cover
Contact Name
Zurrahmi
Contact Email
zurrahmi10@gmail.com
Phone
+6285265992150
Journal Mail Official
zurrahmi10@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ners
ISSN : -     EISSN : 25802194     DOI : 10.31004
Core Subject : Health,
Fokus Jurnal Ners meliputi bidang kajian riset keperawatan diantaranya Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Anak, Keperawatan Lansia, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Keluarga, Keperawatan Masyarakat, Manajemen Keperawatan dan Terapi Komplementer yang dapat menunjang tindakan keperawatan Jurnal Ners dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jurnal Ners adalah pengembangan dari Jurnal Program Studi Keperawatan STIKes Tuanku Tambusai yang mulai melakukan publikasi cetak tahun 2012 seiring dengan perubahan bentuk Institusi menjadi Universitas Pahlawan
Articles 2,415 Documents
Hubungan Sosial Budaya Dengan Upaya Pencegahan TBC di Puskesmas Makale Kabupaten Tana Toraja Erni Yetti R.; Zadrak Tombeg; Anto J. Hadi
Jurnal Ners Vol. 7 No. 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i2.16393

Abstract

Tuberkulosis merupakan salah satu penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia. Meskipun telah ada upaya pencegahan dan pengobatan yang signifikan, TBC tetap menjadi penyebab utama kematian di banyak negara, termasuk di Indonesia khususnya Kabupaten Tana Toraja, Provinsi Sulawesi Selatan. Faktor-faktor sosial budaya ini memainkan peran penting dalam penyebaran penyakit dan upaya pencegahannya. Oleh karena itu, penting untuk memahami hubungan antara faktor sosial budaya dan pencegahan TBC di Puskesmas Makale, Kabupaten Tana Toraja. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur hubungan antara faktor sosial budaya dengan upaya pencegahan TBC di Puskesmas Makale, Kabupaten Tana Toraja. Jenis dan desain penelitian kuantitatif dengan rancanga cross sectional study yang dilakukan di Puskesmas Makale Kabupaten Tana Toraja pada Mei 2023. Populasi dan sampel penelitian ini terdiri dari masyarakat yang tinggal di Kabupaten Tana Toraja, khususnya mereka yang mendapatkan layanan kesehatan di Puskesmas Makale sebanyak 217 yang dipilih menggunakan metode total sampel. Pengumpulan dan pengolahan data yang digunakan merupakan data primer dan sekunder menggunakan kuesioner, serta analisis statistik dengan uji chi-square dan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan (p=0,001), kesadaran masyarakat (p=0,002), peran kebudayaan lokal (p=0,001) dan akses pelayanan kesehatan (p=0,001) berhubungan dengan upaya pencegahan TBC dan variabel yang paling berhubungan adalah akses pelayanan kesehatan dengan nilai Exp (B)= 25,715. Kesimpulan diperoleh bahwa pendidikan, kesadaran masyarakat, peran kebudayaan lokal dan akses pelayanan kesehatan merupakan upaya pencegahan TBC. Dengan memahami faktor-faktor sosial budaya yang mempengaruhi pencegahan TBC, dan Puskesmas Makale dapat merancang strategi yang lebih efektif dan terintegrasi untuk mengatasi masalah ini. Penelitian ini dapat memberikan wawasan yang berharga tentang pendekatan yang tepat dalam mempromosikan pencegahan TBC yang efektif dengan memperhatikan aspek sosial budaya masyarakat Tana Toraja.
Campuran Infusa Talas (Xanthosoma Sagittifolium (L.) Schott), Kacang Kedelai (Glycine Max (L.) Merrill) Dan Ekstrak Ragi Sebagai Media Alternatif Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus Aureus M. Atik Martsiningsih; Suyana Suyana; Menik Kasiyati; Rita Rena Pudyastuti; Muji Rahayu; Alifia Ridha Aufa Ajzahra
Jurnal Ners Vol. 7 No. 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i2.16429

