID Bhakti Husada Jl. Ki Hajar Dewantara No.14 Pilar Cikarang Bekasi 17530
Location
Kota bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL KESEHATAN BHAKTI HUSADA
ISSN : 2503264X     EISSN : 26570149     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Merupakan jurnal yang dibuat sebagai media publikasi ilmiah hasil penelitian yang telah dilakukan. penelitian yang dimaksud adalah penelitian dalam bidang kesehatan baik kebidanan, keperawatan, kesehatan masyarakat, pendidikan kesehatan dan profesi kesehatan.
Articles 106 Documents
Pengaruh Hypnoparenting Terhadap Kecanduan Gadget Pada Anak Usia Prasekolah Di Raudhatul Athfal Baetul Ghofur Rahman, Wirdan Fauzi
Jurnal Kesehatan Bhakti Husada Vol 9 No 1 (2023): JURNAL KESEHATAN BHAKTI HUSADA
Publisher : Jurnal Kesehatan Bhakti Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37848/jurnal.v9i1.151

Abstract

Perilaku kecanduan gadget anak usia prasekolah sangat berpengaruh terhadap perkembangan anak jika anak terlalu sering menggunakan gadget,fenomena penggunaan gadget yang berlebihan anak lebih tertarik bermain gadget dibandingkan dengan temanya,anak menjadi sulit belajar, berdampak buruk terhadap perkembangan anak sehingga dapat dan meningkatkan ketergantungan anak terhadap gadget. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kecanduan gadget anak usia prasekolah melalui pemberian hypnoparenting di Raudhatul Athfal Baetul Ghofur Purwakarta. Metode penelitian yang digunakan dengan quasy eksperimen dengan nonrandomized Control group design pretest and posttest. Sampel dalam penelitian ini adalah anak usia prasekolah yang berjumlah 36 orang. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner tentang kecanduan gadget yang sebelumnya telah dilakukan uji validitas. Prosedur pada penelitian ini adalah pemberian hypnoparenting selama 21 hari yang dilakukan oleh orang tua, yang sebelumnya mendapat pelatihan. Analisis data yang digunakan paired t-test dan Independent t-test p=0,000 pada α = 0,005. Hasil penelitian terdapat pengaruh Hypnoparenting terhadap kecanduan gadget pada anak usia prasekolah melalui pemberian di Raudhatul Athfal Baetul Ghofur Purwakarta. Hasil penelitian direkomendasikan bahwa untuk mengurangi penggunaan kecanduan gadget pada anak usia prasekolah dapat diberikan intervensi dengan hypnoparenting.
Asuhan Keperawatan Pada Klien Skizofrenia Paranoid Dengan Diagnosa Keperawatan Gangguan Sensori Persepsi: Halusinasi Pendengaran Mutianingsih, Mutianingsih; Nurdin, Amalliyah Dewi
Jurnal Kesehatan Bhakti Husada Vol 9 No 2 (2023): JURNAL KESEHATAN BHAKTI HUSADA
Publisher : Jurnal Kesehatan Bhakti Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37848/jurnal.v9i2.179

Abstract

Pendahuluan : prevalensi gangguan jiwa di dunia maupun di Indonesia terus meningkat. Data World Health Organization tahun 2022 menunjukan 1 dari 300 jiwa menderita skizofrenia. Data Depkes RI tahun 2018 menunjukkan bahwa prevalensi rumah tangga dengan skizofrenia di Indonesia mencapai 7 per 1000 penduduk. Skizofrenia merupakan sekelompok reaksi psikotik yang mempengaruhi berbagai area fungsi individu, termasuk berpikir, berkomunikasi, merasakan, dan mengekspresikan emosi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui asuhan keperawatan pada klien skizofrenia dengan diagnosa keperawatan halusinasi pendengaran. Metode : Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Penelitian dilakukan selama 3 hari di Rumah Sakit Jiwa dr. Soeharto Heerdjan. Sampel penelitian menggunakan 2 klien skizofrenia dengan diagnosa keperawatan halusinasi pendengaran. Pengambilan sampel dengan purposive sampling.Pengambilan data menggunakan teknik wawancara, observasi, serta dokumentasi. Hasil penelitian dianalisis secara naratif berdasarkan tahapan proses keperawatan. Hasil : intervensi yang dilakukan terhadap klien diantaranya bina hubungan saling percaya, identifikasi halusinasi meliputi jenis, isi, frekuensi, waktu dan respon terhadap halusinasi, mengajarkan mengontrol halusinasi dengan cara menghardik, minum obat secara teratur, bercakap-cakap dan aktivitas terjadwal. Halusinasi teratasi pada klien 1, sedangkan pada klien 2 halusiansi belum teratasi. Kesimpulan : intervensi yang diberikan. terbukti efektif dalam mengatasi masalah halusinasi pada salah satu klien. Hal ini dapat dipengaruhi oleh lama rawat di klien di rumah sakit. Saran diharapkan studi kasus selanjutnya dapat dilakukan terhadap klien halusinasi dengan lama rawat yang sama sehingga dapat mengetahui efektivitas pemberian intervensi yang diberikan.
Hubungan Durasi Penggunaan Gadget Dengan Perkembangan Anak Usia Prasekolah Prastiwi, Ikha; Andini, Rizky Fitri; Abidanom, Alfaura Ajeng
Jurnal Kesehatan Bhakti Husada Vol 8 No 2 (2022): JURNAL KESEHATAN BHAKTI HUSADA
Publisher : Jurnal Kesehatan Bhakti Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37848/jurnal.v8i2.153

