cover
Contact Name
Norsita Agustina
Contact Email
norsita.agustina@gmail.com
Phone
+6282240498865
Journal Mail Official
norsita.agustina@gmail.com
Editorial Address
Ruang Jurnal FKM Lt.3 Gedung C Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Jl. Adhyaksa No. 2 Kayutangi, Banjarmasin, Kalimantan Selatan
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat
ISSN : 24424986     EISSN : 24424986     DOI : -
Core Subject : Health,
An-Nadaa adalah publikasi ilmiah sebagai wadah informasi di bidang kesehatan masyarakat berupa hasil penelitian orisinal dalam bahasa Indonesia atau Inggris yang mencakup rumpun ilmu : ? Administrasi Kebijakan Kesehatan ? Biostatistik dan Kependudukan ? Epidemiologi ? Gizi Kesmas ? Kesehatan Kerja ? Kesehatan Lingkungan ? KIA – Kesehatan Reproduksi ? Promosi Kesehatan
Articles 260 Documents
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN COMPUTER VISION SYNDROME (CVS) PADA PEGAWAI PT. MEDIA KITA SEJAHTERA KENDARI Arum Dian Pratiwi; Aulia Safitri; Junaid Junaid; Lisnawaty Lisnawaty
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 7, No 1 (2020): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v7i1.3111

Abstract

Computer Vision Syndrome (CVS) adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menjelaskan kumpulan gejala berupa rasa tegang pada mata, rasa tidak nyaman pada mata, sakit kepala, mata kering, penglihatan buram pada jarak dekat, dan penglihatan ganda yang terjadi pada pengguna komputer.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan kejadian CVS pada pegawai PT. Media Kita Sejahtera. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pegawai pengguna komputer di PT. Media Kita Sejahtera Kendari yang berjumlah 35 orang. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariat. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat hubungan antara lama penggunaan komputer (pvalue = 0,000), lama istirahat (pvalue = 0,004) dengan kejadian CVS pada pegawai pengguna komputer di PT. Media Kita Sejahtera Kendari, sementara tidak terdapat hubungan antara jenis kelamin (pvalue = 0,056), penggunaan kacamata (pvalue = 0,629), jarak mata (pvalue = 1,000)  dengan kejadian CVS pada pegawai pengguna komputer di PT. Media Kita Sejahtera Kendari. Saran adalah setiap 20 menit bekerja di depan komputer diharapkan beristirahat ±20 detik dengan melihat benda yang jaraknya ±20 kaki untuk mencegah terjadinya CVS. Untuk peneliti lainnya agar dapat meneliti variabel lain seperti usia, ukuran obyek, lama penggunaan VDT (termasuk tablet), tampilan layar monitor, jenis kegiatan responden, dan sebagainya.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KETIDAKIKUT SERTAAN PASANGAN USIA SUBUR DALAM MENGIKUTI PROGRAM KELUARGA BERENCANA DI PUSKESMAS O MANGUNHARJO KAB. MUSI RAWAS Desi Fitriani; Waytherlis Apriani; Ica Hernanda
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 7, No 1 (2020): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v7i1.2975

Abstract

Pasangan Usia Subur merupakan salah satu penentu jumlah penduduk di Indonesia, apabila mereka tidak mendapat asuhan kebidanan yang tepat maka tidak menutup kemungkinan jumlah penduduk akan semakin bertambah. Tujuan penelitian ini untuk mempelajari Faktor-faktor Yang Berhubungan Dengan Keikutsertaan Pasangan Usia Subur Dalam Program Keluarga Berencana Di Puskesmas O Mangunharjo Kab. Musi Rawas. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian survei melalui pendekatan Cross Sectional menggunakan teknik Proportional Random Sampling yaitu sebanyak 109 Pasangan Usia Subur. Pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu menggunakan data primer dan sekunder. Hasil penelitian didapatkan: (1) PUS yang tidak mengikuti program Keluarga Berencana (KB) 40,7 (2) Umur terbanyak pada kategori banyak 57,0 yang umur tidak beresiko (3) Pendidikan terbanyak pada kategori banyak 60,5 yang pendidikan menengah (4) Paritas terbanyak pada kategori banyak 60,5 paritas multipara (5) Terdapat hubungan antara umur, pendidikan dan paritas Dengan Keikutsertaan Pasangan Usia Subur Dalam Program Keluarga Berencana Di Puskesmas O Mangunharjo Kab. Musi Rawas.Saran: Diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan mastarakat terutama PUS mengenai kontarsepsi sehingga ibu paham tentang kelebihan dan kekurangan kontrasepsi.
KURMA (RUTHAB) UNTUK MENCEGAH KEGUGURAN DAN MELANCARKAN PERSALINAN Nur Shinta Romadloniyah; Fitrotin Nafisa Oktaviani; Imamul Arifin
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 7, No 1 (2020): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v7i1.2976

