cover
Contact Name
Zurrahmi
Contact Email
zurrahmi10@gmail.com
Phone
+6285265992150
Journal Mail Official
zurrahmi10@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ners
ISSN : -     EISSN : 25802194     DOI : 10.31004
Core Subject : Health,
Fokus Jurnal Ners meliputi bidang kajian riset keperawatan diantaranya Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Anak, Keperawatan Lansia, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Keluarga, Keperawatan Masyarakat, Manajemen Keperawatan dan Terapi Komplementer yang dapat menunjang tindakan keperawatan Jurnal Ners dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jurnal Ners adalah pengembangan dari Jurnal Program Studi Keperawatan STIKes Tuanku Tambusai yang mulai melakukan publikasi cetak tahun 2012 seiring dengan perubahan bentuk Institusi menjadi Universitas Pahlawan
Articles 2,415 Documents
PENGARUH PEMBERIAN AROMA TERAPI LAVENDER TERHADAP INSOMNIA PADA LANSIA DI DESA KOTO TUO WILAYAH KERJA PUSKESMAS 2 XIII KOTO KAMPAR ELVIDA JUNITA; GUSMAN VIRGO; ADE DITA PUTRI
Jurnal Ners Vol. 4 No. 2 (2020): OKTOBER 2020
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v4i2.1128

Abstract

Background Insomnia is a condition in which someone who experiences difficulty sleeping or sleep often wakes up at night or wakes up too early. There are several therapies that can be used are lavender aromatherapy. Inhaling lavender increases the frequency of alpha waves and this state is associated with relaxing (relaxation) so it can treat insomnia. Lavender also helps balance the body's health which is very useful in relieving headaches, premenstrual syndrome, stress, tension, muscle spasms and heart regulation. The purpose of this study was to determine the effect of lavender aroma therapy on reducing insomnia in the elderly in Koto Tuo Village, the working area of Puskesmas 2 XIII Koto Kampar. This research method is experimental, using a Quasy-experimental research design with 24 elderly people, data analysis using statistical t test. The results of this study showed that there was a decrease in insomnia. The statistical results of the t test showed that the value of p = 0.00, where there was an effect of lavender therapy on the quality of sleep in the elderly in Koto Tuo Village, the Work Area of Puskesmas 2 XII Koto Kampar. The conclusion that the average insomnia sufferer before giving lavender aromatherapy is 47.78 with a standard deviation of 7.55, and the average insomnia patient after giving lavender aroma therapy is 43.00 with a standard deviation of 8.714, and a p value of 0.00 (p.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SOSIAL BUDAYA TERHADAP MOTIVASI IBU BALITA MENGIKUTI IMUNISASI MEASLES RUBELLA YELFITRIA YELFITRIA; ALINI ALINI; RINDA FITHRIYANA
Jurnal Ners Vol. 4 No. 2 (2020): OKTOBER 2020
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v4i2.1114

Abstract

Diabetes Mellitus is a degenerative disease that has increased every year in countries around the world. The prevalence of diabetes globally affects around 9% of adults aged 18 years and over in 2014. The aim of the study was to determine the factors that influence elderly adherence in taking type 2 diabetes mellitus medication in the Kuapan Village, the working area of the Puskesmas Tambang year 2019. This type of research is quantitative with a cross sectional study design. The population in this study were elderly patients suffering from type 2 diabetes mellitus in the Kuapan Village, the Puskesmas Tambang Work Area in July 2019 with a total of 57 respondents. The data analysis used was univariate and bivariate analysis with the Chi Square test. The results showed that there was a relationship between family support (p value = 0.003), length of treatment (p value = 0.001) and support from health workers (p value = 0.000) with elderly adherence in taking type 2 Diabetes Mellitus medication. increase support to patients by motivating patients, especially in taking medication, trying to meet the needs of patients in their treatment and improving communication with patients.
FAKTOR- FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU BULLYING DI SMA NEGERI 2 BANGKINANG KOTA TAHUN 2021 PUTRI EKA SUDIARTI; MARINI ARIESTA; NURCHOLISAH FITRA
Jurnal Ners Vol. 5 No. 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v5i2.2727

