cover
Contact Name
Zurrahmi
Contact Email
zurrahmi10@gmail.com
Phone
+6285265992150
Journal Mail Official
zurrahmi10@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ners
ISSN : -     EISSN : 25802194     DOI : 10.31004
Core Subject : Health,
Fokus Jurnal Ners meliputi bidang kajian riset keperawatan diantaranya Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Anak, Keperawatan Lansia, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Keluarga, Keperawatan Masyarakat, Manajemen Keperawatan dan Terapi Komplementer yang dapat menunjang tindakan keperawatan Jurnal Ners dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jurnal Ners adalah pengembangan dari Jurnal Program Studi Keperawatan STIKes Tuanku Tambusai yang mulai melakukan publikasi cetak tahun 2012 seiring dengan perubahan bentuk Institusi menjadi Universitas Pahlawan
Articles 2,354 Documents
Saliva Sebagai Alat Bantu Diagnostik Etiologi Gangguan Gerak Hiperkinetik: Tinjauan Literatur Prospek Masa Depan Diagnosis Non-Invasif Ahmad Haris Setiawan
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.34325

Abstract

Pemeriksaan penunjang diagnostik etiologi dari gangguan gerak sering kali bersifat invasif seperti membutuhkan darah atau cairan serebrospinal. Banyaknya kemungkinan etiologi penyebab gangguan gerak, menjadikan pemeriksaan invasif terasa tidak nyaman seperti menimbulkan nyeri. Tinjaun literatur ini bertujuan untuk meninjau prospektif masa depan alat bantu diganostik menggunakan saliva pada beberapa penyebab gangguan gerak. Secara naratif, literatur yang dipublikasi sejak Januari 2019 hingga Agustus 2024 di PubMed, Google Scholar, SINTA, dan Scopus akan ditinjau. Sebanyak 9 publikasi melaporkan hasil penelitian primer terhadap penggunaan saliva sebagai alat bantu diagnostic untuk penyakit Parkinson’s disease, Huntington disease, dan Wilson disease. Pada saliva terkandung protein dan metabolit yang dapat secara unik membedakan pasien gangguan gerak dengan kontrol sehat. Protein dan metabolit tersebut sejalan dengan patofisiologi yang mendasari etiologi penyakit, namun bukan berarti pemeriksaan saliva berspesifisitas tinggi. Hal itu dikarenakan terdapat penyakit lain dengan patofisiologi yang sama. Beberapa penelitian masih terbatas pada tingkat identifikasi protein atau metabolit yang dapat berguna, namun terdapat juga penelitian yang telah mengembangkan alat otomatis untuk tes saliva.
Hubungan Lama Waktu Duduk dan Posisi Duduk Terhadap Keluhan Low Back Pain Pada Pekerja Kantoran di Kabanjahe Kabupaten Karo Grace Angelina Br Tarigan; Edlin Edlin; Ade Indra Mukti
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.34421

Abstract

Salah satu masalah kesehatan yang paling sering dikeluhkan masyarakat ialah sakit punggung bagian bawah atau dikenal juga sebagai Low back pain (LBP), dikarenakan duduk dalam jangka waktu yang lama.Salah satu penyebab nyeri punggung bawah, yang merupakan penyakit musculoskeletal yang salah satu penyebabnya adalah postur tubuh yang salah, seperti duduk atau berdiri dalam waktu lama, terlalu banyak membungkuk atau melakukan gerakan berulang-ulang saat bekerja. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menilai hubungan durasi waktu duduk dan posisi duduk terhadapa keluhan low back pain. . Jenis Penelitian yang digunakan ialah kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional, metode penelitian ini melibatkan survei dengan 100 orang pegawai kantoran di Kabanjahe Kabupaten Karo yang berusia 25-56 tahun. Lokasi Penelitian ini dilakukan di Gedung Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Karo. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan SPSS (Statistical Package for the Social Sciences). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat adanya hubungan signifikan antara posisi duduk dan keluhan low back pain.
Pengaruh SAKE Ice Sorbet Mengandung Buah Sirsak (Annona muricata L.) dan Daun Kelor (Moringa oleifera) terhadap Lingkar Pinggang pada Remaja Pra-Sindrom Metabolik Yulistianingsih, Ari; Firdaus, Asep Novi Taufiq
Jurnal Ners Vol. 8 No. 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i2.35110

