cover
Contact Name
Zurrahmi
Contact Email
zurrahmi10@gmail.com
Phone
+6285265992150
Journal Mail Official
zurrahmi10@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ners
ISSN : -     EISSN : 25802194     DOI : 10.31004
Core Subject : Health,
Fokus Jurnal Ners meliputi bidang kajian riset keperawatan diantaranya Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Anak, Keperawatan Lansia, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Keluarga, Keperawatan Masyarakat, Manajemen Keperawatan dan Terapi Komplementer yang dapat menunjang tindakan keperawatan Jurnal Ners dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jurnal Ners adalah pengembangan dari Jurnal Program Studi Keperawatan STIKes Tuanku Tambusai yang mulai melakukan publikasi cetak tahun 2012 seiring dengan perubahan bentuk Institusi menjadi Universitas Pahlawan
Articles 2,415 Documents
Hubungan Pengetahuan dan Dukungan Suami Terhadap Sikap Wanita Usia Subur Terkait Skrining Kanker Serviks Menggunakan Pemeriksaan Iva Riska Setiawati; Uway Wariah; Dian Nastiti; Ella Nurlailasari; Ni Putu Ika Novita Gunawan
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.54663

Abstract

Kanker serviks merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada perempuan, yang sebagian besar kasusnya masih ditemukan pada stadium lanjut akibat rendahnya pemanfaatan deteksi dini. Pemeriksaan Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA) merupakan metode skrining yang efektif, sederhana, dan terjangkau, namun cakupan pelaksanaannya masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan dan dukungan suami terhadap sikap wanita usia subur (WUS) terkait skrining kanker serviks menggunakan pemeriksaan IVA dengan desain deskriptif korelasional dan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 52 WUS di Desa Lemahmulya, Kabupaten Karawang, yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling, dengan analisis data menggunakan uji statistik bivariat. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan WUS dengan sikap terhadap skrining kanker serviks (p-value = 0,209) serta tidak terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan suami dengan sikap WUS (p-value = 0,108). Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengetahuan dan dukungan suami tidak berhubungan secara signifikan dengan sikap wanita usia subur terhadap skrining kanker serviks menggunakan pemeriksaan IVA.
Efektifitas Terapi Bekam Basah Terhadap Penurunan Kadar Kolesterol dan Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi di Klinik Komplementer Dawan Usadha I Wayan Antariksawan; I Wayan Suardana; Kadek Yudi Aryawan; Gede Budi Widiarta; Ni Luh Seri Astuti; Ni Putu Ika Novita Gunawan
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.54668

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi dan berkontribusi besar terhadap morbiditas serta mortalitas akibat komplikasi kardiovaskular. Kondisi ini sering disertai gangguan metabolik seperti peningkatan kadar kolesterol yang memperberat risiko penyakit jantung. Terapi komplementer, salah satunya bekam basah, mulai banyak digunakan sebagai alternatif pendukung pengendalian hipertensi dan dislipidemia. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas terapi bekam basah terhadap penurunan kadar kolesterol dan tekanan darah pada pasien hipertensi di Klinik Komplementer Dawan Usadha The Holistic Nursing & Home Care. Penelitian menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest–posttest design. Sampel terdiri dari 53 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengukuran kadar kolesterol serta tekanan darah sistolik dan diastolik dilakukan sebelum dan sesudah intervensi terapi bekam basah. Hasil analisis menunjukkan adanya penurunan bermakna pada kadar kolesterol (mean penurunan 18,00; p = 0,001), tekanan darah sistolik (mean penurunan 15,49; p = 0,001), dan diastolik (mean penurunan 5,11; p = 0,001). Disimpulkan bahwa terapi bekam basah efektif menurunkan kadar kolesterol dan tekanan darah pada pasien hipertensi, sehingga berpotensi menjadi intervensi komplementer dalam manajemen hipertensi berbasis keperawatan holistik.
Pengaruh Video Edukasi Terhadap Pengetahuan Anak Tentang Karies Gigi di SD Negeri 130 Palembang Mujiyati, Mujiyati; Wahyuni, Sri; Wahyuni, Anisa Tri
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.54673

