cover
Contact Name
Zurrahmi
Contact Email
zurrahmi10@gmail.com
Phone
+6285265992150
Journal Mail Official
zurrahmi10@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ners
ISSN : -     EISSN : 25802194     DOI : 10.31004
Core Subject : Health,
Fokus Jurnal Ners meliputi bidang kajian riset keperawatan diantaranya Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Anak, Keperawatan Lansia, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Keluarga, Keperawatan Masyarakat, Manajemen Keperawatan dan Terapi Komplementer yang dapat menunjang tindakan keperawatan Jurnal Ners dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jurnal Ners adalah pengembangan dari Jurnal Program Studi Keperawatan STIKes Tuanku Tambusai yang mulai melakukan publikasi cetak tahun 2012 seiring dengan perubahan bentuk Institusi menjadi Universitas Pahlawan
Articles 2,415 Documents
Mikrobiota Usus dan Diabetes Mellitus Tipe 2: Sebuah Tinjauan Komprehensif Marcel Antoni; Ade Dharmawan
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.38278

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 (DMT2) adalah penyakit metabolik yang sangat umum di seluruh dunia. Menurut studi terbaru, patofisiologi DMT2 berkaitan dengan keseimbangan mikrobiota usus. Tinjauan pustaka ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara mikrobiota usus dan DMT2, mengevaluasi jalur biologis yang mendasari, dan menyelidiki terapi berbasis mikrobiota. Melalui proses yang meliputi sintesis metabolit mikroba, peradangan sistemik, dan permeabilitas usus, mikrobiota usus memainkan peran penting dalam DMT2. Sensitivitas insulin dan kontrol glikemik dapat ditingkatkan dengan pendekatan terapi seperti transplantasi mikrobiota fekal (FMT), penggunaan probiotik, dan prebiotik. Meskipun temuan ini dapat memberikan informasi untuk strategi pencegahan dan pengobatan DMT2, penelitian lanjutan diperlukan untuk memahami mekanisme spesifik dan mengembangkan intervensi yang lebih efektif.
Hubungan Kepatuhan Mengkonsumsi Tablet Fe dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Puskesmas Rumbio Kampar Erlinawati Erlinawati; Milda Hastuty
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.39052

Abstract

Menurut World Health Organization (WHO) pada tahun 2014, sebanyak 40% kematian ibu di negara berkembang berkaitan dengan anemia pada kehamilan dan sebagian besar disebabkan oleh kekurangan zat besi dan perdarahan akut, dan tidak jarang keduanya saling berinteraksi. Prevalensi anemia di Indonesia masih cukup tinggi yaitu 50,9% pada ibu hamil, hasil Riset Kesehatan Dasar (2015) di provinsi Riau angka kejadian anemia pada ibu hamil, masih tergolong tinggi yaitu 37,1%. Di Kabupaten Kampar angka anemia pada ibu hamil pada tahun 2016 sebesar 16,03%, sedangkan pada tahun 2017 sebesar 32,59%. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif analitik dengan desain cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret 2023 di wilayah kerja Puskesmas Rumbio Kabupaten Kampar. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang berjumlah 385 orang dengan jumlah sampel 78 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Analisis data univariat, bivariat dan multivariat menggunakan uji statistik chi square dan analisis multivariat regresi logistik. Hasil penelitian analisis bivariat diperoleh hasil terdapat hubungan kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe berhubungan secara signifikan dengan anemia (p value < ? 0,05). Kesimpulan terdapat hubungan antara kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe dengan anemia pada ibu hamil. Diharapkan kepada ibu hamil untuk patuh dan tepat waktu dalam mengkonsumsi tablet Fe agar terhindar dari kejadian anemia pada kehamilan.
Pengaruh Pemberian Permen Jahe Merah Terhadap Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester I di Wilayah Kerja Puskesmas Pantai Amal Zulfa Rahmalia Khairani; Ririn Ariyanti; Ika Yulianti
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.30258