Abstract

Di Indonesia lebih dari 50% pengguna gadget berumur dibawah 25 tahun. Dewasa ataupun lanjut usia berumur 25 tahun keatas 32%, remaja berumur 12 sampai 21 tahun 25%, anak-anak berumur 7 sampai 11 tahun 17%, dan pada usia 3 sampai 6 tahun sekitar 9% yang seharusnya anak belum layak untuk menggunakan gadget. Periode pada perkembangan anak yang sangat sensitive adalah disaat anak berusia 1-5 tahun. Gadget pada saat ini digunakan juga oleh anak usia 3-6 tahun sekitar 9% yang seharusnya anak belum layak untuk menggunakan gadget. Durasi dalam menggunakan gadget pada anak hanya boleh berada di depan layar <1jam setiap harinya. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa hubungan antara durasi penggunaan gadget dengan perkembangan anak usia prasekolah. Penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel yaitu menggunakan teknik accidental sampling dengan populasi sebanyak 53 dan sampel menggunakan total sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan data primer dengan penyebaran kuesioner. Hasil penelitian didapatkan nilai p value = 0,003 dan OR = 9,091 yang berarti terdapat hubungan antara durasi penggunaan gadget dengan perkembangan anak usia prasekolah. Disarankan agar meningkatkan penyuluhan mengenai kejadian perkembangan anak usia prasekolah dan diberikan pengarahan atau cara penanganan yang sesuai agar anak dapat membatasi kebiasaan bermain gadget Kata Kunci : durasi, gadget, perkembangan anak
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF DENGAN INTERVENSI SENAM KEGEL UNTUK MENGATASI SERING BAK Nursifa, Niknik; Winarti, Winarti; Oktri, Yosi
Jurnal Kesehatan Bhakti Husada Vol 10 No 1 (2024): JURNAL KESEHATAN BHAKTI HUSADA
Publisher : Jurnal Kesehatan Bhakti Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37848/jurnal.v10i1.193

Abstract

Kehamilan, persalinan, nifas dan BBL merupakan suatu keadaan yang fisiologis. Dimana pada masa tersebut terjadi perubahan fisiologis maupun patologis, Sering buang air kecil merupakan salah satu ketidaknyamanan yang sering terjadi pada kehamilan khusunya kehamilan trimester III, ditemukan sekitar 50% di indonesia dan di Puskesmas ”C” ditemukan sebanyak 29 % ibu hamil yang mengalami sering buang air kecil. Tujuan penelitian ini untuk memberikan asuhan senam kegel terhadap ibu dengan ketidaknyamanan sering buang air kecil. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan melakukan pengkajian sampai memberikan asuhan. Subjek penelitian Ny.”Y” yang mengalami sering buang air kecil pada kehamilan trimester III dan diberikan intervensi senam kegel. Hasil studi kasus yaitu asuhan senam kegel yang dilakukan selama ±2 minggu dengan perlakuan 5x sehari dengan masing-masing frekuensi sebanyak 10x kontraksi dengan istirahat selama 5 menit. Hasil dari penelitian didapatkan keluhan ibu berangsur-angsur membaik. Simpulan senam kegel efektif untuk mengurangi ketidaknyamanan sering buang air kecil pada kehamilan trimester III. Disarankan bagi bidan untuk melakukan asuhan senam kegel pada ibu hamil sebagai penatalaksanaan ketidaknyamanan pada ibu hamil trimester III sering buang air kecil.
STUDI KASUS PASIEN DIABETES MELITUS DENGAN MASALAH KEPERAWATAN GANGGUAN INTEGRITAS KULIT PADA LANSIA DIWILAYAH PUSKESMAS SIRNAJAYA KABUPATEN BEKASI marlina, lina; priandini, Sisca; Farozi, Farozi; Indriyani, Desti
Jurnal Kesehatan Bhakti Husada Vol 9 No 1 (2023): JURNAL KESEHATAN BHAKTI HUSADA
Publisher : Jurnal Kesehatan Bhakti Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37848/jurnal.v9i1.176

