cover
Contact Name
Norsita Agustina
Contact Email
norsita.agustina@gmail.com
Phone
+6282240498865
Journal Mail Official
norsita.agustina@gmail.com
Editorial Address
Ruang Jurnal FKM Lt.3 Gedung C Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Jl. Adhyaksa No. 2 Kayutangi, Banjarmasin, Kalimantan Selatan
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat
ISSN : 24424986     EISSN : 24424986     DOI : -
Core Subject : Health,
An-Nadaa adalah publikasi ilmiah sebagai wadah informasi di bidang kesehatan masyarakat berupa hasil penelitian orisinal dalam bahasa Indonesia atau Inggris yang mencakup rumpun ilmu : ? Administrasi Kebijakan Kesehatan ? Biostatistik dan Kependudukan ? Epidemiologi ? Gizi Kesmas ? Kesehatan Kerja ? Kesehatan Lingkungan ? KIA – Kesehatan Reproduksi ? Promosi Kesehatan
Articles 260 Documents
GAMBARAN PENANGANAN IBU PADA BALITA DENGAN RIWAYAT FEBRIS BERDASARKAN ASPEK BUDAYA PIJAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TERMINAL BANJARMASIN Akhmad Faisal Dani; Ainun Sajidah; Evi Risa Mariana
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 6, No 2 (2019): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v6i2.2682

Abstract

Penyakit yang paling sering menyerang balita salah satunya adalah demam. World Health Organization (WHO) memperkirakan jumlah kasus demam di seluruh dunia mencapai 16-33 juta dengan 500-600 ribu kematian setiap tahunnya. Seorang ibu dalam menangani demam sangat dipengaruhi oleh budaya dan perilaku lingkungan sekitar dimana ibu berada. Penanganan demam dengan cara di pijat memang tidak salah, akan tetapi apabila penanganan demam dengan cara pijat yang lebih diutamakan dibandingkan pengananan farmakologis hal ini akan berdampak buruk bagi anak, bahkan dapat membahayakan keselamatan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penanganan demam pada balita berdasarkan aspek budaya pijat di wilayah kerja Puskesmas Terminal Banjarmasin Tahun 2018. Desain penelitian ini non eksperimen dengan jenis deskriptif. Populasi ibu yang memiliki balita dengan riwayat febris berjumlah 115 orang dan sampel yang diambil dengan teknik purposive sampling berjumlah 53 orang. Cara pengumpulan data menggunakan kuesioner yang diisi oleh responden. Hasil penelitian menunjukkan penanganan ibu pada balita dengan riwayat febris berdasarkan aspek budaya pijat sebagian besar dengan kategori negatif sebanyak 32 responden (60.4%). Hendaknya ibu mengikuti kegiatan kesehatan seperti posyandu dan penyuluhan lainnya agar ibu memiliki keterampilan yang tepat dalam menangani balita yang demam dirumah serta lebih diefektifkannya sarana untuk penyuluhan mengenai penanganan demam oleh petugas kesehatan.
STUDI DESKRIPTIF PASIEN TB MDR DI SULAWESI SELATAN Ikes Dwiastuti; Nur Asphina R Djano
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 6, No 2 (2019): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v6i2.2678

Abstract

TB-MDR merupakan penyakit TB yang resisten terhadap dua obat anti-TB yang paling efektif yakni rifampisin dan isoniazid dan menjadi salah satu ancaman dalam pengendalian TB. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tentang karakteristik, status diabetes mellitus, status gizi, dan status konversi pasien TB MDR di Sulawesi Selatan Tahun 2019. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif. Penelitian dilakukan di RSUD Labuang Baji Kota Makassar sejak bulan April-Juni 2019. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian pasien TB MDR yang menjalani pengobatan MDR paduan jangka pendek (Short-term Regimen) sejak tahun 2018 sebanyak 114 pasien yang diperoleh dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian diperoleh yakni rata-rata umur responden yakni 43,4 tahun; terdapat sebanyak 60,2% pasien laki-laki dan 39,8% pasien perempuan; sebagian besar tipe pasien adalah kambuh sebanyak 44,7% dan 80,7% adalah pasien yang memiliki riwayat pengobatan sebelumnya. Terdapat sebanyak 27,5% pasien yang positif menderita DM; pasien yang memiliki status gizi kurus terdapat sebanyak 62,2% dan hanya 89,6% pasien yang mengalami konversi sputum.
HUBUNGAN SENAM HAMIL DENGAN PROSES PERSALINAN KALA I DAN II PADA PRIMIGRAVIDA DI PMB WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIDOREJO Metha Fahriani; Rini Yuli Astini; Mika Oktarina
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 6, No 2 (2019): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v6i2.2679

