cover
Contact Name
Zurrahmi
Contact Email
zurrahmi10@gmail.com
Phone
+6285265992150
Journal Mail Official
zurrahmi10@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ners
ISSN : -     EISSN : 25802194     DOI : 10.31004
Core Subject : Health,
Fokus Jurnal Ners meliputi bidang kajian riset keperawatan diantaranya Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Anak, Keperawatan Lansia, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Keluarga, Keperawatan Masyarakat, Manajemen Keperawatan dan Terapi Komplementer yang dapat menunjang tindakan keperawatan Jurnal Ners dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jurnal Ners adalah pengembangan dari Jurnal Program Studi Keperawatan STIKes Tuanku Tambusai yang mulai melakukan publikasi cetak tahun 2012 seiring dengan perubahan bentuk Institusi menjadi Universitas Pahlawan
Articles 2,415 Documents
Survey Kesadaran dan Akses Informasi Tentang Kesehatan Mental Pada Remaja di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas III Denpasar Utara Kadek Sri Ariyanti; Putu Arik Herliawati; Triyana Puspa Dewi; I Nyoman Dharma Wisnawa
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.33512

Abstract

Mental health is a problem that has not been fully resolved, both at the global and national levels. More than 19 million people aged over 15 years experience mental emotional disorders. Various mental health problems are reported to appear in adolescence such as depression, anxiety, low self-esteem and hopelessness. Accessibility of mental health information is very important to increase adolescent knowledge and foster positive attitudes towards adolescent mental health. This research aims to determine the picture of awareness and access to information about mental health among teenagers in the UPTD Puskesmas III Work Area, North Denpasar. The research method used is descriptive. The survey was conducted on teenage respondents aged 12-19 years in Denpasar City. The number of samples in this study was 65 people taken randomly from several middle and high schools in the UPTD Puskesmas III Work Area, North Denpasar. The instrument used in this research was a questionnaire presented online. Data analysis was carried out using a univariate method which displays the frequency distribution of each variable using SPSS. The research results showed that the majority of teenagers stated that mental health was important to understand (83.1%), the majority of teenagers had accessed mental health information (83.1%), most often via the internet/Google (56.9%). The thing that makes it easier to access adolescent health information is social media (60%) while the thing that hinders access to adolescent mental health information is the lack of access to adolescent mental health information (38.5%).
Efektifitas Pemberian Terapi Slow Deep Breathing dan Terapi Dzikir Terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan Pada Pasien di IGD Muhammad Andria; Nindia Aristiya; Sri Rahayu; Arifah Novita
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.33556

Abstract

Kecemasan merupakan suatu sistem ego yang berada didalam tubuh manusia yang menanggapi terhadap suatu situasi yang dianggap membahayakan sehingga manusia dapat mempersiapkan reaksi yang adaptif. Tindakan keperawatan yang dilakukan di instalasi gawat darurat (IGD) bertujuan untuk menyelamatkan jiwa. Hal ini dilakukan ketika keadaan fisiologis pasien terancam. Kegiatan ini merupakan tindakan menyelamatkan jiwa yang dapat menyebabkan kecemasan. Terapi dzikir (terapi spiritual) merupakan sebuah metode mengingat Tuhan dengan segala kebesara-Nya yang mengandung unsur spiritual yang mampu membangkitkan harapan dan rasa percaya diri pada diri seseorang. Selain itu Slow deep breathing memberi pengaruh terhadap tekanan darah dan tingkat kecemasan melalui peningkatkan sensitivitas baroreseptor dan menurunkan aktivitas sistem saraf simpatis serta meningkatkan aktivitas sistem saraf parasimpatis. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu laporan kasus (case study). Kasus yang diambil secara actual atau yang sedang berlangsung. Sampel pada penelitian ini yaitu 6 pasien yang mengalami kecemasan karena kondisi tubuhnya di IGD RS UNS Surakarta. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Visual Analog Scale for Anxiety (VAS-A). Setelah dilakukan intervensi terapi slow deep breathing dan juga terapi dzikir didapatkan penurunan frekuensi kecemasan yang bervariasi. Setelah dilakukan intervensi terapi slow deep breathing dan juga terapi dzikir di dapatkan penurunan frekuensi kecemasan yang bervariasi.
Pemberian Psychological Nursing Intervention Dalam Meningkatkan Kualitas dan Kepuasan Hidup Pasien Kanker: A Systematic Review Mulat Sari; Sri Yona
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.33562