Abstract

Upaya pencegahan sindrom metabolik pada remaja dapat dilakukan pada saat kondisi pra-sindrom metabolik. Es krim merupakan makanan populer yang digemari oleh kelompok remaja karena rasanya yang manis dan segar. Sirsak (Annona muricata) merupakan tanaman tropis yang mempunyai efek antioksidan. Daun kelor (Moringa oleifera) merupakan salah satu pangan fungsional yang mengandung antioksidan dan mempunyai efek anti-obesitas. Riset pra-eksperimental dengan rancangan one group pre-test post-test design ini bertujuan untuk menganalisis konsumsi SAKE (buah sirsak dan daun kelor) ice sorbet yang mengandung buah sirsak dan daun kelor terhadap lingkar pinggang remaja pra-sindrom metabolik. Sebanyak 15 remaja pra-sindrom metabolik di MAN 1 Kabupaten Cirebon mendapat SAKE ice sorbet 21 hari dengan dosis 1x 100 ml per hari. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa tidak ada pengaruh pemberian SAKE ice sorbet terhadap lingkar pinggang (p=0,78) dan tidak ada perbedaan tingkat kecukupan energi sebelum dan setelah intervensi (p>0,05). SAKE ice sorbet dapat menjadi alternatif inovasi es krim sehat berbasis pangan fungsional, namun penurunan lingkar pinggang pada remaja harus diikuti dengan perbaikan pola makan dan aktivitas fisik yang signifikan.
Optimalisasi Produktivitas Amma Pabalu Dalam Program ASI Ekslusif Terintegrasi Nilai-Nilai Ekonomi dan Budaya Sartika S; Andi Elis; Badriani Badawi
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.35273

Abstract

Pada era global sekarang ini Perempuan semakin menguatkan perannya sebagai pelaku ekonomi dan seorang ibu. Salah satunya Amma Pabalu (Ibu Penjual) di Pasar Tradisional Kota Makassar. Permasalahan yang muncul terkait produktivitas Amma Pabalu sebagai ibu yang memiliki bayi dan memberikan ASI eksklusif dalam menjalankan usahanya. Kondisi Pasar yang ramai dengan para pembeli dan penjual menyebabkan kurangnya Bonding Atteachment pada ibu dan bayinya. Juga kurangnya pengetahuan tentang ASI Ekslusif yang membuat Amma Pabalu mengesampingkan permasalahan tersebut. Sehingga sangat penting untuk mendukung Program ASI Eksklusif yang terintegrasi dengan budaya lokal. Tujuan Penelitian ini untuk Mengidentifikasi dan menilai Produktivitas Amma Pabalu sebelum dan sesudah mengimplementasikan program ASI Eksklusif terintegrasi nilai-nilai ekonomi dan budaya dengan menggunakan metode Quasy Eksperiment yang terdiri dari kelompok perlakuan dan kontrol kontrol. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa statistik dengan mann-whitney diketahui bahwa nilai Asymp. Sig (2-tailed) sebesar 0,22 lebih besar dari > nilai probabilitas 0,05. Dengan demikian menunjukkan bahwa ada perbedaan uji coba antara kelompok kontrol dengan kelompok eksperimen yang signifikan dengan penerapan media edukasi poster dan flipchart. Dengan adanya sikap positif ini, intervensi yang direncanakan dapat memiliki potensi yang besar untuk diterima dan dijalankan di lingkungan pasar tradisional Kota Makassar.
Perbandingan Efektivitas Madu Dengan Ekstrak Buah Bit (Beta Vulgaris) Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin (Hb) Pada Remaja Putri Ridni Husnah; Fitriani Fitriani; Dita Cahya Olivia
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.35376

Abstract

Adolescence is a form of transition from childhood to adulthood which is characterized by biological, cognitive, and emotional changes. Nutritional status of adolescents nationally, the prevalence of BMI/U in adolescents aged 13-15 years who are very thin and thin is 8.7%, normal 79.3%, obese and obese 11.9%. In adolescents aged 16-18 years who experience very thin and thin nutritional status, which is 8.1%, normal 7.8%, obese and obese 13.5%. Beetroot fruit has several nutrients contained, including, vitamins A, B, C. Beets are also a source of minerals such as phosphorus, calcium and iron. The purpose of this study is to prevent anemia in adolescent girls by giving Honey and Beetroot Extract. Methods This study uses a quasi-experiment using a Pre and Post-Test Research Design With Countrol Group. This study looked at the Effectiveness of Honey with Beetroot Fruit Extract (Beta Vulgaris) on Increasing Hemoglobin (Hb) Levels in Adolescent Girls before and after the intervention. Based on the results of Wilcoxon's ppst hoc in intervention group 1 and intervention 2 before and after being given beet extract and honey combination beet extract, P=0.001 was obtained greater than the value of p<0.005. This shows that the difference in hemoglobin levels in groups 1 and 2 has increased. This data was also seen after the Friedman test in intervention group 1 there was an increase in hemoglobin levels between before and after treatment with a difference of 37.62 and statistically significant with a value of p = 0.03 where p<0.05. So the results were obtained that there was a difference in hemoglobin levels before and after the administration of beet fruit extract and honey in the intervention group which increased significantly
Hubungan Quick Blood dan Ultrafiltration Goals terhadap Kejadian Kram Pada Pasien dengan Hemodialisa di RSUD Kardinah Tegal Geglorian, Theodora Rosaria; Hidayati, Sri; Ratnaningsih, Ani; Atmaja, Arifin Dwi
Jurnal Ners Vol. 8 No. 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i2.35673