Abstract

Lama persalinan dapat disebabkan oleh banyak faktor, antara lain kontraksi tidak adekuat, faktor janin dan faktor jalan lahir. Akibat dari kala I dan II yang memanjang adalah terjadinya infeksi yang merupakan salah satu faktor penyebab kematian ibu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari hubungan antara senam hamil dengan proses persalinan kala I dan II pada primigravida di PMB wilayah kerja Puskesmas Sidorejo Kota Lubuklinggau. Jenis penelitian ini merupakan penelitian Survey analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu primigravida yang bersalin di tiga PMB wilayah kerja Puskesmas Sidorejo Kota Lubuklinggau di bulan April sampai Mei 2019 sebanyak 30 orang. Sampel diambil menggunakan teknik Total Sampling. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square (2) dan uji Contingency Coefficient (C). Hasil penelitian didapatkan dari 30 ibu terdapat 19 (63,3%) orang dengan proses persalinan kala I dan II tidak lama, 16 (53,3) orang dengan senam hamil tidak teratur, ada hubungan yang signifikan antara senam hamil dengan proses persalinan kala I dan II pada primigravida dengan kategori hubungan kuat. Diharapkan pihak Puskesmas dapat meningkatkan penyuluhan tentang manfaat senam hamil, menambah jadwal pelaksanaan senam hamil, dan melakukan teknik jemput bola pada ibu hamil untuk melakukan senam hamil agar proses persalinan dapat berjalan dengan lancar.
KOMUNIKASI BIDAN DAN KUALITAS PELAYANAN ANTENATAL CARE DEMI KEPUASAN IBU HAMIL DI KOTA PALOPO Ikes Dwiastuti; Rati Purnama Indah Sari
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 7, No 1 (2020): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v7i1.2830

Abstract

Kematian ibu yang masih sangat tinggi menunjukkan kualitas pelayanan kesehatan maternal yang masih rendah termasuk Antenatal Care (ANC) pada ibu hamil. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara komunikasi bidan dan kualitas pelayanan antenatal care dengan kepuasan ibu hamil di Kota Palopo Tahun 2018. Penelitian ini menggunakan metode penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini semua ibu hamil yang melakukan kunjungan ANC di Poskeskel Boting Kota Palopo tahun 2018. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 33 ibu hamil dengan menggunakan accidental sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data diolah menggunakan SPSS dan dianalisis secara deskriptif dan bivariat dengan fisher’s exact test serta disajikan dalam bentuk tabel. Adapun hasil yang diperoleh yakni ada hubungan antara komunikasi bidan (nilai p= 0,023), kualitas pelayanan antenatal care (nilai p= 0,011) dengan kepuasan ibu hamil. Kata kunci: komunikasi bidan, kualitas pelayanan antenatal care, kepuasan ibu hamil
ANALISIS CAPAIAN INDEKS PEMBANGUNAN KESEHATAN MASYARAKAT PADA INDIKATOR PELAYANAN KESEHATAN DI KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR PROPINSI JAMBI Dwi Noerjoedianto; Fitria Eka Putri
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 7, No 1 (2020): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v7i1.3013