Abstract

Latar Belakang: Karies gigi merupakan masalah kesehatan gigi yang umum terjadi pada anak usia sekolah dasar. Salah satu upaya pencegahan yang dapat dilakukan adalah melalui edukasi dengan media yang menarik dan mudah dipahami. Tujuan: Mengetahui pengaruh video edukasi terhadap pengetahuan anak tentang karies gigi di SD Negeri 130 Palembang. Metode: Penelitian menggunakan jenis quasi experiment dengan desain pre-test post-test control group, yang melibatkan 32 siswa kelas III sebagai sampel, dibagi menjadi dua kelompok: intervensi (video edukasi) dan kontrol (videoscribe). Setiap kelompok menjalani tiga kali sesi intervensi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pre- test dan post-test, dan dianalisis dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test menggunakan perangkat lunak SPSS. Hasil: Menunjukkan bahwa baik kelompok video edukasi maupun videoscribe mengalami peningkatan pengetahuan yang signifikan (p < 0,05). Namun, nilai mean rank kelompok video edukasi secara konsisten lebih tinggi pada setiap sesi dibandingkan videoscribe, yang menunjukkan pengaruh yang lebih besar terhadap peningkatan pengetahuan anak. Kesimpulan: Media video edukasi terbukti lebih efektif dibandingkan videoscribe dalam meningkatkan pengetahuan anak tentang karies gigi.
Effectiveness of Intradialytic Stretching Exercises In Preventing Muscle Cramps in Individuals Undergoing Hemodialysis : A Systematic Review Tadi Tadi; Ika Yuni Widyawati; Ira Suarilah
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.54719

Abstract

Introduction: Individuals with Chronic Kidney Disease (CKD) may experience symptoms of uremic syndrome. Intradialytic stretching exercises have been proposed as a method to increase activity levels while reducing uremic symptoms. Muscle cramps are a common complication of hemodialysis treatment and often lead to early termination of sessions, therefore, timely intervention to address muscle cramps in hemodialysis patients is a critical priority. Objective: To systematically analyse the effectiveness of intradialytic stretching exercises on muscle cramps among individuals undergoing hemodialysis Methods: A systematic review was conducted through five major databases: Scopus, PubMed, Science Direct, ProQuest, and Wiley, for the last five years publication (2020 to 2025). Eligible studies included those that implemented intradialytic stretching exercises interventions focused on muscle cramps for individuals undergoing hemodialysis. Data extracted included study characteristics, sample demographics, design, and measured outcomes. Study quality was assessed using the Joanna Briggs Institute (JBI) critical appraisal tool, and findings were synthesized through narrative analysis. Result: Eleven studies (n=11) that obtained JBI quality assessment scores ranging from 77% to 92% were included in the final analysis, involving 809 participants from 7 countries, with intervention durations ranging from 4 to 24 weeks. The reviewed intradialytic stretching exercise interventions addressed aspects of muscle cramps, urea levels, and fatigue. Conclusion: Intradialytic stretching exercises demonstrate significant potential in preventing muscle cramps of individuals undergoing hemodialysis. Further research is needed to evaluate long-term outcomes and optimise intervention designs.
Stategies For Reducing Substance Abuse Among Street Children: A Systematic Review Irawan Faisal Adi; Ferry Efendi; Praba Diyan Rachmawati
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.54720

Abstract

Introduction: Substance abuse among adolescents, particularly street children, is a global public health concern influenced by demographic and social factors. While substance abuse in school settings has been widely studied, evidence focusing on street children remains limited. This review aims to evaluate strategies for reducing substance abuse among street children, with an emphasis on interventions affecting physical, mental, and social well-being. Method: This systematic review followed PRISMA 2020 guidelines and was registered in PROSPERO. Literature searches were conducted in four databases (Scopus, Web of Science, PubMed, and ProQuest), yielding 8,774 records. After screening and eligibility assessment, eight studies published between 2016 and 2025 were included. Study quality was appraised using the JBI critical appraisal tool, and findings were synthesized narratively. Results: Eight studies involving homeless or street-involved adolescents aged 10–19 years were reviewed. Commonly reported substance use included alcohol, cannabis, and inhalants. Interventions such as motivational interviewing, psychological reinforcement, and strength-based approaches were effective in reducing risky behaviors and increasing readiness for change. Conclusion: Motivational interviewing combined with community-based psychosocial support is effective in addressing substance abuse among high-risk adolescents. Sustainable interventions should be holistic and adapted to local cultural and structural contexts.
Preventing the Progression of Knee Osteoarthritis: A Qualitative Study of Older Adults’ Experiences in Pekanbaru, Indonesia Arneliwati Arneliwati; Masrul Masrul; Mudjiran Mudjiran; Meri Neherta
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.54750