Abstract

Bullying occurs when there is repeated abuse of power or power by one student who attacks because of an imbalance of power between the parties involved. The factors that cause bullying behavior include self-control and family parenting. The purpose of this study was to find out what are the factors associated with bullying behavior in students at SMA Negeri 2 Bangkinang Kota. This study is a quantitative study with a cross-sectional design. The population in this study is the number of students at SMAN 2 Bangkinang City in class X and class XI. The sample in this study were some students who were in SMA Negeri 2 Bangkinang Kota, totaling 101 people. The sampling technique in this study used a simple random sampling technique. The research was conducted in July 2021. The tool used in this study was a questionnaire. The questionnaire contains closed questions, namely questionnaires presented in a form such as Google Form. Data processing using chi-square test. The results of the study found that there was a significant relationship between self-control p value = 0.000 and family parenting p value = 0.002 on bullying behavior in students at SMA Negeri 2 Bangkinang City. Researchers expect that in associating students further improve self-control so that with self-control students are able to regulate their behavior to avoid deviant behavior.
DESCRIPTION OF ELDERLY KNOWLEDGE, ATTITUDE, AND BEHAVIOR ON HEALTH IN RANAH NEW VILLAGE, KAMPAR DISTRICT KAMPAR DISTRICT RIDHA HIDAYAT; YOANA AGNESIA
Jurnal Ners Vol. 5 No. 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v5i2.2022

Abstract

Lansia merupakan tahap akhir siklus perkembangan manusia, dan semua orang berharap akan menjalani hidup masa tuanya dengan tenang, damai, serta menikmati masa pensiun bersama keluarga dengan penuh kasih sayang. Masalah yang terjadi pada lansia diantara lain sakit gigi 2,48%, diare 3,05%, asma 11,09%, panas 17,83%, sakit kepala 19,52%, pilek 21,52%, batuk 33,89% dan lainnya 63,68% keluhan kesehatan lansia yang paling tinggi adalah keluhan yang merupakan efek dari penyakit kronis seperti asam urat, darah tinggi, rematik, darah rendah dan diabetes. (Kemenkes, 2013) Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan, sikap dan prilaku lansia terhadap kesehatannya di desa Ranah baru kecamatan Kampar kabupeten Kampar Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif, dengan pendekatan survey Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengetahuan, sikap dan prilaku lansia terhadap kesehatan di Desa Ranah baru kecamatan Kampar kabupeten Kampar Pengetahuan lansia yang di desa Ranah baru kecamatan Kampar kabupaten Kampar hasil pengetahuan yang didapatkan tinggi sebanyak 115 orang (76,7%), Sikap lansia terhadap kesehatan di desa Ranah baru kecamatan Kampar kabupaten Kampar mayoritas baik yaitu sebanyak 121 orang (80,7%). Perilaku lansia terhadap kesehatan di desa Ranah baru kecamatan Kampar kabupaten Kampar. Lebih dari setengah responden yang memiliki perilaku yang baik sebanyak 114 orang (76 %). Lansia di desa Ranah baru kecamatan Kampar kabupaten Kampar sebagian besar menunjukkan pengetahuan yang tinggi terhadap kesehatan yakni banyak 115 orang (76,7%). Lansia di Desa Ranah baru kecamatan Kampar kabupaten Kampar sebagian besar menunjukkan sikap yang baik terhadap kesehatan yakni sebanyak 121 orang (80,7%). Hal tersebut dikarenakan, lansia selalu melaksanakan anjuran dari petugas kesehatan. Lansia di Desa Ranah baru kecamatan Kampar kabupaten Kampar sebagian besar menunjukkan perilaku yang baik terhadap kesehatan yakni sebanyak 114 orang (76%). Hal tersebut dikarenakan lansia aktif mengikuti posyandu setiap bulannya. Diharapkan lebih ditingkatkan lagi bagi petugas kesehatan untuk memberikan informasi bagi lansia mengenai kesehatan dan kunjungan rumah / home care kepada lansia.
PENGARUH PEMBERIAN JUS BUAH NAGA MERAH TERHADAP PENURUNAN KOLESTEROL PADA PENDERITA HIPERKOLESTEROLEMIA USIA 35 – 50 TAHUN DI PUSKESMAS KAMPAR INDRAWATI INDRAWATI; DESSYKA FEBRIA; GUSMAN VIRGO
Jurnal Ners Vol. 5 No. 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v5i2.1990

