cover
Contact Name
Zurrahmi
Contact Email
zurrahmi10@gmail.com
Phone
+6285265992150
Journal Mail Official
zurrahmi10@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ners
ISSN : -     EISSN : 25802194     DOI : 10.31004
Core Subject : Health,
Fokus Jurnal Ners meliputi bidang kajian riset keperawatan diantaranya Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Anak, Keperawatan Lansia, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Keluarga, Keperawatan Masyarakat, Manajemen Keperawatan dan Terapi Komplementer yang dapat menunjang tindakan keperawatan Jurnal Ners dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jurnal Ners adalah pengembangan dari Jurnal Program Studi Keperawatan STIKes Tuanku Tambusai yang mulai melakukan publikasi cetak tahun 2012 seiring dengan perubahan bentuk Institusi menjadi Universitas Pahlawan
Articles 2,731 Documents
Efektivitas Nanopartikel Bayam Merah (Amaranthus Tricolor L.) Terhadap Kadar Hormon Prolaktin dan Produksi Asi Pada Ibu Menyusui Nawang Setyoningrum; Krisdiana Wijayanti; Arwani Arwani
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.55830

Abstract

Exclusive breastfeeding period is a vulnerable period for breast milk (ASI) sufficiency to meet infant nutritional needs. Red spinach (Amaranthus tricolor L.) contains galactagogue compounds that have the potential to increase breast milk production by increasing prolactin levels. Objective: To determine the effectiveness of red spinach (Amaranthus tricolor L.) nanoparticles on prolactin levels and breast milk production in breastfeeding mothers. Method: This study employed a quasi-experimental design with a pretest–posttest control group design. The sample consisted of 32 breastfeeding mothers divided into two groups, with 16 participants in the intervention group and 16 in the control group, recruited from Mangunsari Primary Health Center and a private midwifery clinic (BPM Ibu Alam), as well as Sidorejo Kidul Primary Health Center, Salatiga. The intervention group received red spinach nanoparticles at a dose of 250 mg for 14 days, while the control group received breastfeeding education. Breast milk production was assessed indirectly using infant weight gain, whereas prolactin hormone levels were measured using the ELISA method. Data were analyzed using the Wilcoxon test, Paired Sample T Test, Mann–Whitney test, Repeated Measures ANOVA, and Independent t-test. Results: Administration of red spinach nanoparticles significantly increased prolactin levels in the intervention group (p = 0.013), whereas no significant change was observed in the control group (p = 0.955). Infant weight gain occurred in both the intervention and control groups (p<0.000); however, no statistically significant difference was found between the two groups. Conclusion: Red spinach nanoparticles at a dose of 250 mg administered for 14 days were effective in increasing prolactin levels in breastfeeding mothers. This intervention has the potential to support breast milk production, as indicated by infant weight gain, although no significant difference was observed compared to the control group
Strategi Peningkatan Kelulusan Uji Kompetensi Keperawatan : Scoping Review Nur Cita Qomariyah; Titih Huriah
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.55831

Abstract

Angka kelulusan uji kompetensi di Indonesia pada bulan Oktober 2025 berkisar 80%, dimana masih ada sekitar 20% mahasiswa yang mengalami kegagalan dalam uji kompetensi. Dampak kegagalan tidak hanya akan dirasakan oleh mahasiswa tapi juga akan berdampak pada menurunnya mutu sebuah institusi pendidikan. Strategi yang komprehensif untuk meningkatkan kelulusan mahasiswa dalam uji kompetensi sangat diperlukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memetakan strategi yang dapat digunakan untuk meningkatkan kelulusan mahasiswa keperawatan dalam uji kompetensi berbasis bukti. Desain penelitian ini adalah Scoping Review dengan pendekatan framework PCC (Population, Concept dan Context). Pencarian literatur dilakukan pada tiga database yaitu Scopus, Pubmed dan Wiley dengan kata kunci “Strategy AND NCLEX OR "Nursing Competency Test" AND Success” yang terbit di tahun 2020-2025. Seleksi Artikel dilakukan sesuai diagram PRISMA dengan hasil akhir 8 artikel yang akan di analisis. Strategi peningkatan kelulusan yang didapatkan adalah strategi akademik (penguatan kurikulum, bimbingan intensiif dengan metode coaching), strategi berbasis teknologi (menggunakan aplikasi untuk try out online dan chat GPT untuk latihan soal) dan strategi non akademik (budaya belajar dan lingkungan belajar). Integrasi seluruh strategi ini selaras dengan Cognitive Load Theory, dimana bertujuan untuk mengurangi beban kognitif mahasiswa selama dalam tahap persiapan menghadapi uji kompetensi.
Pemberian Jus Bayam Merah dan Kurma Untuk Mengatasi Anemia Pada Remaja Putri di MAN 1 Bekasi Maulida Fatimah Lestari; Mila Sartika; Tri Wahyuni Ismoyowati
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.55841