Abstract

Introduction: Long chemotherapy cycles and the uncertainty of cancer prognosis cause patients to experience interrelated physical and psychological pain. In some patients the psychological pain is felt to be more severe. Psychological disorders that are not treated properly will have a negative impact on the quality and satisfaction of the patient's life. One of the nursing interventions that can be carried out is providing psychological nursing intervention. Clinical studies prove that this intervention can help improve the quality and satisfaction of patient life with large clinical significance. Objective: Determine evidence based on providing psychological nursing intervention in improving the quality and life satisfaction of cancer patients. Method: The method in this research is a systematic review of several articles searched on the Proquest, PubMed, ScienceDirect, Scopus, ClinicalKey for Nursing databases. Results: There are several important things in providing psychological nursing intervention, namely time and method of administration, the ability to communicate effectively, also actions taken during psychological guidance. Conclusion: Psychological nursing intervention can help overcome psychological disorders due to treatment and improve the quality and life satisfaction of cancer patients.
Intervensi Cognitive Behavioral Therapy Terhadap Penurunan Tingkat Cemas Pada Pasien Systemic Lupus Erythematosus: A Systematic Review Arief Dwi Setiawan; Agung Waluyo
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.33564

Abstract

Apart from affecting various body systems, Systemic Lupus Erythematosus (SLE) also has a psychological impact on sufferers, where most people report experiencing symptoms related to anxiety. Anxious complaints in SLE patients are associated with higher disease activity and an increase in body system disorders. Exposure to and experience of life-threatening events also contributes to anxiety in SLE patients. Psychotherapy interventions such as Cognitive Behavioral Therapy (CBT) can help reduce anxiety and improve quality of life. Objective: to provide an overview of whether Cognitive Behavioral Therapy intervention is effective in reducing anxiety levels in Systemic Lupus Erythematosus patients. Method: writing this article used a systematic review carried out through a search strategy in 6 databases, namely ProQuest, Springer Link, ScienceDirect, Sage Journal, Scopus, and Taylor & Francis with a total of 3,571 articles obtained. These articles were then filtered based on inclusion and exclusion criteria, leaving 10 articles. A total of 10 articles that met the criteria were then subjected to critical appraisal using the JBI Critical Appraisal Checklist guidelines. Results: In general, this systematic review shows that CBT intervention can effectively reduce anxiety levels in SLE patients.
Hubungan Kolesterol dengan Fungsi Kognitif pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Prima Indonesia yang Bekerja Paruh Waktu Irza Haicha Pratama; Ulta Cia Sadema; Alvin Abrar Harahap; Mhd. Raja Nst; Jag Karan
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.33604

Abstract

Salah satu permasalahan pada mahasiswa yang bekerja paruh waktu adalah penurunan fungsi kognitif. Penelitian ini memfokuskan dengan pendekatan bagaimana hubungan kadar kolesterol dengan fungsi kognitif mahasiswa yang bekerja paruh waktu di Fakultas Ekonomi Universitas Prima Indonesia. Penelitian kuantitatif ini dirancang menggunakan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian 100 responden mahasiswa Fakultas Ekonomi yang dipilih secara Clustersampling. Fungsi kognitif diukur menggunakan Digit Symbol Substitution Test (DSST) dan kolesterol total diukur dengan Cholesterol meter. Berdasarkan hasil analisa statistik. Nilai p pada hasil analisis korelasi kedua variabel adalah 0,521 (p>0,05) dengan koefisien korelasi antara kedua variabel adalah -0,065 sehingga di kategorikan memiliki tingkat korelasi sangat lemah. Dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan signifikan antara kolesterol dengan penurunan fungsi kognitif pada mahasiswa Universitas Prima Indonesia yang bekerja paruh waktu.
Hubungan Tekanan Darah Dengan Kemampuan Kognitif Pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Prima Indonesia Yang Bekerja Paruh Waktu Irza Haicha Pratama; Mhd Raja Nasution; Alvin Abrar Harahap; Jag Karan; Ulta Cia Sadema
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.33643