Abstract

Tahun 2013 Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat (IPKM) dijabarkan dalam tujuh kelompok indikator yaitu kesehatan balita, kesehatan reproduksi, pelayanan kesehatan, perilaku kesehatan, penyakit tidak menular, penyakit menular, dan kesehatan lingkungan. Penelitian ini bertujuan  secara deskriptif untuk mengetahui gambaran capaian indeks pembangunan kesehatan masyarakat pada indikator pelayanan kesehatan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur pada tahun 2016-2018. Metode penelitian ini adalah Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, Penelitian dilaksanakan selama 5 bulan dimulai sejak Mei sampai Oktober 2019. Analisis data menggunakan rumus IPKM yang sudah ditetapkan cara hitungnya dengan menentukan bobot untuk masing-masing indikator lalu menggunakan nilai standar minimal dan maksimal yang telah ditetapkan. Nilai indikator IPKM dalam rentang 0,1, mendekati angka 1 menunjukkan kondisi membaik dan sebaliknya. Hasil dan Kesimpulan adalah nilai sub indeks kelompok indicator pelayanan kesehatan pada tahun 2016 sebesar 0,504451393, tahun 2017 sebesar 0,461817839 dan tahun 2018 sebesar 0,341921748, nilai ini mengalami penurunan dari tahun 2016-2018. Jika dibandingkan dengan nilai subindeks pelayanan kesehatan Provinsi Jambi nilai subindeks tersebut tidak jauh berbeda yaitu sebesar 0,3693. Hal ini ditunjukkan dari kondisi kelompok indikator pelayanan kesehatan yang baik, namun tidak dengan nilai subindeks indikatornya yaitu Kecukupan jumlah dokter perkecamatan, Kecukupan jumlah posyandu, Kecukupan jumlah bidan dan Kepemilikan jaminan pelayanan kesehatan selama tiga tahun berturut-turut memiliki nilai dibawah 0,1 yang artinya dalam kondisi buruk dan harus ada perbaikan untuk meningkatkan nilai tersebut.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN NUTRISI PADA TINGKAT PENGETAHUAN IBU POST PARTUM Tetti Solehati
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 7, No 1 (2020): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v7i1.3007

Abstract

Penatalaksanaan nutrisi yang kurang adekuat selama masa postpartum dapat menimbulkan masalah. Kurangnya pengetahuan ibu postpartum akan pentingnya nutrisi akan menimbulkan masalah, baik bagi ibu maupun bayinya. Diperlukan Pendidikan Kesehatan untuk meningkatkan pemahaman ibu post partum terkait nutrisi selama post partum. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang nutrisi terhadap pengetahuan ibu post partum. Penelitian ini menggunakan desain quasy eksperimen dengan rancangan one group pre-test dan post-test. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Teknik pengambilan data menggunakan Purposive Sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu post partum dengan sampel 9 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan ibu post partum terkait nutrisi mengalami peningkatan menjadi pengetahuan baik setelah dilakukan pendidikan kesehatan (100%). Kesimpulan dari penelitian bahwa  pendidikan kesehatan  berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan ibu post partum. 
PENGETAHUAN LOKAL IBU HAMIL TENTANG TANDA BAHAYA KEHAMILAN DAN PERSALINAN DI PUSKESMAS ALALAK TENGAH KOTA BANJARMASIN Husnul Khatimatun Inayah
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 7, No 1 (2020): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v7i1.3010

Abstract

 Menurut Survei Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) 2002-2003 AKI di Indonesia masih cukup tinggi yaitu: 307/100.000 kelahiran. Kondisi“4 terlambat” dimana, terlambat mengenali tanda bahaya, merupakan salah satu penyebabnya. Terlambat mengenali tanda bahaya dkarena kurangnya pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan dan persalinan yang berdampak meningkatnya kematian ibu. Bappenas (2015). Pengetahuan lokal yang berasal praktik-praktik budaya tradisional berpengaruh terhadap kematian ibu. Penelitian ini bertujuan mengetahui  pengetahuan lokal ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan dan persalinan di Puskesmas Alalak Tengah Kota Banjarmasin. Jenis penelitian kualitatif dengan rancangan etnografi. Hasil Penelitian ibu hamil mengenal pengetahuan tentang tanda bahaya kehamilan dan persalinan melalui pantangan yang dilakukan saat hamil dan melahirkan. Sebagian pengetahuan lokal tentang tanda bahaya kehamilan dan persalinan ada yang bertentangan dan ada yang tidak bertentangan serta adapula yang mendukung kesehatan. Disarankan kepada tenaga kesehatan terutama bidan untuk lebih meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya saat hamil dan bersalin melalui penyuluhan, konseling untuk meluruskan pengetahuan lokal yang bertentangan dengan kesehatan, dan memberikan motipasi pada ibu hamil/bersalin untuk terus melaksanakan budaya/kebiasaan yang mendukung kesehatan.
GAYA HIDUP MAYARAKAT NUSA TENGGARA TIMUR DALAM MENGHADAPI PANDEMI CORONA VIRUS DISEASE 19 (COVID-19) Lalu Juntra Utama
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 7, No 1 (2020): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi global yang terjadi akibat Covid-19 saat ini jelas menimbulkan kekhawatiran masyarakat. Dampaknya terlihat pada kesehatan masyarakat Indonesia dan perubahan perilaku kesehatan. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui gambaran gaya hidup masyarakat Nusa Tenggara Timur pada masa tanggap darurat covid-19. Metode pengambilan data gaya hidup dilakukan dengan mengisi kuesioner yang sebelumnya dibuat dan dimasukkan dalam aplikasi Google Form pada penduduk berusia diatas 16 tahun. Penelitian ini dilakukan dengan metode cross sectional study. Berdasarkan hasil analisis data, responden yang diperoleh dalam penelitian ini berjumlah 191 orang. Informasi tentang covid-19 paling banyak diperoleh dari internet atau media sosial sebanyak 71,20%. Konsumsi sayur dan buah setiap hari sebanyak 39,27%. Responden mengalami perubahan kebiasaan sebanyak 47,64 dengan kadang-kadang berjemur dan mengalami kebiasaan aktifitas fisik dengan frekuensi lebih dari 3x seminggu sebanyak 30,89%. Sebanyak 98,43% masyarakat NTT cenderung menggunakan masker saat keluar rumah dan selalu mencuci tangan menggunakan sabun sebesar 85,34%. Prevalensi makanan segar saat pandemi virus sebesar 77,49% dan konsumsi produk makanan instan setiap hari yaitu 2,62%. Faktor-faktor yang mengalami perubahan selama pandemi virus Covid-19 ini adalah kebiasaan merokok, aktifitas fisik, konsumsi, mencuci tangan, penggunaan masker, berjemur dan konsumsi makanan olahan.
PENGARUH PENCAHAYAAN TERHADAP PENULARAN PENYAKIT ISPA DI WILAYAH PUSKESMAS BANTARKAWUNG Luthfi Hidayat Maulana
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 7, No 1 (2020): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v7i1.3044

