cover
Contact Name
Zurrahmi
Contact Email
zurrahmi10@gmail.com
Phone
+6285265992150
Journal Mail Official
zurrahmi10@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ners
ISSN : -     EISSN : 25802194     DOI : 10.31004
Core Subject : Health,
Fokus Jurnal Ners meliputi bidang kajian riset keperawatan diantaranya Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Anak, Keperawatan Lansia, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Keluarga, Keperawatan Masyarakat, Manajemen Keperawatan dan Terapi Komplementer yang dapat menunjang tindakan keperawatan Jurnal Ners dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jurnal Ners adalah pengembangan dari Jurnal Program Studi Keperawatan STIKes Tuanku Tambusai yang mulai melakukan publikasi cetak tahun 2012 seiring dengan perubahan bentuk Institusi menjadi Universitas Pahlawan
Articles 2,354 Documents
Pengaruh Terapi Hortikultura Untuk Menurunkan Tingkat Stres Pada Lansia Azzukhrufilail Ashiyami Bilqis Aziz; Kartinah Kartinah
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.32765

Abstract

Stres merupakan salah satu gangguan mental yang paling umum pada orang lanjut usia di seluruh dunia (Salari et al., 2020). Sebagai salah satu terapi nonfarmakologis, terapi hortikultura telah mendapat perhatian yang lebih besar dari para peneliti dalam beberapa dekade terakhir. (Chu H, Chen M, Tsai C, Chan H, 2019). Terapi hortikultura semakin diterima sebagai pengobatan nonfarmakologis untuk mengurangi stres karena sifatnya yang fleksibel dan bebas efek samping. Lansia yang berpartisipasi dalam kegiatan ini, mampu mengurangi stres dan meningkatkan kepuasan sosial. Kegiatan ini bertujuan menjadikan hortikultura sebagai terapi tambahan bagi lansia, baik yang mempunyai masalah kesehatan maupun yang tidak. Dilakukan melalui metode aktifitas kelompok bersama (field group activity) dengan partisipasi aktif lansia, pengukuran tingkat stres menggunakan kuesioner HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale). Hasil dari kegiatan ini yaitu terdapat penurunan presentase tingkat stress pada setiap kategori, sebelum dilakukan intervensi terdapat 45% lansia dengan stres kategori sedang menurun menjadi 20%, terdapat 35% untuk stress dengan kategori ringan sebelum dilakukan intervensi kemudian setelah dilakukan intervensi turun menjadi 25%, sedangkan untuk stress kategori berat sebelum dilakukan intervensi sebanyak 20% dan menurun menjadi 10% setelah diberikan intervensi. Hal ini menunjukkan adanya pengaruh terapi hortikultura untuk menurunkan tingkat stress pada lansia
Efektifitas Media Video Terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Siswa Tentang Makanan Jajanan di SDN Bontoramba 1 Kecamatan Tamalanrea Kota Makassar Agus Salim; Sitti Nurfaizah; Diana Mirza Tobogu; Sri Handayani; Asrijun Juhanto
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.32838

Abstract

Pemilihan makanan jajanan di sekolah merupakan perwujudan perilaku siswa. Masih banyak siswa jajan sembarangan diduga berkaitan dengan pengetahuan, sikap, dan tindakan yang kurang sehingga perlu diberikan pengatahuan melalui media video. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui efektifitas media video terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap siswa tentang makanan jajanan di SDN Bontoramba 1 Kecamatan Tamalanrea.Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan desain pretest-posttest group. Penelitian dilakukan di SDN Bontoramba I Kecamatan Tamalanrea. Jumlah sampel penelitian sebanyak 50 orang,. Analisis data dengan menggunakan uji t (paired sample t-test) dengan tingkat kepercayaan 95% (?=0,05).Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat efektifitas media video terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap siswa di SDN Bontoramba I Kecamatan Tamalanrea, dengan Nilai (p=0,000) Skor rata-rata pengetahuan dan sikap siswa meningkat dari pretest ke posttest Disarankan kepada guru-guru di SDN Bontoramba I Kecamatan Tamalanrea untuk mengajarkan tentang perilaku memilih jajanan sehat berkaitan dengan pengetahuan dan sikap, kepada siswa kelas 4 sampai kelas 6 sehingga siswa selalu memilih makanan sehat dan tidak terkena penyakit seperti gangguan pencernaan akibat jajanan yang kurang sehat.
Asuhan Keperawatan Pada Pasien Stroke Non Hemoragic dengan Masalah Gangguan Mobilitas Fisik : Studi Kasus Shelina Puput Gupita Faelani; Dian Hudiayawati
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.32865