Abstract

Berdasarkan dari data kemkes RI 2018, diabetes melitus di Jawa Barat mengalami peningkatan dari 1,3% menjadi 1,7% sedangkan di Kabupaten Bekasi penderita diabetes melitus laki – laki maupun perempuan berjumblah 242,169 orang pada tahun 2020. Diabetes pada lansia sering terjadi karena lansia tidak dapat memproduksi insulin dengan jumlah yang cukup, diabetes melitus merupakan penyakit kronik ( menahun) berupa gangguan metabolik yang di tandai dengan kadar gula darah yang melebihi batas normal. Metode Penelitian : Metode penelitian ini menggunakan rancangan atau penelitian kualitatif dengan pendektan studi kasus. Sample penelitian ini menggunakan 2 pasien dengan diabetes melitus yang mengalami gangguan integritas kulit. Studi kasus ini di lakukan selama 3 hari di wilayah puskesmas Kabupaten Bekasi. Teknik pengambilan sample menggunakan porpusi sampling pengumpulan data yaitu: wawancara, observasi, pemeriksaan fisik,perawatan luka dan studi dokumentasi. Etika penelitian pada studi kasus ini yaitu : infomed concent (persetujuan menjadi responden), anonymity (tanpa nama), confidentiality ( kerahasiaan). Hasil : peneliti melakukan penelitian pada 2 klien dengan diabetes melitus di dapatkan data pasien 1 Tn R usia 63 tahun dan pasien 2 Tn U usia 59 tahun, kedua klien tersebut memiliki luka diabetes melitus. Peneliti melakukan implementasi perawatan luka, hasil yang di dapat oleh kedua pasien yaitu luka pasien tampak membaik dan intervensi dilanjutkan oleh keluarga. kesimpulan : Setelah di lakukan tindakan keperawatan maka kedua pasien dan keluarga pasien dapat melakukan perawatan luka secara mandiri. Kata kunci : Diabetes melitus, integritas kulit, Lansia Abstract Introduction : Based on data from the Republic of Indonesia Ministry of Health in 2018, diabetes mellitus in West Java has increased from 1.3% to 1.7%, while in Bekasi Regency there are 242,169 people with diabetes mellitus in 2020. Diabetes in the elderly often occurs because the elderly unable to produce insulin in sufficient quantities, diabetes mellitus is a chronic (chronic) disease in the form of a metabolic disorder characterized by blood sugar levels that exceed normal limits. Research Methods: This research method uses a qualitative design or research with a case study approach. The sample of this study used 2 patients with diabetes mellitus who had impaired skin integrity. This case study was carried out for 3 days in the Bekasi District Health Center area. The sampling technique used the sampling portion of data collection, namely: interviews, observation, physical examination, wound care and documentation studies. The research ethics in this case study are: informed consent, anonymity, confidentiality. Results: researchers conducted a study on 2 clients with diabetes mellitus, obtained data from patient 1 Mr R aged 63 years and patient 2 Mr U aged 59 years, both clients had diabetes mellitus wounds. Researchers carried out wound care implementation, the results obtained by both patients were that the patient's wound seemed to improve and the intervention was continued by the family. Conclusion: After nursing actions are carried out, both the patient and the patient's family can perform wound care independently. Keywords: Diabetes mellitus, skin integrity, elderl
Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Perilaku Personal Hygiene Menstruasi Pada Remaja Putri Mts El-Yasiniyah Pebayuran Agustin, Dewi; Humairoh, Siti
Jurnal Kesehatan Bhakti Husada Vol 9 No 2 (2023): JURNAL KESEHATAN BHAKTI HUSADA
Publisher : Jurnal Kesehatan Bhakti Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37848/jurnal.v9i2.181