Abstract

Emesis gravidarum umum terjadi pada trimester pertama kehamilan dan berisiko menjadi hyperemesis gravidarum bila tidak ditangani. Jahe merah mengandung minyak atsiri yang bersifat menenangkan dan gingerol yang mampu menurunkan frekuensi emesis gravidarum. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh permen jahe merah terhadap frekuensi emesis gravidarum pada ibu hamil trimester 1 di wilayah kerja Puskesmas Pantai Amal Kota Tarakan. Jenis penelitian quasi-eksperimental dengan rancangan Nonequivalent Control Group Design dan teknik purposive sampling. Sampel penelitian sebanyak 20 responden yaitu 10 responden kelompok perlakuan yang diberikan kombinasi permen jahe merah dan vitamin B6 dan 10 responden kelompok kontrol yang diberikan vitamin B6 selama 7 hari, vitamin B6 diberikan sesuai standar klinis dan permen jahe merah 1 butir/ hari yang terkandung 1 gram jahe merah. Instrumen penelitian ini menggunakan PUQE 24. Hasil analisa menunjukkan tidak ada pengaruh signifikan dari pemberian permen jahe merah terhadap emesis gravidarum, dengan p value 0,223 (> 0,05). Namun terdapat selisih rata-rata frekuensi emesis gravidarum sebelum dan setelah perlakuan, diketahui kelompok perlakuan 3,5 dan kelompok kontrol 3 dengan selisih rata-rata 0,5. Tidak ada pengaruh signifikan namun permen jahe merah dapat dipertimbangkan sebagai terapi non farmakologi dan kombinasi pengobatan bersama vitamin B6 untuk menurunkan frekuensi mual muntah pada ibu hamil trimester pertama.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu Dalam Pemberian MP-ASI dengan Status Gizi Pada Anak Usia 6-24 Bulan di Puskesmas Simpang Kawat Kota Jambi Fina Sintia; Fadliyana Ekawaty; Yusnilawati Yusnilawati
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.30610

Abstract

Status gizi anak masih menjadi permasalahan di dunia. WHO mengemukakan bahwa anak-anak balita, lebih dari 49 juta mengalami kurus dan hampir 17 juta anak sangat kurus serta lebih dari 40 juta kejadian angka obesitas di dunia pada tahun 2018. Gizi kurang akan berdampak terhadap pertumbuhan, kekurangan tenaga untuk beraktivitas, pertahanan tubuh, gangguan perkembangan fungsi otak. Status gizi dipengaruhi asupan nutrisi anak yang dapat diperoleh dari pemberian makanan tambahan. Maka dilakukan penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu dalam pemberian MP-ASI dengan status gizi pada anak usia 6-24 bulan di Puskesmas Simpang Kawat Kota Jambi. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 311 didapatkan 81 sampel menggunakan teknik accidental sampling. Analisis data bivariat menggunakan uji korelasi Spearman-Rho. Hasil penelitian menunjukkan ada korelasi antara pengetahuan ibu tentang MP-ASI dengan status gizi anak dengan p-value 0,013<0,05 dan r = 0,274 dan ada korelasi antara sikap ibu dalam pemberian MP-ASI dengan status gizi anak dengan p-value 0,009<0,05 dan r = 0,288. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan terdapat hubungan bermakna antara pengetahuan dan sikap ibu dalam pemberian MP-ASI dengan status gizi pada anak usia 6-24 bulan di Puskesmas Simpang Kawat Kota Jambi dengan arah hubungan positif dan kekuatan hubungan cukup
Pengaruh Pemberian Jahe Merah Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Luka Perineum Pada Ibu Nifas di Rumah Sakit Umum Carsa Kota Tarakan Enilin Oktovianus; Ririn Ariyanti; Nurrahmi Umami
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.30976