Abstract

Osteoarthritis of the knee is a major health problem among older adults that can lead to disability and decreased quality of life. Preventing the progression of this disease requires a deep understanding of the experiences of older adults in managing their condition. This study aimed to explore the experiences of elderly individuals in preventing the progression of knee osteoarthritis in Pekanbaru City. This study used a qualitative design with a descriptive phenomenological approach. The participants consisted of 15 older individuals aged 60-80 years diagnosed with knee osteoarthritis, selected through purposive sampling. Data collection was conducted through in-depth semi-structured interviews from March to May 2024. The findings identified four main themes: (1) older adults’ understanding of knee osteoarthritis and its prevention, (2) strategies for managing pain and limited mobility, (3) family and social support in the prevention process, and (4) challenges and barriers in implementing prevention efforts. The results showed that the elderly have only a limited understanding of preventing the progression of osteoarthritis but display high motivation to take preventive measures when they receive adequate support. The most commonly used strategies included activity modification, traditional medicine and light exercise. Comprehensive ed Background: Knee osteoarthritis is a common chronic condition among older adults and is associated with disability and reduced quality of life. Efforts to prevent disease progression are strongly influenced by older adults’ experiences and perceptions in managing their condition. Aim: This study aimed to explore the experiences of older adults in preventing the progression of knee osteoarthritis in Pekanbaru, Indonesia. Methods: A qualitative study with a descriptive phenomenological approach was conducted among 15 older adults aged 60–80 years diagnosed with knee osteoarthritis. Data were collected through semi-structured in-depth interviews in Pekanbaru City from March to May 2024 and analyzed using thematic analysis following Braun and Clarke’s framework. Results: Four main themes were identified: (1) limited understanding of knee osteoarthritis and its prevention, (2) pain management strategies and adaptation of daily activities, (3) the role of family and social support in prevention efforts, and (4) physical, financial, and environmental challenges in implementing preventive behaviors. Despite limited knowledge, participants demonstrated strong motivation to prevent disease progression when adequate support was available. Conclusion: Older adults’ experiences indicate that prevention of knee osteoarthritis progression is shaped by knowledge, adaptive capacity, and social support. These findings highlight the need for structured education and a multidisciplinary, context-sensitive approach to support preventive efforts among older adults. ucational programs and multidisciplinary support are needed to improve the effectiveness of efforts to prevent the progression of knee osteoarthritis in older adults.
Teknik Radiografi Shoulder Joint Dengan Sangkaan Dislokasi: Studi Kasus di RSUD Drs. H. Amri Tambunan Stephanie Ariyanti; Justinus Tambunan
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.54764

Abstract

Radiografi Shoulder Joint adalah pemeriksaan radiologi vital untuk menilai kondisi sendi bahu, termasuk tulang scapula, clavicula, dan humerus, khususnya pada kasus dislokasi. Dislokasi merupakan cedera yang mempengaruhi stabilitas sendi bahu dan memerlukan diagnosa tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknik pemeriksaan, hasil gambaran, serta upaya optimalisasi radiografi shoulder joint dengan sangkaan dislokasi di RSUD Drs. H. Amri Tambunan Lubuk Pakam. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung dan dokumentasi pada bulan Februari hingga April 2025. Pemeriksaan dilakukan menggunakan pesawat General X-ray dan Digital Radiography (DR) dengan proyeksi Antero Posterior (AP) Exorotasi dan Endorotasi. Hasil interpretasi menunjukkan Fraktur Midklavikula kanan dan Dislokasi kaput humerus ke anteroinferior. Proyeksi AP Exorotasi dan Endorotasi mampu memperlihatkan kelainan, namun proyeksi Postero Anterior (PA) Oblique Scapula Y Lateral disarankan untuk visualisasi dislokasi yang lebih bebas dari superposisi.
Determinants of Self-Care Behavior Based on the Theory of Planned Behavior in Hypertensive Patients: A Systematic Review Dwi Puji Lestari; Abu Bakar; Herdina Mariyanti
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.54776