Abstract

Pada pertumbuhannya bakteri memerlukan media pertumbuhan yang harus memiliki kandungan nutrisi seperti karbohidrat, protein dan nitrogen. Media Nutrient Agar sering dimanfaatkan untuk melakukan penelitian atau pembelajaran namun, memiliki harga yang relatif tinggi dan banyak diproduksi oleh perusahaan asing. Sehingga dilakukan pemanfaatan bahan alami yang mudah didapat dan memiliki harga terjangkau seperti talas sebagai sumber karbohidrat, kacang kedelai sebagai sumber protein dan ekstrak ragi sebagai sumber nitrogen.Untuk mengetahui media campuran infusa talas (Xanthosoma sagittifolium (L.) Schott), kacang kedelai (Glycine max (L.) Merrill) dan ekstrak ragi dapat digunakan untuk menumbuhkan bakteri Staphylococcus aureus.Jenis penelitian ini adalah eksperimen murni (True Experimental Research) dengan desain penelitian Post-Test Only Control Group Design. Rerata jumlah koloni bakteri Staphylococcus aureus yang tumbuh pada media alternatif adalah 82104 CFU/ml dan pada media Nutrient Agar adalah 94104 CFU/ml. Rerata diameter koloni bakteri Staphylococcus aureus yang tumbuh pada media alternatif adalah 2,53 mm dan pada media Nutrient Agar adalah 2,66 mm. Selisih rerarata antara media alternatif dan media Nutrient Agar pada jumlah koloni dan diameter koloni sebesar -12104 CFU/ml (-12,74%) dan -0,13 mm (-4,75%). Media alternatif cukup efektif (87,26%) untuk pertumbuhan koloni bakteri dan efektif (95,25%) untuk perkembangbiakan koloni bakteri Staphylococcus aureus. Hasil statistik menunjukkan ada perbedaan jumlah koloni dan diameter koloni bakteri Staphylococcus aureus pada media alternatif, dalam arti pada jumlah koloni kurang subur dibandingkan dengan media Nutrient Agar dan pada diameter koloni sebanding dengan media Nutrient Agar.Media alternatif campuran infusa talas (Xanthosoma sagittifolium (L.) Schott), infusa kacang kedelai (Glycine max (L.) Merrill) dan ekstrak ragi dapat digunakan sebagai media alternatif pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus.
Analisis Asuhan Keperawatan Pada Agregat Anak Usia Sekolah Dasar Dengan Pendidikan Kesehatan Permainan Ular Tangga Untuk Meningkatkan Pengetahuan Jajanan Sehat Apriliana Afghani; Eka Wisanti; Yecy Anggreny; Endang Dwi Rukmini
Jurnal Ners Vol. 7 No. 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i2.16433

Abstract

Pendidikan kesehatan jajanan sehat pada anak sangat dibutuhkan. Upaya meningkatkan pengetahuan jajanan sehat pada anak dapat melakukan pendidikan menggunakan media yang menarik seperti permainan ular tangga. Penerapan intervensi ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pendidikan kesehatan menggunakan media ular tangga terhadap pengetahuan jajanan sehat pada anak usia sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan rata-rata pengetahuan responden sebelum dilakukan intervensi (mean 9,17) meningkat menjadi (mean 17,25). Hasil uji paired t-test P value 0,001 (P value ? 0,05). Sehingga intervensi pendidikan kesehatan menggunakan permainan ular tangga memiliki efektifitas untuk meningkatkan pengetahuan jajajan sehat pada anak. Penelitian ini menyarankan agar pihak-pihak yang ingin melakukan pendidikan kesehatan kepada anak dapat menggunakan media permainan ular tangga sebagai salah satu media untuk meningkatkan pengetahuan pada anak.
Faktor yang Berhubungan dengan Budaya Pemberian ASI Eksklusif di Puskesmas Makale Selatan Kabupaten Tana Toraja Zadrak Tombeg; Erni Yetti R.; Anto J. Hadi; Saskiyanto Manggabarani
Jurnal Ners Vol. 7 No. 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i2.16436

Abstract

Tana Toraja Regency is experiencing cultural changes and modernization that can affect the practice of exclusive breastfeeding. Technological developments and outside cultural influences can cause shifts in traditional values ??and practices. The Tana Toraja culture has conflicting values ??related to the practice of exclusive breastfeeding. For example, traditional values ??that respect and prioritize family ties can go hand in hand with the practice of exclusive breastfeeding. However, other cultural factors such as customs involving supplementary feeding of infants may conflict with this practice. Cultural factors that involve the role of the family and society can be an obstacle in the practice of exclusive breastfeeding. This study aims to identify cultural factors that support exclusive breastfeeding. Type and design of a quantitative study using a cross-sectional study design conducted at the Makale Selatan Public Health Center, Tana Toraja Regency from May to June 2023. The population and sample were all 108 breastfeeding mothers with accidental sampling as the sample. The collection and processing of the data used were primary and secondary data using a questionnaire, as well as statistical analysis using the chi-square test and logistic regression. The results showed that the role of the elderly (p=0.017), the role of the family (p=0.001), religious and belief factors (p=0.014), traditions and cultural heritage (p=0.001) were related to the culture of exclusive breastfeeding, and the role of the elderly was the variable most related to Exp (B) = 12.320. The conclusion is that the role of the elderly, the role of the family, religious and belief factors and traditions and cultural heritage are factors that cause a culture of exclusive breastfeeding, so that programmed education efforts are needed regarding sustainable prenatal classes. By knowing these factors, appropriate strategies and interventions can be developed to promote the practice of exclusive breastfeeding in Tana Toraja District.
Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Kecenderungan Munculnya Kenakalan Remaja Di Sekolah Pada Siswa SMAN 4 Kota Jambi Okti Maghfirawati; Kamariyah Kamariyah; Luri Mekeama; Suryadi Imran
Jurnal Ners Vol. 7 No. 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i2.16466