Abstract

Anemia masih menjadi masalah kesehatan padaremaja putri yang ditandai kadar hemoglobin (Hb) di bawah normal sehingga dapatmenurunkan konsentrasi, daya tahan tubuh, dan prestasi belajar. Penyebabnyameliputi perdarahan menstruasi, rendahnya asupan zat besi, dan pola makan tidakseimbang. Data Puskesmas Cikarang tahun 2025 menunjukkan dari 482 siswi MAN 1Kabupaten Bekasi, 114 siswi mengalami anemia, sehingga diperlukanpenanggulangan berbasis pangan lokal yang mudah diterapkan. Bayam merah dankurma mengandung zat besi, asam folat, dan vitamin C yang berperan dalampembentukan Hb dan membantu penyerapan zat besi. Penelitian ini bertujuanmengetahui pengaruh konsumsi jus bayam merah dan kurma terhadap kadar Hb padasiswi anemia. Penelitian menggunakan desain pre-eksperimental one grouppretest–posttest pada 53 siswi dengan Hb <12 g/dL. Intervensi berupapemberian jus bayam merah dan kurma selama tujuh hari berturut-turut. Analisismenggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Penelitian telah memperolehpersetujuan etik Universitas Medika Suherman (No. 005214/UNIVERSITAS MEDIKASUHERMAN/2025). Sebelum intervensi seluruh responden (100%) anemia. Setelahintervensi, 47 siswi (88,7%) tidak anemia dan 6 siswi (11,3%) masih anemia. UjiWilcoxon menunjukkan Z = −6,343; p = 0,000, menandakan peningkatan Hbsignifikan. Disimpulkan bahwa konsumsi jus bayam merah dan kurma meningkatkankadar Hb remaja putri anemia.
Pemberian Sarapan Pagi Telur Ayam Rebus Terhadap Kejadian Anemia Pada Siswi di MAN 1 Kabupaten Bekasi Aditya Kusuma Wijaya Satya Pratama; Mila Sartika; Yulidian Nurpratiwi; Previarsi Rahayu
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.55844

Abstract

Anemia adalah kondisi ketika kadar hemoglobin berada di bawah nilai normal dan menjadi masalah kesehatan yang sering dialami remaja putri. Kondisi ini dipengaruhi oleh kehilangan darah saat menstruasi, asupan gizi yang tidak seimbang, serta kebiasaan tidak sarapan pagi. Data Puskesmas Cikarang Utara tahun 2025 menunjukkan bahwa 114 dari 482 siswi di MAN 1 Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bekasi, mengalami anemia. Salah satu upaya nonfarmakologis yang mudah diterapkan adalah membiasakan sarapan pagi dengan telur ayam rebus yang mengandung protein, zat besi, vitamin B12, dan asam folat yang berperan dalam pembentukan hemoglobin. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh kebiasaan sarapan pagi telur ayam rebus terhadap kejadian anemia pada siswi. Desain penelitian menggunakan pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest–posttest. Sampel berjumlah 64 siswi sesuai kriteria inklusi. Intervensi diberikan selama tujuh hari berturut-turut. Kadar hemoglobin diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan alat pemeriksaan Hb, kemudian dianalisis dengan uji Wilcoxon. Penelitian ini telah memperoleh persetujuan etik dari Universitas Medika Suherman dengan Nomor Surat NO.005220/UNIVERSITAS MEDIKA SUHERMAN/2025. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan kadar hemoglobin (Z = –6,192; p = 0,000), sehingga sarapan telur rebus efektif menurunkan kejadian anemia.
Pengaruh Metode Storytelling Terhadap Peningkatan Dorongan Bertindak Dan Efikasi Diri Dalam Melakukan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Ivony Fristy Noventy Putriningtyas; Budiman Budiman; Lina Safarina; Neti Juniarti
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.55888