Abstract

Kandungan gizi yang terdapat dalam buah kurma dipercaya dapat digunakan untuk penguat kandungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui manfaat mengkonsumsi buah kurma bagi ibu hamil. Pada penelitian kali ini kami menggunakan jenis penelitian kuantitatif, yakni metode penelitian yang lebih menekankan pada aspek pengukuran secara objektif terhadap fenomena sosial. Lebih spesifiknya lagi metode yang digunakan adalah metode survey. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data dengan cara mewawancarai ibu hamil di daerah Gresik dan Sidoarjo serta membuat kuesioner melalui GFORM yang disebarkan ke media sosial. Berdasarkan riset yang telah dilakukan dari 56 ibu hamil dan yang sudah melahirkan, terdapat 60% wanita yang mengkonsumsi buah kurma saat hamil menyatakan bahwa buah kurma dapat menguatkan kandungan dan mempercepat proses persalianan dari tanggal perkiraan. Serta 15% wanita lainnya menyatakan bahwa diantara mereka pernah mengalami keguguran sebelum mengkonsumsi buah kurma. Cara pengolahan data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat. Saran untuk riset kali ini diharapkan peneliti menambah jumlah informan dan lebih memahami faktor apa saja yang menyebabkan keguguran pada kandungan ibu hamil.
RISIKO PAJANAN Ag (PERAK) AKIBAT KONSUMSI AIR SUMUR PADA MASYARAKAT DI WILAYAH KERAJINAN PERAK JAGALAN BANTUL Musfirah Musfirah; Devi Ayu Ikaningrum
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 7, No 1 (2020): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v7i1.3015

Abstract

Kualitas air sumur dipengaruhi oleh sumber pencemar dari aktivitas di sekitarnya seperti Kerajinan Perak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besar risiko pajanan lifetime Ag akibat konsumsi air sumur terhadap kesehatan masyarakat di Jagalan Bantul. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan (ARKL). Subyek penelitian berjumlah 30 responden yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria konsumsi air sumur, menetap > 2 tahun dan berusia ≥ 25 tahun. Objek penelitan ini adalah sampel air sumur warga. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar ceklist untuk kondisi lingkungan dan kuisioner untuk mengukur variabel ARKL. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi rata-rata Ag air sumur sebesar 0,016 mg/L. Berat badan rata-rata responden 57 kg, frekuensi pajanan dengan nilai median 350 hari/tahun. Nilai Intake nonkarsinogenik pajanan lifetime adalah 0,001245314 mg/kg/hari. Nilai tingkat risiko lifetime yang didapatkan sebesar 0,249062773 (RQ<1). Responden yang mengkonsumsi air minum dari sumur dan menetap di wilayah kerajinan perak desa Jagalan Banguntapan Bantul dalam durasi pajanan lifetime masih aman atau tidak berisiko memiliki gangguan kesehatan nonkarsinogenik sampai 30 tahun ke depan. Namun demikian, pemangku kebijakan dan pemerintah setempat harus tetap melakukan kegiatan pengukuran kualitas air terutama dengan parameter Ag agar tidak terjadi risiko peningkatan konsentrasi Ag maupun logam berat lain dalam air sumur.
KEBIASAAN SARAPAN SEBAGAI DETERMINAN PRESTASI BELAJAR SISWA MTs NURUL FALAH JUAI KABUPATEN BALANGAN Erwin Ernadi; M. Bahrul Ilmi
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 7, No 2 (2020): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (DESEMBER)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v7i2.3312

Abstract

Sarapan adalah menu makanan pertama yang di konsumsi seseorang. Tanpa sarapan seseorang akan mengalami hipoglikemia atau kadar glukosa dibawah normal. Hipoglikemia mengakibatkan tubuh gemetaran, pusing dan sakit berkonsentrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebiasaan sarapan sebagai determinan prestasi belajar siswa SMPN Sederajat di Kecamatan Juai Kabupaten Balangan. Jenis penelitian ini yaitu analitik dengan pendekatan cross sectional study. Yang menjadi sampel penelitian yaitu semua siswa terdiri dari laki-laki dan perempuan yang terdapat pada sekolah MTs Nurul Falah di Kecamatan Juai Kabupaten Balangan. Instrumen yang digunakam dalam penelitian ini adalah berupa lembar pertanyaan (kuesioner) & wawancara yang berisi daftar pertanyaan tentang kebiasaan sarapan sebagai determinan prestasi belajar siswa. Data kemudian diolah dan dianalisis dengan uji statistika Chi Square untuk menguji hipotesis penelitian. Berdasarkan hasil penelitian, ada hubungan antara kebiasaan sarapan dengan perstasi belajar. Diharapkan adanya peningkatan informasi tentang pola hidup sehat baik kepada instansi pendidikan maupun orangtua siswa.
Determinan Kepatuhan Ibu Dalam Mengonsumsi Tablet Fe Selama Kehamilan Di Indonesia (Analisis Data Sekunder Indonesian Family Life Survey 5) Nada Herdalena; Amrina Rosyada
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 8, No 1 (2021): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v8i1.3679