Abstract

Pendahuluan: Menurut Survei Demografi Kesehatan Indonesia perilaku menstrual hygiene remaja putri masih buruk, yaitu 63% penyebabnya karena kurang pengetahuan dan informasi tentang personal hygiene pada saat menstruasi, sehingga remaja putri tidak memiliki pemahaman yang tepat tentang menstrual hygiene. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan perilaku personal hygiene menstruasi pada remaja putri MTs EL-Yasiniyah Pebayuran. Metode: Penelitian ini bersifat analitik kuantitatif dengan pendekatan Cross-sectional dimana pengumpulan datanya di lakukan pada satu waktu. Metode ini digunakan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan perilaku personal hygiene menstruasi pada remaja putri di MTs EL-Yasiniyah Pebayuran tahun 2023. Hasil: Analisa univariat Analisa univariat dari 40 responden yang berpengetahuan baik sebanyak (52,5%) dan dari 40 responden yang berperilaku personal hygine tidak baik sebanyak (52,5%) responden. Analisa Bivariat menunjukan bahwa nilai P = 0,003 < nilai alpha 0,05 artinya ada hubungan yang signifikan tingkat pengetahuan remaja putri dengan perilaku personal hygiene menstruasi di MTs EL-Yasiniyah Pebayuran. Kesimpulan: Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan remaja putri dengan perilaku personal hygiene saat menstruasi di MTs EL-Yasiniyah Pebayuran.
Hubungan Pola Makan Dengan Status Anemia Pada Remaja Putri Kelas XII SMAN 1 Kedungwaringin Kabupaten Bekasi Tahun 2022 Agustin, Dewi; Andini, Rizky Fitri; Arianti, Devi
Jurnal Kesehatan Bhakti Husada Vol 8 No 2 (2022): JURNAL KESEHATAN BHAKTI HUSADA
Publisher : Jurnal Kesehatan Bhakti Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37848/jurnal.v8i2.167

Abstract

Pendahuluan: Anemia merupakan masalah kesehatan yang menyebabkan penderitanya mengalami kelelahan,letih dan lesu sehingga akan berdampak pada kreativitas dan produktivitasnya. Anemia di kalangan remaja perempuan lebih tinggi dibanding remaja laki-laki. Anemia pada remaja berdampak buruk terhadap penurunan imunitas, konsentrasi, prestasi belajar, kebugaran remaja dan produktifitas. Metode: Desain penelitian ini menggunakan teknik cross sectional. Populasi 202 responden dan Sampel 66 responden remaja putri. Teknik pengambilan sampel yaitu accidental sampling Pengambilan data menggunakan data primer dengan kuesioner Analisa data menggunakan chi square. Hasil : Penelitian ada hubungan pola makan dengan status anemia pada remaja putri tahun 2022 dengan uji chi-square nilai P 0,033 lebih kecil dari (p ≤ nilai ɑ 0,05) dengan OR 8,100 artinya ada hubungan pola makan dengan status anemia pada remaja putri kelas XII di SMAN 1 Kedungwaringin kabupaten Bekasi tahun 2022. Kesimpulan: Perdasarkan hasil penelitian mayoritas remaja putri yang mengalami anemia terdapat 7 (10.6%) remaja putri dan yang tidak anemia sebanyak 59(89.4%) remaja putri di SMAN 1 Kedungwaringin. dengan adanya hasil penelitian ini maka peneliti menyarankan untuk mengadakan penyuluhan, edukasi, atau measang poster di mading tentang pentingnya menjaga pola makan dan anemia pada remaja
Effect Pengaruh Brisk Walking Exercise Terhadap Glukosa Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Martini, Ni Ketut Sri; Prihandini, Cludia Wuri; putra, Putu wira kusuma
Jurnal Kesehatan Bhakti Husada Vol 10 No 1 (2024): JURNAL KESEHATAN BHAKTI HUSADA
Publisher : Jurnal Kesehatan Bhakti Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37848/jurnal.v10i1.196