Abstract

Kuliah sembari bekerja di kalangan mahasiswa bukanlah fenomena baru, mahasiswa yang bekerja paruh waktu sering menghadapi stres tambahan akibat beban ganda dari pekerjaan dan studi. Stres ini dapat mempengaruhi tekanan darah mereka. Penelitian ini mengkaji hubungan antara tekanan darah dengan kemampuan kognitif pada mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Prima Indonesia yang bekerja paruh waktu. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif observasional dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian diambil dengan teknik cluster sampling yang melibatkan 100 mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Prima Indonesia yang bekerja paruh waktu. Tekanan darah diukur menggunakan sphygmomanometer, sementara kemampuan kognitif dinilai dengan DSST (Digit Symbol Substitution Test). Analisis data yang dilakukan menggunakan SPSS versi 27 dengan uji korelasi bivariat. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan signifikan antara tekanan darah dan kemampuan kognitif (p<0,05). Temuan penelitian ini menunjukan adanya korelasi negatif antara tekanan darah tinggi dengan skor MMSE, artinya bahwa semakin tinggi tekanan darah, semakin rendah kemampuan kognitif mahasiswa yang bekerja paruh waktu.
Pengaruh Fisik Ruang Hunian dan Sanitasi Lingkungan Terhadap Penularan Tb Paru di Rutan Kelas 1 Tanjung Gusta Medan Masdalena Nasution; Yusuf Yefta Pasaribu; Anita Merry Cisca
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.33644

Abstract

Tuberculosis adalah bakteri tahan asam yang mengakibatkan penyakit seperti Tuberculosis paru dan menyebar melalui melalui udara. Bakteri ini bisa menular ketika seseorang terkena tetesan kecil dari orang yang terinfeksi ketika sedang batuk, berbicara, bernyanyi, atau bersin. Sanitasi di tempat umum merupakan permasalahan kesehatan public yang cukup mendesak sebab tempat umum menjadi tempat berkumpulnya manusia, oleh karena itu kebersihan masyarakat harus memenuhi upaya dan syarat dengan arti menjaga, memelihara, dan meningkatkan kesadaran kesehatan di Masyarakat. Penelitian ini bertujuan menemukan Pengaruh Fisik Ruang Hunian dan Sanitasi Lingkungan terhadap penularan TB Paru di Rutan Kelas 1 Tanjung Gusta Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan potong silang (Cross-Sectional) dengan menggunakan quisioner. Sampel penelitian terdiri dari 63 peserta yang di pilih dengan Teknik purposive sampling dan rumus slovin. Data terkumpul melalui kuisioner, di analisis menggunakan Chi-Square dan uji statistic non parametric Fisher Exact Test dan di-peroleh nilai P = 0,047 ( P < 0,05 ) . Hasil penelitian menyatakan bahwa ada hubungan bermakna secara signifikan antara Sanitasi Fisik Ruang Hunian terhadap penularan TB Paru di Rutan Kelas 1 Tanjung Gusta Medan.
Hubungan Indeks Massa Tubuh dan Jenis Kelamin Terhadap Kelenturan Tubuh Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Prima Indonesia Juflin Lipputri Cenggana; Andre Budi; Taufik Delfian
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.33645

Abstract

Tingkat kelenturan tubuh seseorang secara langsung memengaruhi kualitas gerakan yang mereka hasilkan. Latihan diperlukan untuk meningkatkan kelenturan otot untuk mencapai kelenturan yang maksimal. Fleksibilitas tubuh seseorang dipengaruhi oleh sejumlah faktor internal, termasuk usia, jenis kelamin, anatomi sendi, tendon, dan tonus otot. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki korelasi potensial antara fleksibilitas tubuh seseorang dengan jenis kelamin dan indeks massa tubuh. Dengan jumlah sampel sebanyak 60 orang, populasi penelitian ini terdiri dari mahasiswa kedokteran semester enam dari Universitas Prima Indonesia. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non-probability sampling yang dikombinasikan dengan strategi purposive sampling. Teknik uji korelasi Spearman adalah strategi pengujian yang digunakan dalam penelitian ini. Temuan penelitian menunjukkan bahwa tidak ada korelasi antara fleksibilitas tubuh dan indeks massa tubuh karena indeks massa tubuh tidak dapat menilai komposisi tubuh seseorang secara keseluruhan, yang mencakup massa otot dan kandungan lemak. Namun, jenis kelamin memang berdampak pada fleksibilitas tubuh karena pria cenderung lebih aktif secara fisik daripada wanita.
Analisa Jumlah Kunjungan Klien VCT Sebelum, Selama dan Setelah Pandemi Covid – 19 di Klinik Pratama PKBI DKI Jakarta dengan Metode Run Chart Teza Farida; Ahmad Syafiq
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.33673