Abstract

Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) in elementary school children is a crucial foundation for shaping healthy habits from an early age. However, the low awareness of PHBS among students remains a concern in several regions, including Sorong Regency. This study aimed to determine the effect of the Storytelling method on improving cues to action and self-efficacy in practicing PHBS among students at SDN 12 Sorong Regency. The research employed a quasi-experimental design with a pretest–posttest control group approach. The sample consisted of 96 fifth-grade students, including 43 students in the intervention group and 53 in the control group, selected through total sampling. The instrument used was a PHBS questionnaire based on the Health Belief Model theory. Data were analyzed using the Wilcoxon and Mann-Whitney tests. The results showed a significant difference in cues to action and self-efficacy scores before and after the intervention in the intervention group (p < 0.05), while no significant difference was found in the control group (p > 0.05). The Mann-Whitney test also confirmed a significant effect of the Storytelling method on enhancing students' cues to action and self-efficacy in practicing PHBS (p < 0.05). In conclusion, the Storytelling method is effective in improving cues to action and self-efficacy among elementary school students in implementing PHBS. Keywords: Storytelling, cues to action, self-efficacy, PHBS, elementary school students
Analisis Bibliometrik Pola Publikasi dan Perkembangan Riset Tentang Penerapan Rekam Medis Elektronik (RME) dalam Transformasi Digital Kesehatan (2015 - 2025) Sulis Andriawati; Titih Huriah
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.55915

Abstract

Transformasi digitalisasi kesehatan telah mendorong penerapan rekam medis elektronik (RME) sebagai komponen strategis dalam peningkatan mutu, efisiensi, dan keselamatan pelayanan kesehatan. Meskipun adopsi RME terus meningkat secara global, implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan, terutama terkait kesiapan organisasi dan sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola publikasi dan perkembangan penelitian terkait pengalaman penerapan RME melalui pendekatan analisis bibliometrik. Penelitian menggunakan desain bibliometrik dengan analisis deskriptif dan eksploratori terhadap artikel ilmiah yang dipublikasikan pada periode 2015–2025 dan terindeks dalam basis data Scopus. Data dianalisis menggunakan perangkat lunak VOSviewer untuk memetakan tren publikasi serta jaringan co-occurrence kata kunci. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan signifikan jumlah publikasi dalam beberapa tahun terakhir, dengan fokus utama penelitian pada sistem transformasi digitalisasi yang berfokus kepada penerapan elektronik rekam medis. Kesimpulannya, analisis bibliometrik ini memberikan gambaran komprehensif mengenai lanskap penelitian rekam medis elektronik (RME) dan mengidentifikasi kesenjangan penelitian yang dapat menjadi dasar pengembangan riset lanjutan serta perumusan kebijakan untuk mendukung transformasi digital kesehatan yang berkelanjutan. Kata kunci: Rekam Medis Elektronik; Transformasi Digital Kesehatan; Analisis Bibliometrik; Pelayanan Kesehatan; Sistem Informasi Kesehatan.
PENGARUH EDUKASI VIDEO ANIMASI TERHADAP PENGETAHUAN PENCEGAHAN MEROKOK REMAJA DI PONDOK PESANTREN RO’IYATUL MUJAHIDIN KABUPATEN BEKASI Miranda Miranda; Ananda Patuh Padaallah; Aprilina Sartika
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.55978

Abstract

Merokok merupakan perilaku berisiko pada remaja yang berdampak serius bagi kesehatan, seperti risiko kanker paru-paru hingga kematian dini. Di Pondok Pesantren Roiyatul Mujahidin, ditemukan santri yang merokok akibat kurangnya pengetahuan, sehingga diperlukan media edukasi inovatif. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh edukasi kesehatan melalui media video animasi terhadap tingkat pengetahuan pencegahan merokok pada remaja usia 15-17 tahun di Pondok Pesantren Roiyatul Mujahidin, Kabupaten Bekasi. Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan model One Group Pretest-Posttest. Sampel berjumlah 90 remaja laki-laki yang dipilih melalui teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa lembar soal pengetahuan yang dianalisis menggunakan uji statistik Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh signifikan pemberian edukasi melalui video animasi terhadap peningkatan pengetahuan responden, dibuktikan dengan nilai p-value = 0,000 (p < 0,05) serta kenaikan nilai rata-rata (mean) dari 12,87 menjadi 17,69. Simpulan penelitian ini adalah edukasi kesehatan dengan media video animasi efektif dalam meningkatkan pengetahuan pencegahan merokok pada remaja di lingkungan pesantren. Kata Kunci: Video animasi, Edukasi kesehatan, Pengetahuan, Pencegahan merokok, Remaja.
Model dan Gaya Kepemimpinan yang Berhubungan dengan Motivasi Kerja serta Dampaknya terhadap Kinerja Pelayanan Prima Perawat Rawat Inap : A Scoping Review Lucia Anniversary Simarmata; Ani Margawati; Septo Pawelas Arso
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.55993

