cover
Contact Name
Zurrahmi
Contact Email
zurrahmi10@gmail.com
Phone
+6285265992150
Journal Mail Official
zurrahmi10@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ners
ISSN : -     EISSN : 25802194     DOI : 10.31004
Core Subject : Health,
Fokus Jurnal Ners meliputi bidang kajian riset keperawatan diantaranya Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Anak, Keperawatan Lansia, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Keluarga, Keperawatan Masyarakat, Manajemen Keperawatan dan Terapi Komplementer yang dapat menunjang tindakan keperawatan Jurnal Ners dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jurnal Ners adalah pengembangan dari Jurnal Program Studi Keperawatan STIKes Tuanku Tambusai yang mulai melakukan publikasi cetak tahun 2012 seiring dengan perubahan bentuk Institusi menjadi Universitas Pahlawan
Articles 2,415 Documents
Gambaran Pengetahuan Tentang Perilaku CERDIK Pada Wanita Menopause Yang Menderita Hipertensi Tia Rizki; Dedah Ningrum; Ayu Prameswari Kusuma Astuti; Popi Sopiah
Jurnal Ners Vol. 7 No. 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i2.15638

Abstract

Hipertensi pada wanita mengalami peningkatan yang sangat signifikan ketika memasuki masa menopause. Kejadian ini disebabkan karena penurunan kadar estrogen yang berperan dalam menjaga elastisitas pembuluh darah berkurang. Salah satu program yang diterapkan untuk mengendalikan penyakit hipertensi adalah menerapkan perilaku CERDIK. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran pengetahuan tentang perilaku CERDIK wanita menopause yang menderita hipertensi. Metode penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan instrumen item sebanyak 16 pertanyaan tentang pengetahuan perilaku CERDIK. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 99 responden dengan teknik purposive sampling, lokasi penelitiannya yaitu di Wilayah Kerja Puskesmas Cimalaka khususnya Desa Licin. Analisa data menggunakan perhitungan distribusi frekuensi. Hasil pengetahuan tentang perilaku CERDIK hampir seluruh responden memiliki pengetahuan baik tentang perilaku CERDIK sebanyak 77,8%, responden berpengetahuan cukup sebanyak 12,1%, selanjutnya responden berpengetahuan kurang sebanyak 10,1%. Kesimpulan pengetahuan tentang perilaku CERDIK pada wanita menopause didapatkan hasil pengetahuan yang baik tentang perilaku CERDIK sebanyak 77,8%, hasil pengetahuan baik yang tinggi disebabkan oleh faktor pengalaman, serta pendidikan kesehatan. Perlu adanya observasi langsung untuk melihat atau mengukur tentang perilaku CERDIK.
Hubungan Pengetahuan tentang Gizi Seimbang dengan Status Gizi pada Remaja di Kabupaten Musi Rawas Tita Priyanka Putri; Rico Januar Sitorus; Anita Rahmiwati
Jurnal Ners Vol. 7 No. 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i2.15646

Abstract

Pengetahuan gizi berperan penting dalam pemilihan makanan yang baik dan konsumsi harian. Status gizi mencerminkan kondisi nutrisi seseorang, seperti buruk, kurang, baik, lebih, atau obesitas. Kurangnya pengetahuan gizi pada remaja dapat menyebabkan masalah kesehatan dan produktivitas. Pengetahuan gizi memberikan pemahaman kepada remaja tentang pentingnya makanan sehat dan hubungannya dengan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan gizi dengan status gizi pada remaja usia 15-18 tahun. Metode yang digunakan adalah Literature Review dengan subyek penelitian remaja usia 15-18 tahun. Pencarian literatur dilakukan melalui Google Scholar dengan tahun publikasi 2017-2020. Hasil dari 10 jurnal yang dianalisis menunjukkan bahwa 6 jurnal menemukan adanya hubungan antara pengetahuan gizi dengan status gizi remaja, dengan nilai p masing-masing (0,000, 0,007, 0,046, 0,044, 0.261, dan 0,006). Sementara 4 jurnal menyatakan tidak ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan gizi dengan status gizi remaja, dengan nilai p (0,323, 0,147, 0,619, 0,064, dan 0,165). Kesimpulannya, terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan gizi dengan status gizi remaja karena pengetahuan gizi memengaruhi sikap dan perilaku dalam memilih makanan. Namun, hubungan tersebut tidak selalu signifikan karena kurangnya penerapan pengetahuan tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Gambaran Tingkat Citra Tubuh Remaja Pertengahan (Middle Adolescent) Pada Usia 16-18 Tahun Siswa Sekolah Menengah Atas Iman Yazid Abdillah; Dedah Ningrum; Rafika Rosyda; Dewi Dolifah
Jurnal Ners Vol. 7 No. 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i2.15785