Abstract

Latar Belakang: Stroke Non Hemoragik merupakan Stroke yang disebabkan karena terjadinya penyumbatan pembuluh darah di otak oleh thrombosis atau emboli sehingga suplai glukosa dan oksigen ke otak berkurang. Seseorang yang mengalami Stroke Non Haemoragik dapat mengalami pusing, hemiplegia, serta gangguan menelan. Hemiplegia adalah kondisi ketika salah satu sisi tubuh mengalami kelumpuhan. Memberikan latihan ROM secara dini dapat meningkatkan kekuatan otot karena dapat menstimulasi motor unit sehingga semakin banyak motor unit yang terlibat maka akan terjadi peningkatan kekuatan otot, kerugian pasien hemiparese bila tidak segera ditangani maka akan terjadi kecacatan. Tujuan: untuk memberikan asuhan keperawatan berupa ROM pasif pada pasien stroke yang mengalami hemiplegia. Metode: yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus. Pengkajian pada Tn.D (52 tahun) didapatkan tiga diagnosis keperawatan tetapi peneliti hanya fokus diagnosis berupa gangguan mobilitas fisik berhubungan dengan penurunan kekuatan otot dengan diberikan intervensi berupa ROM pasif. Intervensi dilakukan selam 3 hari dengan durasi waktu ± 15 menit tiap harinya (3x24 jam) dari awal pasien masuk sampai pasien pulang. Hasil: Setelah dilakukan intervensi selama 3 hari diperoleh hasil keadaan Tn.D membaik dengan hasil kekuatan otot sebelum dilakukan ROM pasif di angka 4, setelah dilakukan ROM pasif meningkat menjadi angka 5. Kesimpulan: pemberian intervensi berupa ROM pasif dapat meningkatkan kemampuan pasien untuk melakukan mobilisasi secara mandiri sehingga kekuatan otot pasien meningkat, kekuatan otot pasien meningkat pada eketremitas kanan di angka 5.
Determinan Kepatuhan Masyarakat Dayak Mematuhi Budaya Ba’samsam dalam Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Desa Pasti Jaya Kabupaten Bengkayang Kalimantan Barat Milka Milka
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.32880

Abstract

Budaya Ba’Samsam dilakukan untuk medukung program pemerintah dalam meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam melakukan pencegahan Covid-19 yaitu untuk tetap di rumah. Desain penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling dengan menggunakan metode purposive sampling, dimana dalam pengambilan partisipan, peneliti memiliki kriteria tertentu. Langkah selanjutnya yang dilakukan peneliti untuk menentukan sampel dalam penelitian ini yaitu dengan systematic random sampling. Pengertian systematic random sampling yaitu cara pengambilan sampel dimana sampel pertama akan ditentukan secara acak. Lokasi atau tempat penelitian pada penelitian ini adalah di Dusun Serukam Desa Pasti Jaya Kabupaten Bengkayang Kalimantan Barat. Pengumpulan Data dengan kuesioner yang telah di uji validitas dan reliabilitasnya. Teknik Analisa Data uji statistik Chi Square. Hasil Penelitian ditemukan Variabel tidak signifikasi berhubungan dengan kepatuhan masyarakat Dayak mematuhi budaya Ba’Samsam yaitu variabel jenis kelamin, usia dan pendidikan. Variabel yang ditemukan signifikan berhubungan dengan kepatuhan masyarakat Dayak mematuhi budaya Ba’Samsam yaitu variabel pendidikan, pengetahuan, kebijakan desa, perilaku perangkat desa, perilaku tokoh masyarakat. Variabel yang ditemukan tingkat signifikansi sangat kuat dengan hasil uji statistik p value < 0,05 dan nilai p value 0,000 memiliki hubungan dengan kepatuhan masyarakat Dayak mematuhi budaya Ba’Samsam yaitu variabel kebijakan desa, perilaku perangkat desa, perilaku tokoh masyarakat.
Pengaruh Efektivitas Pijat Bayi Terhadap Kenaikan Berat Badan Bayi Usia 0-3 Bulan di PMB Bidan Lina Herlina di Subang Tahun 2024 Dede Sri Mulyana; Lina Herlina
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.32944