Abstract

Patients with type 2 diabetes mellitus often have problems with blood glucose instability. One of the treatments to stabilize blood sugar is physical exercise, namely brisk walking exercise. This study aims to determine the effect of brisk walking exercise on blood glucose in patients with type 2 diabetes mellitus at UPTD Puskesmas Mengwi III. The study was conducted with a pre-experimental design with a pre-test and post-test one group design which was carried out from March to April 2024 with a total sample of 15 respondents selected by purposive sampling technique. Data were collected using a glucometer. Data were analyzed using the Paired T Test. The results showed that blood glucose in patients with diabetes mellitus before being given brisk walking exercise with an average of 143.4 mg/dl and a decrease in blood glucose after being given brisk walking exercise with an average of 127 mg/dl. Analysis of the effect of brisk walking exercise on blood glucose in patients with type 2 diabetes mellitus obtained a p value <0.001, so it can be said that there is an effect of brisk walking exercise on blood glucose in patients with type 2 diabetes mellitus at UPTD Puskesmas Mengwi III. The recommendations of this study are expected to be input for nurses to provide complementary therapy, namely brisk walking exercise in lowering blood pressure
Studi Kasus Asuhan Keperawatan Pada Pasien Gangguan Sistem Pernafasan; Tuberkulosis Dengan Masalah Keperawatan Defisit Nutrisi Noviyanti, Lusi; Fitri, Elysa
Jurnal Kesehatan Bhakti Husada Vol 9 No 1 (2023): JURNAL KESEHATAN BHAKTI HUSADA
Publisher : Jurnal Kesehatan Bhakti Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37848/jurnal.v9i1.170

Abstract

Pendahuluan: TB Paru merupakan salah satu penyakit menular kronis yang masih menjadi masalah utama kesehatan dunia dan menjadi isu global juga menjadi penyebab utama kematian. Penyakit tuberkulosis di Indonesia menepati peringkat ketiga setelah India dan Cina, dengan 11 kematian per jam. Masih ada belum ternotifikasi baik yang belum terjangkau, belum terdeteksi, maupun yang tidak terlaporkan. Tujuan: memberikan asuhan keperawatan pada pasien gangguan sistem pernafasan dengan masalah keperawatan defisit nutrisi. Metodelogi : Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Sampel yang diambil yaitu 2 (dua) pasien Tuberkulosis paru dengan masalah keperawatan yang sama yaitu defisit nutrisi yang dirawat di RSUD Kabupaten Bekasi. menggunakan teknik wawancara, observasi dan pemeriksaan fisik serta dokumentasi, dilaksanakan selama 3 hari. Hasil : Data yang ditemukan pada kedua pasien sudah sesuai untuk mengengkat masalah keperawatan Keperawatan Defisit Nutrisi Pada pasien 1 terdapat kendala dalam komunikasi dikarenakan ayah dari pasien tidak mengerti bahasa Indonesia sedangkan pasien 2 tidak terdapat kendala apapun. Kesimpulan: masalah keperawatan deficit nutrisi pada kedua pasien disimpulkan teratasi sebagian, peningkatan berat badan tidak dapat di evaluasi karena asuhan keperawatan hanya diberikan selama 3 hari
Hubungan Status Gizi Dan Pola Makan Dengan Kejadian Dismenore Pada Remaja Putri Septiwiyarsi, Septiwiyarsi; Oktami, Anggun Tri; Andini, Rizky Fitri
Jurnal Kesehatan Bhakti Husada Vol 9 No 2 (2023): JURNAL KESEHATAN BHAKTI HUSADA
Publisher : Jurnal Kesehatan Bhakti Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37848/jurnal.v9i2.182

Abstract

Pendahuluan : Di Indonesia, juga prevalensi dismenore sebesar 64,25%, terdapat 60% hingga 75% remaja putri mengalami dismenore primer, di mana tiga perempat mengalami nyeri ringan hingga berat dan sisanya mengalami nyeri dismenore tingkat berat.Metode : Penelitian ini menggunakan metode desain analitik, teknik cross sectional, populasi 229 responden, sampel penelitian ini 45 responden. teknik pengambilan sampel accidental, data yang diambil primer dengan menggunakan kuesioner.Hasil : ada hubungan antara status gizi dengan kejadian dismenore dengan nilai p= 0,000 < 0,05. artinya tidak ada hubungan antara pola makan dengan kejadian dismenore dengan karbohidrat p= 0,323 >0,05, nilai protein p= 0,413 >0,05, nilai lemak p= 0,445 >0,05, nilai makanan jadi p= 0,776 >0,05 dan nilai serat p= 0,345 >0,05.Kesimpulan : Terdapat hubungan antara status gizi dengan kejadian dismenore,tidak ada hubungan antara pola makan dengan kejadian dismenore. Disarankan pihak sekolah dan orang tua meningkatkan pengawasan, serta memberikan perhatian anak remaja serta meningkatkan pengetahuan tentang status gizi.

Page 9 of 11 | Total Record : 106