Abstract

  Pola asuh merupakan proses interaksi antara orang tua dan anak dalam mendukung perkembangan fisik, emosi, sosial, intelektual, dan spiritual sejak anak dalam kandungan sampai dewasa. Jika pola asuh yang diberikan tidak dapat membangun konsep diri yang positif, maka dapat menghasilkan karakter diri yang tidak baik dan dapat terjerumus dalam kenakalan remaja. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan kecenderungan munculnya kenakalan remaja di sekolah pada siswa SMAN 4 Kota Jambi. Metode penelitian deskriptif kuantitatif menggunakan pendekatan cross-sectional. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat spearman’s rho. Hasil penelitian pola asuh sebagian besar responden adalah pola asuh otoriter sebanyak 65 orang (65,7%), jenis kenakalan remaja yang cenderung dilakukan sebagian besar responden adalah kenakalan sosial yang tidak menimbulkan korban di pihak orang lain sebanyak 60 orang (60,6%), melalui uji spearman’s rho dapat disimpulkan terdapat hubungan antara pola asuh orang tua dengan kecenderungan munculnya kenakalan remaja di sekolah pada siswa SMAN 4 Kota Jambi (p=0,006)  
Hubungan Literasi Informasi Kesehatan Reproduksi terhadap Tingkat Pengetahuan dan Sikap Kesehatan Reproduksi Remaja SMP di Kota Jambi Ayu Komala Sari; Meinarisa Meinarisa; Luri Mekeama
Jurnal Ners Vol. 7 No. 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i2.16489

Abstract

Perlu adanya tindakan analisis khususnya pada remaja mengenai keterkaitan literasi informasi,pengetahuan dan sikap kesehatan reproduksi remaja di sekolah tersebut. Remaja cenderung mencariinformasi dari luar pendidikan formal yang tidak bisa dipertanggungjawabkan dan cenderungmemperoleh informasi yang salah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara ilmiah hubunganliterasi informasi pendidikan kesehatan reproduksi terhadap pengetahuan dan sikap kesehatanreproduksi remaja di SMP 06 Kota Jambi. Metode penelitian kuantitatif korelatif menggunakanpendekatan cross-sectional. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat Chi-Square.Berdasarkan analisis data didapatkan hasil sebesar 0.027 (p-value<0.05) yang berarti terdapat hubunganantara literasi informasi dan pengetahuan kesehatan reproduksi. Serta didapatkan nilai sebesar 0.018(p-value<0.05) yang berarti terdapat hubungan antara literasi informasi dan sikap kesehatan reproduksiremaja.
Analisis Faktor Resiko Kejadian Miopia Pada Mahasiswa/i Program Studi Ilmu Komputer Universitas X Kota Medan Tahun 2023 Amalia Rahmi; Fatma Salsabila; Muhammad Abu Fatahillah; Maulidia Khairiah
Jurnal Ners Vol. 7 No. 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i2.16495

Abstract

Untuk melihat manusia membutuhkan mata sebagai indera penglihatan. Mahasiwa dengan segala akyivitasnya memerlukan penglihatan yang berfungsi dengan baik, namun berbagai aktivitas perkuliahan yang memanfaatkan teknologi dapat membuat mahasiswa beresiko lebih besar mengalami miopia. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui apa saja faktor yang berhubungan dengan kejadian miopia pada mahasiswa/i program studi komputer, Universitas X. Penelititan ini menggunakan metode survei cepat dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data menggunakan kuisioner via Google Form. Hasil penelitian ini adalah mahasiswa/i komputer di Universitas X mengalami miopia sebessar 55%, 55 orang memiliki riwayat keturunan,48 orang menggunakan komputer/gadget >5 jam, dan 72 orang menghabiskan waktu <1 Jam saat membaca buku. Terdapat hubungan yang signifikan antara riwayat keturunan (p value 0,006<0,05), durasi penggunaan komputer (p value 0,000<0,05) dengan kejadian miopia. Tidak ada hubungan yang signifikan antara jenis kelamin (p value 0,412>0,05), durasi membaca buku (p value 0,59>0,05) dengan kejadian miopia.
Gambaran Pengetahuan Ibu tentang Stimulasi Tumbuh Kembang Anak Usia 0-4 Tahun di Puskesmas Tarutung Silvi Kalmia Afrizal; Sri Mulyani; Muthia Mutmainnah
Jurnal Ners Vol. 7 No. 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i2.16503