Abstract

Tingginya angka penyakit ginjal kronik yang menjalani hemodialisa. Di mana dari tahun 2015 sebanyak 15.524 meningkat menjadi 77.892 pada tahun 2017, dan diprediksi akan semakin meningkat tiap tahunnya. Hal ini menimbulkan keresahan bagi seluruh masyarakat. Salah satu kejadian yang dapat terjadi pada pasien hemodialisa yaitu munculnya kram. Kejadian kram ini dipengaruhi oleh beberapa faktor yang belum jelas. Dari beberapa penelitian yang telah dipelajari bahwa faktor yang berhubungan belum diujikan. Maka pada penelitian ini akan dikaukan uji untuk mengetahui hubungan quick blood (QB) dan ultrafiltration goals (UFG) terhadap angka kejadian kram pada pasien dengan hemodialisa di RSUD Kardinah Tegal. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan pengambilan sampe dengan purposive sampling. Didapatkan jumlah responden sejumlah 50 responden yang bersedia dan mejalani hemodialisa. Didapatkan nilai F hasil (3.331) > F tabel (2.802) untuk QB dan nilai F hasil (10.902) > F tabel (2.802) untuk UFG. Berdasarkan hasil bahwa ada hubungan antara QB dan UFG terhadap angka kejadian kram pada pasien hemodialisa. Adanya hubungan antara QB dan UFG terhadap angka kejadian kram, maka pemberi pelayanan kesehatan khususnya hemodialisa harus lebih hati-hati, baik penentuan QB dan UFG, pengkajian berkala tentang kejadian kram pada pasien dan mempersiapkan kebutuhan (pengobatan) jika kram terjadi. 
Pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap Pengetahuan Siswa SMP tentang Pencegahan Tuberculosis Paru (TBC) Ni’mah, Jumrotun; Satria, Ramadhan Putra; Indrastuti, Arriani; Risnanto, Risnanto
Jurnal Ners Vol. 8 No. 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i2.35681

Abstract

Kasus Tuberculosis Paru pada anak  di Indonesia setiap tahunnya mengalami peningkatan secara terus menerus. pemberian pendidikan kesehatan pada anak SMP  sangat efektif untuk  meningkatkan pengetahuan dan merubah perilaku anak dari kebiasaan anak-anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan Tuberculosis Paru(TBC Paru)  pada anak SMP serta untuk mengetahui pengaruh pemberian edukasi pada anak SMP tentang pencegahan Tuberculosis Paru (TBC). Penelitian ini menggunakan metode Quasi Experimen Non Equivalent Control Group Design Pretest and Posttest. Melakukan pengukuran terhadap dua kelompok yakni kelompok kontrol dan kelompok intervensi. dengan teknik Purposive Sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah anak SMP berjumlah 30 siswa kelas 3A sebagai kelompok kontrol dan kelas 3B sebagai kelompok intervensi. Pengumpulan data dilakukan dengan pengisian kuesioner berisikan 20 pertanyaan. Berdasarkan hasil penelitian gambaran tingkat pengetahuan pada kelompok kontrol intervensi sebelum edukasi sebesar 66% kategori buruk, setelah diberikan edukasi sebesar 96,7% kategori baik. Pada kelompok kontrol gambaran tingkat pengetahuan pada saat pretest dan posttest masing-masing sebesar 50% kategori buruk. Hasil analisis pada kelompok intervensi secara signifikan terdapat perbedaan tingkat pengetahuan antara pretest dan posttest (p value=0,027). Pada kelompok kontrol secara signifikan tidak terdapat perbedaan tingkat pengetahuan antara pretest dan posttest (p value=0,866).
Efektivitas Video Edukasi Manajemen Efek Kemoterapi VCD (Video Cindy Dini) terhadap Pengetahuan, Mukositis dan Fatigue pada Anak Kanker Maulinda, Dini; Dale, Dewinny Septalia; Febriyeni, Cindy; Alfianur , Alfianur; Wildayani, Grensia; Parluhutan, Samuel
Jurnal Ners Vol. 8 No. 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i2.36477