Abstract

Nyeri luka perineum yang tidak ditangani dengan baik dapat menyebabkan ketidaknyamanan seperti nyeri dan takut melakukan mobilisasi dini yang memicu subinvolusi, pengusiran lochea yang buruk, dan perdarahan postpartum yang dapat meningkatkan risiko kematian ibu. Jahe merah mengandung minyak atsiri seperti gingerol, shoagal dan zingerone yang cukup kaya dan memiliki efek pereda nyeri, kandungan kimia gingerol pada jahe merah mampu memblokir prostaglandin sehingga nyeritermasuk nyeri perineum dapat mereda. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian jahe merah terhadap penurunanintensitas nyeri luka perineum pada ibu nifas di RSU Carsa Kota Tarakan. Metode penelitian ini adalah quasy eksperimentaldesign dengan rancangan penelitian pre-test dan post test. Populasi dalam penelitian adalah seluruh ibu nifas yang melakukanrawat inap hari pertama di bulan Mei-Juni 2024. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 20 responden dengan teknik pengambilan sampel dengan Accidental Sampling, rsponden dibagi menjadi kelompok perlakuan dan kelompok kontrol yang diberikan intervensi selama 6 hari. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan NRS (Numeric Rating Scale). Hasil analisabivariat menggunakan uji Mannwhitney dengan p value = 0,235 (> 0,05) yang berarti tidak ada pengaruh pemberian jahe merah terhadap penurunan intensitas nyeri luka perineum pada ibu nifas, maka Ha ditolak dan H0 diterima. Namun, berdasarkan nilai mean ada perbedaan nilai skala nyeri sebelum dan sesudah diberikan intervensi pada kedua kelompok yaitu, kelompokperlakuan 4,9 dan kelompok kontrol 4,2. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tampak ada perbedaan yang mana pada kelompok perlakuan rata-rata lebih tinggi dari pada kelompok kontrol dengan selisih 0,7. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi layak untuk memberikan informasi kepada masyarakat terkait pengobatan secara non farmakologis seperti jahe merah untuk menurunkan intensitas nyeri luka perineum pada ibu nifas Kata Kunci: Jahe Merah, Nyeri, Luka Perineum, Ibu Nifas Abstract The unattended perineal wound pain can cause discomfort such as pain and fear of early mobilization, which triggerssubinvolution, poor lochia expulsion, and postpartum bleeding that can increase the risk of maternal death. Red ginger contains essential oils such as gingerol, shoagal, and zingerone, which are quite rich and have pain- relieving effects. The chemical content of gingerol in red ginger can block prostaglandins, thus reducing pain, including perineal pain. The purpose of this study is to determine the effect of red ginger on reducing the intensity of perineal wound pain in postpartum mothers at CarsaKota Tarakan Hospital. The research method used a quasi- experimental design with a pre-test and post-test research design. The population in the study was all postpartum mothers who were hospitalized on the first day in May-June 2024. The sample in this study consisted of 20 respondents using Accidental Sampling technique, divided into treatment and control groups, given intervention for 6 days. The instrument in this study used the NRS (Numeric Rating Scale). The bivariate analysis results using the Mann-Whitney test with a p-value = 0.235 (> 0.05) mean that there is no effect of red ginger on reducing the intensity of perineal wound pain in postpartum mothers, so Ha is rejected and H0 is accepted. However, based on the mean value, there is a difference in pain scale values before and after the intervention in both groups, the treatment group 4.9 and the control group 4.2. It can be concluded that there is a difference, where the average in the treatment group is higher than in the control group with a difference of 0.7. It is hoped that this study can provide information to the public regarding non- pharmacologicaltreatment such as red ginger to reduce the intensity of perineal wound pain in postpartum mothers. Keywords: Red Ginger, Pain, Perineal Wound, Postpartum Mothers
Hubungan Pengetahuan dan Dukungan Tenaga Kesehatan Terhadap Perilaku Deteksi Dini Kanker Serviks Pada WUS di Wilayah Kerja Puskesmas Kebun Handil Reren Gianovanza; Muthia Mutmainnah; Sri Mulyani
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.30980