Abstract

Hypertension management largely depends on patients’ self-care behavior, including lifestyle modification and medication adherence. The Theory of Planned Behavior (TPB) offers a comprehensive framework to explain behavioral determinants influencing self-care practices. A systematic search was conducted in Scopus, PubMed, Web of Science, ScienceDirect, and ProQuest for English-language studies published between 2019 and 2025. Cross-sectional studies examining self-care behavior and determinants aligned with TPB constructs were included. Data were synthesized narratively following PRISMA guidelines, and methodological quality was assessed using the Joanna Briggs Institute checklist. Fifteen studies were included. Self-care behavior was generally suboptimal. Attitude (knowledge and beliefs), subjective norms (social and family support), and perceived behavioral control (self-efficacy) were consistently associated with self-care behavior, with perceived behavioral control emerging as the strongest determinant. TPB is a relevant framework for understanding self-care behavior in hypertensive patients. Interventions should focus on enhancing self-efficacy and social support alongside improving patient knowledge.
Peran Kepala Ruangan Dalam Peningkatan Kepuasan Kerja Perawat Yosephine Br Sitepu
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.54778

Abstract

Kepuasan kerja perawat merupakan faktor penting dalam menjaga kualitas pelayanan keperawatan dan kinerja rumah sakit, yang salah satunya dipengaruhi oleh peran kepala ruangan sebagai manajer lini pertama. Kepala ruangan bertanggung jawab dalam menjalankan fungsi manajemen, supervisi, serta kepemimpinan yang berdampak langsung pada kondisi kerja perawat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepala ruangan dalam peningkatan kepuasan kerja perawat berdasarkan hasil sintesis penelitian terdahulu. Metode yang digunakan adalah literature review terhadap artikel ilmiah nasional dan internasional yang dipublikasikan pada periode 2022–2026 dan relevan dengan topik kepemimpinan kepala ruangan serta kepuasan kerja perawat. Hasil kajian menunjukkan bahwa supervisi yang efektif, gaya kepemimpinan yang suportif, pendelegasian yang tepat, serta kemampuan kepala ruangan dalam menciptakan lingkungan kerja yang kondusif berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kepuasan kerja perawat. Kesimpulannya, optimalisasi peran kepala ruangan sangat diperlukan sebagai strategi manajerial untuk meningkatkan kepuasan kerja perawat dan mutu pelayanan keperawatan.
Radiografi Abdomen Dengan Sangkaan Fecal Impaction: Studi Kasus di Rumah Sakit Royal Prima Medan Helvinus Laia; Liberti Tarigan
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.54802

Abstract

Radiografi Abdomen adalah pemeriksaan radiologi yang memanfaatkan sinar-X untuk melihat kelainan pada rongga perut, seperti fecal impaction. Fecal impaction merupakan komplikasi dari konstipasi kronis di mana feses keras menumpuk di saluran pencernaan distal, paling sering di rektum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur pemeriksaan, hasil gambaran, serta upaya optimalisasi radiografi abdomen dengan sangkaan fecal impaction di Rumah Sakit Umum Royal Prima Medan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, dokumentasi, dan wawancara pada bulan April 2025. Pemeriksaan dilakukan menggunakan pesawat General X-ray Siemens Multix Select dan Digital Radiography (DR) dengan tiga proyeksi utama: Antero Posterior (AP) Supine, Antero Posterior (AP) Erect, dan Left Lateral Decubitus (LLD). Hasil interpretasi menunjukkan adanya distribusi udara usus yang meningkat dan gambaran fecal material yang prominen pada kolon asendens, transversum, dan desendens, yang mengarah pada diagnosa fecal impaction. Penggunaan tiga proyeksi (3 posisi) mampu memberikan informasi diagnostik yang optimal untuk menegakkan diagnosa fecal impaction dan menyingkirkan kemungkinan ileus atau perforasi.