Abstract

Berdasarkan data World Health Organitation (WHO) pada tahun 2018, tercatat hiperkolestrolemia lebih dari 160 juta penduduk dunia memiliki kadar kolesterol total >200 mg/dl yang termasuk kategori cukup tinggi dan lebih dari 34 juta penduduk dewasa Amerika memiliki kadar kolesterol total >240 mg/dl yang termasuk tinggi dan membutuhkan terapi. Tujuan penelitian ini adalah untuk pengaruh pemberian ju buah naga merah terhadap penurunan kolesterol pada penderita hiperkolesterolemia usia 35-50 tahun di pukesmas Kampar. Jenis penelitian ini adalah Quasi Eksperimen with control, dengan pendekatan pre post test with control design. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 24 – 31 Januari 2021 dengan jumlah sampel 30 orang dengan kriteria 15 orang sebagai kelompok kasus dan 15 orang sebagai kelompok kontrol. Populasi pada penelitian ini Seluruh Penderita Hiperkolesterolemia yang Berada di Desa Batu Belah Tahun 2020. Teknik pengumpulan sampel menggunakan purposive sampling. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji paired t test. Hasil pengujian didapatkan terlihat bahwa perbedaan antara sebelum mengkonsumsi jus buah naga merah dan sesudah mengkonsumsi jus buah naga merah adalah 17,13. Hasil uji statistik didapatkan nilai p Value 0,000, artinya ada perbedaan yang signifikan rata-rata antara kadar kolesterol sebelum dan sesudah mengkonsumsi jus buah naga merah Sedangkan untuk kelompok kontrol selisih mean nya adalah -2,94 dengan nilai p value 0,000. Artinya ini tidak berpengaruh.. Kesimpulan Ada pengaruh pemberian jus buah naga terhadap kadar kolesterol pada penderita hiperkolesterolemia di Desa Batu Belah Wilayah Kerja Puskesmas Kampar Tahun 2021.
HUBUNGAN KECEMASAN DAN INSOMNIA DENGAN KEJADIAN MIGREN DI DESA BINUANG WILAYAH KERJA PUSKESMAS BANGKINANG TAHUN 2021 RIANI RIANI; DESI SUFRIANTI; ERLINAWATI ERLINAWATI
Jurnal Ners Vol. 5 No. 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v5i2.2065

Abstract

Remaja cenderung mempunyai gaya hidup yang tidak sehat seperti begadang, stress atau cemas dan juga insomnia. Kecemasan adalah suatu perasaan takut yang tidak menyenangkan dan sering disertai gejala fisiologi nyeri kepala atau migren. Penurunan dorongan pada pasien insomnia dikaitkan dengan penurunan aktivitas gelombang delta. Peningkatan level kortisol dan adrenokortisol (ACTH) sebelum dan selama tidur, terutama pada setengah bagian pertama tidur pada pasien insomnia terdapat penurunan melantonin yang tidak konsisten. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor mana yang berperan dalam menyebabkan terjadinya migren pada remaja 12-19 tahun yang ada di Desa Binuang apakah faktor kecemasan atau faktor insomnia. Desain penelitian cross sectional Sampel penelitian diperoleh dengan tehnik total sampling yaitu berjumlah 181 orang. Analisa data dilakukan dengan uji analasia bivariate chi-square. Hasil penelitian diperoleh bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara variabel kecemasan dan insomnia dengan kejadian migren pada remaja diwilayah penelitian dengan nilai p-value 0,000 (α < 0,05). Diharapkan pada responden untuk dapat mengatur gaya hidup sesuai dengan ketentuan gaya hidup sehat untuk usia remaja agar mampu memanaj kecemasan dan mampu mengatur waktu tidur agar tidak terjadi insomnia.
FAKTOR-FAKTOR KETIDAKIKUTSERTAAN PASANGAN USIA SUBUR MENJADI AKSEPTOR KB DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KAMPAR TAHUN 2021 YENNY SAFITRI; DEWI SULASTRI JUWITA; REZA DESRIANTI; ISLAMIATI ISLAMIATI
Jurnal Ners Vol. 5 No. 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v5i2.1773