Abstract

Di Indonesia, wanita yang melakukan deteksi dini kanker serviks terbilang masih rendah, hal ini disebabkan oleh kurangnya kesadaran dan edukasi membuat banyak WUS tidak menyadari pentingnya deteksi dini kanker serviks. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan dukungan tenaga kesehatan terhadap perilaku deteksi dini kanker serviks pada WUS di Wilayah Kerja Puskesmas Kebun Handil Kota Jambi. Metode: Jenis penelitian ini merupakan korelasional dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 108 responden dengan teknik pengambilan sampel non probability sampling melalui purposive sampling. Hasil: Didapatkan hubungan pengetahuan dengan perilaku deteksi dini kanker serviks dengan p-value 0,001 (<0,05) dan hubungan dukungan tenaga kesehatan terhadap perilaku deteksi dini kanker serviks dengan p-value 0,000 (<0,05). Dapat disimpulkan bahwa adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan perilaku deteksi dini kanker serviks dan adanya hubungan yang signifikan antara dukungan tenaga kesehatan terhadap perilaku deteksi dini kanker serviks pada WUS di Wilayah Kerja Puskesmas Kebun Handil Kota Jambi. Kata Kunci: Pengetahuan, dukungan tenaga kesehatan, perilaku deteksi dini kanker serviks, wanita usia subur.
Group Psychoterapy dengan Media Video Tutorial untuk Meningkatkan Kemandirian Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Masyarakat Dyah Wahyuningsih; Widyo Subagyo
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.31000

Abstract

Prevalensi gangguan jiwa di Indonesia masih tinggi. Data Kementrian Kesehatan RI tahun 2018 mencatat dari jumlah penduduk Indonesia berusia lebih dari 15 tahun ada 9,8 persen atau lebih dari 20 juta orang terkena gangguan mental emosional sebanyak 6,1 persen atau sekitar 12 juta orang mengalami depresi dan 450.000 menderita skizofrenia/psikosis yang merupakan gangguan jiwa berat. Diperlukan upaya rehabilitatif kesehatan jiwa untuk mencegah disabilitas, memulihkan fungsi sosial, fungsi okupasional dan memberikan kemampuan ODGJ agar mandiri di masyarakat melalui intervensi group psychotherapy dengan media video tutorial. Tujuan penelitian mengidentifikasi pengaruh group psychoteraphy dengan media video tutorial terhadap kemandirian ODGJ. Desain penelitian one group pre dan posttest design. Sampel penelitian adalah pasien gangguan jiwa di wilayah Puskesmas Sumbang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah berjumlah 52 orang. Instrumen untuk mengukur kemandirian menggunakan skala Barthel Index. Analisis perbedaan kemandirian ODGJ sebelum dan sesudah group psychotheraphy dengan media video tutorial menggunakan uji pearson correlation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan group psychoteraphy dengan media video tutorial terhadap tingkat kemandirian ODGJ ditunjukkan dengan p value 0,000 (< 0,05).
Gambaran Kinerja Perawat Dalam Pemberian Pelayanan Keperawatan Di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Islam Arafah Jambi Thresyanty Elsye Sasmita; Yusnilawati Yusnilawati; Indah Mawarti
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.31075

Abstract

Mutu pelayanan rumah sakit dapat ditentukan dari kualitas pelayanan yang perawat berikan. Kinerja perawat mempunyai fungsi sebagai tolak ukur layanan keperawatan, kinerja perawat yang kurang baik dapat dikeluhkan oleh pasien sebagai penerima asuhan tindakan keperawatan. Hal ini dapat menjadi gambaran tingkat keberhasilan pelayanan sebuah rumah sakit, yang secara tidak langsung menggambarkan kemampuan perawat dalam menerapkan standar asuhan keperawatan. Diruang rawat inap Rumah Sakit Islam Arafah terdapat masalah kinerja perawat dalam pelayanan keperawatan yang penting untuk dievaluasi agar pelayanan keperawatan kepada pasien dapat berkualitas. Karakteristik responden berdasarkan umur perawat mayoritas sebanyak 45 responden (71,4%) dengan rentang umur (26-35 tahun), Jenis kelamin perawat mayoritas sebanyak 52 responden (82,5%) jenis kelamin perempuan. Masa kerja perawat mayoritas sebanyak 28 responden (44,4%) dengan masa kerja ≥ 1 tahun. Pendidikan perawat mayoritas sebanyak 38 responden (60,3%) dengan pendidikan Profesi Ners. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa kinerja perawat di ruang rawat inap Rumah sakit Islam Arafah Jambi secara keseluruhan berada dikategori Baik (38,1%) dan Cukup (61,9%).
Perbedaan Kualitas Hidup Pada Pasien TB Paru Dengan Gangguan Depresi dan Tanpa Gangguan Depresi Dwi Nur Aini; Maulidta Karunianingtyas Wirawati; Mohammad Arifin Noor; Desi Ramadhani; Muhammad Azkanni’am
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.31194