Abstract

Pandemi Covid-19 mempunyai dampak yang  signifikan terhadap upaya penurunan angka penularan HIV dan AIDS  dimana klien yang mengakses layanan VCT terkendala dalam mengakses layanan tes HIV. Tujuan Penelitian: Untuk menganalisis kunjungan klien yang melakukan  Voluntary Counseling and Testing (VCT) menggunakan run chart sebelum dan sesudah pandemi Covid -19. Bahan dan Metode: Proses pengumpulkan data berasal dari catatan medis elektronik di Klinik Pratama PKBI DKI Jakarta terkait dengan jumlah kunjungan VCT sebelum dan setelah pandemi Covid - 19. Metode penelitian ini adalah studi kualitatif dengan melakukan wawancara dan metode kuantitatif berupa analisis data kunjungan VCT dengan menggunakan run chart untuk mengidentifikasi tren dan pola kunjungan VCT sebelum, selama, dan setelah pandemi Covid -19. Penelitian ini menggunakan data primer  pasien yang berkunjung ke Klinik Pratama PKBI DKI Jakarta untuk VCT periode 2013 sampai 2023. Hasil: strategi untuk memastikan kesinambungan perawatan bagi klien  yang melakukan VCT setelah pandemi Covid - 19. Studi ini berkontribusi pada pemahaman tentang dampak pandemi pada layanan HIV dan menekankan pentingnya kemudahan  akan akses ke layanan kesehatan penting selama situasi krisis seperti pandemi Covid - 19. Kesimpulan: Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengembangkan dan mengevaluasi intervensi untuk mengurangi dampak pandemi  pada perawatan HIV dan AIDS untuk memastikan bahwa klien mendapatkan akses layanan VCT yang baik
Efektivitas Otago Home Exercise Programme terhadap Risiko Jatuh Pada Lansia di Daerah Perbatasan Indonesia Malaysia Sri Ariyanti
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.33736

Abstract

Menurut WHO, lansia merupakan seseorang yang berusia lebih dari 60 tahun dimana periode ini menjadi salah satu fase yang dilewati oleh seluruh manusia. Seiring bertambahnya usia, lansia akan mengalami berbagai masalah yang kompleks baik secara fisik, biologis, psikologis serta sosial ekonomi. Pada lansia, risiko jatuh sering terjadi dikarenakan mengalami penurunan gangguan keseimbanga dan adanya fungsi fisiologis yang berubah. Keseimbangan merupakan kemampuan seseorang dalam mempertahankan posisi tubuh ketika ditempatkan di berbagai posisi. Bertambahnya usia dapat menyebabkan penurunan berbagai macam fungsi, salah satunya yaitu fungsi fisiologis tubuh sehingga akan berpengaruh pada pengontrol keseimbangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas latihan otago home exercise program terhadap risiko jatuh pada lansia. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Jagoi yang merupakan salah satu daerah yang berbatasan dengan Malaysia. Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan Juli sampai Agustus 2024 sebanyak 42 responden. Metode penelitian menggunakan metode pre eksperimental, dengan desain penelitian one group pretest - posttest design, dengan membandingkan hasil dari pretest dan posttest. Latihan otago home exercise programme dilakukan 3 kali seminggu selama 4 minggu, kemudian dilakukan evaluasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari total 42 responden diketahui bahwa 100% berada pada usia lansia 60-79 tahun dengan jenis kelamin paling besar adalah perempuan sebanyak 36 responden atau 85,7%. Sebelum responden mengikuti latihan Otago home exercise Programme menunjukkan bahwa lansia mempunyai resiko jatuh tinggi sebesar 57,1% dan rendah sebesar 42,9%. Sesudah mengikuti latihan Otago home exercise Programme menunjukkan bahwa lansia memiliki risiko jatuh rendah sebesar 66,7% dan tinggi sebesar 33,3%. Hasil perbandingan resiko jatuh pada lansia sebelum dan sesudah mengikuti latihan Otago home exercise Programme menunjukkan bahwa setelah mengikuti latihan terjadi penurunan risiko jatuh dari risiko tinggi jatuh sebesar 57,1% menurun menjadi 33,3%. Latihan otago home exercise programme ini dapat menurunkan risiko jatuh, hal ini dapat dilihat dari nilai signifikansi p=0,000.

Page 88 of 242 | Total Record : 2415