Abstract

Keluarga berencana memiliki peranan dalam menurunkan resiko kematian ibu melalui pencegahan kehamilan, menunda kehamilan atau membatasi kehamilan. Pasangan usia subur (PUS) merupakan pasangan yang aktif melakukan hubungan seksual dan setiap kegiatan seksual dapat mengakibatkan kehamilan. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan ketidakikutsertaan pasangan usia subur menjadi akseptor KB di wilayah Kerja Puskesmas Kampar. Jenis penelitian pada penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan di 3 (tiga) desa di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Kampar Kabupaten Kampar Provinsi Riau. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari - Februari 2021. Populasi dalam penelitian ini adalah pasangan usia subur (PUS) di 3 (tiga) Desa wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Kampar Kabupaten Kampar Tahun 2019 dengan jumlah 3.571 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian pasangan usia subur (PUS) di 3 (tiga) Desa wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Kampar Kabupaten Kampar yang berjumlah 174 orang. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan teknik simple random sampling. Berdasarkan hasil penelitian dapat dilihat bahwa ada hubungan antara umur dengan keikutsertaan responden menjadi akseptor KB, ada hubungan antara jumlah anak dengan keikutsertaan responden menjadi akseptor KB, ada hubungan antara pengetahundengan keikutsertaan responden menjadi akseptor KB, ada hubungan antara dukungan suamidengan keikutsertaan responden menjadi akseptor KB di Wilayah Kerja Puskesmas Kampar. Bagi Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana Kecamatan Kampar untuk diharapkan meningkatkan upaya menanggulangi ketidakikutsertaan pasangan usia subur untuk menjadi akseptor Keluarga Berencana (KB) dengan cara mengadakan penyuluhan mengenai kesehatan reproduksi dan efek samping KB pada PUS di seluruh wilayah Kecamatan Kampar
HUBUNGAN KEANEKARAGAMAN KONSUMSI PANGAN DAN AKTIFITAS FISIK DENGAN KEGEMUKAN REMAJA DI SMPN KAMPAR KIRI KABUPATEN KAMPAR MARINI ARIESTA; MITRA MITRA; SRI DESFITA; NURLISIS NURLISIS; HERYUDARINI HARAHAP
Jurnal Ners Vol. 5 No. 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v5i2.2506

Abstract

AbstractThe 2013 World Health Organization (WHO) defines obesity as an abnormal accumulation of body fat which can cause health risks. The aim of the study was to find out the relationship between diversity of food consumption and physical activity with adolescent obesity The type of research used was analytical cross-sectional, the research locations were SMPN 2, SMPN 3 and SMPN 4 Kampar Kiri. The study population was 267 students. The number of samples is 165 students. The method of collecting data on diversity of food consumption using the dietary diversity score index, physical activity using physical activity quesionaire for adolescent, height was measured using microtois weight weighed using digital scales. Data analysis was done by multivariate multiple logistic regression. The results of research on physical activity were 3 times at risk for obesity (95% CI = 1,519-6,365), pocket money 4 times at risk of obesity (95% CI = 1,947-9,015), fast food 2 times at risk of obesity (95% CI = 1,186– 4.720). Conclusions obtained three significant variables with adolescent obesity, physical activity, pocket money and fast food. Confounding variable diversity of food consumption. Suggestion: Increasing physical activity with extracurricular activities three times a week for 30 minutes as recommended by the healthy community movement, given diverse, nutritious and balanced food counseling according to the contents of my plate so that nutrients are consumed in sufficient quantities and not excessive.Keywords:  physical activity; obesity; fast food; pocket money
EFEKTIFITAS REFLEKSI TITIK ACUPRESURE PADA TITIK LAKTASI TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI ASI PADA IBU NIFAS DI PMB NISLAWATY DESA RIDAN PERMAI KECAMATAN BANGKINANG KOTA TAHUN 2020 NISLAWATY NISLAWATY; MILDA HASTUTY; NENENG FITRIA NINGSIH
Jurnal Ners Vol. 5 No. 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v5i2.1778