Abstract

Anak-anak dengan kanker membutuhkan perawatan jangka panjang yang melibatkan peran aktif keluarga, terutama orangtua sebagai caregiver. Pengobatan kanker melalui kemoterapi dapat menimbulkan berbagai efek samping fisik dan psikologis, seperti mukositis dan fatigue, yang berpotensi mempengaruhi kualitas hidup serta keberhasilan pengobatan anak. Edukasi yang tepat kepada orangtua mengenai manajemen efek samping kemoterapi sangat penting untuk mendukung perawatan anak secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh video edukasi manajemen efek kemoterapi terhadap pengetahuan caregiver, serta dampaknya terhadap mukositis, dan fatigue pada anak dengan kanker. Penelitian ini dilakukan di Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) Riau dengan menggunakan desain kuantitatif quasi experiment dan pendekatan pre-test dan post-test non-equivalent control group. Instrumen yang digunakan meliputi kuesioner pengetahuan orangtua tentang manajemen efek kemoterapi, OAG untuk mukositis, dan FOA-A untuk fatigue. Berdasarakan hasil penelitian dengan menggunakan uji independent t test didapatkan perbedaan rerata nilai mucositis yaitu 0.028 (p<0.05) dan nilai fatigue yaitu 0.000 (p<0.05), sementara tidak terdapat perbedaan nilai pengetahuan yaitu 0.90 (p>0.05). Kesimpulannya terdapat perbedaan rerata nilai mukositis, dan fatigue anak yang mengalami kanker setelah diberikan video edukasi. Penerapan Video edukasi dapat memberikan informasi dan dapat membantu anak dan keluarga dalam manajemen efek kemoterapi di YKAKI Riau.
Hubungan Self Care Behavior dengan Kualitas Hidup Pada Pasien Hipertensi Dalam Kehamilan di Rumah Sakit Umum Daerah Cut Nyak Dhien Junaidi, Turno; Yuliana, Yuliana; Idawati, Idawati; Amni, Nailatul
Jurnal Ners Vol. 8 No. 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i2.36505

Abstract

Hipertensi merupakan masalah medis yang umum di temui selama kehamilan dan menjadi kontribusi terbesar penyebab kematian. Hipertensi ini diangap dengan istilah “Silent Killer’ dimana gejala yang dialami tidak terlihat jelas bahkan sebagian kasus muncul tanpa sebab yang spesifik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan self-care maintenance, self-care monitoring, self-care management dengan kualitas hidup pada pasien hipertensi dalam kehamilan di Rumah Sakit Cut Nyak Dhien Meulaboh Kabupaten Aceh Barat 2023. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain yang digunakan pada saat penelitian yaitu desain analitik dengan pendekatan cross sectional dengan sasaran sampel ibu hamil yang berjumlah 151 orang. Berdasarkan data World Health Organization tahun 2023 jumlah hipertensi dalam kehamilan meningkat dari tahun 2022 berkisar 94 juta menjadi 128 juta pada tahun 2023. Sedangkan di Indonesia di perkirakan hipertensi pada ibu hamil sebanyak 309.620 dan angka kematian akibat hipertensi sekitar 42.218 ibu hamil akibat kurangnya pemeriksaan selama kehamilan. Bahaya yang ditimbulkan pada kasus hipertensi dalam kehamilan ini yaitu preeklampsian pada ibu dan terjadi gawat janin serta dapat meningkatkan resiko penyakit jantung, otak, ginjal. Upaya untuk menangani hal tersebut dilakukan dengan perilaku perawatan diri (self care behavior) merupakan proses mejaga kesehatan, memantau tanda dan gejala, serta merespon dengan segera tanda dan gejala penyakit.
Efficiency Of The Drug Free Village (Village Program Shines In The City Of Semarang Febriana, Anita; Yuniningsih, Tri; Putranti, Ika Riswanti
Jurnal Ners Vol. 8 No. 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i2.36522

Abstract

The Drug-Free Village program, known as "Desa Bersinar" in the City of Semarang, aims to combat drug abuse and promote a healthy, safe environment. This study evaluates the efficiency of the program's implementation by examining its planning, execution, and outcomes in reducing drug-related activities. Utilizing a mixed-method approach, data was collected from both quantitative surveys and qualitative interviews with village leaders, local government officials, and residents. The findings reveal that although the program has raised awareness and involved community participation, certain challenges such as lack of resources, insufficient coordination between agencies, and inadequate monitoring persist. These factors have impacted the overall efficiency and sustainability of the program. Furthermore, the study highlights the need for enhanced collaboration between local authorities and national drug enforcement bodies, as well as increased funding and training for community leaders. In conclusion, while Desa Bersinar has made significant strides in addressing drug issues in Semarang, more focused efforts are needed to improve its long-term effectiveness. Recommendations include reinforcing local support structures and creating better strategies for continuous monitoring and evaluation. This research contributes to the understanding of community-driven approaches in the fight against drug abuse at the village level.

Page 89 of 236 | Total Record : 2354