Abstract

Salah satu penyebab kematian ibu adalah anemia yang mencerminkan meningkatnya kebutuhan akan zat besi pada kehamilan. Suplementasi selama kehamilan adalah kunci dari intervensi untuk mengurangi anemia pada kehamilan. Kepatuhan ibu yang rendah dalam mengonsumsi suplementasi tablet Fe dikenal sebagai salah satu masalah utama   keefektifan program intervensi ini. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data sekunder Indonesian Family Life Survey 5 dengan desain studi cross sectional dengan sampel sebesar 1.923 responden yang sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis data penelitian menggunakan analisis complex samples yang terdiri dari tiga tahap yaitu univariat, bivariat dan multivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidakpatuhan konsumi tablet Fe ditemukan pada 1.226 responden (63,8%).  Hasil penelitian ini menunjukan status kerja, wilayah tempat tinggal, frekuensi kunjungan Antenatal Care (ANC), masalah kesehatan kronis, pendapatan keluarga, dan tipe keluarga berhubungan dengan kepatuhan konsumi tablet Fe, dan variabel frekuensi kunjungan Antenatal Care (ANC) merupakan variabel yang paling dominan dengan besar Prevalence Ratio (PR) sebesar 4,661 (95%CI = sebesar 3,620-6,502). Sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel frekuensi kunjungan Antenatal Care (ANC) merupakan variabel yang paling dominan berpengaruh terhadap kepatuhan konsumsi tablet Fe setelah dikontrol vaiabel status kerja, wilayah tempat tinggal, pendapatan keluarga, tipe keluarga, dan masalah kesehatan kronis. Saran penelitian agar tenaga kesehatan perlu membuat program pengawasan, melalui buku monitoring konsumi tablet Fe berbasis keluarga dan kader.Kata Kunci : Determinan faktor, frekuensi kunjungan  anc, ifls, kepatuhan ,tablet fe
Determinan Kejadian Stunting pada Balita Usia 12-59 Bulan di Kota Palopo Resty Ryadinency; Suwandi N Suwandi N; Try Ayu Parmawati
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 8, No 1 (2021): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v8i1.3731

Abstract

Masalah stunting adalah gambaran keadaan sosial ekonomi masyarakat diakibatkan oleh keadaan gizi kronis. Salah satu permasalahan gizi pada balita di Palopo adalah stunting. Angka stunting di Palopo cukup tinggi yang diderita pada umumnya balita di bawah 3 tahun yang tersebar pada beberapa kecamatan. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi determinan kejadian stunting pada balita usia 12-59 bulan di Kota Palopo. Penelitian ini menggunakan desain case control. Penentuan sampel menggunakan rumus lameshow didapatkan jumlah sampel 65 kasus dan 65 kontrol di Kota Palopo, pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Determinan yang diteliti adalah berat badan lahir, riwayat ANC, tinggi badan ibu, jumlah balita dalam keluarga, jumlah anggota keluarga, penghasilan keluarga. Data dianalisis dengan nilai odd ratio. Hasil penelitian menunjukkan berat badan lahir rendah (OR = 8,54), ANC (OR = 6,75), jumlah anggota keluarga (OR = 1,07), penghasilan keluarga (OR = 27,0) merupakan determinan kejadian stunting. Tinggi badan ibu (OR =  0,32), jumlah balita dalam keluarga (OR = 0,51) bukan merupakan determinan kejadian stunting. Perlu adanya kerjasama lintas sector dalam upaya pencegahan stunting di Kota Palopo.
JENIS KELAMIN DAN UMUR BERISIKO TERHADAP OBESITAS PADA REMAJA DI INDONESIA Purwo Setiyo Nugroho
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 7, No 2 (2020): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (DESEMBER)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v7i2.3581

