cover
Contact Name
Irfan Habibie Martanegara
Contact Email
jurnalpls@uika-bogor.ac.id
Phone
+6285220494930
Journal Mail Official
jurnalpls@uika-bogor.ac.id
Editorial Address
Jl. K.H. Sholeh Iskandar km 2 Bogor 16162
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Luar Sekolah
ISSN : 18583628     EISSN : 27153363     DOI : 10.32832/jpls
Fokus Jurnal: Kajian tentang pendidikan dalam masyarakat.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 16 No. 2 (2022): NOVEMBER" : 5 Documents clear
MAGRIB MENGAJI SEBAGAI SOLUSI MENINGKATKAN MINAT MEMBACA AL-QU’AN DI NAGARI KURANJI HILIR KORONG LAMPANJANG KECAMATAN SUNGAI LIMAU Ananda , Debby Oktaviani
Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol. 16 No. 2 (2022): NOVEMBER
Publisher : LPPM Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/jpls.v16i2.14138

Abstract

Abstract This study discusses Maghrib Recitation as a Solution to Increase Interest in Reading Al-Qur'an in Nagari Kuranji Hilir Korong Lampanjang which focuses on local communities, especially children with problems (a) How Maghrib Recitation Increases Interest in Reading Al-Qur'an. (b) What is the strategy of the Magrib Qur'an Program in Increasing Interest in Reading the Qur'an in Nagari Kuranji Hilir Korong Lampanjang. This study aims to find out How Maghrib Koran Increases Interest in Reading Al-Qur'an and How the strategy of the Maghrib Koran Program in Increasing Interest in Reading Al-Qur'an in Nagari Kuranji Hilir Korong Lampanjang. This type of research is qualitative research through Abstrak Penelitian ini membahas tentang Magrib Mengaji Sebagai Solusi Meningkatkan Minat Membaca Al-Qur’an Di Nagari Kuranji Hilir Korong Lampanjang yang di fokuskan pada masyarakat setempat khususnya anak-anak dengan permasalahan (a) Bagaimana Magrib Mengaji Meningkatkan Minat Membaca Al-Qur’an. (b) Bagaimana strategi dari Program Magrib Mengaji Dalam Meningkatkan Minat Membaca Al-Qur’an Di Nagari Kuranji Hilir Korong Lampanjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Bagaimana Magrib Mengaji Meningkatkan Minat Membaca Al-Qur’an dan Bagaimana strategi dari Program Magrib Mengaji Dalam Meningkatkan Minat Membaca Al-Qur’an Di Nagari Kuranji Hilir Korong Lampanjang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif melalui studi kepustakaan. Sedangkan metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pengumpulan data sekunder dari beberapa pustaka sebagai pendukung dalam sebuah riset.
MANAJEMEN PROGRAM KESETARAAN PAKET C DI PUSAT KEGIATAN BELAJAR MASYARAKAT KECAMATAN JATISARI Koswara, Eko; Sutarjo, Sutarjo; Hoerniasih, Nia
Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol. 16 No. 2 (2022): NOVEMBER
Publisher : LPPM Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/jpls.v16i2.14139

Abstract

Abstract This study aims to describe the Planning, Organizing, Implementation, and Supervision of the Package C Equivalence Program Management at PKBM Sanggar Juang, Jatisari District, Karawang Regency. A descriptive qualitative research approach. Data collection techniques, observation, interviews and documentation. The research subjects were one chairperson, one tutor and two residents studying Package C at PKBM Sanggar Juang, Jatisari District, Karawang Regency. The results of the study, in education management there are planning, organizing, implementing and supervising. Planning, in the Package C Equivalence Program at PKBM Sanggar Juang, Jatisari District, Karawang Regency, makes a learning program that is in accordance with the direction of the Karawang Regency education office but in practice it is adjusted again to the needs of the learning community. organizing. PKBM Sanggar Juang cannot be said to be good because the institution still lacks the quality and quantity of its human resources. Implementation of the Package C Equivalence Program at PKBM Sanggar Juang the materials, media, methods, and time used in learning are tailored to the needs of the learning community. The supervision carried out by the PKBM Sanggar Juang creative institution is carried out directly, while the supervision from the education office to the Sanggar Juang PKBM institution is carried out once a year, and there is an evaluation every three months and at the end of each semester. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Perencanaan, Pengorganisasian, Pelaksanaan, dan Pengawasan pada Manajemen Program Kesetaraan Paket C di PKBM Sanggar Juang Kecamatan Jatisari Kabupaten Karawang. Pendekatan penelitian kualitatif yang bersifar deskriptif. Teknik pengumpulan data, observasi, wawancara dan dokumentasi. Subyek penelitiannya yaitu satu orang ketua, satu orang tutor dan dua orang warga belajar Paket C di PKBM Sanggar Juang Kecamatan Jatisari Kabupaten Karawang. Hasil penelitian, dalam manajemen pendidikan ada perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan. Perencanaan, pada Program Kesetaraan Paket C di PKBM Sanggar Juang Kecamatan Jatisari Kabupaten Karawang membuat pogram pembelajaran yang sesuai dengan arahan dinas pendidikan Kab Karawang tetapi pada praktiknya di sesuaikan lagi dengan kebutuhan warga belajar. Pengorganisasian. PKBM Sanggar Juang belum bisa dikatakan baik karena lembaga tersebut masih kekurangan kualitas serta kuantitas sumberdaya manusianya. Pelaksanaan Program Kesetaraan Paket C di PKBM Sanggar Juang materi, media, metode, dan waktu yang digunakan dalam pembelajaran disesuaikan dengan kebutuhan warga belajar. Pengawasan yang dilakukan oleh kretua lembaga PKBM Sanggar Juang dilakukan ecara langsung sedangkan pengawasan dari dinas pendidikan ke lembaga PKBM Sanggar Juang dilakukan setahun satu kali, serta ada evaluasi tiga bulan sekali dan di setiap akhir semester
ANALISIS PELAKSANAAN PEMBERDAYAAN GELANDANGAN MELALUI PENDIDIKAN LIFE SKILL: (Studi Kasus di Kota Rantauprapat) Hajar, Ibnu; Rahmadani, Silpa
Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol. 16 No. 2 (2022): NOVEMBER
Publisher : LPPM Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/jpls.v16i2.14140