Abstract

Usia 0-4 tahun adalah tahap yang rentan bagi seorang anak dikarenakan pada tahap ini otak anak akan berproses dalam perkembangan yang sebagai mana mestinya secara maksimal, Agar potensi perkembangan dan pertumbuhan anak berjalan optimal, maka diperlukan adanya stimulasi perkembangan pada anak. Dimana pemberian stimulasi oleh ibu akan dipengaruhi oleh faktor pengetahuan. Penelitian ini  menggunakan metode rancangan deskriptif kuantitatif yang mana untuk mengetahui keberadaan dari variabel mandiri, Bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu tentang stimulasi tumbuh kembang anak usia 0-4 tahun . Hasil penelitian diperoleh pengetahuan ibu tentang konsep dasar stimulasi dengan kategori tinggi 38 orang 46,0%, stimulasi motorik kasar dengan kategori sedang 32 orang 39,0%, stimulasi motorik halus dengan kategori rendah 33 orang 40,0%, stimulasi perkembangan bahasa dan bicara dengan kategori sedang 30 orang 36,0%, stimulasi perkembangan sosial dan mandiri dengan kategori sedang 35 orang 42,0%. kesimpulan didapatkan bahwa tingkat pengetahuan ibu dalam kategori sedang tentang stimulasi tumbuh kembang anak.
Hubungan Pengalaman Kerja, Motivasi, dan Struktur Organisasi Terhadap Kinerja Pengelola Program HIV/AIDS di Puskesmas Siti Zumiati; Chairil Zaman; Syntia Rahutami; Nani Sari Murni
Jurnal Ners Vol. 7 No. 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i2.16554

Abstract

Percepatan pencapaian tiga zero menjadi keharusan bagi pemerintah dan stekholder terkait dalam pelaksanaan program penanggulangan HIV-AIDS, yang meliputi zero infeksi baru, zero kematian terkait AIDS dan zero stigma dan diskriminasi menuju Indonesia bebas AIDS di tahun 2030. Jika tidak dikelola petugas kesehatan yang profesional maka hal tersebut tidak akan tercapai. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisa hubungan antara variabel pengalaman kerja, motivasi dan struktur organisasi dengan kinerja pengelola program HIV/AIDS Puskesmas di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuasin tahun 2023. Metode penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan rancangan cross sectional pengelola program HIV/AIDS Puskesmas di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuasin. Analisis data secara univariat berupa distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan Chi-square. Hasil penelitian ini yaitu ada hubungan pengalaman kerja dengan kinerja (p-Value = 0,023), struktur organisasi dengan kinerja (p-Value = 0,001) dan tidak ada hubungan antara motivasi dengan kinerja (p-Value = 0,056). Diharapkan kepala dinas kesehatan untuk melakukan monitoring dan evaluasi perumusan struktur organisasi di puskesmas secara berkala dan memastikan terdapat pembagian tugas pekerjaan sesuai dengan kemampuan yang terdistribusi secara merata dan diinformasikan secara formal kepada setiap petugas kesehatan di puskesmas.
Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Persepsi Masyarakat terhadap Penderita Skizofrenia di Wilayah Kerja Puskesmas Kumun Kota Sungai Penuh Vitria Vitria; Yuliana Yuliana; Muhammad Syafrizal
Jurnal Ners Vol. 7 No. 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i2.16567

Abstract

Di Indonesia prevalensi skizofrenia cukup tinggi. Provinsi Jambi adalah salah satu provinsi dengan penderita skizofenia terbanyak dimana prevalensi tertinggi ada di kota Sungai Penuh dengan angka sebesar 19,81%.  Skizofrenia merupakan salah satu gangguan jiwa yang menyebabkan pikiran, persepsi, emosi dan perilaku individu menjadi menyimpang. Masih banyak masyarakat yang memiliki pengetahuan yang kurang tentang skizofrenia sehingga menimbulkan persepsi yang negatif terhadap penderita skizofrenia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan persepsi masyarakat terhadap penderita skizofrenia di wilayah kerja Puskesmas Kumun Kota Sungai Penuh. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian survei dengan pendekatan cross sectional. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah 110 kepala keluarga. Pengambilan sampel dengan menggunakan metode Cluster Random Sampling dan Pengolahan data menggunakan uji Chi-Square. Didapatkan hasil penelitian Tingkat pengetahuan masyarakat Sebagian besar berada di kategori kurang yaitu 55,5%, sebagian besar masyarakat memiliki persepsi negatif sebanyak 53,6%. Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan persepsi masyarakat dengan hasil pearson Chi-Square sebesar 0,000 < 0,05. Dapat disimpulkan bahwa Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan persepsi masyarakat terhadap penderita skizofrenia di wilayah kerja Puskesmas Kumun Kota Sungai Penuh

Page 35 of 242 | Total Record : 2415