Abstract

Citra tubuh merupakan keyakinan seseorang terhadap persepsi tubuh yang dimiliki. Pada masa remaja terjadi banyak perubahan-perubahan fisik yang ditandai dari adanya perkembangan secara fisiologi. Berkaitan dengan hal tersebut, perubahan-perubahan fisik yang terjadi tentunya akan mendorong adanya kecenderungan perubahan pada citra tubuh seseorang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif tentang gambaran tingkat citra tubuh remaja pertengahan (middle adolescent) pada rentan usia 16-18 tahun siswa sekolah menengah atas dengan tujuan untuk mengetahui gambaran umum citra tubuh pada siswa SMA N 1 Jatinangor. Penelitian dilakukan atas kesadaran peneliti dan banyaknya distraksi serta fenomena remaja pada zaman sekarang yang dapat membuat citra tubuh menjadi negatif. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini ialah deskriptif kuantitatif. Sampel dari penelitian ini yaitu siswa/siswa salah satu sekolah menengah negeri di jatinangor kelas x dan xi dengan teknik sampling berupa cluster sampling. Analisa data yang digunakan berupa analisa univariat dengan variabel independent yang terfokus pada; citra tubuh, jenis kelamin, kelas, umur, alamat rumah, media sosial yang digunakan, durasi penggunaan media sosial dan penghasilan orang tua. Data yang diperoleh peneliti yaitu menggunakan instumen kuisioner Skala Body Image diadobsi dari Multidimentional Body Self Relation Quesioner - Appearance Scales (MBSRQ-AS) dengan jumlah kuisioner ialah 40 butir kuisioner. Hasil temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar siswa di SMA N 1 Jatinangor memiliki citra tubuh kategori sedang.
Gambaran Kualitas Hidup Lansia Dengan Nyeri Kronis: Dimensi Fisik dan Dimensi Mental Rahmawati Rahmawati; Sarini Vivi Yanti
Jurnal Ners Vol. 7 No. 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i2.15862

Abstract

Keberhasilan pembangunan dibidang kesehatan ditandai dengan meningkatnya usia harapan hidup penduduk dan secara tidak langsung dapat menambah populasi lansia. Meningkatnya usia secara dimensi kesehatan, memungkinan lansia mengalami penurunan derajat kesehatan baik karena suatu penyakit atau terjadi secara alami. Kesehatan yang menurun seringkali dihubungkan dengan nyeri kronis. Nyeri kronis sangat memungkinkan mempengaruhi tingkat kualitas hidup seseorang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kualitas hidup lansia dengan nyeri kronis di Aceh. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian ini adalah 320 lansia dengan nyeri kronis. Teknik penentuan sampel menggunakan purposive sampling. Instrumen yang digunakan untuk menilai kualitas hidup lansia yaitu Short-Form 36 (SF-36). Hasil penelitian didapatkan bahwa kualitas hidup lansia dengan nyeri kronis di Aceh memiliki kualitas hidup buruk pada dimensi fisik yaitu sebanyak 207 responden (64,7%) dan juga kualitas hidup buruk pada dimensi mental yaitu sebanyak 168 responden (52,5%).  Maka, untuk meningkatkan kualitas hidup lansia, maka diharapkan dapat memberikan pengetahuan khusus terkait peningkatan kualitas hidup, seperti perilaku hidup sehat dan manajemen kesehatan yang baik untuk mengelola penyakit dengan nyeri kronis, sehingga dapat memberikan dampak yang baik bagi peningkatan kualitas hidup lansia.
Pengaruh Promosi Kesehatan Menggunakan Media Flipbook Terhadap Pengetahuan Ibu Mengenai Diare Pada Balita Jeje Jajuli; Dedah Ningrum; Ayu Prameswari Kusuma Astuti; Dewi Dolifah
Jurnal Ners Vol. 7 No. 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i2.15893