Abstract

Abstract The problem in this research is about how to implement, evaluate, and have an impact when empowering the homeless in Rantauprapat. Because, there are still a large number of homeless people encountered so that some of the homeless have not been able to meet their economic needs and do not even have a job and a permanent place to live. The purpose of this study was to determine the implementation, evaluation, and impact of the lifeskills empowerment program on the homeless in Rantauprapat. This type of research uses a qualitative method with a descriptive approach. The subjects of the study were the head of the department for rehabilitation, tutors, and homeless people. Collecting data using observation and interview methods. Data analysis techniques used are data collection, data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results of this study indicate that: 1) The implementation of lifeskills empowerment for the homeless in Rantauprapat by providing sewing training reaches 80% of the devotees and agricultural training reaches 60% of the devotees. The process of implementing the empowerment of the homeless is provided with skills guidance that prioritizes practicality and its implementation is carried out 2 times a week which lasts for 1 year. 2) Evaluation of life skill empowerment for homeless people in Rantauprapat is done by asking questions before ending the daily material guidance. 3) The impact of empowering lifeskills on the homeless in Rantauprapat is considered to have a positive impact on the inmates so that it can lead to four aspects of life skills, namely vocational skills, academic skills, social skills, and personal skills. Abstrak Permasalahan dalam penelitian ini adalah mengenai bagaimana pelaksanaan, evaluasi, dan dampak pada saat melakukan pemberdayaan terhada[ gelandangan di Rantauprapat. Karena, masih banyaknya jumlah gelandangan yang ditemui sehingga ada dari gelandangan tersebut belum dapat memenuhi kebutuhan ekonomi mereka bahkan tidak memiliki pekerjaan dan tempat tinggal yang tetap. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan, evaluasi, dan dampak program pemberdayaan kecakapan hidup terhadap gelandangan di Rantauprapat. Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian adalah pegawai dinas kepala seksi bidang rehabilitas, tutor, dan gelandangan. Pengumpulan data menggunakan metode observasi dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah koleksi data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : 1) Pelaksanaan pemberdayaan lifeskills terhadap gelandangan di Rantauprapat dengan memberikan pelatihan menjahit mencapai 80% peminatnya dan pelatihan pertanian mencapai 60% peminatnya. Proses pelaksanaan pemberdayaan gelandangan ini dengan diberikan bimbingan keterampilan yang lebih mengutamakan kepraktik dan pelaksanaannya di lakukan dalam 2 kali dalam satu minggu yang berlangsung selama 1 tahun. 2) Evaluasi pemberdayaan life skill terhadap gelandangan di Rantauprapat dilakukan dengan cara tanya jawab sebelum mengakhiri bimbingan materi setiap harinya. 3) Dampak pemberdayaan life skill terhadap gelandangan di Rantauprapat dinilai mendapatkan hasil yang berdampak positif bagi warga binaan sehingga dapat menimbulkan empat aspek kecakapan hidup yaitu kecakapan vokasional, kecakapan akademik, kecakapan sosial, dan kecakapan personal.
ANALISIS PERKEMBANGAN BAHASA ANAK USIA 4-6 TAHUN PADA KELUARGA BROKEN HOME (Studi Kasus Di Dusun 9 Desa Sidua-Dua Kabupaten Labuhanbatu Utara) Hajar, Ibnu; Rahayu, Windy Sri
Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol. 16 No. 2 (2022): NOVEMBER
Publisher : LPPM Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/jpls.v16i2.14141