Abstract

Periode bayi usia 0–12 bulan akan mengalami fase pertumbuhan dan perkembangan. Dalam meningkatkan berat badan bayi dapat menggunakan stimulus dengan terapi pijat bayi. Stimulasi ini akan mendorong perkembangan dan pertumbuhan secara optimal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pengaruh efektivitas teknik pijat bayi terhadap kenaikan berat badan bayi usia 0-3 bulan di PMB bidan Lina Herlina di Subang tahun 2024. Metode penelitian yang digunakan yaitu quasy eksperimen dengan sampel 30 bayi yang berusia 0-3 bulan. Hasil penelitian menggunakan Paired T Test didapatkan t hitung (5,716) > t tabel (2,045) oleh karena t hitung lebih besar dari t tabel maka H0 ditolak dan Ha diterima, hal ini menunjukan ada pengaruh pijat bayi terhadap peningkatan berat badan bayi usia 0-3 bulan di PMB lina herlina tahun 2024. Pijat bayi memiliki efek bio kimia yang baik, seperti menurunkan kadar hormon stres (catecholamine) dan meningkatkan kadar sterotonin. Selain itu, pijat bayi memiliki efek fisik, seperti meningkatkan sirkulasi darah dan pernafasan, memperbaiki pencernaan dan sistem pencernaan, dan meningkatkan berat badan
Analisis Spiritual Meridian Therapy Sebagai Bagian Dari Terapi Kesehatan Tradisional Muhammad Dodi; Suminah Suminah; Frisca Desma Ayu Kusuma Wardani
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.32977

Abstract

Spiritual Meridian Therapy merupakan Teknik terapi yang menggabungkan spiritual, tenik pernapasan dan pijat melalui meridian tubuh yang berfungsi membantu pengobatan berbagai jenis keluhan penyakit dan membantu meredakan emosional toksik dan mental health yang dilakukan secara bersamaan. Rumusan masalahnya bagaimana menciptakan keselarasan antara tubuh, pikiran jiwa, dan mendorong pertumbuhan spiritual dan pencerahan. Tujuannya adalah untuk menciptakan keselarasan antara tubuh, pikiran, jiwa, dan mendorong pertumbuhan spiritual dan pencerahan. Manfaat penelitian dapat menciptakan terapi yang dapat memberikan harapan lebih baik dengan menciptakan keselarasan antara tubuh, pikiran, jiwa, dan mendorong pertumbuhan spiritual dan pencerahan, sehingga masyarakat dapat sehat seperti semula, sesuai tujuan Pembangunan nasional. Metode Penelitian dengan penelitian kualitatif, jenis penelitian studi kasus pada 5 klien di klinik pengobatan tradisional Rumah Sehat Daud, diobservasi dan dideskripsikan sebagai suatu hasil penelitian. Spiritual Meridian Therapy merupakan terapi terobosan baru yang memberikan harapan baru bagi masyarakat dalam penyembuhan penyakit, dengan Teknik modifikasi yang memberikan harapan lebih baik, sehingga kesembuhan dapat lebih baik lagi.
Transformasi Edukasi Feminine Hygiene Melalui Media Sosial Irma Irma; Andi Kamal M.Sallo
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.33082

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas model edukasi feminine hygiene berbasis media sosial dalam mentransformasi pendidikan kesehatan di kalangan remaja putri. Menggunakan desain quasi-experimental, studi ini melibatkan 60 siswi SMK Fatimah Mamuju yang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kontrol. Kelompok intervensi menerima edukasi melalui konten audio-visual di media sosial, sementara kelompok kontrol mendapatkan edukasi kesehatan standar. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan praktik feminine hygiene pada kelompok intervensi (p<0.001). Preferensi media edukasi bervariasi berdasarkan latar belakang budaya dan tingkat pendidikan, dengan video dan aplikasi mobile menjadi pilihan utama. Studi ini mengungkapkan bahwa pendekatan berbasis media sosial efektif dalam meningkatkan aksesibilitas informasi kesehatan, mengurangi stigma, dan mendorong perubahan perilaku positif. Temuan ini menyoroti potensi transformatif dari integrasi teknologi digital dalam pendidikan kesehatan reproduksi, memberikan implikasi penting untuk pengembangan strategi promosi kesehatan yang lebih efektif dan inklusif bagi remaja. Kata Kunci: Edukasi Kesehatan, Kebersihan Feminin, Media Sosial, Remaja Putri, Teknologi Digital.   Abstract This study aims to evaluate the effectiveness of a social media-based feminine hygiene education model in transforming health education among adolescent girls. Employing a quasi-experimental design, the study involved 60 female students from SMK Fatimah Mamuju, divided into intervention and control groups. The intervention group received education through audio-visual content on social media, while the control group received standard health education. Results demonstrated a significant improvement in feminine hygiene knowledge and practices within the intervention group (p<0.001). Preferences for educational media varied based on cultural background and education level, with videos and mobile applications emerging as primary choices. This study reveals that the social media-based approach is effective in enhancing accessibility to health information, reducing stigma, and promoting positive behavioral changes. These findings highlight the transformative potential of integrating digital technology in reproductive health education, providing important implications for developing more effective and inclusive health promotion strategies for adolescents.
Gambaran Peran Orang Tua Terhadap Personal Hygine Anak Selama Hospitalisasi Friska Fajar Khusnul Ambar Sari; Siti Arifah
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.33141