Abstract

Diare adalah kondisi dimana seseorang buang air besar lebih dari tiga kali sehari atau lebih sering dari biasanya dengan konsistensi tinja yang cair. Salah satu cara antisipasi diare pada balita yaitu dengan promosi kesehatan. Promosi kesehatan akan mudah diterima oleh ibu balita, apabila promosi kesehatan disampaikan dengan cara yang menarik, seperti menggunakan media Flipbook. Media Flipbook adalah media elektronik yang menyajikan informasi dalam bentuk animasi, teks, video, gambar, audio, serta navigasi yang dapat menarik perhatian bagi pembacanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh promosi kesehatan menggunakan media Flipbook terhadap pengetahuan ibu mengenai diare. Desain penelitian ini menggunakan Quasi Eksperimen dengan rancangan pretest dan posttest melibatkan 85 ibu yang memiliki balita di Desa Mandalaherang. Pengambilan sampel menggunakan Teknik purposive sampling. Kuesioner yang digunakan dalam penelitian ini sudah di uji validitas dan dinyatakan valid dengan rentang dari 0,391-0,623 dan uji reliabilitas 0,739. Analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu uji Wilcoxon karena hasil uji normalitas Kolmogorov-Smirnov menunjukan data berdistribusi tidak normal. Hasil penelitian menunjukan uji Wilcoxon dengan nilai p value = 0,000<0,05 yang artinya bahwa ada pengaruh yang Signifikan dengan hasil antara pengetahuan ibu sebelum dan sesudah dilakukannya promosi kesehatan menggunakan media Flipbook. Diharapkan petugas kesehatan merancang program pencegahan diare dengan menggunakan media yang menarik agar mudah dipahami oleh para ibu.
Perbandingan Penyekat Pompa Proton Rute Intravena Intermiten dan Intravena Drip Kontinu Pada Tatalaksana Perdarahan Saluran Cerna Atas Nonvariseal Berliana Luthfiananda; Ika Puspita Sari; Catharina Triwikatmani
Jurnal Ners Vol. 7 No. 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i2.15909

Abstract

Perdarahan Saluran Cerna Atas (PSCBA) non variseal merupakan keadaan darurat yang membutuhkan penanganan cepat serta diberikan terapi yang tepat. Salah satu terapi yang direkomendasikan adalah Penyekat Pompa Proton (Proton Pump Inhibitor/PPI). Studi ini akan membandingkan kedua rute pemberian PPI yaitu esomeprazole baik dengan rute intravena intermiten maupun intravena drip kontinu dengan parameter kejadian perdarahan dan lama rawat inap pasien. Penelitian ini menggunakan metode kohort retrospektif dengan pengambilan data melalui data rekam medis dari tahun 2019-2022. Hasil yang didapatkan terdapat 48 kasus pemberian esomeprazole, 31 kasus dengan intravena intermiten dan 17 kasus dengan intravena drip kontinu. Laki-laki memiliki persentase yang lebih tinggi dibandingkan perempuan pada kedua kelompok pemberian. Rentang usia 18-69 tahun memiliki persentase yang lebih tinggi pada kedua kelompok. Kejadian perdarahan intravena intermiten lebih rendah dibandingkan intravena drip (29% vs 58,8%, p=0,04). Namun, berbeda halnya dengan lama rawat inap dimana intravena drip kontinu memiliki rerata lama rawat inap yang lebih rendah dibandingkan intermiten (2,5 hari vs 4,7 hari, p=0,05). Perbandingan antara keduanya perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan jumlah sampel yang lebih besar.
Hubungan Pola Makan dan Aktivitas Fisik dengan Kejadian Hipertensi Indirwan Hasanuddin; Zainab Zainab; Jumiarsih Purnama
Jurnal Ners Vol. 7 No. 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i2.15962

Abstract

Hipertensi ditandai dengan hasil pengukuran tekanan darah yang menunjukkan tekanan sistolik sebesar > 140 mmhg atau dan tekanan diastolik sebesar > 90 mmhg, Gaya hidup merupakan faktor penting yang mempengaruhi kehidupan masyarakat. Gaya hidup yang tidak sehat dapat menjadi penyebab terjadinya hipertensi misalnya aktivitas fisik, stres, dan Pola makan yang salah merupakan salah satu faktor resiko yang meningkatkan penyakit hipertensi. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui hubungan pola makan dan aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain deskriptif analitik menggunakan pendekatan cross sectional study, yaitu ingin mengetahui hubungan antara satu variabel dengan variabel yang lain. Variabel yang dimaksud adalah variabel independen dan variabel dependen. Uji analisis yang digunakan adalah analisa bivariat adalah analisis yang menghubungkan dua variabel yaitu variabel bebas dan variabel terikat. Analisis bivariat dengan menggunakan uji Chi Square dengan menggunakan ? = 5%. Hasil penelitian ini adalah Ada hubungan pola makan dengan kejadian penyakit hipertensi (p=0,000). Ada hubungan aktivitas fisik dengan kejadian penyakit hipertensi (p=0,000). Diharapkan informasi hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan tambahan untuk memperkaya pengetahuan dan keperluan referensi ilmu keperawatan komunitas penyebab kejadian hipertensi.
Effectiveness of Ear Acupuncture Therapy and Behavioral Therapy in Children with ADHD Niken Arum Dwijayanti; Joko Tri Haryanto; Sholichan Badri; Suwaji Handaru Wardoyo
Jurnal Ners Vol. 7 No. 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i2.16020