Abstract

Background Inpatient nurses play a key role in maintaining healthcare service quality. High job demands require effective leadership to sustain nurses’ work motivation and ensure excellent service delivery. Objective To examine the relationship between leadership styles, nurses’ work motivation, and excellent service performance in inpatient settings. Methods This study employed a scoping review based on PRISMA guidelines. Thirteen national and international articles published between 2021 - 2025 were analyzed using narrative synthesis. Results Transformational, democratic, participative, and supportive leadership styles were positively associated with nurses’ work motivation. Work motivation acted as a mediating factor strengthening the relationship between leadership and excellent service performance, reflected in increased empathy, proactive behavior, and adherence to service standards. Conclusion Effective leadership significantly enhances nurses’ work motivation and excellent service performance. Leadership approaches emphasizing support and participation are essential to improve nursing service quality. Keywords: leadership style, work motivation, nursing performance, excellent service
Dampak Dampak Terapi Relaxation Autogenic Movement And Affirmation (Rima) Terhadap Efikasi Diri dan Kepatuhan Pengobatan Pada Penderita TB Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Pakis Kabupaten Malang Putu Sintya Arlinda Arsa; Siti Kholifah
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.56001

Abstract

Tuberkulosis (TB) paru menjadi masalah kesehatan utama di masyarakat. Efikasi diri memainkan peran penting dalam memastikan kepatuhan pengobatan dan keberhasilan pemulihan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan karakteristik penderita TB paru di wilayah kerja Puskesmas Pakis, Kabupaten Malang, serta menganalisis hubungan antara efikasi diri setelah pemberian terapi RIMA dan kepatuhan pengobatan. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional yang melibatkan 30 penderita TB paru yang dipilih menggunakan total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur untuk menilai karakteristik sosiodemografis, efikasi diri, dan kepatuhan pengobatan. Hasil penelitian menunjukkan responden terbanyak adalah laki-laki (53,3%), berusia 17–25 tahun (36,7%), berpendidikan SMA (50%), menikah (70%), dan menganggur (43,3%). Mayoritas penderita TB Paru memiliki efikasi diri tinggi setelah menerima terapi RIMA (70%) dan menunjukkan kepatuhan yang baik terhadap pengobatan (70%). Analisis statistik menunjukkan hubungan yang signifikan antara efikasi diri dan kepatuhan pengobatan (p = 0,008). Peningkatan efikasi diri menggunakan terapi RIMA disarankan sebagai strategi untuk meningkatkan keberhasilan pengobatan dan mencegah resistensi obat penderita TB paru.
Hubungan Pengetahuan dan Dukungan Keluarga Terhadap Kualitas Hidup Anak dengan Talasemia Dwi Wulandari; Anditha Ratnadhiyani
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.56006

Abstract

Data dari World Health Organization (menyatakan sekitar 250 juta penduduk dunia (4,5%) membawa gen thalasemia, sedangkan 80-90 juta di antaranya membawa gen thalasemia β. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Pengetahuan Dan Dukungan Keluarga Dengan Kualitas Hidup Anak Penderita Talasemia di Ruang Poli Thalasemia RSUD dr. M.Yunus Provinsi Bengkulu 2025 . Metode yang digunakan adalah desain penelitian analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah anak 35 orang anak usia 6-18 tahun yang mengalami thalasemia yang mendapatkan perawatan di Poli Thalasemia RSUD dr. M.Yunus Bengkulu, pengambilan sampel dengan metode Total sampling. Penelitian ini menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menujukkan, Hampir sebagian dari reponden dengan pengetahuan baik, sebagian besar dari responden dengan dukungan keluarga mendukung, sebagian besar dari responden dengan kualitas hidup normal Sedangkan uji analisa bivariat didapatkan Ada Hubungan pengetahuan dan dukungan keluarga dengan kualitas hidup anak penderita talasemia di Ruang Poli Thalasemia RSUD dr. M.Yunus Provinsi Bengkulu 2025 (p=0,003, 0,004). Disarankan Masyarakat khususnya keluarga diharapkan dapat menambah pengetahuan mengenai penyakit anak khususnya thalasemia sehingga akan mempengaruhi kualitas hidup anak. Kata Kunci: Pengetahuan, Dukungan Keluarga, Kualitas Hidup, Thalasemia. Kata Kunci: Pengetahuan, Dukungan Keluarga, Kualitas Hidup, Thalasemia.