Abstract

Background: Poor personal hygiene in children can cause health problems. Parents play a big role in children's development, playing a role in educating, being role models for children, giving advice, and getting children used to maintaining personal hygiene. Objective: The aim of this research is to determine the role of parents in personal hygiene for children during hospitalization. Method: This research uses descriptive analytics; the sampling technique uses accidental sampling of 22 parents. The instrument used is a questionnaire. Study Results: The research results show that the role of parents in their child's personal hygiene during hospitalization is quite good. Conclusions and Suggestions: Based on the research results, nurses, as educators, can help provide health education to parents about the importance of maintaining children's personal hygiene during the treatment period to increase parents' role in children's personal hygiene.
Analysis of the Relationship between Smoking, Stress, Alcohol, Obesity, Dyslipidemia and Hypertension in the Elderly Tri Suci; Muhammad Anugerah Ramadhan Hasibuan; Ermi Girsang; Sri Lestari Nasution
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.33235

Abstract

Hypertension causes the deaths of 8 million people every year, of which 1.5 million deaths occur in Southeast Asia. Overall, the prevalence of hypertension is around 30-45% in adults and the prevalence increases progressively to >60% at ages >60 years. Hypertension is one of the main causes of mortality and morbidity in Indonesia, so it is needed at various levels of health care facilities in an effort to reduce the prevalence and incidence of cardiocerebrovascular disease. The aim of this research is to analyze the relationship between smoking, stress, alcohol, obesity, dysplidemia and hypertension in the elderly at Pustu Desa Deli Tua Dusun IV in 2024. This type of research is analytical quantitative research using a cross sectional approach. The population in this study are elderly people who experience hypertension at Pustu Desa Deli Tua IV in 2024, totaling 95 elderly people. Sampling used total sampling with a total sample of 95 elderly people. The data analysis used in this research is univariate, bivariate and multivariate analysis. The results of the research show that there is a relationship between smoking, stress, obesity and dysplidemia on hypertension in the elderly at the Deli Tua Village Dusun IV Pustu in 2024, but there is no relationship between alcohol and hypertension in the elderly at the Deli Tua Village Dusun IV Pustu in 2024. The variables included The most related to hypertension in the elderly at Pustu Desa Deli Tua Dusun IV in 2024 is the obesity variable (X4). From the results of the research that has been carried out, the suggestions that can be given to elderly hypertensive sufferers are to better maintain their lifestyle by reducing stress, reducing smoking for elderly people who still smoke, maintaining their diet for elderly people who are obese and it is also recommended that they do light exercise with as regular as walking in the morning.
Prevalensi Potensi Interaksi Obat Pada Resep Pasien Pediatri di Apotek X Periode Bulan Juli - Desember 2022 Alfiyatun Hasanah; Rizky Farmasita; Ahda Sabila; Alhara Yuwanda; Nopratilova Nopratilova; Anugerah Budipratama
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.33288

Abstract

Interaksi obat terjadi karena adanya kejadian dimana efek suatu obat diubah oleh adanya obat lain. Salah satu penyebab interaksi obat yaitu banyaknya jenis obat yang diterima oleh pasien, terutama pasien pediatri yang memiliki perbedaan fungsi fisiologis sehingga lebih rentan terhadap pemberian beberapa obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi obat, menganalisa efek dari interaksi obat dan mengetahui hubungan interaksi obat pada pasien pediatri di apotek X Periode bulan juli – desember 2022. Penelitian ini merupakan penelitian observasional yang bersifat deskriptif analitik dengan pengambilan data secara Retrospektif periode Juli - Desember 2022. Analisis interaksi obat menggunakan aplikasi Lexicomp. Tingkat keparahan interaksi ditentukan berdasarkan tingkat resiko, tingkat keparahan, dan tingkat reliabilitas. Hasil penelitian berjumlah 160 pasien dengan jumlah potensi interaksi obat 313 interaksi. Persentase penggunaan >5 obat sebanyak 53,8%. Berdasarkan tingkat resiko persentase tertinggi pada kategori C sebesar 79,9% sehingga diperlukan pemantauan terapi. Kategori X sebesar 4,2% kategori D sebesar 1,5%. Berdasarkan tingkat keparahan, interaksi obat moderate dengan persentase 84,7% kejadian, interaksi minor 10,3% kejadian, dan interaksi mayor 4,8% kejadian. Berdasarkan tingkat Reliabilitas persentase tertinggi pada kategori Good 59,1%, Fair 39,6%, Excellent 1,3%. Berdasarka uji Chi-Square SPSS ver 29 dengan tingkat kepercayaan 95% didapatkan nilai p yaitu 0,001 <0,05 menunjukkan bahwa terdapat hubungan interaksi obat pada.

Page 86 of 236 | Total Record : 2354