Abstract

ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) is one of the neurodevelopmental disorder. ADHD characterized by signs and symptoms such as inattention, hyperactivity, and impulsive. The purpose of this research was to determine the effectiveness of ear acupuncture therapy and behavioral therapy in children with ADHD. This research used Quasy Experimental Design with pretest and posttest design. This research was conducted in February-April 2023 at SLB Autis Alamanda and SLB Harmony Surakarta. The sample is children with ADHD who met the inclusion and exclusion criteria. The sample was divided into two groups, 15 children each group. Ear acupuncture therapy using earseeds at point zero, shenmen point, and liver point. Behavioral therapy using ABA method (Applied Behavioral Analysis). Data were analyzed using Independent Sample T-test. The result of this test showed that significance value is 0.849 (p > 0.05). The conclusion of this research is ear acupuncture therapy and behavioral therapy were not effective to decrease ADHD behavior in children at SLB Autis Alamanda and SLB Harmony Surakarta.
Analisis Tekanan Darah Karyawan Sebelum dan Sesudah Melakukan Pekerjan Diketinggian Pada PT. Chandra Asri Petrochemical Site Office Serang Amos Gris Setyadi; Sapti Heru Widiyarti
Jurnal Ners Vol. 7 No. 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i2.16022

Abstract

Pengukuran tekanan darah sebelum melakukan pekerjaan di dataran tinggi sangatlah penting. Pada ketinggian yang tinggi akan menyebabkan hipoksia akibat berkurangnya tekanan parsial oksigen dan tubuh akan merespon dengan proses aklimatisasi. Dengan adanya proses aklimatisasi maka akan terjadi peningkatan kadar hemoglobin untuk beradaptasi dengan kondisi rendah oksigen. Peningkatan kadar hemoglobin dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah atau hipertensi. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tekanan darah karyawan sebelum dan sesudah melakukan pekerjaan di ketinggian. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan yang melakukan pekerjaan di ketinggian. Sampel diambil secara purposive dengan total 39 orang yang melakukan pekerjaan pada ketinggian >1,8 meter. Metode pengumpulan data pada penelitian ini adalah dengan mengukur tekanan darah sebanyak dua kali yaitu sebelum dan sesudah melakukan pekerjaan di ketinggian. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara tekanan darah sebelum dan sesudah melakukan pekerjaan di ketinggian, maka hasil tersebut diketahui bahwa ada pengaruh bekerja di ketinggian dengan tekanan darah. Hasil penelitian ini merekomendasikan untuk penelitian selanjutnya untuk menambah faktor lain yang dapat mempengaruhi peningkatan tekanan darah saat bekerja di ketinggian.
Hubungan Dukungan Keluarga dengan Tingkat Depresi pada Lansia di Daerah Lahan Basah Ikke Gustianti; Didi Kurniawan; Niken Yuniar Sari
Jurnal Ners Vol. 7 No. 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i2.16058

Abstract

Pendahuluan: Lansia mengalami kemunduran diberbagai aspek kehidupan seperti perubahan fisik, kognitif dan psikososial. Kemunduran psikososial yang berkelanjutan dapat menimbulkan masalah depresi. Apabila tidak segera ditangani dapat berakibat pada masalah kesehatan. Selain masalah kesehatan lingkungan juga berpengaruh terjadinya depresi. Lingkungan di wilayah daerah lahan basah dijumpai dengan status kesehatan, kualitas hidup, aktivitas sosial itu masih kurang. Dengan adanya dukungan dari keluarga mampu membantu lansia memenuhi kebutuhannya, memotivasi lansia dan meningkatkan rasa percaya diri. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan tingkat depresi pada lansia didaerah lahan basah. Metode: Penelitian ini merupakan deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 95 responden yang diambil berdasarkan kriteria inklusi dengan menggunakan teknik purposive sampling. Alat ukur yang digunakan berupa kuesioner dukungan keluarga dan tingkat depresi. Hasil: Hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan dukungan keluarga dengan tingkat depresi pada lansia di daerah lahan basah, dengan p value (0,000) < alpha (0,05). Kesimpulan: Semakin baik dukungan keluarga maka semakin ringan tingkat depresi pada lansia. Kata kunci: Dukungan keluarga, Lansia, Tingkat depresi

Page 33 of 242 | Total Record : 2415