Abstract

Kurangnya produksi ASI merupakan alasan para ibu menghentikan ASI pada bayi mereka. Peningkatan pemberian ASI perlu dilakukan dalam upaya peningkatan kesehatan bagi bayi dan ibu, upaya tersebut dapat dilakukan antara lain dengan cara pemberian ASI dini Salah satu cara untuk membantu meningkatkan produksi ASI adalah dengan memberikan terapi akuporesure pada titik laktasi. Adapun tujuan penelitian ini adalah Untuk menganalisis Efektifitas Akupresure Pada Titik Laktasi terhadap Peningkatan Produksi ASI Pada Ibu Nifas di PMB Nislawaty Desa Ridan Permai Kecamatan Bangkinang Kota Tahun 2020. Berdasarkan jenisnya,peneliti ini adalah pra experiment (kegiatan percobaan yang bertujuan untukmengetahui suatu pengaruh yang timbul sebagaiakibat adanya perlakuan tertentu) dengan menggunakan one groups pretest-post test design, yaitu desain eksperimen yang menggunakan satu kelompok subyek serta melakukan pengukuran sebelum dan sesudah pemeberian perlakuan pada subyek. Adapun sampel penelitian ini adalah sebanyak 10 ibu nifas usia 0-16 hari. Hasil penelitian menunjukkan hasil terapi akupresure efektif dalam peningkatan produksi ASI pada responden. Rata-rata frekuensi sebelum diterapi 4,9 dengan standar deviasi 1,792. Sedangkan setelah diterapi didapakan rata-rata frekuensi ASI menjadi 3,7 dengan standar deviasi 2,300. Adapun hasil uji statistik paired sample t test diperoleh hasil Pvalue = 0,017 (P
GAMBARAN KADAR GULA DARAH PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE II YANG MENDAPATKAN DIABETES SELF MANAGEMENT EDUCATION (DSME) DI DESA SUNGAI PINANG WILAYAH KERJA UPT BLUD PUSKESMAS TAMBANG ERMA KASUMAYANTI; MAHARANI MAHARANI; NIA APRILLA
Jurnal Ners Vol. 5 No. 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v5i2.2707

Abstract

Penyakit Diabetes mellitus dapat menimbulkan komplikasi seperti kebutaan, serangan jantung, stroke, gagal ginjal, dan amputasi kaki, hal ini membutuhkan kemampuan manajemen diri pasien dan edukasi kesehatan sehingga penderita mampu mengontrol kadar gula darah menjadi normal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kadar gula darah penderita diabetes mellitusTipe II yang mendapatkan Diabetes Self- Managenent Education (DSME) di Desa Sungai Pinang Wilayah Kerja UPT BLUD Puskesmas Tambang Tahun 2021. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Dalam penelitian  ini sampel diambil dengan menggunakan teknik total sampling yaitu mengambil keseluruhan populasi penderita DM Tipe II yang sudah mendapatkan edukasi DSME yang berjumlah 32 orang. Analisa data yang digunakan pada penelitian ini adalah Analisa Univariat. Dari hasil penelitian pada analisa univariat didapatkan bahwa  dari 32 Responden sebagian besar umur 45 tahun 12 orang (37.5%), sebagian besar jenis kelamin perempuan 18 orang (56.2%), sebagian besar pendidikan SMP 15 orang (46.9%), sebagian besar memiliki kadar gula darah tidak normal sebanyak 25% (78%). Dengan diketahuinya hasil penelitian ini dapat memberikan gambaran tentang kadar gula darah responden sehingga diharapkan bagi responden untuk lebih  optimal dalam mengontrol kadar gula darah dengan menerapkan Diabetes Self Manajemen Education (DSME) sehingga kadar gula darah berada dalam rentang normal.                                     Kata kunci    : Diabetes Self Manajenemen Education, Kadar Gula Darah, DM Tipe II

Page 11 of 242 | Total Record : 2415