Abstract

Menurut World Health Organization (WHO) memperkirakan insidensi ISPA di negara berkembang 0,29% (151 juta jiwa) dan negara industri 0,05% (5 juta jiwa) (WHO, 2012) Dimana Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA)  merupakan salah  satu penyebab  utama kematian  dengan membunuh ± 4 juta dari  13 juta anak balita setiap tahun. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui apakah ada pengaruh pencahayaan terhadap penularan penyakit ISPA di wilayah puskesmas Bantarkawung. Penelitian ini menggunakan metode survei Cross Sectional. Ada 78 responden yang dijadikan sampel keluarga penderita ISPA. Penelitian ini menggunakan analisis univariat untuk menggambarkan karakteristik variabel penelitian dengan tabel distribusi frekuensi dengan faktor pencahayaan. Analisis regresi linear untuk mengetahui pengaruh pencahayaan terhadap penularan penyakit ISPA. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) Pencahayaan rumah di wilayah Puskesmas Bantarkawung Kabupaten Brebes proporsi berdasarkan pencahayaan ruangan terbanyak adalah kategori pencahayaan kurang sebanyak 76,9% rumah penderita (2) Ada pengaruh pencahayaan dengan peningkatan risiko terhadap penularan ISPA sebesar 1,907 kali.
HUBUNGAN KEIKUTSERTAAN PADA BPJS DENGAN KEPUASAN MENDAPATKAN PELAYANAN KESEHATAN Derry Trisna Wahyuni
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 7, No 1 (2020): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v7i1.2960

Abstract

Undang-Undang No.40/2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) mengamanatkan bahwa jaminan sosial wajib bagi seluruh penduduk melalui suatu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional, pengumpulan data dengan membagikan kuisioner dan  dengan sampel Total Sampling. Penelitian dilakukan bulan April-Juli 2015 dengan 108 responden , analisis data menggunakan analisis Chi- Square. Hasil penelitian menunjukkan responden ikut serta pada BPJS sebanyak 78 orang atau (72 %) dan kepuasan mendapatkan pelayanan kesehatan yaitu puas sebanyak 99 responden (92%). Dari uji Chi-Square dengan batas kemaknaan (α) = 0,05, maka ada hubungan antara keikutsertaan pada BPJS dengan kepuasan mendapatkan pelayanan kesehatan. Diharapkan masyarakat yang belum mengurus pengalihan jaminan kesehatan untuk segera mengurus peralihannya pada (BPJS). Bagi peneliti selanjutnya dapat menambahkan jumlah responden dan mengambil tempat penelitian baru dan fokus pada penilaian yang berbeda.

Page 9 of 26 | Total Record : 260