Abstract

Tuberkulosis paru (TB Paru) merupakan suatu penyakit yang menular dan disebabkan oleh disebabkan Mycobacterium tuberculosis (M.tb)  yang menyerang saluran pernafasan bagian bawah. Bakteri ini, sebagian besar masuk ke dalam jaringan paru melalui airbone infection dan selanjutnya mengalami proses yang dikenal sebagai focus primer. Pengobatan TB Paru yang membutuhkan waktu lama dan seringkali menimbulkan efek samping dapat menimbulkan masalah psikologis seperti stress atau depresi, sehingga tidak jarang pasien dengan penyakit TB mempunyai nilai kualitas hidup yang rendah dikarenakan depresi yang dialami pasien. Tujuan dari penelitian ini Untuk mengetahui Perbedaan Kualitas Hidup  Pada Pasien TB Paru Dengan Gangguan Depresi dan Tanpa Gangguan Depresi. Jenis penelitian ini menggunakan desain deskriptif Kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional dangan Uji Mann-Whitney. teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling.Sampel dalam penelitian ini adalah pasien TB Paru di Rumah Sakit Permata Medika Semarang yang berjumlah 32 Responden yang terbagi 16 Pasien TB Paru dengan Depresi dan 16 Pasien TB Paru tanpa Depresi. Instrument yang dipakai dalam penelitian ini Zung Self-rating Depression Scale (ZSDS) dan European Organization for the Research and Threatment of Cancer Quality of Life Quistionnaire C30 (EORTC QLQ –C30). Terdapat perbedaan kualitas hidup pada pasien TB Paru dengan depresi dan pasien TB Paru tanpa depresi. Pasien TB Paru dengan depresi cenderung memiliki kualitas hidup yang lebih rendah dibandingkan pasien TB Paru tanpa depresi
Hubungan Pengetahuan Ibu, Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dan Dukungan Suami Terhadap Pemberian ASI Eksklusif di Puskesmas Kenali Besar Kota Jambi Dewi Anggi Saputri; Muthia Mutmainnah; Fadliyana Ekawaty
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.31206

Abstract

Menurut World Health Organization dan United Nations of Children’s Fund menyatakan bahwa pencegahan kematian bayi dengan pemberian makanan yang tepat yaitu pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan kehidupan dan pengenalan makanan pendamping ASI pada usia 6 bulan bersamaan dengan pemberian ASI lanjutan hingga usia 2 tahun atau lebih. Cakupan ASI eksklusif Indonesia pada 2022 tercatat hanya 67,96%, turun dari 69,7% pada 2021. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu, inisiasi menyusu dini dan dukungan suami terhadap pemberian ASI eksklusif di Puskesmas Kenali Besar Kota Jambi. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 636 didapatkan 94 sampel menggunakan teknik purposive sampling. Analisa data menggunakan univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian didapatkan ada korelasi antara pengetahuan ibu terhadap pemberian ASI eksklusif (p=0,043), insiasi menyusu dini terhadap pemberian ASI eksklusif (p=0,047) dan dukungan suami terhadap pemberian ASI eksklusif (p=0,018). Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu, insiasi menyusu dini (IMD) dan dukungan suami terhadap pemberian ASI eksklusif di Puskesmas Kenali Besar Kota Jambi. Diharapkan tenaga kesehatan dapat mempromosikan dan memberikan dukungan yang tepat untuk membantu meningkatkan praktik ASI eksklusif dan mengurangi penggunaan susu formula tanpa indikasi medis yang jelas.

Page 90 of 242 | Total Record : 2415