Abstract

Abstract The problem in this study is how the language development of children aged 4-6 years in broken home families. The purpose of this study is to determine the language development of 4-6 years in broken home families. The type of research used is qualitative with a descriptive approach. The subject of this research is a broken home family who has children aged 4-6 years in Hamlet 9, Sidua-dua Village. Data collection instruments used in the form of interviews and observations whose purpose is to obtain significant data on the main problems that have been found. The results of the study found that of the four aspects that encourage children's language development, from 100% listening aspects by 35% and speaking by 35% more prominently controlled by children. For writing and reading, at this time, children are still 30% stammering and are still being taught to recognize numbers and letters to make it easier for children to write and read fluently. It can be concluded that the language development of children who are experiencing a 75% broken home is fairly well developed. Keywords: Language development, Early Childhood Education, broken home family Abstrak Permasalahan pada penelitian ini adalah bagaimana perkembangan bahasa anak usia 4-6 tahun pada keluarga broken home. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui perkembangan bahasa 4-6 tahun pada keluarga broken home. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian ini adalah salah satu keluarga broken home yang memiliki anak usia 4-6 tahun di Dusun 9 Desa Sidua-dua. Instrumen pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara dan observasi yang tujuannya untuk mendapatkan data yang signifikan terhadap pokok permasalahan yang telah ditemukan. Hasil penelitian ditemukan bahwa dari keempat aspek yang mendorong perkembangan bahasa anak, dari 100% aspek menyimak sebesar 35% dan berbicara sebesar 35% lebih menonjol dikuasai oleh anak. Untuk menulis dan membaca saat ini anak masih 30% terbata-bata dan masih diajarkan kembali untuk mengenal angka dan huruf agar memudahkan anak untuk menulis dan membaca dengan lancer. Dapat disimpulkan bahwa perkembangan bahasa anak yang sedang mengalami keluarga broken home 75% terbilang berkembang dengan baik
PELATIHAN GELAS AWI DALAM MENINGKATKAN LIFE SKILL WARGA BELAJAR DI PKBM BUANA MEKAR Sodik, Firman Ja’far; Danugiri, Dadang; Santika, Tika
Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol. 16 No. 2 (2022): NOVEMBER
Publisher : LPPM Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/jpls.v16i2.14142

Abstract

Abstract Every human resource development (HR) has several factors, one of which is education. Non-formal education is an educational path outside of formal education which is carried out in stages and in a structured manner. PKBM is a vehicle to increase the knowledge and economy of learning citizens. The glass awi training is one of the trainings contained in the Mekar Buana PKBM. This study aims to describe the process and results of the glass awi training in improving the life skills of learning residents at PKBM Buana Mekar. This research uses a qualitative approach with a case study method. This research was conducted at PKBM Buana Mekar. The subjects in the study consisted of PKBM managers and one tutor, two learning residents. The research data were obtained through observation, interviews, and documentation studies. The results of the study show that seeing a lot of potential for learning citizens in entrepreneurship and to improve the life skills of learning citizens. The learning process is carried out in one day and the activities are going well using participatory learning strategies, the suggestions and infrastructure are quite adequate. Learning residents are able to distinguish between types of awi, changes in the attitudes of learning residents regarding socialization and empathy. Training activities are able to improve the life skills of learning residents at PKBM Abstrak Setiap pembangunan sumber daya manusia (SDM) ada bebarapa faktor salah satunya pendidikan. Pendidikan non formal adalah sebuah jalur pendidikan di luar dari pendidikan formal yang dilaksanakan secara berjenjang da terstruktur. PKBM adalah wahana untuk meningkatkan pengetahuan dan ekonomi warga belajar. Pelatihan gelas awi merupakan salah satu pelatihan yang terdapat dalam PKBM Mekar Buana. Penelitian ini bertujuan untuk Mendeskripsikan proses dan hasil pelatihan gelas awi dalam meningkatkan life skill warga belajar di PKBM Buana Mekar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Penelitian ini dilakukan di PKBM Buana Mekar. Subjek dalam penelitian terdiri dari pengelola PKBM dan satu tutor,dua warga belajar. Data penelitian diperoleh melalui teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa melihat banyak potensi warga belajar dalam berwirausaha dan untuk meningkatkan life skill para warga belajar. Proses pembelajar dilakuka satu hari dan kegiatan berjalan dengan baik dengan menggunakan strategi pembelajaran partisipatif, saran dan prasarana cukup memadai. Warga belajar mampu membedakan jenis awi, perubahan sikap warga belajar terkait sosialisasi dan sikap empati. Kegiatan pelatihan mampu meningkatkan life skill warga belajar di PKBM Mekar Buana

Page 1 of 1 | Total Record : 5