Abstract

Obesitas menjadi salah satu penyebab penyakit tidak menular yang menjadi permasalahan ematian secara global di dunia. Prevalensi obesitas di Indonesia mengalamai kenaikan berdasarkan Riset Kesehatan Dasar Tahun 2013 dan 2018. Perlu adanya upaya intervensi risiko penyebab obesitas agar tidak berlanjut pada penyakit tidak menular yang menyebabkan kematian secara global termasuk di Indonesia antara lain penyakit kardiovaskuler, diabetes mellitus, hipertensi dan penyakit tidak menular lainnya. Beberapa risiko obesitas adalah jenis kelamin dan umur. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis jenis kelamin dan umur terhadap obesitas pada remaja di Indonesia. Peneltiian ini menggunakan desain Cross Sectional yang menganalisis data sekunder Global school-based student health survey (GSHS) yang dikumpulkan oleh World Health Organization dan Kementrian Kesehatan. Analisis Chi Square dilakukan untuk menjawab tujuan penelitian. Jumlah responden penelitian sebanyak 9809 yang dapat diikutkan dalam penelitian. Hasil analisis bivariat menggunakan Chi Square didapatkan bahwa ada hubungan antara jenis kelamin (p-value 0.000; COR 0.595; 95% CI 0.493 – 0.718) dan umur (p-value 0.000; COR 1.490; 95% CI 1.215 – 1.829) terhadap obesitas. Hal tersebut dapat diinterpretasikan bahwa perempuan memiliki peluag risiko terjadinya obesitas sebesar 0.595 daripada laki laki. Sedangkan umur responden < 14 tahun memiliki risiko mengalami obesitas sebesar 1.490 dibandingkan responden yang berumur > 14 tahun. Remaja memiliki risiko terjadinya obesitas, perlu adanya pencegahan obesitas pada remaja oleh pihak pemerintah maupun swasta berupa pemeberdayaan masyarakat, promosi kesehatan maupun kebijakan publik.
Literatur Review: Persepsi Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Pada Penderita Penyakit Hipertensi Hilda Irianty; Meylin Meylin
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 8, No 1 (2021): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v8i1.4755

Abstract

Penyakit tekanan darah tinggi atau hipertensi telah membunuh 9,4 juta warga dunia setiap tahunnya. Prevalensi hipertensi pada populasi umum adalah sekitar 25%, dan jumlah ini akan meningkat tajam sebesar 60% antara tahun 2000 dan 2025. Tujuan dari literatur ini untuk melihat persepsi hubungan pengetahuan dan sikap pada penderita penyakit hipertensi.. Adapun Metode Penelitian ini diambil dari 6 studi literatur terdiri dari 4 Jurnal nasional dan 2 artikel ilmiah dengan berbagai macam desain penelitian (3 metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional,1 penelitian kualitatif, 1 metode korelasi dengan pendekatan cross sectional, dan 1 dari studi literatur) untuk  pengambilan data dari website atau google scholar. Hasil didapatkan dari 6 studi  literatur ada hubungan antara pengetahuan dan sikap terhadap kejadian hipertensi, konsumsi diet garam rendah, penderita hipertensi dan komitmen pencegahan tersier hipertensi.
HUBUNGAN KARAKTERISTIK DAN STRES KERJA PERAWAT TERHADAP BURNOUT SYNDROME PADA PERAWAT PELAKSANA DI IGD DAN ICU RSUD RATU ZALECHA MARTAPURA Evi Risa Mariana; Suroto Suroto; Nanda Fajar Rezki
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 7, No 2 (2020): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (DESEMBER)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v7i2.3547

Abstract

Hasil  survei dari   PPNI   tahun   2006,   sekitar   50,9% perawat yang bekerja di 4 propinsi di Indonesia mengalami stres kerja, sering pusing, lelah, tidak bisa beristirahat karena beban kerja terlalu tinggi dan menyita waktu, gaji rendah tanpa insentif memadai. Hal ini, apabila tidak segera diatasi oleh pihak rumah sakit, maka akan menguras stamina dan emosi perawat, serta menimbulkan tekanan yang mengakibatkan perawat mengalami burnout atau kejenuhan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara karakteristik dan stress kerja perawat terhadap burnout syndrome pada perawat pelaksana di IGD dan ICU RSUD Ratu Zalecha Martapura. Metode yang digunakan yaitu kuantitatif non-eksperimental, dengan populasi sebanyak 39 perawat dan menggunakan teknik total sampling. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Penelitian ini menggunakan uji Chi-Square. Hasil uji Chi-Square menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara karakteristik dan stress kerja perawat terhadap burnout syndrome pada perawat pelaksana di IGD dan ICU RSUD Ratu Zalecha Martapura dengan nilai p-value 1,000 untuk usia, 0,490 untuk tingkat pendidikan dan 0,465 untuk lama kerja serta 0,682 untuk stres kerja. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka peneliti merekomendasikan agar perawat pelaksana khususnya ruang IGD dan ICU diharapkan untuk mempertahankan komunikasi dan sikap yang baik dengan atasan maupun rekan kerja sehingga mampu menciptakan suasana yang nyaman, mengurangi stressor dan kebosanan dalam bekerja serta menjadikan stres sebagai motivasi dalam bekerja.

Page 10 of 26 | Total Record : 260